admin

IMG-20241202-WA0125

Gelar Reses Perdana, Mulyana, S.HI., Siap Serap Aspirasi Masyarakat di Dapil IV Kabupaten Karawang

Mulyana, S.HI., didampingi Kepala Desa Pancakarya saat menggelar Reses di Aula Kantor Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka menjalankan tugas Reses perdananya sebagai Anggota Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang di wilayah Dapil IV yang meliputi Kecamatan Tempuran, Telagasari, Lemahabang, Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan, Mulyana, S.HI., menggelar Reses di beberapa titik lokasi. Senin (2/12/24).

Dalam pelaksanaannya, Reses l Tahun Sidang 2024 - 2025 tersebut digelar perdana di wilayah Kecamatan Tempuran meliputi 3 desa diantaranya Desa Pancakarya, Desa Purwajaya dan Desa Pagadungan.

Foto saat kegiatan Reses di 3 titik lokasi berbeda

Dalam kesempatannya, Mulyana mengungkapkan bahwa dirinya berkeinginan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam hal penyerapan aspirasi.

"Sebagai kepanjangan tangan dari masyarakat, saya ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya dalam hal penyerapan aspirasi yang memiliki nilai kebermanfaatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Mulyana berharap agar usulan-usulan yang diserapnya dalam reses tersebut, bisa sepenuhnya terealisasi kedepannya.

"Untuk usulan apapun dalam reses ini, semoga apapun aspirasi yang terserap, itu bisa sesuai harapan dan kebutuhan masyarakat sebagaimana mestinya, dan juga sesuai dengan apa yang menjadi bidang saya di Komisi lll DPRD Karawang" harap Pria yang juga merupakan Ketua Fraksi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Karawang tersebut.

Dalam kunjungan resesnya, kedatangan Mulyana disambut baik oleh masyarakat dengan penuh keakraban dan candaan seolah tak ada sekat antara seorang pejabat dan masyarakat.

Sementara itu, untuk Reses l Tahun Sidang 2024 - 2025 tersebut rencananya akan digelar di kecamatan lainnya yang meliputi wilayah Dapil IV Kabupaten Karawang dalam beberapa hari kedepan. (Nunu)*

IMG-20241202-WA0047(1)

Pimpin Apel Gabungan, Pj Bupati Azwardi Ajak ASN Tingkatkan Keakraban dan Kinerja

ASN Aceh Barat

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, memimpin apel pagi bersama seluruh Kepala SKPK, Camat, serta ASN yang bertugas di lingkungan kompleks Kantor Bupati, Senin (02/12/2024) Dalam kesempatan tersebut, Azwardi menekankan pentingnya membangun keakraban di antara ASN guna menghindari sikap ego sektoral dan apatisme dalam menjalankan tugas.

“Kita harus membuka ruang diskusi dan saling berbagi pendapat agar tercipta sinergi yang baik dalam melaksanakan pembangunan daerah,” ujar Azwardi di hadapan peserta apel.

Dalam sambutannya, Azwardi juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Pilkada di Aceh Barat yang berlangsung aman dan lancar. Ia mengapresiasi upaya bersama seluruh pihak yang memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik. Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas pencapaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2025 yang telah selesai tepat waktu dan kini sedang dalam proses verifikasi di tingkat provinsi.

“Kita patut bersyukur atas capaian ini. Namun, mari kita terus berpacu dengan waktu untuk meningkatkan serapan APBK 2024 yang saat ini baru mencapai 74,25%, dengan pendapatan sebesar 84,7%,” tambahnya.

Disisi lain Azwardi juga mengungkapkan kebanggaannya atas peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) yang kini berada di peringkat 10 besar, naik signifikan dari posisi ke-2 terbawah, ungkap Azwardi.

Tidak hanya itu, Azwardi turut bangga atas pencapaian Aceh Barat dalam memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk Kopi Khop, ikon khas daerah. Sertifikat HAKI tersebut secara simbolis diserahkan oleh Azwardi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) dalam apel tersebut. Ia mengajak seluruh ASN untuk mempromosikan Kopi Khop melalui berbagai kegiatan guna menjadikannya lebih dikenal di tingkat nasional dan internasional.

“Ini adalah warisan kebanggaan Aceh Barat. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk mengembangkan potensi daerah melalui Kopi Khop,” pungkas Azwardi.

Dengan semangat kebersamaan dan fokus pada peningkatan kinerja, Azwardi optimistis Aceh6 Barat dapat terus melangkah maju menuju pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.(Muhibbul Jamil)*

IMG-20230529-WA0078-1024x717

Partisipasi Masyarakat Terhitung Rendah, Askun Sebut KPU Karawang Gagal

Asep Agustian, S.H., M.H., (Askun)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR- Pemerhati Politik dan Pemerintahan Asep Agustian, S.H., M.H., soroti rendahnya pemilih di Pilkada Karawang, sehingga penggunaan anggaran di KPU Kabupaten Karawang dipertanyakan, untuk apa saja dan kemana saja?.

Asep Agustian meminta dalam hal ini Aparat Penegak Hukum untuk turun selidiki anggaran di KPU Karawang.

"Sebelumnya saya mohon maaf yah kalau komentar atau statetmen saya ada yang tersinggung silahkan disanggah, nah ketika tingkat pemilih di Pilkada Karawang, saya nilai KPU gagal,"ungkap Askun sapaan akrab Asep Agustian, Sabtu 30 November 2024.

Askun menegaskan kenapa dikatakan gagal, karena ini dibawah 70 persen.

"Maka pertanyaan saya berapa sih anggaran yang diturunkan oleh Pusat ke Kabupaten dalam Pilkada ini, tolong sampaikan oleh KPU publik harus tahu, berapa milliar, berapa puluh milliar atau berapa trilliun kah, saya bertanya karena tidak tahu soal itu,"kata Askun.

Askun mengherankan sejauh ini sosialisasi Pilkada yang dilakukan KPU seperti apa, sehingga masyarakat kurang minat untuk mencoblos.

"Maka saya katakan tadi dibawah 70 persen lalu sisanya kemana,?apakah ada sebuah permainan lain, apakah ada indikasi-indikasi lain, saya nggak tahu itu, jadi saya berharap KPU menyampaikan seluruh jumlah anggaran untuk apa saja biar masyarakat tahu,"ucapnya.

"Yang mengherankan dan saya amati selama ketika akan pelaksanaan Pilkada berbeda dengan Kabupaten lain debat dilaksanakan 2 kali tetapi di Karawang hanya 1 kali, dalam hal ini saya sangat meminta kepada KPU tolong sampaikanlah kepada publik, karena masyarakat Karawang nggak buta, nggak tuli dan nggak bodoh, jadi saya mewakili masyarakat bertanya ke KPU, agar bisa disampaikan ke publik,"timpalnya.

Kembali Askun menegaskan, meminta KPU Kabupaten Karawang untuk memaparkan terkait rendahnya pemilih di Pilkada dan penggunaan anggaran.

"jelaskan semua kepada publik, jelaskan semua kepada masyarakat apakah itu melalui medsos atau melalui hal lain silahkan bahwa anggaran itu sekian, apabila tidak jelas saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menelisik anggaran yang digelontorkan sesuai atau tidak, dan apabila APH diam atau bungkam tidak melakukan action, maka antara APH dan KPU ada apa?"kata Askun.

"Saya minta APH turun menentukan sikap, kalau memang ini toh tidak ada kecurangan, penggelembungan, dan pendapatan memperkaya satu sisi, jadi jangan hanya sekedar diam, diam dan diam, kan belum tentu KPU bersih, Bawaslu bersih atau penyelenggara ini bersih, saya harap APH harus segera turun,"tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Jendela Jurnalis belum berhasil menghubungi pihak KPU Karawang untuk mendapatkan keterangan maupun tanggapan terhadap adanya statement tersebut. (red)*

IMG-20241128-WA0080

Rangkaian Kegiatan HGN dan HUT PGRI ke 79, PGRI Karawang Gelar Lomba Mewarnai dan Talk Show “Perlindungan Guru” di Mall KCP Karawang

Acara Lomba Mewarnai dan Talk Show "Perlindungan Guru"

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 dan HUT PGRI ke 79, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang menggelar lomba mewarnai Tingkat TK dan PAUD dan Talkshow bertema : "Perlindungan Guru" yang diselenggarakan di Atrium Mall Karawang Central Plaza (KCP). Kamis (28/11/24).

Dalam kegiatan lomba mewarnai, diikuti oleh sekitar 90 peserta dari TK dan 90 peserta perwakilan PAUD se-Kabupaten Karawang (3 TK dan 3 PAUD untuk peserta dari perwakilan masing-masing Kecamatan).

Penyelenggaraan Lomba Mewarnai Tingkat TK dan PAUD

Usai lomba mewarnai berlangsung dan ditutup dengan pengumuman pemenang pada lomba mewarnai tersebut, dilanjutkan dengan acara Talk show "Perlindungan Guru" yang dihadiri oleh Ketua PGRI beserta jajaran pengurus di Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Karawang.

Adapun untuk narasumber dalam talk show tersebut diantaranya adalah Drs. Cecep Mulyawan, M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, H. Uyat, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua PGRI Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., selaku Ketua DPRD Karawang, Prof. dr. Eigen Justisi, S.H., M.H., selaku LKBH PGRI Kabupaten Karawang, dan dihadiri oleh perwakilan dari Kejari Karawang.

Talk Show "Perlindungan Guru"

Pada pembukaan acara Talk Show, di isi dengan sambutan dari Ketua PGRI sekaligus laporan dari ketua panitia pada rangkaian kegiatan lainnya, baik yang telah diselenggarakan maupun kegiatan yang masih akan digelar dalam beberapa waktu mendatang.

Selain sambutan, juga dilakukan simbolis penyerahan SK dari Ketua PGRI kepada Eigen Justisi S.H., M.H., yang secara resmi telah diangkat menjadi LKBH PGRI di Kabupaten Karawang.

Dalam talk show tersebut, di bahas seputar permasalahan antara siswa dan guru yang belakangan sering terjadi dan sering berujung pada kasus hukum. Dan atas dasar hal tersebut, Ketua PGRI Karawang mengakui bahwa peran LKBH untuk PGRI akan teramat sangat penting dalam menyikapi kemungkinan permasalahan yang akan terjadi kedepannya.

Dalam pernyataannya, Eigen justisi menegaskan bahwa dirinya akan berada di garda terdepan untuk pendampingan perlindungan hukum jika nantinya terdzolimi dengan adanya diskriminasi maupun kriminalisasi guru di Kabupaten Karawang.

Hal tersebut pun diamini oleh H. Endang Sodikin selaku Ketua DPRD Karawang, dimana menurutnya segala bentuk perlindungan hukum bagi guru merupakan bagian yang sangat penting.

Live Performance Risty Tagor

Usai talk show berlangsung, acara ditutup dengan panggung hiburan dari talent binaan PGRI Karawang bersama bintang tamu Risty Tagor. (Nunu)*

IMG-20241127-WA0077

Pj Bupati Aceh Barat Pantau TPS Usai Nyoblos di TPS 003 Gampong Drien Rampak

Azwardi, Pj. Bupati Aceh Barat (Tengah)

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, M.Si, memulai pelaksanaan Pilkada 2024 dengan menggunakan hak pilihnya di TPS 003 Gampong Drien Rampak, Rabu (27/11/2024).

Setelah memberikan hak suaranya, Azwardi mengungkapkan harapannya agar proses Pilkada berjalan lancar, aman, dan damai hingga tahap penghitungan suara. "Sebagai warga negara, menggunakan hak pilih adalah bentuk tanggung jawab kita. Saya berharap Pilkada hari ini mencerminkan kedewasaan demokrasi masyarakat Aceh Barat," ujarnya.

Usai mencoblos, Azwardi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pilkada di berbagai lokasi, antara lain, Lembaga Kemasyarakatan, TPS Budha Sutci / Peunaga Rayeuk, TPS Ujong kalak

Azwardi bersama Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Herdian, utusan Polda Aceh, Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Inf Hendra Mirza, dan Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana serta Kajari Siswanto memastikan jalannya proses pemungutan suara Pilkada di Aceh Barat berlangsung aman dan lancar.

Azwardi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi ini. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana kondusif, sehingga Pilkada ini benar-benar mencerminkan aspirasi rakyat," tuturnya.

“Antusiasme masyarakat Aceh Barat patut diapresiasi. Kami berharap partisipasi ini menjadi cerminan kematangan demokrasi di daerah kita,” tambah Azwardi.

Dalam pantauan ke sejumlah TPS, Azwardi mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang tinggi untuk memberikan hak pilih. "Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, proses pemungutan suara di Aceh Barat berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Sedangkan Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, menyampaikan bahwa secara umum tidak melakukan pengamanan khusus selama Pilkada berlangsung. Namun, di daerah Sikundo, yang memerlukan penggunaan perangkat komunikasi handy talky (HT) karena keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah tersebut.

Kondisi ini tidak menghalangi kelancaran Pilkada di Aceh Barat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menciptakan suasana yang kondusif untuk berlangsungnya pesta demokrasi.

Tim pengamanan dan penyelenggara terus memantau jalannya Pilkada hingga tahap penghitungan suara selesai. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20241126-WA0033

DPRK Aceh Barat Sahkan Qanun APBK 2025

Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2025

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menggelar rapat paripurna ke-IX masa sidang ke-III tahun 2024 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Selasa (26/11/2024). Dalam rapat ini, disampaikan pendapat akhir fraksi sekaligus pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2025.

Mengusung tema “Memacu Pertumbuhan Ekonomi melalui Stabilisasi Produktivitas, Pengembangan Hilirisasi Produk, serta Meningkatkan Daya Saing Daerah,” APBK 2025 dirancang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh Barat.

Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, M.Si, menjelaskan bahwa rancangan APBK 2025 telah melalui pembahasan intensif bersama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Komposisi anggaran yang disahkan adalah: Pendapatan Daerah: Rp 1.417.227.408.136, Belanja Daerah: Rp 1.538.928.786.098, Pembiayaan Daerah: Rp 121.701.377.962

Azwardi menegaskan pengesahan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRK. "Ini merupakan pengesahan dan persetujuan bersama APBK 2025 yang mencerminkan komitmen kita dalam mendukung pembangunan Aceh Barat," ujarnya.

Azwardi juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan efektif melalui peningkatan disiplin pelaksanaan kegiatan, percepatan pengadaan barang dan jasa, serta monitoring berkala. Ia juga meminta agar program-program yang dirancang fokus pada kebutuhan masyarakat, mendukung prioritas nasional, dan memenuhi standar pelayanan minimal, jelasnya.

Ia mengaskan Tujuh Prioritas Pembangunan 2025
DPRK dan Pemerintah Aceh Barat menetapkan tujuh isu utama pembangunan yang menjadi prioritas tahun depan:

  1. Meningkatkan nilai tambah produk untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 2. Memperbaiki kualitas layanan kesehatan dan pendidikan guna mewujudkan SDM unggul. 3. Mendorong budaya riset dan inovasi untuk mencapai target pembangunan. 4. Menyediakan infrastruktur dasar di berbagai sektor pembangunan. 5. Meningkatkan mutu layanan publik melalui akselerasi teknologi informasi. 6. Mengoptimalkan potensi daerah untuk memperkuat daya saing. 7. Menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Selain pengesahan APBK 2025, rapat paripurna ini juga menandai penutupan masa sidang ke-III DPRK Aceh Barat tahun 2024. Seluruh fraksi DPRK, yakni Fraksi PAN, PA, Golkar, Gerindra, dan Dinamis, sepakat menerima laporan akhir yang disampaikan Bupati.

Azwardi berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi mendukung pelaksanaan Pilkada serentak yang akan berlangsung Rabu (27/11). Ia mengimbau agar proses demokrasi ini berjalan lancar, damai, dan sukses.

Dengan disahkannya APBK 2025, Pemerintah Aceh Barat optimis pembangunan daerah dapat berjalan optimal, memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan. “Kualitas perencanaan harus ditingkatkan untuk memastikan program berjalan sesuai target dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkas Azwardi (Muhibbul)*

IMG-20241124-WA0076

Pj Bupati Aceh Barat Gelar Sinergi Forkopimda untuk Wujudkan Pilkada Kondusif

Kegiatan Sinergi Forkopimda Aceh Barat

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT– Dalam rangka menciptakan suasana kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Penjabat (PJ) Bupati Aceh Barat, Azwardi, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komisi Independen Pemilihan (KIP), Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), dan awak media menggelar Sinergi Forkopimda pada Minggu (24/11/2024).

Acara yang dirangkai dengan coffee morning ini dilanjutkan dengan olahraga tenis bersama di lapangan tenis Kodim 0105 Aceh Barat. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga memperkuat koordinasi demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama tahapan Pilkada, kata Azwardi.

Azwardi menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menghadapi dinamika Pilkada.
"Kondusivitas daerah adalah kunci utama suksesnya pelaksanaan Pilkada. Kolaborasi antara Forkopimda, KIP, Panwaslih, dan media sangat penting untuk menjamin transparansi, keamanan, serta keadilan dalam setiap tahapan pemilihan," ujar Azwardi.

Ia juga mengajak media untuk berperan aktif menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Menurutnya, peran media sangat strategis dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat memicu keresahan selama Pilkada.

Disisi lain Komandan Kodim 0105 Aceh Barat, letkol, Inf Hendra Mirza yang turut bersama dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin guna menjaga stabilitas daerah.

Hendra juga mengapresiasi upaya berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Komisi Independen Pemilihan (KIP), dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslih), yang terus bekerja keras untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai aturan.

"Kita semua tentu berharap Pilkada ini berjalan dengan baik, tanpa adanya konflik atau pelanggaran yang bisa mencederai nilai-nilai demokrasi. Mari kita wujudkan Pilkada yang damai dan adil," kata Hendra

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu negatif atau berita hoaks yang berpotensi memecah belah. Menurutnya, pemilih harus cerdas dalam menyaring informasi serta menggunakan hak pilihnya secara bijak demi masa depan daerah yang lebih baik.

"Semoga Pilkada ini tidak hanya menjadi pesta demokrasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat," tutup Hendra.

Pilkada 2024 di Aceh Barat menjadi salah satu agenda penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Harapan akan terciptanya suasana yang kondusif dan hasil yang berkualitas terus digaungkan oleh berbagai pihak, tutupnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20241123-WA0134

Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Desa Pasirjaya, Hamzah, S.Pd.I., Siap Bersinergi dengan Pemdes

Foto bersama usai MWKT berlangsung

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Demi keberlangsungan pembinaan dan pengembangan bagi generasi muda yang berada di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Karang Taruna Desa Pasirjaya menggelar Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) yang digelar di Aula Kantor Desa Pasirjaya. Sabtu (23/11/24).

Alasan digelarnya musyawarah tersebut adalah karena Karang Taruna di Desa Pasirjaya itu sendiri sudah mengalami kekosongan jabatan sejak tahun lalu, sehingga beberapa pemuda di desa tersebut sepakat untuk melakukan pemilihan dan regenerasi ketua dan kepengurusan yang baru.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Abdul Hakim selaku Kepala Desa Pasirjaya sekaligus Pembina dari Karang Taruna Pasirjaya, Ketua dan Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasirjaya, serta dihadiri juga oleh Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Kulon.

Dalam pelaksanaannya, MWKT digelar dengan pemilihan langsung untuk menunjuk siapa yang akan menjadi Ketua Karang Taruna Desa Pasirjaya oleh 28 pemilih pemuda dan pemudi perwakilan dari 3 Dusun yang terdiri dari Dusun Krajan, Dusun Cilempung dan Dusun Ceah.

Adapun untuk hasil perolehan suara dalam musyawarah tersebut, Hamzah, S.Pd.I., unggul dan terpilih menjadi ketua dengan perolehan 24 suara. sementara untuk pilihan lainnya adalah 2 suara memilih Dimas, 1 suara memilih Sena dan 1 suara lainnya memilih Aab.

Foto Rangkaian kegiatan MWKT

Dalam kesempatannya, Hamzah yang terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Desa Pasirjaya Periode 2024 - 2029 mengaku bahwa dirinya akan menjaga amanah tersebut dengan penuh tanggungjawab. Selain itu, dirinya juga berkomitmen akan memajukan dan menjadikan Karang Taruna Desa Pasirjaya untuk terus aktif dan berkembang.

"Alhamdulilah, terimakasih atas kepercayaan teman - teman telah memilih saya. Insya Allah kedepannya saya akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dan berkomitmen akan memajukan dan menjadikan Karang Taruna Pasirjaya untuk terus aktif dan berkembang, terutama dalam hal tugas dan fungsi utama kita yaitu tentang kesejahteraan sosial masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Abdul Hakim selaku Kepala Desa sekaligus sebagai Pembina Karang Taruna di Desa Pasirjaya mengucapkan selamat atas terpilihnya Hamzah sebagai Ketua Karang Taruna Desa Pasirjaya yang baru.

"Selamat dan sukses buat Pak Hamzah yang terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Pasirjaya, semoga Karang Taruna Pasirjaya kedepannya lebih efektif dan solutif untuk menampung aspirasi anak-anak muda, dan dengan pembentukan jiwa - jiwa yang kuat dan tangguh," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya berpesan agar kepengurusan Karang Taruna Pasirjaya yang sudah dibentuk supaya lebih aktif dengan menjalankan aktifitas serta kinerja sebagaimana layaknya lembaga Karang Taruna, dan jangan sampai sudah dibentuk hanya nama saja, sedangkan untuk kegiatan serta aktifitasnya tidak ada.

"Karena dari generasi Karang Taruna inilah Desa Pasirjaya bisa untuk bersinergi serta membangun jiwa dan karakter yang solid, serta terbentuk hal yang positif dari pemikiran - pemikiran yang lebih baik untuk kesatuan kekompakan pemuda dan pemerintahan di Desa Pasirjaya," pungkasnya. (Nunu)*

IMG-20241121-WA0055

Peringati Hari Tata Ruang Nasional 2024, Dinas PUPR Karawang Gelar Workshop KKPR dan Seminar Tantangan Penataan Ruang

Kegiatan Workshop KKPR dan Seminar Tantangan Penataan Ruang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Hari Tata Ruang Nasional yang jatuh pada 8 November tiap tahunnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang tidak pernah absen memperingatinya dengan menggelar sejumlah rangkain kegiatan.

Setelah sebelumnya mengajak partisipasi masyarakat dengan menanam pohon sejenis Sengon/Albasiah, Ketapang Raja, Mahoni dan Nangka di kawasan sempadan Sungai Citarum yang terletak di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, dan di Desa Curug, Kecamatan Klari beberapa waktu lalu, Dinas PUPR kembali menggelar Workhsop Pelaksanaan Petunjuk Teknis Keseuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Berusaha, Pernyataan Mandiri Pelaku (PMP) UMK dan KKPR Non Berusaha Non Elektronik di Hotel Brits pada Selasa (19/11/2024).

Dalam workshop tersebut menghadirkan tiga narasumber, diantaranya M. Refqi, ST., MPP., ME., dari Direktorat Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, kemudian Dyah Lestari A, S.P., M.Sc., dari Direktorat Penatagunaan Tanah, Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Kementerian ATR/BPN dan Arief Margatama, ST., M.M., dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM.

Foto Bersama dalam Kegiatan Workshop KKPR

Sekda Kabupaten Karawang H. Asep Aang rahmatullah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang H. Rusman Kusnadi, mengatakan bahwa sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang sebagai revisi dari Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 yang diikuti dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, berdampak pada perubahan drastis pelayanan perizinan yang mengalihkan dan menyelenggarakan perizinan berusaha menjadi perizinan berusaha berbasis risiko, dengan sistemnya yang disebut online single submission (OSS) yang tujuan umumnya agar dapat mewujudkan konsep pelayanan masyarakat yang efektif dan efisien.

“Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Karawang adalah salah satu wilayah yang memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, termasuk sektor usaha mikro dan kecil (UMK). Kita harus bangga bahwa Kabupaten Karawang memiliki banyak pelaku usaha yang kreatif dan inovatif, namun mereka juga memerlukan dukungan dari sisi regulasi dan perizinan yang lebih sederhana dan transparan. Untuk itulah, pelaksanaan workshop ini menjadi sangat relevan, guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan KKPR, serta bagaimana para pelaku UMK dapat mengoptimalkan mekanisme pernyataan mandiri pelaku UMK,” ujarnya.

Rusman melanjutkan, di era digitalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai reformasi di bidang perizinan dan pemanfaatan ruang, termasuk dalam hal KKPR untuk kegiatan berusaha dan KKPR untuk kegiatan non berusaha.

“Kita menyadari bahwa perubahan regulasi ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah prosedur administrasi, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi serta mempercepat proses perizinan tanpa mengorbankan aspek ketertiban tata ruang dan kelestarian lingkungan. oleh karena itu, workshop ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh peserta agar kita bisa bersama-sama menjalankan aturan yang telah ditetapkan dengan tepat,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya ingin mengingatkan pentingnya membangun kesadaran bersama terkait penerapan prinsip tata kelola yang baik (good governance) dalam setiap aspek kebijakan perizinan. Dengan pendekatan yang lebih transparan dan akuntabel, pihaknya dapat mempercepat pencapaian target pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Ini sejalan dengan visi Kabupaten Karawang untuk menjadi daerah yang mandiri, dan berdaya saing, dengan tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat,” kata Rusman.

Seminar

Keesokan harinya pada Rabu (20/11/2024) di Hotel Brits, Dinas PUPR Kabupaten Karawang kembali menggelar Seminar Tantangan Penataan Ruang di Era Undang-Undang Cipta Kerja Dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Karawang.
Dr. Eko Budi Santoso, ST., MT., IAP., dosen IPDN dan Ketua IAP Jawa Barat dan Ir. Muhammad Adi Lelono AP, M.T., selaku Ketua Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Jawa Barat hadir sebagai narasumber.

Foto Bersama dalam Kegiatan Seminar Tantangan Penataan Ruang

Sambutan Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah yang dibacakan oleh Asda II Arief Bijaksana Maryugo, mengatakan, sebagai salah satu daerah yang strategis di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Karawang memiliki posisi yang sangat penting dalam peta pembangunan nasional.

Dengan pesatnya laju urbanisasi dan industrialisasi di wilayah Kabupaten Karawang, penataan ruang yang efektif dan berkelanjutan menjadi semakin krusial. Pemkab Karawang harus mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, agar karawang dapat terus berkembang tanpa mengorbankan masa depan generasi mendatang.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini bukan hanya sekadar penyesuaian regulasi, tetapi juga bagaimana kita dapat mengimplementasikan kebijakan yang selaras dengan semangat Undang-Undang Cipta Kerja tanpa mengabaikan aspek sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ucap Arief.

Menurutnya, tata ruang yang efektif harus mampu menjawab berbagai isu strategis, seperti pengelolaan sumber daya alam, penanganan bencana, pengendalian banjir, hingga pemenuhan kebutuhan infrastruktur. dalam konteks ini, kabupaten karawang tidak bisa lepas dari tantangan-tantangan tersebut, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah arus industrialisasi yang terus meningkat.

“Saya mengajak kita semua untuk berkolaborasi lebih erat dalam mengawal implementasi UU Cipta Kerja ini agar tidak hanya mendorong percepatan investasi, tetapi juga tetap mengutamakan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Kita harus bisa mengembangkan Karawang sebagai kabupaten yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga sejahtera secara sosial dan berwawasan lingkungan,” tandasnya. (red)*

IMG-20241119-WA0062

Harkannas ke-11: Forikan Aceh Barat Bagikan Makanan Gratis ke Sekolah dan Puskesmas

Foto saat pembagian makanan gratis

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-11 tahun 2024 yang mengusung tema "Ikan Sumber Protein, Kemandirian Pangan", Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh Barat menggelar kegiatan makan bergizi gratis pada Senin (19/11/2024). Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Barat dengan melibatkan kerja sama dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan TP PKK Aceh Barat.

Ketua Forikan Aceh Barat, Nurmaziah Azwardi, melalui Kepala DKP Aceh Barat, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein utama. "Kegiatan ini tidak hanya memperingati Harganas, tetapi juga menjadi langkah konkret mendukung kemandirian pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat," ujar Mulyadi.

Acara ini mencakup berbagai aktivitas, seperti edukasi mengenai manfaat ikan bagi kesehatan, terutama untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil. Para peserta juga dikenalkan dengan variasi olahan ikan yang praktis dan bergizi untuk konsumsi sehari-hari, ujar Mulyadi.

Sebagai bagian dari program ini, Forikan Aceh Barat mengunjungi sejumlah sekolah dan puskesmas untuk membagikan makanan bergizi gratis. Antaranya Tk. Negeri pembina Meulaboh, SD Negeri 25 Meulaboh dan Posyandu Desa Seunebok Kecamatan Johan pahlawan.

Kata Mulyadi, Anak-anak sekolah, balita, dan ibu hamil menjadi sasaran utama dalam program ini. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan sejak dini, terangnya.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, mendapatkan akses makanan bergizi berbasis ikan. Ini penting untuk mendukung tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu dan bayi,” jelas Mulyadi.

Selain pembagian makanan, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Siswa sekolah dan ibu hamil mendapatkan pengetahuan mengenai cara mengolah ikan dengan mudah dan lezat untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Mulyadi berharap Harkannas ke-11 ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai bagian penting dari pola hidup sehat.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Aceh Barat,” tambahnya.

Forikan Aceh Barat berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang, guna mendorong konsumsi ikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di daerah. (Muhibbul)*