Jendela Daerah

IMG-20230407-WA0019

Diduga Telah Bocor, Penggerebekan Sabung Ayam di Pemalang Berakhir Nihil

Foto saat jajaran Polsek Comal dilokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam

Jendela Jurnalis Pemalang, Jateng -
Masih adanya laporan dari Masyakarat Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawatengah, tentang adanya permainan Sabung Ayam di Desa setempat, membuat jajaran Polsek Comal bertindak cepat. Rabu (5/4/2023)

Arena judi Sabung Ayam berdasar laporan warga terletak tidak jauh dari Pemukiman Warga di Desa Kandang langsung digerebek Jajaran Polsek Comal. Akan tetapi, sayangnya setelah sampai di lokasi pihak kepolisian tidak mendapatkan adanya kegiatan judi Sabung Ayam, diduga kuat bahwa informasinya sudah bocor terlebih dahulu sebelum Polisi datang.

Kapolsek Comal AKP Heru irawan, menuturkan kepada awak media bahwa anggota tidak menemukan orang yang lagi melakukan adu Ayam, dan hanya menemukan barang bukti beberapa kurungan Ayam.

"Kami ke lokasi sudah tidak ada orang, kosong," jelas Kapolsek.

Lebih jauh Dirinya berharap walaupun tidak mendapati kegiatan orang bermain judi sabung Ayam, dihimbau kepada Masyarakat agar tidak ada lagi yang melakukan Judi sabung Ayam.

"Sudahlah, jangan bermain adu Ayam, mendingan buat nanti Lebaran ayamnya dibikin buat opor," candanya sambil tersenyum. (Ragil74)*

IMG-20230407-WA0017

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59, Rutan Pemalang Gelar Upacara Tabur Bunga

Foto saat digelarnya prosesi tabur bunga

Jendela Jurnalis Pemalang, Jateng -
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang menggelar Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jayana Sureng Yudha Penggarit pada Kamis (06/04/2023).

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Pemalang, Sumaryo. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan kemudian diikuti Mengheningkan Cipta yang dipimpin oleh Pembina Upacara. Karangan bunga kemudian diletakkan di depan monumen, yang selanjutnya ditutup dengan penghormatan sebelum meninggalkan lapangan upacara.

Upacara yang berlangsung secara khidmat ini bertujuan untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Sebagai ASN tentunya kita harus bisa mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan yang salah satunya dengan upacara Tabur Bunga ini. Kemudian semangat juang pahlawan kita implementasikan dalam melaksanakan tugas kedinasan dengan mengedepankan nilai integritas dan tanggung jawab," ujar Sumaryo saat ditemui usai upacara.

Dalam upacara tersebut turut hadir Ibu-Ibu dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Pemalang. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan. (Ragil74)*

IMG-20230407-WA0011

Ormas GRIB PAC Banyusari Ingatkan Kades Harus Lebih Transparan dan Akuntabel dalam Mengelola Keuangan Desa

Bang Joy, Ketua Ormas GRIB PAC Banyusari

Jendela Jurnalis Karawang -
Program bantuan dari pemerintah pusat yang merupakan program dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. Salah satunya adalah Dana Desa, yang dimana adalah program yang diperuntukkan bagi setiap desa di seluruh Indonesia, dalam rangka peningkatan roda perekonomian masyarakat pedesaan, khususnya di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa barat. Jum'at (7/4/2023).

Bantuan dana desa sangat dirasakan oleh masyarakat pedesaan, dimana bantuan tersebut disediakan oleh masyarakat pedesaan dan dikelola oleh pemerintah desa.

Maka dari itu, pada tahun anggaran 2023 ini, penggunaan dan pengelolaan anggaran dana desa mendapatkan perhatian dari Organisasi Kemasyarakat GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu) PAC Banyusari.

Ketua GRIB PAC Banyusari yang sering disapa Bang Joy mengajak warga masyarakat untuk ikut serta mengawal dan mengawasi pengelolaan dana desa, karena masyarakat diharapkan terlibat dalam pengelolaan dana desa, karena anggaran dana desa dimaksudkan atau ditujukan untuk peningkatan roda perekonomian masyarakat pedesaan, yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

Bang Joy mengingatkan, Kepala Desa untuk hati-hati dan transparan dalam mengelola Dana Desa. Apalagi, pelaksanaan Undang-Undang Desa, alokasi anggaran Dana Desa terus mengalami peningkatan.

Rata-rata APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) mencapai sekitar Rp. 1 Miliar lebih. Artinya, uang miliaran rupiah ini terus digelontorkan untuk mempercepat kemajuan dan pembangunan desa.

“Makanya, kami Ormas GRIB PAC Banyusari mengingatkan kepala desa, khususnya di kecamatan Banyusari agar dikelola sangat hati-hati dan bertanggung jawab. Untuk itu, Bapak/Ibu jangan sampai tergoda menyelewengkan dana ini, karena nantinya akan berurusan langsung dengan BPK dan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Bang Joy menambahkan, agar kepala desa harus lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan desa, masyarakat pula harus dilibatkan dalam pengelolaan dana desa agar manfaat dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa itu sendiri, bukan hanya sekelompok orang.

Ormas GRIB PAC Banyusari tentunya akan terus mengawal setiap aliran dana desa dan penggunaannya harus tepat sasaran, agar benar-benar bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat desa, kepala desa khusus nya di kecamatan Banyusari agar jangan melakukan perbuatan-perbuatan melanggar aturan dan hukum, yang pasti ada konsekuensinya. (Pri)

IMG-20230407-WA0003

Diduga Terkesan Asal Jadi, Pembangunan Drainase Desa Lemah Karya Butuh Pengawasan Semua Pihak

Lokasi pekerjaan drainase di Desa Lemahkarya yang diduga dikerjakan asal jadi

Jendela Jurnalis Karawang -
Pembangunan kegiatan proyek drainase yang berlokasi di Desa Lemah Karya, Dusun Cigo'ong RT/RW 002/006 Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, menuai kritikan dari kalangan masyarakat. Jum'at (7/4/2023).

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lokasi pekerjaan, di duga banyak kejanggalan. Pasalnya, proyek drainase tersebut menggunakan anggaran pemerintah yang terdapat dari pajak masyarakat melalui anggaran Dana Desa tahap 1 (satu) Tahun 2023, dan terlihat kegiatan tersebut diduga asal jadi.

Saat awak media lakukan investigasi di lokasi kegiatan, papan proyek yang dipasang tidak akurat dengan yang di sampaikan oleh tenaga kerja.

Hal ini di katakan AD (inisal-red) warga Dusun Cigoong, merasa tidak beres dengan kegiatan pembangunan drainase yang berada di Dusun Cigoong Desa Lemah Karya, Kecamatan Tempuran ini.

"Kegiatan macam apa ini, kok pengerjaannya asal jadi aja, untuk pemasangan batu nya tidak di gali, kemudian batu kalinya hanya di tumpuk tumpuk,untuk dasar bawah tidak di berikan adukan pasir dan semen, di duga untuk mengurangi material semen, dengan tujuan mempercepat kegiatan,” ujarnya.

AD menambahkan, "Kami sebagai masyarakat serta putra daerah Kecamatan Tempuran, sudah jelas pihak pelaksana diduga telah membodohi masyarakat, karena kegiatan ini sudah jelas tujuannya untuk meraup keuntungan dari pada mementingkan kualitas dan kuantitas dan mutunya," jelas AD

Saat dikonfirmasi secara langsung oleh awak media, salah satu pekerja mengatakan bahwa tinggi pekerjaan 80 cm, sedangkan panjang dan lebar saya tidak tahu pak, dan untuk lebar dasar bawah kami tidak tahu,tanya saja ke Jaja selaku kepala tukang alias mandor, ujar salah pekerja yang tidak mau disebutkan namanya.

Sedangkan di papan proyek tertera panjang 254 M, Tinggi 0,5 M dan lebar 0,25 M.

Lebih Lanjut AD menambahkan, di duga ada kelalaian mungkin juga pembiaran dari pihak terkait di mana masih adanya kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Karawang yang masih kurang transparan dalam memberikan informasi terkait pembangunan drainase dan juga kegiatan lainnya.

“Karena dugaan untuk menutupi anggaran kegiatan tersebut agar masyarakat sebagai sosial kontrol,diduga bisa di kelabui alias di bohongi," ujarnya.

Di tempat terpisah, melalui sambungan telpon via WhatsApp, Lembaga Badan Pengawas Desa (BPD) Tatang membenarkan ada nya informasi di medsos, "Perihal ada nya kejanggalan dalam proses kegiatan pembangunan drainase Desa Lemah Karya, untuk itu kami sebagai pengawas Desa, akan menyampaikan dan memberi teguran kepada pelaksana di lapangan agar cepat di perbaiki," ucap nya.

Kepala Desa Lemah Karya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak ada respon hingga Ditemui di Kantor Desa pun tidak ada di tempat.(Tim)

IMG-20230406-WA0018

Nelayan Karawang Ancam Demo KKP dan Pertamina Pusat

Foto saat Nelayan didampingi LBH Cakra mengikuti Audiensi dengan Pemkab Karawang

Jendela Jurnalis Karawang -
Ratusan nelayan dari 4 desa di kecamatan Cilamaya wilayah pantai Utara Karawang akan menyambangi KKP dan Kantor pusat PT Pertamina PHE ONWJ di Jakarta, apabila pemerintah kabupaten Karawang dalam hal ini pokja penyelesaian kompensasi korban semburan oli spil tidak mampu memfasilitasi perundingan nelayan dengan PT. Pertamina PHE ONWJ.

"Kami akan melakukan demonstrasi di KKP ( Kementrian Kelautan dan Perikanan ) dan kantor Pertamina pusat di Jakarta terkait masalah kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh PT Pertamina PHE ONWJ dan meminta penyelesaian kompensasi korban semburan minyak mentah yang ditimbulkan oleh aktivitas eksploitasi tambang dilepas pantai," tegas Hilman Tamimi Direktur LBH Cakra Indonesia saat audensi dengan pemerintah kabupaten Karawang pada Kamis (6/4/2023).

Hilman Tamimi mengatakan sebelumnya sudah berkali-kali pihaknya berkirim surat ke Pemkab Karawang maupun DPRD Karawang meminta untuk difasilitasi terjadinya perundingan. Namun pihak PT Pertamina PHE ONWJ untuk kesekian kalinya juga mangkir dari undangan resmi tersebut.

Foto Nelayan asal Cilamaya saat berada di Pemda Karawang

"Kami tantang Pertamina PHE ONWJ untuk tidak mangkir dan berunding satu meja dengan kami masyarakat nelayan Utara Karawang pekan depan di Pemkab Karawang," tegasnya.

Dalam persoalan ini hilman juga meminta pemerintah agar benar-benar memperhatikan nasib para nelayan yang terkena dampak berkepanjangan atas terjadinya tragedi kejahatan lingkungan yang dilakukan pihak Pertamina PHE ONWJ.

"Saya meminta kepada pemkab Karawang dalam hal ini Pokja penyelesaian kompensasi korban oli spil tidak boleh kalah dengan korporasi sekelas Pertamina dan harus mampu memfasilitasi nelayan untuk bertemu dengan Pertamina," pungkasnya. (Pri)*

IMG-20230406-WA0013

Warga Binaan Dipertemukan Dengan Keluarga dalam Acara Buka Bersama

Foto saat digelarnya acara buka bersama antara warga binaan dengan keluarganya

Jendela Jurnalis Pemalang -
Ada pemandangan haru pada suasana Ramadhan 1444 H ini, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang memfasilitasi warga binaan pemasyarakatan untuk melaksanakan buka bersama keluarga pada Kamis malam. (06/04/2023).

Acara Bukber tersebut dilaksanakan di lapangan Blok Aman ( A ) dengan pengawasan ketat dari petugas, Sejumlah warga binaan nampak mengharu biru saat bertemu keluarganya. Sementara yang lain terlihat begitu bahagia berbincang bersama sembari menunggu kumandang adzan maghrib.

Kepala Rutan Pemalang, Sumaryo mengatakan bahwa buka bersama tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus berupaya memperbaiki diri karena ada keluarga yang menanti kepulangan mereka di rumah.

"Pada momen Ramadan tahun ini Rutan Pemalang menyelenggarakan buka bersama antara warga binaan dan keluarga. Tentunya dengan pengawasan yang ketat dari petugas. Mekanismenya dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku," ujar Sumaryo.

Sebagai tambahan informasi, hanya keluarga inti (ayah, ibu, adik, kakak, dan anak) saja yang bisa ikut buka bersama. Jumlahnya pun dibatasi maksimal dua orang untuk masing-masing warga binaan. Sebelum memasuki area pintu utama, untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, pengunjung beserta barang bawaannya akan digeledah oleh petugas. (Ragil74)*

IMG-20230406-WA0008

Hadapi Arus Mudik Lebaran, Teknisi Traffic Light Dinas Perhubungan Pemalang Standby 24 Jam

Foto saat teknisi memperbaiki instalasi yang terhubung ke lampu merah

Jendela Jurnalis Pemalang, Jateng -
Guna antisipasi trouble pada lampu pengatur Lalulintas jalan raya atau lampu merah, Jajaran Dinas Perhubungan kabupaten Pemalang, Jawa tengah menyiagakan Teknisi Traffic Light 24 Jam di sejumlah lokasi rawan kerusakan lampu merah yang ada di Pemalang.

Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang Tarno, Ketika di temui dilokasi simpang 4 Sirandu Pemalang, Kamis (6/4/2023 ) pada saat melaksanakan pengecekan mengatatakan bahwa kemungkinan errornya traffic light bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

"Traffic Light adalah alat listrik dan elektronik sehingga bisa terjadi eror sewaktu-waktu, hambatannya banyak dari mulai aliran listrik, kerusakan komponen dan tersambar petir, semua sebenarnya sudah kita antisipasi dengan pemeliharaan rutin dan pemasangan penangkal petir," jelasnya.

Suasana lalulintas pada salah satu ruas jalan di Pemalang

Masih Menurutnya, terkait dengan padamnya Lampu Pengatur Lalulintas di simpang 4 Sirandu Pemalang Kota, dirinya menerangkan bahwa kendalanya diakibatkan oleh KWH yang turun.

"Teknisi sudah laporan jika trouble di Sirandu karena KWH listrik turun. Sekarang Traffic Light sudah normal kembali," pungkasnya. (Ragil74)*

IMG-20230406-WA0003

DPC POSPERA Purwakarta Pertanyakan Carut Marut Manajemen Penyaluran BPNT di Kabupaten Purwakarta

Foto saat Pospera DPC Purwakarta bertemu dengan pihak Dinsos untuk mempertanyakan terkait manajemen penyaluran BPNT

Jendela Jurnalis Purwakarta -
Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Purwakarta melakukan audiensi kepada Dinas Sosial perihal Surat Edaran Menteri Sosial tentang pencairan BPNT di wilayah Kabupaten Purwakarta Tahun 2023. Selasa (4/4/2023).

Seperti dalam Surat Edaran di sebutkan Kementrian Sosial akan melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Program Sembako Tahun Anggaran 2023 dengan tidak melalui Eme-warung, dan KPM akan menerima bantuan sosial program sembako dengan melakukan penarikan uang tunai langsung dari rekening KPM.

Kedatangan Pospera di terima oleh Sekdis, Kabid, dan beberapa staf. Karena Kadis sedang berhalangan ada kegiatan di Inspektorat. Pospera menyampaikan pelaksanaan di lapangan ada sebagian wilayah melakukan pengkondisian pencairan, motif nya bermacam-macam, ada yang mengkordinir ATM penerima KPM, ada juga yang memusatkan pencairan di satu tempat, ujung nya KPM malah membawa pulang sembako yang sudah di siapkan dan bukan berupa uang. Terkait hal tersebut, DPC Pospera Purwakarta mempertanyakan tentang sejauh mana fungsi pengawasan dari Dinas Sosial terhadap kejadian tersebut.

Surat Edaran Pospera Purwakarta yang untuk kemudian akan ditindaklanjuti dengan melaporkan terhadap APH

Di terang kan oleh Eka selaku Kabid Limjamsos bahwa Dinsos memang sering menerima aduan tentang penyelewengan bantuan BPNT ataupun PKH, tapi dinas hanya bisa melakukan aduan terhadap kemensos dan bukan terhadap APH.

Lebih lanjut, Kabid menjelaskan lagi bahwa Dinas pernah mendapat aduan di beberapa Desa di Kecamatan Sukatani dan Pasawahan, kemudian setelah tim nya turun ke lapangan, Dinas selanjutnya hanya bisa sebatas melayangkan surat pengaduan terhadap Kementerian terkait.

Dalam audiens tersebut, Ketua DPC Pospera Purwakarta Sutisna Sonjaya meminta untuk difasilitasi oleh Dinas agar bisa bertemu dengan 17 TKSK dari seluruh Kecamatan yang ada di Purwakarta.

Berkaitan dengan TKSK, Ketua Pospera DPC Purwakarta menerangkan kepada Jendela Jurnalis bahwa dalam Audiens tersebut, Sekdis juga mengakui bahwa sebelumnya pun sudah ada aduan tentang Oknum TKSK yang ikut bermain dalam program BPNT.

"Beliau menyebutkan bahwa ada beberapa Kecamatan yang di sinyalir TKSK nya ikut bermain, tapi laporan nya hanya baru sebatas lisan, dan belum di lengkapi dengan data yang valid," tuturnya.

"Audiens ini bisa menjadi dasar kami untuk diskusi dengan APH agar melakukan penyelidikan terhadap KPM, agar masalah penyelewengan Program BPNT ini lebih terbuka. Dan rencananya kami juga akan menyurati Kementerian terkait," Pungkas Sutisna Sonjaya Ketua Pospera Purwakarta. (DD)*

IMG-20230404-WA0011

Diserbu Warga, Produk dalam Gebyar Bazar Ramadhan di Kecamatan Cilamaya Kulon Ludes Terjual

Suasana dalam Gebyar Bazar Ramadhan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka antisipasi inflasi guna pemenuhan kebutuhan sembako masyarakat di bulan Ramadhan, Pemkab Karawang menggelar Bazar Ramadhan mulai dari Tanggal 27 Maret hingga 11 April 2023 di beberapa Kecamatan diantaranya yaitu di Kecamatan Tirtajaya, Cibuaya, Rengasdengklok, Tempuran, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Cilamaya Kulon, Purwasari, Klari dan Kota Baru.

Hari ini, giliran penyelenggaraan Gebyar Bazar Ramadhan di Kecamatan Cilamaya Kulon, tepatnya dihalaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon yang terletak di wilayah Desa Sukamulya. Selasa (4/4/2023).

Dalam Bazar tersebut, terlihat Masyarakat cukup antusias dan banyak yang berbondong-bondong kelokasi tersebut, dengan tujuan untuk membeli produk yang tersedia dalam Bazar dengan harga murah.

Foto saat masyarakat membeli salah satu produk UMKM dari salah satu Desa di Kecamatan Cilamaya Kulon

Tak butuh waktu lama, komoditas beras dan minyak goreng menjadi produk terlaris dan habis lebih dulu, mengingat bahwa komoditas tersebut adalah kebutuhan pokok bagi banyak orang, disusul produk lainnya dan produk UMKM olahan khas masing-masing Desa se-Kecamatan Cilamaya Kulon semuanya habis terjual pada Pukul 17.00 WIB.

Dudi Alexandrie S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon saat diwawancara Jendela Jurnalis menerangkan bahwa Bazar tersebut digelar dibawah naungan TPID Kabupaten Karawang serta bekerjasama dengan Dinas, kelembagaan dan beberapa perusahaan serta UMKM se-Kecamatan Cilamaya Kulon.

"Kegiatan Gebyar Pasar Ramadhan dilaksanakan dibawah naungan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karawang, dengan Leading Sector yaitu Staff Ahli Bupati Karawang dan OPD terkait, juga bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divre Karawang, Pupuk Indonesia Pangan (PIP), Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) Kabupaten Karawang,
Indomarco, PT. Djempol, UMKM se-Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Dinas/Instansi/Lembaga
terkait," terangnya.

Lebih lanjut, Dudi mengaku bahagia bisa menggelar Bazar dengan sukses, dan dirinya berharap agar bazar tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat Cilamaya Kulon.

"Alhamdulilah Bazar berjalan lancar, saya bahagia bisa menggelar Bazar dengan sukses, bahkan produknya hingga habis terjual. Semoga melalui Bazar ini, Masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, juga bisa benar-benar menjadi bentuk antisipasi inflasi yang nyata," pungkasnya.

IMG-20230404-WA0001

Dikonfirmasi Terkait Kasus Dede Asiah, Pihak PTSP Disnakertrans Karawang Malah Terkesan Saling Lempar

Gambar ilustrasi Human Trafficking

Jendela Jurnalis Karawang -
Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Karawang kembali terulang. Baru-baru ini, seorang Ibu rumah tangga yang viral di media sosial diduga menjadi korban "Human trafficking" ke Negara Timur Tengah oleh Oknum Sponsor asal Subang, Provinsi Jawa barat.

Salah satu staff Disnaker Kabupaten Karawang inisial H.IM saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (3/4/2023) mengatakan bahwa bagian penanganan dalam kasus PMI tersebut oleh PTSPTKI Disnakertrans Karawang berinisaial AK.

"A punteun abdi nuju sakit, kuabdi dipasih info LKS no pa AK (Inisial-red) nya pa. Bagian penanganan kasus PMI asal karawang, PTSPTKI DISNAKERTRANS KARAWANG," jawabnya dengan melampirkan nomor telepon PTSPTKI.

Awak media kemudian mengikuti arahan dari salah satu staf Disnaker kabupaten Karawang Inisal H.IM tersebut untuk mengkonfirmasi ke PTSPTKI. dan Inisal AK saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa dirinya sedang berada diluar Kota, dan menyarankan agar awak media konfirmasi ke Kasie ataupun Kabid.

"Siap kang, punten abdi nuju tes P3K dibandung dulu, Ya kang coba konfirmasi ke kasi atau kabid, abdi nuju ujian cpns d bandung," jawabnya.

Awak media kemudian menjawab, Ko saling lempar ya,ada apa? Barusan saya sudah konfirmasi sama kasi dan saya di suruh konfirmasi ke bapa,
Kenapa bisa seperti ini ya? Namun awak media malah diarahkan ke Kabid Pentakerja dan Kasie.

"Mangga kang konfirmasi ke Kabid Pentakerja, Pimpinan abdi dan pak kasi," timpal AK.

Tak menyerah, Awak Media masih terus berusaha menggali informasi dengan menghubungi kembali H.IM, hingga akhirnya dirinya menjawab bahwa mau menanyakan ke atas nama Aulifah selaku pengantar kerja.

"Oh pa AK nuju ujian p3k muhun, Abdi ti Jumat acan masuk a, janteun teu apal kronologisnya, cobi abdi Bade naros ka Bu aulifah pengantar kerja na," balas H.IM.

Usai mendapatkan jawaban dari pengantar kerja, H.IM kemudian baru memberikan keterangan kepada Awak Media menerangkan terkait laporan kasus tersebut.

"Menurut Ket. Dari Bu aulifah pengantar kerja DISNAKERTRANS KARAWANG, Dinas membantu kepulangan Dede Asiah berkordinasi/melayangkan surat ke kemlu untuk minta bantuan pemulangan.
Untuk pemulangan menurut informasi dari Bu aulifah sponsor siap untuk memulangkan.Ini info dari Bu aulifah," terangnya.

Lebih lanjut, H.IM kemudian menjelaskan kepada awak media bahwa dari Dinas memang tidak ada biaya pemulangan.

"Untuk anggaran biaya pemulangan tidak ada, dinas hanya bisa menganggarkan bila mana PMI bermasalah asal karawang meninggal dunia, itu sudah disiapkan anggaran santunan dari PEMDA KARAWANG melalui PTSPTKI DISNAKERTRANS KARAWANG. Dia (Aulifah-red) yang mendampingi kemarin waktu hari Jumat ke kediaman Dede asiah.

"Untuk didinas seperti itu a, apa yg dikatakan Bu aulifah" tutupnya. (Pri)*