Jendela Daerah

IMG-20240414-WA0069

Galang Donasi, IPMS Meulaboh dan Banda Aceh Bantu Seorang Nenek Korban Kebakaran

Serah terima donasi dari IPMS kepada Nek Aishah

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH -
IPMS (Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Samatiga) Cabang Meulaboh maupun Cabang Banda Aceh dalam beberapa hari ini telah melakukan aksi pengabdian dan kepedulian sosial terhadap korban kebakaran rumah yang menimpa Nenek Aishah, salah seorang warga Gampong Suak Geudubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat yang terjadi pada malam takbiran hari raya idul Fitri kemarin.

Musibah yang melanda rumah seorang nenek usia lanjut tersebut setidaknya mengundang keprihatinan berbagai pihak termasuk Mahasiswa. Kepedulian mereka ditunjukan dengan berkolaborasi melakukan penggalangan dana untuk selanjutnya didonasikan kepada Nenek Aishah.

Adapun dalam pelaksanaannya, penggalangan donasi tersebut dilakukan dan diawali melalui group WhatsApp dengan melibatkan FORBANGSA IKASA dan Mahasiswa. Selain itu, Pengurus mahasiswa sendiri sangat proaktif dalam upaya penggalangan dana melalui cara-cara tertentu.

Dalam momentum serah terima donasi tersebut, Mahfudz Syukur selaku Ketua IPMS Cabang Meulaboh didampingi Pengurus IPMS Cabang Banda Aceh berharap agar sedikit donasi sebagai wujud keprihatinan tersebut dapat bermanfaat untuk upaya perbaikan dan merehab kembali apapun yang diperlukan.

"Alhamdulillah wasyukrulillah, berkat kegigihan dan usaha keras mahasiswa, donasi terkumpul secara keseluruhan sampai saat ini mencapai Rp. 7.155.000,- (Tujuh Juta Seratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah)," ungkapnya. Minggu (14/4/24).

"Alhamdulillah juga, donasi tersebut telah diserahkan langsung oleh pengurus mahasiswa Samatiga kepada Nek Aishah, disaksikan sejumlah Tokoh Samatiga yang berdomisili di Gampong tersebut," sambungnya.

Sementara itu, Yusuf selaku Geuchik Suak Geudubang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam proses renovasi kembali rumah warganya yang mengalami musibah dan mendoakan agar Allah memberikan pahala setimpal bagi mereka.

Dalam penyerahan donasi tersebut, dihadiri juga oleh beberapa Tokoh Masyarakat Samatiga diantaranya Marhaban, Maw ardi, Bung Yan, Geuchik Sudirman serta beberapa Pengurus Teras Mahasiswa dari kedua cabang tersebut.

Laporan : Muhibbul Jamil
Editor : Nunu Nugraha

IMG-20240413-WA0022

Sempit dan Mengkhawatirkan, Kondisi Jalan Penghubung Gampong Blang Dikeluhkan Masyarakat

Kondisi jalan yang nyaris terlihat seperti jalan setapak

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Jalan sepanjang 300 meter yang menghubungkan Gampong Blang dan Gampong Ladang, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat kini diketahui dalam kondisi masih sempit. Bahkan, hal tersebut pun menyulitkan para pengangkut sawit dengan transportasi jenis becang barang terpaksa harus berhati-hati, lantaran takut terbalik atau terjungkal ke rawa disepanjang area tersebut.

Adi, salah seorang warga Gampong Ladang yang mengeluhkan kondisi tersebut, Ia mengatakan bahwa pembangunan talut jalan penghubung antara Gampong Blang tersebut sudah pernah dibangun sepanjang 35 meter, tepatnya pada sekitar Tahun 2020 lalu dengan menelan anggaran sebesar Rp. 20.922.000,- yang bersumber dari Anggaran APBG DDS.

"Tahun 2020 dulu nya telah dibangun sepanjang 35 meter dengan menelan Biaya sebesar Rp 20.922000.Anggaran APBG DDS Tahun 2020 yang lalu," ungkapnya kepada Wartawan. Sabtu (13/4/24).

Sebelumnya, Keuchik Gampong Ladang belum lama ini pernah mengatakan bahwa lanjutan pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini, namun dengan tahapan musyawarah terlebih dahulu dengan masyarakat.

"Sambungan pembangunan talut jalan hubungan Gampong akan dilaksanakan kembali pada Tahun 2024 ini. Namun, terkait waktu waktu pelaksanaannya harus melalui adanya musyawarah dahulu bersama seluruh Masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan pantauan Jendela Jurnalis di lokasi jalan penghubung tersebut, diketahui bahwa kondisi jalan penghubung Gampong Blang terlihat masih sempit, sehingga para penguna becak dan mobil pickup pengangkut kelapa merasa khawatir kendaraannya akan terjungkal atau terbalik.

Bahkan, para kurir pengantar paket pesanan online ke rumah warga di Gampong Blang pun harus berkendara dengan penuh kehati-hatian dengan berjalan sangat pelan melintasi jalanan yang sempit tersebut.

Sementara itu, salah satu masyarakat di sekitar yang enggan menyebutkan namanya berharap dan meminta agar jalan penghubung Gampong tersebut bisa diperluas.

"Mohon diperluas, demi lebih lancar hubungan tiap saat," harapnya. (Muhibbul)*

IMG-20240405-WA0012

Peduli Korban Kebakaran di Desa Ujong Drien, PEMA UTU Salurkan Bantuan Sembako

Foto PEMA UTU bersama warga Desa Ujong Drien yang mengalami musibah kebakaran

Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) Masa Bakti 2024/2025, menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (4/4/24).

Bantuan yang didistribusikan berupa sembako tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Mahasiswa UTU Anwar Efendi Kepada Fajar Ferdian selaku sekretaris desa ujong drien guna untuk diserahkan langsung nantinya kepada masing-masing korban.

Sementara itu Anwar mengatakan, musibah kebakaran yang melanda tiga unit rumah warga di Gampong Ujong Drien yang terjadi dua malam yg lalu telah menyebabkan kerugian besar bagi korban.

Dalam upaya membantu dan meringankan beban korban, bantuan tersebut disalurkan dengan cepat oleh pihak pemerintahan mahasiswa universitas teuku umar, ujar Anwar.

Presiden Mahasiswa UTU, Anwar Efendi mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin atas musibah yang melanda rumah warga desa ujong drien.

Anwar mengharapkan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban para korban.

Fajar Ferdian selaku sekretaris desa ujong drien menyampaikan rasa terima kasih kepada PEMA UTU atas respon cepatnya turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran dan melihat kondisi para warga yang terdampak musibah kebakaran.

Fajar menghimbau dan mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap bencana, apa lagi di bulan ramadhan ini.

“Semoga kita semua mendapat perlindungan dari Allah dan di jauhkan dari bahaya dan bencana,” tutup Fajar.(Muhibbul)*

IMG-20240403-WA0084(1)

Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Pemkab Karawang Tahun 2023

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
LPPD adalah laporan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama 1 (satu) Tahun Anggaran berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah yang disampaikan oleh Kepala Daerah kepada Pemerintah Pusat.

Pemerintah Kabupaten Karawang telah merampungkan dan mempublikasikan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun Anggaran 2023.

Berikut isi dalam Ringkasan LPPD yang dikeluarkan oleh Pemkab Karawang ;

IMG-20240330-WA0052

Tanggapi Statement Gary, Camat Klari Malah Minta Segera Dicopot

Ilustrasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pernyataan advokat Gary Gagarin Akbar yang meminta Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, untuk mencopot Camat Klari Panji Santoso dari jabatannya ditanggapi arogan oleh Panji.

Bahkan Panji seakan menantang (Bupati) agar SK pencopotannya dikeluarkan segera.

"Ditunggu SK pencopotan camatnya. Kalau bisa besok ya (keluar SK pencopotannya)," ketus Panji dalam bahasa Sunda kepada wartawan, Jumat (29/3/24).

Menanggapi arogansi Camat Klari, akademisi yang juga advokat Ridwan Alamsyah angkat bicara

Ridwan sangat menyayangkan buruknya tata bahasa seorang Camat yang notabenenya seorang pejabat.

"Jangan mentang-mentang punya kedekatan dengan Bupati bersikap arogan," ujarnya.

Sebagai kepanjangan tangan dari Bupati, lanjut Ridwan, seorang camat sudah seyogyanya membina dan mengarahkan para kades yang ada dalam teritorial kewenangannya.

"Ketika ada kades dilaporkan ke APH mestinya camat segera koordinasi dan komunikasi dengan kades bersangkutan kenapa yang bersangkutan bisa dilaporkan, bukan nyinyir menganggap salah tindakan pelaporan seorang advokat," tegasnya.

Kata Ridwan, semua birokrat di Kabupaten Karawang ini harus paham aturan hukum, terlebih terkait Tipikor.

"Jelas dan tegas tertuang di Pasal 12 E UU Tipikor," bebernya.

Dalam hal ini, ucap Ridwan, seorang Bupati harus miliki ketegasan membina Camat Klari, bukan malah bungkam dan melehoy atas tindakan camat tersebut.

"Sepakat dengan Pak Gary, Bupati harus tegas karena camat juga merupakan wajah pemerintahan Kabupaten Karawang, sikap Camat bisa mencoreng wajah Bupati," tutupnya. (red)*

IMG-20240329-WA0007

Kantor Pos Pelayanan Kepolisian Cilamaya Kulon Diresmikan Bupati Karawang

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Pos Pelayanan Kepolisian Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh meresmikan Kantor Pos Pelayanan Kepolisian Cilamaya Kulon Polsek Cilamaya Polres Karawang pada Kamis (28/3/24).

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono menyampaikan bahwa Kantor Pos pelayanan kepolisian Cilamaya kulon ini berada di wilayah hukum polsek Cilamaya dan hanya menyediakan pelayanan administrasi saja dengan empat anggota yang akan piket perharinya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pembangunan Kantor Pos pelayanan kepolisian tersebut salah satu dari tindaklanjut masyarakat setempat yang mengeluh karena jauhnya fasilitas pelayanan kepolisian.

"Ini merupakan inisiasi dari Pak Aep atas aspirasi masyarakat Cilamaya Kulon. Semoga dapat memberikan manfaat dan keamanan untuk masyarakat Cilamaya Kulon," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh berharap dengan adanya Kantor Pos Pelayanan Kepolisian tersebut mampu bermanfaat untuk masyarakat Cilamaya Kulon dan tidak perlu jauh untuk mendapatkan pelayanan administrasi kepolisian.

"Saat itu bilang kalau disini ada kejadian mereka harus melapor jauh, jadi menginginkan pos pelayanan kepolisian yang dekat sehingga tindaklanjutnya kami bangun kantor pos pelayanan ini. Mudah-mudahan bangunan ini berkah dan bermanfaat bagi masyarakat setempat," ujarnya.

Foto saat kegiatan peresmian

Sementara itu, Dudi Alexandrie, S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon mengungkapkan rasa syukurnya atas diresmikannya Pos Pelayanan Kepolisian di Kecamatan Cilamaya Kulon.

Selain itu, Ia pun berharap agar dengan adanya Pos Pelayanan tersebut, pelayanan terhadap masyarakat di Cilamaya Kulon menjadi semakin lengkap dan lebih mudah.

"Alhamdulilah, dengan diresmikannya Pos Pelayanan ini, tentunya bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih lengkap dan lebih baik bagi masyarakat di Cilamaya Kulon," ucapnya. (Pri/NN)*

IMG-20240320-WA00271

Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Cilebar – Cibadar yang Kondisinya Kini Memprihatinkan

Kondisi ruas jalan Cilebar - Cibadar yang sudah miring dan nyaris amblas

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Warga di Kecamatan Cilebar dan pengguna jalan keluhkan hancurnya akses jalan amblas yang terletak di Desa Cikande, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Selasa (19/3/24).

Bahkan, hal tersebut juga divideokan oleh salah satu warga hingga kemudian videonya tersebar di apliaksi WhatsApp dan Facebook.

Rasmana, salah satu warga sekitar yang setiap hari melewati jalan tersebut menerangkan bahwa akibat jalan rusak parah tersebut, sejumlah warga maupun pengguna jalan merasa terganggu. Bahkan, truk bermuatan barang dan sembako pun tak berani melintasi jalan tersebut karena takut tergelincir.

Lebih lanjut, dirinya pun berharap agar pemerintah bisa menperhatikan keadaan tersebut, karena jika pengendara mobil bermuatan ingin mengambil jalan memutar, itu juga akan menyulitkan, apalagi akses jalan selain jalan tersebut juga kini kondisinya mengalami kerusakan pada bagian jembatan.

"Jalan ini menghubungkan Cibadar Ciptamargi ke Kertamukti, mohon kepada pihak Pemerintah agar memperhatikan keadaan ini mengingat jalan ini sangat membahayakan dan vital untuk kebutuhan perlintasan masyarakat disekitarnya. Selain itu, jalan yang satunya lagi juga jembatannya ambrol (jebol-red), otomatis pengendara mobil harus mencari jalan lain yang lebih memutar dengan jarak yang sangat jauh," terangnya.

Terkait hal tersebut, Jendela Jurnalis kemudian mengonfirmasi H. Surisno selaku Camat Cilebar. Dari keterangannya, Ia mengaku bahwa terkait hal tersebut pihaknya sudah membuat laporan pengaduan kepada pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang)

"Kami sudah melaporkan ke PUPR, dan menurut PUPR akan diperbaiki melalui anggaran Tahun 2024 ini, karena sejak tahun 2023 pun kami selalu proaktif melaporkan," ucapnya. Rabu (20/3/24).

Sementara itu, Tri Winarno, ST., MM., selaku Kepala Bidang Jalan dan Jembatan di Dinas PUPR Karawang saat dikonfirmasi terkait kebenarannya mengakui bahwa untuk penanganan ruas jalan tersebut sudah disurvey dan dianggarkan untuk dikerjakan di tahun ini.

"Ruas jalan tersebut, Cilebar - Cibadar sudah masuk di anggaran 2024 sekarang 500 juta, sudah disurvey dan dalam proses perencanaan," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati dalam melintasi jalan tersebut selama menunggu realisasi perbaikan.

"Mohon pengguna jalan untuk berhati-hati selama menunggu perbaikan," himbaunya. (Nunu)*

IMG-20240317-WA0056

Padahal Baru Sekitar Enam Bulan Selesai, Bangunan Turap di Dusun Darawolong Sudah Ambruk

Kondisi bangunan turap yang ambruk

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Baru enam bulan dikerjakan, pembangunan penurapan saluran Blok Ma Eti Dusun Darawolong Kecamatan Purwasari Karawang, dengan Volume Panjang = 2 x51,50'M Tinggi = 1,70'M
Nilai anggaran = 189.228.000.00 TA 2023 Dikerjakan oleh CV. Artha Gemilang Arisantosa ambruk, diduga pekerjaan tersebut dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan spek.

Menurut sumber berinisial M mengatakan kepada media, ia mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan pada bulan November tahun 2023 lalu.

"Baru juga dikerjakan pada bulan November Tahun 2023, kisaran enam bulan lalu, kok sudah ambruk seperti itu, padahal saya sangat senang adanya pekerjaan penurapan tersebut agar air mengalir lancar, eh ga tau nya sudah Ambruk. Saya selaku warga disini sekarang sangat kecewa dengan pekerjaan tersebut masa baru 6 bulan udah ambruk, sama aja ini menghamburkan uang negara. Ya seharusnya sih dari Dinas terkait tegur pelaksananya," kata M Kecewa, Minggu (17/3/24).

Papan informasi pekerjaan saat proses pengerjaannya 6 bulan yang lalu

Hasil Pantauan awak media di lokasi pekerjaan tersebut, sepertinya pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai spek dan dikerjakan asal-asalan.

Rabudi selaku mantan Kasie Perencanaan Dinas PUPR saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan kepada awak media, dirinya meminta agar hal tersebut jangan dulu dipublikasikan.

"Jangan dulu Kang nanti pa Memed Telpon Akang," ujar Rabudi.

Sementara itu, Aris selaku pemilik CV. Saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa pekerjaan tersebut punya Memed.

"Itu pekerjaan punya Pak Memed Bang, kalau CV emang iya punya saya bang, saya ga mau komentar lagi bang takut ditulis," ujar Aris singkat dan langsung mematikan telpon selulernya. (Red)*

IMG-20240316-WA0049

Peduli Petani, Jajaran Pengurus dan Anggota Pejuang Siliwangi Indonesia PAC Cilebar Ikut Serta Gotong Royong Berantas Hama Tikus

Foto kegiatan gotong royong

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Jajaran pengurus Pejuang Siliwangi Indonesia PAC Kecamatan Cilebar bersama Aparatur Desa Mekarpohaci dan petani melakukan gotong royong untuk memberantas hama tikus di area pesawahan disekitar perbatasan Kecamatan Cilebar dan Tempuran, Kabupaten Karawang. Sabtu (16/3/24).

Kegiatan tersebut dilakukan lantaran musim tanam sebelumnya para petani mengalami kerugian akibat serangan hama tikus. Diperkirakan sekitar 100 hektare pesawahan yang terbentang dari Desa Lemahkarya, Kecamatan Tempuran dan di Desa Mekarpohaci, Kecamatan Cilebar.

Dalam gotong royong tersebut, jajaran pengurus Pejuang Siliwangi Indonesia PAC Cilebar bersama anggotanya bersatu padu berbaur dengan petani dan pemdes, tampak beberapa orang berhasil menangkap tikus-tikus yang berkeliaran di area pesawahan.

Tohib selaku Ketua PAC Pejuang Siliwangi Indonesia mengatakan bahwa ikut sertanya jajaran Pejuang Siliwangi merupakan langkah nyata untuk melakukan tugas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Selaras dengan Tohib, Naryo selaku Wakil Ketua PAC Cilebar juga mengungkapkan bahwa para petani merupakan pejuang pangan, maka dari itu petani layak dibantu agar kedepannya kualitas pertanian diwilayah tersebut dapat berjalan dengan lancar dengan hasil panen melimpah tanpa adanya gangguan hama.

Naryo juga berharap, agar kebersamaan antar elemen masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat seperti ini dapat selalu terjalin demi terciptanya lingkungan yang mencerminkan kerukunan.

"Semoga kegiatan seperti ini bisa selalu ada, dengan kebersamaan dipenuhi hal-hal yang bermanfaat untuk kita semua," harapnya. (Nunu)*

IMG-20240308-WA0043

Penuh Berkah, PT. BEL Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim

Penyerahan Daging Meugang untuk anak yatim

Jendela Jurnalis Aceh - Dalam Rangka menyambut Meugang Ramadhan 1445 hijriah, PT. Bara Energi Lestari kembali menyalurkan bantuan daging meugang untuk 24 anak yatim di wilayah operasional Gampong.

Keuchik Gampong Alue Buloh, M. Nazir mengatakan, daging meugang yang diberikan perusahaan untuk anak yatim yang ada diwilayah operasional khusunya Alue Buloh, merupakan bantuan rutin setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

"Karena Meugang adalah momentum yang dinanti setiap tahunnya untuk menikmati daging bersama dengan keluarga. Dengan adanya bantuan daging dari PT. BEL, seluruh anak yatim yang ada di Gampong Alue Buloh khususnya bisa menikmati daging saat Meugang," ungkapnya. Jum'at (8/3/24).

Sementara itu, Agus Sal selaki Departemen Head CSR dan External Relation PT. Bara Energi Lestari mengatakan bahwa, sebagai bentuk rasa Syukur atas kelancaran aktivitas operasional selama ini, perusahaan berkomitmen untuk setiap tahunnya akan menyalurkan daging untuk anak yatim disaat Meugang.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar bantuan ini benar - benar menjadi kebahagian bagi anak yatim yang menerima bantuan daging tersebut, sehingga suasana Meugang yang menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadhan bisa dirasakan.

"Alhamdulillah tidak hanya di tahun ini, sama seperti sebelumnya, PT. BEL bersama kontraktor yang berada di IUP PT. BEL seperti PT. TBU turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini," ungkap Agus.

"Semoga kedepannya dengan semangat Ramadhan 1445 Hijriyah, kehadiran perusahaan tambang bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (Muhibbul Jamil)*