Bulan: September 2026

1000237062-1024x768.jpg

Penetapan Calon dan Nomor Urut Pilkades Desa Pantai Bakti Berjalan Lancar dan Kondusif

Jendela Jurnalis, Bekasi JABAR — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, memasuki salah satu tahapan penting dengan dilaksanakannya penetapan calon Kepala Desa sekaligus pengundian nomor urut peserta Pilkades.(Rabu, 9/09/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan suasana yang aman serta menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga proses demokrasi di tingkat desa agar tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam tahapan tersebut, sebanyak lima orang calon Kepala Desa Pantai Bakti resmi ditetapkan sebagai peserta Pilkades. Kelima calon tersebut kemudian mendapatkan nomor urut yang akan menjadi identitas masing-masing dalam tahapan pemilihan.

Berikut daftar calon Kepala Desa Pantai Bakti beserta nomor urutnya:

1. Wahyu Hidayat

2. Karmila

3. Wahyudi

4. Suwinta

5. Nurman

Penetapan dan pengundian nomor urut menjadi bagian penting dalam tahapan Pilkades karena sejak ditetapkannya nomor tersebut, masing-masing calon memiliki identitas resmi yang akan digunakan dalam berbagai tahapan pelaksanaan pemilihan, termasuk dalam penyampaian visi dan misi serta sosialisasi kepada masyarakat.

Lima Calon, Satu Tujuan untuk Desa Pantai Bakti

Dengan ditetapkannya lima calon Kepala Desa, masyarakat Desa Pantai Bakti kini memiliki pilihan dalam menentukan pemimpin desa untuk periode mendatang.

Perbedaan latar belakang, pengalaman, gagasan, dan karakter masing-masing calon diharapkan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat. Masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal lebih jauh setiap calon, melihat visi dan misi yang ditawarkan, serta mempertimbangkan program yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Desa Pantai Bakti.

Pilkades bukan hanya mengenai persaingan untuk mendapatkan suara terbanyak, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan.

Desa Pantai Bakti memiliki berbagai potensi sekaligus tantangan yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan administrasi pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi warga, sektor pertanian dan perikanan, hingga persoalan lingkungan dan wilayah pesisir.

Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dengan mempertimbangkan kemampuan, integritas, pengalaman, serta program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing calon.

Tahapan Berjalan Kondusif

Pelaksanaan penetapan calon dan nomor urut berlangsung dalam suasana yang kondusif. Tidak terlihat adanya gangguan berarti yang dapat menghambat jalannya tahapan tersebut.

Kondisi tersebut menjadi hal positif dalam pelaksanaan Pilkades Desa Pantai Bakti. Terjaganya keamanan dan ketertiban menunjukkan bahwa seluruh pihak memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi desa.

Kondusivitas juga membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk para calon, pendukung, panitia, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Pantai Bakti secara keseluruhan.

Para pendukung masing-masing calon diharapkan dapat menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat. Perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi dan harus disikapi secara dewasa.

Masyarakat Diharapkan Tidak Terpecah

Momentum Pilkades seharusnya tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah. Sebaliknya, pesta demokrasi desa diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan warga.

Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat dan terpilih sebagai Kepala Desa Pantai Bakti, akan memiliki tanggung jawab untuk merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik pada saat pemilihan.

Demikian pula masyarakat diharapkan dapat menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa. Persaingan selama tahapan Pilkades hendaknya ditempatkan sebagai kompetisi gagasan dan program, bukan sebagai permusuhan antarwarga.

Menanti Visi dan Misi Para Calon

Setelah penetapan dan pengundian nomor urut, perhatian masyarakat selanjutnya akan tertuju pada tahapan penyampaian visi, misi, dan program kerja dari masing-masing calon.

Kelima calon diharapkan mampu menawarkan gagasan yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Pantai Bakti.

Masyarakat tentunya ingin mengetahui bagaimana masing-masing calon akan menjalankan pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengelola anggaran desa secara transparan dan akuntabel, serta mendorong pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, isu pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi desa, peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan lingkungan menjadi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian dari calon pemimpin desa.

Demokrasi Desa Harus Dijaga Bersama

Pilkades Desa Pantai Bakti menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan membawa roda pemerintahan desa ke depan.

Karena itu, seluruh tahapan diharapkan dapat terus berlangsung secara transparan, tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dengan tetap menjaga suasana damai. Setiap calon dan pendukungnya mempunyai hak untuk melakukan sosialisasi sesuai ketentuan, namun tetap harus menghormati calon lainnya.

Dengan telah ditetapkannya lima calon Kepala Desa Pantai Bakti, persaingan menuju kursi Kepala Desa resmi memasuki tahapan berikutnya.

Wahyu Hidayat dengan nomor urut 1, Karmila nomor urut 2, Wahyudi nomor urut 3, Suwinta nomor urut 4, dan Nurman nomor urut 5 kini akan bersiap mengikuti rangkaian tahapan Pilkades selanjutnya.

Harapannya, seluruh proses hingga hari pemungutan suara dapat terus berjalan dalam suasana aman, tertib, jujur, dan demokratis.

Pada akhirnya, siapa pun yang terpilih bukan hanya menjadi pemimpin bagi kelompok pendukungnya, melainkan menjadi Kepala Desa Pantai Bakti bagi seluruh masyarakat.

Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Karena itu, kemenangan terbesar bukan hanya ketika seorang calon memperoleh suara terbanyak, tetapi ketika seluruh masyarakat mampu menjaga persaudaraan dan persatuan setelah proses pemilihan selesai.

Berbeda pilihan tidak harus berbeda persaudaraan. Dari Pilkades yang damai, diharapkan lahir pemimpin yang mampu membawa Desa Pantai Bakti menuju pemerintahan yang lebih baik, transparan, maju, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (RCF)

1000233441

Lolos Top Six, Tim Penilai Lomba PIK-R Kab. Karawang Apresiasi PKBM Tunas Makrifat

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Tim Penilaian Apresiasi Lomba Pusat Informasi dan Konsultasi/Konseling Remaja (PIK-R) Tingkat Kabupaten Karawang berkunjung di PIK Remaja Tunas Makrifat Desa Karyamulya Kecamatan Batujaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh utusan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang, Camat Batujaya, Ketua TP PKK Kecamatan & Ketua TP PKK Desa Karyamulya, Tokoh Masyarakat, utusan PIK-R sekolah se-Kecamatan Batujaya serta Remaja yg tergabung dalam PIK Remaja Tunas Makrifat. Rabu (2/09/2026).

Kedatangan Tim Penilai yang tiba di PKBM Tunas Makrifat disambut dengan penampilan Angklung persembahan oleh anggota PIK-R TM.

Selanjutnya acara pembukaan dilakukan oleh Kepala PKBM Tunas Makrifat. Dalam sambutannya, Ira Noviyanty mengucapkan selamat datang di Tunas Makrifat dan menyampaikan terimakasih atas kegiatan penilaian ini. Karena, menurutnya dengan penilaian seperti ini dapat memberikan motivasi kepada pembina dan anggota PIK-R untuk selalu aktif dan meningkatkan kualitas pengelolaan PIK-R.

Pada sesi yang sama, Plt. Camat Batujaya, Dulah menegasakan. Bahwa salah satu keberhasilan PIK-R PKBM Tunas Makrifat mewakili Batujaya terpilih sebagai Top Six tahun ini karena kesediannya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait. Karena tidak semua kecamatan di Karawang mempunyai PIK-R. Beliau juga menyampaikan ucapan Terimakasih kepada Tunas Makrifat yang sudah mendukung program kecamatan dan menjadikan sekolah yang membahagiakan. Menurutnya lewat PIK-R, para Warga belajar akan dilatih untuk bisa dilatih mengurai dan menyelesaikan permasalahan secara mandiri dan bijak. Itulah arti kebahagiaan di sekolah.

Senada dengan hal itu, Ketua Tim Ketahanan Remaja Kabupaten Karawang, Asep Supriyatna menyampaikan Apresiasinya. Baru kali ini dirinya menemukan PKBM Sekabupaten Karawang yang telah menyelenggarakan PIK-R dan berhasil meraih Top Six tahun ini.

Menurutnya, dari 5 sekolah yang dikunjunginya, PKBM layak meraih tiga besar karena kekhasannya.

"Wajar kalau lima sekolah yang lain itu juara, karena mereka memiliki fasilitas mewah, tapi Tunas Makrifat bisa juara karena keunikannya," tegas Asep.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan ditempat berbeda. Tim penilai memberikan arahan dan materi penilaian. Di hadapan peserta lainya, Intan ketua PIK-R memaparkan profil dan program PIK-R Tunas Makrifat.

Sebagai informasi tambahan, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) merupakan wadah bagi sekumpulan remaja yang melakukan aktifitas positif dalam mengedukasi remaja sebayanya untuk memahami tentang tugas dan perannya.

PIK-R Tunas Makrifat dibentuk pada tahun 2023. Seberapa kali mengikuti even lomba dan kegiatan, akhirnya PIK-R Tunas Maktifat berkesempatan mengikuti seleksi dan lolos TOP SIX.

Tahun ini Tunas Makrifat menjadi PIK-R pertama jalur pendidikan kesetaraan yang lolos dan bersaing dengan lima sekolah unggulan di Kabupaten Karawang. Pesaing kali ini adalah SMP Al Irsyad, SMAN 3 Cikampek, SMAN1 Klari, SMAN 1 Pangkalan, SMAN 4 Karawang. #RCF.