Jendela Berita

WhatsApp Image 2026-04-26 at 19.56.08

LDD KAJ Dorong Aksi Nyata: Penyerahan Batu Pemecah Ombak pada Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)

Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD KAJ) menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan melalui kegiatan penyerahan batu pemecah ombak di wilayah pesisir Muara Bungin, pada Minggu (26/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan LDD KAJ dalam membangun ketangguhan masyarakat pesisir terhadap ancaman abrasi, sekaligus sebagai implementasi kepedulian terhadap alam ciptaan. Melalui kolaborasi bersama paroki-paroki, LDD KAJ menginisiasi dan menggerakkan bantuan yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

Adapun bantuan batu pemecah ombak ini berasal dari partisipasi tiga paroki yang terlibat aktif dalam gerakan LDD KAJ, yaitu Paroki Pluit, Paroki Kosambi Baru, dan Paroki Satora. Kehadiran paroki-paroki ini menjadi bukti nyata sinergi antara LDD KAJ dan umat dalam menjalankan misi kemanusiaan serta pelayanan sosial.

Direktur LDD KAJ, Romo Adrianus Suyadi, SJ, hadir langsung di lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat dan para relawan. Dalam keterangannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas paroki dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Sobat-sobat, saya sedang berada di Muara Bungin bersama dengan perwakilan dari Paroki Pluit. Di sini ada tiga paroki yang berkontribusi: Paroki Kosambi Baru, Paroki Satora, dan Paroki Pluit. Ayo, sekarang paroki mana lagi yang mau bergabung dengan kita semua.

Ini semua adalah warga Muara Bungin yang selalu kerja bakti kalau mendapatkan bantuan dari sobat-sobat LDD semuanya. Ayo kita gotong royong, mari paroki-paroki lain bergabung dengan warga masyarakat Muara Bungin. Mereka adalah relawan tangguh Kampung Bungin.

Di sana itu dulu adalah rumah bapak-bapak, yang ada menara. Bekas rumah ini juga, kita berada di bekas rumah. Nanti kalau batunya sudah tinggi, kemudian di sini akan ditanam mangrove sehingga menjadi pagar untuk menahan abrasi, seperti yang ada di sana yang sudah ditanami mangrove.

Ya, kita solidaritas. Salam tangguh. Tahun ini bertema kepedulian pada alam ciptaan, dan inilah secara nyata kita bisa mewujudkan aksi nyata kita bersama-sama warga Kampung Bungin untuk merawat laut, merawat pantai. Dan kemudian bapak-bapak ini kan nelayan, kalau pantainya tidak terawat pasti tidak akan mendapatkan nafkah.

Mari kita gotong royong untuk kebaikan bersama. Salam bela rasa, salam tangguh.”

Ketua RTKB, Pak Rodin, juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif LDD KAJ beserta paroki yang terlibat.

“Terima kasih atas partisipasi kepada paroki, mudah-mudahan ini bisa menjadi kebaikan,” ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di area yang sebelumnya merupakan permukiman warga yang terdampak abrasi. Kondisi tersebut menjadi pengingat nyata akan pentingnya upaya mitigasi bencana. Dengan adanya bantuan batu pemecah ombak yang diinisiasi oleh LDD KAJ, diharapkan dapat mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam wilayah pesisir.

Tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, LDD KAJ juga mendorong langkah berkelanjutan melalui rencana penanaman mangrove sebagai benteng alami penahan abrasi.

Warga Muara Bungin yang tergabung dalam Relawan Tangguh Kampung Bungin dikenal aktif, tangguh, dan selalu siap bergotong royong dalam setiap kegiatan.

Melalui kegiatan ini, LDD KAJ kembali mengajak seluruh paroki dan elemen masyarakat untuk terlibat dalam aksi nyata kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Semangat solidaritas, bela rasa, dan gotong royong menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bergabung bersama LDD KAJ dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap bencana.

Salam bela rasa, salam tangguh.

1000163821

Calon BPD Desa Pantai Bakti Gaungkan Independensi dan Keberpihakan pada Rakyat

Jendela Jurnalis, BEKASI JABAR - Kontestasi pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pantai Bakti mulai memunculkan berbagai sosok yang siap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Salah satu yang menyita perhatian adalah Reydo Casyo Febrianto, yang akrab disapa Ramadan atau Madan. Kamis (23/04/2026)

Madan tampil dengan pesan yang cukup tajam dan berbeda dibandingkan dengan calon lainnya. Ia menegaskan bahwa dirinya maju bukan untuk menjadi alat kepentingan pihak tertentu, melainkan untuk memperjuangkan suara masyarakat secara jujur dan independen.

Dalam pesan kampanyenya, Madan menyampaikan pernyataan tegas yang langsung menyentuh persoalan yang sering menjadi sorotan dalam pemilihan di tingkat desa.

“Saya bukan wayang. Tidak ada yang bisa mengendalikan saya demi kepentingannya. Rakyat maju, saya di belakang,” tegas Madan.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran sikapnya bahwa jabatan BPD bukan sekadar posisi formal, tetapi amanah untuk mengawal aspirasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan desa.

Tak hanya itu, Madan juga secara terbuka menyinggung praktik politik uang yang menurutnya masih menjadi penyakit dalam proses demokrasi di tingkat bawah. Ia menilai praktik tersebut hanya akan melahirkan pemimpin yang tidak berpihak pada rakyat.

“Politik uang hanya menjadikan maling,” ujarnya.

Menurutnya, ketika suara masyarakat dibeli dengan uang, maka setelah terpilih seseorang cenderung akan mencari cara untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan. Hal tersebut pada akhirnya justru merugikan masyarakat dan membuka peluang penyimpangan.

Karena itu, Madan mengajak masyarakat Desa Pantai Bakti untuk tidak mudah tergoda dengan praktik politik uang dan lebih melihat komitmen serta integritas calon yang maju.

Ia menegaskan bahwa BPD memiliki peran penting sebagai lembaga yang mewakili masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan desa agar tetap transparan dan berpihak kepada warga.

Dengan slogan “Rakyat Maju, Saya di Belakang,” Madan ingin menunjukkan bahwa dirinya tidak ingin berada di depan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan berdiri bersama masyarakat untuk mendorong kemajuan Desa Pantai Bakti.

Kontestasi pemilihan BPD Desa Pantai Bakti pun diharapkan menjadi momentum lahirnya wakil rakyat desa yang berani, jujur, dan tidak mudah dikendalikan oleh kepentingan tertentu. Sikap tegas yang disampaikan Madan menjadi salah satu warna baru dalam dinamika pemilihan BPD di wilayah tersebut.

1000160906

Calon BPD Keterwakilan Perempuan, Fitri Padilah Siap Wujudkan BPD Aktif dan Transparan

Jendela Jurnalis BEKASI, JABAR – Sosok muda kembali meramaikan bursa pencalonan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Lenggahjaya. Fitri Padilah maju sebagai calon BPD dari keterwakilan perempuan dengan membawa semangat perubahan serta komitmen untuk memperkuat peran BPD sebagai lembaga yang aktif, transparan, dan dekat dengan masyarakat. Senin (20/04/2026)

Dengan mengusung semangat “Muda Berani Melayani”, Fitri Padilah menyatakan kesiapannya untuk menjalankan fungsi BPD sebagai wadah aspirasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah desa dalam membangun desa yang lebih maju.

Menurut Fitri, kehadiran perempuan dalam BPD sangat penting untuk memastikan berbagai aspirasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dapat tersampaikan dan diperjuangkan melalui musyawarah desa.

“Saya siap mewujudkan BPD yang aktif, transparan, dan mengedepankan musyawarah. BPD juga harus menjadi pendengar yang baik serta jembatan aspirasi masyarakat, khususnya perempuan, demi kemajuan Desa Lenggahjaya,” ujar Fitri Padilah.

Ia juga menegaskan bahwa semangat pengabdian menjadi dasar utama dirinya maju dalam pencalonan BPD. Baginya, pembangunan desa tidak hanya tentang program, tetapi juga tentang kepedulian dan kerja nyata untuk masyarakat.

Dengan mengusung slogan “Bekerja dengan Hati, Membangun Desa Mandiri”, Fitri berharap masyarakat Desa Lenggahjaya dapat memberikan doa dan dukungan agar dirinya bisa mengemban amanah sebagai anggota BPD dan berkontribusi dalam pembangunan desa.

Partisipasi generasi muda dan keterwakilan perempuan dalam BPD diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa demi kemajuan Desa Lenggahjaya ke depan.

1000161678

Dedi Wiyanto, ST Maju Sebagai Calon BPD Desa Pantai Bakti Dusun 1, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pantai Bakti periode 2026–2034 mulai menjadi perhatian masyarakat. Salah satu kandidat dari Dusun 1 yang maju dalam pencalonan adalah Dedi Wiyanto, ST, sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan pemberdayaan masyarakat di desa. Sabtu (18/04/2026)

Dedi Wiyanto bukan nama baru di tengah masyarakat. Saat ini ia masih menjabat sebagai Ketua KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) dan sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang bergerak dalam pengembangan potensi desa serta pemberdayaan masyarakat.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Dedi untuk maju sebagai calon anggota BPD dari Dusun 1. Menurutnya, BPD memiliki peran penting sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dengan pemerintah desa.

“Saya maju bukan sekadar untuk menjadi wakil masyarakat di BPD, tetapi untuk memastikan aspirasi warga benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan. Pengalaman saya di berbagai organisasi menjadi modal untuk bekerja secara terbuka dan profesional,” ujar Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya ingin menjalankan tugas secara mandiri dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Saya bukan wayang yang bisa dikendalikan oleh orang lain yang punya kepentingan. Jika dipercaya oleh masyarakat, saya akan bekerja dengan prinsip kejujuran, keberanian, dan mengutamakan kepentingan warga,” tegasnya.

Dedi menambahkan bahwa pembangunan desa harus melibatkan partisipasi masyarakat secara luas, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun pengembangan potensi desa.

“Desa Pantai Bakti memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan baik dan melibatkan masyarakat, saya yakin desa ini bisa berkembang lebih maju dan memberikan manfaat bagi semua warga,” tambahnya.

Dengan pengalaman organisasi yang dimiliki, Dedi Wiyanto berharap dapat membawa semangat kolaborasi, transparansi, serta keberpihakan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas BPD apabila dipercaya oleh warga Dusun 1 pada pemilihan mendatang.

1000160826

Calon BPD Muda Ajak Warga Tampung Aspirasi Masyarakat

Jendela Jurnalis BEKASI, JABAR – Semangat generasi muda mulai terlihat dalam kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Salah satunya datang dari Jenal Buchori, yang maju sebagai Calon BPD Desa Hegarmanah dari Dusun 3. Kamis (16/04/2026)

Dengan mengusung semangat “Saatnya yang muda tampil, mari kita tampung aspirasi masyarakat,” Jenal Buchori menyatakan komitmennya untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa. Ia ingin memastikan suara warga benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan dalam setiap musyawarah desa.

Menurut Jenal, peran BPD sangat penting dalam menjaga keseimbangan pemerintahan desa serta memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat.“Saya ingin menjadi perwakilan yang mendengar, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Desa akan maju jika masyarakatnya terlibat dan didengar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa. Menurutnya, energi dan gagasan baru dari anak muda dapat menjadi kekuatan untuk membawa perubahan yang lebih baik.

Jenal Buchori berharap masyarakat Dusun 3 dapat memberikan doa dan dukungan agar dirinya bisa mengemban amanah sebagai anggota BPD dan bekerja untuk kepentingan bersama.“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Jika diberi kepercayaan, saya siap bekerja dan mengabdi untuk desa,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat, Jenal optimistis Desa Hegarmanah dapat terus berkembang dan menjadi desa yang lebih maju serta aspiratif bagi seluruh warganya.

1000159981

Calon BPD Keterwakilan Perempuan Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Desa Pantai Bakti

Jendela Jurnalis BEKASI, JABAR — Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034 di Desa Pantai Bakti mulai menjadi perhatian masyarakat. Salah satu sosok yang kembali maju adalah Ibu Minah, calon dari keterwakilan perempuan yang dikenal memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam kegiatan kemasyarakatan.

Dengan mengusung semangat “Untuk Pantai Bakti Lebih Maju, Lanjutkan!”, Ibu Minah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi kemajuan desa. Pengalaman sebelumnya dinilai menjadi modal penting untuk menjalankan tugas secara lebih efektif dan profesional.

Dalam berbagai kegiatan masyarakat, Ibu Minah dikenal aktif menyuarakan aspirasi warga, khususnya kaum perempuan. Kehadirannya dalam pencalonan ini juga dianggap sebagai bentuk pentingnya keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.

“Pengabdian kepada masyarakat adalah amanah. Saya ingin terus bekerja secara profesional, menjaga kepercayaan warga, dan memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan,” ujar Ibu Minah.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan transparansi dan kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, BPD memiliki peran penting sebagai jembatan antara pemerintah desa dan warga.

Ibu Minah pun mengajak masyarakat Desa Pantai Bakti untuk bersama-sama menentukan pilihan secara bijak dalam pemilihan mendatang.“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memilih dengan hati nurani. Jika masih diberikan kepercayaan, saya siap melanjutkan pengabdian dengan amanah, profesional, dan penuh tanggung jawab demi Pantai Bakti yang lebih maju,” katanya.

Dengan pengalaman dan komitmen yang dimilikinya, Ibu Minah berharap dapat kembali mendapatkan dukungan masyarakat untuk melanjutkan pengabdian sebagai anggota BPD keterwakilan perempuan periode 2026–2034.

1000051081

Gelar Penertiban di Hari Ketiga, Bidang Tibumtranmas Satpol PP Karawang Berhasil Tertibkan 192 Lapak Pedagang Liar

Dokumentasi penertiban lapak pedagang liar yang dipimpin oleh Acep Supriadi, S.H., S.HI., M.H. selaku Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Masih dengan langkah persuasif dan humanis, Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang terpantau masih melaksanakan kegiatan penertiban lapak atau warung dadakan yang berada di sepanjang jalur Jalan Baru Tanjungpura - Peundeuy. Kamis (2/4/26).

Seperti beberapa hari sebelumnya, penertiban lapak atau warung dadakan disepanjang jalur tersebut tetap dipimpin langsung oleh Acep Supriadi, S.H., S.HI., M.H. selaku Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Karawang dan masih didampingi oleh Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Karawang Tata Suparta, S.Ak.

Dalam kesempatannya, Acep Supriadi menerangkan bahwa penertiban yang diselenggarakan di hari ketiga tersebut, terhitung sudah 192 lapak yang berhasil ditertibkan.

"Selama tiga hari ini, sudah 192 lapak yang dibongkar, dengan rincian sebanyak 105 lapak telah dibongkar mandiri oleh pemiliknya dan ada 87 lapak yang dibongkar oleh Satpol PP," terangnya kepada Jendela Jurnalis. (2/4/26).

Lebih lanjut, Acep menegaskan bahwa masih terdapat sekitar 70 lapak yang masih tersisa.

"Yang 70 lapak lagi akan kita maksimalkan melalui patroli rutin," tegasnya.

Acep berharap, agar para pemilik lapak dapat membongkar secara mandiri dalam waktu dekat, karena keberadaan lapak dadakan di sepanjang Jalan Baru tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum, mengurangi keindahan kota, serta berpotensi menghambat arus lalu lintas karena berdiri di bahu jalan maupun trotoar. (Red)*

1000050515

Dengan Langkah Persuasif dan Humanis, Satpol PP Karawang Tertibkan Lapak Dadakan Pedagang Liar

Acep Supriadi, S.H., S.HI., M.H., )Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kab. Karawang) beserta jajaran Satpol PP Karawang saat melakukan penertiban.

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR – Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan menata kawasan perkotaan agar tetap tertib, aman, serta nyaman bagi masyarakat, Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan penertiban lapak atau warung dadakan yang berada di sepanjang jalur mudik, khususnya di Wilayah Jalan Baru. Selasa (31/3/2026).

Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Acep Supriadi, S.H., S.HI., M.H. selaku Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan didampingi oleh Tata Suparta, S.Ak., selaku Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Karawang.

Sebelum penertiban dilakukan, Satpol PP Karawang telah memberikan surat himbauan kepada para pemilik warung dadakan agar secara mandiri membongkar lapak mereka setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Kami telah menyampaikan surat himbauan kepada para pemilik warung dadakan agar membongkar sendiri lapaknya setelah Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini merupakan upaya persuasif dan humanis sebelum dilakukan tindakan penertiban oleh petugas," ujar Acep.

Lebih lanjut, Acep menjelaskan bahwa keberadaan lapak dadakan di sepanjang Jalan Baru tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum, mengurangi keindahan kota, serta berpotensi menghambat arus lalu lintas karena sebagian berdiri di bahu jalan maupun trotoar.

Dalam pelaksanaan penertiban di hari pertama, Satpol PP turun langsung melaksanakan patroli khusus penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalur arus mudik dan arus balik, yaitu di rute Lampu Merah Peundeuy - Flyover Lamaran dengan langkah tegas namun tetap humanis, demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan para pemudik.

Selain kegiatan penertiban, Acep menuturkan bahwa Bidang Tibumtranmas Satpol PP Kabupaten Karawang juga secara rutin melaksanakan patroli keliling setiap hari, guna mengantisipasi munculnya kembali lapak-lapak liar serta menjaga ketertiban umum di wilayah perkotaan Karawang guna memastikan kondisi wilayah tetap kondusif.

Adapun wilayah patroli tersebut meliputi kawasan Karawang Barat, Karawang Timur serta Telukjambe Timur yang menjadi prioritas pengawasan karena termasuk kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.

Dalam kesempatannya, Satpol PP Kabupaten Karawang juga menghimbau dan menegaskan kepada masyarakat, khususnya para pedagang, agar tidak mendirikan bangunan atau lapak di fasilitas umum tanpa izin. Penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa kegiatan ini bukan semata-mata penindakan, tetapi demi kepentingan bersama dalam menjaga ketertiban dan keindahan Kota Karawang," tegasnya.

Dengan adanya penertiban tersebut, Acep berharap agar kawasan Jalan Baru Karawang dapat kembali tertata rapi, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

"Bukan sekedar berkeliling, Patroli ini juga bertujuan untuk memastikan kenyamanan warga. Karena tertib itu bukan membatasi, tapi melindungi. Agar tercipta Karawang Aman dan perjalanan pun nyaman," pungkasnya. (Red)*

1000147798

URC Setu Cileungsi Sukses Gelar Aksi Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR — Relawan Unit Reaksi Cepat (URC) Setu Cileungsi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan berbagi takjil pada 14 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian URC kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Para relawan URC turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di wilayah Setu Cileungsi menjelang waktu berbuka puasa. Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang melintas.

Koordinator kegiatan URC Setu Cileungsi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat kebersamaan para relawan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa URC tidak hanya bergerak saat keadaan darurat, tetapi juga hadir untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat dan menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat solidaritas dan kekompakan antar relawan URC yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayah Setu, Cileungsi, dan sekitarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, URC Setu Cileungsi berharap dapat terus menjadi bagian dari masyarakat yang selalu siap bergerak, membantu, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

1000145074

URC Cikarang Kembali Bergerak untuk Masyarakat, Gelar Aksi Berbagi Takjil 12 Maret 2026

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR – Komunitas Unit Reaksi Cepat (URC) Cikarang kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat pada 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian URC Cikarang terhadap warga, khususnya di bulan suci Ramadan.

Aksi berbagi takjil ini akan melibatkan para relawan URC Cikarang yang turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, pekerja, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Selama ini URC Cikarang dikenal sebagai komunitas yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Bekasi Raya. Tidak hanya bergerak dalam situasi darurat, URC Cikarang juga konsisten hadir dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, URC Cikarang ingin menebarkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas di tengah masyarakat.

Untuk memperluas manfaat kegiatan ini, URC Cikarang juga mengajak para donatur, pelaku usaha, dan masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam aksi berbagi tersebut. Dukungan dapat diberikan dalam bentuk dana, makanan, maupun bantuan lainnya agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

Dengan semangat kebersamaan, URC Cikarang berharap kegiatan ini dapat menjadi ladang kebaikan serta memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah ini.(RCF)