Jendela Daerah

IMG-20231113-WA0084-1

Pemkab Aceh Barat Gelar Pelatihan Mitigasi Kebencanaan

PJ Bupati Aceh Barat didampingi Forkipimda saat meninjau area rawan banjir

Jendela Jurnalis Aceg Barat, ACEH -
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD Aceh Barat, menggelar pelatihan mitigasi kebencanaan. Acara dalam bentuk Fokus Group Discussion (FGD) itu di arahkan untuk penyusunan rencana kontinjensi bencana banjir,. Dihadiri langsung oleh Pejabat Pj Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi serta anggota Forkopimda, berlangsung di lapangan Pasie Leuhan Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (13/11/2023).

PJ Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi dalam sambutannya, menegaskan, pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mewujudkan langkah-langkah preventif dan penanggulangan bencana banjir. "Dengan adanya kesadaran bersama, kita dapat meminimalisir risiko serta meningkatkan kapasitas tanggap masyarakat terhadap ancaman banjir," ujarnya.

Forkopimda yang turut serta dalam kegiatan ini, menegaskan komitmen bersama untuk mendukung upaya pencegahan bencana. Mereka memandang FGD sebagai forum yang strategis untuk menyusun rencana kontinjensi yang tangguh dan adaptif.

Mahdi meminta, peserta aktif berdiskusi mengenai pemetaan wilayah rawan, peningkatan infrastruktur drainase, serta peran aktif masyarakat dalam mitigasi bencana. Rencana kontinjensi yang disusun dalam forum ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menghadapi potensi bencana banjir di masa mendatang.

Ditambahkan, Pelatihan dan FGD tersebut tidak hanya mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menunjukkan komitmen semua pihak untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama. Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan Kabupaten Aceh Barat dapat menjadi contoh dalam pencegahan bencana dan penanganan darurat.

Untuk itu katanya lagi, perlu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam mencegah timbulnya dampak dari bencana banjir, sebuah kegiatan berlangsung dengan tujuan memberikan panduan konkret.

"Kegiatan ini bertujuan utama untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana, alur dan arah evakuasi yang aman, serta kebutuhan yang harus dipersiapkan selama masa darurat, kata Mahdi menambahkan," ungkapnya.

"Salah satu aspek penting yang disoroti adalah pencegahan dampak buruk seperti korban jiwa, kerugian harta benda, dan dampak lainnya yang sering kali terjadi akibat banjir," pungkasnya.

Kalak BPBD Aceh Barat Jamal Mirda mengatakan, kegiatan ini adalah langkah konkret untuk mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. "Kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi risiko dan dampak bencana. Melalui pemahaman dan latihan, kita dapat meminimalkan kerugian dan melindungi nyawa serta harta benda.

Pihak BPBD juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan serupa di masa mendatang. Dengan adanya kerjasama dan keterlibatan semua pihak, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana banjir.(Muhibbul Jamil)*

IMG-20231111-WA0025

Amburadul, Pekerjaan Penurapan Saluran Irigasi di Desa Telukbuyung Diduga Dikerjakan Tak Sesuai Spesifikasi dan Asal-Asalan

Kondisi pekerjaan penurapan di Dusun Telukbuyung

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah merealisasikan program pembangunan drainase berupa penurapan di Dusun Telukbuyung, RT 004/002, Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya. Sabtu (11/11/2023).

Namun dalam pelaksanaanya terkesan asal jadi dan diduga tak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hal tersebut berdasarkan pada fakta yang terjadi dalam proses pembangunannya, dimulai dari adukan semen dan pasir yang tidak sesuai takaran, serta kondisi pemasangan material batu dan adukan yang dikerjakan dalam kondisi berair. Hal tersebut jelas akan sangat mempengaruhi kualitas dari bangunan turap tersebut, karena material adukan pun otomatis akan ikut larut bersama air.

Padahal, dilokasi tersebut ada penunjang berupa kisdam, namun diduga hanya menjadi properti saja dipasangkan tanpa melakukan pengeringan air menggunakan alcon (alat pompa air).

Selain itu, dilokasi tersebut tak nampak terpasang papan informasi yang secara teknis merupakan implementasi dari keterbukaan informasi publik, agar dalam proses pembangunannya bisa bersama diawasi, guna meminimalisir adanya kecurangan dari ulah oknum pemborong nakal yang berpotensi untuk melakukan tindak korupsi melalui pemangkasan anggaran dengan mencurangi spesifikasi sebagaimana tertuang dalam RAB.

Hal tersebut menuai komentar dari salah satu warga sekitar yang enggan dipublikasikan namanya, dirinya menyebut bahwa sebagai warga sekitar justru merasa khawatir dengan kualitas bangunannya nanti jika proses pembangunannya saja asal-asalan seperti itu.

"Kalau seperti ini, dilihat dari pekerjaannya, bagaimana mau maksimal Pak? Kami khawatir dalam hitungan bulan pekerjaannya akan ambruk," cetusnya. Sabtu (11/11/2023).

Masyarakat sekitar pun mempertanyakan kinerja dari bagian pengawasan yang seolah tutup mata dan tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Namun, setelah ramai diperbincangkan kalangan masyarakat sekitar terkait pekerjaan yang diduga asal-asalan tersebut, belakangan diketahui melalui papan informasi yang beredar bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Hamasat Prima, dengan nomor SPK : 027.2/…./02.2.02.08.155/KPA-BGN/PUPR/2023, untuk serapan APBD Kabupaten Karawang Tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 189.275.000.00,- (seratus delapan puluh sembilan juta dua ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Lebih lanjut, demi mendapatkan informasi yang jelas, Jendela Jurnalis kemudian berupaya menggali informasi tentang siapa pelaksana dan bagian pengawasan yang ditugaskan, guna mengonfirmasikan adanya pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi tersebut, hingga akhirnya diketahui bahwa pelaksana dari CV. Hamasat Prima bernama Dede.

Namun, hingga berita ini dipublikasikan, Dede selaku pelaksana dari CV. Hamasat Prima belum menjawab konfirmasi dari Jendela Jurnalis, dan belum diketahui juga siapa bagian pengawasan yang ditugaskan oleh Dinas PUPR untuk mengawasi pekerjaan tersebut. (Team)*

IMG-20231109-WA0025

Sagoe Partai Aceh Meurebo Pusatkan Maulid Nabi Muhammad SAW di Meuligoe Tgk. Ubiet Daod

Panitia peringatan Maulid Nabi

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Tradisi di Aceh dalam memuliakan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW hal yang harus dilakukan secara mandiri dan kelompok, hal ini juga dilakukan oleh pimpinan komisi A DPRK Aceh Barat T. Muhammad Arfan bersama warga dengan kegiatan malam harinya melalui ceramah Agama yang digelar di Meuligoe Teuku Ubiet Daud Gampong Pacok Reduep Meulaboh, Rabu (08/11/2023).

"Alhamdulillah sebagai rasa syukur serta tanda hormat kami kepada Rasulullah maka kegiatan ini kita buat agar anak cucu terus berakhlak kharimah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ucap Ketua Dewan Pimpinan Sagoe Meureubo, T Muhammad Arfan kepada Jendela Jurnalis.

Selain itu, momentum peringatan Maulid Nabi juga bertujuan sebagai ajang silahturahmi dan peningkatan ukhuwah islamiah serta adanya edukasi keagamaan untuk peningkatan keimanan kepada Allah SWT, agar terciptanya rasa bersyukur atas nikmat yang diberikan saat ini.

"Kita bersyukur terlahir dalam islam, serta budaya kita juga kental dengan keislaman maka ini terus kita galakkan dan kita rawat agar dalam kehidupan kita selalu mengandung keberkahan dan perlindungan Allah SWT," tuturnya.

Pada Maulid tersebut, Tgk H. Mulyadi M. Jamil selaku pimpinan Dayah Sirajul Muna Kota Lhokseumawe Aceh menjadi pengisi acara ceramah isalami

Dalam dakwahnya, Ia mengisahkan tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan penguatan keimanan umat Islam untuk terus melakukan ibadah dalam meningkatkan ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Walaupuj sempat diguyur hujan, namun acara tetap berjalan dengan tertib dan jamaah tetap hadir dan tetap khidmat menyimak ceramah yang di sampaikan oleh Da'i dari kota Lhokseumawe tersebut. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231108-WA0035

Terkait Dugaan Mark Up Anggaran Pembelian Mobil Ambulan di Desa Sindangsari, Ketua LSM Lidik Desak Kejaksaan Lakukan Pemeriksaan

Suhanta Perdana, Ketua LSM Lidik Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Ketua LSM Lidik Karawang, Suhanta meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan pemeriksaan Kepala Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, terkait anggaran DD tahap 2 tahun 2023 pembelian mobil ambulan.

Pemeriksaan terhadap Kepala Desa Sindangsari tersebut lantaran diketahui bahwa dalam pembelanjaan desa terkait pembelian ambulance diduga keras adanya Mark Up anggaran.

"Soal belanja desa Ambulance yang terindikasi adanya penggelembungan harga yang tidak sesuai dengan harga pasaran, maka kami minta Kejaksaan Karawang, melakukan pemeriksaan RAPBdesanya," tutur Suhanta. Rabu (8/11/2023).

Dijelaskan Suhanta, dugaan adanya Mark up itu diketahui setelah dirinya melihat Dokumen Dana Desa Sindangdari TA 2023 bahwa pagu pengadaan mobil ambulance type Wuling sebesar Rp 280 juta.

"Setelah saya melihat Dokumen Dana Desa tahap 2 Ta 2023 pengadaan mobil ambulance type Wuling desa Sindangsari, saya sangat terkejut dengan pagu anggaran Rp 280 juta," ujar Suhanta.

Menurut Ketua LSM Lidik, Suhanta. Pihaknya akan membuat laporan, sebelumnya itu bertujuan agar penggunaan atau pun alokasi dana desa di Kabupaten Karawang ini tidak main–main.

"Agar alokasi dana tidak asal digunakan saja sehingga banyak sekali penyelewengan seperti banyaknya pemberitaan media. Dan agar menjadi perhatian Bupati, DPMPD, Inspektorat, bukan sekedar menggugurkan kewajiban pekerjaan saja," tutupnya. (red)*

IMG-20231106-WA00231

Cegah Kemacetan Aktifitas Pagi Hari, Satlantas Aceh Barat Berlakukan Strong Point

Personel Satlantas Polres Aceh Barat saat melakukan pengaturan lalulintas

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Sat Lantas Polres Polres Aceh Barat laksanakan pengaturan arus lalulintas untuk mencegah kemacetan dan lakalantas dipagi hari, Senin, (06/11/2024) pukul 07.00 Wib.

Kegiatan Pengaturan Pagi ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Aceh Barat Iptu Mardiyansyah dan Personil Sat Lantas Polres Aceh Barat.

Kapolres Polres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kasat Lantas Polres Polres Aceh Barat saat dikonfirmasi mengatakan, “Untuk membuat masyarakat kota Meulaboh agar nyaman dan aman saat berkendara.

"Padatnya arus lalulintas kendaraan saat dipagi hari Sat Lantas Polres Aceh Barat hadir ditengah masyarakat kota Meulaboh untuk kelancaran perjalanan warga.

Lanjut Kasat, “Giat ini juga termasuk upaya Sat lantas Polres Aceh Barat menghindari lakalantas agar terciptanya situasi Kamseltibcarlantas.

Adapun sasaran lokasi giat penggal Jalan dan persimpangan yang ada di kota meulaboh meliputi  jalan Nasional, Jalan Manekroo, Jalan Gajah Mada, serta jalan lainnya yang ada di kota meulaboh yang memiliki potensi kemacetan . “tambah kasat.

Kegiatan ini untuk terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum Polres Aceh Barat. Tutupnya.
(Muhibbul Jamil)*

IMG-20231105-WA0045

Miris! Kondisi Alun-Alun Karawang Sudah Kumuh dan Acak-Acakan, Padahal Baru Diresmikan Dua Hari Lalu

Kondisi terkini Alun-Alun yang tampak kumuh

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Alun-Alun Karawang yang terletak berdampingan dengan Masjid Agung baru saja diresmikan oleh Pemprov Jawa Barat pada Jumat (3/11/2023), tetapi baru diresmikan dua hari kini kondisinya sudah tampak kumuh dan acak-acakan.

Berdasarkan pantauan media, tampak halaman atas dekat kolam kecil alun-alun terlihat kotor dengan bercakan tanah melumpuri lantai sehingga merusak pemandangan.

Kolam kecil yang paska peresmian dipakai renang oleh pengunjung, pun kini masih terlihat sejumlah pengunjung turun ke kolam tersebut meski sekedar cuci kaki.

Acak-acakan alun-alun tersebut makin terlihat ketika sejumlah pengunjung melakukan aksi perosotan di atas rumput sintetis sehingga rumput sintetis pun rusak terkelupas.

Rumput sintetis yang terlihat berantakan dan terkelupas

Melihat kondisi acak-acakan Alun-Alun Karawang yang telah menelan anggaran hampir Rp17 miliar itu, bikin prihatin sejumlah pengunjung.

Di antaranya disampaikan pengunjung dari Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat, Farida. Ia mengaku miris saat melihat kondisi Alun-Alun Karawang yang semrawut dan tampak kumuh.

“Saya kira tadinya Alun-Alun Karawang kondisinya bagus sehingga enak buat refreshing bersama keluarga, tapi lihat kondisi seperti ini ya enggak jadi refreshingnya. Kita enggak nyaman lihat kondisi seperti ini, sayangnya tidak ada pengawasan dari pemerintah setempat,” ujarnya.

Ia meminta kepada pemerintah setempat agar melakuan pengawasan Alun-Alun Karawang biar selalu terlihat rapi dan enak dipandang sehingga cocok buat lokasi refreshing bagi keluarga.

“Coba kasih marka atau arahan, misalkan ada tulisan dilarang turun ke kolam, dilarang main perosotan di atas rumput sintetis, biar masyarakat tahu dan ngerti,” tutupnya. (red)*

IMG-20231102-WA0007

Kades Terpilih Se-Kabupaten Aceh Barat Resmi Dilantik di Makam Teuku Umar

Suasana dalam pelantikan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Pelantikan Keuchik (Kepala Desa) terpilih hasil pemilihan Keuchik serentak gelombang dua, Tahun 2023 digelar pada hari ini, bertempat di Komplek Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar Gampong Mugo Cut, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat. Kamis (02/11/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Aceh Barat, Camat se-Kabupaten Aceh Barat, Para Keuchik se-Kabupaten Aceh Barat, Para Keuchik Terpilih Tahap II se-Kabupaten Aceh Barat, Warga Masyarakat, Awak Media Pers beserta Tamu Undangan sekitar kurang lebih 500 orang.

Dalam pengambilan sumpah yang dipimpin secara langsung oleh PJ. Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi tersebut, sebanyak 31 Keuchik terpilih dari 12 Kecamatan resmi dilantik.

Dalam sambutannya, PJ. Bupati Aceh Barat mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi terhadap Polres Aceh Barat, Kodim 0105/Aceh Barat dan perangkat Desa serta elemen Masyarakat.

"Serta seluruh pihak yang telah mengawal mendukung dan turut berpartisipasi dalam terselenggaranya Pilchiksung serentak yang Aman dan lancar," ungkapnya. Kamis (2/11/2023).

Lebih lanjut, kepada seluruh Keucik yang baru dilantik tersebut dirinya berharap agar mereka dapat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan sumpah atau janji yang telah di Ikrarkan.

"Untuk menata dan memajukan Gampong, serta membangun kemitraan dengan seluruh komponen yang ada di Gampong, sehingga kesejahteraan Masyarakat dapat meningkat ke arah yang lebih baik lagi," harapnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Barat yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Iswahyudi S.H., CPHR Mengucapkan selamat kepada para Keuchik terpilih yang telah dilantik.

"Selamat mengemban tugas kepada Keuchik terpilih semoga bisa melaksanakan tugas dan kewajiban untuk menjalankan pemerintahan pemberdayaan pembangunan dan pembinaan Masyarakat Gampong agar semakin maju mandiri dan sejahtera," ungkapnya.

"Serta mari kita bersama-sama bersinergi, dalam mejaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Aceh Barat ini, agar tetap aman dan kondusif," tutup Wakapolres. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231031-WA0040

Banjir Tutupi Jalan, Polisi Bantu Warga Seberangkan Motor

Polisi saat membantu pengguna jalan yang menyeberangi banjir

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Tingginya Intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Aceh Barat membuat jalan lintas Meulaboh – Woyla, tepatnya di Desa Layung, Kecamatan Bubon Kab. Aceh Barat terendam banjir. Selasa (31/10/2023).

Sepanjang jalan lintas Meulaboh – Woyla tersebut tepatnya di lintas wilayah Ateng Teupat Gampong Layung Kec. Bubon Kab. Aceh Barat air merendam hingga sepanjang 800 meter dengan ketinggian air antara 40 - 45 cm.

Hal ini tentunya menghambat aktivitas warga seperti pegawai kantoran, anak sekolah dan masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan rutinitas seperti biasanya.

Maka dari itu, personel Kepolisian dari Polsek Bubon yang dibantu oleh Personel Polres Aceh Barat di bawah pimpinan Kabag Ops. yang melihat kondisi tersebut dengan cepat langsung turun kelokasi banjir untuk melakukan monitoring dan pengaturan arus lalulintas serta membantu warga yang ingin melintasi jalan tersebut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kabag Ops AKP M. Nasir S.H., M.S.M. menjelaskan, oleh karena jalan tidak bisa dilewati oleh Warga, Personel Polres dan Polsek membantu mengevakuasi kendaraan milik warga untuk dinaikkan ke becak mesin agar bisa melintasi lokasi banjir.

"Personel kita berusaha membantu warga di lokasi banjir, mengatur arus lalu-lintas, serta membantu warga yang kesulitan melintasi genangan air," ungkapnya.

"Untuk sementara waktu kendara roda 2 dan roda 4 tidak bisa melewati jalan tersebut hanya mobil dum truk roda 6 yang bisa melintasi lokasi Banjir," tambahnya.

Selain itu, Kapolsek Bubon Ipda Azanuddin S.AB juga menghimbau agar warga yang ingin melewati jalan tersebut berhati-hati dikarenakan kondisi jalan yang tergenang air.

Kapolsek menjelaskan bahwa untuk sementara waktu bagi warga masyarakat yang ingin melewati jalan Ateng Teupat Gampong Layung Kec. Bubon Kab. Aceh Barat yang harus menggunakan jasa becak roda 3 modifikasi dengang jasa yang bervariasi.

Kondisi air dalam keadaan surut dan diperkirakan air akan surut dalam 2 atau 3 hari kedepan bila hujan tidak turun lagi disekitar wilkum Bubon," pungkasnya. (MUHIBBUL JAMIL)*

IMG-20231031-WA0035

Koordinator FLC Soroti Proyek Pemasangan U-Ditch di Desa Sukatani Yang Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Priatna, Koordinator Forum Lembaga Cilamaya Wetan (insert papan informasi dan kondisi proyek pemasangan material U-Ditch)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah merealisasikan program Pembangunan Drainase di Dusung Kosteng, Blok H. Wastur RT. 16/08 Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, melalui proyek pemasangan material U-ditch. Selasa (31/10/2023).

Berdasar papan informasi yang terpasang disekitar lokasi, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Nurjanah Illahi, melalui Nomor Kontrak 027.2/'06.2.01.07.54/KPA-SDA/PUPR/2023, dengan pembiayaan dari APBD Kabupaten Karawang sebesar Rp. 189.220.000,- (seratus delapan puluh sembilan juta dua ratus dua puluh ribu rupiah) untuk volume Panjang 108,00 M', UK 0,80 x 0,80 M' (UDITCH).

Namun sayangnya, berdasar pantauan awak media dilokasi pekerjaan tersebut, proses pemasangan material U-ditch diduga dikerjakan asal jadi saja.

Selain itu, untuk bagian sambungan antara material U-ditch terlihat tidak merata alias bergelombang. Selain itu, pemasangan material U-ditch tampak terpasang dengan renggang dan tidak terkunci dengan baik antara satu sama lain, hal tersebut diduga akibat dari pemasangan yang dilakukan tanpa proses pemerataan permukaan dasar menggunakan hamparan pasir sebelum dipasangkan material U-Ditch.

Hal tersebut pun menuai reaksi dari Priatna selaku Koordinator Forum Lembaga se-Cilamaya Wetan (FLC) yang menyebut bahwa proyek pengerjaan pemasangan U-Ditch tersebut dinilai kurang maksimal.

"Berdasarkan fakta yang terlihat, sepertinya pekerjaan pemasangan U-Ditch dikerjakan asal jadi saja, lihat saja itu materialnya bergelombang dan gak rata, gak rapet juga. Bisa dipastikan itu pemasangannya gak pake hamparan pasir dulu, kalo galiannya diratakan dulu pake pasir kayaknya gak bakal seperti itu hasilnya," ungkapnya.

"Kami meminta pihak terkait untuk memberikan penjelasan dan evaluasi terkait adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi ini, tentunya agar tidak ada kecurangan yang dapat merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat. Kami selaku kontrol sosial akan meminta penjelasan dari pihak terkait termasuk dari pihak kontraktor yang diduga juga telah berpotensi merugikan negara dengan penyelenggaraan pekerjaan yang kami nilai tidak maksimal," tambahnya.

Selain itu, priatna juga berharap dan meminta dinas PUPR lebih selektif dalam menggandeng rekanan, sehingga kualitas dari pembangunan bisa terlaksana dengan baik.

"Kami berharap pihak dinas bisa lebih selektif dalam hal menggandeng rekanan untuk malaksanakan pekerjaan yang anggarannya berasal dari pemerintah, agar bisa menghasilkan pembangunan yang baik dan berkualitas, dan agar tidak terjadi adanya ketidakpuasan dari masyarakat selaku penerima manfaat," pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum diketahui siapa nama petugas pengawasan dari dinas terkait yang ditugaskan untuk mengawasi proyek tersebut, dan kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut pun belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai keterangannya. (NN)*

IMG-20231030-WA0027

Jadi Inspektur Upacara di Sekolah, Kapolsek Woyla Titip Pesan Kamtibmas

Foto saat pelaksanaan upacara bendera

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Kapolsek Woyla Polres Aceh Barat menjadi Pembina (Inspektur) Upacara Bendera di Sekolah SMA Negeri 1 Woyla, Jalan Kuala Bhee - Pribu Gampong Tingkeum Panyang Kec.Woyla Kab. Aceh Barat. Senin (30/10/2023) pukul 08.00 WIB.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Woyla AKP Supianto mengatakan kegiatan menjadi Inspektur Upacara disetiap Sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Barat merupakan Protap yang harus di laksanan oleh Polsek Jajaran setiap hari senin guna menyampaikan Himbauan Kamtibmas.

Kapolsek Woyla AKP Supianto selaku Inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada dewan Guru, dalam hal ini Kepala Sekolah yang telah memberi kesempatan menjadi Irup Upacara Bendera, sehingga pihaknya ada kesempatan memberikan himbauan dan ajakan kamtibmas kepada para Siswa/Siswi.

Kapolsek meminta kepada para pelajar SMA Negeri 1 Woyla selalu mentaati hukum yang berlaku terutama mematuhi aturan lalu lintas bila mengendarai kendaraan bermotor, tidak kebut-kebutan atau tidak ikut balapan, menggunakan helm standar SNI dan tidak menggunakan knalpot bronk serta berboncengan lebih dari dua orang, ucapnya.

Lebihanjut, ia juga mengingatkan bahwa sekarang ini tekhnologi sudah canggih dan era digital oleh karena itu dihimbau untuk siswa/i agar hati-hati dan bijak dalam penggunaan Medsos serta Aplikasi-aplikasi lainnya yang ada di Smart Phone.

Hal ini juga dapat memberikan edukasi tentang pembentukan Karakter siswa/siswi tentunya di mulai dari diri sendiri, terutama bagaimana menjaga etika dan prilaku kepada guru maupun sesama teman siswa sendiri.

"Kepada seluruh pelajar, utamanya yang ada di Wilkum Polsek Woyla agar tidak mengkomsumsi Narkoba, obat-obatan terlarang, tidak terlibat tawuran antar siswa dan tidak mudah terprovokasi dengan banyaknya berita Bohong (Hoax) di Media Sosial," pungkas Kapolsek.(Muhibbul Jamil)*