Jendela Daerah

IMG-20240627-WA0057

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Aceh Barat dan PUPR Gelar Turnamen Badminton

Kolaborasi Badminton Polres Aceh Barat dan PUPR Aceh Barat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Suasana kebersamaan dan semangat olahraga terasa kental di GOR PB Tangkas Meulaboh, Saat Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana menggelar pembukaan turnamen badminton dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-78 di GOR PB tangkas Meulaboh Jl. Abadi, Rundeng, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kamis (27/6/2024).

Sebanyak 27 tim dari internal polri maupun external di Kabupaten Aceh Barat akan berlaga untuk memeriahkan Hari Jadi kepolisian Republik indonesia ke-78 ini.

Turnamen Badminton Kolaborasi antara Polres Aceh Barat dan PUPR Aceh Barat ini mengusung Tema Polri Presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju indonesia emas dan menperebutkan hadiah sebesar 20 juta.

Kapolres Aceh Barat Andi Kirana S.I.K., M.H. mengatakan, Melalui turnamen badminton ini, kami tidak hanya merayakan ulang tahun Bhayangkara ke-78, tetapi juga menggalang semangat kebersamaan dan menjalin hubungan yang harmonis. Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan memperkuat kedisiplinan, yang juga merupakan nilai-nilai yang ditanamkan dalam tubuh Bhayangkara.

Turnamen badminton ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wujud Kebersamaan dan kekompakan antar intansi yang ada di Kabupaten Aceh Barat. Dalam kesempatan ini, seluruh peserta dan penonton diajak untuk menikmati kompetisi yang berlangsung dengan sportivitas tinggi.

Dengan diadakannya turnamen ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, serta membangun kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak.

Sementara itu Kadis PUPR Aceh Barat DR. Ir. KURDI., ST., MT., IPM., ASEAN eng selaku Ketua Panitia mengatakan, Selain hadiah Tunai Panitia juga telah mempersiapkan hadiah berupa piala mendali, plakat, dan sertifikat untuk juara 1,2,3 serta juara harapan.

"Pihaknya sebagai Penyelenggara juga telah mempersiapkan Doorprize kejutan berupa lima unit Raket Victor - Iron Man bagi peserta yang beruntung," tambahnya.

Smoga dengan segala persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, turnamen bulutangkis antar instansi di Kabupaten Aceh Barat ini diharapkan akan menjadi acara yang sukses dan berkesan, sekaligus menjadi momentum yang baik dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-78. Ungkapnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20240616-WA0013

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pengusaha Kontruksi Asal Karawang Makan Bareng Awak Media

Foto saat agenda silaturahmi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka mempererat tali persahabatan dengan insan pers, dan sebagai wujud kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, pengusaha konstruksi asal Karawang, Sala hadir dalam acara makan bersama awak media.

Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, dihadiri belasan wartawan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah awak media Karawang. Berlokasi di rumah makan Saung Abah Cianjur di jalan Kosambi-Telagasari Karawang. Minggu (16/6/24).

Sala saat diskusi santai mengatakan, “Senang sekali rasanya bisa ikut makan bareng kawan-kawan media. Selain menjalin silahturahmi, juga menambah wawasan, lewat diskusi-diskusi santai, tapi berbobot . Karena teman-teman media ini kan yang terjun ke lapangan, jadi tau persoalan apa yang ada di masyarakat,” ujar Sala.

Pengusaha asal kontruksi asal Karawang yang terkenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, dirinya memang dari dulu senang bertukar pikiran dengan Wartawan. Mulai dari sebatas ngopi bareng, makan bersama, hingga agenda-agenda lainnya. Seperti dalam acara ini, Sala mengaku hanya ingin sekadar makan bersama sambil ngobrol santai.

“Kita sering bersama rekan-rekan wartawan, baik ngopi dan makan bersama. Hanya saja kebetulan hari ini tepat menjelang Hari Raya Idhul Adha. Karena, rekan wartawan juga sebagai agen of change (agen perubahan) untuk kebaikan bangsa dalam tataran sosial,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pengusaha sukses kebanggaan Karawang ini menyebut, wartawan juga sebagai pilar demokrasi yang memberikan warna dalam perbaikan kebijakan publik yang sarat akan kritik konstruktif.

“Bersama itu identik dengan bersatu. Sehingga bila wartawanya bisa bersatu dalam memberikan kritik kepada kebijakan publik, otomatis demokrasi kita sehat. Agar para pemangku kebijakan publik tidak alergi dengan kritik dan masukan melalui media massa,” tutupnya Sala. (Pri)*

IMG-20240615-WA0033-1

Gelar Syukuran, Masyarakat Desa Pemekaran Bahagia Miliki Jembatan Baru

Foto saat acara syukuran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Merasa bersyukur atas terealisasinya pembangunan jembatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat Desa bersama H. Moch Dimyati, S.E.
selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang Dapil V dari Partai Gerindra menggelar acara syukuran di Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Karawang. Sabtu (15/6/24).

Selesainya pembangunan jembatan tersebut merupakan realisasi dari dana desa tahap 1 dan 2 tahun 2024 di Desa Pamekaran.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamekaran, H. Ahmad Kholil, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut. Selain itu, Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang selama ini telah mendukung program-program pembangunan desa.

"Jembatan ini merupakan salah satu bukti nyata kemajuan Desa Pamekaran," ucapnya.

Lebih lanjut, H. Ahmad Kholil menambahkan bahwa dengan adanya jembatan tersebut, tentunya akan sangat membantu dan melancarkan akses transportasi masyarakat.

"Hal ini tentunya akan berdampak positif terhadap perekonomian desa," sambungnya.

Sementara itu, H. Moch Dimyati, S.E., selaku perwakilan dari DPRD Karawang pun turut menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Desa Pamekaran atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Ia juga berharap agar jembatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik mungkin, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Saya harap Desa Pamekaran terus maju dan berkembang dengan memanfaatkan dana desa sebaik mungkin," ucapnya.

Acara syukuran berlangsung dengan sukacita dan diakhiri dengan simbolis "gunting pita" oleh H. Ahmad Kholil bersama dengan H. Moch Dimyati. (Team)*

IMG-20240612-WA0027

Terindikasi Lakukan Dugaan Tindak Pidana Korupsi, Gary Gagarin Laporkan Kades Sukaluyu ke Kejati Jabar

Gary Gagarin Akbar, S.H., M.H., bersama timnya saat melaporkan Kades Sukaluyu di Kantor Kejati Jabar

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Gary Gagarin Akbar bersama timnya Zarisnov Arafat, Dian Suryana dan Irfan Hanafi melaporkan Kepala Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur, LH, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Rabu (12/6/2024).

“Hari ini kami secara resmi melaporkan Kepala Desa Sukaluyu dan Direktur Bumdes terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejati Jawa Barat,” kata Gary dalam keterangan rilisnya kepada awak media.

Gary menjelaskan, Kades LH dilaporkan lantaran klienya dipaksa memberikan sejumlah fee dari hasil usaha yang bekerja sama dengan perusahaan yang berada di wilayah Desa Sukaluyu yang mana dipaksa dituangkan dalam bentuk perjanjian.

“Klien kami mulai memberikan fee sejak tahun 2021 sampai dengan tahun 2024 dengan total uang yang sudah diberikan kurang lebih Rp1,4 miliar,” ucapnya.
“Klien kami memiliki pekerjaan di beberapa perusahaan yang ada di Desa Sukaluyu, dan itu diminta memberikan fee dengan alasan demi kondusivitas lingkungan,” sambungnya.

Jadi, tambah Gary, diduga Kepala Desa Sukaluyu memenuhi unsur Pasal 12 huruf e UU Tipikor yang menyatakan bahwa dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak Rp1 miliar, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

“Atau dengan menyalahgunakan kekuasaan seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dg potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri,” tandasnya.

Terpisah awak media berusaha mencari klarifikasi melalui Sekretaris Desa Sukaluyu Heri Herdiana perihal pelaporan tersebut, Terpisah awak media berusaha mencari klarifikasi melalui Sekretaris Desa Sukaluyu Heri Herdiana perihal pelaporan tersebut, Heri mengatakan bahwa persoalan tersebut masalah Bumdes.

“Maaf setahu saya itu kerjasama dengan Bumdes bukan dengan desa. Mangga dengan Bumdes saja nanti (minta klarifikasi),” ucapnya. (red)*

IMG-20240610-WA0010

Pejuang Siliwangi Indonesia PAC Kecamatan Cilebar Resmi Terbentuk

Foto jajaran pengurus DPC dan PAC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (insert : foto simbolis pengesahan)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka memperkuat jaringan, DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu DPC Kabupaten Karawang kini tengah membentuk dan mengesahkan beberapa kepengurusan di tingkat kecamatan (PAC).

Seperti yang dilakukan hari ini, dimana telah dibentuk dan disahkannya PAC Kecamatan Cilebar yang diwakili oleh Muhammad Tayudin selaku Wakil Ketua DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu DPC Kabupaten Karawang. Minggu (9/6/24).

Kegiatan tesebut diselenggarakan di Dusun Pasung, Desa Mekarpohaci, Kecamatan Cilebar dengan dihadiri oleh Tokoh Masyarakat serta Tim perwakilan Desa se-Kecamatan Cilebar, PAC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu resmi terbentuk dengan diketuai oleh Muhammad Tohib Lubis, dan untuk posisi Wakil Ketua diduduki oleh Naryo.

Dalam sambutannya, Muhammad Tayudin mewakili Ketua DPC mengatakan bahwa di Pejuang Siliwangi Indonesia itu sendiri, hal yang harus selalu ditanamkan ialah tentang silaturahmi dan gotong-royong.

"Jangan putus silaturahmi, dan kita Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu sebagai penggerak masyarakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui adanya gotong-royong," ungkap Muhammad Tayudin.

Lebih lanjut, menurutnya dua hal tersebut memiliki nilai kebersamaan serta kebermanfaatan bagi anggota, pengurus maupun masyarakat selaku pihak yang nantinya akan menjadi prioritas dalam setiap program yang akan dijalankan.

"Maka dari itu, membantu masyarakat adalah prioritas utama yang harus kita jalankan bersama," pungkasnya. (Nunu)*

IMG-20240608-WA0042

PWI Aceh Barat Kirimkan Hendi Berry Pratama untuk Ikuti Seleksi Porwanas 2024

Hendi Berry Pratama, Anggota PWI Kabupaten Aceh Barat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat mengirimkan satu atlet biliar, Hendi Berry Pratama, untuk mengikuti seleksi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024. Seleksi ini akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Juni 2024 di Banda Aceh dan diselenggarakan oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Aceh. Sabtu (8/6/24).

Sekretaris PWI Aceh Barat, Puadi Safria, yang akrab disapa Dimas, menyampaikan kepada wartawan di Meulaboh bahwa pihaknya sangat mendukung partisipasi Hendi Berry Pratama dalam ajang seleksi tersebut.

"Kami berharap atlet dari Aceh Barat dapat memberikan penampilan terbaiknya dan berhasil mewakili Aceh pada Porwanas 2024," kata Puadi Safria.

Hendi Berry Pratama, atlet biliar yang dikirimkan oleh PWI Aceh Barat, telah menjalani berbagai persiapan intensif untuk menghadapi seleksi ini. Dengan kemampuan dan semangat yang dimilikinya, diharapkan Hendi dapat meraih hasil yang membanggakan.

"Ini adalah kesempatan besar bagi atlet kita untuk menunjukkan kemampuan dan membawa nama baik Aceh Barat. Kami berharap ia bisa lolos seleksi dan bersaing di tingkat nasional," tambah Puadi Safria.

PWI Aceh Barat juga menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada semua peserta yang akan berjuang dalam seleksi Porwanas di Banda Aceh.

"Selamat bertanding, semoga sukses dan bisa membawa pulang prestasi terbaik," ujar Puadi Safria.

Dengan partisipasi dalam ajang ini, PWI Aceh Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga di kalangan wartawan, serta berkontribusi dalam memajukan prestasi olahraga di Aceh.

Sementara itu, Hendi Berry Pratama selaku peserta merasa senang dapat mewakili PWI Aceh Barat pada seleksi tahun ini.

"Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari PWI Aceh Barat. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan berharap dapat lolos seleksi untuk mewakili Aceh pada Porwanas 2024," ujar Hendi dengan penuh semangat.

Dengan semangat yang tinggi, Hendi Berry Pratama berharap dirinya mampu mengharumkan nama Aceh Barat dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. PWI Aceh Barat terus berkomitmen untuk mendukung atlet-atletnya dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional. (Laporan : Muhibbul Jamil)*

IMG-20240605-WA0032

Temukan 166 Proyek Rutilahu Terindikasi Ilegal, Aktivis Karawang Buka Laporan ke Kejati Jabar

Foto Puga Hilal Bayhaqie usai membuat laporan di Kejati Jabar

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Kejaksaaan Tinggi Jawa Barat diminta untuk segera melakukan penggeledahan di dua organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Karawang yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, menyusul adanya dugaan pembangunan proyek Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang terindikasi dikerjakan secara ilegal pada tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Pegiat Media Sosial Puga Hilal Bayhaqie kepada awak media usai membuat laporan resmi di Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jalan R.E Martadinata No. 54 Kota Bandung, Kamis, 30 Mei 2024.

Menurut Puga, penggeledahan diharapkan harus segera dilakukan, karena khawatir pihak yang menjadi terlapor berpotensi menghilangkan barang bukti, sementara dugaan kerugian negara terbilang cukup besar.

“Terkait dugaan kasus tersebut, kami menghitung adanya dugaan kerugian negara atau APBD Kabupaten Karawang yang penggunaanya tidak bisa dipertanggungjawabkan mencapai Rp. 7 miliar,” kata Puga Hilal Bayhaqie.

Puga menjelaskan, dari data yang telah diinventarisirnya, Ia mendapatkan informasi yang menyebutkan bila ada oknum pejabat tinggi di Karawang disinyalir telah memerintahkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) yang saat itu dijabat oleh Asip Suhendar agar instansi tersebut memberikan bantuan Rutilahu yang jumlahnya mencapai 166 unit melalui pendataan yang diduga oleh tim sukses oknum pejabat tinggi tersebut.

“Dampaknya 166 unit Rutilahu tersebut tidak masuk pada calon penerima calon lokasi (CPCL) di Dinas PRKP, selain itu anggaran yang dicairkan melalui BPKAD yang diperkirakan mencapai Rp. 7 miliar tersebut juga tidak mendapatkan persetujuan dari DPRD Kabupaten Karawang,”  jelasnya.

“Bagaimana mungkin bisa mendapat persetujuan dewan, datanya saja tidak masuk pada e-katalog, sementara program yang masuk pada e-katalog sebagian belum juga dibayarkan padahal sudah lewat tahun anggaran,” timpalnya.

Selanjutnya, selaku pelapor Puga berharap tim Kejati Jabar agar memeriksa mantan Kepala BPKAD dan mantan Dinas PRKP Asip Suhendar, untuk memastikan apakah benar proyek Rutilahu yang terindikasi ilegal hingga menyebabkan Rp7 miliar APBD Kabupaten Karawang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Disisi lain ada ratusan proyek rutilahu yang nilainya juga berkisar Rp. 6-7 miliar yang belum dibayarkan oleh Pemkab Karawang. Desas-desus yang terdengar para pemborong tidak berani untuk menyampaikan protes, meski mengalami kerugian karena khawatir mereka tidak mendapatkan proyek lagi dari Pemkab Karawang,” pungkasnya. (red)*

IMG-20240603-WA0019

Polda Aceh Gelar Apel Penerimaan Siswa Latja Diktukba Polri Gel I T.A 2024 SPN

Penandatanganan berita acara

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H., menyambut kedatangan siswa Latihan kerja dan memimpin Apel serah terima bertempat di halaman apel Mapolres Aceh Barat pada Selasa (03/06/2024) pukul 08.00 WIB.

Sebanyak 47 siswa dari Gelombang I latihan kerja (Latja) Siswa Diktukba Polri Gel 1 T.A 2024 SPN Polda Aceh di Polres Aceh Barat. Dengan lamanya latihan kerja 30 hari, terhitung mulai tanggal 3 Juni Sampai dengan 3 Juli 2024.

Acara tersebut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Barat, Kapolsek Jajaran, Perwira Staf, Anggota Polres dan perwakilan Polsek Jajaran. Turut hadir pendamping dari SPN yang memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini.

Dalam acara tersebut Kapolres berpesan kepada para Siswa Diktukba Polri Gel I T.A 2024 yang melaksanakan Latja, Seraplah ilmu dan ikutilah segala sesuatunya dengan baik dan benar selama pelaksanaan Latja.

Teruslah belajar / berlatih dan mengembangkan diri selama proses pembelajaran atau pelatihan agar nantinya dapat menghadapi tugas setelah dilantik dan ikutilah aturan yang berlaku di Polres Aceh Barat selama pelaksanaan Latja.

Yang sebelumnya, kata Kapolres telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Kasie Dokkes Polres Aceh Barat Aipda Muchlis S.Kep, terhadap siswa Latja sebagai bagian dari tahapan awal pelaksanaan program ini.

Kegiatan ini berdasarkan Surat Kepala Kepolisian Daerah Aceh Nomor : B/1199 / VI / DIK.2.1 /2024 tanggal 17 Mei 2024 tentang Latihan Kerja Siswa Diktukba Polri Gelombang I T.A. 2024.

Kepada para Mentor dan Perwira Pendamping, kata Kapolres, agar selalu melekat dan terus mengawasi setiap kegiatan Siswa, berikan Motivasi, Arahan, bimbingan dan petunjuk serta Ilmu-ilmu Kepolisian kepada para Siswa Latja. (Laporan : Muhibbul Jamil/AB)*

IMG-20240602-WA0010

CV. Anugrah Jaya Kerjakan Penurapan Normalisasi Saluran Pertanian di Dusun Cigobang Manggungjaya Diduga Asal Jadi

Kondisi pekerjaan (insert: papan informasi)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah merealisasikan program normalisasi berupa penurapan di Saluran Pertanian Dusun Cigobang Blok Kalen Tengah, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon. Minggu (2/6/24).

Pekerjaan tersebut dikerjalan oleh CV. Anugrah Jaya, dengan nominal anggaran sebesar Rp. 189.217.000,- (seratus delapan puluh sembilan juta dua ratus tujuh belas ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun 2024.

Namun dalam pelaksanaanya, proses pengerjaannya diduga terkesan asal jadi dan tak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hal tersebut berdasarkan pada fakta yang terjadi dalam proses pembangunannya, dimulai dari galian yang dilakukan diduga terlalu dangkal dan hanya sebatas mata kaki, selain itu pemasangan material batu dan adukan tanpa didasari adukan, serta kondisi medan berair tanpa dipasangkannya kisdam. Hal tersebut jelas akan sangat mempengaruhi kualitas dari bangunan.

Mendengar adanya hal tersebut, salah satu warga berinisial EM turut memberikan komentarnya, menurutnya, dalam proses pengerjaan pembangunan Turap atau TPT, tentunya ada tata cara tersendiri, dimulai dari galian yang sesuai, dengan tujuan agar bangunan tidak mudah roboh, itu pun harus didasari adukan semen terlebih dahulu sebelum batu dipasangkan.

Selain itu, pada kondisi medan berarir, seharusnya ada proses pemasangan kisdam, dengan tujuan agar kondisi pondasi penurapan tidak terganggu oleh air.

Bahkan, dengan tegas warga tersebut mengatakan bahwa jika dirinya bertugas sebagai pengawas, sudah pasti ia akan meminta pelaksana untuk membongkar kembali bangunan tersebut.

"Eta mahi teu galian pondasina? Kisdam na dimana? Mana adukan didasarna? Mun urang pengawas namah rek titah dibongkar da," ujarnya dengan bahasa sunda.
(Itu cukup gak ukuran galian pondasinya? Kisdamnya dimana? Adukan dasarnya mana? kalau saya jadi pengawas, mau saya suruh bongkar).

Lebih lanjut, dirinya juga meminta agar pihak Dinas PUPR memberikan teguran kepada pihak pelaksana CV. Anugrah Jaya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Jendela Jurnalia belum berhasil mengonfirmasikan dan belum berhasil meminta tanggapan tarkait adanya hal tersebut kepada pihak pengawas dari Dinas PUPR Karawang. (Pim)*

IMG-20240601-WA0037

Gelar Festival Karnaval Antar RT, Pemdes Manggungjaya Meriahkan HUT Ponpes Al-Makiyyah Sekaligus Peringati Hari Lahir Pancasila

Foto Peserta Festival Karnaval

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) Ponpes (Pondok Pesantren) Al-Makiyyah yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemdes (Pemerintahan Desa) Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang mendukung dan memeriahkannya dengan menggelar acara Festival dan Karnaval antar RT pada Sabtu (16/24).

Kegiatan tersebut sangat disambut baik oleh masyarakat Desa Manggungjaya, terlihat dari acara Festival dan Karnaval berbagai kreatifitas warga dari setiap RT, dengan mengusung tema "Pancasila" melalui aneka ragam hiasan maupun atribut / kostum unik.

Didi Sukardi selaku Kepala Desa Manggungjaya menuturkan bahwa dalam rangka memeriahkan acara HUT Ponpes Al-Makkiyah yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila tesebut, pihak panitia acara telah mempersiapkan sejumlah hadiah berupa piala serta sejumlah uang untuk juara 1,2 dan 3. Hal tersebut bertujuan untuk lebih menyemangati seluruh peserta karnaval.

Adapun untuk hadiahnya, Kades menjelaskan bahwa untuk Juara 1 nantinya akan mendapatkan Piala dan uang pembinaan sebesar 700 ribu rupiah, Juara 2 mendapatkan Piala dan uang pembinaan sebesar 500 ribu rupiah, dan untuk Juara 3 mendapatkan Piala dan uang pembinaan sebesar 400 ribu rupiah.

Kades Manggungjaya Didi Sukardi (kiri) saat kegiatan karnaval berlangsung

Pada pelaksanaan kegiatan festival karnaval, diawali dengan berkumpul di Depan Masjid Nurul Bayan, untuk kemudian seluruh peserta berjalan berkeliling Desa Manggungjaya sesuai rute yang telah ditentukan panitia dengan titik akhir di Halaman Ponpes Al-Makiyyah, dimana di lokasi Ponpes tersebut telah digelar beberapa rangkaian kegiatan lainnya sejak pagi hari, dan bahkan masih ada rangkaian acara lainnya hingga malam hari.

Dalam kesempatannya, Kades Manggungjaya juga memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk Ponpes Al-Makiyyah.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun untuk Ponpes Al-Makiyyah," ucapnya.

Disamping itu, selain memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Ponpes Al-Makiyyah, Kepala Desa juga berpesan kepada masyarakat Desa Manggungjaya, khususnya bagi generasi muda, agar bisa lebih mengenal dan memahami isi dari Pancasila.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap agar masyarakat terutama kalangan anak muda, bisa lebih mengenal dan memahami isi daripada Pancasila," pungkasnya. #Nunu