admin

IMG-20231120-WA0043

Diduga Gegara Ulah Oknum Guru di SDN Rengasdengklok Selatan VI, Seorang Siswa di Bully Hanya Karena Belum Mampu Beli Seragam Olahraga

Papan nama SDN Rengasdengklok Selatan VI

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Orang Tua Murid dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rengasdengklok Selatan VI yang berlokasi di Jalan Bojong Karya 1, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengeluhkan terkait peraturan sekolah yang mewajibkan bagi setiap siswanya untuk membeli seragam olahraga yang diduga dilakukan oleh oknum guru kelas berinisial RA. Senin (20/11/2023).

Bahkan, bukan hanya terkait peraturannya saja yang dikeluhkan, melainkan ada dampak yang terjadi dimana hanya karena gara-gara anaknya belum mampu membeli seragam kepada Oknum Guru tersebut, anaknya hingga mendapatkan bullyan dan kini dirinya merasa sangat khawatir akan kondisi mental anaknya.

Hal tersebut diungkapkan IY (inisial) selaku Orang Tua Murid disekolah yersebut, dirinya mengatakan bawa ada oknum guru yang menurutnya berlaku kurang pantas, hingga menyebabkan anaknya menangis lantaran dibully oleh teman-teman sekelasnya dengan kata-kata yang sama seperti dilontarkan oknum gurunya sebelumnya didepan siswa lain.

"Tau gak punya uang, kenapa pingin baju seragam?," tutur IY menirukan perkataan oknum guru yang ia dengar berdasar keterangan anaknya.

Sementara itu, mendengar laporan adanya kejadian tersebut, Pengawas Korwilcambidik Rengasdengklok yang mendengar adanya kejadian tersebut mengatakan akan memanggil pihak sekolah terlebih dahulu.

"Oh begitu ya bang, nanti kita coba panggil pihak sekolah untuk kita tanyakan terkait hal ini ya Pak," ucapnya.

Adanya kejadian tersebut tentunya sangat disayangkan, dimana dalam hal ini, aturannya bahkan sudah jelas tertuang dalam Permendikbud 1 tahun 2021 pasal 27, ada larangan melakukan pungutan untuk membeli seragam atau buku tertentu yang dikaitkan dengan PPDB. Jika melanggar, bisa saja dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, terkait pakaian seragam, secara hukum juga tidak dapat diwajibkan oleh pihak sekolah kepada peserta didik dan/atau orang tua/walinya. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 181 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Terlebih, terkait pengadaan seragam sekolah, sejatinya diusahakan sendiri oleh orang tua atau wali peserta didik, dan larangan mewajibkan pakaian seragam ini tidak hanya untuk jenis pakaian seragam nasional, tapi juga pakaian seragam khas sekolah (lokal).

Untuk pengadaan pakaian seragam khas sekolah (lokal) itu sendiri, dapat dilakukan ketika jenis dan model pakaian tersebut telah diumumkan secara terbuka kepada peserta didik dan/atau orang tua/walinya. Sehingga wali peserta didik yang telah mendapatkan informasi tentang jenis dan model pakaian seragam khas sekolah, memiliki pertimbangan apakah mengusahakan sendiri atau membeli/menjahit melalui tawaran dari pihak sekolah dan/atau pihak terkait sekolah.

Karena, terkait pengadaan seragam khas sekolah seperti pakaian seragam olahraga dan seragam praktik, merupakan bentuk fasilitasi dan kemudahan serta alternatif pilihan kepada peserta didik dan/atau wali peserta didik. 

Artinya, pengadaan pakaian seragam khas sekolah merupakan bentuk fasilitasi dan alternatif, bukan kewajiban yang ditetapkan oleh pihak sekolah kepada peserta didik dan/atau wali peserta didik.

Hingga berita ini diterbitkan, Oknum Guru SDN Rengasdengklok Selatan VI berinisial RA tersebut belum berhasil di konfirmasi, karena saat awak media datang, Oknum Guru berinisal RA tersebut sedang tidak berada ditempat dan sedang ada agenda rapat diluar. Dan sayangnya, beberapa guru yang berada di sekolah pun tidak bersedia memberikan nomor kontak Oknum Guru Tersebut. (Reynaldi)*

IMG-20231119-WA00191-1

Dinilai Kurang Transparan dan Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Penurapan Jalan Lingkungan di Kelurahan Mekarjati Dikeluhkan Warga

Pekerjaan penurapan jalan lingkungan di Dusun Bangkuang, Kelurahan Mekarjati (insert: papan informasi)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Program Penurapan jalan lingkungan (jaling) di Dusun Bangkuang, RT 02/09, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat yang diselenggarakan oleh Dinas PRKP (Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman) melalui pihak penyedia jasa/Rekanan dari CV. PERKASA UTAMA ABADI, diduga dikerjakan asal jadi dan dikeluhkan warga sekitar Minggu (19/11/2023).

Pekerjaan penurapan dengan nilai anggaran sebesar Rp. 97.164.000,- (sembilan puluh tujuh juta seratus enam puluh empat ribu rupiah) yang didanai oleh APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggara 2023 tersebut juga terkesan kurang transparan karena tidak menyertakan besaran ukuran volume yang seharusnya dikerjakan.

Selain itu, kondisi pekerjaan terlihat jelas dari proses pengerjaannya diduga asal jadi, salah satunya adalah dimana adukan semen dan pasir hanya dicampur asal-asalan tanpa ukuran takaran yang jelas.

Hal tersebut diungkapkan KH (Inisial), yang merupakan warga setempat Dusun Bangkuang saat ditemui Jendela Jurnalis tak jauh dari lokasi pekerjaan. KH mengaku sangat menyayangkan terkait adanya pekerjaan penurapan yang terlihat asal jadi tersebut.

"Sangat disayangkan, pekerjaannya terlihat ngasal, dari adukan semen dan pasir saja sangat tidak seimbang dari yang seharusnya, di khawatirkan Penurapan yang menelan anggaran biaya puluhan juta tersebut tidak akan bertahan lama," ungkapnya. (19/11/2023).

"Saya berharap dinas terkait melakukan monitoring secara baik agar pembangunan juga berjalan dengan baik dan kualitas baik pula," harapnya.

Lebih lanjut, KH juga menegaskan agar dinas terkait, dalam hal ini dinas (PRKP) harus menjadi catatan dan evaluasi. Pasalnya, dari papan informasi yang terpampang dirasa tidak relevan.

"Itu yang tertera hanya sebatas nama CV dan surat pesanan saja, tapi volume panjang dan ketinggian kenapa tidak disertakan? ini pihak dinas harusnya melakukan evaluasi, jangan sampai pekerjaan yang diselenggarakan dinas dicurangi oknum pelaksana," tegasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, salah satu pekerja lapangan saat dikonfirmasi perihal pekerjaan dengan jumlah volume panjang dan siapa dan dari pihak pengawas dinas serta nama pemilik maupun mandor lapangannya, dirinya hanya berdalih bahwa dia hanya bekerja saja, dan tidak tahu apa-apa.

"Saya kurang begitu tau pak, soalnya saya biasanya bekerja di pihak pa bos SA (inisial), ini mah baru. Kalau untuk pihak pengawas dari dinas suka datang, cuman saya gak tau namanya," jawabnya singkat.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak mandor lapangan ataupun pelaksana dari pihak CV. PERKASA UTAMA ABADI belum ada yang bisa dikonfirmasi. Begitupun dengan pihak pengawasnya. (D'Sukarya)*

IMG-20231118-WA0069

Rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Nasional, IWO Indonesia Gelar Donor Darah dan Karnaval di Monumen Rawagede

Ketum bersama Ketua IWO Indonesia DPD Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Masih dalam rangkaian suasana Hari Pahlawan Nasional yang biasanya diperingati setiap tanggal 10 November. Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia menggelar Donor Darah dan Karnaval di Monumen Rawagede No. 2, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang. Sabtu (18/11/2023).

Dengan mengusung tema "Wartawan Sehat Karawang Kuat," kegiatan tersebut digelar sebagai bukti dan implementasi dari kepedulian wartawan terhadap sesama.

Dalam keterangannya, Icang Rahardian selaku Ketum IWO Indonesia mengatakan bahwa rangkaian acara yang digelar adalah kegiatan donor darah, pengobatan gratis, serta gelaran Karnaval dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang biasanya diperingati pada setiap Tanggal 10 November.

"Ini adalah bentuk rasa syukur kita, terhadap Pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan Negara Indonesia dari penjajahan," ujarnya didampingi Suhada Ketua IWO Indonesia DPD Kabupaten Karawang.

Lebih lanjut, Icang menjelaskan tentang pelaksanaannya mengapa harus di Monumen Rawagede, itu semua karena dirinya ingin mengangkat Monumen Rawagede tersebut di kancah Nasional, bahwa disana ada tempat sejarah kelam dalam memperjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Dengan slogan Karawang Pangkal Perjuangan, kita ingin mengangkat wilayah Karawang, lantaran di Rawa Gede ada tempat bersejarah terkait perjuangan," jelasnya.

Ketum IWO yang memang berjiwa sosial tersebut mengungkapkan rasa terimakasihnya, terlebih kepada masyarakat dan pelajar, karena telah mensupport kegiatan yang digelar teraebut. Selain itu, Ia juga memberikan ucapan terimakasih kepada Muspika dan Muspida Karawang, serta Kepala Desa yang telah mendukung kegiatan yang digelar tersebut.

"IWO Indonesia harus kompak, karena organisasi ini tempat mendidik, serta membina sahabat Wartawan yang ada, khususnya di Kabupaten Karawang, umunya di Indonesia," tambahnya.

Ditempat sama, Suhada selaku Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Karawang, ia mengatakan bahwa dalam kegiatan donor darah, pengobatan gratis tersebut dapat terselenggara atas kerjasama dengan beberapa pihak.

"Kegiatan donor darah serta pengobatan gratis kita bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS).Hermina, RS.Lira Medika, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karawang, serta Bank Mandiri Syariah," pungkasnya.
(D'Sukarya)*

IMG-20231118-WA0062

Sambut HUT PGRI ke 78, Pengurus PGRI Cabang Rengasdengklok Gelar Acara Jalan Santai

Foto saat pembagian doorprize

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Guru, merupakan garda terdepan dan penanggungjawab dalam dunia pendidikan bagi anak Indonesia. Terlebih, peran serta guru menjadi sangat berarti bagi orang tua siswa yang merasa cukup terbantu demi kesuksesan dan terbentuknya karakter anak dengan baik.

Dalam rangka menyambut dan memperingati HUT PGRI ke 78 serta Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Rengasdengklok beserta Korwilcambidik menggelar acara atau perayaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan jasa semua guru dibumi pertiwi dalam mengemban pendidikan untuk para muridnya hingga menjadi pribadi yang cerdas dan beretika. Sabtu (18/11/2023).

Pembukaan acara dilakukan oleh Korwilcambidik Rengasdengklok di Halaman SMK PGRI 3, dengan dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Karawang, Kapolsek Rengasdengklok, Camat Rengasdengklok, Ketua PGRI Cabang Rengasdengklok Dadah Dahlan, Penilik, Pengawas, Kepala Sekolah serta Guru se-Sekecamatan Rengasdengklok dari TK, PAUD, MI, SD, SMP hingga SMA/SMK Sederajat.

Kegiatan berbalut perayaan tersebut digelar dilingkungan Korwilcambidik Kecamatan Rengasdengklok dengan menggelar acara dan berbagai perlombaan. Dimana kegiatan tersebut diawali dengan Jalan Santai yang dilakukan pengambilan titik lepas/start dari SMK PGRI 3, dengan rute berputar ke arah (jalan Bedeng) untuk selanjutnya finish di Kantor Korwilcambidik Rengasdengklok.

Moment kebersamaan guru se-Kecamatan Rengasdengklok

Acara dilanjutkan dengan pembagian Doorprize, dimana hal tersebut merupakan waktu yang ditunggu-tunggu seluruh peserta, apalagi dengan puluhan hadiah dan berbagai macam produk menarik, melalui pengundian kupon yang telah disiapkan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Lukman Sagir, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan "Jalan Santai" tersebut mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah, acara HUT PGRI yang ke 78 hari ini berjalan kondusif, lancar dan sukses. Semoga hari ini menjadi momentum awal untuk kedepannya lebih maju," ucapnya.

Lebih lanjut, Lukman juga mengucapkan rasa terimakasih atas kekompakan seluruh guru se-Kecamatan Rengasdengklok, dan berharap agar mereka selalu solid serta semangat dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

"Harapannya, saya ucapkan terimakasih untuk kekompakan semua guru di Kecamatan Rengasdengklok, semoga akan tetap solid dan semangat terus dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai pendidik dan acaranya dapat lebih meriah, dan lebih banyak lagi hadiahnya," harapnya.

"Kegiatan Hari Ulang Tahun PGRI ini melahirkan motto dari guru, oleh guru untuk guru. Dan semua tidak lepas dari peran serta masyarakat dan pemerintah sehingga menjadi satu kekuatan bagi kami para guru, dalam menjalankan tupoksi kami sebagai peran utama dalam mencerdaskan bangsa," tambahnya.

Sementara itu, Dahlan S.pd. selaku Ketua PGRI Cabang Rengasdengklok dalam sambutannya berharap agar semua guru honorer dapat menjadi PNS ataupun P3K, hal tersebut berdasar semangat dan tugas mulia para guru dalam mencerdaskan anak-anak penerus bangsa, yang patut diapresiasi.

"Semangat guru dalam mencerdaskan anak-anak penerus bangsa patut diapresiasi dan berharap anak anak kita untuk dapat menjauhi narkoba pergaulan yang tidak benar," ujarnya.(Reynaldi)*

IMG-20231118-WA0061

Momentum Kebersamaan Guru se-Kecamatan Tempuran dalam Acara Jalan Santai Menyambut HUT PGRI ke 78

Ketua Korwilcambidik Tempuran saat memberikan sambutan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Menjelang peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November mendatang, kini suasana dalam penyambutannya sudah mulai terlihat, mulai dari kegiatan-kegiatan hingga rangkaian acara yang diselenggarakan dalam memeriahkannya.

Seperti yang hari ini tengah diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kecamatan Tempuran dalam rangka Hari Ulang Tahun PGRI Cabang Tempuran dan Hari Guru Nasional dengan menggelar kegiatan berupa "Jalan Santai" yang berlangsung di Bumi Perkemahan Jayakoncara, Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Sabtu (18/11/2023).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah, dimana selain agenda utama jalan santai yang diikuti oleh seluruh Guru dan Siswa se-Kecamatan Tempuran juga menggelar pembagian doorprize melalui kupon undian yang sebelumnya telah disebar oleh panitia acara.

Momentum kebersamaan dalam kegiatan Jalan Santai

Dalam kesempatannya, Dicky, S.Pd., selaku Ketua PGRI Cabang Tempuran berharap agar melalui peringatan Hari Guru Nasional serta HUT PGRI ke-78, guru di Tempuran agar senantiasa bertambah solid melalui sebuah kegiatan berbalut silaturahmi dan kebersamaan dalam rangka mempersatukannya dengan PGRI.

"Semoga semakin solid. Melalui kegiatan ini, tujuan kami ingin mempersatukan semua guru disatuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, MI, MTs, SMP, SMA maupun SMK dan lainnya, dengan membangkitkan silaturahmi dan bersosialisasi. Alhamdulilah antusiasme semua pihak sangat luar biasa dalam mensukseskan acara ini,"

Hal tersebut senada dengan harapan yang diungkapkan oleh H. Rohyat Nurdin sebagai Korwilcambidik Tempuran yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Dirinya berharap, agar para guru se-Kecamatan Tempuran selalu kompak.

"Alhamdulilah, hari ini kita bisa berkumpul disini, melalui kegiatan ini juga saya berharap agar kita bisa mempererat tali silaturahmi, menjaga kekompakan dalam persatuan dan kesatuan guru se-Kecamatan Tempuran," ungkapnya.

Selain dihadiri oleh peserta yang terdiri dari Guru dan Siswa se-Kecamatan Tempuran, acara tersebut juga dihadiri oleh Budianto, S.H., selaku Ketua DPRD Karawang, serta bersama perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. (NN)*

IMG-20231118-WA0019

Dikeluhkan Warga, Pengerjaan Pembangunan Jembatan Dusun Pasar di Desa Kampung Sawah Jayakerta Diduga Asal Jadi

Kondisi pengerjaan jembatan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Diduga akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait, pembangunan Jembatan Dusun Pasar, RT. 01/01, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang mendapat sorotan dari elemen msyarakat sekitar yang menduga pengerjaannya asal-asalan. Sabtu (18/11/2023).

Berdasar keluhan masyarakat, hal itu terlihat pada item pengerjaan pondasi jembatan yang terkesan mengabaikan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Keluhan tersebut diungkapkan DD (inisial) yang juga selaku Masyarakat Setempat kepada Jendela Jurnalis, bahkan mengaku sangat menyayangkan sekali setelah dirinya melihat secara langsung proses pembangunan jembatan tersebut yang diduga dikerjakan asal-asalan dan terkesan asal jadi.

"Terlihat dengan jelas, pada saat pelaksanaan pemasangan batu belah pada pondasi dasar jembatan dalam keadaan masih banjir atau tidak dikeringkan terlebih dahulu. Secara langsung, saya melihat pekerjaan jembatan tersebut tidak menggunakan adukan semen pasir dahulu, batu belah ditancapkan dan ditabur adukan semen pasir kering," terangnya. Sabtu (18/11/2023).

Diketahui, pekerjaan tersebut diselenggarakan oleh Dinas PUPR Karawang, yang dikerjakan oleh rekanan dari CV. Tumenggung Mayang dengan anggaran sebesar Rp. 189.495.000,- (seratus delapan puluh sembilan juta empat ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun 2023.

Sementara itu, dilokasi pembangunan jembatan, salah seorang pekerja yang enggan menyebutkan namanya saat dimintai keterangan oleh Jendela Jurnalis, ia mengatakan bahwa mereka yanga ada semua saat itu dilokasi hanya pekerja dan mereka mengaku bekerja sesuai arahan dari mandor pelaksana.

"Kami bekerja sesuai arahan dari mandor, untuk lain-lainnya langsung saja tanyakan ke mandor, karena saya tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskan dan saat ini mandornya sedang tidak ada ada ditempat," ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana, pengawas pelaksana (mandor) dilapangan maupun pengawas dari dinas terkait belum dapat ditemui untuk dimintai keterangannya. (Rey)*

IMG-20231117-WA0045

Peduli Kemanusiaan, Warga Samatiga Galang dan Serahkan Donasi untuk Palestina

Perwakilan Warga Samatiga yang melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH -
Aksi penggalangan donasi untuk Palestina masih terus dilakukan oleh berbagai kalangan, tidak terkecuali bagi komunitas yang tergabung dalam 2 Grup WhatsApp dari wadah perhimpunan Forbangsa dan IKASA Meulaboh. Jum'at (17/11/2023).

Maya Agustina selaku Bendahara Forbangsa, menerangkan kepada Jendela Jurnalis bahwa telah menyalurkan donasi penggalangan dana untuk Palestina melalui rekening resmi Bazarnas dengan total jumlah secara keseluruhan Rp. 6.200.000,- (enam juta dua ratus ribu rupiah).

Donasi tersebut berasal dari aksi solidaritas peduli Palestina bersama warga Samatiga, baik yang tergabung dalam grup WhatsApp Forbangsa maupun IKASA Meulaboh.

Aksi penggalangan donasi tersebut dilakukan selama hampir satu bulan penuh, dengan cara pengiriman langsung oleh donatur melalui nomor rekening bank yang disediakan oleh panitia pengumpulan donasi di Samatiga.

Usai penggalangan donasi berlangsung, Maya menerangkan bahwa pihak panitia kemudian melakukan diskusi panjang, yaitu terkait rencana penyerahan donasi tersebut. Hingga akhirnya kemudian mereka memutuskan untuk menyerahkan donasi tersebut kepada Bazarnas, dimana dalam kesepakatan telah dipilih sebagai pihak kedua yang akan meneruskan bantuan yang menurut mereka alakadarnya tersebut, dan berharap agar donasi tersebut sampai kepada pihak yang dituju.

Untuk diketahui, Forbangsa dan IKASA adalah 2 organisasi yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan di Meulaboh. Dan hingga kini mereka masih tetap akan melakukan penggalangan donasi untuk Palestina hingga batas waktu yang belum ditentukan. Terlebih, mengingat bahwa berdasar berita yang beredar, mereka yang berada di Palestina masih benar-benar sangat menderita.

"Siapa lagi yang peduli mereka kalau bukan kita se agama dan se saudara," ungkap Maya.

Sementara itu, hal senada pun diungkapkan oleh Suandi selaku Sekretaris Forbangsa Samatiga, dirinya juga menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh warga Samatiga dimana pun berada, atas kontribusi dan dedikasi yang menurutnya sangat luar biasa tersebut

"Barangkali inilah wujud jihad kita yang bisa dilakukan bagi mereka yang sedang didera oleh derita berkepanjangan akibat perang yang berkecamuk. Sampai saat ini, ribuan saudara kita disana meninggal dalam rangka mempertahankan agama dan bangsa dari invasi penjajah zionis nomor satu paling beringas dipermukaan bumi ini," tutupnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231117-WA0042

GAB di Gampong Kuta Padang Berlangsung Sukses

Foto bersama dalam kegiatan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Gerakan Aceh Barat Bersih (GAB) di Gampong Kuta Padang terlaksana dengan sukses, melibatkan para pihak, Jumat (17/11/2023). Acara gotroy ini juga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2023.

Acara ini dilaksanakan di Gampong Pancasila Desa Kuta Padang, ikut dihadiri oleh Penjabat Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, serta para perwira TNI seperti Dandenpom Letkol CPM Ruben Edison dan Dandenkesyah Letkol CKM Zulmai Hendri.

Penjabat Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi mengatakan, acara ini tidak hanya memberikan fokus pada kebersihan lingkungan, namun juga mengadakan pengobatan masal gratis bagi masyarakat serta menyediakan makanan bubur untuk mereka sebagai bahan makanan tambahan.

PJ Bupati Aceh Barat ini memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh Keuchik Kuta Padang dan seluruh warga Gampong Kuta Padang. "Kita akan bersama-sama mewujudkan desa yang sehat dan disiplin untuk menjadi teladan dalam pembangunan desa di Aceh Barat," ucapnya.

Diharapkan, kehadiran dan kolaborasi antara Keuchik Kuta Padang dan Pak PJ Bupati ini dapat menjadi titik balik bagi perubahan positif dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih sehat, disiplin, serta membawa kemajuan bagi Gampong Kuta Padang dan wilayah sekitarnya.

Selain itu kata Mahdi, Kebersihan lingkungan telah menjadi prioritas, dengan inisiatif seperti tambak ikan air tawar untuk mendukung ekosistem lokal.

Disampaikannya, lokasi pelaksanaan acara yang dipilih, memberikan view alami yang luar biasa, menjadikannya tempat yang ideal untuk diskusi dan berbagai kegiatan sosial. Selain itu juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga kebersihan lingkungan, sambil memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pembersihan area kolam

Keuchik Gampong Kuta Padang Safrizal menuturkan dirinya termotivasi dalam mewujudkan visi desa yang sehat dan disiplin dengan kedatangan yang menginspirasi dari Pak PJ Bupati.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat Pak Pj Bupati, membahas berbagai strategi untuk menjadikan Gampong Kuta Padang sebagai contoh dalam pembangunan desa di wilayah Aceh Barat. Salah satu fokus utama dari pertemuan ini adalah menciptakan masyarakat yang sehat dan disiplin. "Saya sangat terinspirasi dengan ide-ide dari Pak Pj. Bupati Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan dan disiplin masyarakat di desa ini," ujar Safrizal dengan antusias.

Selain itu, salah satu program unggulan yang diusung adalah inisiatif ketahanan pangan dan pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat. “Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kuta Padang,” pungkasnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231115-WA0063

Warganya Raih “Best Player” dalam Ajang Kompetisi Tingkat Provinsi, Kades Bayur Kidul Berikan Apresiasi

Deden Nurjaman (insert: Kades Bayurkidul

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pemerintahan Desa Bayurkidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang mendapatkan kabar baik dari salah satu warganya yang kini telah menorehkan prestasi yang sangat membanggakan.

Kabar baik tersebut datang dari Deden Nurjaman, yang dimana dirinya bersama rekan 1 timnya kini tengah menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat dalam ajang kompetisi "Champions Pontianak FFI U20 Tahun 2023" dan telah berhasil mendapatkan piala "Best Player" atau pemain terbaik.

Atas prestasi dari putra terbaik Bayur Kidul tersebut, H. Darsono selaku Kepala Desa (Kades) turut memberikan ucapan selamat dan rasa bangganya.

"Atas nama Pemerintah Desa Bayur Kidul beserta masyarakat Desa Bayur Kidul. Kami mengucapkan selamat Kepada Ananda Deden Nurjaman dan tim yang sudah mengharumkan Jawa barat dan Desa Bayur Kidul," ucapnya. Rabu (15/11/2023).

Kades yang diketahu aktif bersosial tersebut juga mengaku bangga dan sangat mengapresiasi serta akan selalu mendukung jika ada warganya memiliki kegiatan yang positif.

"Semoga Ananda Deden Nurjaman sukses selalu dan menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga. Sekali lagi kami meras bersyukur dan bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh ananda Deden Nurjaman," ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya pun berpesan agar dalam setiap kompetisi apapun, warganya bisa menjadi tauladan dan selalu menjunjung tinggi sportifitas, agar dapat mencetak generasi muda yang produktif melalui karya dan hobi.

"Ukir prestasi dan junjung sportifitas, kita cetak generasi muda yang produktif dengan karya dan hobi," tutupnya. (NN)*

IMG-20231115-WA0047

Sah! Pengurus DPD JPKP Kabupeten Bekasi Resmi Terbentuk

Foto penyerahan SK dari DPW JPKP Jabar ke DPD JPKP Kabupaten Bekasi

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR -
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) Provinsi Jawa Barat Endang Suryana serahkan SK pengurus DPD J.P.K.P Kabupaten Bekasi. Dengan di serahkan SK tersebut, DPD J.P.K.P Kabupaten Bekasi resmi terbentuk.

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus J.P.K.P kabupaten Bekasi, semoga SK yang di berikan ini dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan," ucap Endang Suryana yang biasa disapa Endang Nupo saat serahkan SK, Rabu (15/11/2023).

Sementara Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Bekasi, Deden Gintara menuturkan, SK yang di terima ini adalah suatu amanah dan tanggung jawab yang sangat besar.

"Saya minta rekan-rekan pengurus, penasehat maupun pembina di DPD J.P.K.P kabupaten Bekasi untuk mensuport kegiatan yang akan di laksanakan demi berkembangnya organisasi ini," ucap Deden Guntara kepada media, Rabu (15/11/2023).

Untuk kedepannya, kata Deden akan fokus membentuk pengurus tingkat kecamatan yang ada di wilayah kerja kabupaten Bekasi dan juga akan mengupayakan tempat sekretariat untuk aktivitas keorganisasian.

Dia juga berharap kehadiran J.P.K.P di kabupaten Bekasi ini bisa ikut andil dalam mensukseskan program pemerintah dan juga akan turut serta dalam menyukseskan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini yaitu pileg, pilkada, dan pemilu tahun 2024 mendatang.

Menurutnya, DPD J.P.K.P kabupaten Bekasi juga bakal memanfaatkan sumber daya yang ada terutama generasi muda untuk tujuan hal yang positif demi kemajuan kabupaten Bekasi kedepannya.

"Bersama J.P.K.P ini kita perkuat silaturahmi, persatuan dan kesatuan serta menjaga independensi. Jangan sampai kita ditunggangi maupun menunggangi kepentingan tertentu," kata Deden.

"Selain itu jangan sampai ormas atau LSM terjebak radikalisme, karna tujuan utama ormas atau LSM untuk membantu masyarakat demi terciptanya keadilan ditengah masyarakat," tandasnya. ***