Jendela Olahraga

IMG-20221225-WA0002-1

Ciptakan Minat dan Bakat Sepakbola, Aris Ahmad Mulyadi, SE. Gelar “Trofeo Aris Cup” di Manggungjaya

Foto bersama saat pembukaan Trofeo Aris Cup

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan bakat maupun bibit muda dalam geliat persepakbolaan di Daerah, Aris Ahmad Mulyadi, SE. membuka turnamen sepak bola antar Kecamatan bertajuk "Trefeo Aris Cup" yang diselenggarakan di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang. Sabtu (24/12/2022).

Perlu diketahui, Aris adalah salah satu Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) IV dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang meliputi 5 Kecamatan diantaranya Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Lemahabang, Telagasari dan Tempuran.

Tak tanggung, belasan Team dari beberapa Kecamatan disekitar ikut berpartisipasi dalam pertandingan yang memperebutkan Trofeo Aris Cup yang digelar selama 2 Hari tersebut.

Foto saat pembukaan Trofeo Aris Cup

Kepada jendralnews.co.id, Aris mengungkapkan bahwa kegiatan yang ia gelar bertujuan untuk menciptakan minat dan bakat dalam persepakbolaan, juga memberikan sarana bagi pesepakbola daerah dalam mencari bibit pesepakbola usia muda.

"Tujuan dari digelarnya trofeo ini adalah dalam rangka menciptakan minat dan bakat dalam sepakbola, selain untuk menyalurkan hobi para pemuda, juga bisa menjadi ajang untuk mencari bibit pesepak bola usia muda," ungkapnya.

Selain itu, Aris juga berpesan kepada para peserta dan penonton untuk menjaga sportivitas. Siap turun kompetisi berarti siap menang dan siap dalam pertandingan.

“Junjung tinggi sportivitas, jaga ketertiban, kedamaian. Sajikan pertandingan yang indah dan menarik. Apapun yang terjadi, harus dinikmati dan diterima,” pesannya.

Lebih lanjut, Aris juga menambahkan bahwa dirinya berharap dengan digelarnya turnamen tersebut, selain bisa mengembangkan olahraga juga bisa menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Selain dalam rangja mengembangkan olahraga, saya juga berharap melalui turnamen ini dapat menciptakan dampak peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar," harapnya. (NN).

IMG-20221222-WA0007

TJC Sabet 6 Medali Emas dan 8 Medali Perak di ETC Piala Menpora 2022

Everest Taekwondo Championship (ETC) Piala Menpora 2022 yang digelar di GOR Ciracas, Jaktim

Jendela Jurnalis, Jakarta -
14 atlit yang tergabung dalam Taekwondo Jaya Club (TJC), berhasil meraih prestasi yang memuaskan, dengan memperoleh 6 medali emas dan 8 medali perak, pada event Kejuaraan Taekwondo Tingkat Nasional, pada kompetisi "Everest Taekwondo Championship (ETC) Piala Menpora 2022". Kompetisi berlangsung beberapa hari lalu, mulai tanggal 16-18 Desember 2022, di GOR Ciracas, Jaktim, DKI Jakarta.

Dalam kejuaraan ini, para peserta berasal dari Club/Dojang/Unit yang terdaftar di bawah naungan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), baik dari TK, SD, SMP, SMU, Perguruan Tinggi dan Umum. Pada Kejuaraan ETC Piala Menpora 2022, kontingen TJC mengirimkan sebanyak 14 atlit putra dan putri, yang terdiri dari 13 atlit untuk kyorugi (fight), juga 1 atlit untuk poomsae (seni).

Peserta atlit dari TJC yang mengikuti kompetisi di ETC Piala Menpora 2022, berasal dari beberapa sekolah, diantaranya: Jason (SMPN 99 Jaktim), Aurel, Michael, Ezar (SMPN 74 Jaktim), Jesen (SMP Melania II), Kevin, Alexa, Indexia (SMA Tarsisius 1 Jakpus) dan Angel, Moses, Juner, Rolan, Nicholas, Andrew (SMA Marsudirini Jaktim).

Team Taekwondo Jaya Club (TJC)

Menurut Sabeum Rendy, panggilan akrab pelatih TJC, para peserta atlit yang diikutkan dalam kompetisi ini, bertujuan untuk mengenal dulu, bagaimana menjadi petarung hebat yang berpotensi dan bisa berprestasi di atas matras.

"Untuk event di ETC Piala Menpora ini, anak-anak saya ikutkan di kelas pemula dulu. Insha Allah, di kompetisi berikutnya ada beberapa anak yang akan saya ikutkan di kelas prestasi, karena anak didik saya yang bernama Aurel, Jusson dan Ezar, di sekitar bulan Agustus 2022 lalu, juga mengikuti kompetisi Kejuaraan Koni Cup Indonesia Taekwondo Series 3 tahun 2022, di Banten, Tangerang. Mereka bisa meraih medali emas dan perunggu, di kelas pemula. Dan ada juga yang sudah saya lirik dari anak didik saya yang baru, bernama Michael. Dia kelihatan memiliki power saat melakukan tendangan," ucap Sabeum Rendy.

"Prestasi yang sudah didapatkan oleh anak-anak didik saya, merupakan hasil kerja keras dan ketekunan mereka dalam berlatih, juga dukungan dari orang tuanya. Saya berharap, pencapaian ini bisa dipertahankan oleh anak-anak didik saya dan bisa menjadi spirit untuk lebih berprestasi, kiranya juga bisa memotivasi teman-teman yang lain untuk mau dan berani berkompetisi demi meraih prestasi," tambahnya.

Seorang peserta atlit dari TJC, bernama lengkap Jusson Mikhael Melkisedek Lombogia, yang diberi nama panggilan kesayangan dari orang tuanya dengan sebutan Jason, saat dikonfirmasi awak media, ia bercerita sedikit tentang pengalamannya.

"Saya sudah dari SD kelas 5 mengikuti latihan Taekwondo, di TJC, yang pelatihnya sabeum Rendy. Beliau sangat menyenangkan saat melatih kami anak-anak didiknya. Saat masuk SMP, mulai dari kelas 7 sampai kelas 8, kami sempat vakum, tidak ada kegiatan sama sekali, dikarenakan situasi sedang dalam kondisi Covid-19. Dan sudah di kelas 9 tahun 2022 ini, baru kami melakukan latihan-latihan dan ikut pertandingan kembali," terang Jason.

"Saya sudah mengikuti pertandingan di Kejuaraan Nasional Taekwondo, 4 kali. 2 kali saat di SD, dengan perolehan satu medali perunggu, sebagai medali perdana dari pertandingan perdana juga. Kemudian di pertandingan yang kedua kali, saya mendapatkan medali perak itu, dikarenakan saya kurang feet, tidak tidur. Soalnya, malamnya sebelum pertandingan, saya ikut begadang di Kantor Polisi bersama Papaku, Abangku, juga Sabeum Rendy. Mereka menangkap jambret, saat beraksi menjambret seorang driver online. Mereka langsung membawa dan menyerahkan jambret tersebut ke Kantor Polisi, sekalian membuat LP sebagai saksi," lanjutnya.

"Lalu setelah saya sudah duduk di bangku SMP, saya ikut pertandingan yang ketiga. Saya meraih medali emas di Kejuaraan KONI CUP Indonesia Taekwondo Series 3 dan kembali lagi meraih medali emas di pertandingan Kejuaraan ETC Piala Menpora beberapa hari lalu," sambung Jason.

Dengan pengalaman yang ada walaupun masih sedikit, tapi ia yakin dan siap untuk mengikuti pertandingan berikutnya di kelas prestasi. (Red/AP)

IMG-20221209-WA0024-1

Satgas Desa Pasirukem Apresiasi Kegiatan Senam Sehat yang Digelar Camat Cilamaya Kulon

Foto Kasatgas (tengah) bersama Camat Cilamaya Kulon dan jajarannya

Jendralnews Karawang -
Bertujuan menjaga kesehatan dan menjalin silaturami antar Muspika dengan Pemdes, Dudi Alexandrie, S.Stp menggelar acara senam bersama dihalaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon pada Jumat pagi (9/12/2022) bersama seluruh Muspika, Kades beserta jajarannya, BPD, TKSK, PSM, Ibu-Ibu Tim Penggerak PKK, UPTD Puskesmas, UPTD Pendidikan/Koorwilcambidik, Bhayangkari juga Persit se Cilamaya Kulon.

Tak terkecuali bagi Satgas Desa Pasirukem, yang secara antusias ikut serta bersama Kades dan seluruh jajaran Pemdes lainnya, berbaur turut serta mengikuti kegiatan senam sehat yang digelar oleh Camat tersebut.

Seperti yang diungkapkan Wasna selaku Kasatgas Desa Pasirukem kepada jendralnews.co.id, dirinya mengaku sangat mengapresiasi terkait adanya kegiatan tersebut, bahkan Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari peserta senam sehat yang diselenggarakan dilingkup Kecamatan Cilamaya Kulon.

Foto dalam kegiatan senam sehat

Menurut Wasna, kegiatan tersebut sangat bagus dan Ia pun berharap agar kegiatan seperti senam sehat dapat terus digelar, atau bahkan bisa menjadi agenda bulanan, agar terus terjalin silaturahmi guna menumbuhkan kekompakan antar Satgas, Pemdes maupun Muspika.

"Saya acungkan jempol untuk Camat Cilamaya Kulon, atas terselenggaranya kegiatan yang bisa menumbuhkan silaturahmi serta kekompakan antar Muspika dan Aparatur Desa, pokoknya kegiatan ini sangat bagus, dan saya berharap supaya kegiatan seperti ini selalu digelar, kalo bisa mah jadi kegiatan bulanan," ungkapnya.

Hal tersebut sesuai dengan tujuan Dudi Alexandrie, S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon, dirinya menerangkan bahwa kegiatan tersebut digelar selain untuk menjaga kesehatan juga bertujuan meningkatkan silaturahmi, sinergitas dan solidaritas antar unsur Muspika se Cilamaya Kulon.

"Kegiatan ini digelar, intinya selain untuk menjaga kesehatan juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi, sinergitas dan soliditas antar unsur Muspika se Cilamaya Kulon," terangnya.

Dudi juga menambahkan, dalam kegiatan tersebut, kekompakan dan antusiasme peserta sangat sesuai harapan, dan dirinya berharap agar moment tersebut benar-benar dapat menjadi ajang silaturahmi yang baik.

"Kekompakan dan antusiasme peserta sangat sesuai harapan, dan saya berharap agar moment ini benar-benar bisa menjadi ajang silaturahmi yang baik untuk seluruh jajaran Muspika beserta unsur pemerintahan lainnya yang ada di Cilamaya Kulon," harap Dudi. (NN).

IMG-20221209-WA0018

Jalin Silaturahmi, Camat Cilamaya Kulon Gelar Senam Bersama Pemdes dan Muspika

Foto bersama disela kegiatan senam sehat

Jendralnews Karawang -
Bertujuan menjaga kesehatan dan menjalin silaturami antar Muspika dengan Pemdes, Dudi Alexandrie, S.Stp menggelar acara senam bersama dihalaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon pada Jumat pagi (9/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, diikuti oleh seluruh Muspika, Kades beserta jajarannya, BPD, TKSK, PSM, Ibu-Ibu Tim Penggerak PKK, UPTD Puskesmas, UPTD Pendidikan/Koorwilcambidik, Bhayangkari juga Persit se Cilamaya Kulon.

Seluruh peserta berbaur dan mengikuti senam bersama dengan riang gembira, dibarengi dengan suasana penuh keakraban yang menunjukan kehangatan seluruh peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Foto peserta kegiatan senam yang penuh keakraban

Ketika diwawancara oleh jendralnews.co.id Dudi Alexandrie, S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon menerangkan bahwa kegiatan tersebut digelar selain untuk menjaga kesehatan juga bertujuan meningkatkan silaturahmi, sinergitas dan solidaritas antar unsur Muspika se Cilamaya Kulon.

"Kegiatan ini digelar, intinya selain untuk menjaga kesehatan juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi, sinergitas dan soliditas antar unsur Muspika se Cilamaya Kulon," terangnya.

Dudi juga menambahkan, dalam kegiatan tersebut, kekompakan dan antusiasme peserta sangat sesuai harapan, dan dirinya berharap agar moment tersebut benar-benar dapat menjadi ajang silaturahmi yang baik.

"Kekompakan dan antusiasme peserta sangat sesuai harapan, dan saya berharap agar moment ini benar-benar bisa menjadi ajang silaturahmi yang baik untuk seluruh jajaran Muspika beserta unsur pemerintahan lainnya yang ada di Cilamaya Kulon," harapnya.

Manfaat dari kegiatan tersebut diungkapkan oleh Inang Abdul Manan, salah satu RT dari Desa Sumurgede yang kebetulan berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa acara tersebut sangat bermanfaat, selain bisa menjallin silaturahmi juga menjadikan ajang refleksi bagi jajaran Pemdes yang selama ini bergelut langsung dilapangan dengan masyarakat, serta menjadi ujung tombak pemerintahan paling bawah.

"Selaku RT, dengan adanya kegiatan ini saya cukup merasakan manfaat, selain bisa menjaga kebugaran, disini juga kita bisa bersilaturahmi dengan rekan seprofesi, berbincang membahas suka maupun duka bekerja dilapangan, apalagi kita sebagai ujung tombak pemerintahan paling bawah, tentunya setiap hari kita berada dimasyarakat, dan dengan adanya kegiatan ini, itung-itung bisa sedikit menghibur diri dari rutinitas kita sehari-hari," ungkapnya.

Ia juga berharap, agar kegiatan serupa dapat selalu digelar oleh pihak Kecamatan kedepannya.

"Saya juga berharap, agar kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan lagi, atau bahkan menjadi kegiatan rutin bulanan, agar kekompakan Pemerintahan se Cilamaya Kulon terus terjalin," harapnya. (NN).

IMG-20221206-WA0006

Adu Pinalti Piala Dunia 2022, Loloskan Kroasia ke Perempat Final

Potret pertandingan yang kian menegangkan

Jendela Jurnalis Piala Dunia -
Perdelapan final Piala Dunia ini adalah ketiga kalinya bagi Jepang, sebelumnya 'Blue Samurai' menembus pertama kalinya di tahun 2002, namun langkahnya dihentikan Turki. Di tahun 2010, Jepang kembali lolos ke perdelapan final, dan lagi-lagi harus terhenti, setelah dikalahkan Paraguay.

Berbeda dengan Kroasia, perdelapan final sudah bukan hal yang langka. Di tahun 1998, mereka menembus peringkat 3, usai mengalahkan Belanda. Prestasi terakhir dicatat dalam sejarah Piala Dunia 2018, Kroasia tampil sebagai Runner Up, usai dikalahkan Prancis.

Jepang dan Kroasia pernah bertemu 2 kali di Piala Dunia sebelumnya, tahun 1998 di Prancis, Kroasia unggul 1-0, sedangkan tahun 2006 di Jerman, Jepang berhasil menahan imbang 0-0.

Al Janoub Stadium, jadi saksi pertemuan wakil Eropa dan Asia di Piala Dunia 2022 ini. Zlatko Dalic, dipastikan akan tetap menggunakan pola 4-1-2-3 untuk menghadapi Jepang. Demikian juga Hajime Moriyasu, pola 3-4-3 sudah menjadi dasar Jepang menghadapi lawan-lawannya.

3 pertandingan sebelumnya, Jepang sukses menumbangkan Jerman 2-1, kalah dari Kostarika 0-1 dan menang 2-1 atas Spanyol. Sedangkan Kroasia bermain imbang 0-0 melawan Maroko, menang 4-1 atas Kanada dan seri 0-0 lawan Belgia.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Shogo Taniguchi, yang lalu menyundul bola dan meleset tipis ke kiri gawang.

4 menit kemudian, Kroasia membalas serangan lewat Ivan Perisic, yang berlari menyambut bola di dalam kotak penalti dan lalu lepaskan ke sudut kiri atas gawang. Namun penyelamatan yang dilakukan oleh Shuichi Gonda, berhasil menepis bola ke samping tiang gawang.

Di menit 16, Andrej Kramaric melakukan umpan crossing, namun upayanya berhasil digagalkan oleh salah seorang pemain bertahan lawan. Semenit kemudian, giliran Jepang membalas serangan melalui sebuah umpan crossing ke dalam kotak penalti oleh Ritsu Doan. Namun pemain bertahan lawan berhasil menghalau bola menjauh, sekaligus mengamankan wilayah mereka.

Serangan ter-skenario dijalankan Kroasia di menit 29, Josip Juranovic mengumpan silang ke dalam kotak penalti, namun salah seorang pemain bertahan lawan, menghalau bahaya tersebut dengan melakukan intersepsi.

Lagi-lagi Jepang membuka peluang, kali ini Yuto Nagatomo yang berusaha menciptakan situasi berbahaya di depan gawang, lewat sebuah crossing ke dalam kotak penalti, namun pertahanan lawan dengan mudah menangani ancaman ini.

Jepang makin tampil menyerang jelang akhir babak pertama, di menit 41, Daichi Kamada mendribel melewati barisan pertahanan lawan dengan mudah dan masuk ke posisi yang bagus di depan gawang. Dia kemudian melepaskan tembakan dan berusaha mengalahkan penjaga gawang, namun dia gagal karena bola melenceng ke atas mistar gawang.

Di menit 42, Ritsu Doan mengumpan bola crossing dari titik tendangan sudut, namun tidak seorang pun dari rekan se-timnya berhasil melompat lebih tinggi dari pemain bertahan, untuk menyambut bola.

Akhirnya Jepang berhasil memanfa'atkan peluang emas di menit 43 melalui Daizen Maeda, setelah menyambar bola liar di dalam area penalti dan mengalahkan penjaga gawang dengan sebuah tembakan rendah ke tengah gawang, skorpun berubah, Jepang 1, Kroasia 0.

Sebelumnya, wasit Ismail Elfath telah mengindikasikan, bahwa dia akan mengulas gol dari Jepang menggunakan VAR. Dia ingin memastikan apakah gol ini terhitung offside atau tidak. Akhirnya, keputusan ulasan VAR telah keluar dan gol telah diberikan.

Sepanjang babak pertama, Kroasia unggul penguasaan bola 55 persen - 45 persen atas Jepang. Namun keunggulan penguasaan bola itu, tidak diikuti peluang emas yang bisa menciptakan gol.

Di awal babak kedua, Jepang nyaris menambah keunggulan, saat tembakan apik dari Daichi Kamada dari dekat batas kotak penalti, telah membuat penjaga gawang bereaksi dengan susah payah, namun bola berakhir melenceng tipis ke atas mistar gawang.

Kroasia membalas semenit kemudian lewat Ivan Perisic, yang mengarahkan sebuah crossing apik ke dalam area penalti, tetapi pemain bertahan lawan telah siaga dan berhasil menghalau bola dengan briliant. Tak lama kemudian, Mateo Kovacic melepaskan tembakan dari batas kotak penalti, namun bola melebar ke kiri gawang.

Gol untuk Kroasia akhirnya tercipta di menit 56, setelah Dejan Lovren memainkan sebuah umpan lambung nyaman ke dalam kotak penalti, untuk Ivan Perisic yang berhasil kalahkan pemain bertahan di udara, lalu lepaskan sebuah sundulan bola jarak dekat, yang melesat masuk ke sudut kanan bawah gawang, skorpun berubah 1-1.

2 menit kemudian, Wataru Endo terlihat mengincar gawang, dia kemudian melepaskan sebuah tembakan jarak jauh ke arah atap dalam gawang dan memaksa Dominik Livakovic, untuk lakukan penyelamatan yang sulit.

Kroasia nyaris unggul di menit 63, Luka Modric sempat mengangkat tangannya untuk melakukan selebrasi, namun sayang penjaga gawang berhasil menghentikan usahanya yang sempat mengarah dengan indah ke sudut kiri atas gawang.

Di menit 67, serangan dilancarkan Kroasia, Ante Budimir, melompat paling tinggi untuk menemukan umpan crossing akurat dan menyundul bola ke arah gawang, tapi sundulan bagusnya hanya melenceng beberapa inchi ke kanan gawang.

Lagi-lagi Kroasia membuang kesempatan emas di menit 86, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Mario Pasalic, lalu menyundul bola dan meleset cukup jauh ke kanan gawang.

Di waktu injury time babak kedua, Jepang maupun Kroasia menaikkan tempo permainan. Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning kepada Mateo Kovacic, setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Jepang.

Di masa extra time, Jepang nyaris unggul di menit 93, setelah Shogo Taniguchi melompat untuk melepaskan diri dari penjagaan lawan dan berhasil menyundul bola hasil tendangan sudut, sayang sundulannya melebar jauh ke kanan gawang.

Kroasia mulai tampil menekan, di menit 98, Josko Gvardiol mengirimkan sebuah umpan silang ke dalam kotak penalti, namun pemain bertahan lawan dengan cepat mengintersepsi bola. Disusul Borna Barisic mengumpan silangkan bola ke dalam kotak penalti, tapi pemain bertahan lawan berhasil melakukan pengamanan.

Di menit 105, Kaoru Mitoma mengalahkan pemain yang menjaganya, lalu lepaskan sebuah tembakan bak petir dari batas kotak penalti. Dominik Livakovic melihat bola terlambat, namun berhasil menghentikan bola masuk ke atap dalam gawangnya.

Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning untuk Borna Barisic, usai melakukan pelanggaran terhadap pemain Jepang di menit 116. Permainan di ujung extra time mulai agak keras, dari Jepang maupun Kroasia.

Di akhir extra time, Umpan crossing dari Josko Gvardiol berhasil dihalau. Disusul Borna Barisic melepaskan sebuah umpan crossing menjanjikan ke dalam kotak penalti, namun pemain bertahan lawan berhasil melakukan intersepsi.

Kroasia kembali nyaris menciptakan gol di akhir pertandingan, usai Lovro Majer melepaskan tembakan berbelok dari batas kotak penalti, yang membuat penjaga gawang cemas, namun ternyata bola terus berbelok, hingga berakhir melebar tipis dari tiang kiri gawang.

Drama adu pinalti akhirnya terjadi dan Kroasia 3-1 unggul atas Jepang. Takumi Minamino, Kaoru Mitoma dan Maya Yoshida, gagal mengeksekusi sempurna pinalti, sedangkan satu-satunya gol dicetak Takuma Asano. Nikola Vlasic, Marcelo Brozovic dan Mario Pasalic, berhasil menceploskan si kulit bundar ke gawang Jepang, sedangkan Marko Livaja gagal mencetak gol.

Di perempat final, Kroasia akan melawan pemenang pertandingan antara Brasil versus Korea Selatan. Pertandingan itu akan dilangsungkan pukul 02.00 WIB. (AP)

IMG-20221206-WA0004

Babak Pertama, Jepang Unggul 1-0 Atas Kroasia

Potret pertandingan yang cukup menegangkan

Jendela Jurnalis Sepakbola -
Perdelapan final Piala Dunia ini adalah ketiga kalinya bagi Jepang, sebelumnya 'Blue Samurai' menembus pertama kalinya di tahun 2002, namun langkahnya dihentikan Turki. Di tahun 2010, Jepang kembali lolos ke perdelapan final dan lagi-lagi harus terhenti, setelah dikalahkan Paraguay.

Berbeda dengan Kroasia, perdelapan final sudah bukan hal yang langka. Di tahun 1998, mereka menembus peringkat 3, usai mengalahkan Belanda. Prestasi terakhir dicatat dalam sejarah Piala Dunia 2018, Kroasia tampil sebagai Runner Up, usai dikalahkan Prancis.

Al Janoub Stadium, jadi saksi pertemuan wakil Eropa dan Asia di Piala Dunia 2022 ini. Zlatko Dalic, dipastikan akan tetap menggunakan pola 4-1-2-3 untuk menghadapi Jepang. Demikian juga Hajime Moriyasu, pola 3-4-3 sudah menjadi dasar Jepang menghadapi lawan-lawannya.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, sebuah umpan crossing akurat masuk ke dalam kotak penalti dan mengarah pada Shogo Taniguchi, yang lalu menyundul bola dan meleset tipis ke kiri gawang.

4 menit kemudian, Kroasia membalas serangan lewat Ivan Perisic, yang berlari menyambut bola di dalam kotak penalti dan lalu lepaskan ke sudut kiri atas gawang. Namun penyelamatan yang dilakukan oleh Shuichi Gonda, berhasil menepis bola ke samping tiang gawang.

Di menit 16, Andrej Kramaric melakukan umpan crossing, namun upayanya berhasil digagalkan oleh salah seorang pemain bertahan lawan. Semenit kemudian, giliran Jepang membalas serangan melalui sebuah umpan crossing ke dalam kotak penalti oleh Ritsu Doan. Namun pemain bertahan lawan berhasil menghalau bola menjauh, sekaligus mengamankan wilayah mereka.

Serangan ter-skenario dijalankan Kroasia di menit 29, Josip Juranovic mengumpan silang ke dalam kotak penalti, namun salah seorang pemain bertahan lawan, menghalau bahaya tersebut dengan melakukan intersepsi.

Lagi-lagi Jepang membuka peluang, kali ini Yuto Nagatomo yang berusaha menciptakan situasi berbahaya di depan gawang, lewat sebuah crossing ke dalam kotak penalti, namun pertahanan lawan dengan mudah menangani ancaman ini.

Jepang makin tampil menyerang jelang akhir babak pertama, di menit 41, Daichi Kamada mendribel melewati barisan pertahanan lawan dengan mudah dan masuk ke posisi yang bagus di depan gawang. Dia kemudian melepaskan tembakan dan berusaha mengalahkan penjaga gawang, namun dia gagal karena bola melenceng ke atas mistar gawang.

Di menit 42, Ritsu Doan mengumpan bola crossing dari titik tendangan sudut, namun tidak seorang pun dari rekan se-timnya berhasil melompat lebih tinggi dari pemain bertahan, untuk menyambut bola.

Akhirnya Jepang berhasil memanfa'atkan peluang emas di menit 43 melalui Daizen Maeda, setelah menyambar bola liar di dalam area penalti dan mengalahkan penjaga gawang, dengan sebuah tembakan rendah ke tengah gawang. Skorpun berubah, Jepang 1, Kroasia 0.

Sebelumnya, wasit Ismail Elfath telah mengindikasikan, bahwa dia akan mengulas gol dari Jepang menggunakan VAR. Mungkin dia ingin memastikan, apakah gol ini terhitung offside atau tidak. Akhirnya, keputusan ulasan VAR telah keluar dan gol telah diberikan. (AP)

IMG-20220821-WA0000

Di Kampus SMK TKM Tempuran, PSHT Peringati 1 Abad dan Sahkan Warga Tingkat 1 Cabang Karawang dan Purwakarta.

Foto Mulyana S.HI (Kepsek SMK TKM) ketika memberikan sambutan.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka memperingati 100 Tahunnya, Perguruan Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Cabang Madiun, Pengurus Cabang Karawang dan Purwakarta menggelar acara pengesahan kepada 101 warga tingkat 1 di halaman Kampus SMK Taruna Karya Mandiri Tempuran pada Sabtu malam (20/08/2022).

Selain Cabang Kabupaten Karawang dan Purwakarta, ada juga calon warga tingkat 1 dari beberapa kabupaten kota lainnya seperti dari Bekasi, Bogor, Depok dan Jakarta.

Dalam acara tersebut, tampak hadir Mulyana S.HI selaku Kepala Sekolah SMK TKM, Perwakilan Kades Purwajaya, Camat, Danpos beserta Perwakilan dari Polsek Tempuran. Selain itu, hadir juga Doni Subiantoro selaku Sekretaris IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Karawang mewakili Ketua IPSI yang kebetulan berhalangan hadir.

Foto tamu undangan dan peserta dari PSHT.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PSHT, pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Hasna Zahro yang merupakan santriwati dari Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Manggungjaya, kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari Pengurus Cabang maupun Pengurus Pusat PSHT Cabang Madiun.

Dalam sambutannya, Supriantono selaku Ketua Cabang PSHT Kabupaten Karawang mengucapkan terimakasihnya kepada SMK TKM dan jajaran Muspika yang telah hadir serta memberikan tempat dan izin untuk menggelar acara tersebut.

"Saya sangat berterimakasih kepada kepanitiaan, Muspika Tempuran, Danpos, Kapolsek, Kades, dan Kepala Sekolah SMK TKM yang telah memberikan tempat dan memberikan izin hingga dapat terselenggaranya acara ini." Ucapnya.

Mulyana S.HI selaku Kepala Sekolah SMK TKM Tempuran dalam sambutannya juga menuturkan bahwa dirinya merasa sangat bangga, dan baginya hal tersebut merupakan sebuah kehormatan, karena dapat menyambut dan menyediakan tempat bagi PSHT dalam menyelenggarakan kegiatannya.

"Pada kesempatan malam hari ini, izinkan saya untuk mengucapkan Sugeng rawuh di kampus kami, Kampus SMK Taruna Karya Mandiri. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaaan bagi kami, bisa menyambut dan menyediakan tempat untuk sedulurku menyelenggarakan kegiatan ini." Tuturnya.

Ia juga berharap agar jalinan persaudaraan dirinya bersama keluarga besar PSHT dapat terjalin selamanya.

"Mudah-mudahan jalinan persaudaraan kita tidak putus sampai disini saja, agar dapat menjadikan jalinan persaudaraan bagi kita untuk selamanya selamanya." Harapnya.

Usai acara berlangsung kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban melalui jalinan persaudaraan seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. (NN).

IMG-20220717-WA0003

Spanduk Bernada Protes Untuk Pengurus Persika Bertebaran Disekitar Stadion Singaperbangsa.

Foto puluhan suporter dalam aksi simpatik membawa spanduk dengan tulisan bernada kekecewaan terhadap pengurus Persika. (Sumber : Irfan Sahab)

Jendela Jurnalis Karawang -
Didasari rasa prihatin dengan kondisi klub sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat Karawang, puluhan suporter fanatik Persika Karawang yang tergabung dalam "Brigata Laskar Jawara", melakukan aksi simpatik di depan kantor Askab PSSI Karawang, komplek Stadion Singaperbangsa, Minggu (17/7/2022).

Terlihat bertebaran spanduk bernada protes dan kekecewaan di seputar area Stadion Singaperbangsa Karawang.

Galih, salah satu koordinator aksi, mengatakan tujuan dirinya bersama teman-teman melakukan aksi kumpul ini untuk bersilaturahmi antar anggota suporter dan latihan chants Chants Persika Karawang.

"Hal ini untuk sedikit mengobati kerinduan kami nyetadion mendukung Persika Karawang," ucapnya.

Foto spanduk sebagai media protes peserta aksi simpatik disekitar Stadion Singaperbangsa.

Galih menegaskan, dalam aksi ini pihaknya pun ingin menggugah management Persika Karawang untuk segera membentuk skuad tim Persika Karawang, untuk menyongsong kompetisi Liga 3 Indonesia, yang dalam waktu dekat akan segera bergulir.

"Di saat tim-tim kota lain sudah bergerak persiapan menghadapi kompetisi Liga 3, namun sangat di sayangkan tim Persika Karawang belum ada kejelasan hingga saat ini," tandasnya. (Red).

IMG-20220624-WA0003

Meriahkan HUT Bhayangkara ke-76, Kapolres Karawang Gelar Turnamen Tenis Meja “Kapolres Cup.”

Foto saat pembukaan Turnamen Tenis Meja "Kapolres Cup" di Mall Technomart.

Jendela Jurnalis Karawang -
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono membuka turnamen tenis meja Kapolres Cup di Mall Technomart, Karawang, Jumat (24/6).

Turnamen yang digelar untuk umum ini menjadi rangkaian momentum HUT Bhayangkara ke-76.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang, unsur Muspida (musyawarah pimpinan daerah), Denpom, Kodim 0604/Karawang, Lapas Karawang, KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) dan Satpol PP Karawang.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan, digelarnya turnamen kali ini guna mengapresiasi minat dan bakat para pelajar, pemuda dan masyarakat Karawang terhadap cabang olahraga tenis meja.

"Sebagaimana yang kita ketahui bahwa di Kabupaten Karawang ini, begitu banyak potensi dari para pelajar dan masyarakat di bidang tenis meja, dan mereka ternyata sangat butuh event kegiatan turnamen tenis meja seperti kapolres cup ini," ujarnya.

Dengan gelaran turnamen tenis meja ini diharapkan dapat mencetak bibit-bibit unggul yang nantinya bisa dikembangkan dan berlaga di level yang lebih tinggi.
 
“Tetap jaga sportifitas dan selamat bertanding,” ucapnya.

Ketua pelaksana turnamen, Rudi Setiawan menambahkan, kegiatan ini hasil kolaborasi antara Polres karawang dan Organisasi kewartawanan, seperti PWI, IJTI dan SMSI.

"Intinya ini merupakan bentuk moral dan tanggung jawab kami sebagai insan pers selaku mitra polres karawang untuk berpartisipasi di HUT Bhayangkara ke-76," katanya.

Secara khusus ia mengapresiasi jajaran Polres Karawang atas komitmen dan dukungannya hingga turnamen terlaksana.

"Kami ucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Karawang, dan terkhusus kepada Kapolres Karawang yang sudah memberikan support baik materi, ide serta gagasannya," tuturnya.

Senada dengan Kapolres, ia harapkan melalui ajang ini bisa melahirkan bibit-bibit potensial atlet tenis meja. Sehingga bisa berprestasi untuk Karawang di ajang yang lebih tinggi.

"Mudah-mudahan melalui ajang turnamen tenis meja Kapolres Cup, para peserta bisa lebih Berprestasi lagi," imbuhnya.

Seperti diketahui, Turnamen Tenis Meja diikuti beberapa katagori antara lain, pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/ Sedrajat.

Instansi, mulai ASN Pemerintah Kabupaten Karawang, TNI, POLRI dan Wartawan. Sedangkan katagori tingkat umum diadakan mulai tingkat level A-B-C-D.

Jumlah peserta katagori pelajar SD 31 orang, SMP 35 dan SMA 30 orang. Sedangkan peserta dari Instansi ASN, POLRI, TNI, Wartawan sebanyak 80 orang dan peserta umum sebanyak 175 orang.

Seluruh masing-masing Katagori ini panitia hanya memilih peserta yang berhasil juara 1-2-3, juara bersama dan juara delapan besar.

"Seluruh pemenang selain mendapatkan uang pembinaan juga mendapatkan piala dan piagam penghargaaan dari Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono," katanya.
(Red/Kiki).

IMG-20220602-WA0003

O2SN, FLS2N dan Olahraga Tradisional Tingkat SD se-Kecamatan Cilamaya Kulon Resmi Digelar di SDN Manggungjaya l.

Foto panitia penyelenggara kegiatan O2SN bersama Pemdes Manggungjaya dan Muspika Cilamaya Kulon.

Jendela Jurnalis Karawang -
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olahraga Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) beserta Olahraga Tradisional Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Cilamaya Kulon resmi digelar pada Kamis pagi (2/6/2022) melalui Upacara pembukaan yang digelar di halaman SDN Manggungjaya 1, Desa Manggungjaya.

Pada Upacara pembukaan O2SN tersebut, selain dihadiri Ketua Korwilcambidik, K3S, Ketua PGRI dan Kwarran se-Kecamatan Cilamaya Kulon, dihadiri pula oleh Asan Suhendi SE selaku perwakilan Pemdes Manggungjaya, bersama MP Endang Setia selaku Perwakilan dari Camat Cilamaya Kulon yang kebetulan berhalangan hadir.

Pada O2SN tahun ini, di Kecamatan Cilamaya Kulon sendiri diikuti oleh sekitar 900 Peserta Pelajar Sekolah Dasar, melinggkupi 578 putra, dan 322 putri, meliputi Cabor Outdoor, Seni dan Tradisional, sementara untuk kepanitiaan sendiri berjumlah sekitar 65 Orang.

Dalam kegiatan tersebut, untuk sebagian besar Cabor outdoor seperti Sepakbola mini, Volleyball mini maupun Cabor Tradisional seperti Egrang, Panahan dan Seni digelar di SDN Manggungjaya 1, sementara untuk Cabor lainnya seperti Bulu Tangkis dan Tenis meja diselenggarakan di Aula PGRI dan di Aula Korwilcambidik Kecamatan Cilamaya Kulon.

Foto rangkuman kegiatan O2SN.

Ketika diwawancara, Yayan Sugianto SPd, Selaku Ketua Panitia yang ditemui saat bersama Dra Hj Popon Epon S.Pd selaku Ketua Korwilcambidik Cilamaya Kulon menuturkan bahwa sebanyak 16 Cabor outdoor diselenggarakan pada kegiatanhari ini, setelah sebelumnya pada Februari lalu menyelenggarakan perlombaan Bidang Akademik atau OSN di lokasi yang berbeda.

"Jadi untuk kegiatan O2SN hari ini, yaitu sebanyak 16 Cabang Olahraga Outdoor Seni dan Tradisional diselenggarakan, sementara untuk Bidang Akademik atau OSN itu sudah kami selenggarakan lebih dulu pada Bulan Februari 2022 lalu." Tuturnya.

Sementara itu, Asan Suhendi SE selaku perwakilan dari Pemdes Manggungjaya juga mengungkapkan bahwa ia sangat mendukung adanya kegiatan tersebut, bahkan dirinya mengaku kedepannya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengupayakan ketersediaan sarana olahraga umum maupun untuk Sekolah-sekolah yang ada di Desa Manggungjaya.

"Kami selaku Pemdes Manggungjaya, sangat mendukung untuk kegiatan O2SN ini, selain itu, kami juga kedepannya akan berupaya untuk mendirikan sarana olahraga umum maupun untuk sekolah-sekolah yang ada di sekitar Manggungjaya, entah nantinya lewat pengajuan aspirasi maupun melalui Dinas terkait." Ungkapnya ketika ditemui dalam sela kegiatan O2SN tersebut.
(NN).