Jendela Daerah

IMG-20240702-WA0024

Pembangunan Turap di Dusun Kramatjaya Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

Kondisi dan proses pengerjaan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait terhadap pembangunan proyek yang saat ini sedang berjalan, berdampak buruk terhadap kualitas bangunan.

Hal ini seperti yang terjadi pada kegiatan pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Dusun Kramatjaya RT. 009/003, Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang Jawa barat. Selasa (2/7/24).

Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi, serta diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain itu, proyek tersebut juga diduga berjalan tanpa pengawasan dan terkesan ada pembiaran dari pihak PUPR Kabupaten Karawang.

Hal tersebut diketahui lantaran dalam proses pengerjaan, penataan turap terlihat di kerjakan terburu-buru dengan mekanisme hanya ditancapkan lalu diguyurkan adukan semen tanpa adanya proses pendasaran, sehingga hasilnya dikhawatirkan tidak akan maksimal.

Adapun pada galian pondasi, seharusnya digali terlebih dahulu. Akan tetapi, fakta dilapangan diketahui tidak digali.

Sementara itu, pada pemasangan batu kali langsung di pasang, begitu juga dari adukan semen yang terlihat asal tanpa takaran yang sesuai, sehingga muncul dugaan bahwa penataan saluran dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan disinyalir bermain curang.

Hal tersebut akhirnya menuai keluhkan dari beberapa orang warga disekitar, mereka menyayangkan kegiatan pengerjaan turap tersebut dikerjakan dengan kondisi sangat memprihatinkan, karena dikerjakan asal jadi, terlebih pada adukan campuran semen dan pasir yang tidak sesuai, serta kualitas pasir juga asal asalan.

"Kalo prosesnya begitu, ini sangat disayangkan, kerena bangunan tidak akan bertahan lama," cetus seorang warga yang namanya enggan dipublikasikan. Selasa (2/7/24).

Papan informasi pekerjaan

Untuk diketahui, proyek kegiatan penurapan di Dusun Kramatjaya tersebut dikerjakan oleh CV. Putra Nusantara Muda dengan pagu anggaran Rp. 189.003.000.00,- (seratus delapan puluh sembilan juta tiga ribu rupiah).

Berdasarkan papan informasi yang ada dilapangan, diketahui panjang turap adalah 2 × 148.50 M' dan tinggi 0.8 M, serta 1 Buah Pintu Air B=300 M H=500 MM dengan Panjang 15 M, dan Tinggi 0.9 M.

Namun, berdasarkan hasil investigasi Jendela Jurnalis, pada pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan yang tertera di papan informasi, seperti pada tinggi pondasi yang hanya ada sekitar 73 - 74 CM. Hal tersebut pun turut menjadi pertanyaan dan menuai perhatian masyarakat.

Disamping itu, masyarakat berharap agar pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Karawang, melakukan upaya pengawasan secara lebih ketat, serta harus turun kelapangan untuk meninjau proyek proyek yang sedang berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, Jendela Jurnalis belum berhasil mendapatkan konfirmasi serta mengetahui siapa pelaksana maupun pemilik CV tersebut, karena alamat CV tidak ditulis didalam papan informasi. (Team)*

IMG-20240702-WA0008

Gegara Dana Talang, Puluhan Pengurus Cabor Dipanggil ke Polres Karawang

Kantor KONI Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Puluhan pengurus cabang olahraga (cabor) KONI Karawang kembali diperiksa oleh Polres Karawang, Senin-Selasa (1-2/7/2024).

Pemeriksaan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa anggaran dana bantuan sebesar Rp17,5 miliar yang diterima KONI Karawang yang bersumber APBD 2022 yang disalurkan para bidang semua cabor.

Permasalahan muncul diduga ketika anggaran bantuan belum diterima semua ada penggunaan dana talang untuk persiapan pelaksanaan Porprov Jabar 2022.

Dilansir dari spiritnews.co.id, dana talang tersebut dikabarkan didapatkan oleh pengurus KONI dari pihak ketiga yang berbadan hukum (PT) dan yang bersedia memberikan dana talang, sebelum dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dikuncurkan.

“Informasi yang saya terima, ada dana talang dari pihak ketiga dengan potongan 10 persen dari jumlah yang diterima cabor dan pajak PPN sebesar 1,1 persen. Dana potongan dari setiap cabor itu dikemanakan dan buat siapa? Sementara, cabor binaan KONI Karawang ada 57 cabang olahraga,” kata Alek Safri Winando, praktisi hukum di Karawang, dilansir dari spiritnews.co.id.

Dijelaskan, jika setiap anggaran lebih kurang Rp. 30 juta yang diterima oleh masing-masing cabor dipotong sebesar 10 persen, maka keuntungan yang diraup oleh ‘bank emok’ tersebut  sekitar Rp3 juta. Jika dikalikan dengan 57 cabor, maka total keuntungan untuk bank emok tersebut mencapai Rp171.000.000.

“Bank emok yang memberikan dana talang tersebut diduga ditunjuk oleh oknum pengurus KONI dengan alasan menunggu dana hibah dari Pemkab Karawang belum cair. Sementara dana hibha dari Pemkab Karawang sudah cair seminggu sebelum pelaksanaan Porprov di Ciamis,” tandasnya. (red)*

IMG-20240702-WA0004

Warga Merasa Puas, Pembangunan Pekerjaan U-ditch Desa Pasirkaliki Rawamerta Rapih, Kokoh, Kuat dan Berkualitas

Foto hasil pekerjaan (insert: papan informasi)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pembangunan Drainase U-ditch yang sedang dikerjakan diseputar wilayah Dusun Krajan, RT 002/001, Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat sudah sesuai harapan warga hingkungan serta sudah sesuai harapan Pemerintah. Bahkan disambut antusias dan baik oleh warga masyarakat. Selasa (2/7/2024).

Hal tersebut sebagaimana yang dikatakan Satim selaku kepala Regu Kerja, dirinya mengatakan bahwa sudah melaksanakan pekerjaan sebagaimana mestinya. Adapun untuk sedikit genangan air, dirinya menyebut bahwa itu merupakan air yang berasal dari pipa pembuangan warga.

"Kami melaksanakan pekerjaan dari pengerukan sampai penerapan pemasangan U-ditelch tataletak dasar tanah dalam keadaan kering, adapun sedikit air yang menyirami saluran pemasangan U-ditch yaitu adalah Air gelontoran dari saluran Pipa pralon rumah warga. Mungkin air buangan bekas cuci baju pakaian atau cuci piring," ujarnya.

Lain halnya dengan yang dikatakan Abdul Somad selaku warga masyarakat Lingkungan seputar pembangunan U-ditch, dirinya mengungkapkan bahwa adanya pembangunan tersebut selama ini sangat dinantikan warga.

"Kami warga lingkungan dari tahun yang lalu sudah lama menunggu pelaksanaan pembangunan saluran air ini, karena setiap di musim penghujan saluran tersumbat rentan banjir. Alhamdulillah sekarang ini pembangunan U-ditch direalisasi dibangun yang pastinya kedepan dikala musim penghujan, air mengalir lancar, aman dari banjir," ungkapnya.

Sementara itu, di area tempat proyek pembangunan U-ditch, H. Amad selaku Pelaksana Kerja memaparkan bahwa dalam setiap pekerjaan, pihaknya selalu memggunakan tenaga kerja yang mahir dibidangnya.

"Apapun pekerjaannya, pihak kerja lapangan selalu menggunakan Tim tenaga kerja mahir dibidangnya, guna hasil pekerjaan fisik kokoh kuat berkualitas sesuai spesifikasi," paparnya.

H. Amad juga menegaskan, "Dari titik nol sampai pekerjaan finishing, kami selalu monitoring, serta pihak Pengawas Dinas PUPR Bidang SDA hampir setiap hari mengontrol ke tempat area lokasi pekerjaan. Maka dari itu, kami hasil pekerjaan kami sudah sesuai spesifikasi," tegasnya.

Adapun pihak Dinas PUPR Bidang SDA menerangkan kepada awak media via pesan elektronik aplikasi WhatsApp, pihaknya menyebut bahwa dalam setiap pekerjaan selayaknya harus dikerjakan sesuai dengan RAB.

"Dari berbagai pekerjaan, apapun pekerjaannya yang dikerjakan oleh rekanan harus sesuai RAB, serta sekarang ini apapun bentuk material kandungan yang berkadar, terlebih dahulu wajib melakukan uji kualitas bahan material prosedur pengujian laboratorium dtruktur dan bahan (LAB)," terangnya.

"Serta pastinya pihak Pengawas Dinas PUPR rutin tiap hari monitor kontrol lapangan. Serasa ketika semua Teknis sudah dilaksanakan oleh berbagai pihak dengan baik, maka dipastikan hasil pekerjaan yang dikerjakan diterima oleh warga masyarakat dengan baik dan sempurna," pungkasnya. (U.TLY)*

IMG-20240701-WA0035

Resmi Pensiun, Apel Pagi Perpisahan Acep Jamhuri Tak Dihadiri Pejabat Eselon II

Foto Acep Jamhuri saat bersalaman dengan ASN dilingkungan Pemkab Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Setelah mengabdi lebih dari 30 tahun sebagai PNS dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), Acep Jamhuri hadiri apel pagi terakhir di Plaza Pemkab Karawang, Senin (1/7/2024).

Terhitung 1 Juli 2024, Acep Jamhuri resmi pensiun sebagai PNS di lingkungan Pemkab Karawang.

Namun sayang, di apel pagi perpisahan itu, selain Eka Sanatha yang memimpin apel, tidak terlihat satu pun pejabat eselon II hadiri apel perpisahan Acep Jamhuri.

Usai Apel, Eka ketika dikonfrimasi media terkait ketidakhadiran pejabat eselon II lainnya dalam apel tersebut mengatakan bahwa apel pagi hari ini merupakan apel pagi biasa yang rutin dilaksanakan setiap Senin pagi.

“Enggak diundang, ini mah apel biasa sekretariat daerah. Semua apel di masing-masing dinas,” ujarnya.

Usai apel pagi dilaksanakan, suasana haru menyelimuti ketika satu per satu ASN yang ikut apel menyalami Acep. Sebagian ASN tampak menitikan air mata ketika menyalami Acep untuk terakhir kalinya sebagai pejabat di lingkungan Pemkab Karawang. (red)*

IMG-20240630-WA0037

Ketua AWAN Tegaskan Wartawan Wajib Lakukan Konfirmasi kepada Narasumber dalam Setiap Peliputan Berita

Teuku Ridwan, S.Sos., S.H., selaku Ketua Aliansi Wartawan Nagan (AWAN)

Jendela Jurnalis Nagan Raya, ACEH -
Setiap wartawan yang melakukan peliputan berita wajib melakukan konfirmasi kepada narasumbernya untuk menjaga berimbangnya sebuah pemberitaan, dan juga wajib memberikan hak jawab dan hak koreksi.

Hal ini sebagaimana diamanahkan oleh Undang - Undang Pers nomor 40 Tahun 1999. Apabila seorang wartawan tidak melakukan konfirmasi dan memberitakan sesuatu peristiwa dengan membabi buta, maka bisa dikatakan itu telah melanggar kode etik jurnalistik dan bisa dilaporkan ke Dewan Pers.

Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pihak yang dirugikan akan menempuh jalur hukum karena berita yang disajikan bukanlah sebuah produk jurnalistik melainkan opini dari oknum wartawan itu sendiri.

Hal ini disampaikan Teuku Ridwan, S.Sos., S.H., selaku Ketua Aliansi Wartawan Nagan (AWAN) lewat rilisannya. Minggu (30/6/24).

Menanggapi banyaknya laporan yang diterima pihaknya dari masyarakat, terkait adanya pemberitaan yang tidak memenuhi unsur 5W1H.

"Banyak laporan dari warga Nagan Raya dan juga laporan dari para Kepala SKPK di lingkup Pemkab Nagan Raya, yang merasa dirugikan atas pemberitaan oleh oknum wartawan salah satu media. Karena media tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi dan bahkan cenderung kepada fitnah atau hoaxs," ungkapnya.

Teuku Ridwan selaku Ketua AWAN berharap kepada para pihak yang dirugikan atas pemberitaan yang tidak berimbang ini untuk mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang ada.

"Karena wartawan itu tidak boleh keluar dari rel nya didalam pemberitaannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Teuku menegaskan, "Apabila ada oknum dari media tertentu yang mencari-cari kesalahan untuk diberitakan, silahkan dilaporkan ke Dewan Pers, dan apabila ada oknum wartawan yang melakukan pemerasan dengan dalih apapun silahkan dilaporkan kepenegak hukum guna diproses sesuai ketentuan yang berlaku," ujar pria yang juga seorang Advokat tersebut

Apalagi pihaknya belakangan ini menerima banyak informasi bahwa ada wartawan dari luar Kabupaten Nagan Raya yang datang ke Dinas - Dinas meminta pemasangan iklan secara setengah memaksa, dan kami menghimbau kepada para Kepala SKPK, para Camat dan para Kepala Desa agar tidak melayani oknum-oknum wartawan seperti itu yang menjatuhkan citra para insan pers lainnya.

"Dan bila ada yang melakukan pemaksaan pemasangan iklan, silahkan laporkan ke Penegak Hukum, karena itu termasuk pemerasan berkedok iklan," tutup Teuku Ridwan. (Muhibbul)*

IMG-20240629-WA0025

Sukses Gelar Lomba Senam Perwosi Tingkat Kecamatan, Camat Cilamaya Kulon Berikan Apresiasi

Foto Camat Cilamaya Kulon beserta seluruh peserta dan panitia Lomba Senam Perwosi Tingkat Kecamatan Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Mengusung tema 'Membangun Wanina Karawang Cantik, Sehat, Bugar dan Bermartabat,' Perwosi Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang menggelar lomba Senam Kreasi Perwosi Karawang (SKPK) antar Desa Tahun 2024 yang berlokasi di Halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon. Sabtu (29/6/24).

Dalam pelaksanaannya, Lomba Senam Perwosi diikuti oleh perwakilan dari 12 Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon.

Sementara untuk kepanitiaan dan penjurian, dilaksanakan oleh Perwosi Kecamatan Cilamaya Kulon dan dihadiri juga oleh perwakilan dari Perwosi Tingkat Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penampilan kontestan perwakilan dari tiap desa, dengan menampilkan senam perwosi yang biasanya dikolaborasikan dengan kreasi, mulai dari gerakan hingga kostum yang turut menarik perhatian.

Foto para pemenang lomba

Adapun untuk peringkat juara dalam lomba tersebut, untuk Juara 1 dimenangkan oleh Desa Kiara dengan nomor kontestan 04, Juara 2 diraih oleh Desa Bayurlor dengan nomor kontestan 08, dan untuk Juara 3 jatuh kepada perwakilan dari Desa Pasirukem dengan nomor kontestan 06.

Selain itu, ada juga 2 kategori Juara Harapan, dimana untuk Juara Harapan tersebut diraih oleh perwakilan dari Desa Tegalurung dengan nomor kontestan 01, dan Desa Bayurkidul dengan nomor kontestan 05.

Usai diumumkan, kemudian dilanjutkan dengan acara pembagian piala dan piagam bagi setiap pemenang, yang secara simbolis diberikan oleh perwakilan dari Muspika Kecamatan Cilamaya Kulon termasuk Dudi Alexandrie, S.STP., selaku Camat Cilamaya Kulon.

Foto Camat Cilamaya Kulon Dudi Alexandrie, S.STP., (kiri) saat secara simbolis memberikan piala dan piagam penghargaan kepada salah satu pemenang lomba

Dalam kesempatannya, Dudi memberikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada para pemenang, serta memberikan semangat bagi seluruh peserta dalam Lomba Seman Perwosi tersebut.

"Selamat bagi para pemenang dalam lomba senam perwosi Tahun ini, semoga apa yang diraih menjadi sebuah prestasi dan menjadi suatu hal positif yang bisa lebih meningkatkan semangat untuk bisa berkreasi lebih baik lagi. Dan untuk yang belum berkesempatan menang juga harus tetap dan lebih semangat, karena dalam sebuah perlombaan, hal yang paling utama adalah terjalinnya hubungan baik dalam silaturahmi melalui adanya kegiatan ini," ucapnya.

Selain itu, Dudi juga mengucapkan rasa terimakasih serta mengapresiasi Perwosi Kecamatan Cilamaya Kulon dan Perwosi Kabupaten Karawang yang telah sukses menggelar acara lomba tersebut.

"Terimakasih juga untuk panitia perlombaan dari Perwosi Kecamatan Cilamaya Kulon beserta Perwosi Kabupaten yang pada hari ini telah sukses menggelar lomba ini," tutupnya.

Usai acara berlangsung, ditutup dengan acara hiburan dengan penampilan kreasi tarian jaipong dari salah satu peserta lomba, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama diwarnai dengan suasana hangat dan penuh ramah tamah. (Nunu)*

IMG-20240627-WA0057

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Aceh Barat dan PUPR Gelar Turnamen Badminton

Kolaborasi Badminton Polres Aceh Barat dan PUPR Aceh Barat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Suasana kebersamaan dan semangat olahraga terasa kental di GOR PB Tangkas Meulaboh, Saat Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana menggelar pembukaan turnamen badminton dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-78 di GOR PB tangkas Meulaboh Jl. Abadi, Rundeng, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kamis (27/6/2024).

Sebanyak 27 tim dari internal polri maupun external di Kabupaten Aceh Barat akan berlaga untuk memeriahkan Hari Jadi kepolisian Republik indonesia ke-78 ini.

Turnamen Badminton Kolaborasi antara Polres Aceh Barat dan PUPR Aceh Barat ini mengusung Tema Polri Presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju indonesia emas dan menperebutkan hadiah sebesar 20 juta.

Kapolres Aceh Barat Andi Kirana S.I.K., M.H. mengatakan, Melalui turnamen badminton ini, kami tidak hanya merayakan ulang tahun Bhayangkara ke-78, tetapi juga menggalang semangat kebersamaan dan menjalin hubungan yang harmonis. Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan memperkuat kedisiplinan, yang juga merupakan nilai-nilai yang ditanamkan dalam tubuh Bhayangkara.

Turnamen badminton ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wujud Kebersamaan dan kekompakan antar intansi yang ada di Kabupaten Aceh Barat. Dalam kesempatan ini, seluruh peserta dan penonton diajak untuk menikmati kompetisi yang berlangsung dengan sportivitas tinggi.

Dengan diadakannya turnamen ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, serta membangun kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak.

Sementara itu Kadis PUPR Aceh Barat DR. Ir. KURDI., ST., MT., IPM., ASEAN eng selaku Ketua Panitia mengatakan, Selain hadiah Tunai Panitia juga telah mempersiapkan hadiah berupa piala mendali, plakat, dan sertifikat untuk juara 1,2,3 serta juara harapan.

"Pihaknya sebagai Penyelenggara juga telah mempersiapkan Doorprize kejutan berupa lima unit Raket Victor - Iron Man bagi peserta yang beruntung," tambahnya.

Smoga dengan segala persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, turnamen bulutangkis antar instansi di Kabupaten Aceh Barat ini diharapkan akan menjadi acara yang sukses dan berkesan, sekaligus menjadi momentum yang baik dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-78. Ungkapnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20240616-WA0013

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pengusaha Kontruksi Asal Karawang Makan Bareng Awak Media

Foto saat agenda silaturahmi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka mempererat tali persahabatan dengan insan pers, dan sebagai wujud kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, pengusaha konstruksi asal Karawang, Sala hadir dalam acara makan bersama awak media.

Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, dihadiri belasan wartawan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah awak media Karawang. Berlokasi di rumah makan Saung Abah Cianjur di jalan Kosambi-Telagasari Karawang. Minggu (16/6/24).

Sala saat diskusi santai mengatakan, “Senang sekali rasanya bisa ikut makan bareng kawan-kawan media. Selain menjalin silahturahmi, juga menambah wawasan, lewat diskusi-diskusi santai, tapi berbobot . Karena teman-teman media ini kan yang terjun ke lapangan, jadi tau persoalan apa yang ada di masyarakat,” ujar Sala.

Pengusaha asal kontruksi asal Karawang yang terkenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, dirinya memang dari dulu senang bertukar pikiran dengan Wartawan. Mulai dari sebatas ngopi bareng, makan bersama, hingga agenda-agenda lainnya. Seperti dalam acara ini, Sala mengaku hanya ingin sekadar makan bersama sambil ngobrol santai.

“Kita sering bersama rekan-rekan wartawan, baik ngopi dan makan bersama. Hanya saja kebetulan hari ini tepat menjelang Hari Raya Idhul Adha. Karena, rekan wartawan juga sebagai agen of change (agen perubahan) untuk kebaikan bangsa dalam tataran sosial,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pengusaha sukses kebanggaan Karawang ini menyebut, wartawan juga sebagai pilar demokrasi yang memberikan warna dalam perbaikan kebijakan publik yang sarat akan kritik konstruktif.

“Bersama itu identik dengan bersatu. Sehingga bila wartawanya bisa bersatu dalam memberikan kritik kepada kebijakan publik, otomatis demokrasi kita sehat. Agar para pemangku kebijakan publik tidak alergi dengan kritik dan masukan melalui media massa,” tutupnya Sala. (Pri)*

IMG-20240615-WA0033-1

Gelar Syukuran, Masyarakat Desa Pemekaran Bahagia Miliki Jembatan Baru

Foto saat acara syukuran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Merasa bersyukur atas terealisasinya pembangunan jembatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat Desa bersama H. Moch Dimyati, S.E.
selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang Dapil V dari Partai Gerindra menggelar acara syukuran di Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Karawang. Sabtu (15/6/24).

Selesainya pembangunan jembatan tersebut merupakan realisasi dari dana desa tahap 1 dan 2 tahun 2024 di Desa Pamekaran.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamekaran, H. Ahmad Kholil, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut. Selain itu, Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang selama ini telah mendukung program-program pembangunan desa.

"Jembatan ini merupakan salah satu bukti nyata kemajuan Desa Pamekaran," ucapnya.

Lebih lanjut, H. Ahmad Kholil menambahkan bahwa dengan adanya jembatan tersebut, tentunya akan sangat membantu dan melancarkan akses transportasi masyarakat.

"Hal ini tentunya akan berdampak positif terhadap perekonomian desa," sambungnya.

Sementara itu, H. Moch Dimyati, S.E., selaku perwakilan dari DPRD Karawang pun turut menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Desa Pamekaran atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Ia juga berharap agar jembatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik mungkin, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Saya harap Desa Pamekaran terus maju dan berkembang dengan memanfaatkan dana desa sebaik mungkin," ucapnya.

Acara syukuran berlangsung dengan sukacita dan diakhiri dengan simbolis "gunting pita" oleh H. Ahmad Kholil bersama dengan H. Moch Dimyati. (Team)*

IMG-20240612-WA0027

Terindikasi Lakukan Dugaan Tindak Pidana Korupsi, Gary Gagarin Laporkan Kades Sukaluyu ke Kejati Jabar

Gary Gagarin Akbar, S.H., M.H., bersama timnya saat melaporkan Kades Sukaluyu di Kantor Kejati Jabar

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Gary Gagarin Akbar bersama timnya Zarisnov Arafat, Dian Suryana dan Irfan Hanafi melaporkan Kepala Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur, LH, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Rabu (12/6/2024).

“Hari ini kami secara resmi melaporkan Kepala Desa Sukaluyu dan Direktur Bumdes terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejati Jawa Barat,” kata Gary dalam keterangan rilisnya kepada awak media.

Gary menjelaskan, Kades LH dilaporkan lantaran klienya dipaksa memberikan sejumlah fee dari hasil usaha yang bekerja sama dengan perusahaan yang berada di wilayah Desa Sukaluyu yang mana dipaksa dituangkan dalam bentuk perjanjian.

“Klien kami mulai memberikan fee sejak tahun 2021 sampai dengan tahun 2024 dengan total uang yang sudah diberikan kurang lebih Rp1,4 miliar,” ucapnya.
“Klien kami memiliki pekerjaan di beberapa perusahaan yang ada di Desa Sukaluyu, dan itu diminta memberikan fee dengan alasan demi kondusivitas lingkungan,” sambungnya.

Jadi, tambah Gary, diduga Kepala Desa Sukaluyu memenuhi unsur Pasal 12 huruf e UU Tipikor yang menyatakan bahwa dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak Rp1 miliar, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

“Atau dengan menyalahgunakan kekuasaan seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dg potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri,” tandasnya.

Terpisah awak media berusaha mencari klarifikasi melalui Sekretaris Desa Sukaluyu Heri Herdiana perihal pelaporan tersebut, Terpisah awak media berusaha mencari klarifikasi melalui Sekretaris Desa Sukaluyu Heri Herdiana perihal pelaporan tersebut, Heri mengatakan bahwa persoalan tersebut masalah Bumdes.

“Maaf setahu saya itu kerjasama dengan Bumdes bukan dengan desa. Mangga dengan Bumdes saja nanti (minta klarifikasi),” ucapnya. (red)*