Jendela Daerah

IMG-20231030-WA0016

PCNU Kabupaten Karawang Selenggarakan Malam Puncak Hari Santri di Podomoro

Foto saat penyerahan santunan kepada Anak Yatim Piatu bersama Sekda Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang melaksanakan rangkaian terakhir dari kegiatan Hari Santri Nasional dengan Malam Puncak Hari Santri, ratusan jama'ah hadir dan memadati Parkland Podomoro, Patung Kuda Jl. Interchange Karawang Barat. Sabtu (25/10/2023).

Malam Puncak Hari Santri PCNU Kabupaten Karawang tersebut di isi oleh Istigosah, Syeikher Mania Karawang, Santunan Anak Yatim, Penyerahan Alat Pemadam Kebakaran Ringan dari Kemenag Kabupaten Karawang ke PCNU Kabupaten Karawang, Kerjasama Badan Pertanahan Nasional Karawang dan PCNU Kabupaten Karawang untuk Serifikasi Gratis bagi Pesantren, Masjid, Musholla, Majelis dan Yayasan, ditutup dengan siraman rohani dengan penceramah Ustadz Zacky Mirza dan KH Zubair Wasith.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian yang terakhir setelah Halaqoh Santri dengan menghadirkan Gus Islah Bahrawi, Istigosah Santri untuk Negeri di Pondok Pesantren Darul Huffadz, Batujaya, Ratiban Santri untuk Negeri di Pondok Pesantren Annihayah Rawamerta, Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren Al-Furqon Klari, Istigosah Santri untuk Negeri di pondok pesantren Al-Muhajirin Tegalwaru, Ziarah Kubur ke Muassis Nahdlatul Ulama Kabupaten Karawang dan Penanaman secara simbolis 10.000 pohon untuk pesantren.

"Rangkaian kegiatan Hari Santri PCNU Kabupaten Karawang tahun ini sebagai snow ball untuk tahun yang akan datang, kami berharap gemuruh hari santri yang akan datang lebih meriah dan diselenggarakan oleh ranting, MWC, Lembaga dan Banom agar Santri makin digdaya di tanah Pangkal Perjuangan," ujar Muslim Hafidz selaku Ketua Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Nur Ali selaku Sekretaris PCNU Kabupaten Karawang yang mewakili Ketua PCNU, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang terus bersama-sama bekerjasama dalam mendigdayakan Nahdlatul Ulama di tanah Pangkal Perjuangan.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Drs H Acep Jamhuri, M.Si dalam sambutannya pun mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengapresiasi kegiatan Hari Santri dan apresiasi terhadap sumbangsih santri, ulama dan kyai dalam pembangunan sumberdaya manusia di Karawang, dan berkomitmen untuk berkolaborasi untuk meningkatkan penguatan sumberdaya di Kabupaten Karawang.

"Mewakili Bupati Kabupaten Karawang yang dalam perjalanan umroh, kami Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengapresiasi rangkaian kegiatan Hari Santri yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Karawang, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang rangkaian puncak Hari Santri ini, dimasukkan dari bagian dari kegiatan Pemda Kabupaten Karawang," ujar Acep Jamhuri, yang juga ketua Dewan Masjid Indonesia Karawang.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan do'a oleh Kyai Juhyar, MA Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Karawang. (red)*

IMG-20231022-WA0037

Diduga Nyolong Volume Ketinggian dan Terkesan Ada Pembiaran dari Dinas Terkait, CV Aqila Putri Berlian Terancam Dilaporkan ke APH oleh LBH HAPI

Kondisi pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Aqila Putri Berlian

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Melanjutkan pemberitaan tentang pekerjaan penurapan di Jalan KW 9 Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat yang dikerjakan oleh pihak pelaksana dari CV. Aqila Putri Berlian dengan besaran anggaran Rp. 189.564.277 l,- (seratus delapan puluh sembilan juta lima ratus enam puluh empat ribu dua ratus tujuh puluh tujuh rupiah) melalui serapan APBD Kabupaten Karawang tahun anggaran 2023 yang diduga bahwa dalam pelaksanaan pekerjaannya telah melakukan kecurangan dengan mengurangi ukuran volume ketinggian.

Selain itu, dalam papan informasi yang terpampang tak dilengkapi dengan Nomor Surat Perintah Kerja (SPK) maupun Nomor Kontrak.

Munculnya dugaan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, berdasar hasil dari beberapa kali investigasi Jendela Jurnalis dilapangan, nyatanya kondisi pengerjaan sangatlah terlihat bertolak belakang dengan apa yang tertulis dalam papan Informasi. Karena, yang seharusnya penurapan dibangunkan dengan volume ketinggian 1,00 M, namun ketika dilakukan pengukuran bahkan disaksikan langsung oleh pihak pekerja pun hasilnya bervariasi, rata-rata hanya ada sekitar 78 hingga 80 cm saja. Minggu (22/10/2023).

Hasil ukur volume ketinggian

Dengan adanya temuan tersebut, CV. Aqila Putri Berlian diduga telah melakukan pencurian (nyolong-red) volume ketinggian hanya demi meraup keuntungan lebih besar.

Padahal, dengan beberapa kali munculnya pemberitaan seharunya bisa menjadikan dasar evaluasi bagi pihak dinas terkait untuk dapat melakukan tindakan sebagaimana tugas dan fungsinya, melalui kinerja pengawasan yang seharusnya berdampak baik dalam rangka memberikan fasilitas pembangunan berkualitas untuk dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.

Namun sangat disayangkan, bagian pengawasan dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang yang bertugas mengawasi jalannya pembangunan dalam pekerjaan tersebut seolah turup mata dengan malah memblokir nomor wartawan Jendela Jurnalis dan terkesan menghindar untuk dikonfirmasi, dan pihak pelaksana pun dianggap sebelas dua belas dengan kebungkamannya saat beberapa kali dilakukan upaya konfirmasi.

Sementara itu, menyikapi adanya dugaan pembiaran yang dilakukan pihak Dinas PUPR menuai reaksi keras dari Aep Apriyatna selaku Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advokat / Pengacara Indonesia (LBH HAPI) yang diketuai oleh Dr. Safrial Bakri SH,. MH,. Dirinya merasa heran sekaligus geram hingga melontarkan kritikan terhadap kebijakan pihak Dinas PUPR yang seolah-olah tidak memberikan respon apapun ketika salah satu program proyek pekerjaan dibidangnya diberitakan dengan dugaan telah melakukan tindakan pencurian (nyolong-red) volume ketinggian, juga diduga melebihi batas dari waktu pelaksanaan yang sudah ditentukan.

"Sejujurnya saya merasa heran, tapi sekaligus meras kagum atas kinerja Dinas PUPR, dalam hal ini bidang jalan. Pasalnya, CV. Aqila Putri Berlian sudah jelas-jelas telah melakukan rekayasa volume ketinggian dan melebihi batas hari yang sudah di tentukan, tapi tidak ada tindakan apapun. Hebat atas etos kerja Dinas PUPR bidang jalan, pokoknya luar biasa. Mereka pantas mendapatkan rekom jabatan yang lebih tinggi, biar jangan tanggung korupsinya," ungkap Aep. Minggu (22/10/2023).

Aep Apriyatna, Anggota LBH HAPI

Lebih lanjut, dirinya pun merasa heran atas melenggang bebasnya pihak pelaksana pekerjaan yang nyata dan jelas melakukan kecurangan dan memerlukan adanya upaya evaluasi oleh dinas terkait atas kinerjanya yang diduga telah mencuri volume ketinggian.

"Padahal, untuk pekerjaan penurapan Jalan KW9 sudah berapa kali dipublikasikan perihal dugaan tindakan kecurangan mengurangi volume ketinggian, ditambah sekarang sudah melebihi batas hari kerja, tapi aneh bin ajaibnya CV. Aqila Putri Berlian sama sekali tidak mendapatkan teguran apalagi sanksi apapun. Hebat kan?." cetusnya.

Dirinya pun menyayangkan dan menyindir sikap oknum pengawas yang terkesan makan gaji buta dengan kinerjanya yang diduga lalai dalam mengawasi sebuah pembangunan sebagai tugas pokoknya.

"Terus pihak pengawas bidang jalan kerjanya apa saja? terima gaji buta doank? enak donk gak harus kerja, tinggal duduk manis di bangku hitam, kerjanya minum kopi, lanjut terima "Fee" dan komisi, di tambah gaji wow fantastis," sindirnya.

"Bukti-bukti sudah kami kantongi, tunggu saja waktunya untuk pihak CV. Aqila Putri Berlian perihal pekerjaan penurapan jalan KW 9 pasti saya akan dorong ke pihak APH. Karena pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR bidang jalan dan pengawasannya tidak memberikan respon apapun dan terkesan santai-santai saja. Mereka sepertinya merasa aman, sehingga tidak memberikan sanksi yang tegas terhadap pihak CV. Aqila Putri Berlian yang jelas-jelas sudah melakukan pencurian (nyolong-red) volume ketinggian, ditambah sudah melebihi batas hari kerja," pungkasnya.

Dengan tertutupnya akses komunikasi terhadap oknum bagian pengawasan, serta dengan selalu bungkamya oknum pelaksana kerja, ditambah tidak adanya evaluasi atas dugaan buruknya kualitas pekerjaan penurapan tersebut, diduga seolah ada "kongkalikong" antara mereka (oknum-red) untuk tetap acuh dan tidak menggubris apapun keluhan masyarakat yang dipublikasikan melalui sebuah pemberitaan. *D'Sukarya)*

IMG-20231021-WA0002

Heboh Munculnya Buaya di Sungai Krueng, Kapolsek Kaway XVI Pasang Spanduk Himbauan Larangan Beraktivitas

Kegiatan pemasangan spanduk

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Polres Aceh Barat melalui Polsek Kaway melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan himbauan larangan beraktivitas di sungai seiring kemunculan hewan buaya di Sungai Krueng, Meureubo, Kec. Kaway XVI, Kab. Aceh Barat, Jum'at (20/10/2023).

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Kaway XVI Ipda Rahmad Qaswany, S. Psi., M. Si., mengatakan warga Desa Tanjong Bungong, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya.

Kapolsek mengatakan, kemunculan hewan satwa liar itu, awalnya terlihat warga saat melewati lintas Meulaboh - Tutut.

"Warga melihat dari arah kejauhan, buaya itu sedang berjemur, tepat berada di seberang Krueng (Sungai) Meureubo kawasan Desa Tanjong Bungong,” kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kehadiran buaya tiba-tiba terlihat warga itu, membuat kehebohan di tengah masyarakat hingga ramai-ramai menyaksikan keberadaan satwa liar jenis reptil tersebut.

“Warga melihat dari arah Gunung Menit Desa Tanjong Bungong, pada hari rabu 18 Oktober 2923 sekira pukul 15.00 WIB, buaya itu diperkirakan berukuran panjang tubuh sekitar dua meter, beberapa jam kemudian, buaya kembali masuk ke dasar sungai,” ujar Kapolsek.

Dengan adanya kemunculan Buaya di sugai tersebut sehingga kami dari Polsek Kaway XVI Polres Aceh Barat memasang Spanduk Himbauan kepada Warga Sekitar.

Kapolsek bersama Anggota juga melaksanakan Sosialisasi larangan beraktivitas di sungai seiring kemunculan Buaya di Sungai Krueng Meureubo Kec. Kaway XVI Kab. Aceh Barat," pungkasnya.

Himbauan dan Sosialisasi ini dilakukan agar tidak adanya warga sekitar yang menjadi korban terkaman Buaya," Tutup Kapolsek Kaway XVI Ipda Rahmad Qaswany S.Psi., M. Si. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231019-WA0035

Dalam Rangka Pembangunan Zona Integritas, Polres Aceh Barat Selenggarakan Pengisian eSurvey Responden Eksternal pada EPZI

Penyelenggaraan kegiatan pengisian eSurvey

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Dalam rangka pembangunan Zona Integritas Tahun 2023, Polres Aceh Barat menggelar kegiatan pengisian eSurvey Responden Eksternal pada EPZI yang bertempat Aula Joglo Polres Aceh Barat, Rabu (18/10/2023). Pukul 10.00 WIB.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 50 orang dari masyarakat yang pernah menggunakan pelayan Publik Polri.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, dalam amanahnya menyampaikan agar masyarakat yang menjadi responden Eksternal dapat memberikan nilai bagaimana pelayanan publik yang dirasakan saat ini.

Lanjut Kapolres, "Sehingga eSurvey ini menjadi tolak ukur kinerja Polres Aceh Barat dalam Pelayan Publik diantaranya pelayanan SKCK, SIM dan Laporan di SPKT," ungkapnya

Tujuan pelaksanaan eSurvey ini untuk mengetahui sejauh mana pelayanan publik Polres Aceh Barat saat ini apakah sudah baik atau perlu dilakukan peningkatan.

Sambung Kapolres, kalau memang perlu dilakukan Peningkatan tentang apa saja sehingga masyarakat yang menggunakan pelayanan Publik Polri dapat nyaman.

"Selanjutnya, dengan pengisian eSurvey oleh masyarakat yang pernah menggunakan pelayan publik Polri dengan di bantu oleh staf bagren," ucap Kapolres.

Setelah eSurvey selesai diisi oleh masyarakat dan acara ditutup dan dilakukan foto bersama, tutup Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H.(Muhibbul Jamil)*

IMG-20231019-WA0023

Diduga Langgar UU KIP dan Terkesan Amburadul, Ketua LSM Lidik Mengaku Akan Melaporkan Pelaksana Proyek Pemasangan U-Ditch di Kelurahan Tunggakjati ke APH

Suhanta, Ketua LSM Lidik Karawang (insert: pekerjaan pemasangan U-Ditch)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Melanjutkan pemberitaan sebelumnya, perihal adanya pembangunan saluran drainase berupa pemasangan U-Ditch di Dusun Jati Ilir 1, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat yang diduga kangkakangi aturan yang tertuang dalam UU KIP no 14 tahun 2008, juga diperparah dengan mekanisme pengerjaannya yang dinilai asal jadi serta melebihi hari kerja, kini menuai sorotan publik dan beberapa LSM yang berada di Kabupaten Karawang. Kamis (19/10/2023).

Salah satunya melalui komentar dari LSM LIDIK Kabupaten Karawang yang diketuai oleh Suhanta, dirinya sangat menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut, Selain itu, Suhanta juga mempertanyakan kapasitas bidang pengawasan yang seolah tidak bekerja dan hanya menikmati gaji buta saja.

Suhanta menyebutkan, bahwa jika memang dalam pembangunan saluran drainase tersebut tidak memasang papan informasi, dirinya menegaskan bahwa itu dianggap telah melanggar UU KIP no 14 tahun 2008.

"Kalau memang benar tidak ada papan informasinya, jelas itu sudah melanggar Undang-Udang Keterbukaan Informasi Publik nomor 14 Tahun 2008," tegasnya.

Selain mengeluhkan pekerjaan yang dinilai amburadul, Suhanta juga mempertanyakan kinerja dari pihak pengawas dinas terkait.

"Selain terkesan amburadul, saya juga menduga bahwa pekerjaannya telah melebihi batas hari kerja dari yang semestinya. Yang menjadi pertanyaan saya, kemanakah pengawasannya bidang SDA? kenapa dibiarkan saja tanpa tindakan apapun?," keluhnya.

Lebih lanjut (Suhanta) mengatakan, "Saya rasa besaran anggaran tersebut pastinya tidak kecil, dan seharusnya dinas terkait serius dalam mengawasi setiap program yang sudah di gulirkan pihaknya. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Seperti halnya pembangunan saluran drainase uditch dusun Tunggakjati Ilir 1 yang terkesan di biarkan tanpa pengawasan," tambahnya.

Suhanta pun memastikan, jika tidak ada tindakan dari dinas terkait, dirinya mengaku akan mengambil langkah untuk mengirimkan laporan ke pihak APH.

"Coba nanti saya ingin tahu sejauh mana tindaklanjutnya bidang SDA dalam menyikapi program pembangunan saluran drainase tersebut, ada tindakannya atau tidak? kalau ternyata tidak ada, saya dari LSM LIDIK Kabupaten Karawang pastinya yang akan maju dan melaporkan ke pihak APH," pungkasnya.(D'Sukarya)*

IMG-20231018-WA0026

Diduga Molor, Pembangunan U-Ditch di Kelurahan Tunggakjati Dikeluhkan Warga

Kondisi pekerjaan yang terlihat adanya saluran yang diloncati dan tidak dipasangi material U-Ditch

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Program pembangunan drainase saluran air melalui pemasangan U-Ditch di Dusun Tunggakjati Ilir, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang diduga melebihi batas hari pengerjaan.

Hal tersebut berdasar hasil investigasi Jendela Jurnalis dilapangan melalui berbagai narasumber yang dapat dipercaya, salah satunya ada yang menerangkan bahwa pekerjaan saluran U-Ditch tersebut diperkirakan sudah berjalan sekitar tiga bulan. Jika memang hal tersebut benar adanya, tentunya jelas bahwa realisasinya sudah melanggar aturan dari regulasi yang sudah ditentukan.

Dengan molornya proyek pekerjaan tersebut yang diduga sudah melampaui batas jangka waktu yang sudah ditentukan dan batas masa perpanjangan waktu, juga diperparah dengan tidak di temukanya papan informasi sebagai salah satu bentuk implementasi dari asas transparansi publik. Selasa (17/10/2023).

Dikatakan SA (inisial) selaku warga setempat saat ditemui Jendela Jurnalis untuk dimintai keterangannya mengeluhkan bahwa program tersebut sudah berjalan mau mendekati tiga bulan, namun tak kunjung selesai.

"Ya pak, pekerjaan ini kalau ga salah sudah tiga bulan, tapi belum kelar juga. Bahkan pekerjaan tersebut di kerjakan sepertinya asal jadi, karena di genangan airpun tetap saja di lakukan pemasanganya dan airnya juga tanpa di keringkan dulu, dan ga di kasih dasar pasir abu lagi," keluhnya. Selasa (17/10/2023).

Lanjut SA, dirinya berharap adanya evaluasi dari dinas terkait, karena menurutnya penyelenggaraan sebuah kegiatan yang menggunakan uang negara berhak untuk diawasi masyarakat, agar menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik.

"Kami berharap kepada dinas terkait segera melakukan evaluasi untuk pekerjaan tersebut. Pasalnya, yang mereka pakai uang negara dan kami selaku masyarakat pun berhak untuk melakukan kontrol sosial agar pembangunan berjalan dengan baik, maka hasilnya pun akan maksimal," pungkasnya.

Sementara itu, AJ (inisial) selaku mandor pelaksana saat dikonfirmasi perihal pekerjaan yang diduga dikerjakan asal jadi dan melebihi hari atau melewati batas waktu serta masa perpanjangan waktunya tersebut hanya menjawab seenaknya saja dan malah menyuruh menghubungi salah seorang Wartawan berinisial TV.

"Cobi akang konfirmasi ke Pak TV (inisial-red) saja kang," jawabnya singkat. Selasa (17/10/2023).

Dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, melalui adanya publikasi pemberitaan ini diharapkan dinas terkait agar melakukan evaluasi dan kroscek secara langsung kelapangan, guna menghindari praktek-praktek pemborong nakal yang lebih mengutamakan keuntungan pribadi tanpa memikirkan kualitas pekerjaan. (D'Sukarya)*

IMG-20231016-WA0042

Diduga Langgar Asas Transparansi Publik dan Dikerjakan Asal-asalan, LSM Lidik Akan Laporkan Pelaksana Pembangunan Turap di Desa Balongsari

Kondisi pekerjaan pembangunan drainase di Desa Balongsari (insert : Suhanta Ketua LSM Lidik Karawang)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Program Penurapan di Dusun Rawagede, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang yang di duga dikerjakan asal jadi menjadi sorotan publik. Pasalnya, program yang menyerap anggaran uang negara tersebut terkesan di tutup-tutupi dan dikerjakan asal jadi juga disinyalir jadi ajang korupsi. Senin (16/10/202).

Menanggapi program yang terkesan asal jadi dan tidak transparan tersebut, kini membuat geram berbagai pihak. Salah satunya ialah LSM LIDIK Kabupaten Karawang yang merasa gerah dengan pihak dinas terkait seolah tutup mata dan telinga dalam menanggapi adanya temuan dugaan program penurapan di Dusun Rawagede yang terkesan asal jadi dan disinyalir berbau aroma korupsi.

Suhanta selaku Ketua LSM LIDIK Kabupaten Karawang dalam komentarnya pada media ini mengatakan bahwa seharusnya ada campur tangan dari dinas terkait.

"Seharusnya dinas terkait cepat tanggap. Pasalnya, disini yang mereka pergunakan serapan anggarannya dari uang negara bukan memakai uang pribadi. Mau berdalih program apapun tapi ketika itu menyangkut uang negara, mereka para pelaksana program harus tetap memakai papan informasi sebagai salah satu bentuk transparansi publik," jelasnya.

Lanjut Suhanta, "Kami selaku pihak kontrol sosial berharap dan meminta pada dinas terkait segera melakukan evaluasi secara faktual terhadap pekerjaan Penurapan dusun Rawagede tersebut," tegasnya.

"Kalau ternyata ditemukan adanya kejanggalan dalam proses pengerjaannya, kami berharap dinas terkait bertindak secara tegas. Kalau memang ternyata mau didiamkan begitu saja, saya pastikan kami dari LSM LIDIK Kabupaten Karawang akan menyurati pihak BPKP. Apalagi semua bukti bukti sudah saya kantongi," tandasnya. (D'Sukarya)*

IMG-20231016-WA0039

Kapolres Aceh Barat Hadiri Upacara HUT Kota Meulaboh

Foto dalam acara upacara

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-435 Meulaboh tahun 2023 yang dipimpin langsung oleh PJ Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi bertindak sebagai inspektur upacara bertempat di halaman Kantor Bupati di Meulaboh, Senin (16/10/2023), pukul 09.00 WIB.

Pada peringatan hari jadi Meulaboh tersebut ikut dihadiri, Danrem 012/ Teuku Umar diwakili Kasrem, Ketua DPRK, Kapolres Aceh Barat, Para Forkopimda, Sekda, dan seluruh jajaran pemerintah setempat, kegiatan berlangsung secara Meriah.

Dalam memperingati Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Meulaboh ke-435 sekaligus peringati hari pangan se Dunia, deklarasi Pilchiksung damai 2023.

Lanjutnya, pencanangan Kabupaten Aceh Barat Bersih dan pelepasan kontingen Aceh Barat pada PKA ke-8 Tahun 2023

Peringatan ini tentunya menjadi momentum yang membahagiakan bagi kita semua, Khususnya dalam memberikan motivasi dan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan kedepan.

Dalam usia ke 435 ini Kota Meulaboh terus tumbuh dan menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam berbagai sektor sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Patut disyukuri bahwa, atas kerja keras dan sinergitas bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

"Alhamdulillah, kita kembali berhasil mendapat penghargaan dana insentif Fiskal untuk kategori peningkatan kesejahteraan masyarakat tahun 2023 dari Kementerian Keuangan sebesar 17,4 Milyar," tambahnya.

Mahdi juga menuturkan bahwa setelah sebelumnya mereka juga mendapatkan penghargaan Insentif Fiskal dua kali berturut-turut pada periode 1 dan 2.

Dalam hal pengendalian inflasi Daerah, hal ini tentunya menjadi salah satu kado terbaik dalam peringatan Hut Kota Meulaboh tahun ini.

Di Akhir kegiatan tersebut Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, menyematkan hadiah kepada pelajar tingkat SD dalam beragam macam perlombaan. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231016-WA0005

Berupaya Tingkatkan Nilai Pasar Proklamasi Rengasdengklok, PT. VIM Selenggarakan Grand Opening Mahakarya Pemuda Expo

Panggung acara Grand Opening Mahakarya Pemuda Expo

Jendela jurnalis Karawang, JABAR -
PT. Visual Indonesia Mandiri (VIM) menggelar acara Grand Opening Mahakarya Pemuda Expo yang dilakasanakan di Pasar Baru Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Minggu (15/10/2023).

Acara Grand Opening Mahakarya Pemuda Expo tersebut di isi dengan berbagai macam penampilan kesenian dan hiburan, diantaranya penampilan seni bela diri pencak silat, hiburan musik, jalan santai, pasar murah, clothingan, wahana permainan dan masih banyak lagi wahana lain yang di sediakan.

Hadir dalam acara tersebut Andi Wijaya Selaku General Manager (GM) PT. VIM, Camat Rengasdengklok, dan unsur Muspika Kecamatan Rengasdengklok, para pemuda yang tergabung di Mahakarya Pemuda Expo, pengunjung pasar Proklamasi Rengasdengklok dan ratusan masyarakat sekitar.

Camat Rengasdengklok Dede Tasria saat di temui awak media di acara tersebut mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap managemen PT VIM dan tim acara tersebut.

"Kami dari pemerintah Kecamatan Rengasdengklok tentunya sangat mengapresiasi kepada managemen dari PT VIM dan tim Mahakarya Pemuda Expo atas terselenggaranya acara ini. Dan ini tentunya akan lebih meningkatkan kunjungan-kunjungan masyarakat ke pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Camat juga menerangkan bahwa dalam acara tersebut disediakan pula hiburan bagi masyarakat, dan berharap agar bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar, namun dengan tetap berjalan tertib.

"Karena ini diselenggarakan tidak satu hari, tetapi satu bulan full ya. Kami berharap ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Rengasdengklok, dan tentunya ini menjadi target agar lebih meningkatnya kunjungan masyarakat ke pasar. Semoga ini dapat berjalan aman dan tertib," pungkasnya.

Andi Wijaya (General Manager PT. VIM)

Sementara itu di tempat yang sama Andi Wijaya selaku General Manager (GM) PT Visual Indonesia Mandiri (VIM) memaparkan terkait visi dan misi dari perusahaan yang berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai pasar Proklamasi Rengasdengklok.

"Visi misi yang ditetapkan oleh perusahaan yang mempunyai komitmen untuk terus meningkatkan nilai pasar Proklamasi Rengasdengklok, agar bisa menjadi setiap tahun nilainya lebih meningkat supaya bisa menguntungkan, baik untuk para pedagang di sini khususnya, dan juga agar bisa memberikan kenyamanan seperti saat ini," paparnya.

Terlepas daripada itu, Andi juga menerangkan bahwa di Tanggal 25 mendatang akan mulai dengan adanya SIM keliling yang akan ditempatkan dilokasi tersebut, dan berharap agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh konsumen pasar melalui layanan "One Stop Shooping" mencakup semua kebutuhan.

"Dan ke depannya kami juga ingin ada satu acara yang mudah-mudahan itu bisa di laksanakan agar ke depan pasar ini bukan hanya menjadi pasar konvensional yang hanya untuk jual beli saja, tetapi juga one stop shopping semuanya ada di sini," jelasnya.

"Jadi, orang yang datang ke pasar itu tidak hanya untuk belanja saja, tetapi mereka juga bisa menggantikan keperluan-keperluan keluarganya masing-masing seperti pelayanan SIM dan fasilitas lain yang di berikan.
Semoga dengan adanya acara ini yang akan di buka selama satu bulan full bisa menambah dan menarik pengunjung pasar, sehingga akan memberikan dampak positif dan nilai jual lebih tinggi bagi para pedagang yang ada di pasar Proklamasi Rengasdengklok ini, terima kasih," tutupnya. (DSukarya)*

IMG-20231015-WA0003

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Pohon Durian Tumbang Menimpa Tiang PLN di Gampong Paya Dua

Kondisi tiang PLN yang roboh menghalangi badan jalan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Pohon durian tumbang timpa tiang PLN, Bhabinkamtibmas Polsek Woyla Polres Aceh Barat langsung kelokasi yang bertempat Gampong Paya Dua, Kec. Woyla, Kab. Aceh Barat, Sabtu (14/10/2023) pukul 06.00 WIB.

Babinkamtibmas Polsek Woyla Polres Aceh Barat Aiptu Murdani begitu mendengar adanya informasi pohon tumbang langsung kelokasi bersama-sama warga untuk membersih dahan pohon dutian agar lancarnya arus lalulintas.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Woyla AKP Supianto mengatakan akhibat derasnya hujan yang disertai angin kencang menyebabkan tumbangnya sebatang pohon durian yang menimpan tiang PLN.

Akibatnya, jalan Kuala Bhee - Meulaboh tidak bisa di lewati oleh pengguna kendaraan roda 4, sedangkan untuk roda 2 telah dibuatkan papan lintasan.

"Bhabinkamtibmas turut membantu masyarakat bergotong royong membersihkan potongan batan durian yang melintang diruas jalan Kuala Bhee - Meulaboh," ungkapnya.

Pembuatan papan lintasan merupakan inisiatif Bhabinkamtibmas bersama dengan warga setempat, agar mudah di lewati kenderaan roda 2.

Sambung Kapolsek, Bhabinkamtibmas adalah Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang selalu hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat sesuai dengan tugas pokok Polri.ujar Kapolsek.

"Bhabinkamtibmas adalah melakukan pembinaan masyarakat , deteksi dini dan mediasi/negosiasi agar tercipta kondisi yang kondusif di Desa serta memberikan pelayanan maupun bantuan seoptimal mungkin kepada masyarakat," pungkas Kapolsek Woyla AKP Supianto. (Muhibbul Jamil)*