Jendela Olahraga

IMG-20240716-WA0020

Berhasil Cetak Jawara, Kompetisi Galuh Mas Pump Track Berlangsung Sukses

Asep Agustian (kanan), Ketua ISSI Kabupaten Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Sedikitnya 126 riders mengikuti kompetisi sepeda pump track yang digelar di Galuh Mas, Telukjambe Timur, Minggu (14/7/2024).

Para riders menjajal lintasan pumptrack aspal dengan obstacle yang menarik dan menantang di Kawasan Cluster Medeterania Galuh Mas Kabupaten Kawarang.

Peserta Galuh Mas Pumptrack 2024 diikuti dari usia 3 tahun sampai 60 tahun yang dibagi menjadi 12 kelas yang dimulai dari push bike A, push bike B, BMX Boy A, BMX Boy B, BMX Boy C, BMX Open, BMX Junior, BMX Master, MTB Junior, MTB Open, MTB Master, MTB Veteran.

Masing Masing riders memperebutkan hadiah dengan total Rp 9 juta dengan melakukan registrasi secara online melalui daftarin.id. Selain itu banyak juga door prize yang disediakan panitia seperti kulkas, sepatu, voucher belanja jutaan rupiah, dan hadiah menarik lainnya.

Galuh Mas pump track menjadi ajang pembuktian para riders dan pencarian bibit bitit unggul riders muda Indonesia.
Galuh Mas pumptrack didukung penuh oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Karawang.

Ketua ISSI Karawang, Asep Agustian, yang turut hadir membuka acara ini menyampaikan bahwa kegiatan kompetisi sepeda pump track menjadi ajang yang ditunggu oleh kalangan pencinta sepeda.

“Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini menjadi ajang pencarian bibit unggul atlet sepeda khususnya di Kabupaten Karawang. Kompetisi seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan, kami dari ISSI siap mendukung penuh acara kompetisi sepeda Galuh Mas Pump Track, kalau ada yang menghambat acara ini langsung berhadapan dengan saya,” tegasnya.

Kompetisi Galuh Mas Pump Track perdana digelar dengan local race khusus daerah Karawang sebagai kawasan percontohan kompetisi pump track yang nantinya akan dilakukan secara series seperti yang di sampaikan Yanuar Anugerah selaku Presiden CAF sebagai inisiator event kompetisi Galuh Mas Pump Track.

Ia pun sudah sukses meyelenggarakan Event Downhill seperti Teras CAF, Java Series Downhill.

“Saya berharap kompetisi ini menjadi ajang inovasi baru di dunia sepeda dengan konsep pump track yang memanfaatkan kawasan sempit menjadi wadah yang bermanfaat untuk menyalurkan minat bakat para riders dan event kompetisi ini bisa terus berjalan dan menjamur secara nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kesuksesan Galuh Mas Pumptrack tidak terlepas dari dukungan Bupati Kabupaten Karawang, Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang, Ketua ISSI Kabupaten Karawang, Presiden CAF dan Owner Galuh Pumptrack, dan para sponsor yang turut support seperti Cycling Art Fine, Daftarin.id, Rodalink, Sadane Coffee, Geprek Bensu, En Sport, Primaya Hospital, Galuh Mas Karawang, Cleo Rajasa, OHM, Mini Motor Karawang, Ride & Joy, Zigzag, Elbrusland, Refresh Supply.

“Dengan animo peserta di Galuh Mas Pump Track yang tinggi dan meningkatnya pencinta sepeda, maka event seperti ini harus terus di support dan dikembangkan untuk membentuk riders Garuda Muda yang berkualitas. Maju terus dunia sepeda Indonesia,” pungkasnya.

Kompetisi dengan One Day Race Galuh Mas Pumptrack menghasilkan Jawara Jawara kategori BMX dan MTB.
Berikut Jawara yang meraih podium di Galuh Mas Pump Track :

  1. Push Bike A : Alvaro Reza
  2. Push Bike B : Arsen
  3. BMX Boy A : Runako Arsenio
  4. BMX Boy B : Pororo
  5. BMX Boy C : Pororo
  6. BMX Open : Agung Nugerah
  7. BMX Junior : Pororo
  8. BMX Master : Iwan Suryana
  9. MTB Junior : Pororo
  10. MTB Open : Agung Nugeraha
  11. MTB Master : Iwan Suryana
  12. MTB Veteran : Hudi Permadi. (red)*

IMG-20230917-WA0086

Tim Futsal Putri SMAN 1 Tempuran Berhasil Raih Juara Runner Up pada Liga Femina Tahun 2023

Tim Futsal Putri dari SMAN 1 Tempuran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Tim Futsal Putri dari SMAN 1 Tempuran berhasil meraih juara ke 2 (runner up) dalam Liga Femina Tahun 2023 yang diselenggarakan di SMAN Jatisari 1, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Minggu (17/9/2023).

Dalam kompetisi tersebut, Sebanyak 16 Tim yang terdiri dari Sekolah Menengah Atas / Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Wilayah Karawang dan Bekasi mengikuti pertandingan dengan dibagi menjadi 4 grup, dimana para peserta dijadwalkan bertanding selama 2 hari, yaitu dari 16 hingga 17 September 2023.

Tiba pada puncak pertandingan, setelah sebelumnya berhasil mengalahkan lawan dari SMK Al Anshori Bekasi pada babak semi final, Tim Futsal Putri dari SMAN 1 Tempuran akhirnya melaju ke babak final dan bertemu dengan SMAN 1 Jatisari yang merupakan Tim Tuan Rumah.

Hingga akhirnya Tim Futsal dari SMAN 1 Tempuran harus puas menjadi runner up setelah melalui proses yang panjang dan cukup menguras tenaga melewati pertandingan demi pertandingan yang cukup melelahkan.

Sebagai runner up, tentunya mereka sangat merasa bangga, karena didapatkannya prestasi tersebut tentunya melalui proses latihan dan persiapan yang luar biasa, hingga melalui pertandingan dan bersaing dengan 16 Tim unggulan dari sekolah lainnya.

Tim Futsal Putri SMAN 1 Tempuran

Atas prestasi tersebut, Giri Renjana, S.Pd., selaku Pelatih mengungkapkan kepada Jendela Jurnalis, bahwa dirinya sangat bangga dan sangat mengapresiasi atas prestasi yang didapatkan oleh siswa didiknya tersebut.

"Ini merupakan hasil dari proses latihan yang sangat keras, mudah-mudahan juga bisa menjadi inspirasi bagi ekskul yang lainnya di SMAN 1 Tempuran, untuk lebih meningkatkan lagi prestasi, baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Nasional," ungkap Pelatih yang juga sekaligus sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan tersebut.

Lebih lanjut, Giri juga menerangkan bahwa atas prestasi yang didapat tersebut, selain buah dari kerja keras dari para siswinya juga ada peran serta dari Waryopi Sulaeman, S.Pd., selaku Pelatih Fisik dan Dedi Satibi, M.Pd., selaku Pembina.

La Curva Smanteka

Selain itu, SMAN 1 Tempuran juga berhasil mendapatkan predikat suporter terfavorit melalui kehebohan dan keseruan dari La Curva Smanteka dalam membangkitkan semangat bertanding untuk tim kebanggaannya. (Nunu)*

IMG-20230709-WA0071

Raih Juara Dua Kategori Rampak Remaja Putra dalam Fornas, Atlet Pencak Silat Gaya Murni Rengasdengklok Diapresiasi Acep Jamhuri

Atlet Pencak Silat Gaya Murni dari Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Melalui gelaran Fornas ke 7 Jawa Barat yang diselegggarakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sabilulungan Bandung, Perguruan Pencaksilat Gaya Murni Rengasdengklok yang sekaligus mewakili Kontingen Jawa Barat asal Kabupaten Karawang telah berhasil meraih Juara 2 dalam kategori Rampak Remaja Putra.

Dalam Fornas tersebut, kontingen dari Karawang tampil memukau menarik simpati para penonton sekaligus juri Seni Pencak Silat dalam perhelatan yang digelar pada Kamis (7/7/2023) kemarin.

Adapun nama-nama atlet yang ikut diantaranya adalah ;

  1. M.TAUFIK RAMDANI
  2. MAKESHA RAFFA NIBRAZ
  3. ANDIKA MAULANA SHAMSUDIN
  4. MUHAMAD RIZKY
  5. SENDI

Terkait prestasi tersebut, Acep Jamhuri selaku Ketua Umum IPSI dan PPSI Kabupaten Karawang sangat mengapresiasi para atlet asal Gaya Murni Rengasdengklok yang telah memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang melalui seni budaya khususnya Pencak Silat.

"Semoga ini menjadi motivasi untuk Perguruan-perguruan Silat yang ada di wilayah Karawang untuk terus berlatih dan melestarikan Pencak Silat ini secara ikhlas sehingga menjadi Rahmatan lil alamin," ungkapnya.

Sementara itu, Srikandi Pencak Silat Asal Karawang Popon Urmayanti meneteskan air mata haru kebahagiaan atas penampilan atlit yang di bina nya dari awal sampai puncak tersebut.

"Usaha tidak akan mengkhianati hasil pastinya lelah pun terobati tatkala juara di depan mata apalagi ini adalah event Nasional ini merupakan sejarah baru untuk Karawang," tandasnya. (ARS)*

IMG-20230708-WA0042

Berakhir Imbang Lawan Arema FC, Buruknya Benteng Pertahanan Persib Bandung Jadi Sorotan

Foto laga pertandingan Arema FC vs Persib Bandung (sumber : instagram @Persib)

Jendela Olahraga -
Buruknya lini belakang pertahanan Persib didua laga awal BRI Liga 1 2023/24 menjadi sorotan, lantaran dalam laga melawan Arema FC tersebut Persib harus puas dengan hasil skor imbang.

Pada match pertama pertandingan, Persib Bandung berhasil ditahan imbang oleh tim tamu Madura United dengan skor 1-1.

Gol pertama diciptakan oleh tim tamu memanfaatkan kemelut didepan gawang dan berhasil dikonversi menjadi gol lewat tendangan keras Hugo Gomes, pada menit ke 5. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan.

Gol balasan Persib Bandung tercipta dibabak kedua melalui titik putih yang diselesaikan menjadi gol oleh David Dasilva pada menit ke 79, skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan sampai peluit panjang babak ke dua dibunyikan.

Pada match ke dua, Persib Bandung kembali ditahan imbang. Sebagai tim tamu dalam menghadapi lawan kuat Arema FC, Pertandingan berjalan seru, layaknya jual beli serangan terjadi.

Arema lebih dulu unggul, kemudian disamakan oleh Persib Bandung. Sampai pada akhirnya Persib Bandung kembali tidak bisa meraih kemenangan pada laga kedua BRI Liga 1. Skor berakhir imbang dengan kedudukan 3-3.

Pada laga tersebut, benteng pertahanan Persib menjadi sorotan karena dengan mudahnya pemain Arema menembus pertahan Persib, terjadi beberapa kali blunder yang dilakukan bek Persib dan berhasil dimanfaatkan pemain Arema menjadi gol.

Usai laga, Pelatih Persib Bandung Luis Milla memberikan komentar. Ia mengaku melakukan kesalahan pergantian pemain pada 20 menit terakhir pertandingan.

"Saya telah melakukan kesalahan dalam hal pergantian pemain. Yang saya lakukan sebenarnya untuk membantu tim. Tapi, saya melakukan kesalahan di 20 menit terakhir," ungkapnya dalam konferensi pers. Jumat (7/7/2023).

Luis Milla, Pelatih Persib Bandung (sumber : instagram @Persib)

Lebih lanjut, pelatih asal Spanyol tersebut berharap tidak melakukan kesalahan lagi dan berharap kepada semua pemainnya untuk lebih fokus menatap laga berikutnya.

Tim pelatih Persib Bandung juga akan melakukan rotasi tim, terutama pada lini belakang yang sangat mudah ditembus pemain lawan. (dhank)*

IMG-20230627-WA0105

Final Piala Soeratin Askab PSSI Karawang U-15 Sempat Diwarnai Kericuhan, Askab PSSI Karawang Keluarkan Tindakan Tegas

Foto Askab PSSI Karawang usai konferensi pers (sumber: balebatdotnews)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pertandingan Sepakbola U-15 yang mempertemukan antara Putra RGS vs PS Kancil Mas awalnya berjalan dengan normal, namun di ujung babak kedua insiden antar Pemain dilapangan membuat tensi pertandingan meningkat. Kemudian memicu reaksi suporter yang berada di pinggir lapangan dan terjadilah insiden (Ricuh).

Kericuhan dipicu oleh ulah sekelompok suporter yang merangsek masuk ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung hingga Pertandinganpun terpaksa Dihentikan di lima menit terakhir babak kedua, dengan skor 2-1 untuk keunggulan Kancil Mas karena situasi yang tidak kondusif.

Meskipun terjadi insiden tersebut, Ketua Askab PSSI Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah menyatakan bahwa insiden itu memberikan pelajaran dan menjadi evaluasi penting bagi pihak PSSI yang sedang berbenah.

“Insiden siang tadi menjadi pembelajaran bagi kami dan juga menjadi evaluasi bagi PSSI yang sedang berbenah. Event ini kita sadari juga sebagai ajang talents counting atau pencarian talenta untuk regenerasi sepak bola di Kabupaten Karawang,” ucap Asep Aang dalam Press Release resmi Askab PSSI Karawang.

Dalam kericuhan tersebut, pihak Askab PSSI Karawang segera mengambil tindakan cepat mengumpulkan kedua manajemen tim yang berseteru pada Minggu (25/6/2023) malam di Graha PSSI Karawang. Kedua tim akhirnya bersepakat saling meminta maaf. Manajemen RGS pun legawa mengakui Kancil Mas unggul dan bersepakat tidak melanjutkan sisa pertandingan yang hanya tinggal 5 menit.

“Kita tadi tawarkan opsi tanding ulang di sisa waktu pertandingan, karena kita sama-sama mencari bibit tujuannya, kita tawarkan opsi untuk pertandingan sisa tanpa penonton, tapi luar biasanya dari Putra RGS, mengakui bahwa Kancil Mas sebagai juara,” ujarnya menegaskan.

"Tentu dengan berbagai catatan yang nantinya kami tindak lanjuti untuk perbaikan kami kedepannya, jadi tidak ada pertandingan lanjutan, cukup dengan disepakati secara lapang dada, Kancil Mas juara U15 dan mewakili Kabupaten Karawang di tingkat provinsi,” tambahnya.

Atas terjadinya insiden tersebut, PSSI Karawang mengeluarkan tindakan tegas, yang dituangkan melalui beberapa point berikut ;

  1. Memberikan Sanksi Pemain yang terlibat insiden di Lapangan
  2. Melakukan Investigasi terhadap Perangkat Pertandingan yang bertugas di Final Piala Soeratin U-15
  3. Juara Piala Soeratin PSSI Karawang U-15 Tahun 2023 yaitu PS Kancil Mas.

"Tidak ada lagi buntut persoalan dari insiden oknum Suporter ini, kedua Klub sudah berkomitmen untuk membangun bersama Sepakbola Karawang untuk lebih baik. Mengharumkan nama baik Kabupaten Karawang di kompetisi Piala Soeratin Tingkat Jawa Barat," pungkasnya. (DNK)*

Sumber : Press Release PSSI Karawang.

IMG-20230403-WA0011

Ketum KOI: Olahraga adalah Media Pemersatu Bangsa, Harus Bebas dari Kepentingan Politik

Ketum KOI, Raja Sapta Oktohari saat memberikan keterangan kepada Awak Media

Jendela Jurnalis, Jakarta -
Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (Ketum KOI), Raja Sapta Oktohari menegaskan, bahwa olahraga merupakan media yang amat strategis dalam mempersatukan suatu bangsa. Oleh karena itu, semestinya olahraga harus benar-benar terlepas dari politik dan kepentingan pihak tertentu.

Hal tersebut disampaikan Tokoh Olahraga Nasional yang akrab disapa RSO itu, dalam acara buka puasa bersama, dengan para Pengurus Organisasi dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) dari seluruh Indonesia.

"Olahraga dapat mempersatukan bangsa, sebab olahraga tidak membeda-bedakan orang berdasarkan latar belakang apapun, tidak membedakan orang dari warna kulit, agama dan lain-lain. Olahraga adalah media pemersatu suatu bangsa," ujar RSO, dalam pidatonya di depan lebih dari 500-an undangan yang memenuhi Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakpus, Jum'at, 9 Ramadhan 1444 H (31 Maret 2023).

Hadir dalam acara tersebut, disamping Pengurus KOI dan cabang-cabang olahraga se-tanah air, juga terlihat undangan khusus dari kalangan Olahragawan beberapa Negara. Selain itu, hadir juga puluhan perwakilan Kedubes Negara sahabat yang ada di Indonesia. Dari kalangan media, hadir Ketum PPWI, Wilson Lalengke dan puluhan media nasional dan internasional.

Dalam pemaparannya yang dibantu dengan menampilan secara audio-visual berbagai tayangan kegiatan pertandingan olahraga tingkat internasional yang berhasil dilaksanakan KOI itu, RSO mengatakan, bahwa kegiatan olahraga menghasilkan multiplier effect.

"Melalui event-event olahraga, banyak dampak positif yang dihasilkan, seperti di bidang pariwisata, memajukan UMKM, pemasukan Devisa Negara dan peningkatan prestasi olahraga nasional itu sendiri," jelas Ketum HIPMI periode 2011-2014 itu.

Mencermati kondisi olahraga di tanah air yang sering ditunggangi kepentingan politik praktis selama ini, RSO menyatakan prihatin dan menyerukan, agar olahraga semestinya terbebas dari urusan politik dan kepentingan pihak-pihak tertentu.

"Kita sebenarnya sangat bangga dengan kerja keras Presiden Jokowi, yang begitu gigih memperjuangkan olahraga melalui event-event internasional di bidang olahraga dilaksanakan di tanah air. Kita juga sangat mendukung pernyataan Bapak Presiden Jokowi yang menegaskan, bahwa olahraga harus bebas dari politik," beber putra Ketum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, itu.

Di bagian akhir pidatonya, RSO menyerukan, agar seluruh rakyat Indonesia bersatu padu dan bergandengan tangan, bekerja bersama-sama memperjuangkan kemajuan olahraga Indonesia.

"Mohon sampaikan kepada seluruh rakyat di daerah masing-masing, agar kita bersatu padu bergandengan tangan, memperjuangkan kemajuan olahraga Indonesia," pesan RSO, kepada ratusan Pengurus Cabor yang hadir di acara yang dimulai sejak pukul 17.30 WIB ini.

Ketum PPWI, Wilson Lalengke, yang hadir bersama istri dalam acara itu, menyampaikan sangat mendukung usaha KOI bersama seluruh stakeholdernya, dalam memajukan olahraga Indonesia, terutama melalui penyelenggaraan event-event olahraga bertaraf internasional.

"Kita dari PPWI, berkomitmen untuk mendukung setiap usaha anak bangsa dalam memajukan Negeri ini, termasuk upaya KOI menggelar berbagai event olahraga bertaraf internasional di Indonesia," tutur alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Acara Bukber KOI ini diakhiri dengan makan malam dan foto bersama. Di sela-sela acara foto bersama itu, Ketum PPWI Wilson Lalengke berkesempatan beraudiensi dengan Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia, HE. Madam Veronika Novoseltseva dan Wakil Dubes Denmark, HE. Mr. Per Brixen, serta beberapa Olahragawan dari Kamboja. (Red/AP)*

Video terkait dapat dilihat di sini: https://youtu.be/Zm8H8MgAZ

IMG-20230301-WA0019

Dihadiri Wabup, MKKS CUP XVIII Tingkat SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Karawang Resmi Digelar di SMP Negeri 1 Tirtamulya

Foto saat gunting pita pembukaan MKKS Cup

Jendela Jurnalis Karawang, Jabar -
MKKS Cup XVII Tingkat SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Karawang resmi digelar di SMP Negeri 1 Tirtamulya, Rabu (1/3/2023).

Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Kabid GTK, Kabid Dikdas, Ketua PGRI Tirtamulya, Kadisdikpora Kabupaten Karawang, Mantan Kadisdikpora, Ketua Forum Komisariat MKKS Kabupaten Karawang beserta para Ketua Komisariat SMP se Dapil 6 Karawang, Korwilcambidik Tirtamulya, seluruh Kepala Sekolah beserta seluruh peserta dalam kontingen yang dikirimkan dari masing-masing sekolahnya.

Usai upacara dan sambutan, Kegiatan MKKS Cup tersebut secara resmi dibuka langsung melalui seremonial gunting pita yang dipimpin oleh Wakil Bupati H. Aep Saepulloh, SE beserta Panitia dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tirtamulya selaku tuan rumah.

Suguhan kolaborasi Orkestra, Seni Tari dan Wayang Golek

Selain itu, seluruh tamu undangan juga disuguhkan pagelaran seni Orkestra dan seni tari dari anak-anak SMK 1 Muhammadiyah Cikampek yang juga berkolaborasi dengan pementasan wayang golek yang dibawakan 3 Dalang muda kondang binaan Pepadi (Pengurus Padalangan Indonesia) yang ada di Kabupaten Karawang. Sekaligus juga salah satu dalang muda tersebut merupakan alumni dari SMP Negeri 1 Tirtamulya.

Usai acara berlangsung, Wakil Bupati dalam wawancaranya berharap agar dalam kegiatan tersebut dapat menjadi salahsatu ajang bakat bagi Siswa Siswi sekolah yang ada di Kabupaten Karawang.

"Besar harapan kedepan, MKKS Cup tidak hanya ada untuk siswa SMP saja, melainkan tentunya juga untuk SMA/SMK. Mudah mudahan ini (MKKS Cup-red) menjadikan salahsatu ajang bakat buat Siswa Siswi sekolah di Kabupaten Karawang," harapnya.

Salah satu sambutan dalam acara pembukaan MKKS Cup

Wabup juga menyampaikan ucapan selamat dan terimakasihnya kepada Panitia serta pihak SMP Negeri 1 Tirtamulya yang telah menyediakan tempat dan waktunya untuk penyelenggaraan MKKS Cup tersebut.

"Selamat kepada Ketua Panitia MKKS Cup, dan saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Kepala Sekolah, yang mana Alhamdulillah sudah menyiapkan tempat dan waktunya," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, total sebanyak 600 Atlet pilihan dari seleksi MKKS Cup tingkat Kecamatan beberapa waktu lalu akan mengikuti pertandingan, diantaranya adalah Volleybal Putra/Putri, Basket Putra/Putri, dan Tenis Meja Putra/Putri yang akan digelar selama 2 hari kedepan dalam memperebutkan Piala, Piagam dan uang pembinaan untuk juara 1, 2 dan juara bersama pada tiap cabang olahraga. (Yanto)*

IMG-20230227-WA0017

Sempat Diguyur Hujan, Kegiatan O2SN Korwilcambidik Cibuaya Tetap Berlangsung Penuh Semangat

Foto jajaran panitia pelaksanaan O2SN Korwilcambidik Cibuaya

Jendela Jurnalis Karawang - Meskipun sempat diguyur hujan deras sejak pagi hari, tak menyurutkan semangat bagi panitia maupun peserta dalam kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) jenjang Sekolah Dasar yang digelar Korwilcambidik Kecamatan Cibuaya, bahkan kegiatan tersebut tetap terselenggara sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan, yaitu di halaman kantor Kecamatan Cibuaya. Senin (27/02/2023).

Dalam kegiatan tersebut, upacara pembukaan dilaksanakan usai hujan reda, dengan diikuti oleh Drs. H. Catong, MM selaku Ketua Korwilcambidik Kecamatan Cibuaya beserta jajarannya, H. Wawan. S selaku Ketua PGRI Cabang Cibuaya beserta jajarannya, K3S, Kepala Sekolah tingkat SD se Kecamatan Cibuaya, hingga Guru Pendamping yang mendampingi setiap Kontingen yang dikirimkan oleh masing-masing sekolah.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dalam kegiatan O2SN tersebut diikuti oleh kurang lebih sekitar 900 peserta total, dari 24 Sekolah Tingkat Dasar yang ada di Kecamatan Cibuaya.

Foto saat pelaksanaan upacara pembukaan O2SN

Hal tersebut juga diterangkan Andrean Mega Sukmara, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana kepada Jendela Jurnalis, bahwa pada O2SN Tahun 2023 ini diikuti oleh peserta dari 24 Sekolah. Dimana dari 900 peserta tersebut meliputi seluruh mata lomba. diantaranya adalah Calistung Kelas 1, 2 dan 3, dan Siswa berprestasi MIPA kelas 5.

Selain bidang akademis, jumlah peserta diatas juga meliputi bidang Olahraga Umum, dimana yang diperlombakan adalah Bola Volley Mini, Athletik Kids, Bulutangkis, Tennis Meja dan Sepakbola Mini.

Peserta dalam kegiatan O2SN

Lebih lanjut, Andrean menerangkan bahwa ada juga peserta dari Olahraga Tradisional (Oltrad) yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya atau permainan anak pada zaman dahulu.

"Dalam kegiatan O2SN ini, kita juga menggelar perlombaan Olahraga Tradisional (Oltrad-red), yaitu untuk memperkenalkan budaya-budaya kita, budaya permainan anak pada zaman dahulu, dan sekarang kita lombakan," terangnya.

Terkait tujuan dari kegiatan tersebut, Andrean menuturkan bahwa juara dari O2SN Tingkat Kecamatan nantinya akan diperlombakan dengan juara dari Kecamatan lainnya dalam O2SN Tingkat Kabupaten.

"Tujuan dari digelarnya O2SN ini, yaitu merupakan proses seleksi dalam tingkat Kecamatan, nantinya juara 1 dari masing-masing lomba akan diutus sebagai perwakilan dari Kecamatan Cibuaya, untuk lomba tingkat Kabupaten, dan bertanding dengan perwakilan dari Kecamatan lainnya," tuturnya.

Selain itu, Andrean juga berharap dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dapat memotivasi siswa-siswinya dalam meningkatkan minat, bakat maupun prestasi.

"Semoga kegiatan ini juga bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi, agar bisa meningkatkan minat dan bakat, maupun prestasi mereka dalam olahraga," harapnya. (NN)*

IMG-20230214-WA0022

SMPN 2 Cilamaya Wetan Jadi Tuan Rumah MKKS Cup XVIII Tingkat Wilayah VI Komisariat Cilamaya

Foto jajaran kepanitiaan dalam MKKS Cup XVIII

Jendela Jurnalis Karawang -
Tingkat Komisariat Cilamaya Wilayah VI resmi menggelar kegiatan MKKS Cup XVIII, bertempat di SMPN 2 Cilamaya Wetan, Desa Rawagempol Wetan pada Selasa (14/02/2023).

Kegiatan tersebut di awali dengan Upacara pembukaan sekaligus penampilan seni Tari Badaya, Drumband hingga hymne yang dibawakan oleh siswa dari SMPN 2 Cilamaya Wetan selaku tuan rumah, kemudian digelar pula pembacaan Janji Atlet dan Janji Wasit.

Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Kabid Dikdas, didampingi Kabid GTK beserta Sekdis dan Pengawas. Selain itu, dihadiri pula oleh seluruh Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta di Wilayah Komisariat Cilamaya yang meliputi sekitar Cilamaya Kulon, Cilamaya Wetan, Banyusari dan Kotabaru.

Salah satu kontingen peserta dari SMP Pasundan, Cilamaya Kulon

Total sebanyak 633 Peserta yang terbagi dalam 25 Kontingen dari 22 Sekolah Menengah Pertama dan 3 Sekolah Pastisipatif mengirimkan masing-masing peserta untuk beberapa Cabang Olahraga yang diperlombakan, khususnya ialah Bola Basket Putra/Putri, Bola Volly Putra/Putri dan Tenis meja Putra/Putri.

Drs. H. Ubay Ubaydilah, M.Pd selaku Ketua Panitia dalam laporan pembukaannya menerangkan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama seluruh Kepala Sekolah yang ada di Wilayah Komisariat VI Cilamaya.

"Alhamdulilah hari ini kita dapat hadir bersama dalam menyelenggarakan dan mengikuti kegiatan ini, apalagi dalam moment pasca Covid-19 kemarin, semoga ini jadi awal kebangkitan dunia pendidikan melalui ajang perlombaan olahraga bagi Pelajar se komisariat Cialmaya. Dan kami selaku panitia juga sangat berterimakasih kepada seluruh Kepala Sekolah di Wilayah Komisariat Cilamaya yang turut serta mendukung hingga terlaksananya kegiatan ini," terangnya.

Hj. Yani Heryani, M.Pd saat memberikan sambutan

Hal tersebut senada dengan yang dituturkan Hj. Yani Heryani, M.Pd selaku Kabid Dikdas yang mewakili Kadisdik yang kebetulan berhalangan hadir. Yani menilai bahwa dalam segi penyambutan dan pembukaannya sungguh luar biasa, bahkan dirinya menyatakan akan mengadopsi nuansa pembukaan seperti itu nanti dalam MKKS Tingkat Kabupaten.

"Kegiatan ini sungguh luar biasa, dari segi penyambutan maupun segi pembukaan kegiatannya, insya allah kedepannya bisa kita adopsi untuk kegiatan MKKS Tingkat Kabupaten nantinya," tuturnya.

Hj. Yani juga berharap agar seluruh Peserta dan Wasit dapat menjunjung tinggi sportifitas, sebagai cerminan pendidikan yang bermartabat.

"Dalam kompetisi ini, saya berharap agar seluruh peserta dapat bermain secara jujur dan menjunjung tinggi sportifitas, sebagai cerminan pendidikan yang bermartabat," pungkasnya. (NN)*

IMG-20230212-WA0003

Fighter Cilamaya Berhasil Sabet Enam Medali dalam Kejuaraan Tinju Bebas

Dewan Pembina beserta Official Cilamaya Fighting Club (Foto : Harseno)

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam segi prestasi, khususnya dalam bidang olahraga, di Kabupaten Karawang bisa dikatakan tak kekurangan atlet yang berbakat, terbukti dari beberapa event olahraga lokal, bibit berbakat selalu terlihat.

Seperti dalam event kejuaraan tinju bebas Karawang Fight Noise (KFN) yang berlangsung di Gor Panatayuda Karawang pada Sabtu kemarin (11/02/2023), sebanyak 6 fighter dari Cilamaya Fighting Club (Cilamaya Wrestling) berhasil menyabet 4 medali emas dan 2 medali perak.

Dalam event tersebut, diikuti oleh sekitar 46 fighter dari berbagai daerah yang ada di Jawa Barat, termasuk dari Bandung, Indramayu, Kota dan Kabupaten Bekasi. Bahkan ada juga fighter dari Ibukota Jakarta hingga Provinsi Banten.

Terkait pencapaian tersebut, Harseno selaku Official Cilamaya Fighting Club berharap agar kedepannya Cilamaya Fighting Club dapat selalu berbrestasi, juga didukung oleh pihak swasta maupun pemerintah.

"Harapan kami kedepanya, semoga kami bisa lebih berprestasi lagi. Dan kami juga berharap agar kegiatan kami didukung oleh pihak-pihak swasta, baik pemerintah serta semua lapisan masyarakat," harapnya.

Selain itu, Harseno juga berterimakasih terhadap semua pihak yang telah memberikan wadah dalam event tersebut.

"Terimakasih kepada semua pihak yg telah memberikan wadah, dalam kegiatan ini. Kemudian, dengan adanya event seperti ini, diharapkan bisa memininalisir terjadinya angka tawuran pada siswa, dan lebih berharap untuk di salurkan kepada semua cabang olahraga beladiri," ucapnya.

"Insya Allah, kedepanya Cilamaya Fighting Club Semoga Bisa Menjadi Wadah Bagi Kawan-kawan yang hobi dalam olahraga beladiri," pungkasnya.

Dalam event tersebut, dari 6 fighter peraih medali tersebut 4 diantaranya berhasil meraih medali emas, dan 2 sisanya meraih medali perak.

Adapun peraih medali emas diantaranya adalah Kosim (Siswa SMAN 1 Cilamaya Wetan) dan Iqbal (Siswa SMK Indonesia Emas) yang berhasil meraih medali emas dalam kelas 60 Kilogram, kemudian Ahmad Pramudja (Siswa SMK Pelayaran Cilamaya) dan Eka Chandra (Siswa SMK Iptek) menjadi peraih medali emas dalam kelas 50 Kilogram.

Kemudian, 2 medali perak juga berhasil diraih oleh fighter asal Cilamaya, yaitu oleh Dio dan Trihadi (Siswa SMAN 1 Cilamaya Wetan) dalam kelas 60 Kilogram. (NN)*