Bulan: Desember 2022

IMG-20221207-WA0007

Jenguk Korban Bom Bunuh Diri Mapolsek Astana Anyar, Kapolri: Tetap Semangat Lindungi Masyarakat

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat menjenguk korban ledakan bom

Jendela Jurnalis, Bandung -
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menjenguk masyarakat dan Personel Polri yang menjadi korban peristiwa bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar, di RS Immanuel, Bandung, Jabar, Rabu, 7 Desember 2022.

"Hari ini terjadi peristiwa bom bunuh diri, yang mengakibatkan tidak hanya korban pelaku bunuh diri yang meninggal. Namun ada beberapa anggota yang terluka dan satu meninggal dunia," kata Sigit dalam kunjungannya.

Hingga saat ini, ada 11 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, 10 Anggota Kepolisian dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka. Bahkan, satu Personel Polisi meninggal dunia.

Sebagai Pimpinan Institusi Korps Bhayangkara, Sigit menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Personel Kepolisian, yang gugur dalam peristiwa tersebut.

"Oleh karena itu, tentunya dalam kesempatan ini, saya selaku Pimpinan Polri, menyampaikan bela sungkawa, turut berduka cita terhadap almarhum, semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah swt dan tentunya seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, tanpa mengurangi perasaan duka, Sigit menyampaikan kepada seluruh Personel Kepolisian, agar tetap menjalankan tugasnya secara profesional, dalam memberikan rasa aman dan damai kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya minta do'a seluruh teman-teman dan masyarakat, agar seluruh anggota tetap semangat melaksanakan tugas pokoknya, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," tutur Sigit.

Sebelumnya, Sigit juga meninjau langsung TKP bom bunuh diri, di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jabar. Dalam tinjauannya, Sigit menegaskan, bahwa telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Personel Kepolisian, untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri tersebut.

"Tentunya ini semua didalami. Sehingga kita minta kepada seluruh rekan-rekan, untuk bisa bantu kami dan tim, agar bisa menuntaskan secara maksimal. Seluruh Tim dan Satgas, sudah diperintahkan untuk bergerak," tegas Sigit, di Mapolsek Astana Anyar. (AP)

IMG-20221207-WA0002

Diduga Bom Bunuh Diri, Terjadi Ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung

Ilustrasi ledakan Bom

Jendela Jurnalis Bandung -
Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Markas Polsek Astana Anyar, Kota Bandung.

Menurut informasi di lokasi kejadian yang menyebutkan ledakan itu terjadi akibat dugaan adanya bom bunuh diri.

Namun, belum diketahui pasti kebenaran informasi ledakan di Polsek Astana Anyar tersebut.

Foto yang banyak beredar di grup Whatsapp dengan keterangan mengenai ledakan bom di Polsek Astana Anyar, Bandung

Namun informasi terkait ledakan sudah banyak disampaikan warganet di media sosial, hari ini, Rabu (7/12/2022).

Sebuah video yang menggambarkan situasi di sekitaran Polsek Astana Anyar juga sudah banyak beredar di WhatsApp.

Terlihat kepanikan warga setelah mendengar adanya ledakan keras di Polsek Astana Anyar.

Bahkan ledakan itu dikabarkan terdengar hingga kawasan Ciateul.

Warganet juga banyak yang melaporkan soal adanya kepulan asap di sekitar lokasi yang diduga sumber ledakan tersebut.

Hingga kabar ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi dan kabar kepastian mengenai ledakan tersebut. (red)

IMG-20221206-WA0006

Adu Pinalti Piala Dunia 2022, Loloskan Kroasia ke Perempat Final

Potret pertandingan yang kian menegangkan

Jendela Jurnalis Piala Dunia -
Perdelapan final Piala Dunia ini adalah ketiga kalinya bagi Jepang, sebelumnya 'Blue Samurai' menembus pertama kalinya di tahun 2002, namun langkahnya dihentikan Turki. Di tahun 2010, Jepang kembali lolos ke perdelapan final, dan lagi-lagi harus terhenti, setelah dikalahkan Paraguay.

Berbeda dengan Kroasia, perdelapan final sudah bukan hal yang langka. Di tahun 1998, mereka menembus peringkat 3, usai mengalahkan Belanda. Prestasi terakhir dicatat dalam sejarah Piala Dunia 2018, Kroasia tampil sebagai Runner Up, usai dikalahkan Prancis.

Jepang dan Kroasia pernah bertemu 2 kali di Piala Dunia sebelumnya, tahun 1998 di Prancis, Kroasia unggul 1-0, sedangkan tahun 2006 di Jerman, Jepang berhasil menahan imbang 0-0.

Al Janoub Stadium, jadi saksi pertemuan wakil Eropa dan Asia di Piala Dunia 2022 ini. Zlatko Dalic, dipastikan akan tetap menggunakan pola 4-1-2-3 untuk menghadapi Jepang. Demikian juga Hajime Moriyasu, pola 3-4-3 sudah menjadi dasar Jepang menghadapi lawan-lawannya.

3 pertandingan sebelumnya, Jepang sukses menumbangkan Jerman 2-1, kalah dari Kostarika 0-1 dan menang 2-1 atas Spanyol. Sedangkan Kroasia bermain imbang 0-0 melawan Maroko, menang 4-1 atas Kanada dan seri 0-0 lawan Belgia.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Shogo Taniguchi, yang lalu menyundul bola dan meleset tipis ke kiri gawang.

4 menit kemudian, Kroasia membalas serangan lewat Ivan Perisic, yang berlari menyambut bola di dalam kotak penalti dan lalu lepaskan ke sudut kiri atas gawang. Namun penyelamatan yang dilakukan oleh Shuichi Gonda, berhasil menepis bola ke samping tiang gawang.

Di menit 16, Andrej Kramaric melakukan umpan crossing, namun upayanya berhasil digagalkan oleh salah seorang pemain bertahan lawan. Semenit kemudian, giliran Jepang membalas serangan melalui sebuah umpan crossing ke dalam kotak penalti oleh Ritsu Doan. Namun pemain bertahan lawan berhasil menghalau bola menjauh, sekaligus mengamankan wilayah mereka.

Serangan ter-skenario dijalankan Kroasia di menit 29, Josip Juranovic mengumpan silang ke dalam kotak penalti, namun salah seorang pemain bertahan lawan, menghalau bahaya tersebut dengan melakukan intersepsi.

Lagi-lagi Jepang membuka peluang, kali ini Yuto Nagatomo yang berusaha menciptakan situasi berbahaya di depan gawang, lewat sebuah crossing ke dalam kotak penalti, namun pertahanan lawan dengan mudah menangani ancaman ini.

Jepang makin tampil menyerang jelang akhir babak pertama, di menit 41, Daichi Kamada mendribel melewati barisan pertahanan lawan dengan mudah dan masuk ke posisi yang bagus di depan gawang. Dia kemudian melepaskan tembakan dan berusaha mengalahkan penjaga gawang, namun dia gagal karena bola melenceng ke atas mistar gawang.

Di menit 42, Ritsu Doan mengumpan bola crossing dari titik tendangan sudut, namun tidak seorang pun dari rekan se-timnya berhasil melompat lebih tinggi dari pemain bertahan, untuk menyambut bola.

Akhirnya Jepang berhasil memanfa'atkan peluang emas di menit 43 melalui Daizen Maeda, setelah menyambar bola liar di dalam area penalti dan mengalahkan penjaga gawang dengan sebuah tembakan rendah ke tengah gawang, skorpun berubah, Jepang 1, Kroasia 0.

Sebelumnya, wasit Ismail Elfath telah mengindikasikan, bahwa dia akan mengulas gol dari Jepang menggunakan VAR. Dia ingin memastikan apakah gol ini terhitung offside atau tidak. Akhirnya, keputusan ulasan VAR telah keluar dan gol telah diberikan.

Sepanjang babak pertama, Kroasia unggul penguasaan bola 55 persen - 45 persen atas Jepang. Namun keunggulan penguasaan bola itu, tidak diikuti peluang emas yang bisa menciptakan gol.

Di awal babak kedua, Jepang nyaris menambah keunggulan, saat tembakan apik dari Daichi Kamada dari dekat batas kotak penalti, telah membuat penjaga gawang bereaksi dengan susah payah, namun bola berakhir melenceng tipis ke atas mistar gawang.

Kroasia membalas semenit kemudian lewat Ivan Perisic, yang mengarahkan sebuah crossing apik ke dalam area penalti, tetapi pemain bertahan lawan telah siaga dan berhasil menghalau bola dengan briliant. Tak lama kemudian, Mateo Kovacic melepaskan tembakan dari batas kotak penalti, namun bola melebar ke kiri gawang.

Gol untuk Kroasia akhirnya tercipta di menit 56, setelah Dejan Lovren memainkan sebuah umpan lambung nyaman ke dalam kotak penalti, untuk Ivan Perisic yang berhasil kalahkan pemain bertahan di udara, lalu lepaskan sebuah sundulan bola jarak dekat, yang melesat masuk ke sudut kanan bawah gawang, skorpun berubah 1-1.

2 menit kemudian, Wataru Endo terlihat mengincar gawang, dia kemudian melepaskan sebuah tembakan jarak jauh ke arah atap dalam gawang dan memaksa Dominik Livakovic, untuk lakukan penyelamatan yang sulit.

Kroasia nyaris unggul di menit 63, Luka Modric sempat mengangkat tangannya untuk melakukan selebrasi, namun sayang penjaga gawang berhasil menghentikan usahanya yang sempat mengarah dengan indah ke sudut kiri atas gawang.

Di menit 67, serangan dilancarkan Kroasia, Ante Budimir, melompat paling tinggi untuk menemukan umpan crossing akurat dan menyundul bola ke arah gawang, tapi sundulan bagusnya hanya melenceng beberapa inchi ke kanan gawang.

Lagi-lagi Kroasia membuang kesempatan emas di menit 86, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Mario Pasalic, lalu menyundul bola dan meleset cukup jauh ke kanan gawang.

Di waktu injury time babak kedua, Jepang maupun Kroasia menaikkan tempo permainan. Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning kepada Mateo Kovacic, setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Jepang.

Di masa extra time, Jepang nyaris unggul di menit 93, setelah Shogo Taniguchi melompat untuk melepaskan diri dari penjagaan lawan dan berhasil menyundul bola hasil tendangan sudut, sayang sundulannya melebar jauh ke kanan gawang.

Kroasia mulai tampil menekan, di menit 98, Josko Gvardiol mengirimkan sebuah umpan silang ke dalam kotak penalti, namun pemain bertahan lawan dengan cepat mengintersepsi bola. Disusul Borna Barisic mengumpan silangkan bola ke dalam kotak penalti, tapi pemain bertahan lawan berhasil melakukan pengamanan.

Di menit 105, Kaoru Mitoma mengalahkan pemain yang menjaganya, lalu lepaskan sebuah tembakan bak petir dari batas kotak penalti. Dominik Livakovic melihat bola terlambat, namun berhasil menghentikan bola masuk ke atap dalam gawangnya.

Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning untuk Borna Barisic, usai melakukan pelanggaran terhadap pemain Jepang di menit 116. Permainan di ujung extra time mulai agak keras, dari Jepang maupun Kroasia.

Di akhir extra time, Umpan crossing dari Josko Gvardiol berhasil dihalau. Disusul Borna Barisic melepaskan sebuah umpan crossing menjanjikan ke dalam kotak penalti, namun pemain bertahan lawan berhasil melakukan intersepsi.

Kroasia kembali nyaris menciptakan gol di akhir pertandingan, usai Lovro Majer melepaskan tembakan berbelok dari batas kotak penalti, yang membuat penjaga gawang cemas, namun ternyata bola terus berbelok, hingga berakhir melebar tipis dari tiang kiri gawang.

Drama adu pinalti akhirnya terjadi dan Kroasia 3-1 unggul atas Jepang. Takumi Minamino, Kaoru Mitoma dan Maya Yoshida, gagal mengeksekusi sempurna pinalti, sedangkan satu-satunya gol dicetak Takuma Asano. Nikola Vlasic, Marcelo Brozovic dan Mario Pasalic, berhasil menceploskan si kulit bundar ke gawang Jepang, sedangkan Marko Livaja gagal mencetak gol.

Di perempat final, Kroasia akan melawan pemenang pertandingan antara Brasil versus Korea Selatan. Pertandingan itu akan dilangsungkan pukul 02.00 WIB. (AP)

IMG-20221206-WA0004

Babak Pertama, Jepang Unggul 1-0 Atas Kroasia

Potret pertandingan yang cukup menegangkan

Jendela Jurnalis Sepakbola -
Perdelapan final Piala Dunia ini adalah ketiga kalinya bagi Jepang, sebelumnya 'Blue Samurai' menembus pertama kalinya di tahun 2002, namun langkahnya dihentikan Turki. Di tahun 2010, Jepang kembali lolos ke perdelapan final dan lagi-lagi harus terhenti, setelah dikalahkan Paraguay.

Berbeda dengan Kroasia, perdelapan final sudah bukan hal yang langka. Di tahun 1998, mereka menembus peringkat 3, usai mengalahkan Belanda. Prestasi terakhir dicatat dalam sejarah Piala Dunia 2018, Kroasia tampil sebagai Runner Up, usai dikalahkan Prancis.

Al Janoub Stadium, jadi saksi pertemuan wakil Eropa dan Asia di Piala Dunia 2022 ini. Zlatko Dalic, dipastikan akan tetap menggunakan pola 4-1-2-3 untuk menghadapi Jepang. Demikian juga Hajime Moriyasu, pola 3-4-3 sudah menjadi dasar Jepang menghadapi lawan-lawannya.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Shogo Taniguchi, yang lalu menyundul bola dan meleset tipis ke kiri gawang.

4 menit kemudian, Kroasia membalas serangan lewat Ivan Perisic, yang berlari menyambut bola di dalam kotak penalti dan lalu lepaskan ke sudut kiri atas gawang. Namun penyelamatan yang dilakukan oleh Shuichi Gonda, berhasil menepis bola ke samping tiang gawang.

Di menit 16, Andrej Kramaric melakukan umpan crossing, namun upayanya berhasil digagalkan oleh salah seorang pemain bertahan lawan. Semenit kemudian, giliran Jepang membalas serangan melalui sebuah umpan crossing ke dalam kotak penalti oleh Ritsu Doan. Namun pemain bertahan lawan berhasil menghalau bola menjauh, sekaligus mengamankan wilayah mereka.

Serangan ter-skenario dijalankan Kroasia di menit 29, Josip Juranovic mengumpan silang ke dalam kotak penalti, namun salah seorang pemain bertahan lawan, menghalau bahaya tersebut dengan melakukan intersepsi.

Lagi-lagi Jepang membuka peluang, kali ini Yuto Nagatomo yang berusaha menciptakan situasi berbahaya di depan gawang, lewat sebuah crossing ke dalam kotak penalti, namun pertahanan lawan dengan mudah menangani ancaman ini.

Jepang makin tampil menyerang jelang akhir babak pertama, di menit 41, Daichi Kamada mendribel melewati barisan pertahanan lawan dengan mudah dan masuk ke posisi yang bagus di depan gawang. Dia kemudian melepaskan tembakan dan berusaha mengalahkan penjaga gawang, namun dia gagal karena bola melenceng ke atas mistar gawang.

Di menit 42, Ritsu Doan mengumpan bola crossing dari titik tendangan sudut, namun tidak seorang pun dari rekan se-timnya berhasil melompat lebih tinggi dari pemain bertahan, untuk menyambut bola.

Akhirnya Jepang berhasil memanfa'atkan peluang emas di menit 43 melalui Daizen Maeda, setelah menyambar bola liar di dalam area penalti dan mengalahkan penjaga gawang, dengan sebuah tembakan rendah ke tengah gawang. Skorpun berubah, Jepang 1, Kroasia 0.

Sebelumnya, wasit Ismail Elfath telah mengindikasikan, bahwa dia akan mengulas gol dari Jepang menggunakan VAR. Mungkin dia ingin memastikan, apakah gol ini terhitung offside atau tidak. Akhirnya, keputusan ulasan VAR telah keluar dan gol telah diberikan. (AP)

IMG-20221205-WA0016

Maroko Siap Implementasikan Program Energi Hijau dan Ekonomi Rendah Karbon

Foto saat King Mohammed VI mendengarkan presentasi dari CEO OCP Group, Mr. Mostafa Terrab

Jendela Jurnalis, Rabat -
Raja Maroko, King Mohammed VI, memimpin pertemuan Penyampaian Program Green Energy (Energi Hijau) dari Grup OCP, untuk tahun 2023-2027. Pertemuan ini dilaksanakan pada Sabtu, 3 Desember 2022, di Istana Kerajaan di Rabat, Maroko. Acara itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian terkait program tersebut, antara Pemerintah Maroko dan OCP. OCP (Office Chérifien des Phosphates) adalah Perusahaan penambang fosfat milik Maroko. OCP merupakan Perusahaan Negara, yang memproduksi asam fosfat dan pupuk.

Pertemuan resmi tersebut, merupakan bagian dari arah pembangunan proaktif yang dipromosikan oleh King Mohammed VI, selama bertahun-tahun. Program ini dilaksanakan dalam rangka transisi menuju energi hijau dan ekonomi rendah karbon. Acara itu dilaksanakan, sebagai kelanjutan dari hasil Raker Pemerintah Maroko, pada 22 November 2022 lalu, terkait pengembangan program energi terbarukan, dengan perspektif baru.

Di awal acara, CEO OCP Group, Mr. Mostafa Terrab, mempresentasikan berbagai hasil program investasi pertama grup tersebut. Sebuah program yang didasarkan pada pedoman kerja, yang diterbitkan oleh Pemerintah Maroko tahun 2012, dalam rangka memperkuat OCP di pasar pupuk. Dengan melipatgandakan kapasitas produksi pupuknya, grup OCP saat ini diposisikan sebagai salah satu produsen dan pengekspor pupuk fosfat terkemuka di dunia.

Grup OCP mengandalkan hasil penelitian dan pengembangan Universitas Politeknik Mohammed VI (UM6P). OCP memanfa'atkan peluang yang ditawarkan oleh teknologi industri dan digital terbaru. Mereka juga mengembangkan keahlian dalam teknologi inovatif, untuk pemupukan berimbang. Hal tersebut penting, dalam rangka menyiasati tantangan pertanian serta pangan berkelanjutan dan aman.

Terrab selanjutnya memaparkan kepada YM King Mohammed VI bersama peserta forum pertemuan lainnya, tentang program investasi baru Grup OCP. Program ini berkisar pada peningkatan kapasitas produksi pupuk. OCP berkomitmen, untuk mencapai netralitas karbon sebelum tahun 2040, dengan mengandalkan sumber energi terbarukan.

Melalui investasi pada tenaga surya dan angin, OCP Group berencana menjalankan operasional serta menyediakan segala fasilitas industrinya, dengan energi hijau pada tahun 2027. Energi rendah karbon juga akan digunakan, untuk memasok kapasitas desalinasi air laut baru, untuk memenuhi kebutuhan Grup Perusahaan, serta menyediakan air minum dan irigasi di area operasional OCP dan sekitarnya.

Investasi ini akan membantu grup sebagai pengimpor amonia dunia pertama, untuk mengakhiri ketergantungan pada impor ini. OCP juga fokus berinvestasi di energi terbarukan, yakni hidrogen hijau di sektor produksi amonia hijau. Program ini memungkinkan OCP memasuki pasar pupuk hijau dunia. Juga, akan menjadi solusi pemupukan adaptif bagi wilayah berkebutuhan pupuk khusus, berdasarkan spesifik tanah dan tanaman yang berbeda.

Program ambisius OCP tersebut, akan ditopang oleh program pendukung, yakni Usaha Kecil Menengah (UKM) dan para pihak yang bergerak di sektor energi dan pertanian. Kondisi ini akan mendukung munculnya ekosistem nasional yang inovatif dan penciptaan lapangan kerja baru. Selain itu, juga akan membuka peluang integrasi pekerjaan bagi kaum muda.

Program baru OCP ini, diyakini akan membantu mengkonsolidasikan posisi OCP Group di tingkat dunia. Progam tersebut mencakup pemberian investasi global sebesar 13 miliar dolar AS atau setara 130 miliar dirham, selama periode 2023-2027. OCP juga menargetkan pencapaian integrasi pekerjaan lokal sebesar 70 persen dan dukungan dari 600 industri Maroko. Selain itu, OCP melalui program investasi baru ini, akan menciptakan 25.000 lowongan kerja, langsung dan tidak langsung.

Di akhir acara, YM King Mohammed VI, memimpin penandatanganan perjanjian kerjsama implementasi program investasi baru ini. Pihak Pemerintah Maroko diwakili oleh Mendagri, Menteri Ekonomi dan Keuangan, Menteri Peralatan dan Air, Menteri Energi Transisi dan Pembangunan Berkelanjutan, Menteri Investasi, Menteri Konvergensi dan Penilaian Kebijakan Publik. Sementara dari pihak OCP Group, diwakili langsung oleh Ketua OCP dan CEO (Chief Executive Officer), Mr. Mostafa Terrab.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Pemerintahan, Penasehat Raja dan sejumlah pejabat Pemerintah. (AP)

IMG-20221205-WA0011

Peringati HUT Kodam IM ke-66, Kodim 0117/Atam Gelar Baksos Pasar Murah

Foto dalam kegiatan Baksos Pasar Murah yang diselenggarakan Kodam IM

Jendela Jurnalis, Aceh Tamiang -
Dalam rangka memperingati HUT Kodam IM (Iskandar Muda) yang ke-66 tahun 2022, Kodim 0117/Atam (Aceh Tamiang) bekerjasama dengan Disperindagkop (Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi) Prov. Aceh, laksanakan Giat Baksos dengan menggelar 'Pasar Murah', Minggu (4/12/22), bertempat di halaman Koramil 09/Bdh, Ds. Matang Seping, Kec. Banda Mulia, Atam. Giat tersebut disambut dengan antusias, terlihat kurang lebih dua ratusan masyarakat yang hadir dalam bazar tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim 0117/Atam, Letkol Inf. CZI Purnamasidi, SIP, M.Si, menyampaikan ucapan salam dan terima kasih kepada Pemda Atam, Muspika dan seluruh masyarakat yang hadir dalam acara Baksos Pasar Murah tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab Aceh Tamiang, Muspika dan seluruh masyarakat yang hadir dalam acara Baksos ini. Pasar Murah ini kami laksanakan, bekerjasama dengan Disperindagkop Prov. Aceh, dalam rangka memperingati HUT Kodam IM ke-66 tahun 2022," ujar Dandim.

Dandim juga menyampaikan, bahwa Giat Baksos Pasar Murah ini, merupakan Giat yang sangat membantu masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, dengan harga beli yang terjangkau.

"Banyak manfa'at yang dapat diambil dalam Giat Pasar Murah ini, baik secara sosial maupun ekonomis, serta dapat menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan, terhadap yang membutuhkan," demikian disampaikan Dandim 0117/Atam.

Adapun harga bahan kebutuhan pokok yang disediakan dalam Giat Pasar Murah dan Ops Pasar tersebut, adalah sebagai berikut: beras Rp70.000,- per sak 10 kg, minyak goreng Rp9000,- per kg, telor ayam Rp40.000,- per papan.

Dalam Giat, turut pula dihadiri Bupati Atam, H. Mursil, SH, M.Kn; Kapolres Atam, AKBP Imam Asfali, SIK; Kadis Koperindag Atam, Ibnu Azis. S.Km, M.KM; Tokoh Agama dan Masyarakat Kec. Banda Mulia. (AP)

IMG-20221205-WA0007

Pengawas Dinas PUPR Karawang Harus Bertanggung Jawab atas Robohnya Turap yang Baru Selesai Dibangun dalam Hitungan Hari, dan CV. ESQ Wajib Kena Sanksi Diblacklist

Foto kontruksi turap yang roboh

Jendela Jurnalis Karawang -
Ambruknya turap sepanjang 15 meter dan menutupi setengah aliran sungai di kalen Bayur Desa Kutarahaja Kecamatan Banyusari kabupaten Karawang Provinsi Jawa barat.Menjadi perhatian warga setempat. Pasalnya infrastruktur itu diperkirakan baru dibangun hitungan hari.

Salah seorang warga U (Inisial) yang tinggal di bantaran sungai,mengaku turap itu udah mulai bergeser selama pembangunan (Retak).

Turap yang dibangun dari APBD Karawang Tahun anggaran 2022 lepas dari pondasi dan tidak lagi dalam posisi utuh.

"Iya itu ambruk turap nya. Ambruknya sih secara bersamaan sekitar 15 meteran. Nah sekarang udah ambruk dan menutupi sebagian sungai," kata U, saat ditemui di lokasi, tutupnya.

Kondisi terdampak juga dijelaskan warga setempat HW (Inisal). Menurutnya, bangunan turap ini terlalu runcing ke bawah,lihat saja pa,bekas galian nya cuman beberapa lebar bawah nya.Karena pondasi tidak bagus saat dibangun. Cetusnya.

Beberapa waktu kemarin terlihat tim pengukur sudah mendatangi lokasi turap ambruk.Dari informasi yang diterima oleh HW mereka akan segera melaporkan kejadian tersebut untuk ditindaklanjuti (4/12/2022) di lokasi.

Solihin tokoh pemuda Banyusari mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait ambruk nya turap di wilayah kami, kami akan segera terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi ambruk nya turap di desa Kutarahaja. Melihat infrastruktur yang tergolong baru, dia menduga terjadi kelalaian pembangunan.

“Ya segera kami turun, kami mau lihat langsung, kok bisa sampai seperti itu,” kata Solihin.

Karena itu,kami atas nama masyarakat Banyusari meminta Pemda Karawang melalui dinas terkait untuk memberikan penjelasan.Mulai dari awal perencanaan sampai ke pelaksana proyek akan kami telusuri. Kok bisa sampai ambruk seperti itu,” tegasnya.

Solihin pun meminta agar Pemda Karawang segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini. Sebab turap yang ambruk dan ke dalam sungai memperparah banjir, karena secara otomatis turap itu akan menghalangi arus air.

Pemda Karawang harus segera bertindak,bila perlu kami warga Banyusari akan melaporkan turap yang ambruk di wilayah kami ke APH,Ini kan duit rakyat, ya harus kita awasi bersama-sama. Jangan sampai pengerjaanya asal-asalan," katanya.

Ia menambahkan, bahwa dalam pembangunan turap tersebut diharapkan dapat berjalan baik dan sesuai rencana.Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap pelaksanaan proyek pembangunan turap di dusun Kalen Bayur Desa Kutarahaja Kecamatan Banyusari.

Hal itu jelas menjadi tanggung jawab dari petugas pengawas yang di berikan tugas oleh dinas untuk mengawasi pekerjaan tersebut, patut di duga pengawas tersebut tidak melaksanakan tugas nya sebagai pengawas yang di tugaskan untuk mengawasi pekerjaan pembangunan turap di kalen Bayur desa Kutaraharja kecamatan Banyusari.

Pasalnya apabila orang yang di tugaskan untuk mengawasi pekerjaan tersebut melakukan tugas nya dengan baik dan bertanggung jawab,kejadian ambruk nya turap tidak akan pernah terjadi,karena dinas PUPR Karawang dalam melakukan perencanaan pasti sudah dengan perhitungan yang matang dan di buat oleh ahli dalam bidang perencanaan pembangunan,yang dalam rancangan tersebut jelas kualitas bangunan akan tahan puluhan tahun dan tidak akan roboh oleh hujan.

Dengan adanya kejadian turap yang baru sekali di bangun dan roboh itu telah menjadi presedent buruk untuk dinas PUPR Karawang dan di duga dalam pengerjaan nya rekanan bekerja semau gue,dengan tidak memperhatikan spesifikasi ataupun RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang telah di keluarkan oleh dinas PUPR Karawang, sedangkan CV.ESQ wajib mendapatkan sanksi blacklist dari Dinas PUPR Karawang karena dinilai tidak dapat bekerja dengan baik dan apabila kedepannya CV.ESQ masih mendapatkan pekerjaan dari Dinas PUPR Karawang patut diduga ada persekongkolan, pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan pihak pelaksana CV.ESQ belum bisa dikonfirmasi. (NN).

IMG-20221205-WA0003

Pasukan Kostrad Raja Aibon Hadiri Undangan Ibadah Perayaan Natal

Foto bersama di Gereja Kemah Injil Indonesia

Jendela Jurnalis, Intan Jaya -
Matahari baru setinggi tombak. Letkol Inf. Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila, didampingi Kapten Inf. Poltak Siahaan alias Panglima Mamba dan Letda Inf. Kevin, bergerak dari Pos Mamba menuju Pos Koper (Kodim Persiapan), Minggu, 4 Desember 2022.

Sepanjang perjalanan, Raja Aibon dan Panglima Mamba, berdiskusi tentang percepatan pembangunan Gereja Bazemba dan Giat dalam rangka perayaan Natal. Sampai di Pos Koper, Raja Aibon Kogila dan Panglima Mamba, melihat perkembangan program Ketahanan Pangan, didampingi oleh Lettu Inf. Abdul Basyir alias Bos Koper.

"Alhamdulillah, semua udah mulai kelihatan hasilnya. Lele, dari 10.000 ekor, hanya 10 yang mati. Jagung dan kacang panjang udah bagus. Ayam, besok kita naikkan dari Timika. Tinggal babi saja yang perlu perhatian lebih," ucap Raja Aibon Kogila, saat evaluasi di singgasana Raja Aibon Kogila, bersama Panglima Mamba dan Bos Koper.

Potret Prajurit TNi bersama Pendeta

Tak berselang lama, datang Mayor Inf. Anjas si Perdana Menteri, didampingi Kapten Inf. Suryo sang Panglima Perang. Suryo menyampaikan, bahwa ada undangan ibadah bersama sore ini, dalam rangka Natal, di GKII (Gereja Kemah Injil Indonesia), jema'at Antiokia, Sugapa.

Tanpa menunggu lama, Raja Aibon kemudian memerintahkan kepada Poltak si Panglima Mamba, yang juga merupakan Gembala di Rumah Do'a Kalvari, Asrama Militer Satuan Yonif PR 305/Tengkorak, untuk menyiapkan Prajurit yang akan beribadah bersama. Suryo si Panglima Perang, ditugaskan menyiapkan Tim Pam, baik di sektor luar jauh, maupun di sekitar Gereja.

Sore hari, sebagian langit masih tertutup awan, karena sejak siang hari, Intan Jaya diguyur hujan yang cukup lebat. Panglima Mamba memimpin langsung Ksatria Tengkorak menuju GKII. Tak lupa, beberapa lembar Rupiah dari para Prajurit Kostrad, dibawa sebagai berkat, sumbangan untuk Gereja, bekal kehidupan nanti di akhirat. Drone matrice, mengawal pergerakan pasukan dari udara. Sementara Serda Hartanto dan pasukannya dari Pos J2, sudah siap di posisinya masing-masing. Sembari menjemput beberapa Prajurit di Pos J2, Panglima Mamba bersama para Ksatria, menyempatkan untuk melatihkan beberapa lagu rohani, dinyanyikan di Honei Rajawali, agar tidak ragu saat tampil di hadapan jema'at Gereja.

Sesampai di Gereja, nampak ratusan jema'at sudah hadir. Gembala Penehas Wandagau sebagai Ketua Panitia acara, mengatur agar jema'at tertib dan hikmat selama beribadah. Di bawah komando Panglima Mamba, para Ksatria Kostrad dari Karawang, kemudian membaur bersama warga. Tidak ada perbedaan antara warga asli dengan para pendatang yang memang sudah lama menetap di Intan Jaya, juga rekan-rekan Prajurit. Semua jadi satu, menunduk di hadapan Tuhan. Apalagi, salah satu Pendeta di GKII merupakan putra Batak, Bapak Musari Sinaga.

Tiba saatnya para jema'at menampilkan lagu-lagu pujian. Dimulai oleh kelompok anak-anak sekolah Minggu, perwakilan masyarakat dan ditutup oleh penampilan para Prajurit Kostrad. Poltak si Panglima Mamba, memimpin langsung anak-anak Raja Aibon Kogila, berdo'a di bawah mimbar Gereja, di hadapan para jema'at. Tak ada rasa canggung dari para Ksatria Tengkorak. Apalagi, selama di Karawang, seluruh Prajurit sangat rajin beribadah.

"Syalom. Bapak, Ibu, saudara semua, dengan nama Tuhan Yesus Kristus, selamat hari Minggu. Kami dari Satgas Yonif PR 305/Tengkorak, mewakili Raja Aibon Kogila, menyampaikan selamat hari Natal bagi kita semua. Terima kasih telah mengundang kami di Perayaan Natal di GKII ini. Kami dari Satgas Yonif PR 305/Tengkorak, pada kesempatan ini ingin berbagi berkat. Sedikit banyaknya, mudah-mudahan menjadi berkat bagi kita semua, menjadi berkat bagi perayaan Gereja dan menjadi berkat untuk seluruhnya jema'at Gereja ini," ucap Kapten Poltak si Panglima Mamba, sambil menyerahkan sedikit berkat kepada Gembala Penehas Wandagau.

Dipimpin oleh Pendeta Musari Sinaga dan Pendeta Henok Tipagau, para jema'at beribadah dengan hikmat. Semua terdiam, mendengar khutbah dari dua Pendeta yang berdiri gagah di atas mimbar.

"Yang menjadi pertanyaan bagi kita, sudahkah Tuhan Yesus, sudahkan Kristus yang adalah Raja Damai itu, sudah mendiami hati kita di dalam hidup kita sehari-hari," begitu sepenggal kalimat Pendeta Musari Sinaga saat berkhutbah, yang diulangi lagi oleh Pendeta Henok Tipagau, dalam Bahasa Moni.

Lagu Malam Kudus, menjadi penutup ibadah bersama perayaan Natal para Ksatria Tengkorak di GKII. Semua jema'at berdiri, mengucapkan pujian-pujian kepada Tuhan. Tak ada Giat lain dari para jema'at. Hanya kalimat-kalimat pujian diiringi musik yang terdengar.

Malam kudus sunyi senyap, kabar baik menggegap, bala surga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya, lahir Raja shalom, lahir Raja shalom…

Selesai semua rangkaian ibadah, para jema'at kemudian saling menyalami. Itulah tanda persaudaraan dan juga wujud kebahagiaan. Semuanya, tak terkecuali para Ksatria Kostrad. Sebelum meninggalkan Gereja bersama para Pendeta dan Gembala serta para Tokoh Masyarakat, Ksatria Tengkorak kemudian berfoto bersama.

Di Pos, Raja Aibon Kogila sebenarnya tidak begitu tenang, karena acara selesai menjelang hari gelap. Bukan tanpa alasan. Para gerombolan KST setiap saat mengintai. Mungkin mereka tidak berani mengganggu ketika ibadah sedang berlangsung. Tapi selepas acara, di saat semua berpisah, membubarkan diri kembali ke tempat masing-masing, tidak menutup kemungkinan para gerombolan yang memang terkenal biadab, membuat kekacauan. Kelegaan hati pun datang, setelah Panglima Mamba menjumpai Raja Aibon Kogila, melaporkan bahwa semua Ksatria Tengkorak sudah kembali ke Pos masing-masing dalam keadaan aman, lengkap dan sehat. (AP)

IMG-20221204-WA0009-1

Aksi Kesetiakawanan Sosial, Karang Taruna Karawang Kirim Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Cianjur

Jendela Jurnalis Karawang -
Bentuk kesetiakawan sosial, Karang Taruna Sa- Karawang mengirimkan bantuan kemanusiaan dengan membawa logistik makanan bahan pokok, air mineral, alat kesehatan, alat perlengkapan anak dan bayi dan keperluan masyarakat Cianjur yang terkena dampak.

Ketua Karang Taruna Asep Sepulloh mengatakan, hampir 50 an perwakilan dari Garda Sakti Sekata dan perwakilan Karang Taruna kecamatan mengirimkan sejumlah barang bantuan untuk disalurkan pada korban bencana gempabumi di Cianjur.

“Alhamdulillah hari ini kita ke Cianjur bersama Perwakilan Karang Taruna mengirimkan bantuan logistik bantuan bagi yang terkena dampak, disana kita kumpul di sekretariat karang taruna Cianjur bersama Karang Taruna se- Jawa Barat ,” kata Asep dalam pesan tertulisnya, Sabtu (03/11/2022).

Sambung Asep, pemberian bantuan dari Karang Taruna Karawang untuk warga di Cianjur bentuk kesetiakawanan sosial, pihaknya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi sosial ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur-donatur yang ada di Karawang, mudah-mudahaan bisa ikut meringankan beban saudara kita di Cianjur, sekaligus menambah pahala bagi kita semua,” ujarnya.

Ia berharap, dengan disalurkannya bantuan tersebut, bisa sedikit meringankan beban korban bencana gempabumi di Cianjur.

“Meski tidak seberapa, kita tahu bahwa masyarakat Cianjur saudara kita tengah ditimpa musibah. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, dan masyarakat diberikan ketabahan dan segera pulih,” pungkasnya.

Seperti diketahui, gempa 5,6 skala ritcher telah mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, tanah longsor serta menimbulkan korban jiwa. (Red)

IMG-20221204-WA0008

Raja Aibon Kogila Emang Gila! Koq Bisa?

Potret Raja Aibon Kogila bersama warga

Jendela Jurnalis, Intan Jaya -
Raja Aibon Kogila memang 'gila'. Di saat KST memamerkan bendera gerombolannya di beberapa daerah di Papua, Intan Jaya, justru dimerah-putihkan oleh Satgas TNI-Polri, Kamis (1/12/22) lalu.

Meskipun sejak Rabu sore hingga Kamis, 1 Desember 2022, terdengar total puluhan kali letusan Senpi dari gerombolan KST, namun Satgas TNI-Polri bersama para pemuda cerdas alumni STIN di Intan Jaya, tak ada satupun yang gentar. Apalagi para gerombolan itu hanya berani menembak dari jarak jauh, lebih dari 1 km dari Kota Sugapa. Beberapa gerombolan yang menjadikan masyarakat sebagai tameng, yang mencoba bergerak menuju Kota, akhirnya kembali menjauh karena ketakutan disergap pasukan Tengkorak Kostrad, yang sudah beberapa hari ini mengendap di berbagai lokasi.

Alhasil, hanya di gunung-gunung saja mereka berani memperlihatkan benderanya. Jauh dari jangkauan pasukan elite Kostrad, Kopassus, Kopaskha, Marinir, Kopasgat dan Brimob, yang setiap saat menjaga Intan Jaya. Bersama dengan para Ksatria Kostrad dan Brimob, Kapten Inf. Poltak Siahaan, menyiapkan segala keperluan acara. Lettu Jeffry, mengatur penjemputan warga Mamba, yang telah selesai melaksanakan ibadah di GKII (Gereja Kemah Injil Indonesia), di Kp. Bilogai.

Potret anak-anak bermain di Intan Jaya

Bolak-balik truk mengantar warga kembali ke Mamba, dikawal para Ksatria. Betapa antusiasnya semua warga. Keceriaan dan kebahagiaan terpancar dari wajah mereka. Anak-anak menikmati fasilitas bermain baru mereka. Semua berebut, semua bahagia. Apalagi Bapak Pater, tak pernah lupa dengan tugasnya, dengan senyum yang khas.

"Ijin melaporkan Raja, semua sudah siap. Bapak Gembala sudah hadir. Masyarakat sudah penuh menunggu. Ada tari-tarian disiapkan untuk menyambut kehadiran Raja Aibon," lapor Kapten Poltak si Panglima Mamba, melalui radio HT kepada Letkol Inf. Ardiansyah, Dansatgas Yonif PR/305 Tengkorak Kostrad.

Di kawal Kapten Suryo si Panglima Perang dan si Cerdas Okra Chandra serta beberapa Ksatria Tengkorak, Raja Aibon berangkat dari Pos Elang Mamba. Tak ketinggalan, Kapten Kav. Effendi, mengawal di belakang dengan sepeda motor. Letda Lase, rekan seangkatan Raja Aibon selama menempuh pendidikan Komando, juga ikut dan bersiaga, seolah tak rela perjalanan sahabatnya diganggu KST.

Tiga orang Mama-mama yang dijumpai di jalan, turut naik truk, karena mereka menuju ke tempat yang sama, Kp. Mamba. Dari kejauhan, terlihat masyarakat sudah membuat lorong, menyambut dari gerbang Kompleks Ceria Intan Jaya, yang spesial dibuat di Kp-nya Hengki Sani.

"Hormat Bapak. Hormat. Luar biasa. Terima kasih," ucap Raja Aibon Kogila ketika Mahkota Cenderawasih dipasang di kepalanya, oleh salah seorang Tetua masyarakat Sani.

Sepanjang jalan, dari gapura Kompleks Ceria hingga lokasi acara, 10 anak-anak Sani mengawal jalannya Raja Aibon, dengan tari-tarian. Bapak-bapak, Mama-mama, para pemuda hingga anak-anak, berbaris sepanjang jalan hingga ujung lapangan. Osea Sani, pemuda yang paling berpengaruh di masyarakat Sani, mendampingi Raja Aibon bersama Iptu Gada, Brimob militan lulusan Akpol 2018. Luar biasa ramahnya masyarakat Mamba. Begitu juga dengan kolaborasi TNI-Polri yang sangat luar biasa solid dan kompak, sudah sepantasnya menjadi teladan bagi Prajurit TNI dan Polri di seluruh pelosok tanah air.

"Terima kasih kepada Bapak-bapak. Begitu jema'at tidak mampu melakukan aktivitas pada hari ini. Begitu Bapak membantu kami dengan baik, sehingga di jema'at ini ada perubahan besar. Oleh karena itu, Tuhan Yesus akan memberkati Bapak-bapak. Mari kita tepuk tangan untuk Bapak-bapak. Jema'at tidak bisa memberi sesuatu atau imbalan apapun, berikan kepada keamanan (TNI-Polri). Kiranya Tuhan Yesus yang akan memberkati Bapak-bapak," ucap Gembala Nephinus Sani, dalam sambutannya.

Dalam kesempatan berbicara di hadapan semua warga, Raja Aibon Kogila mengatakan, "Saya tidak mau kita ada di sini, kita tidak ada berbuat. Jadi, kalo orang di Kota-kota sana bisa menikmati permainan-permainan seperti ini, anak-anak kita di sini juga harus bisa semua. Anak-anak kita jangan hanya menonton di TV, tapi tidak pernah merasakan permainan-permainan itu. Rasa adil itu, seperti itu. Tidak boleh orang yang di Kota saja yang merasakan enak. Mudah-mudahan bermanfa'at semua yang kita buat. Sekedar untuk Bapak-bapak, Mama-mama ketahui, sebenarnya kita ini dibantu dengan Bapak Kasad, Bapak Jenderal Dudung. Kemudian, lampu-lampu itu dari Bapak Panglima Kostrad yang di Jakarta. Semua untuk membantu kita di sini. Puji Tuhan semuanya."

Selanjutnya, Raja Aibon memberikan sedikit berkat untuk persiapan Natal di Gereja Mamba. Bola voli dan bola sepak diserahkan oleh Iptu Tri Arda kepada Osea Sani. Kapten Puji alias Bos Mamba, juga menyerahkan Alkitab kepada Gembala Nephinus Sani. Betapa senangnya Bapak Gembala dan semua masyarakat Mamba. Semua bertepuk tangan, semua bahagia. Apalagi semua pemuda, bahkan Mama-mama dibagikan rokok oleh Osea Sani. Bukan hanya satu bungkus, beberapa orang bahkan ada yang kebagian sampai tiga bungkus rokok. Semua untuk warga Sani.

"Terima kasih banyak, terima kasih banyak. Luar biasa," berulangkali Gembala Nephinus Sani berucap, sambil menyalami Raja Aibon.

Semua warga kemudian dipersilahkan menikmati hidangan ala kadarnya. Para Prajurit membagikan makan siang yang telah disiapkan oleh Serda Aris. Kopi, teh dan pinang sirih, juga dinikmati bersama. Di tengah lapangan, Dokter Pane dengan setia melayani, memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat. Indah sekali suasananya. Meskipun beberapa kali terdengar letusan senjata dari kejauhan, tak menyurutkan nyali semua yang sedang menikmati kebahagiaan. Apalagi para Prajurit telah disiagakan di tempat-tempat tersembunyi, demi mengamankan warga yang sedang bersama Raja Aibon dan pasukannya.

Kami berada di Mamba, melaksanakan Giat sosial, di Mamba Bawah, yang selama ini dinyatakan daerah hitam. Kami mencoba berbuat yang terbaik. Kami sengaja membuat acara ini, saat ini, untuk mengubah stigma masyarakat, bahwa hari 1 Desember itu bukan hari OPM. Tapi dengan segala resiko dan segala pengorbanan, kami lakukan demi menciptakan kepercayaan Pemerintah kepada kami, bahwa Intan Jaya ini aman dari gangguan separatis atau OPM. Di sini, kami bersama masyarakat, melaksanakan do'a bersama, makan bersama, melaksanakan pengobatan gratis. Ini kami lakukan demi nama AD. Kami dari Satgas Yonif PR/305, khususnya Pos Mamba, mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru untuk kita semua. TENGKORAK!!!," ucap Panglima Mamba, di sela-sela aktivitas para Ksatria Satgas TNI-Polri bersama warga Mamba.

Saat semua larut dalam kebahagiaan dan kebersamaan, Oktovianus Sani yang oleh Raja Aibon ditanyakan tentang ketidakhadiran Joshua Meiseni (Wadan Ops Sorong-Samarai) mengatakan, bahwa Joshua tidak bisa hadir saat ini. Okto mengatakan, bahwa lain kali, Joshua akan mengatur waktu untuk bertemu dengan Raja Aibon Kogila. (AP)