Jendela Politik

IMG-20231204-WA0045

Capres Anies Rasyid Baswedan Napak Tilas ke Rumah Sejarah Rengasdengklok dan Kunjungi Beberapa Tempat Lainnya

Kunjungan Anies Baswedan di Ponpes Modern Nurussalam

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Untuk Persatuan Anies Rasyid Baswedan berkampanye di Karawang, ia blusukan mulai turun ke Pasar Baru Karawang, napak tilas ke rumah singgah Soekarno-Hatta di Rengasdengklok, hingga melakukan agenda pengajian di salah satu pesantren.

Di Pasar Baru Karawang, Anies menuturkan, ia melakukan agenda dialog dengan para pedagang, terkait dengan harga-harga kebutuhan pokok, yang kini harganya kian melonjak tinggi.

"Pagi ini saya mampir ke Pasar Baru Karawang, kami berdialog sekaligus membeli beberapa kebutuhan pokok di Pasar Baru Karawang, dan kami menemukan keluhan yang sama disampaikan di banyak tempat," kata Anies, usai blusukan ke Pasar Baru Karawang, Senin (4/12/2023).

Keluhan tersebut, kata Anies, adalah terkait mahalnya harga-harga kebutuhan pokok, mulai dari harga besar, bawang, cabai. Keluhan itu bukan hanya diceritakan para pembeli, melainkan juga pada pedagang di Pasar Baru.

"Kami menemukan keluhan yaitu mahalnya harga-harga kebutuhan pokok khususnya pangan harga beras yang mahal, kemudian cabai merah keriting, cabai rawit, bawang, semua menceritakan tingginya harga-harga kebutuhan tersebut," kata dia.

Tingginya harga kebutuhan pokok itu, menurut Anies, merupakan salah satu pekerjaan prioritas yang harus segera diselesaikan. Jadi harga-harga kebutuhan pokok inilah yang harus diselelsaikan sesegera mungkin.

Ia berjanji akan membuat harga-harga kebutuhan pokok stabil, dalam 100 hari pertama ia bekerja jika terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Inilah yang menjadi prioritas kami, jadi dalam 100 hari pertama kita akan menyiapkan tim untuk langsung bekerja memotong mata rantai dan tata niaga, yang merugikan bagi petani, dan pembeli ibu-ibu rumah tangga, dan ini prioritas utama kita," ucap Anies.

Anies juga mengungkap beberapa fakta lain terkait keluhan pedagang lain seperti pedagang pakaian, terkait turunnya omzet penjualan meski berdagang di tingkat grosir, karena efek perkembangan teknologi penjualan online.

"Tadi kami juga berdialog dengan para pedagang khususnya pedagang pakaian yang mengeluhkan turunnya omzet yang luar biasa, padahal mereka berdagang di tingkat grosir yang tidak banyak kaitan dengan efek yang biasa dipercakapkan hari ini (penjualan online). Tapi mereka merasa ada kebijakan-kebijakan, yang membuat omzet perdagangan mereka mengalami penurunan yang luar biasa," paparnya.

Oleh sebab itu, Anies berencana, akan melakukan sejumlah gebrakan dalam rangka menyejahterakan petani, menurunkan harga kebutuhan pokok, serta menggeliatkan ekonomi kerakyatan di pasar-pasar tradisional.

"Jadi, prioritas kami adalah mengembalikan kebijakan ekonomi yang menurunkan harga kebutuhan pokok, yang kedua memudahkan baku produksi para petani dan kesejahteraan mereka terjamin, yang ketiga kebijakan terkait dengan barang-barang kebutuhan keseharian yang harganya tinggi tapi omsetnya rendah, dan perekonomian bisa terjaga," pungkasnya. (Rey)*

IMG-20231204-WA0047

Hj. Hodijah Sujana, S.H., Caleg Partai Nasdem DPRD Dapil 2 Kabupaten Karawang Gelar Mancing Gratis di Desa Kampungsawah

Hj. Hodijah bersama Relawan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Sosilisasi Hj.Hodijah Sujana,S.H Caleg dari Partai Nasdem DPRD Dapil 2 Kabupaten Karawang menggelar "Mancing Gratis" di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Karawang. (3/12/23).

Tumpah ruah masyarakat mancing gratis di saluran irigasi sepanjang jalan, dipadati warga yang begitu antusias dan bergembira, karena disamping berharap mendapatkan ikan, juga ada harapan untuk memenangkan doorprize yang disiapkan tim sukses sehingga menambah suasana semakin meriah.

Adapun beberapa hadiah yang dipersiapkan oleh tim sukses Hj. Hodijah mulai dari kipas angin, sepeda, serta uang tunai.

Dalam kesempatannya, Hj. Hodijah mengatakan bahwa keinginan untuk tampil kembali mencalonkan anggota DPRD karawang menurutnya yaitu agar masyarakat sejahtera dan makmur.

"Melihat kondisi saat ini, ekonomi masih lemah, banyaknya program bantuan-bantuan dari pemerintah, artinya kita belum sejahtera dan makmur," ujarnya.

Lebih lanjut, menurutnya, apabila ia terpilih nanti, perekonomian masyarakat akan menjadi program inti untuk memajukan bangsa.

"Tentunya untuk menyampaikan aspirasi ini, ya pilihlah saya! dari Partai Nasdem Daerah Pemilihan (dapil) ll dengan nomor urut satu (1), jangan sampai salah nyoblos!," ujarnya sambil tersenyum.

"Dan peran serta perempuan berpolitik, karena kita juga adalah sebagai warga negara yang memiliki hak serta kewajiban yang sama, intinya mampu memberikan yang terbaik untuk negeri ini, membangun demi tercapainya masyarakat yang berkeadilan sosial. Pasal lima didalam Pancasila, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutupnya. (Rey)*

IMG-20231204-WA0046

Jaga Kamtibmas dan Kondusifitas Jelang Pemilu 2024, TNI-Polri di Aceh Barat Tingkatkan Patroli Gabungan

Patroli Gabungan

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
Tingkatkan Patroli Gabungan TNI-Polri, dengan menjaga Kamtibmas yang Kondusif Jelang Pemilu 2024, salah satunya dengan cara mendekatkan diri dengan warga Desa binaanya serta memantau perkembangan situasi kamtibmas di wilayah.

Bhabinkamtibmas Polsek Sama Tiga Polres Aceh Barat bersama Babinsa Koramil/09 melaksanakan kegiatan Patroli di wilayah hukum Kecamatan Sama Tiga Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (02/12/2023), pukul 09.00 Wib.

Dalam kesempatan kali ini, dimanfaatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk menyambangi warganya sebagai upaya mendekatkan diri kepada Masyarakat sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas menjelang Pemilu damai 2024.

Seraya menyampaikan agar warga ikut peduli dan meningkatkan kewaspadaan dengan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, jaga kerukunan antar warga dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H melalui Kapolsek Sama Tiga Iptu Supianto mengatakan, bahwa Patroli dan sambang merupakan wujud Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus bersinergi dengan TNI melakukan Patroli maupun sambang untuk menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

Hal ini dilakukan guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah menjelang Pemilu Damai tahun 2024 mendatang,” jelas Kapolsek.

“Disamping itu, kekompakkan seperti ini terus kami tingkatkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain seperti dalam bidang sosial, budaya serta dibidang lainnya. (Muhibbul Jamil)*

IMG-20231127-WA0035

Pastikan Pemilu Berjalan Kondusif, Panwaslu Kecamatan Kutawaluya Tekankan Netralitas ASN

Foto bersama usai pertemuan pembahasan terkait netralitas ASN

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Kutawaluya, baru-baru ini merilis publikasi dan dokumentasi terkait pengawasan kampanye. Senin (27/11/23).

Dalam Press Releasenya, yaitu menyoroti upaya intensif Panwaslu dalam memantau kegiatan kampanye para calon legislatif, Capres dan Cawapres. Selain itu, juga melakukan upaya dalam rangka menekankan transparansi dan integritas dalam proses demokrasi.

"Publikasi ini, bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, tentang pelaksanaan pemilihan dan memastikan bahwa proses kampanye berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," ucap Haerudin Ketua Panwaslu Kutawaluya.

Sementara itu, Camat Kutawaluya Ade Setiawan mengatakan bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), merupakan prinsip fundamental dalam menjalankan tugasnya. Serta ASN diharapkan untuk menjaga netralitasnya, yang mencakup tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis atau mendukung pihak tertentu selama proses politik.

"Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan publik tetap objektif dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik. ASN yang netral dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun pemerintahan yang transparan, efisien, dan bebas dari nepotisme serta penyalahgunaan kekuasaan," ungkap Camat Kutawaluya.

Press Release di Kantor Panwaslu Kecamatan Kutawaluya

Dalam Press Release yang bertempat di Kantor Sekretariat Panwaslu Kutawaluya tersebut, dihadiri oleh beberapa Unsur, diantaranya adalah dari mulai TNI, Polri Korwilcambidik, Ketua PGRI Kutawaluya, dan Ketua Kwarran, serta beberapa unsur perwakilan media.

Tak hanya itu, melihat sudah banyak isu hoax dan kampanye hitam di media sosial, untuk menangkal hal-hal yang kemungkinan dapat menjadi ketidak netralan, Korwilcambidik, Ketua PGRI dan Ketua Kwarran pun turut prihatin.

"Kami akan himbau melalui khususnya Guru berstatus ASN agar menjaga netralitas meskipun pilihan berbeda pilihan baik nanti secara langsung, melalui grup WhatsApp dan Rapat dinas," pungkas Roya Sunarya selaku Korwilcambidik Kutawaluya. (Andri)*

IMG-20231126-WA0053

Pastikan Kesiapan Logistik Pemilu, Panwascam Kutawaluya Harapkan Kolaborasi Lintas Sektoral Selalu Terjaga

Panwascam Kutawaluya

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, melaksanakan press release Pengawasan Tahapan Logistik Pemilu 2024 di kantor Panwascam. Minggu (26/11/23).

Kegiatan press release menghadirkan tokoh petani, tokoh pemuda, perwakilan Kecamatan, awak media dan unsur penyelenggara pemilu seperti PPK Kecamatan untuk memastikan kesiapan logistik pemilu hingga pemetaan gambaran DPTb terakhir dan TPS.

"Rapat ini memastikan ketersediaan atau kesiapan logistik pemilu. Panwascam berkewajiban mengawasi logistik dan kesiapannya dengan mengundang penyelenggara dan awak media," ujar Ketua Panwascam Kecamatan Kutawaluya, Haerudin, Minggu (26/11/23).

Dikatakan dia, pengawasan pendistribusian logistik pemilu sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keadilan dalam proses pemilu sesuai amanat UUD 1945 bahwa pemilu harus berlandaskan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

"DPT Pemilu 2024 di Kecamatan Kutawaluya yang tersebar di 185 TPS di 12 Desa adalah 44.894 pemilih, yang terdiri dari laki-laki 22.637 dan perempuan 22.257. Kemudian DPTB 3 orang, DPK 1 orang dan TMS 15 orang dengan status meninggal," paparnya.

Dirinya berharap, kegiatan kolaborasi lintas sektoral harus selalu terjaga, utamanya stakeholder dengan penyelenggara pemilu baik Panwascam maupun PPK.

"Harapannya, pemilu di Kecamatan Kutawaluya berjalan sukses, lancar dan tertib. Maka, kolaborasi dan sinergitas harus terjaga dengan baik di setiap tahapan pemilu," pungkasnya. (Andri)*

IMG-20231125-WA0104

Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran, RAPIM Jabar Dapatkan Apresiasi dan Disambut Gembira

Foto : Prabowo Subianto saat menerima surat dukungan dari RAPIM Jabar

Jendela Juenalis Karawang, JABAR -
Para Ketua Organisasi Pelaku Usaha dan Pedagang yang tergabung dalam Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) se-Jawa Barat mendeklarasikan dan siap memenangkan pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran dalam satu putaran di Pemilihan Presiden 2024.

Untuk diketahui, relawan ini terbentuk dari nafas para pejuang dan pengusaha yang ingin memajukan sektor UMKM untuk bisa naik kelas.

Pedagang adalah bagian dari usaha yang bersentuhan langsung dengan para pembeli atau masyarakat.

Atas dasar inilah terlahir relawan pedagang yang dimotori oleh para organisatoris pelaku usaha yang ingin membawa Indonesia Maju menuju Indonesia Emas di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Fadludin Damanhuri atau yang biasa disapa Fadel, pelaku usaha dari Karawang didaulat menjadi Koordintor RAPIM Jabar.

Bukti dukungan ini diterima langsung oleh calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Bandung, Sabtu (25/11/2023).

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto mengaku sangat gembira dan mengapresiasi bergabungnya RAPIM Jabar sebagai bagian dari Tim Pemenangan, mengingat Jabar ini lumbung suara dan Prabowo menargetkan menang dalam satu putaran.

Prabowo meyakini bahwa dengan bergabungnya para pedagang akan mampu membawa perekonomian daerah yang lebih maju.

"RAPIM Jabar ini siap memenangkan pasangan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden dengan program aksi-aksi nyata yang bisa di rasakan oleh pelaku usaha kecil dan UMKM," kata Fadel.

Fadel menambahkan, RAPIM akan di deklarasikan secara nasional di Jakarta pada Rabu, 6 Desember 2023, di bawah komando Anton Timbang dan H.Jaya Baya. (red)*

IMG-20231125-WA0051

Jelang Tahapan Kampanye, PPK Luragung Ajak Peserta Pemilu untuk Deklarasi Damai Pemilu 2024

Foto bersama usai dilakukan rapat koordinasi

Jendela Jurnalis Kuningan, JABAR -
Jelang Tahap kampanye pada tanggal 28 November mendatang, Jajaran Penyelenggara Kecamatan PPK Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, adakan rapat koordinasi pelaksanaan tahapan pemilu 2024.

Bertempat di aula Kantor Kecamatan Luragung, semua unsur penyelenggara dan unsur Muspika ikut diundang dalam acara tersebut. Jum'at (24/11/23)

Ketua PPK Luragung Jamaludin mengatakan pada awak media, acara tersebut bertujuan untuk menjaga kondusifitas jelang memasuki tahapan kampanye pada tanggal 28 November mendatang.

"Kami memang sudah menjadwalkan untuk acara rapat koordinasi dengan semua unsur baik penyelenggara pemilu mulai dari PPK, PPS, Panwascam, dan PKD, tidak ketinggalan juga unsur birokrasi mulai dari kecamatan, Koramil, dan Polsek Luragung," jelasnya.

Lebih lanjut, Jamaludin menerangkan bahwa tidak hanya penyelenggara dan birokrasi, para peserta pemilu juga ikut dalam undangan rapat koordinasi.

"Kami undang juga para peserta pemilu dari berbagi partai yang masuk dapil 4 yaitu anggota legislatif DPRD Kabupaten yang berdomisi didapil 4, tidak ketinggalan juga ketua ranting dari berbagi partai politik yang ada di dapil 4," ungkapnya.

Acara ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Damai pemilu tahun 2024 yang diikuti semua unsur. (red/Iwan)*

IMG-20231122-WA0062

Panwascam Kutawaluya Menggelar Rapat Persiapan Penertiban Alat Peraga Sosialisasi

Foto bersama usai kegiatan rapat

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kutawaluya menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) dalam rangka persiapan penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS) di wilayah Kecamatan Kutawaluya. Kegiatan tersebut selesai dilaksanakan di Aula Kecamatan Kutawaluya. Rabu (22/11/2023).

Kegiatan ini merupakan langkah konsolidasi Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Kutawaluya dengan berbagai unsur terkait dalam rangka persiapan penertiban APS yang tidak sesuai dengan aturan PKPU Nomor 20 Tahun 2023 sebelum memasuki tahapan kampanye pada 28 November mendatang.

Ketua Panwascam Kutawaluya, Haerudin menerangkan acara RDK ini merupakan langkah persiapan sekaligus konsolidasi dengan pihak satpol PP Kecamatan Kutawaluya dan aparat kepolisian dalam rangka penertiban APS yang akan dilakukan pada hari Jum'at - Sabtu (24/11/2023-25/11/2023) mendatang.

Haer berharap terkait APS yang tidak memenuhi ketentuan tersebut, sebelum diturunkan oleh satpol PP Kecamatan pada tanggal yang ditentukan, agar segera ditertibkan secara mandiri terlebih dahulu oleh timses peserta pemilu baik dari partai politik ataupun calon legislatif sesuai himbauan dari Bawaslu Karawang kepada tiap-tiap peserta pemilu.

"Sesuai edaran dari Bawaslu Kabupaten, langkah ini kami ambil untuk menjaga tahapan pemilu agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku," tutup Haer. (Dri)*

IMG-20231122-WA0061

Tingkatkan Upaya Pengawasan, Panwascam Kutawaluya Menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

Foto saat sosialisasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Dalam rangka meningkatkan upaya pengawasan secara menyeluruh, Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Kutawaluya menggelar kegiatan "Sosialisasi Pengawas Partisipatif," yang digelar di SDN Kutakarya ll, Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya Selasa (21/11/2023).

Tujuan dari digelarnya sosialisasi tersebut, yaitu agar masyarakat dari berbagai elemen dapat turut serta mengawasi jalannya pemilu 2024, juga untuk mewujudkan peran serta masyarakat dan membuat jejaring dalam melakukan pengawasan.

Pada kegiatan tersebut, Kordiv HP2HM Andri Yanto mengatakan bahwa pengawasan partisipatif yang melibatkan Berbagai elemen masyarakat, adalah bagian tak terpisahkan sebagaimana Slogan Bawaslu yaitu "Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu."

"Kami menyadari, bahwa personil Panwascam sangat minim. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemilu yang riang gembira ini dengan penuh sukaria sehingga sukses tanpa ekses," tandasnya.

Foto kegiatan saat sosialisasi

Sementara itu, Ketua Panwascam Kutawaluya Haerudin mengatakana bahwa tujuan kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga perilaku yang dapat merusak sendi-sendi demokrasi, sehingga mampu mendorong Pemilu yang berkualitas dan bermartabat.

"Kegiatan ini bagian upaya kami melakukan pencegahan terkait potensi pelanggaran pemilu yang terjadi di Kecamatan Kutawaluya, untuk mencegah terjadinya praktik-praktik pelanggaran menjelang memasuki tahapan kampanye khususnya politik uang," kata Haerudin saat ditemui usai kegiatan berlangsung.

Lebih lanjut, Haerudin menekankan terkait pengawasan partisipatif merupakan manifestasi kedaulatan rakyat dan penguatan partisipasi politik masyarakat. Dirinya menyinggung perihal realita dilapangan memasuki tahapan kampanye. Dimana mulai beredar berbagai berita hoax, black campaign serta berbagai ujaran kebencian.

"Hal-hal apa saja yang harus ditempuh dalam mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran-pelanggaran yang ada. Harapan kami kedepan bisa terjalin kemitraan dan sinergitas yang kuat, dalam membentuk jaring pengawasan partisipatif dengan berbagai unsur," tutup Haer. (Dri)*

IMG-20231017-WA00091

Heboh Kabar Program PIP di Karawang Jadi Ajang Kampanye, Kini Tuai Polemik

Ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program bantuan pemerintah pusat melalui dinas terkait yang disalurkan ke setiasekolah tingkat dasar hingga menengah bagi siswa yang kurang mampu.

Tetapi Ironisnya di Kabupaten Karawang justru program bantuan sosial PIP itu disebutkan bahwasanya bantuan ini merupakan bantuan salah satu aspirasi dari anggota DPR RI asal salah satu partai yang secara langsung mensosialisasikan kepada masyarakat dan diklaim salah satu partai politik.

Hasil pantauan awak media dilapangan, menemukan bahwa ada salah satu partai yang diduga mensosialisasikan program bantuan tersebut kepada puluhan warga, tepatnya di wilayah Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Senin (16/10/2023).

DF (Inisial) salah satu Bacaleg Dapil I dari Partai Nasdem dalam sambutanya menyampaikan bahwa program PIP atau BSPS tersebut merupakan bantuan dari pemerintah melalui salah satu Anggota DPRD RI dari partai Nasdem.

"Alhamdulilah, hari ini kita bisa menyerahkan langsung Program Indonesia Pintar (PIP) dan BSPS atau program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu)," Ucapnya.

Masih menurutnya, "Dulu, di Kelurahan Mekarjati ada 900 rumah tidak layak huni, dan dalam setahun bantuan dari Pemda dan dari Dana Kelurahan (Dakel) hanya 2 unit dalam satu tahun. Jadi kalau 900 rumah di bagi dua, berapa puluh tahun bisa beres. Alhamdulillah, kini kita dapat bantuan dari Kang Saan, dalam satu tahun kita sudah mendapatkan 20 rumah, sekarang sudah dua tahun menjadi 45 unit rumah, di tambah pada tahun ini di beri Program Indonesia Pintar (PIP)," terangnya.

Lebih lanjut, DF memaparkan bahwa menurutnya, dulu satu sekolah SD mendapat program PIP tersebut hanya 25 siswa. Namun waktu dirinya mengumpulkan 25 penerima manfaat tersebut ternyata di tolak.

Terlepas daripada itu, pihaknya juga menjelaskan perihal program bantuan PIP kepada masyarakat tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui salah seorang petinggi partai.

"Kenapa hari ini di kumpulkan? supaya tau mekanismenya dan bagaimana cara mencairkannya. Memang ini bantuan dari pemerintah pusat melalui Kang Saan," ungkapnya menegaskan.

Menanggapi adanya hal tersebut, kini menjadi polemik dan menuai menuai sorotan beberapa pihak, salah satunya dari H. Toto Suripto yang merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan membenarkan terkait adanya penggunaan program PIP tersebut yang diduga jadi ajang kampanye partai politik tertentu.

''Betul sekali, Program Indonesia pintar digunakan alat kampanye. Bahkan ada bahasa kalau bukan pendukungnya tidak didata,'' ungkapnya yang mengaku memperoleh informasi ini secara langsung dari masyarakat.

Toto menjelaskan, bahwa PIP adalah program bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah untuk peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

Sementara itu, Sekretrais DPC PDI Perjuangan Natala Sumedha pun turut angkat bicara mengenai praktik yang diduga jadi ajang kampanye salah satu partai tersebut dengan melakukan sosialisasi door to door ke rumah warga atau di depan masyarakat dengan menawarkan bantuan PIP yang kemudian para kader partai juga membagikan stiker calon anggota legislatif partai tersebut membuatnya merasa kecewa sekaligus merasa geram, bahkan menurutnya hal tersebut terlalu jor-joran, apalagi dengan mengklaim bahwa bantuan PIP tersebut sebagai salah satu bantuan aspirasi.

"Kami sangat menyesalkan atas adanya tindakan tersebut yang diduga terlalu jor-joran dengan mengklaim bantuan PIP sebagai salah satu bantuan aspirasinya.
Bantuan PIP ini kan merupakan program bantuan sosial kesepakatan tiga menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama dan Menteri Sosial," cetusnya.

"PIP adalah program pemerintah. PDI Perjuangan saja tidak mengklaim kalau itu program kita, karena itu program pemerintah," tegasnya.

Di tempat terpisah, menanggapi banyaknya bantuan PIP yang diduga di manfaatkan untuk kampanye, salah seorang Kepala Sekolah ketika dihubungi awak media melalu jaringan selulernya menyampaikan bahwa

"Sesuai dengan perintah dari Pak Kadisdikpora dan Kabid, pembagian PIP itu tidak boleh dibagikan di rumah caleg tertentu, tetapi pembagian PIP itu harus di sekolah yang di laksanakan oleh guru-guru dan Kepala Sekolah," tandasnya. (D'Sukarya)*