admin

IMG-20230107-WA0006

Gugatan PMH terhadap Ratna Rezekie yang Konon Kabarnya Ada Keterlibatan Oknum Penyidik, Segera Disidangkan di PN-Jakbar

Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat

Jendela Jurnalis, Jakarta -
Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Ratna Rezekie ke PN-Jakbar yang didaftarkan oleh Adv. Ujang Kosasih, SH, segera akan disidangkan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Penasehat Hukum (PH) PPWI, Adv. Ujang Kosasih, SH kepada Jendral News, Jum'at, 6 Januari 2023.

"Gugatan PMH terhadap Ratna Rezekie dan kawan-kawannya, sudah mendapatkan No. perkara Gugatan PMH dari PN-Jakbar, yakni persidangan No: 1192/Pdt.G/2022/PN Jkt.Brt. Gugatan PMH ini akan disidangkan mulai tanggal 24 Januari 2023 mendatang," ungkap Advokat kelahiran Banten itu.

Selanjutnya, tambah Ujang Kosasih, PN-Jakbar akan mengirimkan relaas atau panggilan kepada para tergugat PMH, untuk mengikuti persidangan pertama. Adv. Ujang Kosasih, SH yang dalam perkara ini mewakili kliennya, H. Yayan Sofyan berharap, agar para tergugat dapat menghadiri persidangan sebagaimana mestinya.

"Sebagai Warga Negara yang baik, kami berharap agar para tergugat yang berjumlah empat orang dapat menghadiri persidangan, sehingga membuat masalah menjadi terang, agar Hakim dapat memutuskan perkara gugatan PMH ini dengan seadil-adilnya," demikian ucap Ujang Kosasih.

Sebagaimana diberitakan secara massif beberapa waktu lalu di media-media se-tanah air, bahwa H. Yayan Sofyan melalui kuasa hukumnya, telah mendaftarkan gugatan PMH terhadap Ratna Rezekie dan tiga orang rekannya ke PN-Jakbar. Wanita berusia 35 tahun yang tinggal di Jl. Pengukiran I, No. 18, Kel. Pekeojan, Kec. Tambora, Jakbar ini, diduga kuat telah melakukan pelanggaran perdata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1365 KUHPerdata, akibat melakukan pembatalan perjanjian perdamaian secara sepihak. Tidak hanya itu, setelah membatalkan perjanjian damai yang dibuat bersama H. Yayan Sofyan, Ratna Rezekie juga diduga kuat memeras Yayan sebesar Rp10 miliyar.

Secara detail, berikut ini diuraikan kronologi peristiwa hingga munculnya PMH, yakni pembatalan perjanjian damai secara sepihak. Tidak hanya itu, para tergugat juga terindikasi kuat melakukan pemerasan terhadap penggugat, yang diduga kuat dibantu Oknum Pengacara dan Polisi Polda Metro Jaya.

Pada tanggal 25 November 2021, sebanyak 99 (sembilan puluh sembilan) orang peserta bisnis trading forex PT. Sentra Megah Indotek (SMI) milik Hartedi, H. Yayan Sofyan dan Fahmi Alfian yang merasa dirugikan Perusahaan ini, memberikan kuasa khusus kepada Ratna Rezekie (tergugat I) untuk mengambil langkah-langkah hukum terhadap SMI. Selanjutnya, pada tanggal 29 November 2021, Ratna Rezekie memberikan kuasa (subtitusi) kepada Master Trust Lawfirm, Pimpinan Adv. Natalia Rusli, SH.

Untuk mendapatkan kepastian hukum dan keadilan atas hal tersebut, pada tanggal 10 Desember 2021, Master Trust Lawfirm mewakili klien-kliennya, yakni Ratna Rezekie, Lie Rudy Iskandar, Fitro Dharma Hermawan S.DS dan Marvin Buntara, melaporkan 3 Direksi PT. SMI ke Polda Metro Jaya, dengan No. LP: LP/B/6189/X11/2021/SPKT PMJ. LP tersebut kemudian berproses di Polda Metro Jaya, pada Ditreskrimsus.

Setelah melalui proses formil Kepolisian, mulai dari tahap Lidik dan klarifikasi para pihak, berkas laporan kemudian naik ke tahap Sidik. Ketiga Direksi PT. SMI, Hartedi, H. Yayan Sofyan dan Fahmi Alfian, akhirnya mengupayakan jalan perdamaian dengan para pelapor, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Adv. Natalia Rusli, SH dari Master Trust Lawfirm bersama para pelapor, akhirnya sepakat bertemu dengan pihak PT. SMI yang diwakili oleh Ketum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, yang berperan membantu terjadinya perdamaian. Pertemuan perdamaian antara para pihak tersebut, dilaksanakan pada Selasa, 20 September 2022, di Publik Markette, Grand Indonesia, Jakpus. Selain Natalia Rusli, dari pihak pelapor hadir Ratna Rezekie, Lie Rudy Iskandar, Fitro Dharma Hermawan S.DS dan Marvin Buntara. Dari pihak terlapor PT. SMI, hadir Wilson Lalengke.

Pertemuan yang berlangsung cair, hangat dan penuh kekeluargaan itu, akhirnya menghasilkan Kesepakatan Perdamaian antara pelapor, yakni Ratna Rezekie bersama 99 orang yang diwakilinya, Lie Rudy Iskandar, Fitro Dharma Hermawan S.DS dan Marvin Buntara, dengan pihak Wilson Lalengke yang mewakili PT. SMI. Perjanjian Perdamaian itu tentu saja disertai kesepakatan pembayaran kompensasi kerugian, sesuai nominal yang disepakati.

PT. SMI selanjutnya melakukan pembayaran, baik secara langsung lunas maupun bertahap. Kepada beberapa pelapor perlu dilakukan pembayaran bertahap, sesuai kesepakatan dalam rangka menjaga komitmen penyelesaian kasus melalui pencabutan LP. PT. SMI akan melakukan tahapan pelunasan disaat penanda-tanganan pencabutan LP di Polda Metro Jaya.

Kepada para pelapor, PT. SMI telah melakukan pembayaran sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dari total Rp68.784.387 (USD 4.791) kepada Lie Rudy Iskandar; lunas Rp11.250,000 (sebelas juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada Fitro Dharma Hermawan S.DS; dan Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dari total Rp38.333.190 (USD 2.670) kepada Marvin Buntara. Sementara untuk Ratna Rezekie, yang berperan sebagai marketing PT. SMI tidak mendapatkan kompensasi, karena Tergugat I ini telah mendapatkan keuntungan dari bisnis forex PT. SMI sebesar lebih dari Rp1 miliar dan tidak mengalami kerugian apapun dari kerjasama bisnis dengan Perusahaan yang berpusat di Bandung itu.

Ratna Cs Tandatangani Perjanjian Damai

Singkat cerita, berkas perjanjian perdamaian telah ditandatangani oleh para pihak dengan sadar dan tidak ada paksaan dari siapapun, pada Selasa, 20 September 2022. Isi perjanjian perdamaian itu pada intinya mengatakan, bahwa Ratna Rezekie (bersama 99 orang yang diwakilinya), Lie Rudy Iskandar, Fitro Dharma Hermawan S.DS dan Marvin Buntara, menyatakan kesediaan memberikan kuasa kepada Master Trus Lawfirm, untuk melakukan perdamaian dan pencabutan LP.

Pada tanggal 7 Desember 2022, salah satu terlapor H. Yayan Sofyan, dipanggil oleh Penyidik Polda Metro Jaya dan dipertemukan dengan orang yang bernama Farida, yang mengaku sebagai kuasa hukum Ratna Rezekie Cs. Dalam pertemuan yang terkesan sebagai jebakan oleh Oknum Penyidik itu, Farida dan Oknum Polisi ini membahas terkait pertanggungjawaban PT. SMI. Farida dan Oknum Penyidik menyatakan, akan memproses lanjut kasus tersebut dan mengabaikan Surat Pernyataan Perjanjian Perdamaian, serta berkas pencabutan laporan yang sudah disampaikan para pelapor melalui Master Trust Lawfirm.

Yang mencengangkan, mengagetkan, dan membuat bulu kuduk berdiri adalah, ketika Oknum Kuasa Hukum Ratna Rezekie Cs bernama Farida, meminta pembayaran Rp10 miliyar, agar kasus ini dapat diselesaikan dengan damai. Permintaan yang lebih tepat disebut pemerasan itu, terlihat diaminkan oleh Oknum Penyidik Polda Metro Jaya yang memanggil terlapor. Dan, bahkan mereka menetapkan waktu penyelesaian pembayaran Rp10 miliyar ini, hanya dalam tempo 10 hari terhitung sejak pertemuan tersebut.

Berdasarkan kronologi kejadian dan kesepakatan-kesepakatan yang terjadi antar kedua belah pihak, terlihat jelas bahwa Ratna Rezekie, Lie Rudy Iskandar, Fitro Dharma Hermawan S.DS dan Marvin Buntara, telah melakukan PMH. Secara khusus, Ratna Rezekie telah merugikan para Direksi PT. SMI, dengan cara memprovokasi para peserta bisnis PT. SMI, untuk mencabut surat kesepakatan perdamian tertanggal 20 September 2022 secara sepihak dan secara bersama-sama melakukan pemerasan kepada ketiga terlapor, dengan meminta dana Rp10 miliyar kepada para Direksi PT. SMI tanpa dasar.

Pemutusan Perjanjian Sepihak adalah PMH

Yurisprudensi MA No. 4/Yur/Pdt/2018 menyatakan, bahwa “Pemutusan perjanjian secara sepihak termasuk dalam PMH”. Berdasarkan ketentuan hukum ini, atas PMH tersebut, seseorang dapat mengajukan gugatan PMH, untuk meminta ganti rugi atas tindakan salah satu pihak yang membatalkan perjanjian secara sepihak.

“Hal ini sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata yang menyatakan, bahwa ‘Tiap PMH yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut’,” tegas Adv. Ujang Kosasih, SH.

Sementara itu, Ketum PPWI, Wilson Lalengke menegaskan, bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Disamping karena dirinya pada saat terjadinya kesepakatan perjanjian perdamaian hadir mewakili pihak PT. SMI, juga karena H. Yayan Sofyan merupakan Pengurus PPWI Nasional, yang harus diadvokasi oleh organisasi para Citizen Jurnalis Indonesia itu.

“Saya heran, demi uang, orang-orang semacam Ratna Cs itu bisa menghancurkan harga dirinya, dengan mengkhianati perjanjian yang dibuatnya sendiri. Manusia tanpa harga diri adalah sampah. Demikian juga Oknum Penyidik Polda Metro Jaya, yang diduga kuat berada di belakang Ratna Cs itu. Saya akan laporkan segera oknum itu ke Kapolri, supaya dibereskan para Aparat pengidap Virus Sambo semacam ini dan tidak boleh ada di institusi Polri,” sembur alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menyesalkan, Sabtu, 24 Desember 2022. (Red/AP)

IMG-20230106-WA0003

Kang Dedi Ditetapkan sebagai Kuwu Gempol, Alumni Lemhannas Sampaikan Apresiasi kepada Bupati Cirebon

Jendela Jurnalis, Cirebon -
Kuwu atau Kades Gempol, Kang Dedi, yang sempat diberhentikan karena penolakan segelintir warga, akhirnya diangkat kembali untuk menjabat sebagai Kuwu Definitif Ds. Gempol, Kab. Cirebon, Prov. Jabar. Penetapan Dedi sebagai Kuwu Gempol, dituangkan dalam SK Bupati Cirebon, No: 141.1/Kep.732-DPMD/2022, tertanggal 30 Desember 2022.

SK peng-aktif-an kembali Kang Dedi sebagai Kuwu Gempol, Kec. Gempol, Kab. Cirebon, yang ditanda-tangani Bupati Imron, telah diterima yang bersangkutan pada tanggal 5 Januari 2023. Dalam acara penyerahan SK dimaksud di Kantor Camat Gempol, selain Kuwu Dedi dan Camat Sri Darmanto, hadir juga Kasi Pemerintahan Kec. Gempol, Abdillah. Sayang sekali, Pj. Kuwu Gempol, Nurhayati Endang Ekawati, tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Terkait hal tersebut, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada Pemkab Cirebon.

"Dari penelusuran saya, diketahui bahwa Kang Dedi itu dipilih secara demokratis, pada Pilwu serentak Kab. Cirebon, pada November 2021 lalu. Proses yang dilalui oleh yang bersangkutan, mulai dari pencalonan, seleksi calon, bahkan mengikuti ujian khusus Calon Kuwu Gempol, hingga tahapan pemungutan suara yang dimenangkan oleh Dedi, telah berlangsung dengan sangat baik, hampir tidak ada cacat demokrasi sama sekali. Jadi, sudah pada tempatnya Dedi ditetapkan sebagai Pemimpin di Desanya itu," beber Wilson Lalengke kepada Jendral News, Jum'at, 6 Januari 2023.

Terkait dengan suara-suara miring tentang sosok Dedi yang disinyalir tidak becus dalam bekerja, berpotensi melakukan korupsi dan berbagai tudingan lainnya, Ketum PPWI ini menyatakan, bahwa asumsi-asumsi semacam itu biasa saja.

"Boleh saja orang berpendapat seperti itu, tapi bukan berarti harus dijadikan dasar untuk memberhentikan seseorang dari jabatan Kades. Dia saja baru bekerja beberapa bulan, dari 6 tahun masa jabatan kedepannya, mengapa sudah dituduh macam-macam begitu? Jangan aneh-anehlah. Kita sudah sepakat, menggunakan mekanisme demokrasi dalam menentukan Pemimpin, ya harus dipatuhi hasil demokrasi yang ada," jelas lulusan Pasca Sarjana bid. studi Global Ethics dari Birmingham University, England itu.

Namun demikian, Tokoh Pers Nasional ini, tidak menafikkan kemungkinan penyalahgunaan wewenang oleh seorang Pejabat. Tapi menurutnya, jika ada indikasi ke arah itu, ada mekanisme hukum yang mengaturnya.

"Lapor ke pihak berwajib saja jika ada indikasi penyalahgunaan jabatan, kewenangan dan tidak becus dalam bekerja. Ada Itwasda, Kejaksaan dan Kepolisian, yang akan menangani pelanggaran oleh Pejabat," sebutnya.

Kepada Kuwu Dedi, Wilson Lalengke berpesan, agar yang bersangkutan menjalankan tugasnya sebagai Kuwu Gempol, dengan sebaik-baiknya.

"Kepada Kang Dedi, pesan saya, agar Anda melaksanakan Tupoksi kekuwuan Ds. Gempol dengan sebaik-bainya. Berikan layanan terbaik bagi setiap warga Gempol. jangan memikirkan hal-hal di luar tugasnya sebagai Kuwu Gempol. Berlaku adil bagi semua Warga Desa. Gunakan setiap rupiah yang diberikan Negara, bagi kesejahteraan masyarakat Ds. Gempol," ujarnya.

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menegaskan, bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengawal pelaksanaan tugas dan pelayanan masyarakat Kuwu Gempol, agar benar-benar berjalan sesuai rel dan aturan yang ada.

"PPWI Cirebon akan terus memantau dan mengawal kinerja Kang Dedi sebagai Kuwu Gempol. Jika ada yang sekiranya melenceng dari aturan dan merugikan masyarakat, kita pasti akan kritisi dan jika perlu, akan melaporkan kepada yang berwajib. Oleh karena itu, bekerjalah dengan baik dan benar bagi kepentingan masyarakat Ds. Gempol," tegas Wilson Lalengke, menghakhiri pernyataannya. (Red/AP)

IMG-20230105-WA0021

AKBP Wirdhanto Resmi Jadi Kapolres Karawang Usai Jalani Sertijab di Polda Jabar

Foto AKBP Aldi bersama AKBP Wirdhanto

Jendela Jurnalis Karawang -
Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama Polda Jabar hingga Kapolres Jajaran. kegiatan tersebut bertempat di Aula Muryono Polda Jabar, Kamis (5/12/2023).

Serah terima jabatan tersebut di pimpin Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana, M. Si, kegoatan serah terima jabatan tersebut dengan pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, dan penandatangan berita acara.

Upacara sertijab ini dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polda Jabar dan Para Kapolres Jajaran.

Salah satu Kapolres di jajaran Polda Jabar yang melaksanakan Sertijab adalah Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, yang hari ini didampingi Ibu Bhayangkari melakukan serah terima jabatan bersama dengan Kapolres yang melaksanakan serah terima.

Seperti diketahui Kapolres Karawang  AKBP Aldi Subartono S.IK,SH,MH,CPHR saat ini telah pindah tugas sebagai Kapolres Cimahi dan digantikan oleh AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.H, S. I.K M.Si sebagai Kapolres Karawang yang baru.

Akan banyak tugas dan tanggung jawab kedepan yang diemban Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.H, S. I.K M.Si demi menjaga kondusifitas diwilayah hukum Polres Karawang. (Rilis/Red)

IMG-20230105-WA0011

Awali Kunker di Tahun 2023, Ketum PPWI Sambangi Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang

Foto Ketum PWI bersama beberapa Perwakilan Lapas Narkotika Cipinang

Jendela Jurnalis, Jakarta -
Awali Kunker di tahun 2023, Ketum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyambangi Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, di Cipinang, Jaktim, DKI Jakarta, Selasa (3/1/23), sekitar jam 12.00 WIB. Kunker tersebut, dalam rangka memenuhi undangan silaturahmi khusus dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KaKPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, M. Khapi, A.Md.IP, S.Sos, MM.

Pertemuan silaturahmi tersebut, diagendakan di siang hari oleh pihak Lapas, karena sembari berbincang-bincang, juga sekalian makan siang. Dalam pertemuan silaturahmi itu, Ketum PPWI ditemani beberapa Anggotanya, antara lain Wakil Bendahara I PPWI, Winarsih, S.Pd dan PPWI DKI Jakarta, Edwin Waturandang.

Sementara itu, dari pihak Lapas Narkotika Cipinang, selain KaKPLP, terlihat hadir Kasi Adm Kam, Heri Purnomo, SH dan beberapa jajarannya. Khapi pada pertemuan itu, sekaligus mewakili Kalapas Narkotika Cipinang.

Foto Ketum PPWI bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KaKPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, M. Khapi, A.Md.IP, S.Sos, MM

Dalam acara Maksi dan bincang-bincang santai tersebut, Khapi menyampaikan beberapa program kegiatan di Lapas Narkotika Cipinang. KaKPLP yang murah senyum itu, juga bercerita tentang suka-duka dalam melaksanakan tugas dan tanggung-jawab kepada seluruh Warga Binaan, dengan karakter yang berbeda-beda.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, kata Khapi, pihaknya menilai, peran media sangat dibutuhkan.

"Media sangat diperlukan, untuk membantu mengekspos kegiatan-kegiatan positif yang sudah dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta selama ini, ke publik," ungkapnya, Selasa, 3 Januari 2023.

Sementara itu, Wilson Lalengke, yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 mengatakan, bahwa publikasi kegiatan sangat membantu inseminasi informasi dan merubah opini publik tentang Lapas dan Rutan. Lapas dan Rutan bukan lagi tempat yang menyeramkan, akan tetapi tempat yang menyenangkan, sebagai Sekolah Kehidupan, untuk melatih Warga Binaan, dalam menghadapi persoalan-persoalan hidup.

"Lapas dan Rutan adalah tempat yang sangat menyenangkan, tempat yang bisa digunakan semua orang, sebagai 'Sekolah Kehidupan'. Disinilah kita berlatih menghadapi persoalan-persoalan hidup, yang mungkin berbeda sekali keadaannya, ketika kita berada di luar sana," tutur Wilson Lalengke.

Lulusan Pasca sarjana Bid. Studi Applied Ethics dari Utrecht University, The Netherlands dan Linkoping University, Sweden ini berharap, pertemuan silaturahmi dengan pihak Lapas Narkotika Cipinang, bermanfa'at bagi semua pihak.

"Apa yang telah menjadi bagian dari diskusi-diskusi kecil kita di pertemuan silaturahmi ini, kiranya dapat memberikan manfa'at, baik untuk Warga Binaan, maupun bagi pembangunan Bangsa dan Negara, termasuk juga masyarakat umum di luar sana," jelas Wilson Lalengke.

Selain membicarakan perihal kolaborasi antara PPWI sebagai media dengan Lapas Cipinang dalam program kegiatannya, Ketum PPWI, Wilson Lalengke, juga secara sekilas membahas perihal organisasi Persaudaraan Mantan Tahanan (PERMATA) yang sedang dalam proses penyiapan legalitas struktur kepengurusannya. Hal tersebut disambut baik M. Khapi dan Heri Purnomo.

"Adanya organisasi semacam PERMATA ini, akan sangat banyak membantu kami para pengelola Lapas dan Rutan, dalam membina dan mempersiapkan Warga Binaan kami, menghadapi kehidupan barunya seusai menjalani proses pembinaan di sini," ujar Khapi.

Di akhir pertemuan, Ketum PPWI menyerahkan Plakat Penghargaan, sebagai tanda kenang-kenangan terjalinnya silaturahmi antara PPWI dengan Lapas Narkotika Klas II Cipinang Jakarta, kepada pihak Lapas yang diterima oleh M. Khapi, didampingi Heri Purnomo. Dalam penyampaiannya kepada media usai pertemuan, Khapi mengatakan, bahwa pertemuan tersebut merupakan awal kolaborasi yang sangat luar biasa, antara media dan Lapas. Antara lain, untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat umum, bahwa Lapas memiliki banyak program yang bermanfa'at bagi Warga Binaan.

"Pertemuan ini sangat penting, karena media merupakan partner strategis bagi kami, untuk memberikan informasi kepada masyarakat umum, terkait program pembinaan kepribadian, ketrampilan hidup dan kemandirian Warga Binaan kami," pungkas M. Khapi. (Red/AP)

IMG-20230105-WA0012

Resmikan Masjid Al-Danish, Kapolres Karawang: Terima Kasih kepada Seluruh Pihak yang Telah Berkontribusi

Foto saat Kapolres melakukan gunting pita

Jendela Jurnalis, Karawang -
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, SH, SIK, MH, CPHR, meresmikan Masjid Al-Danish, Senin (2/1/23), bertempat di Polsek Klari, Kec. Klari. Masjid Al-Danish diprakarsai Pak Jimmy, Perusahaan di wilayah Klari, Tokoh masyarakat dan Ulama, serta seluruh masyarakat Klari.

"Semua ini akan menjadi ladang amal kita semua," ujar Kapolres, di hadapan tamu dan awak media.

Selain dihadiri Kapolres Karawang dan PJU Kapolres Karawang, turut pula dihadiri Kapolsek Klari, Kompol Hidayat, SH; mantan Kapolsek Klari, Relisman Nasution; Wakapolsek Klari, Marjani; Mantan Kapolsek Klari, Ricky; Muspika Klari, Camat Klari, Koramil Klari, ulama, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Foto saat penandatanganan prasasti peresmian

Dalam sambutannya, Aldi merasa bangga, dengan idzin Allah swt, pembangunan Masjid Al-Danish telah rampung. Dan bertepatan dengan Ultah Kapolsek Klari ke-50, Masjid Al-Danish diresmikan.

"Syukur alhamdulillah, pembangunan Masjid Al-Danish telah selesai. Saya selaku Kapolres Karawang, merasa bangga dan berterima kasih kepada para Kapolsek terdahulu dan seluruh pihak yang telah berkontribusi, dalam pembangunan Masjid Al-Danish," tutur Kapolres.

Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media, kondisi di lapangan lancar. Menurut Panit Lantas Polsek Klar, IPDA Richie Suharyadi, SH yang mengamankan jalur, situasi Lalin, ramai lancar.

"Alhamdulillah, untuk jalur Lalin, di Klari ramai lancar, tidak ada kendala kemacetan atau apapun. Semuanya berjalan lancar dan baik," tutupnya. (Red/AP)

IMG-20230105-WA0014

Tak Mau Bermewah-Mewah, Beginilah Cara Keluarga Besar Ksatria Tengkorak Karawang Sambut Tahun Baru 2023

Foto bersama dalam perayaan tahun baru

Jendela Jurnalis, Karawang -
Hampir semua tempat di pelosok Nusantara, menyambut perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang meriah dan serba glamour. Namun, Keluarga Besar Tengkorak yang bermarkas di Karawang, tidak mau bermewah-mewah. Apalagi saat ini, sebagian besar Ksatria Tengkorak sedang berjuang di Intan Jaya, Papua, demi tetap tegaknya kedaulatan NKRI (1/1/23).

Meskipun sederhana, di bawah kepemimpinan Kapten Inf. Refan alias Pangeran Tengkorak dan Ny. Fitri Wulandari, SH, MH selaku Ketua Persit Ranting 4 Yonif PR 305/Tengkorak bersama seluruh Keluarga Besar Tengkorak, memeriahkan pergantian tahun dengan cara yang unik. Hal ini sesuai dengan perintah langsung dari Letkol Inf. Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila. Dari daerah penugasan, Raja Aibon Kogila meminta, agar acara pergantian tahun di markas Tengkorak, dibuat unik.

"Acaranya bukan sekedar merayakan pergantian tahun. Tapi, tujuan utamanya untuk menghibur keluarga di sana. Komunikasi dan koordinasi dengan bini gue, biar ada lomba-lomba Ibu Persit, selain lomba Bapak-bapaknya. Siapin hadiah, biar enggak jenuh. Sudah cukup lama Ibu-ibu Persit ditinggal oleh suaminya, kasihan mereka," ucap Raja Aibon Kogila, dalam sambungan telepon beberapa hari sebelumnya, kepada sang Pangeran Tengkorak.

Foto kegiatan lomba memasak

Ketika hari mulai gelap, seluruh Keluarga Ksatria Tengkorak sudah terlihat berbondong-bondong, bergerak menuju ke tempat ibadah masing-masing, baik Masjid maupun Kalvari. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YMK atas segala nikmat yang diberikan, Keluarga Besar Tengkorak mengawali acara pergantian tahun, dengan do'a bersama. Di tempat ibadah, baik Prajurit, Persit maupun anak-anak, beribadah, berdo'a dengan begitu khidmat.

“Menjelang pergantian tahun, alangkah baiknya semuanya kita awali dengan berdo'a bersama. Kita syukuri nikmat yang kita dapatkan, khususnya sepanjang tahun 2022, sekaligus memohon, agar Tuhan menambah nikmat kepada kita di tahun-tahun berikutnya. Lebih khusus lagi, karena rekan-rekan kita saat ini sedang berjuang di tanah Papua, kita do'akan, agar mereka kembali utuh dan sehat, serta membawa kemenangan, kesuksesan dan keberhasilan,” ucap Refan si Pangeran Tengkorak.

Dari masing-masing tempat ibadah, seluruh Keluarga Besar Tengkorak kemudian menuju ke garasi. Ternyata, garasi Timur Asrama Yonif PR 305/Tengkorak, telah banyak perlengkapan yang tergelar, di samping hiasan-hiasan sederhana, demi membuat anak-anak Tengkorak semakin bahagia. Mobil odong-odong yang khusus dibeli sebelum Pasukan berangkat ke Papua, dimanfa'atkan untuk menjemput anak-anak dari berbagai penjuru Asrama.

Setelah semua berkumpul, Lettu Inf. Purwanto mengambil microphone, untuk membuka acara. Ternyata, guna mengisi waktu sampai tibanya tanggal 1 Januari 2023, diselenggarakan beberapa lomba, baik untuk Prajurit maupun Persit.

Di luar dugaan, Ny. Fitri telah memberitahukan kepada para Ketua Persit Anak Ranting, untuk menyiapkan perwakilan untuk lomba fashion show, di samping juga lomba memasak. Bukannya cemberut karena harus sibuk menyiapkan diri, Ibu-ibu Persit dari tiap-tiap Kompi menyiapkan diri, dengan sangat luar biasa. Semua berkeinginan untuk menang. Tidak ada yang mau kalah.

"Ibu-ibu, lomba ini dari kita untuk kita. Yang penting, semua senang dan bahagia. Anggap saja sedang tampil di depan suami. Saat masak, juga dirasakan sedang masak untuk suami. Nanti, saya yang beri penilaian, dibantu Om-omnya," ucap Fitri, istri Raja Aibon Kogila.

Saat Ibu-ibu Persit mulai memasak, para Ksatria penjaga markas Tengkorak, juga sibuk berlomba. Lomba Catur dan Ludo, diselenggarakan di tempat yang sama. Di kolam pancing Asrama, para Ksatria yang hobi memancing, telah memulai lomba beberapa saat, setelah ibadah bersama dilaksanakan.

Menjelang masuknya tahun 2023, acara yang ditunggu-tunggu pun tiba, yakni pengumuman pemenang lomba. Satu per satu nama dipanggil, untuk menerima hadiah, karena dinyatakan sebagai pemenang lomba. Diiringi sorakan dan tepuk tangan, Ny. Fitri bersama Lettu Purwanto, membagikan hadiah. Riuh sekali suasana saat itu. Semua senang, semua bahagia.

Di sela rangkaian acara yang diiringi lantunan musik, para Ksatria Tengkorak beserta seluruh Keluarga Ksatria Tengkorak, menikmati hidangan makan malam yang telah disediakan oleh Serka Zulkarnain. Persis di depan lokasi acara, anak-anak asyik bermain. Maklum, sebelum berangkat ke Papua, Raja Aibon telah membuat beberapa lokasi taman bermain untuk anak-anak. Mobil odong-odong juga tak henti melayani para Tengkorak junior, berputar mengelilingi lapangan Sadelor, disupiri oleh Serka Adhit dan Praka Eko, secara bergantian. Sungguh indah pemandangan malam itu. Menikmati indahnya suasana di Markas Tengkorak, menjelang pergantian tahun.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, seluruh Keluarga Besar Tengkorak, kembali melaksanakan do'a bersama. Doa, dengan harapan di tahun 2023, kebahagiaan dan keberkahan akan semakin melimpah diberikan oleh Tuhan YMK, kepada seluruh Ksatria Tengkorak, beserta keluarga.

Letusan kembang api kemudian, menjadi penanda berakhirnya tahun 2022, sekaligus tibanya tahun 2023. Langit-langit di atas lapangan Sadelor saat itu, mendadak berubah menjadi sangat indah, dihiasi oleh kembang api yang begitu banyak. Sorak sorai terdengar menyambut datangnya Tahun Baru 2023. Anak-anak begitu kegirangan, melihat pemandangan di Markas Tengkorak, yang sangat meriah.

Dengan tibanya Tahun Baru, semoga seluruh Keluarga Besar Ksatria Tengkorak, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta dapat memberikan karya terbaiknya untuk Negeri. Selamat Tahun Baru 2023. Jayalah Ksatria Tengkorak. (Red/AP)

IMG-20230105-WA0008

Kasat Lantas Polres Karawang Intruksikan Anggota-nya Kawal Bus di KM 70.800, Ini Faktanya…

Satlantas Polres Karawang saat melakukan evakuasi

Jendela Jurnalis, Karawang -
Aksi heroik ditunjukkan Anggota Satlantas Polres Karawang, ketika mengevakuasi penumpang Bus yang pingsan di KM 70.800. Bermula saat Aiptu H. Jaya bersama Aiptu Ida Bagus Arko, sedang melaksanakan tugas pengamanan arus balik di jalur Tol Jakarta-Cikampek dan mengetahui ada seorang penumpang Bus yang pingsan di KM 70.800 Tol Jakarta-Cikampek.

Sontak saja kejadian itu segera mereka laporkan kepada Pimpinannya, yaitu Kasat Lantas Polres Karawang, AKP La Ode Habibi Ade Jama, Minggu (1/1/23) sekitar pukul 6 petang. Kasat Lantas langsung mengintruksikan Anggota-nya Unit Patroli Motor, Aipda Deden Andi dan Bripka Asep Saeful Anwar, untuk melakukan pengawalan di perjalanan, saat mengevakuasi menuju RS terdekat.

"Kami segera melarikan penumpang Bus yang pingsan tersebut menuju RS Siloam, Purwakarta. Hal itu dilakukan, supaya segera mendapat tindakan medis lebih lanjut dari Tim Medis RS," ungkap Pamene Polri ini.

Proses evakuasi

Lanjut Habibi, aksi heroik tersebut sebagai upaya Polres Karawang, dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, guna meneladani sikap Quick Wins Presisi. Selaku Kasat Lantas Polres Karawang, Habibi selalu menanamkan kepada Anggota, bahwa kita adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, agar selalu membantu orang lain dengan ikhlas.

"Kita ini mahluk sosial, maka harus saling bantu membantu. Karena kita pun tidak pernah tahu, kapan kita membutuhkan bantuan dari orang lain," pungkas Perwira lulusan Akpol 2012 itu. (Red/AP)

IMG-20230104-WA0001

Mantan Kadispenda Karawang Ungkap Bahwa Pertamina Memang Tak Transparan Soal DBH Migas Dari Dahulu

Saleh Efendi

Jendela Jurnalis Karawang -
Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Karawang periode 2006-2007, Saleh Efendi, menuding Pertamina dari dahulu tidak transparansi soal DBH Migas yang diterima Kabupaten Karawang.

“Itu yang saya alami ketika menjabat Kadispenda pada 2006-2007,” katanya kepada awak media, Rabu (4/12/2022), di kediamannya di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat.

Ia menjelaskan, saat menjabat Kadispenda Karawang dirinya dan sejumlah pejabat lainnya pernah diundang oleh Dirjen Migas. Dalam forum tersebut dirinya mempertanyakan dari mana rumusan munculnya angka Rp88 miliar DBH Migas yang dierima Kabupaten Karawang setiap tahunnya. Namun pihak Pertamina tidak mau memberikan penjelasan berapa sebenarnya jumlah total besaran lifting migas yang dihasilkan bumi Karawang setiap tahunnya.

“Pada forum itu saya mendesak Pertamina agar membuka data besaran lifting migas yang dihasilkan dari setiap daerah penghasil migas, tapi Pertamina tidak mau membuka,” ungkapnya.

“Pada waktu itu juga saya mendapat informasi dari Bappenas kalau harga minyak bumi 70 dolar Amerika per barrel, lalu kenapa pihak Dirjen Migas bilangnya hanya 50 dolar Amerika per barrel. Pihak Dirjen Migas alasannya 20 dolar Amerika dipakai operasional. Saya waktu itu langsung protes, kami maunya terima DBH itu dari bruto bukan netto. Protes saya didukung oleh daerah lain, tapi tetap pihak Pertamina tidak mau membuka data bruto lifting yang diterima setiap daerahnya,” jelasnya.

Ia menyarankan kepada pihak eksekutif dan legislatif Kabupaten Karawang untuk membuka jalur komunikasi kepada pihak Pertamina dengan duduk bersama.

“Protes yang disampaikan Bupati Meranti itu benar, hanya saja saya tidak setuju dengan bahasanya. Kalau Bupati Cellica ngerti soal migas dan berani bicara mungkin nama Cellica makin terkenal,” pungkasnya. (Red)

IMG-20230102-WA0016

Muhasabah Akhir Tahun, PPWI Peduli di Pondok Qur’an At-Tawwabin Arifin

Pengurus Yayasan Generasi Belajar Berbagi dan Amal Soleh Waqaf Umat serta Tim PPWI Peduli

Jendela Jurnalis, Depok -
Maraknya kegiatan penutupan tahun 2022, beragam aktifitas warga diadakan, mulai dari Pesta Rakyat hingga Do'a Bersama. Tim PPWI Peduli yang diinisiasi oleh Agung Sedayu Widi, menggelar kegiatan berupa Pengajian, Sholat Tasbih, Muhasabah, Do'a Bersama dan Tausiah, untuk kebersamaan program PPWI Peduli bersama Generasi Belajar Berbagi, Amal Soleh Waqaf Umat Foundation, Gayatri Foundation, ASW Foundation dan UMKM Indonesia Bangkit, yang berlokasi di Pondok Qur'an At-Tawwabin Arifin, Komunitas Mu'allaf Indonesia, Ratu Jaya Cipayung, Depok.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan kita, untuk saling menguatkan dan memotivasi tim, agar bisa berbuat lebih maksimal dengan warga yang berada di seluruh wilayah Indonesia," papar Agung Sedayu, selaku Inisiator sekaligus Ketua program.

Acara yang digelar mulai pukul 20.30 WIB, berakhir jelang penutupan tahun, pukul 23.30 WIB. Sholat Tasbih dan Pengajian, dipimpin oleh Al-Mukarrom, Bahauddin Lubis, selaku Penasehat ASW Foundation. Tausiah oleh Agung Sedayu, selaku Ketua Program Generasi Belajar Berbagi dan do'a oleh Ust. Muh Faiz, selaku perwakilan dari Yayasan Amal Soleh Waqaf Umat, yang dihadiri Pengurus Yayasan Generasi Belajar Berbagi dan Amal Soleh Waqaf Umat, serta Tim PPWI Peduli.

Keterangan kegiatan

"Dengan kegiatan yang sederhana dan khusyuk ini kami berharap, rangkaian kegiatan perdana ini sebagai penanda bagi resminya Homebase PPWI Peduli dan mitra pendukung," tukas Bu Ana, selaku Bendahara Amal Soleh Waqaf Umat.

Sekretariat bersama yang terletak di Bilangan, Jl. Gandaria 3, No. 39 RT. 4/6, Ratujaya, Cipayung, Kota Depok, Jabar ini, sebagai wadah penampung aspirasi warga dan pusat layanan sosial, kemasyarakatan dan pembinaan UMKM.

"Kami menyambut baik kegiatan ini dan tolong bantu do'akan kedua orang tua, agar istiqomah di jalannya," pinta Bu Evri, selaku Bendahara Generasi Belajar Berbagi, sekaligus Trainer UMKM.

"Program yang kita rancang, mulai dengan yang sanggup kita lakukan bersama, agar bisa jadi barometer kebaikan ke depannya,"tukas Widi, selaku Inisiator PPWI Peduli.

"Memang bukan kerja mudah untuk melayani warga, apalagi kita bergerak untuk meraih ridlo Allah swt," lanjutnya.

"Momentum pergantian tahun ini harus diperhatikan, bahwa tahun 2023 merupakan tahun penuh tantangan yang harus kita lalui, dengan sinergi bersama," ucap Bahauddin Lubis, selaku Penasehat Pondok Qur'an.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, antara lain Muhammad Yusuf Nakhrudin (Trainer IT Pondok Qur'an, Sulsel), Al-Mukarrom Bahauddin Lubis, Ust. Muhammad Faiz (Perwakilan Amal Soleh Waqaf Umat Foundation), Bunda Ana (Bendahara ASW Foundation), Dhya Faiha (IT Desain Multi Media) dan Bang Widi (PPWI Peduli).

Beragam musibah terjadi di seluruh belahan dunia, tidak menjadi hambatan bagi kita semua untuk menebar kebaikan.

"Saat ini sasaran kami di layanan kesehatan, khitan massal, ketahanan pangan, pelatihan Koki, pendidikan berbasis Pondok Pesantren dan pembinaan UMKM, yang kami tawarkan mulai tingkat RT hingga Kementerian," papar Agung Sedayu, selaku Ketua UMKM Indonesia Bangkit.

Ayo kita galang sinergi bersama dan dukung kegiatan PPWI Peduli melalui pemberdayaan zakat, infaq, sedekah, waqaf dan hibah serta program barang bekas bermanfa'at.

Minat untuk berkontribusi di kegiatan PPWI Peduli, silahkan hubungi +62 895 1745 4212.

"Jadikan tiap hari penuh kebaikan, baik melalui tenaga, barang ataupun dana yang kita miliki, untuk meraih berkah dan ridlo Allah swt," pungkasnya kepada rekan media. Semoga. (Red/AP)

IMG-20230102-WA0007

Dampak Banjir, KAI Memohon Ma’af atas Adanya Gangguan Perjalanan

Foto area stasiun yang tergenang

Jendela Jurnalis, Semarang -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan ma'af atas gangguan perjalanan KA yang terjadi sejak 31 Desember 2022 hingga pagi ini, yang diakibatkan oleh banjir di wilayah Semarang dan sekitarnya. Curah hujan yang sangat tinggi sejak Sabtu dini hari, menyebabkan terjadinya banjir yang menggenangi beberapa titik jalur KA dan aktivitas di Stasiun Semarang Tawang.

Pantauan pagi ini, hujan masih terjadi dan air masih menggenangi Stasiun Semarang Tawang, setinggi 20 cm. Kemudian pada jalur KA diantara Stasiun Semarang Tawang - Alastua, di km 2+2 - 4+6 jalur hilir, ketinggian air mencapai 28 cm, sedangkan di km 2+4 - 4+4 jalur hulu, ketinggian air yaitu 26 cm.

Akibatnya, pelayanan penumpang di Stasiun Semarang Tawang sampai dengan saat ini, dialihkan ke Stasiun Semarang Poncol. Adapun perjalanan KA yang akan melintasi wilayah tersebut, akan dilakukan rekayasa operasi seperti pengalihan perjalanan, memutar melewati jalur Selatan, yaitu Stasiun Solo Balapan dan upaya menggunakan lokomotif khusus, untuk melewati jalur yang tergenang.

Foto saat perbaikan jalur

VP-PR KAI, Joni Martinus mengatakan, KAI menyampaikan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya, atas gangguan perjalanan KA yang diakibatkan oleh bencana alam ini. KAI bersama seluruh stakeholder, terus berupaya sebaik mungkin, untuk dapat segera menormalkan jalur KA dan operasional KA.

"Kami berkomitmen, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA. KAI terus berupaya untuk mengurangi kelambatan yang terjadi, sehingga perjalanan KA dapat kembali normal," terang Joni.

Untuk perjalanan KA dengan tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi, akan tetap kami upayakan melewati jalur utara. Sedangkan untuk perjalanan KA selain tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi, akan dialihkan via jalur Selatan, melalui Stasiun Solo Balapan dan Cirebon.

Berikut adalah daftar KA yang direncanakan akan memutar melalui jalur Selatan:

  1. KA Matarmaja 281/282 Malang - Pasar Senen, PP.
  2. KA Brantas tambahan 7033a/7034a Blitar - Pasar Senen, PP.
  3. KA Brantas reguler 109a/110a Blitar - Pasar Senen, PP.
  4. KA Majapahit 251/252a Malang - Pasar Senen, PP
  5. KA Brawijaya 73a/74a Malang - Gambir, PP.

Sampai dengan saat ini, sejumlah perjalanan KA masih mengalami keterlambatan akibat banjir tersebut. KAI telah memberikan Service Recovery bagi pelanggan yang terdampak, sesuai aturan yang berlaku. KAI juga memberikan kompensasi berupa pengembalian tiket hingga 100 % di luar bea pesan, dengan masa pembatalan maksimal 7 hari sejak jadwal keberangkatan KA. Khusus untuk pelanggan yang akan naik KA dari Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol namun terhambat perjalanannya akibat banjir, juga berhak mendapatkan pengembalian tiket 100 %.

Untuk info lebih lanjut terkait info pembatalan tiket dan update kondisi perjalanan KA, masyarakat dapat menghubungi CS di Stasiun, contact center KAI melalui telepon di 121, WA KAI 121 di +62 8111 2111 121, Email cs@kai.id, atau Medsos KAI 121.

“Bagi para pelanggan yang sedang dalam perjalanan, dapat langsung berkomunikasi dengan Kondektur yang bertugas melalui No. Hp yang tertera disetiap dinding Kereta. Pelanggan dapat menanyakan informasi terbaru terkait kondisi perjalanan KA, yang saat ini sedang digunakan,” beber Joni.

Saat ini, KAI tengah melakukan berbagai upaya untuk normalisasi jalur, sehingga dapat dilalui kembali oleh perjalanan KA. KAI menerjunkan Petugas jalan rel dan jembatan, untuk memperbaiki jalur yang terendam, mengerahkan sarana penolong untuk mempercepat proses penanganan dan mengoperasikan pompa-pompa air untuk mengurangi debit air yang ada di Stasiun.

“Kami atas nama manajemen KAI, mengucapkan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan, karena terganggunya perjalanan dan pelayanannya akibat banjir yang terjadi. Seluruh Petugas sedang berupaya semaksimal mungkin, agar dapat mengurangi keterlambatan perjalanan dan menormalisasi kembali perjalanan KA.” tutup Joni. (Red/AP)