Jendela Nasional

IMG-20251216-WA0006

BNN Bekali Pejabat Baru, Akselarasikan War On Drugs For Humanity

Jendela Jurnalis Jakarta Tiga belas pejabat tinggi pratama di lingkungan BNN yang baru saja dilantik mengikuti orientasi pada Senin (15/12). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, ini dirancang guna memberikan pengenalan organisasi dan pembekalan bagi para pimpinan baru sehingga selaras dengan visi misi organisasi.

Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi (Karo SDMAO) secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Sestama menekankan pentingnya adaptasi cepat dan pemahaman mendalam terhadap struktur organisasi demi mendukung efektivitas kerja di tingkat pusat maupun wilayah.

Orientasi yang dijadwalkan berlangsung secara intensif selama tiga hari, mulai dari tanggal 15 hingga 17 Desember 2025, ini diikuti oleh jajaran pimpinan strategis, yang terdiri dari para Kepala BNN Provinsi (Aceh, Sulawesi Selatan, Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, NTT, dan Maluku) serta sejumlah Direktur, dan Kepala Biro di lingkungan BNN RI.

Pada hari pertama, agenda difokuskan pada pengenalan mendalam mengenai postur organisasi yang dipaparkan langsung oleh Sestama yang dilanjutkan dengan materi teknis yang komprehensif mengenai program rehabilitasi, pencegahan, serta pemberdayaan masyarakat yang disampaikan oleh masing-masing Deputi terkait.

Sementara itu pada hari kedua, para peserta dijadwalkan untuk bertolak menuju kawasan Lido, Jawa Barat, guna meninjau sejumlah fasilitas milik BNN secara langsung. Di sana, para pejabat tinggi ini akan mempelajari terkait Satuan Kerja Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), kecanggihan teknologi di Pusat Laboratorium Narkotika, hingga mekanisme kerja di Balai Besar Rehabilitasi BNN.

Selanjutnya orientasi ini akan ditutup pada hari ketiga dengan agenda pemberian materi yang diampu oleh Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama, Deputi Bidang Pemberantasan, Inspektorat, serta Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslitdatin).

Rangkaian kegiatan ini merupakan langkah konkret BNN dalam memastikan bahwa setiap pejabat tinggi pratama memiliki visi yang selaras dalam menjalankan kebijakan "War on Drugs for Humanity". Melalui penguatan kapasitas ini, BNN berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas jajaran pimpinannya dalam melayani masyarakat dan mengamankan negara dari ancaman narkoba.

Biro Humas dan Protokol BNN

IMG-20251215-WA0051

Lantik 13 Pejabat Tinggi Pratama, Kepala BNN RI: Tekankan Pentingnya Solidaritas dan Integritas Dalam War On Drugs For Humanity

Jendela Jurnalis Jakarta Badan Narkotika Nasional (BNN) menyelenggarakan Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Acara ini dilangsungkan di Ruang Muhammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat (12/12).

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menekankan bahwa kegiatan pelantikan ini menjadi momentum reflektif bahwa jabatan adalah suatu bentuk amanah dan tanggung jawab. Para pejabat yang dilantik, yang dianggap sebagai personel terbaik dan berada pada posisi yang tepat, mengemban tugas utama yang mulia untuk menyelamatkan harkat dan martabat kemanusiaan dari kerusakan akibat narkotika.

Pejabat BNN dituntut untuk terus mentransformasikan diri guna menghadirkan peranan yang lebih nyata dan berdampak bagi masyarakat. Transformasi ini memerlukan kecepatan eksekusi, ketepatan kebijakan, dan sense of crisis dalam menghadapi permasalahan narkotika. Pejabat yang dilantik harus mampu berpikir strategis, bergerak taktis, dan bekerja dengan sepenuh hati.

Untuk mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba (Bersinar), para pejabat ditekankan untuk selalu menjunjung tinggi marwah dan nama baik BNN dan tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan sekecil apapun.

Selain itu, pejabat baru diinstruksikan untuk memperkuat semangat "War on Drugs for Humanity", yang tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan para penyalahguna narkotika.

Kepala BNN RI menegaskan tiga nilai utama yang harus menjadi pedoman bagi seluruh pejabat yang dilantik, yakni soliditas, integritas, dan sinergitas. Upacara pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat, disertai harapan agar para pejabat yang baru mengemban amanah dapat menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Berikut daftar 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik dan dikukuhkan jabatannya, yaitu:

  1. Dr. Agus Rohmat, S.I.K., M.Hum., sebagai Direktur Hukum Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama.
  2. Dr. Suhermanto, S.I.K., M.Si., sebagai Direktur Intelijen Deputi Bidang Pemberantasan.
  3. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M., sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol.
  4. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K, M.H., sebagai Kepala Biro SDM Aparatur dan Organisasi.
  5. Agus Dwi Hermawan S.H., S.I.K., M.Kn., sebagai Kepala Biro Umum.
  6. Drs. Budi Sajidin, M.Si., sebagai Kepala BNN Provinsi Bali.
  7. Drs. Agung Prabowo sebagai Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan.
  8. Reeza Herasbudi, S.I.K., M.M., sebagai Kepala BNN Provinsi Papua Barat.
  9. Asep Taufik, S.I.K., sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan.
  10. Mada Roostanto, S.E., M.H., sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah.
  11. Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H., sebagai Kepala BNN Provinsi Maluku.
  12. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., sebagai Kepala BNN Provinsi Aceh.
  13. Toton Rasyid, S.H., M.H., sebagai Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah.

Sumber : Biro Humas dan Protokol BNN

IMG-20251203-WA0005

Sambangi Disdikpora dan Diskominfo,AMKI Karawang Perkenalkan Program Kerja Organisasi

Jendela Jurnalis Karawang JABAR Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang memulai rangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah instansi pemerintah daerah dalam rangka memperkenalkan keberadaan dan program kerja organisasi.

Kunjungan perdana dilakukan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, H. Wawan Setiawan, dan dilanjutkan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang bertemu Kepala Dinas, Poltak S.ML. Toruan.

Ketua AMKI Karawang, Endang Nupo menyampaikan, bahwa silaturahmi ini menjadi langkah awal membangun hubungan kolaboratif dengan pemerintah daerah terkait peran media konvergensi dalam penyebaran informasi yang akurat dan edukatif.

"AMKI hadir sebagai wadah bagi media-media konvergensi di Karawang, dan kami ingin memastikan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam mendukung ekosistem informasi yang sehat di daerah. Hari ini kami memperkenalkan organisasi sekaligus menyampaikan komitmen untuk bermitra secara konstruktif," ujar Endang, Selasa (2/12/2025).

Rombongan AMKI dipimpin langsung oleh Endang Nupo bersama Sekretaris AMKI, Rd. Cholil Arief, Bendahara AMKI, Yanto Mulyana, serta sejumlah pengurus lainnya. Dalam pertemuan tersebut, AMKI juga memaparkan fokus kerja organisasi, termasuk penguatan kapasitas anggota, peningkatan standar profesionalisme media, serta kontribusi dalam publikasi kegiatan pemerintah daerah.

Kepala Disdikpora Karawang, H. Wawan Setiawan, menyambut baik kehadiran AMKI dan berharap kolaborasi dapat mendukung penyebarluasan informasi pendidikan, kepemudaan dan olahraga kepada masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Karawang, Poltak, mengapresiasi inisiatif AMKI yang dinilai selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan media yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Endang menegaskan bahwa AMKI akan terus melakukan kunjungan ke berbagai instansi, lembaga, serta komunitas untuk membangun jejaring kemitraan dan memperkuat peran media konvergensi di Karawang.

"Kami ingin memastikan AMKI dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun bagi masyarakat luas melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang," ungkapnya.

Rangkaian silaturahmi ini menjadi bagian dari persiapan AMKI Karawang dalam memperluas kolaborasi dan memperkuat struktur organisasi menjelang agenda-agenda besar yang akan dijalankan pada tahun mendatang. (Red)

IMG-20251130-WA0036

Anniversary ke-5 Tahun, Media LabrakNews Terus Berkembang dan Menjadi Media yang Menumbuhkan Iklim Jurnalisme

Jendela Jurnalis Karawang JABAR Perayaan Aniversary ke-5 Media LabrakNews berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kantor redaksi LabrakNews pada Sabtu siang. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para tokoh media, rekan-rekan jurnalis, hingga para CO dari berbagai media di Kabupaten Karawang yang turut hadir memberikan dukungan.

Sejak acara dimulai, suasana terlihat akrab dan cair. Para tamu undangan saling menyapa, berbincang mengenai perkembangan media lokal, hingga berbagi pengalaman seputar dunia jurnalistik yang terus berkembang. Kehadiran banyak insan media ini menunjukkan bahwa Labraknews memiliki tempat tersendiri di kalangan pekerja pers Karawang.

Dalam sambutannya, Bang Dacek, selaku Chief Officer (CO) LabrakNews, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya. Menurutnya, usia lima tahun bukan perjalanan yang singkat, apalagi bagi media yang terus berupaya menjaga konsistensi dan integritas di tengah dinamika pemberitaan saat ini.

“Alhamdulillah, kita bisa sampai di usia lima tahun ini. Terima kasih kepada seluruh rekan media, para tokoh, dan semua yang selalu mendukung. Sesuai slogan kami, Jelas Tandas Berintegritas, kami akan terus berusaha menghadirkan informasi yang benar, jelas, dan punya manfaat bagi masyarakat,” ujar Bang Dacek yang disambut tepuk tangan tamu undangan.

Acara ini juga menjadi wadah bertukar pikiran tentang peran media lokal, tantangan digitalisasi, hingga pentingnya kolaborasi antar redaksi. Beberapa CO media yang hadir turut menyampaikan harapan agar LabrakNews terus berkembang dan menjadi salah satu media yang menumbuhkan iklim jurnalisme yang sehat di Karawang.

Selain sambutan, acara diisi dengan ramah tamah, obrolan santai, serta sesi sharing mengenai pengalaman peliputan di lapangan. Momen pemotongan tumpeng menjadi simbol syukur dan doa agar LabrakNews semakin kuat, maju, dan tetap menjadi bagian dari perkembangan informasi di daerah.

Tak lupa, sesi foto bersama menutup acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini. Para tamu pulang dengan senyuman, membawa harapan agar kolaborasi antar media di Karawang dapat terus terjalin dengan baik.

Di usia lima tahun ini, LabrakNews menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi media yang dekat dengan masyarakat serta mengutamakan integritas dalam setiap pemberitaan. Dengan dukungan berbagai pihak, LabrakNews berharap dapat terus memberi warna di dunia jurnalistik Karawang dan tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya publik.(Red)

IMG-20251130-WA0015

Heryanto Resmi Dilantik Menjadi Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jakarta Periode 2025-2030

Jendela Jurnalis Jakarta Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jakarta menggelar pelantikan pengurus baru yang berlangsung di Hotel Grandhika, Jakarta. Pada acara tersebut, Heryanto resmi dilantik sebagai Ketua AMKI Jakarta untuk periode 2025-2030.

Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai sektor media, pejabat pemerintahan baik Kementerian PUPR maupun perwakilan Pemprov DKI Jakarta, Kabag Mitra Karopenmas Divisi Humas Polri dan anggota AMKI yang datang dari berbagai daerah di Jakarta,29/11/2025.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 100 undangan, para peserta juga menyaksikan pelantikan pengurus baru yang bertujuan untuk memperkuat peran media dalam menghadapi tantangan perkembangan industri media yang semakin pesat.

Dalam pidatonya, Heryanto menyampaikan komitmennya untuk mengoptimalkan peran AMKI dalam menciptakan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai Ketua AMKI Jakarta, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang, terutama dalam era konvergensi media.

"AMKI harus menjadi wadah yang tidak hanya menghubungkan media konvensional dan digital, tetapi juga memperkuat sinergi antar media, pemerintah, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa menghadapai tantangan besar yang ada di industri media dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa," ujar Heryanto dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala yang hadir dalam acara pelantikan ini, mengungkapkan rasa optimisme atas terpilihnya Heryanto sebagai ketua baru AMKI Jakarta.

Dalam pesannya, ia mengingatkan, tentang pentingnya media konvergensi dalam mengintegrasikan berbagai platform komunikasi yang ada, termasuk televisi, radio, media cetak, dan digital, agar dapat memberikan informasi yang lebih cepat, akurat, dan bermanfaat bagi publik.

"Peran AMKI sangat penting dalam mendorong media untuk tetap relevan di tengah perubahan teknologi dan kebiasaan konsumen yang semakin dinamis. Kami berharap, Heryanto bersama jajaran pengurus AMKI Jakarta dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan inovasi," tambahnya.

Dengan dilantiknya pengurus baru AMKI Jakarta, banyak pihak berharap agar AMKI dapat terus berperan aktif dalam mengedukasi publik tentang pentingnya media yang berkualitas serta menjaga independensi dan etika jurnalistik.

Selain itu, diharapkan pula agar AMKI dapat memperkuat posisi media konvergensi sebagai garda terdepan dalam menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, terutama di era digital yang serba cepat ini.

Sebagai ketua baru, Heryanto berjanji untuk terus memperjuangkan kepentingan anggota AMKI, memfasilitasi peningkatan kualitas media, serta membangun jaringan yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan dalam industri media.

Dalam acara pelantikan AMKI Jakarta beberapa sponsor ikut mendukung terlaksananya acara tersebut, diantaranya Pegadaian, J&T Cargo, Dharma Jaya, PUPR, SHARP, Sucofindo, Kokola, Frisian Flag, Dompet Dhuafa, Ancol dan beberapa pihak lainnya.

Pelantikan AMKI Jakarta ini diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi tentang langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk meningkatkan peran media konvergensi di Indonesia. Dengan semangat baru yang dibawa oleh kepengurusan yang lebih baik dan berkelanjutan.(Red)

IMG-20251129-WA0038

PLN Peduli Bersama Forum DAS Cilamaya Tanam 20 Ribu Mangrove

Jendela Jurnalis Karawang JABAR PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan FORDAS Cilamaya, menanam 20 ribu bibit mangrove di pesisir utara Karawang dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2025. Kegiatan ini digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema PLN Peduli, Jumat (28/11/2025).

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove menjadi langkah penting menjaga garis pantai Jawa Barat yang terus terdampak abrasi. Meski luas area tanam di Karawang relatif kecil, Sugeng berharap kegiatan itu dapat menjadi gerakan besar dalam menjaga lingkungan pesisir.

"Walaupun hanya sekitar dua hektare, kita berharap gerakan kecil ini menjadi gelombang besar penanaman mangrove di seluruh wilayah pesisir. Mangrove adalah benteng alam penjaga lautan," ujarnya.

Sugeng menambahkan, selain penanaman mangrove, PLN juga melaksanakan pelatihan perhitungan karbon bagi masyarakat serta program perawatan tanaman selama enam bulan. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan bagian dari komitmen PLN mendukung konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldi Arvian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Aisyah Diah, Kepala Dinas Perkebunan, Ganjar Yudiansyah, Kepala Dinas Kehutanan, Dodi Tardian, serta perwakilan komunitas Forum DAS Cilamaya dan unsur Pemerintahan Kecamatan Cilamaya Wetan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsihmengungkapkan, bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya menangani 12 juta hektare lahan kritis di Indonesia. Ia menyebut abrasi di wilayah pantai Jawa Barat telah mencapai lebih dari 300 hektare dalam beberapa tahun terakhir.

"Kegiatan hari ini bukan hanya simbolis. Ini bentuk sinergi seluruh pihak dalam mengatasi degradasi lingkungan. Garis pantai Jawa Barat panjang, PR kita besar, tapi kolaborasi seperti ini sangat berarti," katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Rizaldi Arvian menyampaikan, apresiasi kepada PLN atas inisiatif menanam 20 ribu bibit mangrove di Karawang Utara, salah satu daerah yang mengalami abrasi paling masif di Jawa Barat.

"Ini bukan sekadar kegiatan seremoni. Dampaknya mungkin tidak terasa besok, tetapi bertahun-tahun ke depan anak cucu kita akan merasakan manfaatnya. Karawang Utara sudah beberapa kali kehilangan akses jalan desa akibat abrasi," terang Rizaldi.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga lingkungan melalui langkah kecil di tingkat rumah tangga, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan mendukung upaya rehabilitasi pesisir.

Pada akhir acara, dilakukan simbolis penyerahan bibit mangrove, mangga, dan kelapa kepada Ketua Forum DAS Cilamaya, Muslim Hafiz, sebagai bentuk kolaborasi pelestarian lingkungan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada PLN dan para mitra yang terlibat, dilanjut dengan penanaman secara simbolis di pesisir pantai Muara Baru, Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. (Red)

IMG-20251126-WA0042

Wujudkan Kepedulian Sosial, BRI Bagikan Makanan untuk Yatim dan Dhuafa di Jakarta Selatan

Jendela Jurnalis Jakarta Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Kantor (KC) Jakarta Warung Buncit menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan ke Yayasan Yatim Piatu dan Duafa.

Kali ini BRI KC Jakarta Warung Buncit Berbagi kebahagiaan di Yayasan Harapan Robbani yang berlokasi Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI KC Jakarta Warung Buncit dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, tim BRI KC Jakarta Warung Buncit turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan kepada yatim piatu dan duafa yang ada di Yayasan Harapan Robbani. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILian,” ujar Pimpinan BRI KC Jakarta Warung Buncit, Pamadi Purno Widodo.

Pamadi menambahkan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Harapan kami dengan adanya Program Jumat Berkah ini bisa bermanfaat bagi orang banyak," tutupnya.(Red)

IMG-20251125-WA0016

Momentum Hari Guru Nasional, Jendela Jurnalis Ucapkan Apresiasi dan Penghormatan bagi Para Guru

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) pada Selasa, 25 November 2025. Tahun ini, peringatan HGN mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat."

‎Peringatan HGN 2025 juga diwarnai dengan peluncuran logo resmi yang menggambarkan hubungan harmonis dan kolaboratif antara guru dan murid, berlandaskan kasih sayang, ketulusan, serta semangat belajar sepanjang hayat.

‎Logo tersebut sekaligus menjadi simbol penghargaan bagi seluruh pendidik di Indonesia yang terus berjuang tanpa kenal lelah.

‎Di momentum istimewa ini, PRIATNA Pemimpin Redaksi Media Online Jendela Jurnalis/jendralnews.co.id beserta segenap jajaran redaksi menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru nasional.

‎“Selamat Hari Guru Nasional 2025. Terima kasih kepada semua guru dan pendidik di seluruh Indonesia atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Guru adalah pilar utama kemajuan bangsa. Dengan guru yang hebat, Indonesia akan semakin kuat,” ujarnya Pimred jendralnews.co.id.

‎Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi menuntut guru untuk terus beradaptasi, namun dedikasi dan ketulusan mereka dalam mendidik tetap menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan.

‎Momentum Hari Guru Nasional tahun ini juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan penghargaan terhadap profesi guru harus terus menjadi prioritas.

‎Jendela Jurnalis berharap semoga peringatan HGN 2025 dapat menguatkan semangat para pendidik untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk menghargai peran guru sepanjang masa. (red)*

IMG-20251125-WA0017

Dari Korea ke Kampung Halaman: Purna Migran Dirikan Koperasi MBG, Gerakkan Ekonomi Keluarga Pekerja Migran

Jendela Jurnalis NASIONAL - Upaya pemberdayaan purna pekerja migran kembali mendapat sorotan publik setelah Koperasi Mawar Berkah Grup (MBG) menunjukkan kiprahnya dalam menggerakkan ekonomi keluarga pekerja migran di berbagai daerah. Di balik gerakan ini, ada nama Didi Kusnadi, purna migran Korea Selatan yang pulang ke Indonesia pada 2014 dan kini menjadi salah satu penggerak utama koperasi dan jaringan Dapur MBG.

‎Didi, yang aktif di komunitas Buminu (Buruh Migran Nahdlatul Ulama), menegaskan bahwa mayoritas pemilik dan pengelola Dapur MBG berasal dari kalangan Nahdliyin. Semangat pengabdian khas warga NU membuat gerakan ini berkembang menjadi jaringan dapur pelayanan masyarakat, pelatihan kuliner, hingga sertifikasi chef melalui Yayasan Mawar Bina Insani (MBI) serta lembaga pelatihan di bawahnya.

‎“Bukannya saya tidak pernah gagal. Usaha itu pasti ada risiko gagal, dan saya mengalaminya. Tapi Rahmat Allah Ta'ala lebih luas daripada rasa takut. Terus melangkah adalah cara saya melupakan kegagalan,” ujar Didi.

‎Usai kembali dari Korea, Didi memulai usaha Mawar Fashion dengan moto “Indahnya Berbusana Muslim.” Kata "Mawar", baginya, adalah akronim dari “Memanfaatkan Waktu Agar Allah Ridho.” Dari usaha kecil itulah ia merintis Koperasi Mawar Berkah Grup (MBG) yang kini menjadi pemasok utama kebutuhan berbagai Dapur MBG di sejumlah wilayah.

‎Menurut Didi, program Dapur MBG tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi penopang ekonomi keluarga pekerja migran.

‎“Banyak teman migran yang terbantu. Ada yang bekerja di Malaysia bercerita, karena ada program seperti ini, kebutuhan anak di rumah jadi lebih ringan. Ia bisa fokus bekerja dan menabung untuk membangun rumah keluarganya,” tuturnya.

‎Koperasi MBG terus meningkatkan profesionalitas, mulai dari pelatihan chef, sertifikasi kompetensi, hingga pemenuhan standar halal dan higienis. Dalam beberapa kegiatan terakhir, asesor dari LSP Pariwisata Maestro bahkan ikut terlibat menguji peserta untuk memastikan kualitas tenaga dapur.

‎Didi menegaskan bahwa apa yang dibangun bersama para purna migran ini bukan sekadar program bantuan pangan, tetapi wujud nyata semangat gotong royong ala NU dan kontribusi purna migran bagi pembangunan masyarakat desa.

‎“Kami membuktikan bahwa purna migran bisa pulang, bangkit, dan memberi manfaat. Inilah bentuk bakti kami,” pungkasnya.

‎Koperasi MBG yang tumbuh dari tangan para purna migran kini dipandang sebagai model pemberdayaan yang selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ekonomi keluarga pekerja migran, sebuah contoh bahwa kepulangan bukan akhir, tetapi awal dari kontribusi yang lebih besar. (ALN)*

IMG-20251121-WA0007

Ketua PERADI Karawang Dukung Penuh Kebijakan Efisiensi Bupati Aep Saepuloh

Bupati Karawang (Hitam) dan Ketua PERADI (Putih)

Jendela Jurnalis Karawang JABAR Target efisiensi anggaran hingga Rp 100 miliar dengan cara melebur atau merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), itulah kebijakan yang sedang dilakukan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Kebijakan ini sempat dipuji oleh Wamendagri Bima Arya beberapa waktu lalu. Tetapi sebagian publik menilai jika langkah yang dilakukan Bupati Aep tersebut terlalu berani dan terlalu beresiko terhadap popularitas kepemimpinannya.

Karena dengan digabungnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) dengan Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perikanan akan digabung dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, maka secara otomatis akan banyak jabatan strategis yang hilang.

Bupati Aep menyadari, jika kebijakan yang dilakukannya ini akan berdampak kepada situasi dilema, yaitu dimana akan banyak pejabat yang membencinya. Tetapi hal tersebut tetap harus ia lakukan untuk menjaga stabilitas anggaran pembangunan akibat dampak pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang nilainya cukup signifikan.

"Saya tahu-lah dampaknya pasti akan banyak pejabat yang membenci saya. Tapi ini harus saya lakukan, agar pembangunan terus berjalan dan dapat dirasakan masyarakat secara langsung," tutur Bupati Aep, saat berbincang dengan Ketua PERADI Karawang, Asep Agustian SH. MH, Jumat (21/11/2025).

Disampaikan Bupati Aep, strategi efisiensi anggaran juga bukan sekedar pada langkah peleburan dan penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melainkan memangkas beberapa jabatan Kasi sampai tingkat kecamatan.

Oleh karenanya, dua langkah strategis inilah yang menjadi alasan kenapa ia tidak memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk efisiensi anggaran.

"Tetapi saya juga minta mereka (pejabat) komitmen, karena tidak ada pemotongan TPP, maka kinerjanya juga harus ditingkatkan. Tentunya, pelayanan terhadap masyarakat juga harus ditingkatkan," kata Bupati Aep.

Di kesempatan yang sama, Ketua PERADI Asep Agustian mengaku mendukung penuh langkah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Bupati Aep. Ia meminta Bupati Aep konsisten dengan idealisme kepemimpinnya, ketimbang terlalu banyak memikirkan sisi popularitas.

"Gak apa-apalah dibenci pejabat, yang penting kan dicintai rakyat ya!. Toh, pada akhirnya nanti masyarakat yang akan menilai sendiri terhadap apa-apa yang dilakukan Pak Bupati demi Karawang Maju," tuturnya.

Setelah berbincang cukup lama dengan Bupati Aep, praktisi hukum ini berkesimpulan jika memang benar adanya bahwa Bupati Aep merupakan sosok pemimpin yang tidak terlalu memikirkan popularitas.

"Maka ketika ada sebagian orang 'nyinyir' khususnya di media sosial yang mempertanyakan kemana Bupati Aep, beliau tidak akan terlalu memikirkannya. Beliau tetap akan fokus kerja-kerja dengan perencanaan pembangunan yang sudah di-mapping-nya," katanya.

Menurut Askun (sapaan akrab), Bupati Aep juga merupakan sosok pemimpin yang enak dan asyik untuk diajak berdiskusi. Dan Bupati Aep juga bersifat terbuka terhadap siapapun yang ingin berbuat untuk Karawang Maju.

"Tadi saya dengar sendiri kalau beliau juga banyak mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, karena telah banyak membantu Karawang. Artinya, beliau memang menjaga betul sinergitas pembangunan antara pemerintah pusat, Jawa Barat dan Karawang," kata Askun.

"Terlepas dari nyinyiran sebagian kecil orang yang tidak suka dengan kepemimpinan beliau, tetapi secara pribadi dan kelembagaan PERADI, saya mendukung penuh kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan Pak Bupati. Sekali lagi saya sampaikan Pak Bupati jangan takut dibenci pejabat. Pokoknya maju terus, mari kita sama-sama berbuat yang terbaik untuk Karawang Maju," tutup Askun.(Red)