admin

IMG-20240422-WA0033

PT. Mifa Kembali Terima Penghargaan CSR Terbaik dari Pemerintah Aceh

Foto saat Penyerahan Penghargaan

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH - PT Mifa Bersaudara selaku anak perusahaan Media Djaya Bersama Grup kembali menerima anugerah penghargaan sebagai perusahaan yang melaksanakan program TJSLP/CSR Terbaik Se-Aceh yang diserahkan langsung oleh Kepala Bappeda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Senin, 22 April 2024 di Banda Aceh.

Kepala Bappeda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, dalam konfirmasinya menyebutkan pada tahun pihaknya focus menilai komitmen perusahaan dalam merelisasikan program yang sudah disusun selama tahun 2023 lalu.

"Selain itu, kita juga menilai program dalam pemberdayaan ekonomi dan partisipasi perusahaan dalam Masyarakat," sebutnya.

Ia berharap, kedepan PT Mifa Bersaudara lebih fokus dalam meningkatkan program pengentasan kemiskinan, stunting dan pelestarian lingkungan hidup khususnya di area wilayah ijin usaha pertambangan batubara, Aceh Barat dan Aceh tentunya

"Kita sangat berharap PT Mifa terus terus melahirkan program – program inovatif untuk masyarakat. Sehingga saat aktivtas pertambangan selesai masyarakat sekitar tambang tetap Sejahtera kehidupannya dan lingkungan tetap seimbang," harapnya.

General Manager Support MDB Group, Finza Yugistura DAS menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bentuk komitmen dan keseriusan perusahaan dalam mengambil bagian mendukung program pemerintah untuk melaksanakan pembangunan melalui program CSR.

"Kami terus melaksanakan berbagai program dengan berbagai inovasi, dedikasi dan diharapkan dapat menjadi pusat studi kasus bagi program pengembangan masyarakat serta pembangunan Aceh ke depan," ujarnya.

Pihaknya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang selalu menjadi mitra dan memberikan amanah besar kepada PT Mifa Bersaudara untuk terus mengembangkan kreativitas dan berinovasi, dalam menjalankan program-program pengembangan masyarakat di Aceh.

"Terimakasih untuk penghargaan CSR yang kesekian kalinya kami terima dari pemerintah Aceh, semoga amanah ini bisa terus kami pertahankan dan terus bisa bersinergi dalam membangun Aceh kedepannya," tutupnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20240420-WA00151-1

Kujrun Blang Samatiga Merespon Positif Pola Tanam Setahun Dua Kali

T. Adian, Ketua KTNA Kecamatan Samatiga

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Kujrun Blang, sekaligus ketua KTNA Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat T. Adian menyambut baik terkait gerakan turun kesawah dan tanam padi secara serentak dua tahun empat kali seperti halnya di inisiasi oleh beberapa orang perwakilan geuchik di wilayah sekitar dua hari yang lalu.

Mantan Imum Mukim Lhok Bubon sekaligus salah seorang sosok sangat peduli terhadap pembangunan Samatiga secara komprehensif tersebut sangat setuju dengan wacana pola tanam seperti pernah disuarakan sebelumnya oleh sejumlah petinggi gampong di wilayah kerjanya.

Menurut T. Adian wacana beberapa orang geuchik terkait pola turun kesawah secara serentak merupakan suatu analisis bermuara pada pengalaman pola tanam akhir-akhir ini.

Lebih lanjut T. Adian pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa InshaAllah dia akan melakukan koordinasi lintas sektoral baik dengan seluruh ketua kelompok tani di kecamatan Samatiga maupun pihak berkompeten lainnya di Aceh Barat.

Untuk memperoleh hasil maksimal dalam usaha pertanian tentunya semua petani di kecamatan Samatiga terdiri dari 32 gampong dituntut wajib menyamakan visi dan persepsi di bidang pertanian dengan mengandalkan pola tanam padi secara serentak tetap mengedepankan azas musyawarah dan mufakat.

Tidak ada salahnya pola tanam padi sekitar 40 tahun yang lalu diadopsi kembali, mulai dari "Kenduri Blang", penyemaian benih waktu turun kesawah seluruhnya terorganisir secara sistematis tutupnya. (Muhibbul jamil)*

IMG-20240416-WA0044

Kerjakan Pembangunan MCK di Kecamatan Lemahabang, CV. Cakra Buana Utama Diduga Gunakan Material Tak Sesuai Spesifikasi

Foto pekerjaan pembangunan MCK (insert : Papan Informasi Kegiatan)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Demi meningkatkan pembangunan infrastruktur, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas PRKP) Kabupaten Karawang belakangan ini menyelenggarakan beberapa kegiatan pembangunan.

Seperti salah satu pekerjaan pembangunan MCK Lapangan Sepakbola Dusun Krajan l RT. 010 RW. 005, Desa Lemahmukti, Kecamatan Lemahabang, dengan judul kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik dalam Daerah Kabupaten / Kota yang terpantau tengah dalam proses pengerjaan oleh CV. Cakra Buana Utama dengan nilai kontrak sebesar Rp. 156.940.000,- yang bersumber dari APBD TA 2024.

Namun dalam pelaksanaannya, ketika Jendela Jurnalis mendatangi lokasi pekerjaan, terlihat besi yang dipakai menggunakan ukuran 10 mm, dan diduga pemakaian besi tersebut tidak sesuai RAB.

Lebih lanjut, ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada salah satu pekerja yang ada dilokasi, dengan bahasa sunda, dirinya mengungkapkan bahwa terkait pembesian tidak mengetahui harus menggunakan besi ukuran berapa, dan besi yang digunakan adalah besi yang dikirim oleh kontraktor.

"Nya make besi mah teu apal kang ukuran baraha-barahana, da make besi nu dikirim ku kontraktorna langsung," timpalnya dalam bahasa sunda. Senin (15/4/24).

Sementara itu, ADN (inisial) selaku pelaksana pekerjaan, saat dikinformasi mengenai pembesian melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp menyatakan bahwa memang menggunakan besi ukuran 10 mm, dan menggunakan besi ukuran 12 mm untuk kolom utama.

"Emang besi 10 pa bos, Besi 12 mah kolom utama doang," timpalnya. Selasa (16/4/24).

Sementara, di lokasi pekerjaan, awak media tidak melihat adanya penggunaan besi 12 yang sudah digunakan ataupun sisa potongan, karena kebanyakan dari sisa potongan yang terlihat pun, semuanya besi berukuran 10 mm.

Lebih lanjut, saat ditanyakan terkait siapa pengawas yang ditugaskan oleh Dinas PRKP dalam mengawasi pekerjaan tersebut, ADN lebih memilih bungkam tak menanggapi.

Demi mendapatkan informasi yang lebih dalam, Jendela Jurnalis mencoba mengonfirmasi SGO (inisial) selaku bagian Subkoordinator Bidang Sanitasi pada Dinas PRKP Kabupaten Karawang terkait adanya kejanggalan pada penggunaan pembesian dalam pekerjaan tersebut, namun SGO seolah kebingungan dan malah bertanya balik

"Kenapa dengan MCK nya?," timpalnya. (16/4/24).

Lebih lanjut, ketika ditanyakan secara detail tentang pembesian yang menggunakan besi berukuran 10 mm, dirinya menjawab dengan nada kurang meyakinkan.

"Mungkin iya 10," tutupnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pengawas yang ditugaskan oleh Dinas PUPR Kabupaten Karawang dalam pekerjaan tersebut, maupun dari Kepala Bidang Sanitasi, belum ada yang bisa dikonfirmasi. (Nu/Pri/Yan)*

IMG-20240414-WA0069

Galang Donasi, IPMS Meulaboh dan Banda Aceh Bantu Seorang Nenek Korban Kebakaran

Serah terima donasi dari IPMS kepada Nek Aishah

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
IPMS (Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Samatiga) Cabang Meulaboh maupun Cabang Banda Aceh dalam beberapa hari ini telah melakukan aksi pengabdian dan kepedulian sosial terhadap korban kebakaran rumah yang menimpa Nenek Aishah, salah seorang warga Gampong Suak Geudubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat yang terjadi pada malam takbiran hari raya idul Fitri kemarin.

Musibah yang melanda rumah seorang nenek usia lanjut tersebut setidaknya mengundang keprihatinan berbagai pihak termasuk Mahasiswa. Kepedulian mereka ditunjukan dengan berkolaborasi melakukan penggalangan dana untuk selanjutnya didonasikan kepada Nenek Aishah.

Adapun dalam pelaksanaannya, penggalangan donasi tersebut dilakukan dan diawali melalui group WhatsApp dengan melibatkan FORBANGSA IKASA dan Mahasiswa. Selain itu, Pengurus mahasiswa sendiri sangat proaktif dalam upaya penggalangan dana melalui cara-cara tertentu.

Dalam momentum serah terima donasi tersebut, Mahfudz Syukur selaku Ketua IPMS Cabang Meulaboh didampingi Pengurus IPMS Cabang Banda Aceh berharap agar sedikit donasi sebagai wujud keprihatinan tersebut dapat bermanfaat untuk upaya perbaikan dan merehab kembali apapun yang diperlukan.

"Alhamdulillah wasyukrulillah, berkat kegigihan dan usaha keras mahasiswa, donasi terkumpul secara keseluruhan sampai saat ini mencapai Rp. 7.155.000,- (Tujuh Juta Seratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah)," ungkapnya. Minggu (14/4/24).

"Alhamdulillah juga, donasi tersebut telah diserahkan langsung oleh pengurus mahasiswa Samatiga kepada Nek Aishah, disaksikan sejumlah Tokoh Samatiga yang berdomisili di Gampong tersebut," sambungnya.

Sementara itu, Yusuf selaku Geuchik Suak Geudubang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam proses renovasi kembali rumah warganya yang mengalami musibah dan mendoakan agar Allah memberikan pahala setimpal bagi mereka.

Dalam penyerahan donasi tersebut, dihadiri juga oleh beberapa Tokoh Masyarakat Samatiga diantaranya Marhaban, Maw ardi, Bung Yan, Geuchik Sudirman serta beberapa Pengurus Teras Mahasiswa dari kedua cabang tersebut.

Laporan : Muhibbul Jamil
Editor : Nunu Nugraha

IMG-20240413-WA0022

Sempit dan Mengkhawatirkan, Kondisi Jalan Penghubung Gampong Blang Dikeluhkan Masyarakat

Kondisi jalan yang nyaris terlihat seperti jalan setapak

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Jalan sepanjang 300 meter yang menghubungkan Gampong Blang dan Gampong Ladang, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat kini diketahui dalam kondisi masih sempit. Bahkan, hal tersebut pun menyulitkan para pengangkut sawit dengan transportasi jenis becang barang terpaksa harus berhati-hati, lantaran takut terbalik atau terjungkal ke rawa disepanjang area tersebut.

Adi, salah seorang warga Gampong Ladang yang mengeluhkan kondisi tersebut, Ia mengatakan bahwa pembangunan talut jalan penghubung antara Gampong Blang tersebut sudah pernah dibangun sepanjang 35 meter, tepatnya pada sekitar Tahun 2020 lalu dengan menelan anggaran sebesar Rp. 20.922.000,- yang bersumber dari Anggaran APBG DDS.

"Tahun 2020 dulu nya telah dibangun sepanjang 35 meter dengan menelan Biaya sebesar Rp 20.922000.Anggaran APBG DDS Tahun 2020 yang lalu," ungkapnya kepada Wartawan. Sabtu (13/4/24).

Sebelumnya, Keuchik Gampong Ladang belum lama ini pernah mengatakan bahwa lanjutan pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini, namun dengan tahapan musyawarah terlebih dahulu dengan masyarakat.

"Sambungan pembangunan talut jalan hubungan Gampong akan dilaksanakan kembali pada Tahun 2024 ini. Namun, terkait waktu waktu pelaksanaannya harus melalui adanya musyawarah dahulu bersama seluruh Masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan pantauan Jendela Jurnalis di lokasi jalan penghubung tersebut, diketahui bahwa kondisi jalan penghubung Gampong Blang terlihat masih sempit, sehingga para penguna becak dan mobil pickup pengangkut kelapa merasa khawatir kendaraannya akan terjungkal atau terbalik.

Bahkan, para kurir pengantar paket pesanan online ke rumah warga di Gampong Blang pun harus berkendara dengan penuh kehati-hatian dengan berjalan sangat pelan melintasi jalanan yang sempit tersebut.

Sementara itu, salah satu masyarakat di sekitar yang enggan menyebutkan namanya berharap dan meminta agar jalan penghubung Gampong tersebut bisa diperluas.

"Mohon diperluas, demi lebih lancar hubungan tiap saat," harapnya. (Muhibbul)*

IMG-20240408-WA0037(1)

Pererat Silaturahmi, Komunitas Rebabers Karawang dan PRK Cilamaya Kulon Gelar Buka Bersama

Suasana saat buka puasa bersama

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka mengisi kegiatan di Bulan Suci Ramadhan, Komunitas Rebabers Karawang bersama Pengurus Ranting Kecamatan (PRK) BMMK Karawang (dalam upaya pelestarian kebudayaan) menggelar kegiatan buka puasa bersama. Senin (8/4/24).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dikediaman Ocim Suhendi selaku Ketua PRK Cilamaya Kulon, tepatnya di Dusun Jarong Wetan, Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatannya, Dede Rohadi selaku Ketua Rebabers Karawang mengungkapkan bahwa tujuannya menggelar kegiatan bersama ialah agar untuk mempererat silaturahmi antara Rebabers dengan PRK.

"Acara buka bersama ini digelar bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar Rebabers. Selain itu, juga untuk menjalin silaturahmi yang baik dengan PRK, yang dimana kita ketahui bahwa PRK merupakan ujung tombak BMMK yang selama ini berhubungan langsung dengan para seniman di wilayahnya masing-masing," ungkap Ketua Rebabers yang sering akrab disapa dengan panggilan Dede Bah Mpi tersebut kepada Jendela Jurnalis.

Ngobrol santai usai berbuka puasa bersama

Sementara itu, Ocim Suhendi selaku Ketua PRK Cilamaya Kulon didampingi Sekretaris dan Bendahara, mengaku merasa sangat bangga. Selain itu, dirinya pun sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Rebabers tersebut, karena menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut merupakan cerminan jalinan silaturahmi Rebabers yang solid dan penuh kekeluargaan.

"Alhamdulilah, dengan terselenggaranya buka bersama ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan dari teman-teman rebabers ini. Dengan selalu menggelar silaturahmi seperti ini, tentunya ini menjadi cerminan jalinan silaturahmi yang penuh solidaritas dan dilandasi kekeluargaan," ucapnya.

Lebih lanjut, Ocim Suhendi berharap, agar kegiatan serupa bisa diikuti oleh pelaku seni yang lain, sebagai bentuk persaudaraan dalam dunia seni.

"Melalui seni, kita tidak hanya bisa menciptakan harmonisasi melalui alunan musik atau lantunan lagu-lagu saja, melainkan kita juga menciptakan harmonisasi dalam kehidupan sehari-hari dengan jalinan silaturahmi yang selalu terjalin dengan baik," tutup seniman sekaligus Ketua PRK Cilamaya Kulon yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kang Oce tersebut. (Nunu)*

IMG-20240405-WA0117

Jelang Hari Raya Idul Fitri, DKM Masjid Jamie Darussalam Sumurgede Menggelar Acara Santunan

Foto kegiatan santunan dan siraman rohani

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Menjelang Hari Haya Idul Fitri 1445 Hijriyah, DKM Masjid Jamie Darussalam yang terletak di Dusun ll Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang menggelar santunan berupa sembako kepada puluhan anak yatim piatu dan jompo. Jum'at (5/4/24).

Hadir dalam acara tersebut, Asan Permana selaku Kepala Desa Sumurgede, Tokoh Ulama setempat dan seluruh jama'ah Masjid Jamie Darussalam.

Dalam kesempatannya, Ahmad Tosin selaku Ketua DKM Masjid Jamie Darussalam yang juga sekaligus sebagai panitia acara santunan, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Terimakasih kepada bapak-bapak maupun ibu-ibu jamaah masjid jamie darussalam, para donatur yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang sudah membantu atas terlaksananya acara berbagi ini. Dan semoga melalui amal ibadah semuanya dapat bermanfaat bagi para penerima santunan," ungkapnya.

Prosesi penyerahan santunan yang dilakukan oleh Ketua DKM, Pengurus dan Kepala Desa Sumurgede

Dalam laporannya, kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik dengan jumlah total pembagian sebanyak 72 paket sembako. Jumlah tersebut ternyata melampaui target.

"Dari yang awalnya hanya ditargetkan sekitar 40 paket, alhamdulilah hari ini kita bisa menggelar santunan sebanyak 72 paket sembako," tambah Pria yang juga merupakan Pimpinan Perusahaan Media Online Jendela Jurnalis tersebut.

Dalam prosesi pembagian santunan, Asan Permana selaku Kepala Desa turut serta ikut membagikan paket sembako dan santunan tersebut. Selain itu, dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada jajaran pengurus DKM Masjid Jamie Darussalam.

"Kami atas nama Pemerintahan Desa Sumurgede mengucapkan beribu terimakasih kepada DKM
Masjid Jamie Darusalam dan jajarannya yang telah membantu masyarakat. Kami sangat terharu dan bahagia, melihat masyarakat yang juga bisa membantu masyarakat kami sendiri, bisa berbagi ke anak-anak yatim dan kaum dhuafa, jompo dan janda-janda tua," ucapnya.

Asan Permana juga mengaku merasa terharu dan bahagia, karena masih ada orang-orang yang mau untuk menyisihkan sebagian hartanya di Bulan Ramadhan ini untuk bisa berbagi, apalagi itu dilakukan oleh masyarakatnya sendiri.

"Mudah-mudahan, amal kebaikan orang-orang yang telah memberikan sebagian hartanya dibalas oleh allah dan dilipatgandakan hartanya," tutupnya.

Selain santunan, acara tersebut juga di isi dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an dan siraman rohani dari Kyai Uhi Muhidin, hingga kemudian dilanjutkan dengan pembagian santunan dan ditutup dengan Do'a. (Nunu)*

IMG-20240405-WA0074

Bagikan Sembako dan Takjil, DPC MOI Karawang Tebar Kebahagiaan dan Keberkahan

Pengurus DPC MOI Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Bulan suci Ramadan merupakan momentum untuk berlomba-lomba dalam kebajikan dengan menebar kebahagian kepada kaum dhuafa demi meraih keberkahan dari Allah SWT. DPC Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Karawang tidak ingin melewatkan bulan suci Ramadan tanpa ada kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Hari ini, Jumat (5/4/2024) sore, semua pengurus DPC MOI Kabupaten Karawang turun ke lokasi sekitar Kota Karawang untuk berbagi sembako dan takjil.

"Terselenggaranya acara berbagi sembako dan takjil ini karena adanya orang-orang baik yang berkenan berikan donasi, jadi kami hanya fasilitator agar kebahagian itu menebar ke masyarakat," kata Ketua DPC MOI Kabupaten Karawang, Latifudin Manaf.

Latifudin menyampaikan, acara hari ini ada dua sesi. Sesi pertama memberikan 50 paket sembako berupa beras dan sejumlah nominal kepada para kaum dhuafa, di antaranya para pemulung, pengemis dan fakir miskin.

"Kenapa kami berikan uang juga, supaya uang itu bisa dibelikan lauk pauk sesuai keinginan dan selera mereka. Kalau kami berikan semua dalam bentuk sembako, bisa jadi ada jenis sembako yang kurang mereka minati," ungkapnya.

Sesi selanjutnya adalah berbagi 50 paket takjil kepada para pengendara jelang berbuka puasa. Hal itu dilakukan agar para pengendara tidak kesulitan lagi mencari takjil untuk berbuka puasa.

"Paket takjil yang kami berikan adalah bubur sumsum, buah jeruk dan air mineral. Semoga takjil ini bisa membantu mereka yang ingin berbuka puasa di jalan," ujarnya.

Latifudin meyakini Allah SWT selalu menolong orang selama orang itu mau menolong saudaranya.

"Alangkah mulianya mengisi bulan suci Ramadan dengan menebar kebahagian kepada mereka yang membutuhkan. Semoga yang sudah membantu acara ini diberikan kesehatan dan keberkahan dalam hidupnya," tutupnya.

Momen pembagian sembako

Hal tersebut senada dengan apa yang diungkapkan Nunu Nugraha selaku salah satu Pengurus DPC MOI Karawang. Dirinya menambahkan bahwa melalui momentum bulan suci ramadhan, tentunya menjadi momen yang baik untuk berburu pahala melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

"Melalui momentum Bulan Suci Ramadhan, merupakan momen yang baik untuk berburu pahala melalui kegiatan seperti ini, dan semoga apa yang kita lakukan ini bisa memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan," harap Pria yang merupakan Direktur sekaligus Pimpinan Redaksi media online jendralnews.co.id (Jendela Jurnalis) ini.

Selesai bagi-bagi sembako dan takjil, semua pengurus MOI Karawang berkumpul untuk lakukan buka puasa bersama sambil membicarakan agenda-agenda selanjutnya. (red)*

IMG-20240405-WA0012

Peduli Korban Kebakaran di Desa Ujong Drien, PEMA UTU Salurkan Bantuan Sembako

Foto PEMA UTU bersama warga Desa Ujong Drien yang mengalami musibah kebakaran

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) Masa Bakti 2024/2025, menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (4/4/24).

Bantuan yang didistribusikan berupa sembako tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Mahasiswa UTU Anwar Efendi Kepada Fajar Ferdian selaku sekretaris desa ujong drien guna untuk diserahkan langsung nantinya kepada masing-masing korban.

Sementara itu Anwar mengatakan, musibah kebakaran yang melanda tiga unit rumah warga di Gampong Ujong Drien yang terjadi dua malam yg lalu telah menyebabkan kerugian besar bagi korban.

Dalam upaya membantu dan meringankan beban korban, bantuan tersebut disalurkan dengan cepat oleh pihak pemerintahan mahasiswa universitas teuku umar, ujar Anwar.

Presiden Mahasiswa UTU, Anwar Efendi mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin atas musibah yang melanda rumah warga desa ujong drien.

Anwar mengharapkan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban para korban.

Fajar Ferdian selaku sekretaris desa ujong drien menyampaikan rasa terima kasih kepada PEMA UTU atas respon cepatnya turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran dan melihat kondisi para warga yang terdampak musibah kebakaran.

Fajar menghimbau dan mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap bencana, apa lagi di bulan ramadhan ini.

“Semoga kita semua mendapat perlindungan dari Allah dan di jauhkan dari bahaya dan bencana,” tutup Fajar.(Muhibbul)*

IMG-20240404-WA0042

Pererat Silaturahmi, Berbagai Komunitas Masyarakat dari Petani Hingga Peternak di Batujaya Menggelar Acara Buka Bersama

Foto bersama dalam kegiatan buka bersama

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - KPSN Karawang, Beberapa Kelompok Komunitas BACOK, Peternak, Petani, serta beberapa tokoh pemuda di daerah Batujaya berkumpul untuk mengikuti acara buka puasa bersama. Rabu (3/4/24).

Jenal Arifin selaku Ketua KPS Nusantara Kec. Batujaya sekaligus sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut kepada Jendela Jurnalis mengungkapkan bahwa digelarnya bukber tersebut bertujuan untuk selalu menjaga silaturahmi antar elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Batujaya.

"Bukber ini wujud kesamaan pandangan dalam terus menjaga silaturahmi, selain itu kami juga membahas bagaimana Karawang utara bisa menentukan arah pembangunan di karawang," ungkapnya.

"Kami menginginkan, kedepan Bupati Karawang harus bisa membangun Karawang utara khususnya Batujaya, kalau melihat perjalanan karier Tokoh di Karawang, saya secara pribadi ingin meminta bapak Drs. H. Acep Jamhuri, M.Si., untuk bisa mencalonkan diri menjadi Bupati Karawang, karena sosok beliau sangat layak dan dihitung pantas menjadi Bupati Karawang, selain dekat dengan masyarakat keinginan untuk membangun daerah sangat tinggi dan sy sudah merasakan itu semua," tambahnya.

Hal tersebut senada dengan yang ditururkan oleh Cokro Samudro Pangestu selaku ketua komunitas Berbagi Cerita Orang Karawang ( BACOK) Kecamatan Batujaya mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang dan bangga bisa terus menjaga silaturahmi dengan komunitas dan organisasi yang berada di Batujaya.

"Memang benar, Karawang harus terus melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar kedepan Karawang bisa mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Karawang, kalau saya melihat kondisi saat ini di Karawang Utara Khususnya Batujaya masih perlu perbaikan di berbagai lini baik peningkatan IPM yang masih sangat rendah, sepertinya saya juga sependapat bahwa kang Ajam atau Acep Jamhuri mampu memberikan solusi terbaik tentang arah Karawang kedepan," bebernya.

Sementara itu, Luthfi Candra selaku Ketua Kelompok Ternak Bule Jaya Kecamatan Batujaya pun mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama jadi peternak dan jualan domba serta sapi, tapi menurutnya selama ini tidak ada perhatian serius dari pemerintah terhadap kelompok peternak dan para penjual domba, hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya pasar ternak di Batujaya.

"Maka dari itu, saya ingin meminta pak Acep Jamhuri kedepan bisa mencalonkan diri menjadi bupati. Agar ada perhatian khusus untuk para peternak dan pedagang ternak domba," cetus Pria yang sering disapa Bang Lutfi tersebut kepada Jendela Jurnalis. (ARS)*