Jendela Daerah

IMG-20240120-WA0032

Perkuat Silaturahmi, Forum Pemred KPP DOB Cikampek Gelar Kopdar Bersama H. Rahmat Hidayat Djati

Foto saat Forum Pemred KPP DOB bersilaturahmi dengan H. Rahmat Hidayat Djati, M.IP., (Kang Toleng)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi, Forum Pemred Komite Percepatan Pemekaran Daerah Otonom Baru (KPP DOB) Cikampek menggelar Kopdar (kopi darat) yang diselenggarakan di Lantai ll Kantor DPC PKB Kabupaten Karawang, tepatnya di Jl. RA. Kartini No. 12, Kelurahan Karang Pawitan, Karawang. Sabtu (20/1/24).

Kegiatan tersebut terselenggara dan didukung penuh oleh H. Rahmat Hidayat Djati, M.IP., yang merupakan Ketua dari KPP DOB, dan didampingi oleh Ricky Sofyan, SE., selaku Sekjend dari DPC PKB Kabupaten Karawang, serta perwakilan beberapa Pimpinan Redaksi dari beberapa media online yang tergabung dalam Forum Pemred KPP DOB Cikampek.

Dalam kesempatannya, H. Rahmat Hidayat Djati menyampaikan bahwa peran serta media dalam mendorong percepatan sangatlah penting, mengingat bahwa pemekaran merupakan sebuah kebutuhan dalam percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian.

"Peran serta sahabat media ini saya rasa sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan melalui pemekaran. Apalagi pemekaran ini merupakan sebuah kebutuhan bagi masyarakat yang membutuhkan pemerataan pembangunan untuk menunjang peningkatan perekonomian," ungkap pria yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kang Toleng tersebut.

Foto suasana saat berdiskusi dalam silaturahmi

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa digelarnya kegiatan kopi darat ini merupakan ajang silaturahmi yang dikemas dengan diskusi ringan, dalam rangka memperluas pengetahuan dan mengetahui sejauh mana perkembangan rencana pemekaran dalam kacamata para jurnalis.

Selain itu, Pria yang akan digadang-gadang menjadi Calon Bupati Karawang tersebut juga berharap agar kekompakan dan silaturahmi yang terbentuk lewat Forum Pemred KPP DOB, dapat selalu terjalin lebih erat.

Sementara itu, Yanto Mulyana selaku Koordinator Forum Pemred KPP DOB mengapresiasi atas support dari Kang Toleng yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh kegiatan silaturahmi yang digelar tersebut.

"Saya selaku Koordinator mengucapkan banyak terimakasih dan sangat mengapresiasi Kang Toleng sekalu Ketua KPP DOB, yang telah mendukung penuh hingga terlaksananya acara silaturahmi ini," ucapnya.

Usai diskusi santai dan ngopi bersama, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan ditutup dengan do'a dan foto bersama. (Nunu)*

IMG-20240119-WA0032

Dikonfirmasi Terkait Dugaan Adanya Tumpang Tindih Anggaran Realisasi Fisik Dana Desa, Kades Banyuasih Malah Catut Nama Ketua PERADI Karawang

Papan informasi realisisasi pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Pekerjaan Pembangunan / Pengerasan Akses Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Banyuasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang yang didanai dari Dana Desa Tahun 2023 diduga terdapat tumpang tindih anggaran dengan pekerjaan serupa yang bersumber dana dari Aspirasi Anggota Dewan.

Pasalnya, terdapat kesamaan lokasi serta dugaan ketidaksesuaian yang menimbulkan kejanggalan dari hasil pekerjaan keduanya.

Diketahui, Pengerasan Jalan Usaha Tani yang diselenggarakan dan didanai dari Dana Desa Tahun 2023 dalam papan informasi tertulis 246 x 3.0 x 0.20 M, namun dalam pelaksanaannya informasi yang didapat oleh awak media, diduga hanya direalisasikan sepanjang 50 M saja, untuk kemudian realisasinya dilanjutkan dengan pengerasan dari bantuan Aspirasi Anggota Dewan.

Hal tersebut membuat Y (inisial) selaku warga Banyusari mencurigai adanya Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) pelaksanaan realisasi DD Tahun 2023 fiktif yang dibuat oleh Kades Banyuasih.

"Palingan itu 50 Meter saja realisasinya Pak, sisanya kan dari Aspirasi Dewan, saya curiga itu SPJ pelaksanaan realisasi DD nya fiktif," ungkap Y kepada Jendela Jurnalis.

Sementara itu, Jendela Jurnalis kemudian mengonfirmasikan adanya dugaan tersebut kepada RS (inisial) selaku Kepala Desa Banyuasih. Namun dalam keterangannya, RS menjelaskan bahwa dugaan tersebut tidak benar.

"Tidak Pak, itu salah duga, bahkan dilebihi Pak panjangnya. Senin aja ketemu saya, sekarang saya di Jawa,
nanti boleh cek bersama, saya tunggu hari Senin," timpalnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Aplikasi WhatsApp. Kamis (18/1/24).

Namun, ketika ditanyakan terkait adanya lanjutan pekerjaan yang didanai dari Aspirasi Dewan, dirinya tidak menampik hal tersebut, dan mengakui bahwa dirinya yang menyuruh untuk melanjutkannya setelah pekerjaan dari DD selesai.

Lebih lanjut, usai mendapatkan konfirmasi, Jendela Jurnalis mendapatkan pesan tambahan dari RS yang malah mencatut nama salah satu pengacara terkenal di Karawang.

"Iya siap terimakasih banyak Pak,
karena Bapak mah mungkin dari pelapor,
tadi sudah saya ser (share-red) juga ke Pak Askun, ada teman media yang baik, ada berita konfir dulu ke saya. Nuhun Bapak," tutupnya.

Hal tersebut sontak membuat Jendela Jurnalis yang sedari awal hanya sedang melakukan konfirmasi terkait dugaan adanya tumpang tindih anggaran merasa heran. Dengan mengirim pesan seperti itu, membuat Jendela Jurnalis melanjutkan pencarian informasi kepada nama yang disebutkan oleh Kades Banyuasih terkait apa korelasinya antara dirinya dengan salah satu pangacara yang ia sebutkan tersebut.

Namun anehnya, saat Jendela Jurnalis melakukan konfirmasi kepada Asep Agustian, SH.,MH., atau yang lebih akrab disapa Askun untuk mempertanyakan korelasi dirinya dengan Kades tersebut, Askun malah menjawab bahwa dirinya tidak mengenal Kades tersebut.

"Saya gak kenal kang," ucap Askun yang juga merupakan Ketua DPC dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kabupaten Karawang tersebut. (Pri)*

IMG-20240119-WA0027

Miris! Baru Hitungan Bulan, Bangunan Liar Sepanjang Area Sungai PJT Rengasdengklok Bertebaran Didepan Desa Pisang Sambo

Bangunan liar sepanjang area sungai

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Program Normalisasi sungai yang di laksanakan oleh PJT Rengasdengklok dan pembongkaran bangunan liar di sepanjang area sungai telah di lakukan pada tahun 2023 kemarin di wilayah Karawang Utara khususnya wilayah kecamatan tirtajaya dengan berjalan sukses dan lancar.

Akan tetapi, belum juga sampai berbulan-bulan, bangun liar bermunculan di wilayah Desa Pisang Sambo, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Jumat (19/01/24).

Lebih mirisnya, berdasar hasil dari pantauan awak media jendralnews.co.id, bangunan liar terlihat di depan Desa Pisang Sambo yang notabene dekat dengan kantor pemerintahan desa.

Padahal, seharusnya pemerintah desa tersebut melakukan edukasi dan pemahaman kepada warga masyarakat yang akan membangun bangunan liar berbentuk warung, jika di sepanjang area sungai tersebut tidak boleh di bangun atau di buat warung-warung, tentunya akan tercipta keindahan dan kenyamanan area pengairan.

Sebelumnya, PJT dan pihak kecamatan akan memberikan sanksi bila mana ada warga masyarakat yang mendirikan bangunan liar atau warung di sepanjang area pinggiran sungai di wilayah sungai Tirtajaya. Artinya, dengan adanya bangunan tersebut diduga para muspika dan stakeholder terkait tidak melakukan dan melaksanakan edukasi kepada pemerintah desa yang ada di Tirtajaya, karena baru hitungan bulan lamanya, warung-warung liar sudah berdiri.

Dengan adanya hal tersebut, sebagai kontrol sosial berharap pihak-pihak terkait dalam hal ini PJT Rengasdengklok untuk bisa segera melakukan pengecekan ke lapangan dan melaksanakan pembongkaran pada warung yang saat ini berdiri di depan Kantor Desa Pisang Sambo.

Selain itu, untuk pihak kecamatan dalam hal ini Camat Tirtajaya, diharapkan melakunan penindakan tegas terhadap warga masyarakat dan pemerintah desa yang tidak memberikan informasi kepada warga masyarakat, bahwasanya di sepanjang area sungai tidak boleh mendirikan bangunan liar atau warung-warung dan pihak desa pun membiar kan warung-warung berdiri di depan Kantor Desa Pisang Sambo. (Red/Rey/NN)*

IMG-20240119-WA0026

Desa Kutakarya Butuhkan Perhatian Serius dari Program Pembangunan

Kondisi lingkungan di Desa Kutakarya

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Program pembangunan untuk kemajuan desa adalah salah satu target dan tugas bersama sama, bukan hanya terpaku terhadap pemerintah desa semata. Tanpa adanya dukungan dan support dari Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten, Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Pusat, desa tidak akan pernah berkembang.

Terkait dengan hal tersebut, Heri Pramika yang biasa di sapa dengan panggilan Kang Heri Bamuswari dan termasuk salah satu tokoh pemuda wilayah dan aktif di beberapa keorganisasian, dimana salah satunya di Organisasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I DPD KARAWANG) yang ada di Desa Kutakarya, Dusun Kedungmundu, RT 012/004, Kecamatan Kutawaluya, Karawang menyampaikan harapannya agar di Tahun Anggaran 2024 Desa Kutakarya bisa dibantu terkait dengan hotmix jalan yang ada di depan Desa Kutakarya sepanjang 160 meter dengan lebar 5 meter yang belum di hotmix.

"Saya berharap karena ini masuk di wilayah UPTD PUPR Telagasari, maka berharap pihak UPTD Telagasari bisa segara membantu realisasi perbaikan jalan di Kutakarya," ungkapnya.

Selain Hotmix jalan, Heri pun berharap adanya bantuan program pemasangan saluran air di samping jalan kurang lebih sepanjang 400 X 2 meter kiri dan kanan.

"Kenapa harus di pasang saluran air? karena saat musim penghujan akses jalan tersebut tergenang air dan air tidak mengalir dengan baik karena tidak adanya saluran air di samping jalan," jelasnya.

Terkait hal tersebut, dirinya meminta kepada pemerintahan tingkat kecamatan untuk bisa membantu dukungan kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten, Dinas PUPR agar di TA 2024 program pembangunan di Desa Kutakarya bisa terealisasi.

"Selain Dinas PUPR Karawang, kami juga berharap Pihak Kecamatan Kutawaluya membantu dan mendorong agar di Desa Kutakarya ini bisa di realisasikan pemasangan penerangan lampu PJU di sepanjang jalan Desa Kutakarya yang memang saat ini penerangan jalan sangat kurang di wilayah Desa Kutakarya," tambahnya.

Heri juga menerangkan bahwa sepanjang jalan tersebut cukup lumayan gelap, padahal disana ada gardu induk PLN. tapi pada nyatanya akses jalan sepanjang Desa Kutakarya masih banyak yang belum di pasangkan PJU.

"Maka dari itu, atas nama warga masyarakat setempat, kami berharap pihak Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten bisa lebih memprioritaskan Desa Kutakarya dalam program tersebut," harapnya. (Reynaldi)*

IMG-20240113-WA0041

Gelar Sedekah Bumi, Bentuk Syukur Pemdes dan Warga Desa Pancakarya Atas Keberkahan Hasil Bumi

Kades Pancakarya dalam acara hajat bumi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Acara hajat bumi atau sedekah bumi merupakan kegiatan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Karawang. Bahkan, kegiatan perayaannya sering dilakukan di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Karawang, khususnya bagi wilayah yang merupakan zona pertanian.

Dalam kehidupan masyarakat Jawa, upacara hajat bumi atau sedekah bumi memiliki banyak pesan moral dan budaya untuk dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, upacara hajat bumi atau sedekah bumi memiliki makna tersendiri, yakni sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta Alam Allah SWT atas apa yang diperoleh.

Hari ini, Pemerintah Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang tengah menggelar kegiatan tersebut dalam rangka tasyakuran hasil bumi masyarakat Desa Pancakarya. Kegiatan tersebut diggelar dengan mengusung tema "Ngawangun Desa Lewat Budaya. Sabtu (13/1/24).

Gelaran acara hajat bumi atau sedekah bumi yang dilaksanakan oleh Pemdes Pancakarya tersebut diketahui akan berlangsung selama dua hari kedepan, dengan di isi oleh beberapa kegiatan perlombaan seni dan budaya yang di tampilkan oleh masyarakat Desa Pancakarya mulai dari kirab gunungan, iring-iringan kuda, festival musik lesung, drum band, musik tradisional, kesenian tradisional topeng banjet oleh grup Sinar Pusaka Warna (Bah Pendul), ajang kesenian angklung, baritan, cukur gratis, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain acara bertajuk budaya, panitia juga menyiapkan santunan bagi anak yatim dan piatu dan kegiatan keagamaan doa bersama (Istigosah).

Kantor Desa Pancakarya

Saat ditemui awak media di sela kegiatan, Kepala Desa Pancakarya H. Asep Sugianto, SH., mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga atas limpahan rizqi yang di berikan oleh Allah SWT. Selain itu, pihaknya juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Desa Pancakarya yang antusias memberikan dukungan dan partisipasinya.

"Sedekah bumi yang di laksanakan ini bertema 'Ngawangun Desa Lewat Budaya' bertujuan untuk ngamumule budaya, mempererat tali silaturahmi dan kerukunan antar warga Desa Pancakarya khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya," ucapnya.

"Selain itu, ungkapan rasa syukur, tasyakur bi'nikmat terhadap hasil bumi atau panen warga petani yang diharapkan ke depan bisa lebih makmur dan subur. Kemudian dalam seni dan budayanya yang tak terlupakan oleh generasi milenial semoga lebih hidup dan lebih berkembang lagi, dan diharapkan budaya gotong-royong, gawe bareng nu rancage serta kekompakan dan kesolidan di kalangan warga, terutama warga tani dapat terus dilestarikan dan ditingkatkan lagi," tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar di masa mendatang masyarakat Desa Pancakarya bisa lebih hidup sejahtera, khususnya bagi warganya yang mayoritas sebagai petani.

"Semoga hasil buminya diberikan yang lebih maksimal dan keberkahan oleh Alaah SWT, Aamiiin Ya Robbal alamin," tutupnya. (Red/Rey/Her)*

IMG-20240105-WA0028

Dinas PUPR Karawang Diminta Cek Kondisi Proyek Pembangunan gedung PAUD Pelangi Yang Diduga Mangkrak

PAUD Pelangi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta turun ke lokasi untuk mengecek semua kondisi pembangunan Gedung PAUD Pelangi untuk mengetahui apakah sudah sesuai RAB atau belum? Jangan mau terima informasi dari rekanan yang belum tentu benar.

Hal itu diungkapkan A (inisial) Masyarakat setempat yang ikut menyikapi terkait dugaan mangkraknya pekerjaan proyek pembangunan Gedung PAUD Pelangi yang berlokasi di Dusun Bojong Karya, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok. Jumat. (05/01/24).

"Apabila sudah selesai, mengapa masih dikerjakan? padahal waktunya hari kalendernya sudah melewati batas, itu kan proyek SPK nya harus selesai bulan Desember 2023 sesuai dokumen kontrak," ungkapnya.

Menurut A, pembangunan Gedung PAUD Pelangi tersebut dibiayai dari dana APBD Tahun anggaran 2023 dengan nominal milyaran lebih itu diduga mangkrak, Padahal, kontruksi belum maksimal, buktinya sekarang belum diserah terimakan kepada Ketua PAUD Pelangi dan bangunannya masih dikerjakan.

“Apa itu bukan pelanggaran? atau memang semua ada kongkalingkong antar pengawas dan rekananan?," ucap A dengan nada heran.

A juga menegaskan, bahea dirinya saat ini tengah mengumpulkan bukti, terkait kenapa bisa lolos di DPKAD, padahal pekerjaan belum tuntas, dan kenapa pengawas PUPR mau menandatangani BA.

"Itu kami akan bersurat ke Kejari Karawang, agar dapat digali lebih jauh apakah ada unsur korupsinya atau tidak, agar menjandi efek jera bagi para rekanan, termasuk melaporkan hal ini ke LKKP, bila terbukti blacklist aja CV nya," tegasnya.

Sementara itu, Masyarakat setempat yang enggan menyebutkan namanya mengaku bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan pihak pekerja, agar segera menyelesaikan pembangunan Gedung PAUD Pelangi sesuai waktu kalender yang sudah ditetapkan.

"Namun entah apa yang menjadi kendala, hingga saat ini bangunan tersebut belum diserah terimakan," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana atau kontraktor pekerjaan Pembangunan Gedung PAUD Pelangi belum dapat dikonfirmasi. (Red)*

IMG-20240103-WA0004

Pengurus IWO Indonesia DPD Karawang Pecut Program Kerja Untuk Tahun 2024

Pengurus IWOI DPD Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Bertempat di Teras Coffee Rengasdengklok Karawang, Jerri selaku Wakil Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) DPD Karawang melakukan pertemuan dengan pengurus dan anggota IWO Indonesia Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang Utara, guna melaksanakan koordinasi membahas terkait program kerja di tahun 2024, Senin (1/01/2024).

Dalam kunjunganya tersebut, Jerri selaku Wakil Ketua IWO Indonesia DPD Karawang di dampingi oleh Ketua Koordinator Bidang Multimedia dan Komunikasi tersebut adalah untuk bersilaturahmi dengan seluruh pengurus dan anggota IWO Indonesia Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang Utara guna menjaga kekompakan kesolidan antar sesama pengurus yang ada di DPD maupun pengurus di Koordinator Wilayah (Korwil).

Jerri selaku Wakil Ketua IWO Indonesia DPD Karawang menyebut bahwa kunjungan yang di lakukanya itu adalah untuk memberikan motivasi dan dukungan dalam pergerakan roda organisasi kedepan terkait program-program kerja dan tugas yang sudah di bahas dalam Rakerda.

"Kunjungan yang kami lakukan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan para pengurus IWO Indonesa Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang Utara, hal ini juga untuk memberikan motivasi dan dorongan serta dukungan agar hubungan antara pimpinan dengn seluruh jajaran pengurus yang tergabung di dalam wadah organisasi IWO Indonesia DPD Karawang lebih dekat, lebih solid dan lebih kompak lagi kedepan dalam melaksanakan program-program kerja dan tugas yang sudah di bahas pada saat Rakerda," ucapnya.

"Saya berharap dengan sudah terbentuknya kepengurusan IWO Indonesia DPD Karawang saat ini kedepan bisa lebih solid, mampu bekerjasama dengan terus melakukan koordinasi dan komunikasi satu dengan yang lain, agar perkembangan-perkembangan program dan progres kerja serta tugas di masing-masing pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) bisa termonitor dengan baik," tandasnya.

Sementara itu Ifan Setiawan selaku Wakil Ketua IWO Indonesia Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang Utara membenarkan dengan apa yang di sampaikan oleh Jerri selaku Wakil Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, menueutnya hal itu memang perlu di lakukan.

"Saya sebagai Wakil Ketua IWO Indonesia Korwil Karawang Utara sangat setuju dengan apa yang di sampaikan oleh pak Jerri. Kerjasama dan sinergitas dengan berbagai intansi dan rekanan pengusaha ataupun kontraktor itu harus di jalin, hal ini jelas termasuk ke dalam program-program kerja serta tugas yang di sampaikan. Kenapa hal ini perlu di lakukan? Pertama, agar keberadaan IWO Indonesia DPD Karawang di akui secara lebih luas, artinya bukan hanya di instansi pemerintahan saja akan tetapi di semua kalangan bahwa IWO Indonesia merupakan organisasi Pers yang membingbing anggotanya agar menjadi wartawan sejati dan profesional dengan selalu mengedapan kode etik dan asas praduga, serta mejungjung tinggi aturan yang tertuang di dalam UU Pers," ungkapnya. (Reynaldi)*

IMG-20240101-WA0035

Polsek Pedes Berikan Keamanan di Tempat Obyek Wisata Pantai Samudera Baru

Pos Pam Wisata Samudera Baru

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Polsek pedes polres karawang polda Jawa barat Aipda Tri Prastowo Brigadir Muh johan, anggota Polsek pedes satpolair Bripka sudarajat, dan anggota sambang dan silatuhrahmi ke ke masyarakat wilayah hukum Polsek pedes iakni dipantai sungaibuntu, pada hari ini Sabtu Tanggal 01 Januari 2024, selain sambang ke masyarakat bersama koramil pedes dan satpolair. Polsek Pedes. mereka juga Laksanakan sambang ke para tokoh masyarakat dan tempat tempat yang dianggap rawan serta objek-objek vital.

"Saya bersama Anggota Koramil pedes dan satpolair polres karawang mengajak kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam meningkatkan keamanan dan antisipasi pengawasan kejahtan di Dusun sungaibuntu RT 002/003 Desa sungaibuntu kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berlibur ke pantai agar anak anaknya di samping saat berenang, karena Bapak kapolres Karawang Akbp Wirdhanto hadicaksono memerangi tindak kejahatan di kabupaten Karawang" ujarnya Aipda Tri

"Mari kita bersama-sama untuk menjaga keamanan masyarakat Dusun Karangjati RT 002/003 Desa sungaibuntu kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, saat saya Sambangi ke masyarakat bersama Koramil pedes berdialog bersama masyarakat dan Serma agus memberikan himbauan kepada Masyarakat agar waspada adanya tindakan kejahtan, dan mengajak kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan di tempat tinggal nya, kegiatan ini pula perintah bapak Kapolres Karawang Akbp Wirdhanto hadicaksono kepada bapak kapolsek pedes Akp Marsad SH MH, untuk menjaga silaturahmi dengan Koramil pedes dan terus tingkatkan keamanan" Tambahnya Aipda Tri

Kegiatan sambang dan dialogis ke masyarakat bersama Koramil pedes Polairud Polres Karawang, dan Polsek pedes dan disamabut baik oleh masyarakat wilayah hukum Polsek Pedes. (Rey)*

IMG-20240101-WA0034

Patroli Dini Hari Anggota Polsek Pedes Polres Karawang Keliling Wilayah Kecamatan Pedes

Kegiatan Patroli

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Anggota polsek Pedes Polres Karawang Polda Jabar. Aipda Tri. Bripka Johan, Melaksanakan Patroli prekat dan sambang dialogis tentang tindak Pidana Perdagangan Orang TPPO dan waspada gank Motor ke Desa Bnda ke VIIsungaibuntu Kecamatan pedes. Mengajak kepada tokoh-tokoh masyarakat, untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kejahtan di malam hari.

Dalam kegiatan ini anggota Polsek pedes, Sambangi Masyarakat antisipasi kejahtan C3 Pada Senin Tanggal 01 Januari 2024 pada dini hari Menghimbau tokoh masyarakat dan pemuda untuk meningkatkan keamanan Ronda malam, ini semua untuk menjaga keamanan masyarakat

"Kami Polsek pedes Selain sambang dan dialogis kami himbau juga masyarakat, agar bersama Polsek pedes menjaga Kejahtan dari TPP0, ayo kita meningkatkan Keamanan warga masyarakat, himbau juga waspada C3, tindak Pidana Perdagangan Orang, saya ajak kepada masyarakat dan perangkat Desa untuk meningkatkan Kamtibmas dan pengawasan terhadap lingkungan sekitar" Ucapnya Aipda Tri

Warga Masyarakat wilayah hukum Polsek pedes mengucapkan terimakasih kepada anggota polsek pedes. Yang sudah memberikan himbauan kepada kami sehingga kami dapat Menjaga Keamanan

"Kami Ucapkan terimkasih bapak kapolsek pedes Akp Marsad dan tak lupa bapak Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto hadicaksono yang sudah memerintahkan Anggota polsek pedes Aipda Tri Prastowo. Bripka Johan Sofala, memberikan Keamanan bagi warga Desa Kecamatan Pedes, dengan adanya program CAKEP. Alhamdulilah Desa kami terhindar dari tindak Pidana Perdagangan Orang dan Desa kami menjadi aman, terhindar dari kejahtan, semoga polsek pedes Polres karawang semua anggota nya di berikan kesehatan" Tutupnya tokoh masyarakat Desa Payungsari Kecamatan Pedes. (Rey)

IMG-20231231-WA0010

Diduga Tanpa Papan Informasi, Proyek Normalisasi Saluran Irigasi Blok Cigaron di Desa Kutakarya Tetap Dikerjakan

Foto kegiatan pekerjaan normalisasi

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR -
Penanganan banjir salah satunya dengan dilakukan Normalisasi. Cara ini dapat di lakukan hampir pada seluruh sungai di bagian hilir, dan ini merupakan program pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Minggu (31/12/23).

Pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah tentunya harus diawasi, begitupun proyek Normalisasi perlu adanya pengawasan oleh masyarakat maupun dinas terkait agar dalam pekerjaannya dapat berjalan dengan benar dan maksimal. Disampingi itu juga harus transfaran dalam hal besaran dan penggunaan anggaran, nama CV, Nomor Kontrak, Volume Pekerjaan.

Lain halnya dengan proyek Normalisasi saluran Irigasi Blok Cigaron yang berada di wilayah Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang pada saat wartawan mendatangi lokasi tidak menemukan papan informasi proyek yang di pasang. Padahal papan informasi itu sendiri sebagai wujud tranfransi bagi khalayak umum. Yang ada hanya operator beko, ketika ditanya siapa pelaksana proyek Normalisasi tersebut, operator menjawab, “ Pak Rawing aja. Soal papan proyek tidak tahu,” katanya,

Padahal kewajiban memasang papan proyek tertuang dalam peraturan presiden (perpres )No 54 tahun 2010 dan perpres No 70 tahun 2012. Permen No 12 tahun 2014 tentang pembangunan drainase kota Insfaktuktur jalan dan proyek irigasi. Juga undang undang No 14 tahun 2008 tentang (KIP) Keterbukaan Informasi Publik.

Regulasi ini mengatur pekerjaan bangunan pisik yang dibiayai oleh Negara wajib memasang papan proyek, karena didalam papan informasi memuat jenis kegiatan proyek, Nomor kontrak, waktu pelaksanaan, besar anggaran, volume pekerjaan.

Papan informasi proyek harus mulai dipasang sejak awal pekerjaan mulai dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana atau kontraktor pekerjaan normalisasi Blok Cigaron belum dapat dikonfirmasi.(Red)*