Jendela Politik

IMG-20221218-WA0028

Aktif Bersosial, H.Bukhori Didampingi Mandor Edi Bantu Warga Sumurgede yang Rumahnya Roboh Diterjang Angin

H. Bukhori didampingi Mandor Edi bersama Pardi dan RT setempat

Jendralnews Karawang -
Kemarin, Sabtu (17/12/2022) hujan disertai angin kencang menerjang kawasan sekitar Desa Sumurgede, berdasarkan informasi yang didapat, 2 rumah rusak berat, 1 roboh diterjang angin dan 1 lainnya tertimpa pohon kelapa, serta puluhan rumah mengalami rusak ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Berbekal informasi dari Mandor Edi, Kepala Desa Sukakerta H. Bukhori, S.Pdi yang juga dikabarkan akan ikut meramaikan pemilihan Anggota Dewan Dapil lV dari Partai Nasdem pada 2024 nanti terketuk hatinya untuk membantu meringankan beban bagi Pardi, salah satu warga Dusun V RT 002, RW 005, Desa Sumurgede yang mengalami nasib malang hingga bagian dapur rumahnya ambruk akibat diterjang angin kencang.

Dilokasi kejadian, H. Bukhori datang bersama beberapa rekannya, berbincang bersama korban hingga kemudian berinisiatif untuk membantu merehab rumah tersebut.

Kondisi rumah yang ambruk diterjang angin

Tak butuh waktu lama, disaksikan Asan Permana selaku Kades Sumurgede terlihat 1 mobil bak bahan bangunan langsung dibelanjakan dan diturunkan sesuai kebutuhan untuk memperbaiki rumah tersebut.

Kepada jendralnews.co.id, dihadapan Kades Sumurgede, H. Bukhori menuturkan bahwa kedatangannya adalah bentuk support kepada sesama Kades, adapun terkait bantuan tersebut, menurutnya bersosial dan meringankan beban bagi orang yang sedang mengalami musibah itu pahalanya sangat luar biasa, tak ada maksud lain.

"Bantuan ini adalah inisiatif saya, hati kecil saya terketuk untuk membantu warga Sumurgede yang sedang mengalami musibah, juga ini bentuk support saya terhadap sesama Kades, lagipula kan pahalanya luar biasa kalo kita berupaya memberi kepada mereka yang benar-benar sedang membutuhkan bantuan, dan tak ada maksud lain selain ingin membantu," tuturnya.

Foto saat H. Bukhori berbincang bersama Kades Sumurgede

Ketika disinggung terkait rencananya untuk meramaikan kontestasi Pileg pada 2024 nanti, dirinya hanya menjawab datar seraya melemparkan senyum.

"Kalo untuk masalah itu mah ya insya allah kita akan tetap berupaya, karena tujuan saya tetap satu, ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama, terlebih jika nanti takdir baik menyertai, tentunya akan lebih mudah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial maupun pemerataan pembangunan," jawabnya.

Terkait bantuan tersebut, Pardi dihadapan banyak orang juga mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya, atas kepedulian dan bantuan yang membuatnya sangat terbantu untuk meringankan bebannya, ia juga mendoakan agar H. Bukhori selalu disehatkan dan dilancarkan segala urusan maupun niatnya.

"Terimakasih banyak untuk Bapak, udah peduli sampe ngasih bantuan bahan bangunannya, saya merasa terbantu sekali, semoga Bapak sehat selalu, dilancarkan juga segala urusan dan niatnya," ungkapnya. (NN).

IMG-20221124-WA0001

Bawaslu Kabupaten Karawang Ajak Jurnalis Dalam Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Foto dalam kegiatan sosialisasi yang cukup interaktif.

Jendela Jurnalis Karawang -

Guna mensukseskan Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama Awak Media di Kabupaten Karawang.

Dalam hal itu, Bawaslu Karawang mengajak kalangan jurnalis untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu 2024 di Hotel Brits selama dua hari, Rabu-Kamis 23-24 November 2022.

Charles Silalahi salah satu pimpinan Bawaslu Karawang menjelaskan, pihaknya sangat berharap wartawan yang ada di Karawang bisa ikut terlibat dalam mensukseskan Pemilu 2024.

Sementara Suryana Hadi Wijaya, Ketua Non Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat, mengatakan, media punya peran penting mensukseskan hajat pemilu.

“Karena satu pelanggaran adalah kejahatan maka penting dilakukan pencegahan, barangkali ada rangka tiga teory, yang pertama semi teory, kedua sosial kontrol teory, teory penting disini sosial kontrol teory tanpa terjadi kejahatan, dimana kejahatan atau pelanggaran terjadi, kontrol masyarakat serta media ataupun pihak penyelenggara adalah Bawaslu itu lemah, maka akan terjadi kejahatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu, mengingat selama ini masih banyak pelanggaran pemilu yang terjadi di lapangan.

“Kegiatan ini juga untuk membangun kebersamaan dengan memanfaatkan ruang publik yang ada di media massa sehingga tahapan dan pengawasan pemilu dapat tersosialisasikan kepada masyarakat umum,” terangnya.

Ditambahkan, Ketua Media Online Indonesia (MOI) DPC Karawang Latifudin Manaf, sangat mendukung kegiatan dari Bawaslu Kabupaten Karawang yang telah mengajak awak media mensukseskan pengawasan partisipatif. (red).

IMG-20221031-WA0008

Bertajuk “Muda Memimpin, Menuju 2024: Bincang Ulang PT dan Batas Minimal Usia Capres-Cawapres” Sejumlah Pemuda Gelar Diskusi

Foto dalam acara diskusi.

Jendela Jurnalis, Jaksel

Bertempat di Kopitok Kemang, Jaksel, Rabu (26/10/22), sejumlah pemuda menggelar diskusi dengan tajuk "Muda Memimpin, Menuju 2024: Bincang Ulang PT (Presidential Treshold) dan Batas Minimal Usia Capres-Cawapres". Diskusi tersebut dihadiri Pengamat Politik, Refly Harun; Politisi PSI, Rian Ernest; Vlogger Muda, Cania Citta dan Politisi Arief Poyuono.

Digelarnya diskusi tersebut, dalam rangka memfasilitasi keresahan kaum muda yang selama ini merasa hanya dijadikan vote getter oleh para politisi tua yang established. Dilansir dari rm.id, CEO Centenialz, Dinno Ardiansyah mengatakan, "Selama ini, kata muda dan milenial dijadikan jargon dan komoditas, tapi keberpihakan sejatinya, jauh panggang dari api. Katanya kita pro anak muda, tapi yang boleh jadi Pemimpin, harus usia 40 dulu. Apakah ini bukan hipokrit?"

Mantan Presiden BEM Trisaksi tersebut juga menyampaikan, bahwa ambang batas 20 persen dan batas minimal usia Presiden, itu anti progresifitas.

"Itu jelas nggak pro kaum muda dan menutup ruang para putri bangsa muda yang potensial, untuk manggung sebagai Pemimpin Negeri," terangnya.

Politisi PSI, Rian Ernest, sependapat dengan hal tersebut dan mengatakan, bahwa PT dan batas usia minimal Presiden, itu seperti pagar.

"Kita pernah berjuang menggugat keduanya. Tapi MK selalu bilang, ini Open Legal Policy, dilempar lagi bolanya ke DPR," bebernya.

Padahal, ia mengatakan, kaum muda yang datang dengan semangat alternatif, pasti tak setuju dengan pembatasan semacam ini. Karena inti dari demokrasi adalah partisipasi, bukan limitasi.

"Kita percaya, suara rakyat suara Tuhan. Vox Populi Vox Dei. Tapi, berapa banyak suara rakyat terbakar gara-gara aturan pembatasan," tuturnya.

Mereka setuju untuk adanya peninjauan kembali aturan tersebut.

"Seseorang bisa melakukan perbuatan hukum, kan dari usia 21 ya. Lalu, kita perlu melihat pertimbangan psikis juga. Jadi, yaa kira-kira di usia 25 atau 27, cocok lah," tandasnya. (HAP)

IMG-20221011-WA0007

Aris Ahmad Mulyadi, SE Gelar Deklarasi dan Konsolidasi Galang Dukungan Sebagai Bacaleg dari PKB Dapil IV Karawang.

Foto Aris Ahmad Mulyadi bersama Team Relawan.

Jendela Jurnalis Karawang -
Menjelang tahun politik, tentunya ini menjadi ajang untuk memanaskan mesin partai, mulai dari Tingkat Dewan Pimpinan Pusat yang mulai mempersiapkan Calon Presiden hingga konsolidasi kebawah untuk memperkuat jaringan melalui Bakal Calon Legislatif di beberapa daerah. Tak terkecuali untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang notabene sebagai Partai lama, dan sampai saat ini terbukti masih solid dan kokoh berdiri.

Seperti yang terlihat di Kecamatan Cilamaya Kulon, dimana pada hari ini, Selasa (11/10/2022), Aris Ahmad Mulyadi, SE tengah menggelar Deklarasi dan Konsolidasi di kediamannya, yaitu yang terletak di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, guna membahas langkah dan upaya untuk mendapatkan dukungan sebagai salah satu Bacaleg (Bakal Calon Legislatif) DPRD Kabupaten untuk Daerah Pemilihan (Dapil) lV dari PKB, dengan harapan agar dapat mendapatkan kemenangan untuk mendapatkan kursi legislatif dalam kontestasi politik pada 2024 nanti.

Dalam agenda tersebut, terlihat dihadiri oleh Orang Tua beserta Keluarga besar dari Aris, Tokoh Masyarakat, Koordinator Relawan, perwakilan PAC hingga DPC PKB Karawang, LPP PKB Cilamaya Kulon, hingga perwakilan relawan dari 5 Kecamatan yang masuk dalam wilayah Dapil IV, diantaranya adalah perwakilan Relawan dari Tempuran, Telagasari, Lemahabang, Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan.

Foto Aris Ahmad Mulyadi, SE dalam agenda Deklarasi dan Konsolidasi yang dikemas dengan suasana penuh keakraban.

Dalam kesempatannya, Aris mengungkapkan, bahwa sebagai bacaleg Ia akan selalu mengingat jasa dari para kadernya tatkala nanti berhasil lolos menjadi Anggota Dewan.

"Saya selaku Bacaleg, tentunya nanti akan selalu mengingat jasa para kader yang telah mendukung dan membantu saya tatkala nanti saya lolos dan memenangkan kontestasi dalam Pileg hingga menjadi Anggota Dewan," ungkapnya.

Aris juga berharap, ketika menjadi Anggota Dewan nanti, agar para kader sepenuhnya dapat ikut andil dalam bentuk pengawasannya.

"Andaikata nanti saya menjadi Anggota Dewan, saya berharap agar para kader nantinya dapat sepenuhnya ikut andil dalam pengawasannya, karena dengan pengawasan yang baik, aspirasi akan terserap dengan baik juga," harapnya.

Foto dalam agenda Deklarasi dan Konsolidari Aris Ahmad Mulyadi, SE.

Lebih lanjut, agenda deklarasi dan konsolidasi tersebut juga membahas lebih intens terkait Program yang akan dijalankan dalam beberapa waktu kedepan, sekaligus untuk hal-hal yang nantinya akan diterapkan dalam konsolidasi selanjutnya, khususnya dalam melakukan pembentukan Korcam dan Kordes kedepannya.

Usai deklarasi berlangsung, Yayan salah satu relawan yang hadir dalam agenda deklarasi dan konsolidasi tersebut kepada Jendela Jurnalis menuturkan, bahwa dirinya akan mendukung penuh langkah Aris untuk dapat memenangkan kontestasi Pileg 2024, karena menurutnya, selain pintar, masih muda dan punya banyak program, ia juga meyakini bahwa tujuan Aris mencalonkan diri itu sepenuhnya karena benar-benar mau mengabdi untuk masyarakat.

"Saya selaku relawan siap mendukung penuh langkah Aris untuk mendapatkan kemenangan pada kontestasi Pileg 2024 nanti, karena menurut saya, selain pintar, ia juga masih berusia muda dan memiliki banyak program. Dan saya juga meyakini tujuan dari Aris untuk mencalonkan diri itu benar-benar sepenuhnya mau mengabdikan diri untuk masyarakat," tuturnya. (NN).

IMG-20220914-WA0011

Dua Pimpinan DPD-RI Diminta Mundur Pada Rapat Paripurna Luar Biasa, Kenapa Ya?

Foto dalam Sidang Paripurna Luar Biasa ke-1 (Sember: Herman AP).

Jendela Jurnalis, Jakarta -
Wacana rotasi posisi Fadel Muhammad dari Wakil Ketua MPR-RI unsur DPD-RI, kembali mencuat di Sidang Paripurna Luar Biasa ke-1 DPD-RI, Selasa (13/9/22). Dua Pimpinan DPD mengaku, mencabut tanda tangannya di Sidang Paripurna sebelumnya.

Namun hal itu tak mengganggu keputusan yang telah diambil dalam Sidang Paripurna sebelumnya, yang menyatakan menarik Fadel Muhammad dari Wakil Ketua MPR-RI unsur DPD-RI.

"Keputusan yang telah diambil di Sidang Paripurna, hanya bisa ditarik melalui Sidang Paripurna juga. Jadi, meski ada dua Pimpinan yang menarik tanda tangan, tidak ada masalah. Kita hormati saja. Hadapi dengan dewasa. Ini hal biasa dalam demokrasi," kata Pimpinan Sidang di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen Senayan, Mahyudin.

H. Fachrul Razi, S.I.P., M.I.P.

Nada keras disampaikan oleh Senator asal Aceh, Fachrul Razi. Ia meminta Nono dan Sultan, mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPD-RI.

"Ini mengecewakan, tidak hanya bagi saya, tetapi juga bagi seluruh Anggota. Sesuai Tatib No. 1 tahun 2022 Pasal 57, tugas Pimpinan adalah Melaksanakan dan Memasyarakatkan Keputusan DPD. Ini malah mencabut tanda tangan. Saya minta Pak Nono dan Pak Sultan mundur dari Pimpinan, karena tak bertanggung jawab terhadap keputusan yang sudah diambil," tegas Fachrul Razi.

Fachrul Razi menilai, sikap dua Pimpinan yang mencabut tanda tangan, menunjukkan sikap mempermalukan hasil paripurna dan merendahkan lembaga DPD-RI. Fachrul Razi menegaskan, hasil paripurna harusnya dilaksanakan oleh Pimpinan, sesuai Tatib DPD-RI. Tindakan mencabut tanda tangan adalah melanggar Tatib dan Kode Etik DPD-RI.

Sidang Paripurna Luar Biasa ke-1, membahas laporan pelaksanaan tugas Komite IV tentang Pertimbangan DPD-RI terhadap RUU APBN TA 2023 dan Pertimbangan DPD-RI terhadap RUU Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN TA 2021.

Di akhir sidang, Nono Sampono dan Sultan B Najamudin, meminta waktu untuk mengklarifikasi tindakannya mencabut tanda tangan dari persetujuan keputusan hasil Sidang Paripurna, mengenai Mosi Tidak Percaya terhadap Fadel Muhammad.

"Saya perlu mengklarifikasi, karena saya tidak mau berbalas pantun di Forum WA yang malah bisa menjadi bias. Dalam pandangan saya, ada beberapa hal yang harus saya jawab," tutur Nono.

Nono mengaku tahu, bahwa ada pengumpulan tanda tangan Mosi Tidak Percaya dari Anggota DPD terhadap posisi Fadel Muhammad. Namun Nono mengesampingkan hal itu, lantaran tak diatur dalam UU MD3 maupun Tatib DPD-RI.

"Saya ingin melihat dulu, apa dasar hukumnya. Pada Rapim lalu kami berembuk. Akhirnya kita sepakat untuk dibawa ke BK (Badan Kehormatan). Ternyata berlanjut terus. Kami kemudian berembuk lagi, kita ikuti saja dinamika ini. Tapi ujungnya, saya tetap tidak akan tanda tangan," jelas Nono.

Nono berdalih, bahwa SK berlaku sejak ditetapkan. Dan tetap dibuka ruang untuk dikoreksi kembali.

"Apabila ada kekeliruan, bisa dilakukan pembetulan. Saya merasa saya tidak tanda tangan. Mungkin itu keteledoran saya," aku Nono.

Nono juga sempat menyinggung adanya ucapan yang menurutnya cukup menggelitik.

"Saya disebut jalan sendiri, tanpa ada koordinasi dengan Pimpinan lain. Saya disebut Jenderal yang takut dituntut Pak Fadel. Buat saya, ini sudah menyinggung masalah pribadi dan terkait martabat saya," ujar Nono.

Usai Nono, giliran Sultan B Najamudin yang menyampaikan pendapat. Apapun yang terjadi, ia meminta agar disikapi dengan dingin.

"Sejak awal hingga diputuskan, saya tetap meminta agar dilakukan kajian, agar kita dapat menghasilkan keputusan yang baik," pinta Sultan.

Menurutnya, apa yang terjadi merupakan hal yang lumrah. Hal ini bagian dari dinamika demokrasi dan sesuatu yang konstruktif, serta menjadi peluang DPD-RI dalam meningkatkan kinerja.

"Hanya saja, dinamika tersebut jika tak dikelola dengan baik, arif dan bijaksana, justru akan merugikan kita semua secara kelembagaan. Maka, harus dikelola dengan baik, agar kita dapat menata, agar ke depan lembaga kita betul-betul dirasakan manfa'atnya oleh masyarakat," beber Sultan.

Dikatakannya, dengan i'tikad baik dan penuh tanggung jawab demi menjaga marwah lembaga, ia menarik tanda tangan atas keputusan tersebut.

"Saya secara pribadi dapat memahami dan menghormati kolega saya yang berjumlah 97 orang, yang menandatangani Mosi Tidak Percaya," tutur Sultan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD-RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, merinci keputusan mengenai Fadel Muhammad. Menurutnya, segala keputusan dan perbincangan telah terdokumentasikan dengan baik.

"Jika dikatakan akan diputuskan di BK, saya kira tidak ada kesepakatan itu. Silahkan dibuka seluruh rekamannya. Tidak ada satu kalimatpun, bahwa persoalan ini akan dibawa ke BK. Ada risalah dan rekamannya," terang LaNyalla.

Bambang Santoso asal Bali menilai, keputusan yang telah diambil dalam Sidang Paripurna tak bisa lagi diganggu gugat.

"Kalau mau mencabut tanda tangan, silahkan saja cabut. Tidak akan mengganggu keputusan yang telah diambil," tegas Bambang.

Ia justru menyayangkan sikap Nono dan Sultan, yang seakan-akan memainkan aspirasi mayoritas Anggota DPD-RI.

"Membuat keputusan lantas dicabut. Ini seperti main-main. Jangan main-main dengan Mosi Tidak Percaya dari Anggota," tegas Bambang.

Hal senada diungkapkan oleh Senator asal Sumbar, Alirmansori. Menurutnya, penarikan tanda tangan di SK Paripurna, tidak membatalkan apapun. Dan perlu diingat, lanjutnya, penandatanganan itu adalah kewajiban Pimpinan sebagai konsekwensi dari jabatan, bukan pilihan boleh menandatangani atau tidak.

“Tidak menandatangani atau mencabut tanda tangan, mengandung konsekwensi lain lagi,” tandas Alirman.

Senator asal Papua Barat, Sanusi Rahaningmas, menyayangkan hal ini terjadi. Menurutnya, Pimpinan harus kolektif kolegial dalam mengambil keputusan.

"Apa yang dilakukan saat Paripurna yang lalu, itu sudah benar. Paripurna itu tidak pura-pura," tandas Sanusi. (Red)

Sumber:
Herman AP

IMG-20220528-WA0001

Pendi Anwar Siap Maju Jadi Kandidat Calon Ketua DPC Partai Demokrat Karawang.

Jendela Jurnalis Karawang -
Kader Demokrat yang juga Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pendi Anwar, telah nyatakan kesiapannya untuk maju di perhelatan Muscab Demokrat Karawang yang rencananya bakal digelar pertengahan Juni 2022.

Tak tanggung-tanggung, lawan berat Pendi di muscab adalah Cellica Nurrachadiana yang masih menjabat Ketua DPC Demokrat Karawang dan Bupati Kabupaten Karawang.

Namun politikus yang sudah kenyang makan asam garam di dunia politik itu tak gentar lawan Cellica sekalipun.

Menurut Pendi, siapapun kader berhak menyalonkan diri sebaga ketua di muscab selama mengantongi persyaratan AD/ART dan PO Demokrat.

“Selama ia seorang kader dan mengantongi dukungan minimal 20 persen dari seluruh PAC di Kabupaten Karawang, maka ia boleh maju nyalonkan diri sebagai ketua di muscab,” kata Pendi kepada awak media, Jumat (27/5/2022).

Pendi meyakini majunya ia sebagai calon ketua di muscab tidak akan membuat Demokrat pecah dan juga tidak membuat hubungan dirinya dengan Cellica merenggang.

“Justru dengan majunya saya di muscab akan membuat dinamika Demokrat makin menarik,” ujarnya.

Kendati demikian, dirinya tidak mengkhawatirkan dampak negatif  dan siap menerima segala resiko yang diterimanya apabila kalah di acara muscab.

“Politikus itu bisa hidup dan mati berkali-kali, jadi tak ada yang perlu ditakutkan dalam dunia politik,” tegasnya.

Pendi menegaskan keyakinannya bakal terpilih menahkodai Demokrat Karawang di periode mendatang, meski saat ini dirinya baru mendapat dukungan sembilan PAC.

“Yang menentukan siapa yang akan terpilih sebagai ketua adalah DPP Demokrat,” tutupnya. (red).

IMG-20220504-WA0000

Ketua Garda BMI Karawang Nilai Pernyataan Ishfah Hanya Cari Muka.

Foto Rasmana, Ketua GARDA BMI Karawang.

Jendela Jurnalis KARAWANG - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Rakyat Daerah untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) Kabupaten Karawang menilai pernyata'an yang dilontarkan stafsus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz, seperti sedang cari muka terhadap Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.

Utuk diketahui, sebelumnya Gus Muhaimin mengungkapkan bahwa, partainya memiliki dukungan 13 juta orang. Menurutnya juga para pendukung PKB itu solid.

"Semua lembaga survei (menyebut) pemilih PKB adalah loyal, solid sekali sampai ke bawah. Bahkan, Yahya Cholil Ketum PBNU ngomong apa aja terhadap PKB, enggak ngaruh sama sekali." Ungkap Gus Muhaimin dalam program "Ngabuburit Bersama Tokoh" yang ditayangkan CNN Indonesia TV, Minggu (01/05/2022).

Ishfah atau Alex sapaan akrabnya menyebut komunikasi Gus Muhaimin kehilangan akhlak.

Pernyataan Alex pun spontan mendapatkan respon dari Rasmana selaku Ketua DPC Garda BMI Kabupaten Karawang, ia menganggap pernyata'an Alex tidak paham konteks.

"Gus Muhaimin itu bilang begitu, konteksnya untuk memotivasi para kader dan pendukung PKB agar solid mesti di tempa isu ini, isu itu, dan percaya kepada kerja keras para kader PKB, tidak mengharapkan angin surga dari orang lain," kata Rasmana kepada Wartawan, Rabu (04/05/2022)

Rasmana juga membenarkan bahwa memang Gus Yahya setelah terpilih menjadi Ketum PBNU 2022- 2027 sempat mengatakan bahwa NU tidak boleh jadi corong PKB.

"Lah kita dibawah juga kaget saat mendengar pernyataan Gus Yahya, padahal kan PKB sendiri didirikan oleh para Kiyai NU sebagai alat perjuangan di politik, kalau NU kan ga mungkin terlibat dalam politik praktis, dan kalau Gus Muhaimin bilang demikian ya sangat wajar lah," jelasnya.

Ia juga meminta Alex tidak cari muka dan memanas- manasi hubungan PKB dengan NU.

"Jangan sok paling NU lah, sampean cuma cari muka saja, hubungan NU dan PKB sudah jelas ya, semua orang juga tau," pungkasnya.
(Red)

IMG-20220424-WA0001

Mulyana S.HI Bukber di Warmindo Morpho, Eratkan Silaturahmi Bersama Warga Sumurgede

Foto disela acara buka puasa bersama

Jendela Jurnalis Karawang - Dalam rangka membangun silaturahmi, Mulyana S.HI sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang, sekaligus salah satu Bacaleg dari PKB untuk DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) IV, sore hari ini, Minggu (24/04/2022) secara pribadi diundang dalam agenda silaturahmi yang dekemas dengan acara buka puasa bersama.

Berlokasi di Warmindo Morpho, tepatnya di Gang Honda, Dusun IV, Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon. Mulyana S.HI yang kebetulan diundang secara pribadi oleh beberapa kadernya yang ada disumurgede, ia pun hadir dan berbaur bersama masyarakat setempat.

Dalam acara tersebut, kedatangan Mulyana disambut baik oleh puluhan warga setempat, dengan suasana silaturahmi yang penuh kehangatan bernuansa kekeluarga'an, buka puasa bersama seraya berbincang hangat mendengarkan keluh kesah warga, diselingi dengan canda'an seakan tanpa ada sekat diantara mereka.

Dalam kesempatannya, Mulyana mengucapkan rasa terimakasihnya atas undangan silaturahmi beserta kebersama'annya, dukungan beserta do'anya, tak lupa ia juga menyampaikan harapannya.

"Saya secara pribadi dan atas nama PKB Karawang, mengucapkan Terima kasih untuk undangan, sambutan, silaturahmi serta dukungannya, semoga dengan terjalinnya silaturahmi ini, menjadi langkah awal yang baik untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat kedepannya, saya juga memohon do'a dan dukungannya, untuk maju menjadi kandidat dalam pencalegan di 2024 nanti, dengan niat mengabdikan diri untuk masyarakat." Ungkapnya.

Sementara itu, Tata Suhendar selaku Tokoh Masyarakat Sumurgede sekaligus penggagas agenda silaturahmi tersebut mengucapkan rasa terimakasihnya, atas berkenannya Mulyana untuk datang menghadiri undangannya.

"Terimakasih untuk kunjungannya, ini menjadi sebuah kebangga'an dan kehormatan buat kami, bisa mengundang sekaligus bersilaturahmi bersama Wakil Ketua DPC PKB Karawang, dan kami mendeklarasikan diri mendukung Mulyana S.HI, untuk maju dalam Pileg 2024 nanti." Ucapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Endang Husen selaku Owner dari Warmindo Morpho, ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan Mulyana.

"Saya sangat berterima kasih untuk acara bukber ini, dengan memilih Warmindo sebagai tempatnya, tentunya ini menjadi sebuah kebangga'an untuk saya." Ucapnya
(MS)

IMG-20220413-WA0001

Antusiasme Warga Desa Pagadungan Hadiri Safari Ramadhan yang diselenggarakan PKB

Foto sambutan Mulyana ketika sambutan didepan ratusan Masyarakat Desa Pagadungan.

Jendela Jurnalis Karawang - Program Safari Ramadhan yang tengah dijalankan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang diketahui telah berjalan beberapa Hari. Untuk agenda di Hari ini, Rabu (13/04/2022) PKB dengan programnya menyapa Masyarakat RT 04, RW 02, Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran.

Untuk agenda di Desa Pagadungan sendiri, dihadiri oleh Mulyana S.Hi selaku Wakil Ketua DPC PKB Karawang, sekaligus salah satu Bacaleg di Dapil 4, dan secara kebetulan Mulyana juga salah satu warga Desa Pagadungan.

Dalam acara yang dikemas dengan agenda buka bersama tersebut, antusias Masyarakat sekitar Desa Pagadungan sangat luar biasa, selain tamu undangan dari mulai Aparatur Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama setempat, ratusan Warga Desa Pagadungan terlihat memadati sekitar lokasi.

Dalam kesempatannya, Mulyana S.Hi juga menyampaikan niatnya untuk maju pada Pileg 2024 nanti, sekaligus meminta do'a dan dukungan dari Masyarakat Pagadungan khususnya.

"Saya pribadi, didepan Keluarga, sanak saudara dan Masyarakat Pagadungan, dalam acara silaturami ini memohon do'a restu dan dukungannya, untuk maju dalam kontestasi pencalegan 2024 nanti dari Partai Kebangkitan Bangsa." Ucapnya.

Selain mengucapkan hal tersebut, Mulyana juga sebelumnya telah meminta Do'a dan Restu dari kedua Orang tua beserta keluarga dan sanak saudara lainnya, disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Foto ratusan masyarakat Desa Pagadungan disekitar lokasi.

Hal tersebut disambut baik oleh Dartam, salah satu Masyarakat Pagadungan yang kebetulan pemilik rumah yang digunakan dalam penyelenggara'an kegiatan tersebut, menurutnya ini sebuah kebangga'an bagi Masyarakat Pagadungan sendiri, dan ia juga berharap semoga Mulyana bisa menjadi Anggota Dewan di 2024 nanti.

"Dengan adanya Bacaleg dari Pagadungan, tentunya kita merasa bangga dan wajib mendukung niatan baiknya, semoga di 2024 Pa Mulyana bisa menjadi Dewan, dan bisa jadi penyerap aspirasi untuk Masyarakat Pagadungan khususnya." Ucapnya ketika diwawancara.
(NN)

IMG-20220410-WA0001

Aris Ahmad Mulyadi, Menyapa Masyarakat Sumurgede Dalam Safari Ramadhan PKB di Ponpes Uswatun Hasanah

Foto bersama dalam acara Safari Ramadhan PKB

Jendela Jurnalis Karawang - Program Safari Ramadhan di Hari ke-3 yang diprogramkan oleh DPC PKB Kabupaten karawang, yang akan hadir di 309 Desa/Kelurahan dengan 750 titik berbeda, dan diselenggarakan serentak selama Bulan Ramadhan, dikemas dengan acara buka bersama.

Seperti yang terlihat Hari ini, Minggu (10/04/2022). Yang kebetulan Jadwal Program Safari Ramadhan tersebut berada di wilayah Dapil 4, tepatnya di Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Assalafii, Kp Tegalandak Dusun 3, Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon. Dengan dihadiri oleh salah satu Bacaleg, yaitu Aris Ahmad Mulyadi.

Dalam acara tersebut, dihadiri oleh beberapa Tokoh Agama setempat, serta beberapa Kader, pengurus dan Banom dari PKB di Kecamatan Cilamaya Kulon. Dimulai dari sosialisasi, buka bersama, kemudian berjama'ah shalat magrib dan dilanjutkan dengan makan bersama.

Dalam sambutannya, Aris menuturkan bahwa selain untuk menjalin silaturahmi, kedatangannya juga untuk memperkenalkan diri, terlebih kini ia telah resmi mendaftar sebagai Bacaleg di PKB untuk Dapil 4.

"Dengan kedatangan saya kesini, tujuan utamanya adalah untuk bersilaturahmi, sekaligus saya memperkenalkan diri, bahwa saya merupakan salah satu Bacaleg dari PKB, saya asli orang Pasirukem, Cilamaya Kulon, dan saya meminta Do'a dan Restu dari Bapak/Ibu, dengan niat saya untuk mengabdikan diri jika diridhoi untuk mendapatkan kursi legislatif nanti." Tuturnya.

Foto saat sosialisasi.

Ketika diwawancara, Aris juga berharap untuk agar PKB di Dapil 4 bisa maksimal, juga untuk mempromosikan Gus Muhaimin sebagai Capres di 2024 nanti.

"Harapan dari saya pribadi selaku Bacaleg di Dapil 4, yang pertama itu suara PKB khususnya di Dapil 4, mencakup Cilamaya Kulon, Cilamaya Wetan, Telagasari, Lemahabang dan Tempuran bisa maksimal, dan juga bisa mempromosikan Gus Muhaimin selaku Calon Presiden di 2024." Harapnya.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Wahidin selaku Pengurus Ranting PKB di Desa Sumurgede usai acara berlangsung, ia menjelaskan bahwa Program tersebut akan berjalan selama 20 hari, dalam setiap titik akan dihadiri oleh PIC dari setiap Bacaleg di dapil tersebut, bertujuan untuk memperkenalkan dan lebih mendekatkan PKB dengan Masyarakat lewat program tersebut.

"Program Safari Ramadhan DPC PKB Karawang akan berjalan 20 hari, ini adalah hari ketiga, serentak berjalan di beberapa desa yang telah dijadwalkan. Dalam setiap titik akan dihadiri oleh PIC dari setiap Bacaleg di dapil masing-masing, tujuannya untuk memperkenalkan dan lebih mendekatkan PKB dengan Masyarakat lewat program ini, di Sumurgede sendiri mendapatkan jadwal di 3 titik lokasi, yaitu hari ini, selanjutnya tanggal 14 dan 19 April kedepan dengan lokasi dan kehadiran Bacaleg yang berbeda." Tutupnya.
(NN)