admin

IMG-20240308-WA0029

Miris! Orang Tua Alami ODGJ, Anaknya Kini Malah Jadi Korban Trafficking dan Pelecehan Seksual

Korban saat mendatangi Polres Karawang didampingi LBH Paguyuban Sundawani

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Nasib nahas dialami remaja putri yang masih dibawah umur TL (14). Anak yatim yang kini diasuh bibiknya karena ibunya alami ODGJ harus rasakan makin getirnya hidup.

TL diduga alami korban penjualan orang (trafficking) dan pelecehan seksual oleh pelaku berinisial U.

Kasus getir TL terungkap ketika keluarga korban mengadu meminta tolong kepada Tim LBH Paguyuban Sundawani Rochny Triayana bahwa ada anak dibawah umur yang terbaring lemas dengan merasakan sakit di daerah kemaluannya.

Direktur LBH Paguyuban Sundawani Karawang, H. Abu Nurbuana, S.H., saat dihubungi media membenarkan bahwa dirinya sudah mendapat informasi dari tim adanya aduan ke pihaknya terkait dugaan traffciking dan pelecehan seksual anak dibawah umur

"Satu kata, biadab! Kami bukan hanya prihatin namun juga pilu mendengarnya, ini harus diusut tuntas dan kami (LBH Paguyuban Sundawani Karawang) akan melakukan pendampingan sekaligus mengawal kasus yang diduga tindak pidana pelecehan seksual dibawah umur dan trafficking," ujarnya kepada media, Kamis (7/3/2024).

Abu menegaskan, pihaknya tidak hanya melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian namun juga pihaknya juga akan melibatkan Komnas HAM dan Komnas Perempuan agar kasus ini bisa diusut tuntas dengan harapan kedepannya kasus serupa tersebut tidak terulang kembali.

Abu menambahkan, pada Jumat (8/3/2024), sekira pukul 10.00 WIB pihaknya telah melaporkan kasus dugaan trafficking dan dugaan pelecehan seksual ke Polres Karawang dengan nomor LP/B/316/III/2024/SPKT/POLRES KARAWANG/POLDA JAWA BARAT.

"Jadi mohon bersabar tim kami sekarang yang dipimpin oleh advokat Bahtiar sudah membuat laporan ke Polres Karawang. Kami berharap pihak kepolisian segera bergerak untuk menangkap terlapor," pungkasnya. (red)*

IMG-20240307-WA0041

Gratis Biaya Pendaftaran, PPDB di SMK TKM Tempuran Resmi Dibuka

Bangunan SMK TKM Tempuran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Kabar gembira! bagi Orang Tua siswa ataupun Adik-Adik yang tahun ini akan lulus dari tingkat Sekolah Menengah Pertama, tentunya membutuhkan referensi dan informasi mengenai sekolah lanjutan tingkat Menengah Atas maupun Kejuruan yang menjadi pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

SMK Taruna Karya Mandiri Tempuran (SMK TKM Tempuran) kini bisa menjadi referensi tepat untuk kalian, dan secara resmi juga di sekolah tersebut kini telah membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Akademik 2024/2025.

Beberapa hal yang menjadi referensi untuk adik-adik yaitu adalah tentang gratisnya biaya pendaftaran, SPP yang cukup terjangkau, hingga sarana dan prasarana yang terbilang sangat lengkap dan memadai.

Di SMK TKM Tempuran sendiri, ada 2 Jurusan Program Keahlian yang dapat adik-adik pilih, diantaranya adalah Jurusan Teknik Mesin dan Juruasan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis.

Mengenai peluang untuk jenjang karir, SMK TKM Tempuran juga bermitra dengan lebih dari 50 Perusahaan besar, serta bermitra dengan Instansi Pemerintahan Kab. Karawang. Jadi, tak usah khawatir mengenai planning setelah lulus nanti, pasti akan sangat mudah untuk mencari pekerjaan, terbukti dari banyaknya alumni yang kini telah berhasil bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang cukup fantastis, tentunya berkat bersekolah di SMK TKM Tempuran.

Selain itu, di SMK TKM Tempuran juga ada beberapa ekstrakulikuler yang cukup menarik dan bermanfaat, diantaranya ialah ;

  • Pramuka
  • PMR
  • Paskibra
  • Sepakbola
  • Bulu Tangkis
  • Bola Voli
  • Pencak Silat
  • Seni Musik
  • Seni Tari
  • Hadroh
  • Rohis
  • English Society
  • Japanese Club

Untuk Japanese Club, tidak hanya tersedia dalam ekstrakulikuler saja, melainkan ada juga dalam pelajaran reguler, dimana seluruh siswa berkesempatan mengikuti pembelajaran bahasa jepang.

Diketahui, program japanese club sudah berjalan dan telah berhasil mencetak siswa yang kemudian bisa berbahasa jepang, tentunya hal tersebut merupakan kesempatan yang sangat bagus jika ada yang memiliki impian untuk bekerja ke Jepang dengan telah menguasai bahasanya terlebih dahulu melalui beberapa metode kegiatan pembelajaran diantaranya ;

  • 文法 ぶんぽう (Tata Bahasa Jepang)
  • 会話 かいわ (Percakapan Bahasa Jepang)
  • 漢字 かんじ (Huruf Kanji Bahasa Jepang)
  • ちょかい (Listen dalam Bahasa Jepang)

Mengenai lokasinya, SMK TKM Tempuran beralamat di Dusun Banir, Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran.

Adapun mengenai perjalanannya, SMK TKM Tempuran berdiri sejak Tahun 2015, hingga kemudian berkembang cukup pesat. Bahkan, di Tahun 2023 saja jumlah siswanya sudah mencapai sekitar seribu lebih.

Adapun mengenai informasi persyaratan terkait PPDB, berikut data yang bisa adik-adik persiapkan ;

  • Mengisi Formulir Pendaftaran
  • SKL Setelah Dinyatakan Lulus (menyusul)
  • Fotocopy Ijazah SD/MI
  • Fotocopy KK
  • Fotocopy KTP Orang Tua
  • Fotocopy Akta Kelahiran
  • Fotocopy KIP, KIS, atau PKH (jika ada)
  • Pas Foto Background Merah ukuran 3 x 4 (2 lembar) dan 4 x 6 (2 lembar)

Untuk periode pendaftaran, tahapannya dibagi menjadi 2 gelombang, melalui waktu penyelenggaraan Gelombang Pertama dari Tanggal 1 Maret hingga 30 April 2024 untuk pelaksanaan test pada 4 Mei 2024. Sementara itu, untuk Gelombang Kedua diselenggarakan pada 1 Mei hingga 30 Juni 2024, dengan waktu pelaksanaan test pada 29 Juni 2024. (Nunu)*

IMG-20240307-WA0037

Prosesi Wisuda Fakultas Kedokteran Unmuh Yogyakarta Berlangsung Penuh Haru

Foto Keluarga dan Sahabat Almarhumah Nisya usai wisuda berlangsung

Jendela Jurnalis Yogyakarta, JATENG - Prosesi wisuda Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta angkatan Tahun 2023/2024 telah digelar pada Rabu (6/3/24) kemarin.

Prosesi Wisuda tersebut terbilang prosesi paling mengharukan tahun ini. Pasalnya, ada salah satu mahasiswi yang seharusnya mengikuti acara wisuda tersebut, namun nasib berkata lain, lantaran dirinya telah meninggal dunia sebelum digelarnya momen berharga tersebut.

Adalah Nisya Roudoh, Mahasiswi cantik kelahiran 7 Juni 2002 yang sebelumnya wafat pada Tanggal 16 Oktober 2023 lalu, ternyata ditetapkan sebagai lulusan terbaik jurusan kedokteran dengan nilai IPK 3,93 (Summa Cumlaude).

Foto Almarhumah Nisya Roudoh

Tak elak, prosesi wisuda tersebut berjalan dengan diwarnai isak tangis dari beberapa sahabat dan keluarganya. Moment yang selama ini paling ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa dan orang tua, namun ternyata Nisya telah berpulang terlebih dahulu menghadap Sang Pencipta.

Selain berhasil menjadi mahasiswi terbaik dijurusannya, Nisya Roudoh juga merupakan sosok mahasiswi kreatif dengan segudang prestasi. Diantaranya, Nisya adalah seorang penghafal Al-Qur'an.

Mengenai prosesi penyerahan Ijazah tanda kelusan, penyerahannya secara simbolis diwakili oleh kedua orang tua Nisya bersama Brian selaku sahabat dekatnya yang juga sesama wisudawan.

"Kami sangat terharu, dan sungguh sangat kehilangan sahabat dan teman seangkatan. Dia salah satu mahasiswi terbaik dengan banyak prestasi," ungkap Brian kepada Jendela Jurnalis beberapa saat setelah acara wisuda berlangsung.

Selain itu, selama prosesi wisuda berlangsung, salah satu peserta wisuda lainnya yang enggan menyebutkan namanya mengaku bahwa dirinya melihat adanya beberapa keanehan yang membuatnya kaget. Salah satunya ialah saat prosesi penyerahan ijazah untuk Nisya, sepintas dirinya melihat seperti adanya cahaya putih yang mendekat.

Lebih lanjut, saat ditanyakan maksud dari cahaya tersebut, dirinya pun merasa bingung dan menegaskan bahwa cahaya tersebut bukan berasal dari lampu maupun kilatan lampu kamera.

"Entahlah, yang pasti bukan dari kilatan lampu kamera," pungkasnya.

Sementara itu, ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada pihak keluaga melalui Hj. Nani selaku Ibunda dari Almhumah Nisya, dirinya sama sekali tak kaget. Bahkan dirinya juga bercerita bahwa hal serupa sering terjadi, khususnya dilokasi pemakaman Nisya.

"Banyak juga Siswa Siswi SD didekat lokasi pemakaman Nisya pada jiarah, dan sering ada yang cerita katanya ngeliat cahaya disekitar makamnnya," timpalnya. (HW/NN)*

IMG-20240307-WA0030

Dalam Rangka Ujian Praktek Mapel Kewirausahaan dan Seni Budaya, SMAN 1 Tempuran Gelar Bazar dan Pertunjukan Seni Budaya

Penyelenggaraan Ujian Praktek Kewirausahaan dan Seni Budaya

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Menjelang akhir tahun ajaran, SMAN 1 Tempuran tengah menyelenggarakan ujian praktek, salah satu diantaranya ialah untuk mapel (mata pelajaran) kewirausahaan dengan menggelar bazar dan pertunjukan seni budaya. Selasa (5/2/24).

Dalam kegiatan bazar yang diselenggarakan dilingkungan SMAN 1 Tempuran tersebut, diwarnai dengan pementasan seni dan budaya melalui pertunjukan seni tari, degung dan teater yang diikuti oleh seluruh peserta dari kelas 12 (XII) dengan memanfaatkan panggung seni pertunjukan yang tersedia disekolah tersebut.

Mengenai kewirausahaan, Mayang Agustiani selaku guru PKWU juga sekaligus ketua panitia penyelenggaraan ujian praktek tersebut mengungkapkan bahwa melalui kegiatan tersebut, fokus utama yang ingin disampaikan ialah agar para siswa dapat mengimplementasikan apa yang telah diajarkan tentang apa itu berwirausaha yang sesungguhnya.

Lebih lanjut, Mayang berharap agar kelak para siswanya setelah lulus nanti tidak merasa canggung saat terjun ke dunia usaha melalui karyanya. Contohnya dalam bidang usaha kuliner.

"Saya berharap agar mereka berlatih menjadi sosok pengusaha dengan berkarya, contohnya dengan membuat makanan atau kuliner khas nusantara, seperti yang mereka simulasikan dalam bazar ini," harapnya.

Salah satu stand bazar

Kendati demikian, walaupun kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan ujian praktek, para siswa tampak bersemangat mengikutinya. Dengan suasana bazar yang mereka buat semenarik mungkin, ditambah dengan adanya pertunjukan seni budaya yang menambahkan kemeriahan layaknya bazar yang digelar dalam sebuah event dilingkungan masyarakat. (Nunu)*

IMG-20240307-WA0027

PKBM Sanggar Juang Gelar Family Gathering di Pusat Pertanian Ketahanan Pangan Mitra Tani Makmur Balonggandu

Suasana saat family gathering

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - PKBM Sanggar Juang mengadakan Family Gathering untuk seluruh anggota OSIS PKBM Sanggar Juang. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dan menjadi salah satu dari rangkaian program sekolah leadership in education PKBM Sanggar Juang. Family Gathering PKBM Sanggar Juang diselenggarakan di Pusat Pertanian Ketahanan Pangan Mitra Tani Makmur Balonggandu, Kamis (7/3/2024).

Pembina Osis PKBM Sanggar Juang, Wawan Kurniawan, S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah erat rasa kekeluargaan dan sebagai wujud apresiasi dari intansi kepada organisasi siswa intra sekolah.

"Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras OSIS dan dalam rangka mengeratkan tali persaudaraan antara pengurus dan anggota OSIS" ujar Wawan.

Wawan juga menambahkan, kegiatan Family Gathering OSIS PKBM Sanggar Juang akan diisi dengan berbagai kegiatan yang diperuntukan bagi para pengurus dan anggotanya.

Kegiatan dibuka dengan pengenalanan pertanian, dilanjutkan dengan kegiatan penjelajahan melewati pos-pos pertanian seperti, komoditas tanaman padi, jeruk limo, cabe, jamur, dilanjutkan dengan kegiatan games ngagubyag empang ikan mas, dan dilanjutkan dengan makan bersama hasil masak peserta.

Pada kesempatan yang sama, para peserta Family Gathering OSIS PKBM Sanggar Juang berpeluang untuk memenangkan beberapa hadiah dan menikmati hiburan yang disediakan.

"Semua peserta berkesempatan mendapatkan doorprize yang menarik," pungkas Wawan. (Pri)*

IMG-20240304-WA0041

Dua Wartawan Diduga Jadi Korban Intimidasi dan Pengusiran di Lokasi Proyek Mini Soccer Milik Artis Vicky Prasetyo

Ega Nugraha saat berada di lokasi proyek mini soccer

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dua wartawan dari media AlexaNews.id dan Pojoksatu.id diduga mengalami pengusiran dan intimidasi saat melakukan investigasi terkait proyek mini soccer dan arena konser yang dimiliki oleh artis Vicky Prasetyo di Karawang. Kejadian tak terpuji tersebut terjadi pada Senin, 4 Maret 2024, di kawasan 3 Bisnis Center.

Ega Nugraha (Pojoksatu.ID) yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Karawang, dan Amirullah (AlexaNews.ID) adalah dua jurnalis yang menjadi korban pengusiran dan intimidasi oleh sejumlah orang yang diduga bayaran di lokasi proyek tersebut. Mereka mengaku terpaksa meninggalkan lokasi proyek karena keselamatan mereka terancam.

"Aksi tak terpuji tersebut terjadi ketika kami sedang melakukan pendalaman berita terkait kasus dugaan penipuan dalam proyek mini soccer dan arena konser yang dilaporkan oleh seorang pengusaha di Karawang," kata Ega kepada media ini.

Menurut keterangan Ega, mereka berdua mendapatkan intimidasi dan dipaksa untuk menghentikan pengambilan gambar di lokasi proyek. Bahkan, kamera rekannya Amirullah hampir rusak akibat tekanan yang diterima.

"Tindakan orang-orang bayaran di lokasi proyek tersebut jelas melanggar Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Pasal 8 Ayat 1. Sebagai seorang jurnalis yang sudah tersertifikasi Dewan Pers, saya berencana untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," tegasnya.

Sebelumnya, terdapat pemberitaan terkait pelaporan artis Vicky Prasetyo ke Polres Karawang oleh seorang pengusaha bernama Omri P Manurung terkait dugaan penipuan senilai Rp 1,8 miliar dalam proyek tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Jendela Jurnalis belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak proyek terkait adanya insiden tersebut. (red)*

IMG-20240302-WA0052

Rayakan Isra Mi’raj Sekaligus Sambut Bulan Suci Ramadhan, PKBM Sanggar Juang Gelar Pengajian

Sesi foto bersama usai kegiatan berlangsung

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Bertempat di PKBM Sanggar Juang, OSIS PKBM Sanggar Juang melaksanakan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H dan Pengajian Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Sabtu (02/03).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala PKBM Sanggar Juang, Staff, Dewan Tutor serta seluruh anggota OSIS PKBM Sanggar Juang. Dihadiri juga oleh MUI Desa Cirejag beserta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Kepala PKBM Sanggar Juang, Teddi Fitnaguhardi, SE. dalam sambutannya memaparkan bahwa Peristiwa Isra Mi'raj ini merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam.

"Peristiwa Isra Mi'raj merupakan perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang begitu singkat dalam semalam dan diterimanya perintah sholat lima waktu. Oleh karena itu peringatan Isra Mi'raj yang dirangkai dengan acara Pengajian Menyambut Bulan Suci Ramadhan mengambil Tema Jadikanlah Solat dan Sabar Sebagai Penolong tentunya Implementasi Hijrahnya Rasulullah sebagai Upaya Meningkatkan Iman dan Islam dalam Kehidupan Generasi Muda di Era Digital sekarang ini," paparnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa terimakasih dan maaf apabila terdapat kekurangan dalam peringatan Isra Mi'raj kali ini.

"Atas nama PKBM Sanggar Juang, kami ucapkan terimakasih atas kehadiran bapak/ibu, anak-anak peserta didik dan bapak Penceramah yang sudah berkenan mengisi Tausiyah pada hari ini. Semoga apa yang kita lakukan ini mendapat ridho dari Allah SWT. Serta kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dan hal yang tidak berkenan dalam acara ini," tutupnya

Kegiatan memperingati hari besar Islam tersebut dihadiri oleh Keluarga Besar PKBM Sanggar Juang, beserta Pengelola, seluruh Dewan Tutor, OSIS dan tenaga kependidikan PKBM Sanggar Juang. Tampak peserta yang hadir duduk mendengarkan ceramah agama yang disampaikan dengan begitu apiknya.

Dalam memperingati Isra Mi'raj tahun ini, PKBM Sanggar Juang mengundang H. Muhidin sebagai penceramah. Pada kesempatan ceramah tersebut ia menyampaikan Maha Suci Allah kebesaran Allah SWT memperjalankan seorang hambanya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa serta proses bagaimana turunnya perintah sholat lima waktu bagi umat Islam.

Diakhir ceramah, ia menyampaikan bahwa melalui peringatan Isra Mi'raj ini kita kembali ke jati diri masing-masing untuk mengingat kembali apa yg telah berlangsung selama 1400 silam sampai hari ini yang tentunya masih aktual dibicarakan untuk generasi muda yang akan datang.

Dalam kesempatan tausiyah tersebut terasa sangat hangat diterima oleh Peserta didik yang begitu antusias mendengarkan dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga akhir.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dan doa bersama menyambut bulan suci ramadhan yang dipimpin langsung oleh Bapak H. Muhidin selaku ketua MUI Desa Cirejag.

Selanjutnya kegiatan ditutup dengan do'a bersama, kemudian bersama-sama menyantap hidangan yang telah disediakan. (Pri)*

IMG-20240229-WA0016

Peduli Pengusaha Kecil, PT. KTS Berikan Bantuan Usaha

Perwakilan dari PT. KTS saat berfoto bersama warga Blang Sibeutong

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia pun memandang penting keberadaan para pelaku UMKM.

"Alhamdulillah, masih ada perusahaan yang peduli dengan rakyat kecil dan usahanya seperti saya ini," ungkap haru Merri Badariah.

Merri Badariah, merupakan single mother dari tiga orang anak yang saat ini menjadi salah satu penerima bantuan dan pendampingan untuk usahanya dari perusahaan sawit di Aceh Barat, PT. Karya Tanah Subur (KTS).

Usahanya memang masih kecil-kecilan berupa toko sembako dan warung klontong, namun ia begitu merasa terbantu dan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan PT. KTS sejak tahun 2022 lalu.

Perhatian tinggi yang diberikan kepada para pelaku UMKM tersebut tidak lain sebagai wujud pemerintah dalam menyangga ekonomi rakyat kecil. Apalagi, UMKM mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat disektor bawah.

Dilansir dari website resmi Kemenkeu terupdate pada pertengahan tahun 2023, bahwa saat ini, UMKM sedang dalam tren yang positif dengan jumlahnya yang terus bertambah setiap tahunnya. Tren positif ini akan berdampak baik bagi perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM terhadap PDB Nasional sebesar 60,5%. Ini menunjukkan bahwa UMKM yang ada di Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan hingga dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi perekonomian.

Tak terkecuali bagi Aceh, pertumbuhan UMKM di Banda Aceh mengalami pertumbuhan pesat, bahkan sudah menyasar ke desa-desa kecil di kabupatennya. Seperti di Desa Blang Sibeutong, Aceh Barat salah satunya.

Desa yang menjadi wilayah Ring 1 perusahaan sawit di Aceh Barat, PT. Karya Tanah Subur (KTS) ini, menjadi salah satu sasaran kegiatan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui pendampingan usaha, hingga pemberian bantuan terhadap usaha mikro disana.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM yang menjadi bagian integral dari upaya perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang akan dilakukan secara berkelanjutan.

"Ini menjadi salah satu komitmen kami dalam mendukung dan mewujudkan visi dan misi kami untuk menjadi perusahaan kelapa sawit yang bermanfaat untuk sekitar," ujar Catur Wibowo, Asisten CSR PT. KTS yang ikut serta dalam penyerahan bantuan, Rabu, (28/2/24).

Lebih dari itu, Merri mengungkapkan, PT. KTS tidak hanya memberikan bantuan untuk barang dagangannya di toko, melainkan juga memberikan dorongan imateriel berupa motivasi dan pendampingan usaha.

"Saya dibelikan kulkas (lemari es), rak-rak berserta seluruh barang dagangan. Bahkan toko saya direnovasi dan dicat oleh tim KTS," tambahnya antusias.

Wanita yang telah lama ditinggal suaminya ini, tentunya menjadi tulang punggung untuk ekonomi keluarganya, ia mengaku kehidupan ekonominya berubah dan sangat terbantu sejak 2 tahun lalu, awal pertama kalinya ia mendapatkan pendampingan untuk menjadi pelaku usaha di desanya oleh PT. KTS.

Diwawancarai secara terpisah, Miin Ahadi Administratur PT. KTS didampingi Riduan Manik Community Development Area Manager dan Azra Husaini Community Development Officer PT. KTS menyampaikan bahwa ia berharap kegiatan ini terus berlangsung secara berkelanjutan dan semakin banyak desa-desa yang dituju, agar PT. KTS mampu memberikan kontribusinya bagi masyarakat sekitar terutama dalam bidang ekonomi.

"Selain tujuan utama kami memang ingin membantu ekonomi masyarakat, semoga masyarakat lainnya semakin termotivasi untuk berlaku usaha, sehingga dapat membantu memajukan masyarakat tak hanya di sekitar perusahaan, namun menyeluruh di Aceh Barat ini," harapnya. (Muhibul Jamil)*

IMG-20240223-WA0051

Pengurus BMMK Ikuti Bimtek Kewirausahaan Seniman di Akshaya Hotel Karawang

Bimtek Kewirausahaan Seniman

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang tengah berupaya melakukan upaya peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam sektor kebudayaan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, khususnya demi terwujudnya ekonomi kerakyatan yang kreatif, dimana hal tersebut dapat mendorong kemajuan pembangunan daerah melalui pemanfaatan peluang yang terfokus pada bidang tertentu, yang memiliki daya saing tinggi, baik di level daerah, nasional maupun internasional.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Kabag Kesra Setda Karawang, menyelenggarakan kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) Kewirausahaan bagi Seniman, sebagai salah satu skema untuk menginisiasi keberlanjutan ekosistem budaya yang khas, dengan menumbuhkan "Art Prener" yang dilaksanakan di Aula Tulip Hotel Akshaya, Jl. Telukjambe Timur, Karawang pada 22 hingga 23 Februari 2024.

Adapun dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diikuti oleh Kasi Kesos se-Kabupaten Karawang dan Pengurus Box maupun Pengurus Ranting dari Badan Musyawarah Masyarakat Karawang (BMMK), yang selama ini selalu konsisten dalam melakukan upaya pelestarian kebudayaan di Karawang.

Selain dibekali pengetahuan kewirausahaan, Peserta dari Bimtek tersebut nantinya juga akan ditugaskan untuk melakukan pendataan terhadap beberapa seniman yang sebelumnya telah didata oleh pihak Disparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Karawang.

Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kabupaten Karawang Dr. Eka Shanatha, SH, MM., mewakili Bupati Karawang dan membacakan Sambutan tertulis sesuai yang diamanatkan Bupati. Setelah sebelumnya Kabag Kesra Setda Karawang Irlan Suarlan, S.STP., MSi., menyampaikan laporan kegiatan. (NN)*

IMG-20240220-WA0025

Bergerak Sebagai Tim Emergency Bidang SDA di Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Inilah Profil Pasukan Biru

Kegiatan Pasukan Biru

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Ada yang berbeda, baru-baru ini Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang (DPUPR), dalam beberapa kesempatan dicuaca hujan dan jalan tergenang, beberapa orang sibuk berjibaku menyorok dan mengangkat sampah dititik-titik genangan. Mereka menamai dengan sebutan Pasukan Biru.

Apa itu Pasukan Biru?

Memahami Pasukan Biru adalah sebutan dari kelompok pekerja Waker yang melayani kegiatan Umum dan Prasarana Umum dengan Tanggap dan Cepat terkait dengan kegiatan Sumber Daya Air, khususnya pelaporan yang berhubungan dengan saluran atau drainase yang bermasalah diwaktu atau kondisi hujan, mereka tersebar khusunya di wilayah Kota dan beberapa wilayah di Kabupaten Karawang.

Pasukan Biru adalah petugas khusus yang melaksanakan tugas Cepat, Emergency dalam menanaggapi laporan yang masuk ke bidang sumber daya air, bertugas secara cepat dengan prioritas. Petugas ini diambil dari beberapa Waker dengan hak sama seperti pekerja-pekerja pada umumnya.

Untuk gaji, diketahui bahwa Pasukan Biru memiliki gaji sama dengan Waker SDA, yaitu setara Upah Minimum Regional (UMR) Karawang yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Karawang. Namun dalam tugasnya, mereka mendapat upah tambahan, hal tersebut karena mereka bekerja diluar waktu perjanjian kerja, atau bahasa umumnya mendapati uang lembur.

Pasukan Biru ini di bentuk atas dasar kebijakan Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Karawang, Dr. Aries Purwanto, ST, M.Si, M.Sc., yang dimana dirinya menginginkan optimalisasi dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat diluar jam kerja, khususnya ketika kondisi hujan turun di wilayah Kota Karawang, dengan harapan dapat dengan segera mengatasi genangan-genangan yang terjadi di beberapa titik ruas jalan kota.

Saat diwawancarai, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Dr. Aries Purwanto, ST, M.Si, M.Sc., mengungkapkan bahwa Pasukan Biru adalah sebuah tim yang berjumlah 5 - 10 orang di setiap Wilayah UPTD yang berada di lingkungan Dinas 

PUPR Kab. Karawang.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan harapan Pasukan Biru adalah Sebuah Tim yang perlu segera dilakukan dan tidak dapat ditunda karena dapat memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

"Khususnya permasalahan yang sering kali didapati ketika cuaca dengan intensitas hujan yang relatif tinggi, sehingga persoalan yang terjadi tersebut dapat segera teratasi dan dalam rangka mempercepat berfungsinya mengatasi lokasi, prasarana dan sarana asset publik, maupun aset daerah yang berhubungan dengan bidang SDA rusak, kotor dan atau mengganggu sesuai dengan peruntukannya," ungkapnya. Selasa (20/2/24).

Kegiatan Pasukan Biru saat membersihkan saluran air

Mengenai tugas Pasukan Biru, Aries membeberkan bahwa ada beberapa tugas pokok Pasukan Biru, hal tersebut sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya. Ketiga tugas pokok Pasukan Biru adalah diatur dengan prosedur operasional kerja khusus, 

menyangkut aktivitas harian yang wajib dilakukan. Ini penjelasan beberapa tugas pokok Pasukan Biru yang dimaksudkan ;

1. Menanganani permasalahan prasarana dan saranan saluran jalan, dilakukan dengan memperlancar saluran jalan yang tersumbat akibat sampah, perbaikan saluran trotoar, dan pengangkatan sampah didalam saluran jalan tersebut.

2. Menanganani Prasarana dan Saranan Saluran dan menangani prasarana dan saranan saluran dilakukan dengan memperbaiki saluran air. Misalnya memperbaiki saluran rusak di jalan lingkungan atau local, terutama yang berhubungan dengan saluran pembuang. Kemudian mengurus saluran, tali-tali, dan mulut-mulut air yang mampet di lingkungan lokal, serta melaporkan segera pembangunan atau aktivitas yang berpotensi mengganggu saluran air ke saluran pembuang.

3. Menanganani Prasarana dan Saranan Saluran Taman, Adanya tugas Pasukan Biru adalah menanganani prasarana dan sarana saluran taman dilakukan dengan menangani pohon tumbang, memangkas ranting yang menutupi rambu lalu lintas, membabat rumput dan memastikan saluran taman terbebas dari sampah yang mengganggu di saluran taman tersebut. Kemudian membabat semak yang sudah mengganggu di dalam saluran, mengambil pot-pot rusak, dan melaporkan penebangan pohon pelindung ke SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) melalui UPTD Wilayah yang tersebar di Kabupaten Karawang.

Memperjuangkan Hak Petugas Pasukan Biru

Apabila sudah memahami tugas Pasukan Biru, kemudian mari kita sama-sama ketahui hak Pasukan Biru. Masih melansir dari sumber yang sama, yaitu Gaji yang diterima sebagai Waker SDA Dinas PUPR Kabupaten Karawang yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintan Kabupaten Karawang yang dibayarkan setiap bulan melalui rekening Bank BJB.

Selanjutnya, ada harapan kenaikan upah bagi Waker SDA dan juga adanya budget / anggaran tersendiri bagi Pasukan Biru yang selama ini mengandalkan dana non budgeter yang dirasa kurang. Bidang SDA berharap Pasukan Biru maupun Waker SDA bisa mendapat Jaminan

Kesehatan Nasional dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kemudian bisa mendapatkan hak hak lainnya seperti Tunjangan Hari Raya dan lain sebagainya.

"Sehingga, dalam pelaksaan tugasnya dapat lebih ditingkatkan lagi. Selain itu, dari segi peralatan, pasukan biru 

masih mengandalkan alat sederhana yang biasa digunakan dalam pelaksaan tugas Gorol sebagai Waker SDA, sehingga besar kemungkinan kedepannya perlengkapan alat kerja sangat dibutuhkan," terangnya.

Adapun, beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh pasukan biru dalam kegiatan Tanggap Cepat (Emergency) diantaranya adalah Pembersihan dan mengangkatan sampah di Sypon 6, Pengangkatan sampah disaluran Underpass Gonggo, Pembuatan Tutup Saluran yang Hancur, pembersihan gorong-gorong jalan pantura dan 

mengatasi banjir atau genangan yang selama ini menggenangi jalan masuk SMAN 1 Jatisari, serta beberapa Kegiatan Emergency lainnya. (Nunu/Red)*

Sumber : Sonie Apriadi, A.Md