Jendela Sosial

IMG-20230417-WA0002

Berbagi Berkah Ramadhan, Bacaleg Provinsi Dea Eka Rizaldi bersama Aliansi Karawang Kondusif Santuni Yatim Piatu

Foto bersama dalam kegiatan santunan

Jendela Jurnalis Karawang, Jabar -
Ratusan Anggota Keluarga Besar Komunitas Motor Karawang yang tergabung dalam Aliansi Karawang Kondusif menggelar kegiatan buka bersama dan baksos santuan anak yatim piatu, serta pembagian takjil di Masjid Al-Jihad Islamic Center Karawang, Minggu (16/4/2023).

Dalam kesempatan ini, Dewan Pembina XTC Kembar911, Dea Eka Rizaldi, SH. menyampaikan, pada dasarnya komunitas motor terlahir dari anak jalanan, sehingga eksistensinya terkesan selalu dicitrakan dengan hal negatif.

Tetapi dengan kegiatan bukber, santunan dan pembagian takjil kepada masyarakat ini, diharapkan justifikasi negatif tersebut secara perlahan mulai hilang dari pandangan publik.

Foto saat pembagian santunan kepada anak Yatim Piatu

"Dalam momentum bulan puasa ini, kami mencoba lebih dekat lagi dengan masyarakat. Namun tidak semua kegiatan potisif kami diketahui oleh masyarakat. Sehingga momentum bukber, santunan dan pembagian takjil ini kami memiliki harapan ingin lebih dekat dengan masyarakat," tutur Dea Eka Rizaldi, SH.

Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar 7 dari Partai Gerindra ini juga mengungkapkan, hari ini Komunitas Motor Karawang yang tergabung dalam Aliansi Karawang Kondusif telah berkomitmen untuk terus menjaga persaudaraan antar sesama anggota maupun masyarakat umum.

"Komitmen ini akan terus kita gelorakan sebagaimana Karawang harus selalu kondusif. Kami akan lebih mengutamakan persaudaraan. Intinya kita akan selalu memberikan manfaat buat orang banyak, khususnya buat warga Karawang," katanya.

Ditambahkan Dea, hal positif seperti ini harus dipertahankan dan dikembangkan. Sehingga Aliansi Karawang Kondusif harus dibuat organisasi secara struktural yang wadah dan isiya harus datang dari para anggota komunitas itu sendiri.

"Ini manfaatnya akan banyak untuk membuat Karawang lebih kondusif. Misal, jika ada sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, maka antar anggota komunitas bisa berkomunikasi dengan cepat," katanya.

Di tempat yang sama Ketua XTC Kembar911, Fadel Muhamad menambahkan, setelah terselenggaranya acara ini diharapkan bisa menciptakan rasa nyaman di masyarakat. Sehingga stigma negatif masyarakat yang selalu menggap keberadaan geng motor meresahkan, perlahan akan mulai beralih kepada pandangan yang positif.

"Kita selalu berusaha membuktikan bahwa kami benar-benar sudah berubah. Kita bukan geng motor lagi. Kita sudah bergerak kepada kegiatan-kegiatan yang lebih positif untuk menciptakan Karawang lebih kondusif," tuturnya.

"Kami juga bisa membantu pihak keamanan yang dalam hal ini Kepolisian, TNI maupun Satpol PP untuk menjaga Kamtibmas di Karawang," kata Fadel.

Sementara, Perwakilan dari Yayasan Karawang, Ngatini mengucapkan terimakasih kepada Dea Eka Rizaldi, SH. dan Komunitas Motor yang tergabung dalam Aliansi Karawang Kondusif yang telah berbagi dengan anak yatim piatu asuhannya.

"Kami ikut mendoakan yang terbaik untuk Dea Eka Rizaldi yang sedang memiliki niatan untuk maju di provinsi. Doa terbaik juga kami panjatkan untuk Aliansi Karawang Kondusif. Semoga keberadaanya terus bermanfaat untuk masyarakat banyak," tutupnya.***

IMG-20230416-WA0006

Perpus Jalanan Cilamaya dengan Kopi Pagi Cilamaya Menggelar Kegiatan Santunan dan Buka Puasa Bersama

Foto saat pemberian santunan kepada Anak Yatim

Jendela Jurnalis Karawang, Jabar -
Melalui momentum bulan suci Ramadhan, 2 Komunitas lokal Cilamaya menggelar santunan kepada Anak Yatim di Pondok Alfunnajah yang berlokasi di Dusun Kebon 1, RT 001, RW 001, Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Minggu (15/4/2023).

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama antara Komunitas Perpus Jalanan Cilamaya bersama Komunitas Kopi Pagi Cilamaya. Dimana kedua komunitas tersebut berkolaborasi dalam menggalang dana untuk santunan kepada Yatim Piatu serta menjalankan program baca buku gratis dan kopi gratis saat berbuka puasa bersama digelar.

Acara dibuka oleh Komunitas Perpus Jalanan Cilamaya yang menyediakan buku baca'an gratis untuk anak-anak Yatim dilingkungan sekitar dari mulai jam 4 sore atau biasa disebut dengan waktu "Ngabuburit" hingga waktu berbuka puasa tiba.

Foto rangkaian kegiatan

Pada saat menjelang berbuka puasa, Komunitas Kopi Pagi kemudian berperan menyediakan kopi gratis untuk buka puasa bersama. Hingga acara berlanjut ke acara inti, yaitu santunan untuk Anak Yatim yang sebelumnya telah didata dan dihadirkan.

Kepada Jendela Jurnalis, Nanda selaku Panitia dan perwakilan dari 2 Komunitas tersebut menuturkan bahwa kegiatan tersebut sengaja digelar pada moment Bulan Ramadhan yang dimana sangat tepat jika dimanfaatkan untuk berbagi kebaikan.

"Kegiatan ini sengaja digelar dalam momentum Bulan Ramadhan, apalagi dipergunakan untuk berbagi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk bisa menjadi ajang silaturahmi antar komunitas," tuturnya.

Lebih lanjut, Nanda juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut selalu mereka gelar secara rutin setiap Bulan Ramadhan. (NN)*

IMG-20230414-WA0009

Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan, Karang Taruna Kecamatan Banyusari Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Foto rangkuman dalam kegiatan santunan

Jendela Jurnalis Karawang, Jabar -
Suasana hangat dan kebersamaan dirasakan oleh organisasi kepemudaan Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Banyusari kabupaten Karawang. Acara digelar di Aula kantor kecamatan Banyusari. Jum'at (14/4/2023).

Moment silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1444 H itu melibatkan unsur kepengurusan Karang Taruna di Kecamatan dan Desa se Kecamatan Banyusari yang berlangsung penuh keakraban.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Kartar kecamatan Banyusari Kasja (Panjul), Camat Banyusari Drs. Iwan Ridwan, Kapolsek Banyusari Iptu. Suherlan, SH, Perwakilan Danramil Jatisari, Tokoh Agama, Masyarakat, dan Element lainnya. Acara silaturrahmi tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada 120 Anak Yatim dan 10 orang Kaum Dhuafa yang ada di Kecamatan Banyusari.

Dikatakan Ketua Karang Taruna Banyusari Panjul, kegiatan sosial tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Santunan tersebut juga bagian dari pembinaan Karang Taruna untuk selalu peduli terhadap sesama.

“Kami berharap kedepannya, teman-teman karang taruna di kecamatan Banyusari maupun di desa-desa, bisa membantu atau ikut berkontribusi kepada masyarakat maupun pemerintah setempat dalam menyelesaikan persoalan sosial,” ucapnya.

Panjul berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, bisa memberikan semangat serta meningkatkan komitmen teman-teman pengurus dalam mengemban serta menjalankan amanah organisasi.

“Semua anggota karang taruna harus siap menjalankan amanah organisasi,” tegasnya.

Selain itu, Karang Taruna Kecamatan Banyusari juga akan tetap berkomitmen dan akan menjadi bagian pemuda garda terdepan membantu Pemerintahan dalam menyelesaikan tugas kemasyarakatan dan pembangunan sumberdaya manusia.

“Karang taruna lahir dan di beri SK oleh pemerintah, dan harus membantu dalam soal apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Banyusari Drs.Iwan Ridwan mengapresiasi kegiatan karang taruna. Pihak nya juga akan terus berkomunikasi, komitmen dengan karang taruna yang terus bersinergi dan ikut membantu dalam tugas kesosialan serta lainnya. (P)*

IMG-20230414-WA0005

Petugas Rutan Pemalang Ikuti Touring Pemasyarakatan Peduli

Foto jajaran Petugas Rutan Pemalang saat memberikan santunan

Jendela Jurnalis Pemalang, Jateng -
Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pemalang mengikuti kegiatan Touring Pemasyarakatan Peduli dan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59 Tahun 2023. Jum’at (14/04/2023).

Kegiatan touring dan bakti sosial tersebut diikuti oleh oleh para Kepala UPT, Pejabat Struktural serta Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), UPT Pemasyarakatan se-Eks Karesidenan Pekalongan dengan bertemakan “Transformasi Pemasyarakatan Semakin PASTI dan BerAKHLAK, Indonesia Maju” tersebut berjalan lancar.

Hal tersebut dijadikan sebuah ajang kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, serta menjadi media silaturahmi dan berbagi kasih di tengah peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-59 yang diselenggarakan didepan halaman Lapas Brebes menjadi titik awal keberangkatan.

Dengan mengenderai sepeda motor, rombongan touring selanjutnya bertolak menuju Panti Asuhan Putera Muslimat Brebes.

“Hari ini kita melaksanakan touring sekaligus bakti sosial dengan menyalurkan beberapa paket sembako dan santunan kepada Panti Asuhan Putera Muslimat Brebes, hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan sekaligus memeriahkan hari Bakti Pemasyarakatan ke-59," terang Kepala Rutan Pemalang Sumaryo.

Dirinya berharap, dari kegiatan ini, selain bertujuan untuk memeriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta dapat mendatangkan keberkahan dan kebaikan khususnya di bulan suci Ramadhan. (Red/Ragil74)*

IMG-20230409-WA0002

Berkah Ramadhan, Gus Muhaimin Santuni 120 Anak Yatim di Karawang

Foto saat Gus Muhaimin berfoto bersama peserta pemagangan ke Jepang

Jendela Jurnalis Karawang -
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin kembali melaksanakan santunan kepada 120 anak yatim pada bulan suci Ramadhan di wilayah Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang.

Santunan untuk ratusan anak yatim bertajuk "Tali Asih Ramadhan Gus Muhaimin" ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadhan.

Tali Asih Ramadhan Gus Muhaimin tahun ini dilaksanakan di Mesjid Jaysul Barriyah, Perumnas Telukjambe Karawang Sabtu, 8 April 2023 sore.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPW PKB Jawa Barat yang juga Ketua Komisi X DPR RI H. Syaiful Huda, Ketua DPC PKB Karawang yang juga Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat H. Rahmat Hidayat Djati, dan didampingi oleh sejumlah jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Karawang.

Rahmat Hidayat Djati mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan di berbagai wilayah di kabupaten Karawang oleh Gus Muhaimin.

Legislator PKB ini mengtakan lewat Tali Asih Ramadhan Gus Muhaimin diharapkan menjadi keberkahan untuk anak yatim piatu di Karawang.

"Semoga menjadi berkah dan manfaat kebaikan khususnya buat anak-anak yatim di kabupaten Karawang," kata Rahmat Hidayat Djati.

Selain itu, ia juga berharap Rahmat juga berharap lewat acara ini memberikan berkah dan kebaikan untuk PKB Karawang apalagi menghadapi Pemilu tahun 2024 yang akan dilaksanakan 10 bulan lagi.

"Semoga juga dapat menjadi berkah dan manfaat buat PKB di Kabupaten Karawang," papar Rahmat.

Dalam acara yang berlangsung khidmat itu, bersama ratusan anak yatim Gus Muhaimin memimpin doa untuk kebaikan masa depan bangsa dan hajat Nasional PKB.

Kemudian dilanjutkan dengan sholat ashar berjamaah, sebelum meninggalkan lokasi Gus Muhaimin menyempatkan foto bersama dengan peserta pemagangan kerja ke Jepang. (red)*

IMG-20230407-WA0009

Berkah Ramadhan, DPC IKADIN Karawang Bagikan Ratusan Takjil

Foto Jajaran Pengurus dan Anggota DPC IKADIN Karawang

Jendela Jurnalis Karawang -
Dibulan yang penuh berkah, Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) DPC Kabupaten Karawang membagikan Takjil Gratis kepada para pengguna jalan yang berlokasi didepan Kantor Pengadilan Negeri Karawang, Jl Jenderal Ahmad Yani. Jum'at sore (7/4/2023).

Dalam kegiatan tersebut, diikuti oleh jajaran pengurus dari IKADIN DPC Karawang, dan disambut antusiasme pengguna jalan serta warga sekitar, tak butuh waktu lama, kurang dari setengah jam saja sekitar 300 paket takjil habis tak tersisa.

Melalui kegiatan tersebut, Endang Suharta, S.H, M.H. selaku Ketua IKADIN DPC Karawang mengungkapkan bahwa dirinya merasa bahagia, karena pada agenda pembagian takjil tersebut disambut dengan antusias.

Ketua DPC IKADIN Karawang Endang Suharta, S.H, M.H (kemeja merah) saat turun langsung membagikan takjil

"Alhamdulilah kami dari DPC IKADIN Karawang bisa melaksanakan pembagian takjil pada hari ini, kurang lebih sekitar 300 takjil habis. Bahkan disambut antusias warga sekitar. Selain itu, kita juga bagikan ke pengendara yang lewat disekitar jalan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Advokat berbadan tinggi tegap tersebut mengatakan bahwa kegiatan pembagian takjil tersebut bisa terselenggara berkat kerjasama antar anggota, dimana takjil tersebut disediakan oleh beberapa anggotanya.

"Alhamdulilah juga, saya sangat berterimakasih kepada jajaran pengurus dan anggota, karena kegiatan ini bisa terselenggara berkat kerjasama dengan rekan-rekan semua, yang dimana takjil dalam kegiatan ini disediakan oleh beberapa anggota IKADIN Karawang," tambahnya.

Selain itu, dirinya juga berharap agar kedepannya IKADIN Karawang bisa menjadikan kegiatan pembagian takjil tersebut sebagai kegiatan rutin tahunan.

"Mudah-mudahan kedepannya kita bisa terus melaksanakan kegiatan seperti ini, bahkan bisa lebih banyak lagi yang bisa kita bagikan ke lingkungan masyarakat Karawang," pungkasnya. (NN)*

IMG-20230407-WA0001

Oknum Sponsor Nakal Pemeroses PMI Ilegal ke Timur Tengah Bisa Dijerat dengan Sanksi Pidana

Ilustrasi Human Trafficking

Jendela Jurnalis Karawang -
Terkait maraknya kasus pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Unprosedural atau ilegal, tentunya hal tersebut harus menjadi acuan dalam mengambil langkah yang bisa memberikan solusi maupun pencegahan terhadap maraknya kasus tersebut.

Kasus terjadinya pemberangkatan PMI Unprosedural biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah minimnya pengetahuan dari masyarakat tentang aturan maupun ketentuan tentang bagaimana cara untuk bisa bekerja keluar negeri dengan proses yang legal dan aman.

Seperti yang tertuang dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kepmenaker) Nomor 260 Tahun 2015, yang dimana dalam aturan tersebut mengatur tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia pada Pengguna Perseorangan di Negara-Negara Kawasan Timur Tengah diantaranya yang tertulis adalah 19 Negara, yaitu Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Mauritania, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, Yaman dan Yordania.

Namun, iming-iming gaji dan "Uang Fee" yang menggiurkan terkadang menjadi tipu daya dan upaya bagi para "Oknum Sponsor Nakal" dalam hal mendapatkan calon-calon pekerja untuk dikirim keluar negeri dan mirisnya malah ditempatkan di Negara yang jelas secara aturan sudah dilarang.

Terlebih, proses pemberangkatan PMI secara legal kurang begitu diminati lantaran prosesnya pun dinilai sangat berbelit-belit, sehingga para "Oknum Sponsor Nakal" lebih memilih jalur proses Unprosedural dalam menjalankan usahanya. Seakan tak peduli terhadap aturan-aturan yang berlaku pun mereka tabrak.

Padahal sangat jelas konsekuensinya jika ada Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja terbukti melakukan pelanggaran tersebut, Pemerintah bisa saja mencabut Izin dan menutup Perusahaan tersebut.

Seperti yang diterangkan H. Ijum Junaedi selaku Kasie Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri PTSP Disnakertrans Kabupaten Karawang, bahwa berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2017, pemeroses PMI Unprosedural bisa saja dilaporkan ke APH. Jum'at (7/4/2023).

"Dalam UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan PMI, bilamana melakukan pelanggaran, keluarga bisa melaporkan ke Aparat Penegak Hukum," terangnya.

"Dan P3MI melakukan tindakan, aturan di tindak oleh pengawasan ketenagakerjaan," tambahnya.

Ketika dibahas terkait kasus PMI Unprosedural yang belakangan ini marak terjadi, seperti kasus PMI Dede Asiah yang dikirim ke Suriah hingga kasusnya viral. Lalu disusul kasus PMI Yuyun asal Desa Sukamulya, Cilamaya Kulon yang diduga diberangkatkan oleh Pardi melalui Hj. Yesi Banyusari, dan beberapa kasus lainnya yang sudah terexpose oleh pemberitaan di beberapa Media. H. Ijum menjawab bahwa jika memang ada pelanggaran, hal tersebut bisa dilaporkan ke APH.

"Bisa, dan ada Kepmen 260 Tahun 2015 tentang Penghentian Pemberangkatan ke Timur Tengah," pungkasnya.

Lebih lanjut, dalam upaya pencegahan dan meminimalisir pemberangkatan PMI Unprosedural, pihaknya sudah melakukan upaya sosialisasi, dan di Kabupaten Karawang sendiri sudah 5 titik yang sudah dilaksanakan sosialisasi.

"Kita dari Dinas sering melakukan sosialisasi, baru 5 titik dilakukan sosialisasi pencegahan PMI Unprosedural di Karawang," tutupnya.

Sementara Itu, terkait kasus PMI Unprosedural, baik dengan jalur Perusahaan maupun Perorangan, pelakunya juga bisa saja dijerat dengan Pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking-red) dengan jeratan Hukuman Pidana dan juga Denda. (NN)*

IMG-20230406-WA0003

DPC POSPERA Purwakarta Pertanyakan Carut Marut Manajemen Penyaluran BPNT di Kabupaten Purwakarta

Foto saat Pospera DPC Purwakarta bertemu dengan pihak Dinsos untuk mempertanyakan terkait manajemen penyaluran BPNT

Jendela Jurnalis Purwakarta -
Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Purwakarta melakukan audiensi kepada Dinas Sosial perihal Surat Edaran Menteri Sosial tentang pencairan BPNT di wilayah Kabupaten Purwakarta Tahun 2023. Selasa (4/4/2023).

Seperti dalam Surat Edaran di sebutkan Kementrian Sosial akan melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Program Sembako Tahun Anggaran 2023 dengan tidak melalui Eme-warung, dan KPM akan menerima bantuan sosial program sembako dengan melakukan penarikan uang tunai langsung dari rekening KPM.

Kedatangan Pospera di terima oleh Sekdis, Kabid, dan beberapa staf. Karena Kadis sedang berhalangan ada kegiatan di Inspektorat. Pospera menyampaikan pelaksanaan di lapangan ada sebagian wilayah melakukan pengkondisian pencairan, motif nya bermacam-macam, ada yang mengkordinir ATM penerima KPM, ada juga yang memusatkan pencairan di satu tempat, ujung nya KPM malah membawa pulang sembako yang sudah di siapkan dan bukan berupa uang. Terkait hal tersebut, DPC Pospera Purwakarta mempertanyakan tentang sejauh mana fungsi pengawasan dari Dinas Sosial terhadap kejadian tersebut.

Surat Edaran Pospera Purwakarta yang untuk kemudian akan ditindaklanjuti dengan melaporkan terhadap APH

Di terang kan oleh Eka selaku Kabid Limjamsos bahwa Dinsos memang sering menerima aduan tentang penyelewengan bantuan BPNT ataupun PKH, tapi dinas hanya bisa melakukan aduan terhadap kemensos dan bukan terhadap APH.

Lebih lanjut, Kabid menjelaskan lagi bahwa Dinas pernah mendapat aduan di beberapa Desa di Kecamatan Sukatani dan Pasawahan, kemudian setelah tim nya turun ke lapangan, Dinas selanjutnya hanya bisa sebatas melayangkan surat pengaduan terhadap Kementerian terkait.

Dalam audiens tersebut, Ketua DPC Pospera Purwakarta Sutisna Sonjaya meminta untuk difasilitasi oleh Dinas agar bisa bertemu dengan 17 TKSK dari seluruh Kecamatan yang ada di Purwakarta.

Berkaitan dengan TKSK, Ketua Pospera DPC Purwakarta menerangkan kepada Jendela Jurnalis bahwa dalam Audiens tersebut, Sekdis juga mengakui bahwa sebelumnya pun sudah ada aduan tentang Oknum TKSK yang ikut bermain dalam program BPNT.

"Beliau menyebutkan bahwa ada beberapa Kecamatan yang di sinyalir TKSK nya ikut bermain, tapi laporan nya hanya baru sebatas lisan, dan belum di lengkapi dengan data yang valid," tuturnya.

"Audiens ini bisa menjadi dasar kami untuk diskusi dengan APH agar melakukan penyelidikan terhadap KPM, agar masalah penyelewengan Program BPNT ini lebih terbuka. Dan rencananya kami juga akan menyurati Kementerian terkait," Pungkas Sutisna Sonjaya Ketua Pospera Purwakarta. (DD)*

IMG-20230322-WA0032

Ketum PPWI Kunjungi Lapas Salemba dan Besuk Alvin Lim

Foto Ketum PPWI bersama Kepala KPLP usai bertemu Kalapas Salemba dab membesuk Alvin Lim

Jendela Jurnalis, Jakarta -
Ketum PPWI, Wilson Lalengke, berkesempatan mengunjungi Lapas Salemba, Senin, 20 Maret 2023. Dalam kunjungan tersebut, Tim PPWI juga membezuk Pimpinan LQ Lawfirm, Alvin Lim.

Pada kunjungan yang diadakan dalam rangka memenuhi undangan Kalapas Kelas II Salemba, Yosafat Rizanto tersebut, Wilson Lalengke didampingi beberapa Pengurus PPWI Nasional dan DKI Jakarta. Terlihat antara lain, Muhammad Ribaldi Adiwar dan Franky Lorens Lombogia dari DPN PPWI, serta Edwin Waturandang, Eva Andriani dan Rudi, dari DPD PPWI Jakarta.

Rombongan PPWI ini diterima langsung oleh Kalapas Yosafat Rizanto yang ditemani oleh Kepala KPLP, Rusli. Pertemuan berlangsung lancar, hangat dan penuh persahabatan.

Salah satu maksud dari kunjungan PPWI ke Lapas Salemba, adalah untuk mengklarifikasi terkait berbagai pemberitaan tentang dugaan adanya peralatan elektronik, seperti Hp dan laptop, yang dipakai oleh Alvin Lim di dalam Lapas. Seperti diketahui, belakangan ini beredar banyak informasi dan pemberitaan di media, yang bersumber dari Press Release berisi statemen dan kecaman Alvin Lim terhadap banyak pihak, termasuk terhadap Wilson Lalengke.

Dari hasil penuturan Kalapas yang akrab dipanggil Pak Yos ini, didapatkan informasi bahwa khusus untuk Alvin Lim, telah dilakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap berbagai fasilitas yang mungkin masuk dan dipakai oleh terpidana kasus pemalsuan KTP itu. Bahkan menurut Kalapas, Alvin Lim saat ini dalam kondisi sakit parah, sehingga kesulitan untuk berfikir dan beraktivitas di kamarnya.

"Kami pastikan, bahwa tidak ada Hp, apalagi laptop, yang dimiliki dan dipakai Alvin Lim di dalam sel. Hampir tiap saat kami sidak dan chek ke kamarnya, untuk memastikan bahwa dia tidak punya Hp di dalam Lapas," ungkap Yosafat Rizanto.

Usai pertemuan dengan Kalapas, Wilson Lalengke ditemani dua orang Anggotanya, Edwin dan Rudi, diberi kesempatan untuk menjumpai Alvin Lim di ruangan yang telah disediakan. Pertemuan ini difasilitasi dan ditemani oleh Kepala KPLP, Rulsi.

Kepada Jendral News, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menjelaskan kondisi Alvin Lim dan hasil pembicaraan dengan yang bersangkutan. Menurutnya, Alvin Lim dalam keadaan sakit parah, terutama karena kerusakan ginjal yang sudah mencapai stadium 5 dan berdampak terhadap jantungnya. Dari keterangan Alvin Lim, jantungnya mulai membengkak.

"Dari pengamatan fisik, tubuhnya terlihat lemah cenderung lemas dan tidak bersemangat hidup. Badannya susut dan kulitnya pucat pasi. Badan Alvin yang awalnya berisi, saat ketemu hari ini terlihat agak kurus. Dia sendiri yang banyak menerangkan tentang penyakitnya, yang kata Alvin sudah diperiksa dokter ahli dan hasilnya menunjukkan, bahwa ginjalnya sudah rusak cukup parah, dia perlu cuci darah," terang Wilson Lalengke.

Terkait dengan kepemilikan Hp dan laptop, Alvin Lim menjelaskan, bahwa dia tidak lagi memikirkan persoalan di luar penjara, dia fokus untuk penyembuhan penyakitnya. Bahkan dia mengaku, sedang merencanakan untuk mengundurkan diri dari LQ Lawfirm.

"Selama di dalam, saya tidak pegang Hp dan laptop, saya fokus untuk kesembuhan saya dan tidak lagi mau terlibat dengan persoalan-persoalan di luar. Bahkan saya sedang merencanakan untuk mengundurkan diri, berhenti dari kegiatan saya sebagai Advokat dan Ketua LQ Lawfirm. Saya juga sudah tidak mampu kerja lagi. Nanti ketika sudah keluar dari penjara, saya mau ke Amerika saja dan tinggal di sana," beber Alvin Lim.

Dalam pertemuan membezuk Alvin Lim yang juga merupakan sahabat baiknya itu, Wilson Lalengke dan rekan-rekannya mengajak semua yang hadir untuk berdo'a bersama. Ketum PPWI yang juga adalah mantan tahanan Rutan Wayhui, Bandar Lampung itu, meminta Edwin Waturandang memimpin do'a.

Berhubung satu dan lain pertimbangan, Kalapas Yosafat Rizanto, tidak mengijinkan Tim PPWI mengabadikan pertemuan itu, baik dalam bentuk foto, video, maupun rekaman audio. Namun demikian, 'temu kangen' PPWI dengan Alvin Lim yang juga merupakan Kuasa Hukum Anggota PPWI, Ery Biyaya dan kawan-kawannya itu, dapat menjadi momentum yang memberikan semangat hidup bagi Alvin Lim.

"Segera sembuh yaa Pak Alvin Lim," demikian harapan PPWI, untuk Pengacara yang saat pertemuan itu memakai kaos oblong warna keabu-abuan. (Red/AP)*

IMG-20230322-WA0019

Polisi Baik Aipda M. Aliudin, S.H Adakan Lomba Adzan di TPQ Al-Hikmah

Foto Aipda M. Aliudin, S.H bersama anak-anak saat lomba adzan di TPQ Al-Hikmah

Jendela Jurnalis, Palembang -
Lantunan merdu suara adzan, dikumandangkan para peserta yang merupakan murid/siswa TPA Al-Hikmah, saat mengikuti Lomba Adzan, yang digelar oleh Pendiri sekaligus Pengasuh TPA Al-Hikmah, Aipda M. Aliudin, S.H. Anggota Polri yang dinobatkan sebagai salah satu Polisi Baik Indonesia Tahun 2021 versi PPWI ini, mengadakan Lomba Adzan bagi anak-anak, bertempat di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Hikmah, Palembang, Sumsel, Kamis, 16 Maret 2023.

Berdiri tegak dengan dua tangan mengangkat ke telinga, seraya mengkumandangkan adzan dengan lantang, para siswa sekolah ini terlihat percaya diri, dapat memenangkan perlombaan yang baru perdana digelar tersebut. Lomba Adzan yang digelar dalam rangka Nisfu Sya’ban ini, diikuti 20 anak lelaki dari TPA Al-Hikmah. TPA yang memiliki 35 siswa laki-laki ini beralamat lengkap, di Jl. Kemas Rindo, RT. 46/8, Kel. Ogan Baru, Kec. Kertapati, Palembang, Sumsel.

Di akhir lomba, Panitia memberikan hadiah berupa Piagam Penghargaan, Piala dan Uang Pembinaan, yang disediakan oleh Aipda Muhammad Aliudin, S.H. Untuk informasi, Aliudin saat ini bertugas sebagai Personel Bid. Humas Polda Sumsel.

Menanggapi acara Lomba Adzan itu, seorang ibu dari peserta lomba, Nurbaiti, merespons baik adanya kegiatan Lomba Adzan di TPA Al-Hikmah. Anaknya, Dzaky Ahmad Z, merasa senang dapat berpartisipasi dalam Lomba Adzan tersebut, demikian disampaikan Nurbaiti.

Sementara itu, Aipda M. Aliudin, S.H bersama Ust. M. Nasrullah, yang merupakan Pendiri sekaligus Pengasuh TPQ Al-Hikmah mengemukakan, bahwa Lomba Adzan digelar untuk menumbuhkan keberanian anak-anak, agar dapat adzan di lingkungan Masjid dan Sekolah.

"Lomba Adzan ini bisa menjadi ajang dalam mencari bakat anak-anak, khususnya di bidang agama. Lalu menumbuhkan keberanian menjadi mu'adzin. Kita berharap, nantinya anak-anak ini dapat menjadi generasi penerus orang tuanya," ungkap Aliudin.

Salah satu unsur yang dinilai dalam lomba ini, adalah suara lantang nan indah dari peserta, saat mengumandangkan adzan. Selain itu, Dewan Hakim yang terdiri dari Ust. M. Nasrullah dan Aipda M. Aliudin, S.H, juga menilai tajwid, irama dan performa atau penampilan para peserta.

Kedepannya, kata M. Aliudin, kegiatan semacam ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan ke bidang lomba lainnya.

"Mudah-mudahan kegiatan atau Lomba Adzan ini, akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan di TPQ Al-Hikmah. Nantinya, bukan saja hanya adzan yang akan kita perlombakan, tetapi lomba kegiatan keagamaan seperti mengaji, tilawah dan sholawatan, juga nanti akan kita perlombakan," pungkasnya. (Red/AP)*