Jendela Pendidikan

IMG-20220619-WA0012

Ayo…! Mondok Sambil Sekolah di Ponpes Husnul Khotimah Telagasari.

Foto Santri dan pengasuh Ponpes Husnul Khotimah.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dunia pendidikan memang harus serba kreatif, baik formal maupun yang non formal, semua berlomba memberikan inovasi terbaiknya, baik dari segi pengajaran, program, maupun sarana dan prasarana, terlebih untuk memenuhi kebutuhan dalam memberikan kualitas pendidikan terhadap anak didiknya.

Di Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah misalnya, salah satu Ponpes yang kini tengah berusaha memberikan program pendidikan terbaiknya, walaupun terbilang masih baru, namun tak menyurutkan semangatnya untuk memberikan paket pendidikan terbaik bagi Santriwan dan Santriwatinya dengan mendirikan Sekolah Islam Terpadu, yaitu SMP IT dan SMK IT yang juga bisa memberikan pendidikan formal terbaik bagi area sekitar.

Ponpes Husnul Khotimah sendiri terletak di Dusun lll Citajaya, RT 014, RW 005, Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Berdiri melalui Yayasan Husnul Khotimah dengan Nomor AHU-0006027.AH.01.04.TAHUN 2022.

Foto bersama santri usai mengaji.

Dari pantauan Jendela Jurnalis di lokasi Ponpes, terlihat bahwa disana proses pembangunannya masih berlangsung. Namun, meskipun belum sepenuhnya rampung, tak menyurutkan semangat tenaga pengajar disana untuk membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Tahun Ajaran 2022-2023, dan mengaku siap untuk menjalankan proses pembelajaran dengan fasilitas seadanya.

Foto fasilitas santri yang masih dalam tahap pembangunan.

Menurut KH. Tubagus Masduki, S.Pd.I selaku Ketua yayasan juga sekaligus Pengasuh Ponpes Husnul Khotimah, ia menuturkan bahwa didirikannya sekolah tersebut bertujuan untuk memberikan paket pendidikan lengkap bagi Santriwan dan Santriwatinya untuk tetap bisa mengenyang pendidikan formal sambil mondok.

"Dengan didirikannya SMP IT dan SMK IT ini, tujuannya untuk memberikan paket pendidikan lengkap bagi santri, biar sambil mondok juga bisa sambil sekolah, terutama bagi santri yang dari luar daerah, tentunya ini jadi solusi untuk mereka." Tuturnya.

Santri yang mondok di Ponpes Husnul Khotimah selain yang dari Karawang ternyata banyak juga yang dari luar daerah, ada yang dari Cianjur, Bogor, sampai yang dari Palembang pun ada, dengan jumlah total Santri sekitar 130, diantaranya adalah 100 Santriwan dan 30 Santriwati.

Untuk program pendidikannya, di SMK IT Husnul Khotimah menyediakan beberapa pilihan jurusan Kompetensi Keahlian, mulai dari Teknik Bisnis & Sepeda Motor (TBSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), dan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP). Juga 2 program unggulannya, yaitu Tahfidz Al-Qur'an dan Hafalan Kitab Alfiah Ibnu Malik.

Pamflet PPDB untuk SMP IT dan SMK IT Husnul Khotimah.

KH. Tubagus Masduki juga mengungkapkan bahwa dirinya berharap agar ada sedikit perhatian dari dermawan maupun Dinas terkait, karena tak dapat ia pungkiri jika yang namanya merintis di dunia pendidikan itu memang penuh perjuangan, karena selama ini untuk Ponpesnya sendiri sama sekali tidak memungut biaya mondok, namun untuk merintis penyediaan pendidikan formal dirinya mengaku agak kesulitan dalam mencari sumber dana.

"Kalau untuk mondok, disini kita tidak bebankan biaya, tapi kalo untuk pendidikan formal kita agak kesulitan dan penuh perjuangan dalam mencari sumber dana untuk membangun sarana dan prasarananya, saya sih berharap kedepannya ada perhatian dari dermawan maupun dari Dinas terkait, biar santri bisa tetap sekolah sekaligus mondok sesuai harapan kita." Harapnya. (NN).

IMG-20220611-WA0004

Wisuda Dan Pelepasan Kelas XII SMK TKM Tempuran, Kepsek Sampaikan “Surat Cinta” Untuk Siswa.

Foto simbolis pelepasan balon.

Jendela Jurnalis Karawang -
Untuk pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah Pertama maupun Akhir, terlebih bagi pelajar yang telah melaksanakan ujian, tahun ini adalah tahun puncak dari jenjang pendidikannya disekolahnya masing-masing sebelum melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya.

Seperti halnya di SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) Tempuran, Hari ini, Sabtu (11/6/2022), Sekolah tersebut tengah menggelar acara Wisuda dan Pelepasan bagi 250 siswa/i kelas XII yang telah berhasil mengikuti ujian dan semuanya telah dinyatakan lulus.

Dalam acara tersebut, dihadiri pula oleh Drs. H. Asep Ishak selaku Ketua Yayasan, Ketua Komite, Pemdes Purwajaya beserta Muspika Kecamatan Tempuran.

Foto sambutan Mulyana S.HI selaku Kepala Sekolah, seraya menyampaikan "Surat Cinta" untuk melepas Siswanya.

Dalam sambutannya, Mulyana S.HI selaku Kepala Sekolah juga menyampaikan "Surat Cinta" untuk melepas Siswanya. Dalam sisipan surat cintanya, Ia berpesan bahwa yang namanya belajar itu tak ada kata selesai, jadikan semua tempat sebagai Sekolah dan jadikan semua orang sebagai Guru

"Anak-anakku, secara formal kalian sudah menyelesaikan masa belajar di sekolah ini.
Tapi ingat, yang namanya belajar tidak
mengenal kata selesai, harus dilakukan sampai akhir hayat. jadikan semua tempat sebagai Sekolah, jadikan semua orang sebagai Guru." Ucapnya seraya berlinang air mata.

Selain Wisuda, dalam acara tersebut juga secara simbolis dilakukan pemberian Beasiswa Program Diklat sebagai bentuk penghargaan dari PT. Chemco Harapan Nusantara kepada sekitar 24 Siswa SMK TKM yang telah lulus mengikuti diklat di perusahaan tersebut.

Foto Wisuda sekaligus penyerahan Beasiswa Program Diklat dari PT. Chemco Harapan Nusantara oleh Kepala Sekolah.

Di akhir acara, Kepsek, Ketua Yayasan, Ketua Komite, Guru beserta siswa yang diwisuda secara simbolis melepaskan balon untuk diterbangkan, melambangkan bahwa Sekolah telah melepas mereka, beserta iringan Do'an dan Harapan agar usai mereka lulus dan melanjutkan kehidupan setelahnya bisa mendapatkan kesuksesan dan menjadi manusia berilmu dengan tetap mengedepankan etika dan sopan santun.
(NN).

IMG-20220603-WA0001

SMK TKM Tempuran Bagikan Langsung Surat Kelulusan Kepada Wali Murid, Antisipasi Euforia Berlebihan Pelajar Dalam Merayakan Kelulusan.

Foto penyerahan Surat Kelulusan kepada Wali Murid SMK TKM Tempuran.

Jendela Jurnalis Karawang -
SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) Tempuran, hari ini tengah melaksanakan pembagian Surat Kelulusan untuk Angkatan 2021-2022. Jum'at (3/6/2022).

Untuk lulusan tahun ini, sebanyak 250 siswa dari 2 jurusan yang terdiri dari 8 kelas, dan semuanya dinyatakan telah Lulus mengikuti Ujian Sekolah, Praktek maupun Kompetensi Keahlian.

Dalam melaksanakan pembagian Surat Kelulusannya, SMK TKM menerapkan sistem dengan dibagikan kepada Wali Murid secara langsung, agar hasil prestasi yang dicapai para Siswa maupun Siswinya dapat diketahui langsung oleh para Wali Murid.

Tampak hadir juga Kanit Sabhara Aiptu Sigit S dari Polsek Tempuran turut mendampingi dan menghadiri kegiatan tersebut, mengawasi dan memberikan himbauan secara langsung, guna mengantisipasi kegiatan negatif pasca pembagian Surat Kelulusan.

Foto Kepala Sekolah SMK TKM Tempuran bersama Anggota Polsek Tempuran.

Selain itu, inisiatif yang dilakukan SMK TKM Tempuran juga bertujuan untuk mencegah adanya Siswa-Siswi yang menggelar agenda konvoi dan mencurat coret seragam sekolah usai mendapatkan Surat Kelulusan.

Seperti yang diterangkan Sukatmo S.Pd Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK TKM Tempuran, menurutnya lebih baik Kelulusan di isi dengan kegiatan positif, daripada dipergunakan untuk Konvoi yang dapat menimbulkan efek buruk bagi Siswa maupun penilaian dimata Masyarakat.

"Lebih baik Kelulusan di isi dengan kegiatan positif, daripada dipergunakan untuk Konvoi yang nantinya dapat menimbulkan efek buruk bagi Siswa maupun penilaian dimata Masyarakat. Seragam bekas Sekolah kan bisa saja disumbangkan untuk adik kelasnya yang kurang mampu." Terangnya.

Sukatmo juga menambahkan, bahwa hal tersebut telah diantisipasi dengan berkoordinasi bersama Polsek, Satgas Pelajar wilayah 3 maupun Tokoh Pemuda setempat.

"Sebelum membagikan Surat Kelulusan, hal ini juga sudah di antisipasi melalui koordinasi dengan Polsek setempat bersama Satgas Pelajar diwilayah 3, maupun Tokoh Pemuda Desa setempat." Tambahnya.

Hal tersebut juga rupanya telah disepakati bersama Ketua Angkatan yang telah ditunjuk secara resmi untuk lulusan di tahun ini, dan berdasarkan kesepakatan bersama itu pula, Ketua Angkatan tersebut menyatakan bahwa seragam sekolah mereka akan disumbangkan untuk adik-adik kelasnya yang kurang mampu.
(NN).

IMG-20220602-WA0003

O2SN, FLS2N dan Olahraga Tradisional Tingkat SD se-Kecamatan Cilamaya Kulon Resmi Digelar di SDN Manggungjaya l.

Foto panitia penyelenggara kegiatan O2SN bersama Pemdes Manggungjaya dan Muspika Cilamaya Kulon.

Jendela Jurnalis Karawang -
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olahraga Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) beserta Olahraga Tradisional Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Cilamaya Kulon resmi digelar pada Kamis pagi (2/6/2022) melalui Upacara pembukaan yang digelar di halaman SDN Manggungjaya 1, Desa Manggungjaya.

Pada Upacara pembukaan O2SN tersebut, selain dihadiri Ketua Korwilcambidik, K3S, Ketua PGRI dan Kwarran se-Kecamatan Cilamaya Kulon, dihadiri pula oleh Asan Suhendi SE selaku perwakilan Pemdes Manggungjaya, bersama MP Endang Setia selaku Perwakilan dari Camat Cilamaya Kulon yang kebetulan berhalangan hadir.

Pada O2SN tahun ini, di Kecamatan Cilamaya Kulon sendiri diikuti oleh sekitar 900 Peserta Pelajar Sekolah Dasar, melinggkupi 578 putra, dan 322 putri, meliputi Cabor Outdoor, Seni dan Tradisional, sementara untuk kepanitiaan sendiri berjumlah sekitar 65 Orang.

Dalam kegiatan tersebut, untuk sebagian besar Cabor outdoor seperti Sepakbola mini, Volleyball mini maupun Cabor Tradisional seperti Egrang, Panahan dan Seni digelar di SDN Manggungjaya 1, sementara untuk Cabor lainnya seperti Bulu Tangkis dan Tenis meja diselenggarakan di Aula PGRI dan di Aula Korwilcambidik Kecamatan Cilamaya Kulon.

Foto rangkuman kegiatan O2SN.

Ketika diwawancara, Yayan Sugianto SPd, Selaku Ketua Panitia yang ditemui saat bersama Dra Hj Popon Epon S.Pd selaku Ketua Korwilcambidik Cilamaya Kulon menuturkan bahwa sebanyak 16 Cabor outdoor diselenggarakan pada kegiatanhari ini, setelah sebelumnya pada Februari lalu menyelenggarakan perlombaan Bidang Akademik atau OSN di lokasi yang berbeda.

"Jadi untuk kegiatan O2SN hari ini, yaitu sebanyak 16 Cabang Olahraga Outdoor Seni dan Tradisional diselenggarakan, sementara untuk Bidang Akademik atau OSN itu sudah kami selenggarakan lebih dulu pada Bulan Februari 2022 lalu." Tuturnya.

Sementara itu, Asan Suhendi SE selaku perwakilan dari Pemdes Manggungjaya juga mengungkapkan bahwa ia sangat mendukung adanya kegiatan tersebut, bahkan dirinya mengaku kedepannya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengupayakan ketersediaan sarana olahraga umum maupun untuk Sekolah-sekolah yang ada di Desa Manggungjaya.

"Kami selaku Pemdes Manggungjaya, sangat mendukung untuk kegiatan O2SN ini, selain itu, kami juga kedepannya akan berupaya untuk mendirikan sarana olahraga umum maupun untuk sekolah-sekolah yang ada di sekitar Manggungjaya, entah nantinya lewat pengajuan aspirasi maupun melalui Dinas terkait." Ungkapnya ketika ditemui dalam sela kegiatan O2SN tersebut.
(NN).

IMG-20220528-WA0002

Tumbuhkan Semangat Belajar, SMK TKM Berikan Beasiswa Untuk 68 Murid Berprestasi.

Foto Sambutan Kepala Sekolah SMK TKM Tempuran dihadapan Wali Murid.

Jendela Jurnalis Karawang -
Demi menumbuhkan semangat belajar untuk siswa-siswinya, SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) Tempuran memberikan beasiswa kepada siswa-siswi yang memenuhi kriteria, yaitu yang berprestasi maupun yang kurang mampu dalam segi ekonomi. Sabtu (28/05/2022).

Dalam acara yang digelar tersebut, dihadiri oleh Ketua Komite bersama para Wali murid penerima Beasiswa, untuk mendengarkan penjelasan dan arahan terkait beasiswa yang didapatkan putra maupun putrinya. Selain itu, juga secara simbolis dilakukan serah terima Beasiswa dari sekolah kepada Wali murid.

Foto Wali Murid penerima Beasiswa.

Mulyana S.HI selaku kepala sekolah SMK TKM dalam sambutannya menuturkan, bahwa 68 dari 1016 siswa-siswinya layak mendapatkan Beasiswa, dan hal itu patut disyukuri, karena menurutnya tidak semua siswa-siswi bisa mendapatkan Beasiswa.

"Dengan ini, SK Beasiswa di SMK Taruna Karya Mandiri kita serah terimakan dari sekolah ke Wali murid yang sekarang hadir disini. Kita harus bersyukur ya, diantara 1016 siswa, 68 orang diantaranya telah diberikan Beasiswa. Karena tidak semua siswa bisa mendapatkan Beasiswa ini, hanya untuk siswa siswi yang memenuhi kriteria saja, khususnya yang berprestasi disekolah." Tuturnya.

Mulyana juga mengungkapkan harapannya, dengan adanya beasiswa ini, selain untuk menumbuhkan semangat belajar siswa dan meringankan beban biaya, ia juga berharap agar siswa di SMK TKM bisa menjadi siswa yang mengutamakan etika dan adab dalam berprilaku di sekolah maupun di lingkungan sosial bermasyarakat.

"Dengan adanya Beasiswa ini, selain untuk membantu meringankan biaya sekolah, saya juga berharap bisa menjadi motivasi para siswa-siswi untuk lebih giat lagi belajar, dan menjadi siswa-siswi berprestasi, selain prestasi dalam kecerdasan, diharapkan kedepannya siswa maupun siswi bisa menjadi tauladan bagi murid lainnya, dalam hal etika dan adab dalam pergaulan disekolah maupun dalam bersosial di lingkungan masyarakat." Harapnya.

Hal tersebut juga senada dengan yang disampaikan H. Karta Budiman selaku Ketua Komite sekolah di SMK TKM yang turut hadir mendampingi wali murid dalam acara tersebut, menurutnya hal seperti ini layak mendapatkan apresiasi, memberikan mafaat juga menumbuhkan semangat belajar murid.

"Sebagai Ketua Komite, mewakili wali murid, saya sangat mengapresiasi program ini, karena ini adalah sesuatu yang bermanfaat, dan bisa menumbuhkan semangat belajar untuk siswa-siswi di SMK TKM." Ucapnya.

Para orang tua siswa pun terlihat bahagia dan menyambut baik program Beasiswa tersebut, juga sangat bersyukur atas beasiswa yang didapatkan Putra-putrinya. Seperti yang di ungkapkan Dede Sujana, selaku salah satu wali murid dari penerima beasiswa yang berasal dari Desa Sumurgede.

"Alhamdulilah, saya bersyukur dan berterimakasih untuk Beasiswa yang didapatkan anak saya, karena bisa meringankan biaya untuk kami dikala ekonomi yang gak stabil seperti sekarang, dan semoga anak saya bisa lebih semangat lagi belajarnya, meningkatkan prestasinya juga menjadi anak yang dapat membanggakan orang tuanya." Ungkapnya ketika diwawancara Team Jendela Jurnalis.
(NN).

images-10

Sering Tak Masuk, Jabatan Kepsek SDN Lemah Duhur 3 Terancam Dicopot.

Foto ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang - Merujuk pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang bekerja pada instansi pemerintah.

PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan.

Dan PNS/ASN juga harus mematuhi Aturan, tetapi aturan itu semua tidak berpengaruh buat Kepsek SDN 3 lemah duhur inisial EN ,karena sudah tidak pernah masuk layaknya Kepsek yang lain.

H Rohyat Nurdin Korwilcambidik Kecamatan Tempuran saat dikonfirmasi via whatsap 27/04/2022 hari Rabu mengatakan kepsek SDN 3 Lemah Duhur susah ditemui, dan ia sudah sering menegur secara lisan maupun tertulis perihal sering tidak masuk, bahkan ia sudah melaporkan ke Disdik.

"Ya kita lihat sampai akhir bulan April, ya kalau masih tidak berubah dan masih sering tidak masuk, mungkin akan dicopot jabatan Kepseknya kembali menjadi guru." ucapnya

Sementara itu, ketika disinggung terkait isu hutang pribadi Kepsek dengan warga Desa Dayeuh luhur, H Rohyat Nurdin mengatakan bahwa hal tersebut biar diselesaikan secara internal Kepsek saja.

"Itu biar diselesaikan secara internal kepsek, karena kami hanya bisa menyampaikan saja." Pungkasnya.

(Red / @di RJ)

IMG-20220323-WA0002

Satukan Persepsi, Forum Komite SD Se-Kecamatan Tempuran Gelar Silaturahmi

Foto disela acara silaturahmi Forum Komite SD se-Kecamatan Tempuran.

Jendela Jurnalis Karawang - Bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, Komite Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tempuran, Hari ini, Rabu (23/03/2022) menggelar silaturahmi yang berlokasi di Kedai Mas Donal, Tempuran, dengan dihadiri kurang lebih sekitar 23 peserta dari Komite SDN se-Kecamatan Tempuran.

Lili Supriadi, selaku ketua komite SDN Pagadungan 1 yang juga sekaligus sebagai Ketua Panitia, dalam agenda tersebut, berharap bahwa dengan adanya silaturahmi itu untuk mempersatukan dan menyamakan Persepsi antar Komite.

"Harapan saya, dengan adanya agenda silaturahmi ini, yaitu untuk mempersatukan dan menyamakan Persepsi para ketua komite tingkat SD se-Kecamatan Tempuran." Harapnya.

Harapan tersebut selaras dengan yang dituturkan Endang Samsudin S.Ip, sebagai Ketua Komite SDN Lemah Duhur 1.

"Harapan yang ada di benak para Ketua Komite, termasuk harapan saya pribadi, Komite itu jangan sampai tidak tahu tentang anggaran yang ada di sekolah masing-masing, termasuk contohnya dengan adanya Dana Bos yang yakin para Ketua Komite banyak yang tidak tahu menahu. Dan kalau ada kekurangan anggaran malah Komite yang mendapatkan beban buat cari pendulangan anggaran." Tutur Endang.

Di akhir acara, Ketua Komite SDN Lemah Duhur 3 yang akrab dipanggil Kang Ustad menambahkan, bahwa ia merasa sangat bangga dengan adanya Forum Komite tersebut.

"Saya pribadi sangat merasa bangga dengan adanya Forum Komite ini. Biar kita di Sekolah itu merasakan bahwa ada tanggung jawab yang berat bagi para Ketua Komite, dan kita benar-benar harus ikut berperan serta, baik dalam hal pembenahan maupun pengawasan." Tambahnya.

Acara silaturahmi tersebut berlangsung hangat, walaupun terlihat sederhana, tapi itu menunjukan bahwa sebagai Komite Sekolah juga harus punya rasa solidaritas dan progres yang tentunya juga terarah dengan baik.
(NN)

IMG-20220118-WA0035

10 Ruang Kelas SMPN 1 Cabangbungin Rusak Parah, PSI Desak Perbaikan Segera

Jendela Jurnalis Bekasi - Kondisi SMPN 1 Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, sangat memprihatinkan. Dari 21 ruang kelas, 9 di antaranya tak bisa digunakan lagi, 2 ruang kelas bahkan sudah ambruk rata dengan tanah. 1 lab IPA juga sudah tak bisa digunakan.

Direktur Propaganda dan Advokasi Kebijakan Publik DPP PSI, Furqan AMC, menyambangi sekolah tersebut dan berbincang dengan kepala sekolah dan pengurus Komite Sekolah. Ia didampingi Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi, Muhammad Syahril dan kader-kader PSI lain.

“Kalau sekolah yang relatif dekat dari Jakarta saja rusak parah begini, bagaimana kondisi banyak sekolah di pelosok Tanah Air?” kata Furqan dalam keterangan tertulis, Selasa 18 Januari 2021.

Dari 12 ruang kelas yang masih difungsikan, 5 di antaranya darurat, tetap digunakan karena keterbatasan ruang kelas.Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Cabungbungin, H. Rukmin, menyatakan pihaknya berharap perbaikan segera dilakukan. “Sebab terus-terang saja kami kekurangan ruang belajar. Dengan jumlah siswa hampir 800, kalau pembelajaran tatap muka 100%, jelas kami sangat-sangat kekurangan,” kata Rukmin.

Furqan menambahkan, “Tidak mungkin kita biarkan siswa belajar dalam suasana yang begitu memprihatinkan ini. Karena itu kami berharap tidak ada tawar-menawar, jangan ditunda-tunda, segera tolong perbaiki SMPN 1 Cabangbungin."

Ia berharap tidak hanya SMPN 1 Cabangbungin tentunya yang diperbaiki.

“Momentum ini seharusnya menjadi awalan yang baik dan serius untuk memperhatikan kondisi sekolah di seluruh Indonesia,” lanjut Furqan.

Dalam catatan PSI, ada 1 juta ruang kelas yang rusak di seluruh Indonesia. Berangkat dari data ini, PSI menggagas Gerakan Solidaritas Bela Sekolah.

“PSI akan mendorong perbaikan sekolah-sekolah rusak tersebut. Semua siswa berhak memperoleh ruang belajar yang aman dan nyaman,” kata Furqan.(Red)

Polish_20220108_092312170

468 Ruang Kelas Sekolah Dasar Jadi Prioritas Perbaikan Disdikpora Kab. Karawang di Tahun 2022

Foto Kepala Sekolah SD Bojongsari 1 bersama Kepala Desa Bojongsari di lokasi reruntuhan bangunan kelas

Jendela Jurnalis Karawang - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang menyampaikan 468 jumlah ruang kelas sekolah yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Disdikpora Asep Junaedi  menyampaikan sebanyak 468 ruang kelas sekolah yang mengalami kerusakan akan diperbaiki pada tahun 2022.

"Kami sudah melakukan pendataan, Hingga kini sekitar 468 ruang kelas sekolah dasar yang rusak dan rencananya akan diperbaiki." Tuturnya.

Kepala Disdikpora Kabupaten Karawang Asep Junaedi, menyatakan bahwa dari tingkat kerusakan 468 ruang kelas itu bervariasi.

"Kami akui tahun ini ada 'refocusing' anggaran. Jadi adanya keterbatasan anggaran untuk perbaikan bangunan sekolah yang rusak tersebut akan tetapi ini sudah diprioritaskan," katanya.

Kadisdik Kabupaten Karawang Asep Junaedi menghimbau Kepada  para kepala sekolah yang di sekolahnya terdapat ruang kelas rusak, agar tidak digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami mengetahui banyak bangunan yang sudah tua yang harus di renovasi lebih baik jangan digunakan untuk belajar mengajar," katanya.

Kami sudah menyampaikan dalam setiap tahun, melalui Dinas PUPR Kabupaten Karawang, sebenarnya ruangan yang pada ambruk sekarang ini sudah kami  masukan kedalam rencana perbaikan dan kemarin terjadi lagi sekolah yang ambruk kejadian disaat hujan lebat yaitu SDN Bojongsari 1 Kecamatan Tirtamulya. 

Dari lokasi terlihat Kepala Sekolah SD Bojongsari 1 Ade Sutisna bersama Kepala Desa Bojongsari Tirta, berada di lokasi reruntuhan sekolah tersebut, rencananya pada hari ini mau membereskan puing puing reruntuhan sekolah. Sabtu 8/01/2022.

(Yus/Red)

IMG-20211230-WA0043

Pengesahan dan Pemberian Nomor Kelompok PMR SMK TKM Tempuran oleh PMI Kab. Karawang

Foto serah terima SK pengukuhan secara simbolis

Jendela Jurnalis Karawang - Palang Merah Remaja (PMR) merupakan wadah pembina'an dan pengembangan anggota remaja dari Palang Merah Indonesia (PMI), dan perannya amat sangat penting. Maka dari itu, perlu pembina'an dan bimbingan secara khusus, agar anggota PMR terlatih untuk kemudian dapat melaksanakan perannya dengan baik.

Dari hal tersebut, kemudian dijadikan dasar digelarnya kegiatan Pengesahan dan Pemberian Nomor Kelompok PMR untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Karya Mandiri (TKM) Tempuran, yang secara langsung dihadiri Oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Mulyana S.Hi, bersama beberapa Guru Pembimbing lainnya pada Kamis pagi (30/12/2021).

Dalam kegiatan yang digelar dihalaman Sekolah SMK TKM tersebut, dihadiri pula oleh Mantan Wakil Bupati Karawang Hj. Eli Amalia Priatna yang kini menjalankan tugasnya sebagai Ketua PMI Kab. Karawang. Kehadirannya tentu saja untuk mengesahkan dan mengukuhkan secara resmi puluhan Anggota PMR yang merupakan siswa dari SMK TKM Tempuran.

Dalam kesempatannya, Hj Eli Amalia menyatakan bahwa PMR SMK TKM Tempuran resmi dikukuhkan.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmannirrahiim, Pada hari ini, Kamis 30 Desember 2021, Kelompok Palang Merah Remaja SMK Taruna Karya Mandiri Tempuran, saya nyatakan resmi dikukuhkan." Ucapnya melalui pengeras suara dihadapan Peserta.

Usai acara berlangsung, Beni Iskandar S.Pd selaku Pembina PMR di SMK TKM, menerangkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengukuhkan secara administratif keanggota'an oleh PMI Kab. Karawang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengukuhkan secara administratif keanggota'an PMR SMK Taruna Karya Mandiri oleh PMI Kab. Karawang." Terangnya.

Beni juga menambahkan perihal lanjutan dari kegiatan tersebut, yaitu mengenai Praktek Dapur Umum (DU), Pertolongan Pertama (PP), kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Anggota PMR untuk menentukan Ketua PMR di SMK TKM yang baru.

"Lanjutan dari kegiatan ini, yaitu mengenai Praktek DU, PP, kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Anggota PMR untuk menentukan Ketua PMR di SMK TKM yang baru." Tambahnya.

(NN)