Jendela Berita

IMG-20230926-WA0002

Pengurus PMI Aceh Barat Periode 2023-2028 Resmi Dilantik

Foto bersama usai pelantikan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, Senin (25/9/2023)), melantik pengurus PMI Kabupaten Aceh Berat masa bakti 2023-2028 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat di Meulaboh.

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi yang merupakan sebagai pelindung di kepengurusan PMI tersebut.

Junadi Rasyid dilantik sebagai Ketua PMI Aceh Barat periode kedua yang memimpin organisasi kemanusiaan di daerah tersebut. Selain pengukuhan Junaidi Rasyid, juga dilantik wakil ketua, dan Sekretaris Rusli T Us, wakil sekretaris, dan Bendahara, Ferdi.

Secara bersamaan juga dilantik Ketua Dewan Kehormatan PMI Aceh Barat, Marhaban SE yang saat ini menjabat sebagai Sekda Aceh Barat.

“Kami memohon dukungan dari semua pihak dalam misi kemanuasiaan, demi untuk kepentingan masyarakat nantinya,” harap Ketua PMI Aceh Barat, Junaidi Rasyid di sela-sela pelantikan pengurus PMI yang baru, Senin (25/9/2023).

Ia berharap kepada Pj Bupati Aceh Barat guna memberikan perhatian kepada PMI dengan kondisi Markas PMI saat ini mengalami kerusakan parah, hingga tidak dapat dimanfaatkan lagi di Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan.

Terkait hal tersebut tentunya membutuhkan dukungan pemerintah terhadap kekurang yang sedang dialami oleh PMI guna melancarkan peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan, dan kondisi markas PMI di Suak Nie telah dilakukan peninjauan langsung ke lokasi oleh Pj Bupati Aceh Barat, sehingga besar harapan dapat memperhatikan kemajuan PMI di Aceh Barat guna untuk kepentingan masyarakat.

Sementara Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi dalam kesempatan tersebut atas nama pemerintah akan mendukung dan mensupport organisasi kemanusiaan ini sebagaimana yang menjadi harapan bersama.

Ia meminta pengurus PMI Aceh Barat untuk melakukan usulan program kerjanya, sehingga nantinya pemerintah akan menyesuaikan terhadap kepentingan PMI kedepan.

“Jika dalam APBK Perubahan tidak terakomodir, Insya Allah Tahun 2024 mendatang bisa tertampung nantinya,” kata Mahdi Efendi.

Ia berharap kepada kepengurusan yang baru agar terus bekerja dengan baik terutama dalam misi kemanusiaan sebagai salah satu tuga mulia yang diembankan kepada pengurus saat ini.

PJ Bupati juga mengapresiasi PMI Aceh Barat yang selama ini juga telah memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat, sehingga ke depan hendaknya akan semakin sukses.

PMI Aceh Barat diminta untuk terus meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu organisasi terpercaya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Kita mengucapkan selamat atas pengukuhan kepengurusan PMI yang baru ini, sehingga dalam melaksanakan misi kemanusiaan ke depan akan semakin baik lagi,” harapnya.

Sementara Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf meminta PMI Aceh Bara agar lebih eksis lagi dari sebelumnya, sehingga banyaknya nantinya yang bisa dilakukan dan dikembangkan terutama dalam hal pemberian bantuan kemanuasiaan kepada masyarakat.

“Kita memberikan tantangan kepada PMI Aceh Barat yang baru agar setidaknya, jika belum mampu mendirikan Unit Transfusi Darah (UTD), akan tetapi mampu menyediakan Bank Darah,” harapnya.

Penyediaan stok darah tersebut salah satu hal terpenting untuk membantu masyarakat kedepan, dan kebutuhan tersebut tentunya akan semakin besar kedepan.

Saat ini pengelolaan UTD ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, namun akses pihak rumah sakit tentunya terbatas yang beda dengan PMI yang memiliki banyak relasi yang bisa mengumpulkan kebutuhan darah tersebut.

Kebutuhan darah tersebut bisa semakin banyak dengan banyaknya rumah sakit swasta di Aceh Barat saat ini, hingga kedepan hal tersebut tentunya bisa dilakukan dengan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Aceh Barat dan DPRK.

Ia juga berpesan agar kepengurusan PMI Aceh Barat 5 tahun kedepan jangan kaku atau jalan ditempat, namun harus semakin lebih baik nantinya.

“Untuk mendukung kelancaran organisasi dalam memberikan bantuan kemanusian ini, kita harapkan Pemerintah Aceh Barat dapat memfasilitasi markas PMI, hingga menunggu markas PMI lama dibenah kembali yang kini mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga tidak bisa ditempati lagi,” harapnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230924-WA0080

Wakapolres Aceh Barat Hadiri Kegiatan Bansos Kesehatan Dalam Rangka HUT TNI Ke-78

Kegiatan Bansos Kesehatan gratis

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Wakapolres Aceh Barat Hadiri kegiatan Bansos Kesehatan dalam rangka HUT TNI Ke-78 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat di Kompi Senapan C Lapang Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat, Minggu (24/09/2023), pukul 09.00 Wib.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasrem 012/TU, Dandim 0105/Aceh Barat, Danden Kes, Danden POM, Wakapolres Aceh Barat, Sekda Kab, Kadis kesehatan, Dan Pos Lanal meulaboh serta para Undangan.

Wakapolres Aceh Barat Kompol Iswahyudi SH, yang ikut hadir dalam giat tersebut mengatakan kegiatan yang diselenggaran oleh Kodim 0105/Aceh Barat dalam rangka menyambut HUT TNI Ke-78 sangat bermanfaat bagi Masyarakat.

Wakapolres menjelaskan," dalam kegiatan tersebut dilaksanakan Pengobatan gratis, Sunat massal, Operasi katarak serta Pemberian Bansos kepada Masyarakat sekitar," ujarnya

Dalam giat tersebut Wakapolres turut serta membagikan Bansos kepada masyarakat yang telah ditentukan dilokasi kegiatan," sebutnya.

Sementara itu," Wakapolres Aceh Barat sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat, dikarenakan hal tersebut sangat berguna serta sesui dengan kebutuhan Masyarakat saat ini," Tutup Wakapolres Kompol Iswahyudi SH. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230923-WA0046

Wakapolres Aceh Barat dan Forkopimda Hadiri Panen Jagung Serentak

Foto dalam kegiatan Panen Jagung

Jendela Jurnalis Aceh Batat, ACEH -
Giat Panen Jagung serentak di pimpin langsung oleh Kasdam IM Brigjen TNI Hadi Basuki S.Sos. M.M.Tr. (Han), bertempat di Gp Meunasah Gantung Kec Kaway XVI Kab. Aceh Barat, Sabtu (23/09/2023). Pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut di hadiri Unsur Forkopimda Kab Aceh Barat, Unsur Forkopimda Aceh Jaya, Unsur Forkopimda Nagan Raya, Muspika Kaway XVI Para Tokoh Agama dan elemen Masyarakat setempat.

Program Panen Jagung serentak merupakan hasil dari jerih payah petani yang menjadi binaan Dandim 0105 Kabupaten Aceh Barat.

“Ini betul-betul perdana, ini menjadi langkah yang besar, kami sudah panen 8 hektar,” kata Dandim di lokasi panen.

Dandim 0105/Kabupaten Aceh Barat menjelaskan bahwa ini merupakan Program IM Jagong diwilayah Kodim 0105/Aceh Barat, Jelas Dandim

"Kegiatan Panen perdana yang mengusung tema Panen jagung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi stunting dan mendukung program Lumbung Nasional," ucapnya.

Penanaman jagung tersebut merupakan langkah awal untuk menormalkan dinamo starter di Kabupaten Aceh Barat.

“Giat Ini sebagai percontohan pengembangan dan penelitian, nanti akan kita kembangkan di daerah lain,” pungkasnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230922-WA0028

Jalan Tertutup Banjir, Polisi Bantu Warga Seberangkan Motor

Foto saat Personel Polsek Bubon membantu masyarakat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Tingginya Intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Aceh Barat membuat jalan lintas Meulaboh - Woyla, tepatnya di Desa Layung, Kecamatan Bubon Kab. Aceh Barat terendam banjir. Jum’at (22/09/2023).

Sepanjang jalan lintas Meulaboh – Woyla tersebut tepatnya di lintas wilayah Ateng Teupat Gp. Layung Kec. Bubon Kab. Aceh Barat air merendam hingga sepanjang 200 meter dengan ketinggian air 30 cm.

Hal tersebut tentunya menghambat aktivitas warga seperti pegawai kantoran, anak sekolah dan masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan rutinitas seperti biasanya.

Maka dari itu, Personel Kepolisian dari Polsek Bubon Polres Aceh Barat yang melihat kondisi tersebut dengan cepat langsung turun kelokasi banjir untuk melakukan monitoring dan pengaturan arus lalulintas serta membantu warga yang ingin melintasi jalan tersebut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Bubon Ipda Azanuddin menjelaskan, oleh karena jalan tidak bisa dilewati oleh Warga, Personel Polsek membantu mengevakuasi kendaraan milik warga untuk dinaikkan ke becak mesin agar bisa melintasi.

"Personel kita berusaha membantu warga di lokasi banjir, mengarur arus lalu-lintas, serta membantu warga yang kesulitan melintasi genangan air," ungkap Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek Bubon juga menghimbau warga yang ingin melewati jalan tersebut agar berhati-hati dikarenakan kondisi jalan yang tergenang air. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230922-WA0014

Kapolres Aceh Barat Gelar Jum’at Curhat Bersama Panwaslih Kabupaten

Suasana dalam jum'at curhat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, mengadakan acara Jum'at Curhat yang dihadiri oleh Ketua Panwaslih Aceh Barat Aidil Azhar, S.Si. beserta para anggotanya. Bertempat di Kantor Panwaslih Jalan Sentosa Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Jum'at ( 22/09/2023), pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendengar keluhan dan masukan dari ketua Panwaslih Aceh Barat menjelang Pemilu serentak tahun 2024.

Dalam acara tersebut, Kapolres mengajak Panwaslih Kabupaten dan Anggota untuk berdialog interaktif.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban, Kapolres juga menegaskan pentingnya melaporkan pelanggaran kepada Panwaslih sesuai aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan pesan kamtibmas, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi dari tugas Polri.

"Kehadiran Polri pada setiap kegiatan adalah simbol Negara yang hadir ditengah-tengah Masyarakat, untuk memberikan jaminan Keamanan, Perlindungan, Pengayoman, dan Pelayanan kepada warga," jelas Kapolres.

"Dengan Pemilu serentak 2024 yang semakin dekat, kegiatan Jum'at Curhat ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara aparat Keamanan dan lembaga pemantau Pemilu demi terciptanya proses Pemilu yang adil dan demokratis," tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolres, PJU Polres Aceh Barat, Kapolsek Johan Pahlawan dan Personel Satbinmas.

Semantara itu, Ketua Panwaslih Aceh Barat Aidil Azhar, S.Si. mengucapkan terimakasih dan Apresiasi kepada jajaran Polres Aceh Barat yang telah menggelar Jum'at Curhat di Kantornya.

"Untuk kedepannya kita sama-sama mengawasi pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang. Semoga tidak ada pelanggaran yang berarti, sehingga pesta demokrasi berjalan dengan Aman lancar dan kondusif," ucap Panwaslih Aidil Azhar, S.Si.(Muhibbul Jamil)*

IMG-20230921-WA0100

Diduga Alergi Wartawan, Oknum Supplier Desa Jayamulya Kecamatan Cibuaya Ngumpet Saat Akan Dikonfirmasi Soal Penyaluran BPNT

Ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Program BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah) yang dikelola oleh Kemensos yang bersumber dari dana APBN kini kembali digelontorkan.

Bantuan tersebut dalam rangka program penanggulangan kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, dan pelayanan dasar.

Terkait teknis penyalurannya, beberapa kebijakan mungkin diperbolehkan dalam bantuan tersebut, contohnya direalisasikan dalam bentuk sembako, namun dengan ketentuan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, yaitu antara pihak penerima mamlnfaat dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), mencakup juga edukasi kepada penerima manfaat, guna menghindari kesalahpahaman kedua belah pihak.

Selain kesepakatan antara kedua belah pihak, sisi pengawasannya melalui sosial kontrol pun serta merta harus dijalankan, guna menghindari adanya kecurangan dari oknum supplier nakal yang kadang membuat aturan sendiri dalam realisasi pendiatribusiannya.

Terkait hal tersebut, awak media berusaha menggali informasi terkait teknis pembagian program BPNT kepada salah satu supplier inisial WN, guna mempertanyakan perihal berapa banyak jumlah desa dan berapa banyak jumlah KPM yang dirinya kelola. Rabu (20/9/2023).

Namun sangat disayangkan, seorang oknum supplier tersebut diduga alergi wartawan. Pasalnya, beberapa kali disambangi kerumahnya pun sepertinya WN yang berdomisili di Desa Jayamulya, Kecamatan Cibuaya tersebut enggan ditemui, begitupun melalui pesan aplikasi WhatsApp, dirinya sama sekali tak merespon konfirmasi dari awak media yang notabene sedang menjalankan tugas sebagai sosial kontrol.

Menyikapi perihal bungkam dan tidak kooperatifnya salah satu oknum supplier yang berada di wilayah Kecamatan Cibuaya tersebut, Aep apriyatna selaku perwakilan Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advocat Pengacara Indonesia (LBH HAPI) mengaku sangat menyayangkan dengan adanya kejadian tersebut.

"Ada apa dengan WN? kalaupun dirinya tidak merasa bersalah atau terindikasi telah berbuat curang perihal pembagian BPNT yang dia pegang dan kelola, kenapa harus merasa risih? dan kenapa harus sembunyi? tinggal hadapi saja dengan gentle, jangan malah seolah sembunyi dan membungkam ketika dikonfirmasi," ungkapnya dengan melontarkan beberapa pertanyaan. Kamis (21/9/2023).

Lanjut Aep, dengan adanya kejadian tersebut, sebagai pihak Lembaga Kontrol Sosial dan sekaligus perwakilan dari LBH HAPI, dirinya meminta kepada pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) agar dengan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja WN sebagai pihak supplier.

"Dikhawatirkan Oknum Supplier tersebut terindikasi telah berbuat curang dalam melakukan tugasnya," tegasnya.

Aep berharap, dengan adanya kejadian ini, para supplier kedepannya lebih kooperatif lagi dan bisa menjalin kerjasama yang baik dengan pihak kontrol sosial, tentunya agar tercipta sebuah sinergitas yang baik.

"Dan untuk WN, saya berharap pihak Dinsos segera melakukani tindakan tegas dan evaluasi atas kinerjanya. Agar kedepannya tidak ada lagi oknum oknum supplier yang mental curut, yang lebih mementingkan isi perutnya sendiri tanpa memikirkan kepentingan penerima manpaat," tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak supplier WN tetap tidak bisa ditemui dan tetap membungkam seribu bahasa saat di konfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp. (D'Sukarya)*

IMG-20230921-WA0027

Polres Aceh Barat Tangkap Basah Tersangka Pencuri Besi Conveyor di Pelabuhan Jetty Meulaboh

Pelaku pencurian yang berhasil ditangkap

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Polres Aceh Barat menangkap tiga tersangka pencurian besi conveyor di kawasan Ujong Karang Meulaboh, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Rabu (20/9/2023).

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat terhadap aksi pencurian tersebut, sehingga para pelaku ditangkap basah oleh personel Resmob Polres Aceh Barat.

Para pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial HB (43), HA (42), dan D (49), ketiga warga tersebut merupakan satu Desa di Kecamatan Johan Pahlawan,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandi S.H.

Kasat Reskrim menceritakan kronologis kejadian tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat terkait hilangnya peralata conveyor yang hilang dan diduga dicuri.

"Awalnya berdasarkan laporan masyarakat yang kerap melihat terjadi pencurian besi conveyor di Pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh," ujar Kasat.

Berdasarkan laporan tersebut, pihak Polres Aceh Barat saat mendatangi lokasi menemukan pelaku di lokasi yang sebagian besi-besi tersebut sudah dimuat ke dalam becak barang untuk dijual kepada pembelinya," pungkas Kasat

Para pelaku mencuri besi-besi tersebut menjalankan aksinya dengan cara memotong satu persatu, untuk kemudian diangkut menggunakan becak barang.

Pencurian tersebut dilakukan pada siang hari, yang dilakukan secara terang-terangan di pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh oleh ketiga pelaku tersebut.

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan bahwa para tersangka dan barang bukti berupa besi curian dan becak barang yang mengangkut barang curian tersebut kini telah diamankan di Polres Aceh Barat.

"Ketiga tersangka ini sedang menjalani pemeriksaan dalam kasus pencurian tersebut," tutup Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandi S.H. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230920-WA0055

Sambang Warga Pesisir, Satpolairud Polres Aceh Barat Himbau Nelayan untuk Jaga Kamtibmas

Foto satpolairud Aceh Barat bersama Nelayan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Personel Satpolairud Polres Aceh Barat beri himbauan Kamtibmas kepada warga Pesisir Gampong Panggong Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat, Rabu (20/09/2023) Pukul 10.00 WIB.

Dikesempatan tersebut, Kasat Polairud dan Anggota membetangkan Spanduk Himbauan bersama Warga Nelayan yang bertuliskan Jenis-jenis alat tangkap yang dilarang di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Indonesia dan mari selamatkan Sumberdaya Perikanan kita.

Dalam pelaksanaannya, personel menyampaikan kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan melaut di wilayah perairan Aceh Barat untuk tidak lagi menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan (Trawl mini).karena alat tersebut melanggar aturan dan dapat merusak keberlangsungan hidup biota laut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kasat Polairud Iptu Suherman SE, mengatakan pelaksanaan Patroli ini untuk menyampaikan imbauan- imbauan kamtibmas. Salah satunya untuk meningkatkan perhatian dan kewaspadaan terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.

Lanjutnya, "Semua anggota Satpolairud digerakkan untuk selalu memantau stuasi kamtibmas wilayah pesisir, agar tetap aman dan kondusif," ucap Herman.

"Anggota selalu melaksanakan giat sambang masyarakat, sebagai upaya membina sinergitas untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas," tuturnya

Tujuan dilaksanakannya giat tersebut agar lancarnya aktifitas masyarakat nelayan dari aksi premanisme serta saling menukar infomasi terkait situasi di perairan Kabupaten Aceh Barat.

"Agar keberadaan Satpolairud di tengah-tengah Masyarakat pesisir, dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga Masyarakat dapat melaksanakan aktifitas Sehari-hari dengan lencar," tutup Kasatpolairud Iptu Suherman SE. (Muhibbul)*

IMG-20230919-WA0079

Samsat Jempol Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Satlantas Polres Aceh Barat saat melayani masyarakat

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Satlantas Polres Aceh Barat bekerjasama dengan UPTD Wilayah XII Aceh Barat beserta PT Jasa Raharja Aceh Barat melakukan Program Unggulan yaitu Samsat Jempol (jemput pajak Online), Selasa (19/09/2023) pikul 09.00 Wib.

Sehingga dapat diharapkan seluruh warga khususnya di wilayah Aceh Barat tetap bisa melakukan pembayaran pajak tahunan dengan mudah.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H, melalui Kasat Lantas Iptu Mardiansyah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar memudahkan Masyarakat untuk membayar pajak Kenderaan bermotor dengan pelayanan cepat.

lanjut Kasat," masyarakat dapat mencatat jadwal dan lokasi Samsat Jempol yang dilaksanakan di Aceh Barat Bulan September 2023 dengan waktu 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

"Untuk hari Selasa dan Rabu tanggal 19-20 September 2023 bertempat di Xelo Coffee Jalan Singgah Mata Meulaboh Aceh Barat.

Sementara itu," untuk hari Kamis tanggal 21 September 2023 di Universitas Teuku Umar Aleu Peunyareng Meureubo Aceh Barat," Pungkas Kasat

“Proses pelayanan cepat hanya dengan waktu dibawah 5 menit, proses pelayanan pembayaran pajak Pelayanan yang di berikan yaitu pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan dan pengesahan STNK 1 tahun.

"Sambil menunggu antrian pembayaran pajak, masyarakat dapat ngopi di setiap lokasi Samsat Jempol,” jelas Mardiansyah.

Menurut Mardiansyah, membayar pajak merupakan kewajiban masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor. Untuk bisa menggunakan layanan Samsat Jempol ini.

"Pemilik kendaraan cukup menyiapkan Persyaratan KTP, STNK dan Nota Pajak, ini sebagai dokumen persyaratan.

“Harapan Kasat, dengan adanya Samsat Jempol untuk mempermudahnya masyarakat membayar pajak serta membangun kesadaran masyarakat Aceh Barat dalam kewajibannya membayar pajak guna membangun daerah lebih maju kedepannya,” tutup Kasat Lantas Iptu Mardiansyah. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20230919-WA0052

Hadiri dan Buka Forum Konsultasi Publik, Pj Bupati Aceh Barat Harapkan RPJPD Aceh Barat Hasilkan Ide Terbaik

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Effendi menghadiri sekaligus membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah RPJPD Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025 - 2045.

Forum konsultasi publik tersebut dihadiri oleh forkopimda Aceh Barat, dan turut dihadiri oleh Bappeda Aceh ini dilaksanakan di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat Selasa (19-09- 2023)

Mahdi Effendi mengharapkan kegiatan ini bisa bersama-sama menuangkan ide dan gagasan maupun saran dalam rangka memberikan masukan untuk menyempurnakan dokumen RPJPD.

Mahdi menuturkan bahwa forum tersebut merupakan penentu utama yang menjadi rujukan skenario evaluasi RPJPD Kabupaten Aceh Barat sebagai bekal penyusunan rencana pembangunan jangka panjang berikutnya, ia meyakini susunan RPJPD ini dibangun dengan visi yang optimisme.

Dirinya pun meyakini Kabupaten Aceh Barat akan menjelma menjadi daerah yang sangat berpengaruh di bagian barat selatan Aceh serta nasional yang mengalami kemajuan pertumbuhan di berbagai sektor.

"Dengan tetap mengacu pada tujuan pembangunan nasional," ungkapnya.

Menurutnya RPJPD Kabupaten Aceh Barat ini merupakan penjabaran dari visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok Pembangunan Daerah 20 tahun kedepan sebagaimana yang diamanatkan pasal 12 peraturan menteri dalam negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Berdasarkan data indeks pembangunan manusia di Aceh Barat tumbuh senilai 72,34 laju pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 3,32% sedangkan tingkat kemiskinan turun menjadi 17,93% kemudian tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,09% dan laju inflasi tahun 2022 sebesar 6,56% serta PDRB perkapita meningkat menjadi 49,80 juta pada tahun 2021.

"Hal utama yang perlu menjadi fokus bersama dalam upaya merumuskan berbagai langkah konkrit penyelesaian isu-isu daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat seperti penanggulangan kemiskinan dan pengangguran peningkatan pertumbuhan ekonomi pengendalian inflasi, mitigasi bencana peningkatan kualitas pendidikan dan SDM dan pemenuhan infrastruktur layanan dasar serta pembangunan aspek di bidang kesehatan dan penanganan stunting," tegasnya.

Mahdi mengatakan, penyiapan SDM yang unggul itu merupakan salah satu tantangan namun dengan dukungan perkembangan sektor lainnya penyiapan SDM menjadi peluang besar yang bisa dioptimalkan dengan segala penunjang dan instrumen yang dimiliki.

"Kita harus mendorong agenda-agenda kerja pendidikan yang terarah pada vokasi untuk menurunkan angka pengangguran terbuka dan menciptakan lapangan kerja," tutupnya. (Muhibbul Jamil)*