Jendela Daerah

IMG-20241030-WA0097

Pj Bupati Aceh Barat Tinjau Kesiapan Logistik Pilkada di Gudang KIP Bersama Kapolres, Dandim dan Kejari

Pj. Bupati Aceh Barat bersama Kapolres, Dandim dan Kejari

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, MSi, didampingi Kapolres Aceh Barat Andi Kirana, Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Hendra Mirza, dan Kejari Aceh Barat Siswanto AS, SH, MH, melakukan peninjauan ke gudang logistik Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat, Rabu, (30/10/2024) Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan logistik guna mendukung pelaksanaan Pilkada yang akan datang.

Dalam kunjungannya, Azwardi menekankan pentingnya koordinasi yang baik untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pemilu di Aceh Barat.

Azwardi dan rombongan disambut langsung oleh Ketua KIP Aceh Barat dan jajaran, di mana mereka sempat membahas berbagai tahapan persiapan pemilu serta langkah-langkah menjaga kondusivitas dan transparansi selama proses pemilihan berlangsung.

Azwardi menyampaikan, agar KIP Aceh Barat dapat menjalankan tugas secara profesional untuk kelancaran Pilkada. "Kami berharap KIP dapat bekerja maksimal untuk menyukseskan pesta demokrasi ini," ujar Azwardi.

"Kita berharap Pilkada ini berjalan damai, lancar, dan penuh kegembiraan. Semua elemen harus saling bersinergi untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya." Ungkapnya

Azwardi mengapresiasi kesiapan logistik dan dukungan pengamanan yang solid demi memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Kesiapan logistik dan dukungan pengamanan yang solid diharapkan dapat memastikan Pilkada berjalan sukses di Aceh Barat," tambahnya.

Di sisi lain, Kapolres Aceh Barat Andi Kirana, Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Hendra Mirza dan Kejari Siswanto juga menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada berlangsung. "Kami siap memberikan pengamanan penuh agar pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan kondusif,"

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KIP, dan aparat keamanan dalam menciptakan Pilkada yang aman, tertib, dan demokratis di Kabupaten Aceh Barat, pungkas Azwardi. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20241030-WA0093

Viral! Warung Diduga Penjual Obat Jenis Daftar G Diserbu dan Dihancurkan Emak – Emak di Cicinde Selatan

Foto tangkapan layar dari video yang viral

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Beredar video viral yang memperlihatkan sekumpulan warga yang didominasi oleh kaum emak - emak menggeruduk dan menghancurkan sebuah warung yang diduga dijadikan tempat penjualan obat Daftar/Golongan G jenis TDM / EXM yang terdapat di wilayah Desa Cicinde Selatan, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Rabu (30/10/24).

Untuk diketahui, obat golongan G (gevaarlijk: berbahaya) atau Ethical. Ditandai dengan lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam, serta huruf K berwarna hitam. Semua jenis psikotropika dan antibiotik termasuk dalam golongan ini. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, obat tersebut hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Sementara itu, dalam operasinya, warung penjual obat tersebut diduga berkedok layaknya warung kopi biasa. Namun, belakangan diketahui bahwa ditempat tersebut menyediakan jenis obat - obatan yang tidak diperbolehkan dijual bebas.

Berdasarkan keterangan dari warga disekitar, kecurigaan emak - emak bermula saat mereka menelusuri aktifitas warung tersebut yang pembelinya didominasi oleh kalangan remaja, dan diketahui bahwa ada transaksi mencurigakan diluar penjualan kopi atau rokok, yaitu penjualan obat - obatan keras dan berbahaya.

Mengetahui adanya hal tersebut, kegeraman emak - emak tak dapat terbendung lagi, hingga akhirnya mereka berkumpul dan melakukan pengrusakan pada warung yang keberadaannya dikhawatirkan dapat merusak mental dan masa depan remaja dilingkungan tersebut akibat pengaruh dari obat - obatan yang dijualnya.

Dalam video yang berdurasi 43 detik tersebut, tampak sekumpulan emak - emak menghancurkan sebuah warung yang berlokasi di pinggir jalan raya dengan brutal dan disertai teriakan - teriakan bernada pengecaman dan penolakan.

"Di Desa Cicinde Selatan, gak boleh ada narkoba, demi kesejahteraan warga," teriak emak - emak berbaju merah dalam video viral tersebut. (Nunu)*

IMG-20241030-WA0087

DPMPTSP Kabupaten Aceh Barat Luncurkan Inovasi “Hiling” untuk Percepatan Perizinan

Mobil Hiling (Hadirkan Izin Layanan Keliling)

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Dalam upaya/ mempercepat proses perizinan usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Barat meluncurkan inovasi terbaru bernama "Hiling" (Hadirkan Izin Layanan Keliling). Peresmian Mobil Hiling dilakukan pada Selasa, 29 Oktober 2024, di halaman kantor DPMPTSP Kabupaten Aceh Barat.

Penjabat Bupati Aceh Barat, Azwardi AP MSi, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Erdian Mourny, SSTP, M.Ec.Dev., menyatakan kebanggaannya atas langkah DPMPTSP dalam menghadirkan inovasi untuk mempercepat layanan perizinan usaha.

Menurutnya, kehadiran Mobil Hiling tidak hanya mempermudah proses perizinan tetapi juga mendukung peningkatan realisasi investasi di Kabupaten Aceh Barat, ujar Erdian

Ia berharap mobil ini dapat membantu para pedagang eceran di kecamatan-kecamatan untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sehingga memperlancar distribusi pangan dan mengendalikan inflasi.

Disisi lain, Kepala DPMPTSP, Edy Juanda, menjelaskan bahwa ide Mobil Hiling lahir dari kebutuhan para pelaku usaha, khususnya sektor perikanan, yang sering enggan datang langsung ke kantor untuk mengurus perizinan dan malah memanfaatkan jasa perantara.
"Berkat dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Mobil Hiling kini bisa menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, membantu mereka yang belum memiliki izin usaha, termasuk kelompok rentan" ujar Edy.

Dengan peluncuran Hiling ini, DPMPTSP Aceh Barat kini memiliki tiga inovasi andalan dalam tiga tahun terakhir, yaitu Klik n Kring, SiLOPer, dan Hiling. Kehadiran ketiga inovasi ini menunjukkan komitmen DPMPTSP Aceh Barat dalam memberikan kemudahan dan peningkatan pelayanan perizinan bagi masyarakat, pungkasnya. (Muhibbul)*

IMG-20241029-WA0071

Telan Anggaran 60 Juta, Warga Pertanyakan Realisasi Program Peningkatan Peternakan dari DD Tahap 3 TA 2023 di Desa Karyamakmur

Ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dugaan penyalahgunaan dana desa untuk peningkatan peternakan di Desa Karyamakmur yang nilainya cukup besar kisaran enam puluh juta rupiah (Rp,60.000.000) dari DD Tahap 3 TA 2023. tidak jelas kuburan nya.

Tentunya, hal tersebut memunculkan keprihatinan akan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi dan hukum yang berlaku dalam pengelolaan dana desa. Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat segera melakukan investigasi untuk mengungkap borok kepala desa Karyamakmur. Selasa (29/10/24).

Berdasarkan keterangan dari warga setempat yang namanya minta dirahasiakan, dirinya mengatakan bahwa anggaran puluhan juta untuk bangunan kandang ternak sampai saat ini tidak ada fisiknya.

"Dan ini saya katakan benar adanya, dan bukan rekayasa, dan bisa saya buktikan," cetusnya.

Menurutnya, anggaran yang mencapai puluhan juta rupiah yang seharusnya untuk membantu perekonomian masyarakat tersebut justru yang terjadi malah sebaliknya.

"Lagi-lagi, masyarakat selalu dijadikan kambing hitam alias dipake tambah lumayan. Saya katakan itu hanya bohong belaka," beber narasumber yang enggan namanya dipublikasikan.

Dirinya pun bertanya-tanya, "Apakah bangunan ternak sudah direalisasikan oleh pemerintah Desa Karyamakmur? Kalaupun iya, bangunan itu kemana? terus anggaran yang cukup besar dipergunakan untuk apa dan masuknya kemana? Sudah jelas dalam APBDesa Tahun 2023, untuk bangunan kandang ternak. Akan tetapi, tidak ada satupun bangunan di wilayah Desa Karyamakmur.

"Saya hanya ingin bertanya, Pemdes Karyamakmur harus jujur dan transparan, kemana mengalirnya anggarannya? Saya beserta warga lainya minta kejujurannya,” pungkasnya

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Karyamakmur masih sulit untuk ditemui dan dimintai konfirmasi. (Team)*

IMG-20241029-WA0062(1)

Miliki Modal Puluhan Juta, Anggaran BUMDes Telukjaya Diduga Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi

Ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Beberapa warga Desa Telukjaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengungkapkan kecurigaan terkait tidak adanya perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selasa (29/10/24).

Warga menduga, bahwa Dana Desa (DD) tahap pertama Tahun 2023 yang disertakan sebagai modal BUMDes tidak dikelola dengan baik. Bahkan, ditengarai anggarannya malah digunakan untuk kepentingan pribadi.

Padahal, penyertaan modal BUMDes tersebut semestinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan unit usaha, guna mendayagunakan potensi ekonomi lokal. Namun, hingga kini warga merasa belum melihat adanya perubahan signifikan atau manfaat nyata dari kegiatan BUMDes. tersebut.

Terkait hal tersebut, Saepudin selaku Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Telukjaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengakui bahwa DD Tahun 2023 yang dialokasikan untuk penyertaan modal belum digunakan secara optimal. Dari total 48 juta lebih, baru kurang dari 5 juta yang dimanfaatkan, sementara sisanya masih berada dan dikelola oleh bendahara.

“Sejauh ini, penggunaan dana tersebut hanya untuk penanaman bibit pohon mangga, dengan lokasi tak jauh dari rumah Kepala Desa. Sisanya masih dipegang bendahara,” ujar pria yang akrab disapa dengan panggilan Ending tersebut.

Sementara itu, Bendahara BUMDes yang saat ini diketahui memiliki usaha sebagai pedagang beras memegang sebagian besar dana tersebut. Hal ini memicu kecurigaan dari masyarakat bahwa dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Menurut pengakuan Sekertaris BUMDes, terkait hal tersebut sudah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Karawang. Namun, masyarakat Telukjaya berharap ada tindakan tegas dari pihak yang berwenang agar tidak terjadi penyalahgunaan Dana Desa.

“Sangat mengecewakan jika dana yang seharusnya untuk kesejahteraan warga tidak dimanfaatkan sesuai rencana. Kami meminta agar pihak terkait segera mengambil langkah hukum jika terbukti ada penyelewengan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Disisi lain, warga mendesak agar pengelolaan Dana Desa lebih transparan dan akuntabel, demi menghindari kecurigaan serta memastikan setiap rupiah benar-benar digunakan untuk pembangunan desa seutuhnya. (Pri)*

IMG-20241028-WA0077

Pj Bupati Aceh Barat dan Dandim 0105 Pantau Karhutla di Desa Deah, Pastikan Api Tak Merembet ke Pemukiman Warga

Pj Bupati Aceh Barat dengan Dandim 0105 saat melakukan pemantauan di Desa Deah

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - PJ Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, M.Si., bersama Dandim 0105 turun langsung memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Deah, Kecamatan Samatiga, Senin (28/10-2024). Kehadiran mereka di lokasi menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan api tidak mengancam pemukiman warga dan menangani bencana secara maksimal.

"Tujuan kami di sini untuk memastikan bahwa api tidak menyebar, terutama ke arah pemukiman warga. Alhamdulillah, proses penyekatan sudah berjalan baik, dan api sudah padam," ujar Azwardi.

Meskipun begitu, ia mengingatkan bahwa kondisi lahan gambut bisa menyimpan bara di bagian bawah, sehingga pemantauan akan terus dilakukan, ujarnya.

Menurut nya, Kebakaran ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 8 hektar lahan gambut, yang memerlukan penanganan ekstra agar bara api tidak kembali muncul. Penanggulangan kebakaran melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, yang bersinergi dalam memadamkan api demi menjaga keamanan warga setempat, ucap Azwardi.

Kehadiran dirinya bersama unsur TNI-Polri bukan hanya untuk meninjau, tetapi juga memberi motivasi kepada tim di lapangan. "Kita semua berkomitmen, kebakaran ini harus diatasi secepatnya dan sebisa mungkin tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," terangnya.

Bencana karhutla di Desa Deah ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat, sekaligus menjadi peringatan agar warga selalu waspada terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di wilayah gambut, tandasnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20241028-WA0056

Luncurkan Tiga Program Unggulan, Dinas PUPR Karawang Implementasikan Terobosan Berbasis Kolaborasi dan Sistem Informasi

Kabid SDA PUPR Karawang (tengah) bersama staff Dinas PUPR Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan optimalisasi penyelenggaraan drainase berbasis kolaborasi dan sistem informasi. Senin (28/10/24).

Kegiatan tersebut adalah soft launching tiga progam unggulan, yaitu ASIH SALIRA (aksi bersih-bersih saluran air) SISDARA (sistem informasi sumber daya air Karawang) dan Tim Baru merupakan tim reaksi cepat yang di gagas oleh Sumber Daya Air untuk membersihkan saluran yang bersifat urgensi.

Peserta kegiatan soft launching 3 Program unggulan Bidang SDA Dinas PUPR Karawang

Dr. Aries Purwanto, ST., M Si., M.Sc., selaku Kepala Bidang Sumber Daya Air menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud peningkatan perkembangan masyarakat melalui sebuah terobosan berbasis pengelolaan informasi.

"Dalam mewujudkan peningkatan perkembangan masyarakat, perlu diadakan suatu terobosan yang peningkatan sinergitas pengelolaan informasi Sumber Daya alAir di Kabupaten Karawang," ucapnya.

"Melalui penyempurnaan sistem informasi yang terwakili oleh SISDARA (sistem informasi SDA Karawang) akan mampu meningkatkan partisipasi dalam ikut serta menyukseskan program pemerintah," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Karawang Rusman Kusnadi, ST., dalam hal ini sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Bidang SDA, yang merupakan aksi perubahan.

"Semoga program perubahan ini dapat membawa perbaikan pada sistem drainase irigasi yang ada di Kabupaten Karawang, dan akan mempermudah dalam melakukan pelayanan terhadap pengelolaan drainase dan irigasi yang ada di Kabupaten Karawang," pungkasnya. (Pri)*

IMG-20241026-WA0046

Serap Anggaran Ratusan Juta, Program Ketahan Pangan Tahun 2024 di Desa Tanahbaru Diduga Fiktif

Kantor Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dana Desa (DD) adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan bagi desa dan ditransfer langsung ke kas desa, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pembangunan desa. Sabtu (26/10/24).

Salah satu program yang diprioritaskan dalam Dana Desa adalah program ketahanan pangan, dimana program ketahanan pangan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, guna untuk meningkatkan akses masyarakat desa terhadap pangan, dan meningkatkan konsumsi pangan yang sehat dan bergizi.

Seperti pada realisasi DD tahap pertama Tahun 2024 di Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang diperuntukkan bagi program ketahanan pangan melalui perkebunan blewah, dengan anggaran Rp 140.928.000. Akan tetapi, anggaran tersebut diduga fiktif dalam laporan pertanggung jawabannya (LPJ), hal tersebut jelas memicu kecurigaan dari masyarakat sekitar.

Masyarakat mencurigai, dalam pelaksanaannya, pengelolaan kebun blewah diduga tidak dikelola sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa (Permendes).

Sejumlah warga yang minta dirahasiakan namanya, mengungkapkan bahwa mereka tidak melihat adanya kegiatan pengelolaan kebun blewah yang dilakukan oleh kelompok masyarakat Tanahbaru itu tidak ada sama sekali.

“Kami heran karena sampai sekarang tidak ada kegiatan yang terlihat sama sekali. seharusnya, program seperti ini melibatkan warga secara langsung. Tapi faktanya tidak ada aktivitas perkebunan blewah di wilayah Desa Tanahbaru khususnya,” ungkap salah satu warga Tanahbaru.

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber juga menunjukkan bahwa anggaran untuk perkebunan blewah ini tergolong sangat besar. Namun, belum ada transparansi terkait penggunaannya. Masyarakat berharap, pemerintah desa segera memberikan klarifikasi dan laporan terkait realisasi dana tersebut.

“Kalau memang benar program ini sudah dijalankan dengan anggaran besar, kami butuh penjelasan. Jangan sampai Dana Desa disalahgunakan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Tanahbaru masih sulit untuk ditemui untuk dimintai keterangannya. (Tinggun)*

IMG-20241026-WA0027

KWT Gampong Ladang Gelar Penanaman Perdana Bawang Merah

Proses penanaman Bawang Merah

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong Ladang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat melakukan penanaman perdana 'Bawang Merah' pada Sabtu (26/10/24).

Kegiatan penanaman perdana tersebut disaksikam langsung oleh Pembina Bidang Pertanian dari Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh Barat.

Dalam kesempatannya, Mariani selaku Ketua Kelompok KWT mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pembina pertanian.

"Kepada bapak binaan, saya sangat berterima kasih atas ajaran teknis menanami bawang merah yang kami buka lahan di Gampong Blang, Gampong Ladang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, dan semoga bermanfaat," ucapnya.

Sementara itu, Chairul Musca selaku Keuchik (Kepala Desa) Gampong Ladang juga mengatakan terimakasihnya atas kepedulian kegiatan Kelompok KWT, dan semoga kegiatan tersebut berjalan lancar dan berkelanjutan

"Harapan kami kedepan terus berkelanjutan, dan berjalan dengan lancar," pungkasnya. (Muhibbul)*

IMG-20241019-WA0050

TP PKK, Dekranasda, bersama Bunda PAUD Aceh Barat Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program Pengentasan Stunting dan Perlindungan Anak

Rapat Koordinasi Pengentasan Stunting dan Perlindungan Anak

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Dalam upaya memperkuat program pengentasan stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TP PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan fokus utama pada penguatan Gerakan Masyarakat Mewaspadai Gizi Buruk dan Stunting serta pelaksanaan 10 program pokok PKK (GAMMAWAR) dan program Bunda PAUD, yang dilaksanakan di pendopo bupati setempat, Sabtu (19/10/2024).

Pj. Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Aceh Barat, Nurmaziah, SE, Ak, MSi, menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Salah satunya adalah kampanye kesadaran gizi untuk menurunkan angka stunting di Aceh Barat.

"Kami telah menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita," jelasnya.

Nurmaziah mengapresiasi upaya seluruh anggota dan kader PKK yang telah bekerja keras dalam mendukung program-program tersebut.

"Dukungan semua pihak, terutama para kader PKK, sangat krusial dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Program GAMMAWAR menjadi ujung tombak kami dalam mengatasi stunting di Aceh Barat," tambahnya.

Selain membahas masalah stunting, Rakor ini juga menyoroti keberhasilan Dekranasda Aceh Barat dalam mematenkan motif khas daerah. Pencapaian ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional dan internasional.

Di sisi lain, Nurmaziah mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung upaya penguatan sosialisasi anti-bullying dan pencegahan kekerasan terhadap anak.

"Melalui program Bunda PAUD, kami tidak hanya fokus pada pendidikan anak usia dini, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan. Sosialisasi ini akan terus kita tingkatkan demi menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak," tegasnya.

"Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga dan organisasi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Aceh Barat, khususnya dalam upaya pengentasan stunting, pengembangan ekonomi kreatif, dan perlindungan anak," pungkasnya. (Muhibbul)*