admin

IMG-20241115-WA0022

Pemdes Muarabaru Kecamatan Cilamaya Wetan Diduga Selewengkan Dana Desa 2023 – 2024

Kantor Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dugaan penyelewengan dana desa yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, mencuat ke permukaan. Dana yang diperuntukkan bagi pengadaan hewan ini seharusnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.dan bukan untuk kepentingan pribadi.

Namun, hasil dari pantauan awak media atas laporan Pemerintah Desa Muarabaru yang telah dilayangkan kepada Pemerintah melalui aplikasi OMSPAN menunjukkan adanya indikasi ketidaksesuaian penggunaan anggaran dengan regulasi yang sudah ditentukan.

Pada tahun 2023, Pemdes Muarabaru telah merealisasikan dana sebesar Rp 255.500.320, sementara anggaran tahun 2024 disebut juga mencapai ratusan juta rupiah. Namun, masyarakat mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan ketidaksesuaian implementasi program ketahanan pangan tersebut, hingga diduga adanya indikasi penyelewengan dana desa.

Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan, "Program ketahanan pangan ini seharusnya dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Namun, pada kenyataannya tidak seperti yang dijanjikan, dan kami meragukan anggaran yang begitu besar benar-benar digunakan sebagaimana mestinya," ucapnya.

Pemerintah Desa Muarabaru sendiri hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait informasi ini. Sementara itu, seorang tokoh masyarakat setempat menambahkan,

"Kami berharap aparat berwenang dapat mengusut tuntas masalah ini agar dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan sesuai dengan regulasi yang ada," ujarnya.

Program ketahanan pangan melalui pengadaan hewani sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan menyediakan sumber daya pangan yang berkelanjutan. Jika dugaan penyelewengan terbukti, kasus ini akan menjadi sorotan terkait pengelolaan dana desa di wilayah tersebut. (Gun)*

IMG-20241114-WA0057

Pemkab Aceh Barat Serahkan Hibah Lahan kepada Kodim 0105 sebagai Bukti Sinergi dengan TNI

Simbolis penyerahan hibah dari Pemkab Aceh Barat kepada Dandim

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyerahkan hibah lahan kepada Komando Distrik Militer (Kodim) 0105 Aceh Barat dalam acara yang berlangsung di aula Kodim pada Kamis (14/11/2024). Penyerahan hibah ini menandai wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI, serta dihadiri langsung oleh Danrem 012/TU Kolonel Benny Rahadian.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, M.Si., menyampaikan bahwa hibah lahan ini akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan Kodim yang sejalan dengan pembangunan daerah.

"Dengan dukungan dari Danrem dan seluruh jajaran Kodim, kami akan terus bersinergi dengan TNI untuk mewujudkan berbagai program pemerintah daerah,” ujar Azwardi.

Azwardi juga menyebutkan bahwa Presiden telah menyampaikan delapan poin penting kepada para kepala daerah, salah satunya adalah ketahanan pangan. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Aceh Barat berkomitmen mendukung program ketahanan pangan TNI, seperti menyediakan pompanisasi bagi petani agar mereka dapat tetap bertani meskipun di musim kemarau.

Selain itu, Azwardi menyatakan bahwa Pemkab Aceh Barat tengah mengkaji rencana penyediaan makanan gratis untuk masyarakat. Rencana ini akan dipersiapkan secara matang agar dapat diimplementasikan dengan baik.

Lebih lanjut, Azwardi berharap bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI bisa terus berlanjut meskipun masa tugasnya sebagai Pj Bupati terbatas. "Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.

Disisi lain, Dandim Aceh Barat, Letkol Inf Hendra Mirza, memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Barat atas dukungan yang diberikan melalui hibah lahan ini. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Hibah lahan dari Pemkab Aceh Barat ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan TNI untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat, baik dari aspek pertahanan maupun program pembangunan daerah, ucap hendra mirza

Setelah dilakukan penyerahan dokumen jibah menyerahkan hibah lahan kegiatan dengan melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional Teuku Umar di Desa Mugo, Kecamatan Panton Reu,

Hendra menambahkan bahwa ziarah ke makam Teuku Umar ini menjadi simbol penghormatan kepada pahlawan yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan pengingat bagi generasi muda akan perjuangan pahlawan bangsa.

Menurutnya, ziarah ini juga tidak hanya sebagai penghormatan tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat semangat nasionalisme.

"Semangat perjuangan Teuku Umar adalah teladan yang harus kita jaga dan teruskan untuk generasi penerus," pungkasnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20241114-WA0046

Dinilai Asal – Asalan, Proyek Peningkatan Jalan Tanjung Pakis – Muara Bungin Baru Dibangun Sudah Retak

Foto bangunan pengecoran jalan yang sudah retak

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Proyek peningkatan jalan di kawasan Tanjungpakis - Muara Bungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang dikerjakan oleh PT. Mozzam Anugerah Utama dengan anggaran senilai Rp. 1.329.882.874 dari APBD Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini menuai kontroversi. Proyek tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang seharusnya.

Ketua KSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pakisjaya, yang akrab disapa Otong, menyatakan keprihatinannya terhadap proyek ini. Otong menegaskan bahwa proyek yang dibiayai dari anggaran pemerintah hingga miliaran rupiah tersebut diduga tidak sesuai standar karena sebagian tidak dilakukan konstruksi Lapisan Pondasi Bawah (LPB) sebelum pengecoran. Hal ini, menurutnya, akan berdampak pada kekuatan dan ketahanan beton yang dihasilkan.13/11/2024.

“Proyek ini terkesan dikerjakan asal-asalan tanpa memperhatikan spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan. Pengecoran dilakukan tanpa adanya pondasi bawah, yang jelas akan melemahkan daya tahan jalan dalam jangka panjang,” ungkap Otong kepada awak media..

Lebih lanjut, Otong juga menyoroti peran Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DPUPR yang dianggap kurang melakukan pengawasan secara maksimal.

"Seharusnya PPTK dari DPUPR melakukan pengawasan lebih ketat agar proyek berjalan sesuai aturan yang ada, namun yang terlihat saat ini seperti menutup mata terhadap masalah ini," tambahnya.

Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini demi menjamin kualitas proyek yang dibangun dengan dana publik. (Gun)*

IMG-20241114-WA0044

Gelar Tasyakuran Hari Jadi Ke-3, Media Delik.co.id Santuni Anak Yatim dan Duafa

Foto Santunan Yatim Piatu dan Dhuafa

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Tasyakuran Hari Jadi Ke-3, media online Delik.co.id berbagi kebahagiaan bersama 40 anak yatim dan 20 kaum dhuafa di RM Sambel Hejo, Kecamatan Karawang Barat, Kamis (14/11/2024) siang.

Bertemakan Dream (mimpi), Dynamic (berkembang) dan Dazzling (cemerlang), acara tersebut diisi dengan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada CEO sekaligus Pemimpin Redaksi Media Delik.co.id Latifudin Manaf kemudian dilanjutkan dengan doa, tahlil dan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz Nana, lalu ditutup dengan pemberian santunan anak yatim dan kaum duafa secara simbolis.

Latifudin Manaf mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas perjalanan media online yang didirikannya telah berjalan selama tiga tahun.

“Meski terbilang masih baru, tetapi media delik.co.id telah cukup dikenal, baik kalangan pemerintahan dan masyarakat pada umumnya. Tentu hal ini patut kami syukuri dengan berbagi kebahagian bersama anak-anak yatim,” ujarnya.

Latifudin menjelaskan, santunan yang diberikan ke anak yatim dan kaum dhuafa merupakan titipan dari para dermawan, sehingga wajib baginya untuk mengembalikan titipan itu kepada yang berhak. Mereka anak yatim dan kaum duafa tersebar, ada yang dari Kecamatan Karawang Barat, Kecamatan Telukjambe Timur, Kecamatan Karawang Timur dan Kecamatan Jayakerta dan Kecamatan Tirtamulya.

“Hakikatnya santunan ini titipan dari para dermawan yang tidak bisa disebutkan satu per satu, tapi saya yakin niat tulus mereka sudah tercatat, semoga mereka para dermawan selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan serta keberkahan dunia akhirat, semoga dengan dermakan hartanya dalam santunan ini jadi wasilah menerima syafaat dari Rasulullah SAW,” harapnya haru.

“Saya terharu dengan kepercayaan para dermawan. Awalnya santunan hanya untuk 25 anak yatim, tapi seiring banyak yang titip, akhirnya santunan anak yatim bertambah jadi 40 anak yatim dan 20 kaum dhuafa,” sambungnya.

Latifudin berharap, santunan yang tidak seberapa ini bisa berikan manfaat bagi kebutuhan anak yatim.

“Semoga keberadaan media delik.co.id selalu dapat berikan kebermanfaatan bagi anggotanya dan sekelilingnya dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Semoga Allah SWT meridai dan berikan keberkahan untuk kita semua, amin ya rabbal alamin,” tutupnya. (red)*

IMG-20241114-WA0031

Rayakan 11 Tahun Anniversary, Media Online Rakyat Jelata Sukses Gelar Acara Silaturahmi Wartawan se-Kabupaten Karawang

Moment Foto Bersama

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Media Online Rakyat Jelata yang ke 11 Tahun, Sahuri Adhi Putro, S.Pi., selaku Korwil Rakyat Jelata Provinsi Jawa Barat menggelar acara silaturahmi antar wartawan se-Kaupaten Karawang di Rumah Makan Ujung Timur Pantai Cibendo, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran. Kamis (14/11/24).

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan wartawan media online dan cetak, serta dihadiri juga oleh beberapa mitra dari instansi pemerintahan maupun swasta.

Dalam kesempatannya, pria yang akrab disapa dengan panggilan Mas Adi tersebut mengucapkan rasa terimakasihnya atas support dan kehadiran para tamu undangan.

"Alhamdulilah, saya ucapkan terimakasih banyak kepada rekan-rekan, baik dari rekan media maupun dari instansi pemerintahan, atas support dan kehadirannya di acara kami ini," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengaku memang sengaja untuk menggelar acara bertajuk silaturahmi tersebut, mengingat tentang suasana Pilkada di Kabupaten Karawang yang sudah semakin dekat, dan dirinya berharap agar silaturahmi antar wartawan tersebut tetap terjaga dan menjadi momentum kebersamaan yang baik.

"Mengingat bahwa sekarang ini di Kabupaten Karawang akan segera dilaksanakan Pilkada serentak dalam waktu dekat, saya berharap agar adanya acara silaturahmi ini menjadi ajang untuk mempersatukan seluruh wartawan, maka untuk tema hari ini adalah kita berkumpul dan bersilaturahmi tanpa memandang perbedaan," harapnya.

Sementara itu, acara yang digagas dengan tajuk silaturahmi tersebut memang berjalan sesuai rencana, dimana seluruh wartawan maupun instansi tampak hangat dengan suasana penuh keakraban, dilanjutkan dengan acara makan bersama layaknya keluarga besar. (Nunu)*

IMG-20241113-WA0039

Serap Aspirasi Masyarakat, Sabil Akbar Gelar Reses di Desa Muktijaya

Sabil Akbar saat menyampaikan sambutan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai Ketua Badan Kehormatan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil X (Karawang - Purwakarta) H. Sabil Akbar, M.Ip, menggelar Reses ke I di Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Rabu (13/11/24).

Dalam Reses tersebut, Sabil Akbar didampingi oleh H. Bukhori, S.Pd.I., yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Nasdem di Dapil IV.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sawa Isyirot selaku Kepala Desa Muktijaya, beserta ratusan masyarakat dari Desa Muktijaya dan juga warga dari beberapa kecamatan lainnya di wilayah Dapil IV.

Dalam kesempatannya, Sabil Akbar memperkenalkan diri dan menjabarkan perjalanannya selama 2 periode menjabat di DPRD Provinsi, dimana dirinya saat ini berada di bidang pemerintahan desa, dan dari sanalah dirinya berkomitmen untuk memprioritaskan pembangunan di tingkat desa.

"Karena bagi saya, desa adalah sebuah barometer penunjang ekonomi di Jawa Barat, tak terkecuali juga terkait kesejahteraan aparatur desa. Nah, maka dari itu, Insya Allah kedepan saya akan terus berupaya untuk memperjuangkan apa yang selama ini menjadi harapan di pemerintahan tingkat desa dengan permasalahan - permasalahan yang dialaminya," ucapnya.

Warga yang mengikuti Reses

Dalam reses tersebut, pengajuan - pengajuan terkait pembangunan infrastruktur menjadi pokok pembahasan, untuk selanjutnya diteruskan sebagai bahan yang akan dibawa oleh Sabil Akbar di tingkat provinsi.

Selain itu, Sabil Akbar juga menggelar kuis interaktif berhadiah doorprize, menjadikan suasana Reses penuh keakraban dan kehangatan tanpa terlihat adanya sekat antara pejabat dengan masyarakat. (Nunu)*

IMG-20241113-WA0006

Keluhkan Adanya Pungutan Tanpa Musyawarah, Wali Murid Minta Saber Pungli Datangi SMPN 2 Lemahabang

SMPN 2 Lemahabang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Salah satu Wali Murid dari anak yang bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Lemahabang yang terletak di Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang mengeluhkan tentang masih adanya pungutan yang berdasarkan pendapatnya itu adalah pungutan liar. Rabu (13/11/24).

Saat Jendela Jurnalis menelisik lebih dalam, Wali Murid yang enggan untuk namanya disebutkan mengatakan bahwa pungutan yang dilakukan pihak sekolah tersebut tidak melalui adanya proses musyawarah.

"Gak ada Pak, gak ada rapat dulu, katanya itu sumbangan sukarela untuk Program Kegiatan Sekolah (PKS)," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mempertanyakan terkait Dana BOS yang selama ini digelontorkan pemerintah kepada pihak sekolah dipergunakan untuk apa saja.

"Kan tiap sekolah ada Dana BOS, itu peruntukannya apa saja? Jangan hanya membebankan ke kita terkait kekurangannya saja, alur penggunaannya pun kita harus tahu juga dong biar fair, jangan ujug-ujug minta sumbangan sukarela. Lebih parahnya, gak ada musyawarah tapi sudah muncul angka 20 ribu rupiah," cetusnya.

Dirinya berharap, pihak Saber Pungli Kabupaten Karawang untuk dapat mendatangi ke sekolah tersebut, karena menurutnya, pungutan yang dilakukan pihak sekolah masuk dalam kategori pungutan liar (pungli).

Sementara itu, menyikapi adanya hal tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang pun meminta agar semua aktifitas pungutan serupa dihentikan, serta akan melakukan peninjauan ke sekolah - sekolah, agar tidak terjadi hal demikian.

Hingga berita ini diterbitkan, Jendela Jurnalis belum berhasil menemui Kepala Sekolah maupun pihak SMPN 2 Lemahabang untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait adanya permasalahan tersebut. (Pri)*

IMG-20241112-WA0047

Diduga Ada Kongkalikong dengan Pihak Dinas, CV. Samudra Nekad Lanjutkan Proyek Kadaluarsa

Proyek CV. Samudra di wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Ditemukannya keterlambatan proses pengerjaan layer berupa pengaspalan pada proyek Peningkatan Jalan Sumurgede - Tegalurung yang dikerjakan oleh CV. Samudra dengan kontrak anggaran senilai Rp. 189.263.000,00,- yang berdasarkan papan informasi, pekerjaan tersebut sudah kadaluarsa, karena seharusnya pekerjaan tersebut sudah selesai dikerjakan antara Tanggal 13 Juni 2024 s/d 11 Agustus 2024.

Namun, diketahui bahwa proses layer pengaspalannya dilakukan pada Senin 11 November 2024. Artinya, keterlambatan pekerjaan tersebut sudah melebihi batas, dimana jika mengacu pada aturan, keterlambatan tersebut tidak melebihi dari 50 hari tanggal batas akhir pekerjaan.

Akan berbeda apabila pekerjaan tersebut terlambat dikerjakan karena kendala bencana alam, sehingga tidak dapat dilakukan adendum. Karena, bukan merupakan kelalaian pihak pelaksana.

Hal tersebut sebagaimana yang tertuang dalam Perpres nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, dengan aturan denda 1/1000 (satu permil) dari nilai SPK (tidak termasuk PPN) untuk setiap hari keterlambatan, dan akumulasinya tidak melebihi 5 % dari kontrak.

Menyikapi hal tersebut, H. Nanang Komarudin, S.H., M.H., selaku Ketua Umum LBH Maskar (Massa Keadilan Rakyat) menduga bahwa tetap dilanjutkannya pekerjaan yang sangat jauh melampaui batas pelaksanaan pekerjaan tersebut ada kongkalikong antara pihak Dinas Pekerjaan dengan pihak CV. Samudra.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, keterlambatan itu maksimal 50 hari kerja, sedangkan ini mencapai 90 hari kerja. Artinya, diduga ada kongkalikong pihak dinas dengan pihak CV. Samudra," ungkapnya. Senin (11/11/24).

Lebih lanjut, H. Nanang menegaskan bahwa seharusnya pihak dinas menghentikan pelaksanaan pekerjaan dari CV. Samudra, dan memberlakukan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sehingga, walaupun telah melampaui batas waktu yang ditentukan oleh aturan, pelaksanaan pekerjaan tetap dilanjutkan. Padahal, seharusnya pekerjaan tersebut dihentikan dan dibayar sesuai progres pekerjaan dikurangi denda 0.1 % per hari keterlambatan dari nilai kontrak," tegasnya.

H. Nanang menilai, CV. Samudra sudah jelas dan terbukti tidak mampu menyelesaikan pekerjaan, dan seharusnya diberikan sanksi blacklist (daftar hitam) dan tidak bisa mengikuti lelang kembali di Pemerintahan Kabupaten Karawang.

H. Nanang juga menduga adanya kongkalikong antara pihak pengawas dan pelaksanaan, dimana yang seharusnya pengawas memberikan teguran, malah turut serta mengawasi seolah tidak terjadi keterlambatan yang dinilai sebuah pelanggaran.

"Seorang pengawas kan seharusnya menghentikan pekerjaan karena keterlambatan 90 hari kerja sudah melewati batas dari ketentuan atau masa perpanjangan yang dalam aturan maksimal hanya 50 hari, ini malah membiarkan dan mengawasi berjalannya pekerjaan lanjutan pengaspalan tersebut seolah tidak ada permasalahan keterlambatan," cetusnya.

Atas dasar hal tersebut, H. Nanang mengaku akan segera melampirkan dan menyusun data permasalahan pekerjaan CV. Samudra, untuk selanjutnya dijadikan bahan pelaporan kepada APH.

Sementara itu, pelaksana CV. Samudra saat berkomunikasi dengan salah satu awak media yang berada di lokasi melalui panggilan telpon mandor lapangan, mengakui bahwasanya Kabid Bidang Jalan dan Jembatan dengan pemborong pun sudah membicarakan perihal adanya denda keterlambatan. Artinya, sudah ada pengakuan dan bukti dugaan kongkalikong antara pihak dinas dengan pelaksana. (Team)*

IMG-20241110-WA0042

Dana BOS di SMPN 1 Cibuaya Untuk Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Diduga Diselewengkan

SMPN 1 Cibuaya

Jendela Jurnalis Karawang - Anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada SMP Negeri 1 Cibuaya, Kabupaten Karawang, diduga mengalami penyimpangan. Minggu (10/11/24).

Dugaan tersebut sebagian anggaran dana BOS terutama terkait dengan alokasi dana untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, yang dialokasikan pada pertengahan tahun 2023 hingga 2024.

Sumber terpercaya yang memahami situasi tersebut menyatakan bahwa anggaran BOS untuk pemeliharaan sarana dan prasarana tersebut tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukan.

"Kalau dalam pembelanjaan anggaran ini tidak ada permainan, maka tidak akan ada lebihnya untuk pihak sekolah," kata sumber yang enggan disebutkan namanya waktu dihubungi via seluler, mengisyaratkan adanya dugaan permainan dalam pengelolaan dana tersebut.

Lebih lanjut, sumber tersebut menambahkan bahwa laporan yang disampaikan pihak sekolah seharusnya mencerminkan transparansi dan akuntabilitas. Namun, dalam kenyataannya, penggunaan dana BOS sering kali sulit untuk dilacak secara rinci.

Diketahui, anggaran tersebut disampaikan dalam laporan pertanggungjawaban melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) yang dilaporkan ke Pemerintah sebesar 88 juta lebih.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 1 Cibuaya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyimpangan dana BOS ini. (Gun)*

IMG-20241110-WA0026(1)

Pererat Silaturahmi, Karang Taruna Cilamaya Kulon Gelar Kegiatan Kemah Bakti 2024 di Komplek Makam Adipati Singaperbangsa

Foto bersama usai Apel Pembukaan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Karang Taruna Tahun 2024 sekaligus Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2024, Karang Taruna Cilamaya Kulon menggelar Kemah Bakti di Komplek Makam Adipati Singaperbangsa (Bupati Pertama Karawang) yang berlokasi di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang. (9/11/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang, Hamid D. Samairja, S.H., M.H., selaku Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Camat Cilamaya Kulon bersama Kasie Kesos dan jajaran Muspika Cilamaya Kulon, Anggota Polsek beserta Anggota Koramil Cilamaya, Ketua IKD beserta Kepala Desa se Cilamaya Kulon, MWC NU Cilamaya Kulon, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan kepada Ketua beserta jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang, Camat dan IKD Cilamaya Kulon yang secara simbolis disambut dengan tarian sambutan yang dibawakan oleh "Sanggar Tari Ratu Kanayya" dari Divisi Seni dan Budaya Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Kulon dan pengalungan bunga.

Usai dilakukan prosesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan apel pembukaan dari kepanitiaan, diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Karang Taruna yang dibawakan oleh Siswa - Siswi dari MTs Al-Kautsar, untuk selanjutnya acara dibuka secara resmi oleh Dudi Alexsandri, S.STP., selaku Camat Cilamaya Kulon.

Camat Cilamaya Kulon saat menjadi Pembina Apel Pembukaan Kemah Bakti Karang Taruna Cilamaya Kulon 2024

Dalam sambutannya, Camat berpesan agar Karang Taruna di Kecamatan Cilamaya Kulon dapat konsisten untuk berperan aktif dan selalu bersinergi dengan pemerintahan, baik dari tingkat desa maupun tingkat kecamatan.

"Saya harap hal seperti ini bisa selalu dipertahankan, tetap konsisten berperan aktif dan menjalin sinergitas bersama pemerintahan, terkait permasalahan sosial di lingkungannya," harapnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Kemah Bakti yang diikuti oleh seluruh pengurus Karang Taruna Desa se Kecamatan Cilamaya Kulon tersebut dijadwalkan berjalan selama 2 hari, yaitu pada 9 - 10 November 2024 dengan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya adalah seminar dengan materi "Peran dan Fungsi Karang Taruna sebagai Organisasi Sosial Kepemudaan dalam Pembangunan Desa" yang dibawakan oleh narasumber-narasumber dari pengurus Karang Taruna Kabupaten dan dari Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

Malam harinya, acara dilanjutkan dengan kegiatan "NGABAKAR" (Ngabahas Karang Taruna) yang di isi dengan sharing dan diskusi perkembangan Karang Taruna di Cilamaya Kulon diselingi dengan hiburan dari Divisi Seni dan Budaya.

Dokumentasi Rangkaian Kegiatan

Dalam kesempatannya, Ahmad Athoillah selaku Ketua Karang Taruna Cilamaya Kulon mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah turut berperan serta atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut.

"Saya ucapkan terimakasih tak terhingga kepada Camat Cilamaya Kulon, IKD, jajaran kepanitiaan Kemah Bakti, Pengurus Karang Taruna Desa se Kecamatan Cilamaya Kulon dan juga kepada para dermawan yang tidak bisa saya sebutkan satu - persatu. Terimakasih atas pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, materil non materilnya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan baik," ucap Ketua Karang Taruna Cilamaya Kulon yang akrab disapa Kang Otoy tersebut.

Di akhir kegiatan kemah, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Gita Kuliah Subuh yang dibawakan oleh Ust. Opah Kurthobah dari MWC NU Cilamaya Kulon, dilanjutkan dengan Senam Pagi bersama Sersan Oday Sahroji selaku utusan dari Koramil Cilamaya, hingga kemudian acara dinyatakan selesai dan dibubarkan. (Nunu)*