admin

IMG-20240829-WA0142

Didampingi 13 Parpol dan 3 Mantan Bupati Karawang, Pendaftaran Acep – Gina ke KPU Berlangsung Penuh Euforia

Acep Jamhuri saat memberikan sambutan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Sebanyak 13 partai politik ikut serta mengantarkan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang, H. Acep Jamhuri - Hj. Gina Fadlia Swara ke KPU, Kamis (29/8/2024).

Terpantau, 3 mantan Bupati Karawang seperti H. Ade Swara, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dan Drs. Dadang S Muchtar yang diwakili istrinya Hj. Nushofa juga ikut mengantarkan pendaftaran Acep-Gina.

Acep-Gina diketahui merupakan pendaftar kedua dan terakhir, setelah pendaftaran Aep-Maslani. Dan pendaftaran Acep-Gina ini jadi penegasan 'head to head' di Pilkada Karawang 2024.

Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana menyampaikan, berkas pendaftaran Acep-Gina telah diterima, dan selanjutnya akan melalui proses verifikasi.

"Berkas sudah kami terima, tinggal menunggu verifikasi oleh tim kami, nanti proses selanjutnya akan ada pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta," tutur Mari Fitriana.

Mari menjelaskan, akan ada tahapan-tanggapan masyarakat, dimana KPU Karawang menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap para bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Karawang 2024.

Selain itu, Mari juga mengingatkan kepada para calon agar menjaga kondusifitas, khususnya di masa kampanye yang merupakan puncak euforia masyarakat pada Pilkada 2024.

"Kami dari KPU menyampaikan sikap kami berdiri di tengah. Kami akan tetap menjaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara," paparnya.

Sementara saat konferensi pers, Bakal Calon Bupati Karawang, Acep Jamhuri menyampaikan rasa syukurnya, karena pemberkasan pencalonannya diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU Karawang.

"Setelah kita deklarasi di Karangpawitan, kita langsung datang ke KPU untuk mendaftar. Alhamdulillah sudah diterima, dan berkas pasangan Acep-Gina dinyatakan lengkap," ujar Acep.

Acep juga mengingatkan agar para pendukungnya menjaga kondusifitas dalam pelaksanaan pilkada Karawang 2024.

"Sekali lagi saya ingatkan, walaupun kita banyak partai pendukung tetapi jangan sampai relawan semuanya menjadi jumawa dan sombong," katanya.

"Partai pendukung, relawan jangan terpancing. Jangan sampai kita ingin naik tapi menginjak orang, jangan sampai menyala tapi memadamkan orang," pungkas Acep.

Diketahui, pencalonan Acep-Gina didukung oleh 4 parpol yang memiliki kursi di legislatif Karawang. Diantaranya Partai Gerindra, Demokrat, Golkar dan PAN.

9 parpol non parlemen juga ikut mendukung Acep-Gina. Diantaranya PSI, Hanura, PPP, PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, PKN, Partai Umat dan Partai Gelora.

Sementara dikubu lawannya Aep-Maslani didukung 4 parpol legislatif dan 1 parpol non parlemen. Yaitu Partai NasDem, PKS, PKB, PDI Perjuangan dan Partai Perindo. (red)*

IMG-20240829-WA0068

Banjir Dukungan, Deklarasi untuk Pasangan Acep- Gina di Karangpawitan Dihadiri Ribuan Kader dan Relawan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pasanga bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN serta Partai Non Parlemen dipastikan akan mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawanghari ini Kamis, 29 Agustus 2024 .

Kehadiran mereka di KPU diperkirakan akan menarik perhatian besar, karena akan dikawal oleh 3 mantan Bupati Karawang serta seluruh pengurus, simpatisan, dan para relawan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

Sejak diumumkan sebagai pasangan calon, Ajam dan Gina telah mendapatkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan ini terlihat dari antusiasme para pendukung yang akan ikut mengiringi pendaftaran mereka.

Para pengurus partai, simpatisan, dan relawan telah berkoordinasi untuk mempersiapkan iring-iringan yang akan bergerak bersama-sama dari titik kumpul di Lapangan Karangpawitan Karawang

Iring-iringan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan, tetapi juga wujud harapan besar dari masyarakat Karawang yang menginginkan keberlanjutan pembangunan dan perubahan positif di kabupaten Karawang.

Ajam dan Gina yang dikenal dengan visi dan program-program yang berpihak pada kepentingan rakyat, bertekad untuk melanjutkan pengabdian mereka dengan semangat dan komitmen yang lebih kuat.

Proses pendaftaran di KPU Karawang ini menjadi momen penting bagi pasangan Ajam dan Gina dalam langkah awal mereka menuju kontestasi Pilkada 2024. Semua mata kini tertuju pada pasangan ini, yang diharapkan dapat membawa Kabupaten Karawang ke arah yang lebih baik di masa depan. (red)*

IMG-20240829-WA0069

Pembangunan Japak dari Program DD Tahap ll Tahun 2024 di Desa Segaran Diduga Curangi Volume dan Diborongkan ke Pihak Ketiga

Kondisi pembangunan Jalan Setapak di Desa Segaran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Diduga Bangunan Jalan Setapak Di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang diduga tidak sesuai Dengan RAB dan curangi volume sebagaimana yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD) 2024 Tahap ll. Kamis (29/8/24).

Diketahui, pembangunan jalan setapak yang berlokasi di Dusun Segaran, RT. 06/02 diduga tidak sesuai dengan RAB, hal tersebut berdasarkan hasil investigasi awak media dilapangan, dimana pada proses pembangunan jalan setapak tersebut ditemukan kejanggalan seperti pada proses pengecoran papan bigisting tidak full dan terkesan curangi ketebalan volume tinggi bangunan jalan setapak dan diduga tidak sesuai RAB.

Selain itu, pada ketebalan jalan setapak yang seharusnya untuk volume tinggi 10 CM, namun dalam realisasinya ukuran ketebalan terukur bervariasi, yaitu hanya ada sekitar 7 - 8 CM. Dengan adanya dugaan ini, diduga pembangunan jalan setapak tersebut ada unsur untuk memperkaya diri.

Sementara itu, erdasarkan hasil informasi dari masyarakat disekitar lokasi, pekerjaan tersebut ternyata di pihak ke-3 kan atau biasa dikenal dengan istilah diborongkan.

"Bagaimana kerjaan maksimal, kalau fisik bangunan Dana Desa diborongkan, yang ada kualitas dan kuantitas akan buruk," ucap seorang warga yang enggan namanya dipuplikasikan.

Sementara itu, saat ditanyai mengenai keberadaan papan informasi pekerjaan tersebut, karena berdasarkan Undang - Undang KIP tentunya adanya papan informasi merupakan hal yang wajib. Namun, menurut salah satu tenaga kerja yang tidak mau disebutkan namanya, dirinya mengatakan bahwa hanya sebatas bekerja

"Kami hanya sebatas kerja Pak," ucapnya.

Namun, yang jadi pertanyaan publik apakah boleh fisik pekerjaan Dana Desa dipihak ke-3 kan? Oleh karena itu, dugaan ini ada unsur merugikan keuangan Negara, pasalnya ketebalan jalan tersebut jelas tidak sesuai RAB.

Dengan. ada nya informasi ini, diharapkan bisa menjadi acuan bagi Inspektorat Kabupaten Karawang, untuk mengecek bangunan jalan setapak di Desa Segaran.

Hingga berita diterbitkan, Kepala Desa Segaran belum bisa di hubungi untuk dimintai konfirmasi. (Tinggun/red)*

Editor : Nunu Nugraha

IMG-20240828-WA0143

Dikawal Tiga Mantan Bupati dan Ribuan Pendukung, Pasangan Acep – Gina akan Gelar Deklarasi dan Pendaftaran ke KPU Karawang Besok

Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Karawang H. Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara, besok akan mendaftar ke KPU Karawang, Kamis (29/8/2024).

Sebelum mendaftar ke KPU Karawang, pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Karawang H. Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara terlebih dahulu akan deklarasi dilapangan Karangpawitan, diantar 5000 orang dari pengurus dan relawan dari pelosok daerah.

"Insya Allah besok pasangan Acep-Gina daftar ke KPU Karawang, tapi sebelum ke KPU akan Deklarasi terlebih dahulu, dan ada gelaran budaya Karawang pukul 10.00-12.00 WIB," ungkap Nana Kustara yang merupakan salah satu Tim Acep - Gina kepada media, Rabu (28/8/2024).

"Pukul12.00-13.00 WIB Istirahat dan Solat, kemudian 13.00 WIB kita berangkat ke KPU," terang Nana.

Nana mengatakan, Pasangan Acep - Gina merupakan Koalisi Koalisi Kim plus partai non parlemen yang dinamakan Koalisi Karawang bersama Indonesia maju.

"Pasangan Acep - Gina Koalisi Karawang bersama Indonesia maju, mohon do'a nya kepada masyarakat Acep - Gina menang di Pilkada Karawang," pungkasnya. (red)*

IMG-20240828-WA0025

Pengurus dan Anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu PAC Cilebar Gelar Kegiatan Gotong Royong di Area Pertanian Desa Mekarpohaci

Lokasi Gotong Royong pelebaran jalan pertanian

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Gotong royong, merupakan kegiatan yang dilakukan bersama-sama secara sukarela untuk menyelesaikan suatu tugas dengan mudah dan ringan. Kata gotong royong berasal dari bahasa Jawa, "gotong" berarti memikul atau mengangkat, dan "royong" berarti bersama-sama. Jadi, gotong royong secara harfiah berarti mengangkat atau bekerja bersama-sama.

Di Indonesia sendiri, gotong royong juga merupakan sebuah budaya yang sudah tertanam dan mengakar dilingkungan masyarakat. Selain itu, gotong royong tidak hanya melibatkan aktivitas fisik, tetapi juga mencerminkan solidaritas, rasa persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Gotong royong dapat dilakukan di rumah, sekolah, atau masyarakat, dan tidak hanya pada momen penting, tetapi juga menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut pula yang kini tengah diimplementasikan oleh jajaran pengurus dan anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PS Indonesia Bersatu) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Cilebar dengan melakukan gotong royong di area pertanian yang terletak di Dusun Pasung, Desa Mekarpohaci, Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang. Rabu (28/8/24).

Dalam pelaksanaannya, jajaran pengurus dan anggota berkolaborasi dengan pemerintahan desa setempat, bersatu padu memperbaiki akses jalan pertanian dengan cara melakukan pengarugan, guna memperlebar akses jalan pertanian tersebut, agar akses petani dalam melakukan aktifitas pertanian dapat lebih mudah dan lebih baik lagi.

Dalam pantauan Jendela Jurnalis, terlihat bahwa jalan pertanian yang sebelumnya hanya berukuran lebar kurang dari 2 meter, kini lebar jalan tersebut telah diperlebar hingga hampir 2 kali lipat, sehingga untuk akses kendaraan bermotor pun tidak akan kesulitan jika berpapasan dengan kendaraan lainnya.

Saat diwawancara, Naryo selaku Ketua PAC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kecamatan Cilebar mengungkapkan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus akan selalu mengedepankan budaya gotong royong untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Insya Allah, kami Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu PAC Cilebar akan selalu menanamkan jiwa gotong royong dalam setiap tindakan yang memiliki nilai kebermanfaatan untuk masyarakat khususnya di Cilebar," ungkapnya.

Naryo berharap, dengan selalu mengedepankan penanaman kebiasaan gotong royong, tentunya suatu saat pasti akan terbentuk solidaritas yang baik, begitupun dengan asas kebermanfaatannya dengan selalu menggelar kegiatan positif lainnya.

Selain diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh jajaran pemerintahan Desa Mekarpohaci beserta masyarakat dan tokoh petani dilingkungan Dusun Pasung. (Nunu)*

IMG-20240827-WA0098

Jambore Ranting Cilamaya Kulon 2024 Resmi Digelar di Buper RADEN SUPANSA Tegalandak Sumurgede

Jajaran Kepanitiaan beserta Muspika Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam setiap bulan kelahiran Gerakan Pramuka, yaitu pada setiap Bulan Agustus, seluruh anggota pramuka biasanya akan melaksanakan kegiatan perkemahan seperti Jambore.

Tak terkecuali seperti Jambore Ranting yang diselenggarakan oleh Kwarran Cilamaya Kulon di Bumi Perkemahan RADEN SUPANSA yang terletak di Dusun Tegalandak, Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Selasa (27/8/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat selaku Kamabiran beserta jajaran Muspika, Kepala Korwilcambidik, Ketua PGRI, Perwakilan dari Kapolsek dan Danramil, Kepala Puskesmas beserta Kepala Desa Sumurgede.

Dalam pelaksanaannya, upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dudi Alexandrie, S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon sekaligus selaku Ka Mabiran Gerakan Pramukan Kecamatan Cilamaya Kulon.

Upacara Pembukaan Jambore Ranting Cilamaya Kulon 2024

Dalam Sambutannya, Dudi berharap agar terselenggaranya Jambore tersebut, selain untuk ajang rekreasi, juga dapat dijadikan ajang untuk mendapatkan edukasi serta mempererat silaturahmi.

"Melalui kegiatan Jambore ini, saya berharap agar adik-adik dapat menjadikan ini sebagai ajang rekreasi, edukasi dan silaturahmi," harapnya.

Hal tersebut senada dengan apa yang diucapkan Enur Sahroni, S.Pd., MG., selaku Ketua Kwarran Cilamaya Kulon. Saat diwawancara Jendela Jurnalis, Ia berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan disiplin, tanpa lupa untuk selalu menjaga kesehatan dalam cuaca yang dirasa selalu diterpa panas terik dikala siang hari seperti sekarang ini.

"Selain mengikuti kegiatan ini dengan disiplin, saya berharap adik-adik peserta Jambore juga dapat mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira," ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan Jambore tersebut diikuti oleh 1088 peserta, diantaranya adalah 526 andik putra dan 542 andik putri, terdiri dari 29 Pangkalan SD, 11 Pangkalan MI, 6 Pangkalan SMP, dan 5 Pangkalan MTs. Selain itu, meliputi juga peserta dari KANIRA sebanyak 96 orang, yang terdiri dari 35 peserta putra, 61 peserta putri dari 5 Pangkalan SMA/SMK. (Nunu)*

IMG-20240827-WA0087

Dukung Paslon Ajam – Gina, Tiga Mantan Bupati Karawang Turun Gunung

Kompilasi Foto 3 Mantan Bupati Karawang bersama Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Kontestasi Pilkada Karawang 2024 diprediksi bakal menarik dan membetot perhatian publik Karawang.
Pasalnya, selain terindikasi kuat hanya ada dua pasangan calon (paslon) yang head to head, yakni paslon H. Aep Syaepuloh-Maslani dan paslon Acep Jamhuri (Ajam)-Gina Fadlia Swara, ada sejumlah tokoh besar yang akan turun gunung untuk memenangkan paslon Ajam-Gina.

Tokoh besar yang dimaksud adalah tiga mantan Bupati Karawang yakni Dadang S Muchtar yang menjabat Bupati selama dua periode, 1996-2000 dan 2005-2010, H. Ade Swara menjabat Bupati periode 2010-2014 dan terakhir ada Cellica Nurrachadiana menjabat Bupati dua periode 2015-2020 dan 2020-2023.

Kehadiran dan support tiga mantan bupati tersebut disambut riang oleh anggota Badan Penyelidik dan Upaya Penyatuan Pemimpin Karawang (BPUPPK) Dadan Suhendarsyah.

“Tiga mantan Bupati Karawang yang kebetulan punya afiliasi kepada partai pengusung ataupun kedekatan personal dengan paslon Ajam-Gina tentu tak bisa dibantahkan bahwa mereka adalah sosok yang memiliki basis loyalis militan saat mereka bertanding dan bertandang di Pilkada sebelumnya,” ucap Dadan kepada media, Selasa (27/8/2024) siang.

Terlepas bahwa setiap pemimpin pasti ada sisi kekurangannya, kata Dadan, namun mereka tercatat meraih kemenangan dalam kontestasi politik. Jadi, pemilih saat ini pun bisa digarap dari berbagai segmen, sementara kekurangannya saling tutupi, sedangkan kelebihannya saling menyempurnakan dan melengkapi.

Dadan pun mengaku sangat optimis dengan adanya dukungan tiga mantan bupati maka paslon Ajam-Gina bisa menangkan kontestasi Pilkada Karawang 2024.

“Figur paslonnya laku di hati pemilih dan disempurnakan dengan kehadiran para mantan Bupati yang basis loyalisnya tak perlu diragukan lagi, mereka sudah terbukti dan teruji bukan sekedar klaim tanpa isi,” tutupnya. (red)*

IMG-20240827-WA0086

Bertindak Arogan Kepada Wartawan, Oknum Staff Sekolah SMPN 1 Batujaya Terancam Dilaporkan ke APH

Background foto area SMPN 1 Batujaya (insert ilustrasi & Ketum LBH Maskar Indonesia)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Arogansi kewenangan dalam dunia pendidikan adalah sikap atau tindakan otoritas yang menunjukkan kesombongan, ketidak-pedulian, atau pengabaian terhadap kebutuhan, pandangan, dan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam pendidikan, kebijakan yang dibuat tanpa sebuah pertimbangan matang sehingga keputusan yang diambil tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang, atau sikap penolakan terhadap kritik dan masukan dari pihak lain.

Arogansi semacam ini tentunya akan berdampak pada kerusakan adab dalam dunia pendidikan, dan yang tentunya dapat menurunkan moral dan motivasi, serta menghambat perkembangan dan inovasi dalam dunia pendidikan.

Sangat disayangkan, hal tersebut telah terjadi dan dilakukan oleh salah satu oknum staff di sekolah SMPN 1 Batujaya kepada wartawan jendralnews.co.id. Selasa (27/8/24).

Kejadian tersebut bermula saat wartawan jendralnews.co.id berinisial TGN berkunjung ke sekolah SMPN I Batujaya yang terletak di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dengan maksud untuk memonitoring kegiatan rehab gedung di sekolah tersebut.

TGN menjelaskan, saat sudah memasuki area sekolah dan sudah mendapatkan izin dari satpam sekolah untuk masuk, bahkan diantarkan ke ruangan Kepala Sekolah oleh satpam tersebut, Wartawan jendralnews.co.id justru malah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari salah satu oknum staff disekolah tersebut.

"Sebelum kami ke lokasi pembangunan, kami memohon ijin kepada satpam yang ada di sekolah itu, lalu satpam tersebut mempersilahkan dan langsung mengantarkan kami ke ruangan Kepsek. Tapi, sesampainya di depan pintu ruangan Kepsek, ada salah satu staff menarik baju saya dengan sambil menutup pintu ruangan Kepsek dan dengan lontaran perkataan seolah melarang saya untuk masuk," jelasnya.

"Mau ngapain? Kepsek lagi ada tamu," ucap TGN menirukan ucapan salah satu oknum staff yang dianggap arogan tersebut.

Pedahal, sebelumnya TGN melihat dengan jelas bahwa sebelum pintu itu ditutup, diruangan itu hanya ada Kepsek dan 1 orang guru.

"Pada saat baju saya ditarik itu Kepseknya ada A, tapi dia cuek," tambahnya.

Menyikapi sikap arogan yang ditunjukkan oknum staff di Sekolah SMPN 1 Batujaya kepada wartawan jendralnews.co.id tersebut kini terus menuai kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari H. Nanang Komarudin, S.H., M.H., selaku Ketua Umum LBH Massa Keadilan Rakyat Indonesia (LBH Maskar Indonesia). Menurutnya, tindakan tidak terpuji tersebut tentunya sangat berbanding terbalik dengan gambaran dunia pendidikan.

"Tindakan seperti itu jelas sudah mencoreng citra dunia penididikan, karena itu terjadi di sekolah yang notabene sebagai lembaga pendidik, namun malah mencerminkan perbuatan tak berpendidikan sepertu perilaku oknum staff tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, H. Nanang menegaskan bahwa dirinya akan mendampingi TGN untuk membuat aduan dan laporan kepada pihak Dinas Pendidikan dan kepada APH (Aparatur Penegak Hukum) agar adanya tindakan tersebut dapat ditindaklanjuti.

"Atas tindakan tersebut, kami dari LBH Maskar Indonesia akan mendampingi TGN untuk mengajukan pelaporan kepada pihak Dinas Pendidikan yang berwenang berkaitan dengan kedisiplinan, dan kemudian akan melaporkan kejadian ini kepada APH atas adanya tindakan tidak terpuji tersebut," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepsek SMPN I Batujaya belum berhasil dikonfirmasi. Bahkan, atas adanya kejadian tersebut, TGN selaku korban mengatakan bahwa Kepsek sama sekali bersikap cuek seolah tindakan tersebut dibenarkan olehnya. (Nunu)*

IMG-20240826-WA0010

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerjaan Pemagaran SDN Srijaya ll Tirtajaya Terkesan Asal Jadi

Papan informasi dan kondisi pemasangan pondasi yang bercampur puing

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang kini tengah merealisasikan kegiatan pembangunan berupa pemagaran di SDN Srijaya ll yang terletak di Dusun Cicau, Desa Srijaya, Kecamatan Tirtajaya. Minggu (25/8/24).

Diketahui, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Masadi Karya dengan nomor kontrak 027.03.PPK/SPMK/DISMAS-3123727/VII/2024 dalam pekerjaan senilai Rp. 175.872.000.00,- (seratus tujuh puluh lima juta delapan ratus tujuh puluh dua ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran (TA) 2024.

Namun, berdasarkan keterangan dari warga disekitar lokasi pekerjaan, proses pengerjaannya dinilai asal jadi dan seolah lemah pengawasan.

"Itu pekerjaannya seperti itu, kayaknya asal jadi aja, gak tau itu pengawasnya sering datang atau enggaknya," ucap seorang warga yang namanya enggan dipublikasikan.

Diketahui, dalam proses pengerjaannya, proses pemasangan pondasi bangunan pemagaran, selain menggunakan batu belah, juga dioplos menggunakan puing sisa bongkaran bangunan yang lama, tentunya itu akan berdampak buruk terhadap kualitas bangunan pemagaran.

Selain itu, dalam penggunaan material besi yang dipergunakan untuk pagar tersebut, diketahui bahwa besi yang digunakan sudah berkarat layaknya besi yang sudah lama tak terpakai.

Hingga berita ini, pihak pelaksana maupun pengawas yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan tersebut belum diketahui dan belum dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi. (NN)*

IMG-20240825-WA0099

Resmi Diusung Partai Demokrat, Pasangan Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara Mantap Melaju di Pilkada Karawang 2024

Foto saat penyerahan surat dukungan dari DPP Partai Demokrat kepada Pasangan Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara sebagai kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang

Jendela Jurnalis JAKARTA - Partai Demokrat secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Drs. Acep Jamhuri, M.Si dan Gina Fadlia Swara sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang dalam Pilkada 2024. Penyerahan rekomendasi ini dilakukan pada Minggu, 25 Agustus 2024, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jl. Proklamasi No. 41, Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara yang didampingi oleh mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, serta Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, Pendi Anwar. Selain itu, sejumlah kader Partai Demokrat juga turut hadir untuk memberikan dukungan moral bagi pasangan calon yang diusung.

Dalam kesempatan tersebut, Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk mendukung Acep-Gina dalam upaya meraih kemenangan pada Pilkada Karawang yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat Kabupaten Karawang untuk memilih pasangan tersebut sebagai pemimpin mereka di masa depan.

Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, Pendi Anwar, menyampaikan bahwa pasangan Acep-Gina memiliki rekam jejak yang mumpuni dan visi yang jelas untuk memajukan Karawang.

"Kami yakin pasangan ini mampu membawa perubahan positif dan menjawab tantangan pembangunan di Karawang," ujarnya.

Dengan dukungan resmi dari Partai Demokrat, Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara kini semakin siap untuk berkampanye dan menyampaikan program-program unggulan mereka kepada masyarakat Karawang.

Pasangan ini bertekad untuk membawa Karawang ke arah yang lebih baik dengan fokus pada pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (red)*