Jendela Politik

IMG-20241103-WA0025

Kunjungi CKM, Gina Fadlia Swara Disambut Antusias Warga

Gina Fadlia Swara (Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1) bersama Warga CKM

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra Kebun Mas (CKM) untuk mengajak warga CKM untuk memilih pasangan calon 01 yang gemoy dan geulis Acep Gina.

“Titik kunjungan teh Gina di perumahan CKM terdiri dari 8 titik, harapanya jika Acep-Gina insya alloh pembangunan bersama komisi III diantaranya infrasturktur, lingkungan ,perijinan B3 yang menjadi tupoksi komisi III kita percaya pasangan Acep-Gina bisa membuat karawang lebih baik lagi,” ungkap DIS sapaanya, Sabtu (2/10/2024).

Bertempat yang sama, Calon wakil Bupati 01, Gina Fadila Swara menambahkan, Pihkanya merasa sangat senang atas sambutan warga CKM kepada pihaknya bersama dedy indra setiawan cukup baik.

“Tadi kita sudah melakukan sosialisasi dititik pertama dan kedua warga sangat antusias, karena masyarakat sudah mengenal kang dedy indra setiawan yang menjembatani kita untuk datang ke warga CKM,” imbuhnya.

“Kita akan perhatikan warga CKM dari segi infrastrukur, mudah mudahan komunikasi silaturahmi bisa tetap baik dan berlanjut, kita tidak bisa panjang lebar karena kita berpindah lokasi sebanyak 8 titik, untuk visi-misi lebih lanjut bisa dilihat melalui akun facebook Gina fadila Swara,” tandasnya. (red)*

IMG-20241103-WA0026

Jelang Pilkada, Pj Bupati Aceh Barat Himbau Masyarakat Jaga Kerukunan

Kegiatan Safari Subuh

Jendela Jurnalis Meulaboh, ACEH BARAT - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, MSi, mengadakan Safari Subuh di Masjid At-Taqwa, Gampong Keude Aron, Kecamatan Kaway XVI, Minggu (03/11/2024). Dalam kegiatan tersebut, Ia menyampaikan pesan terkait Pilkada yang semakin mendekat, yang menurutnya berpotensi memicu perpecahan di masyarakat.

Azwardi mengimbau masyarakat untuk menjaga kekompakan, rasa kekeluargaan, dan semangat kebersamaan di tengah proses demokrasi. "Pesta demokrasi ini seharusnya dirayakan dengan suka cita, seperti sebuah pesta. Jangan sampai perbedaan pilihan politik menyebabkan keretakan hubungan antar keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan seperti Safari Subuh berjamaah sebagai sarana memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran kepala-kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) pada kegiatan ini, menurut Azwardi, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan untuk mewujudkan keharmonisan di masyarakat, katanya menambahkan.

"Menjaga ketertiban dan keamanan selama pesta demokrasi ini adalah tanggung jawab bersama. Siapapun yang terpilih nanti, dialah pemimpin kita. Mari kita sikapi hasil Pilkada dengan bijak dan tetap menjaga kerukunan," tutup Azwardi.(Muhibbul Jamil)*

IMG-20241102-WA0022

Bustami Hamzah – Fadhil Rahmi Tampil Lebih Substantif di Debat Kedua Cagub – Cawagub Aceh

Pasangan Cagub - Cawagub Aceh saat berada dalam acara debat

Jendela Jurnalis Banda Aceh, ACEH - Debat kedua Cagub dan Cawagub Provinsi Aceh yang diselenggarakan oleh KIP pada jumat malam 1 November 2024 lalu menampilkan gagasan ide yang tinggi yang dibutuhkan oleh rakyat Aceh dalam bidang investasi, iklim usaha, dan tata kelola pemerintahan serta pertanian.

Dalam debat, gagasan ide paslon yang akrab dengan sapaan Om Bus - Syech Fadhil terlihat unggul dalam paparan maupun jawaban dalam pertanyaan pasangan mualem dek Fadh. Beberapa kali di dalam debat terlihat dek Fadh membenarkan apa yang menjadi ide gagasan dari Om Bus Syech Fadhil. Adapun Mualem kelihatan lebih banyak berseloroh dan meninggikan suara dibanding menjelaskan substansi debat dan berulang kali harus dinetralisir dan diperjelas oleh dek Fadh agar tidak bias dalam isi debat.

Adapun beberapa gagasan yang dilahirkan oleh Om Bus Syech Fadhil dalam bidang investasi yaitu membuka seluas-luasnya peluang investasi dengan menghadirkan wajah pemerintahan yang ramah dan menyediakan lahan serta menghapus banyak hambatan tantangan yang membuat investasi tidak jadi didatangkan ke Aceh.

Hal ini patut menjadi perhatian menurut Om Bus agar tampilan Aceh menjadi lebih terbuka bagi investasi yang akan didatangkan dari banyak tempat bukan justru akan membuat para investor lari menjauh dengan banyaknya hambatan yang ada di Aceh seperti pengalaman selama ini.

Sedangkan, dalam bidang pertanian Om Bus Syekh Fadhil juga mengedepankan pentingnya pemanfaatan SDM handal putra-putri Aceh untuk mengelola pertanian bahkan dengan menggunakan teknologi modern di samping penguatan sektor tradisional.

Sementara itu, dipaparkan juga bahwa para akademisi dan para praktisi pertanian yang memiliki konsep pengembangan pertanian maju akan diberdayakan secara optimal perannya oleh Om Bus Syech Fadhil agar petani Aceh menjadi maju dan sejahtera.

Adapun di bidang tata kelola pemerintahan maka fokus dari Om Bus Syech Fadhil adalah perbaikan dari sisi pelayanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan data terpadu untuk setiap warga juga menjamin pengelolaan yang bebas korupsi yang bisa dihadirkan dengan komitmen bersama antara pemerintah Aceh dan seluruh stakeholder masyarakat sipil pegiat anti korupsi dan penegak hukum.

Mengenai pemberantasan korupsi di dalam banyak hal itu harus menjadi fokus banyak pihak dan pemerintah Aceh dimulai sejak perencanaan yang meminimalisir peluang korupsi juga pada pelaksanaan dan sisi pengawasan yang ketat. Dengan demikian kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah dan seluruh stakeholder masyarakat akan mensukseskan lahirnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas korupsi dan dengan demikian maka akan menjamin pemerintahan Aceh ke depan di bawah Om Bus dan Syekh Fadhil akan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Aceh dan memastikan Aceh bergerak menuju kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Aceh dan kemajuan Aceh. (M. Jamil)*

IMG-20241019-WA0056

Gina Fadlia Swara Hadiri Acara Senam Sehat Riang Gembira bersama Warga Cibungur Indah

Gina Fadlia Swara (Calon Wakil Bupati Kabupaten Karawang Nomor Urut 1) bersama Warga Cibungur Indah

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Paguyuban warga Cibungur Indah menggelar 'Senam Sehat Riang Gembira' bersama Acep Jamruri dan Gina Fadlia Swara Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, bertempat di Lapangan Bulu Tangkis Cibungur Indah, RT. 03 RW. 14 Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Sabtu (19/10/24).

Acara senam sehat tersebut setidaknya dihadiri oleh sekitar 300 peserta yang merupakan warga Cibungur Indah dan sekitarnya.

Gina Fadlia Swara selaku Calon Wakil Bupati Karawang menyampaikan kami dalam acara tersebut, dirinya diundang oleh warga Cibungur Indah.

"Acara senam sehat ini tentunya banyak sekali pendukung Acep- Gina, kami juga mensosialisasikan menjelang Pemilihan Bupati Karawang pada tanggal 27 November 2024," ucap Gina Fadlia Swara.

Gina berharap, semoga banyak masyarakat seluruh Kabupaten Karawang bisa memberikan dukungan sebanyak-banyaknya kepada Acep - Gina, untuk selanjutnya memilih di TPS masing-masing.

Gina juga menerangkan, dalam kunjungan tersebut dirinya mendapati keluhan dan aspirasi dari masyarakat Kp. Cibungur, yang dimana mereka ingin mempunyai infrastruktur yang baik, sarana kebersihan, perihal ketenagakerjaan dan pemberdayaan perempuan.

"Kami bersama Acep - Gina, tentunya ini akan menjadi masukan dalam program kami, dan saya juga akan memasukannya dalam program kerja serta visi misi kami," pungkasnya. (Red/NN)*

IMG-20241014-WA0073

Viral Video Kader Posyandu Desa Kiara Deklarasikan Dukungan untuk Paslon Nomor 2, Panwascam Cilamaya Kulon : “Masih Dilakukan Penelusuran”

Foto tangkapan layar dari video deklarasi dukungan yang beredar

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon diduga mendeklarasikan pasangan calon (paslon) Bupati Kabupaten Karawang nomor urut 2 Aep Saepuloh dan Maslani pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 2024.

Hal tersebut diketahui berdasarkan video yang beredar di media sosial dan masuk ke redaksi jendralnews.co.id yang berdurasi sekitar 7 detik itu berisi ucapan mendeklarasikan Paslon nomor urut 2 yang diduga juga memanfaatkan fasilitas negara didalam Aula Kantor Desa tersebut dan ada beberapa laki-laki dibelakang perkumpulan ibu-ibu tersebut yang menggunakan topi, yang diduga berlogokan Pemda Karawang.

"Kami kader posyandu Desa Kiara, siap mendukung nomor urut 2, Lanjutkan!,"ucap ibu-ibu dan beberapa laki-laki bertopi berlogokan Pemda Karawang didalam video tersebut yang juga beredar di beberapa WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu (13/10/24).

Dalam video tersebut, ada juga seorang wanita yang diduga merupakan seorang istri dari Kepala Desa Kiara.

Padahal, Pilkada 2024 ini diatur di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, yang diundangkan pada 20 September 2024 lalu.

Didalam salah satu Bab, yaitu BAB VIII tentang Larangan, Pasal 57 Ayat 1 huruf (h) dengan jelas ditegaskan bahwa didalam pelaksanaan kampanye dilarang menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Wahyudin selaku Ketua Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Cilamaya Kulon saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp, terkait beredarnya video Kader Posyandu Desa Kiara yang mendeklarasikan Paslon nomor urut 2 didalam Aula Desa atau fasilitas negara, dirinya mengatakan bahwa pihaknya sedang memproses dengan melakukan penulusuran kepada para pihak terkait, guna menindaklanjuti dari berita tersebut.

Disinggung terkait dugaan yang menggunakan fasilitas negara atau kantor desa Kiara, panwascam dengan singkat mengatakan bahwa hal tersebut masih dalam proses penelusuran tanpa adanya penjelasan lebih lanjut.

"Lagi proses pa, masih dilakukan penelusuran," pungkasnya. (Pri)*

IMG-20241011-WA0072(1)

Merasa Kecewa, Tim Kuasa Hukum Paslon Acep – Gina Minta Ketua Bawaslu dan KPU Karawang Dicopot

Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Acep - Gina saat berada di Kantor Bawaslu Kabupaten Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Tim Kuasa Hukum Paslon Nomor Urut 1 Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara untuk Pilkada 2024 mendatangi kantor Bawaslu Karawang, Kamis (10/10/2024).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan seberapa jauh penanganan dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan Bawaslu. Diantaranya seperti baliho pemerintahan dari calon petahana yang masih beredar luas, hingga dugaan keterlibatan PKK dan Kades di Pilkada.

Total ada sekitar 8 laporan ke Bawaslu yang dinilai belum ada progres baik. "Apa yang sudah kita laporkan ke sini, itu sama sekali belum ada progres yang baik. Makanya hari ini kita gerudug Bawaslu," tutur Asep Agustian SH.MH, Ketua Tim Kuasa Hukum Acep-Gina.

Askun mempertanyakan tugas dan fungsi Bawaslu, jika dalam penanganan laporan dugaan pelanggaran Pilkada saja lambat.

Termasuk persoalan Ketua KPU yang makan bareng dengan calon petahana, Tim Kuasa Hukum Acep-Gina juga sudah melaporlannya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Atas persoalan ini, Tim Kuasa Hukum Acep-Gina minta Ketua Bawaslu dan Ketua KPU dicopot dari jabatannya.

"Kami kecewa, segini banyak laporan, tapi lelet dalam penanganannya. Kita minta Gercep (Gerak Cepat). Karena rentan waktu sampai pencoblosan juga sebentar lagi," katanya.

"Kami sudah tidak percaya, baik KPU maupun Bawaslu. Apalagi percaya sama orangnya, musrik itu hukumnya," sindir Askun.

Pontas Hutahaen SH.MH, Kuasa Hukum Acep-Gina lainnya menambahkan, untuk persoalan baliho pemerintahan dari calon petahana, pihaknya sudah beraudiensi dengan Pj Bupati Karawang. Tetapi sampai saat ini masih banyak baliho calon petahana yang bertebaran.

"Kami minta kepada Satpol PP sebagai penegak Perda juga bergerak cepat. Kalau mereka tidak bergerak, itu artinya mereka memihak kepasa calon petahana. Sementara ASN harus netral di Pilkada," tandasnya. ***

IMG-20240904-WA0108

Berdasarkan Sejarah, Pengamat Politik Sebut Figur Perempuan Jadi Kunci Kemenangan di Pilkada Karawang

Nana Kustara, Pengamat Politik Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, KARAWANG - Pilkada Karawang 2024 diperkirakan akan menjadi ajang kontestasi politik yang penuh dinamika, dengan jumlah pemilih mencapai 1.801.870 jiwa, menurut data terbaru dari KPU. Di antara angka tersebut, terdapat 909.006 pemilih laki-laki dan 897.864 pemilih perempuan.

Menariknya, komposisi gender ini diprediksi akan memberikan pengaruh signifikan pada hasil pemilihan.

Menurut Pengamat Politik, Sosial dan Budaya, Nana Kustara, dalam pengamatannya yang didasarkan survei di masyarakat pada pola sejarah dan dinamika sosial politik, pasangan calon Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara diperkirakan akan memperoleh 66,7% suara, sementara pasangan nomor urut 2 diprediksi hanya mengamankan 33,4% suara.

"Salah satu faktor kunci yang diyakini mendongkrak perolehan suara Acep-Gina adalah dominasi suara perempuan. Gina, yang merupakan calon wakil bupati, dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pemilih perempuan yang merasa lebih terwakili oleh figur pemimpin wanita," ungkap Nana Kustara dalam rillisnya yang dikirimkan ke redaksi Nuansa Metro, Rabu 9 Oktober 2024.

Nana mengatakan, sejarah Pilkada di Karawang juga menunjukkan kecenderungan bahwa pasangan calon dengan komposisi “sempurna”, yakni laki-laki dan perempuan, cenderung lebih disukai dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

"Ini terlihat dari perjalanan Pilkada sebelumnya," tuturnya.

Perjalanan Pilkada Karawang sebelumnya :

  1. Dadang S. Muchtar dan Elly Amalia
  2. Ade Swara dan Cellica Nurrachadiana
  3. Cellica Nurrachadiana dan **Ahmad Jimmy
  4. Cellica Nurrachadiana dan Aep Syaepuloh

"Tren ini terus berlanjut di Pilkada 2024 dengan pasangan Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara, yang sekali lagi menampilkan kolaborasi antara calon laki-laki dan perempuan. Kombinasi ini tampaknya semakin diperkuat dengan profil Gina sebagai sosok perempuan yang dapat menarik simpati pemilih perempuan," terang Nana.

Sebaliknya kata Nana, pasangan nomor urut 2 yang tidak mengusung calon perempuan sebagai wakil dinilai memiliki kelemahan dari segi strategi politik gender. Meski belum dapat dipastikan hasil akhirnya, analisis ini mengindikasikan bahwa pemilih perempuan di Karawang memiliki peran besar dalam menentukan kemenangan, terutama di tengah tren pemilihan yang lebih condong ke arah pasangan calon yang seimbang dalam representasi gender.

"Sejarah membuktikan, dan Pilkada 2024 kemungkinan akan mengukuhkan kembali, bahwa representasi pasangan calon yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tidak hanya menjadi simbol keberagaman, tetapi juga strategi pemenangan yang ampuh di mata para pemilih," pungkasnya. (red)*

IMG-20241008-WA0044

Dukung Acep – Gina di Pilkada 2024, PPP Karawang Gelar Rapat Konsolidasi Pemenangan

Gina Fadlia Swara (Calon Wakil Bupati Karawang) bersama Jajaran Pengurus DPC PPP Karawang

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Karawang mengadakan rapat konsolidasi untuk pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Drs. H. Acep Jamhuri dan Hj. Gina Fadlia Swara, SE., MM. Acara ini digelar pada Minggu (6/10/2024) sore di kantor sekretariat DPC PPP Karawang, Jln. By Pass Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pasangan calon nomor urut 1, H. Acep Jamhuri dan Hj. Gina Fadlia Swara, turut hadir dalam rapat ini. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat, H. Pepe Saepul Hidayat, jajaran pengurus harian DPC PPP Kabupaten Karawang, serta ketua dan sekretaris dari 30 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Karawang.

Ketua DPC PPP Karawang, H. Dedi Rustandi, SE, MM, yang akrab disapa Kang Derus, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Paslon Acep-Gina dalam rapat tersebut.

“Alhamdulillah, rapat konsolidasi ini juga dihadiri langsung oleh calon Bupati dan Wakil Bupati kita, H. Acep Jamhuri dan Hj. Gina Fadlia Swara,” ujar Kang Derus, Senin (7/10/2024).

Lebih lanjut, Kang Derus menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai untuk menguatkan konsolidasi mulai dari tingkat kabupaten hingga ke akar rumput. Ia berharap proses Pilkada ini bisa dilaksanakan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk memilih pasangan Acep-Gina pada 27 November 2024," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Pepe Saepul Hidayat, menyatakan bahwa PPP harus menjadi garda terdepan dalam memenangkan pasangan Acep-Gina di Pilkada Karawang.

“PPP harus terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan kepercayaan publik tetap pada partai ini,” tegasnya.

Pepep juga menekankan pentingnya menjaga etika dalam berkampanye, agar Pilkada berjalan dengan aman dan menyenangkan.

"Dengan cara-cara yang baik, kita bisa memastikan pesta demokrasi ini berlangsung dengan riang gembira," pungkasnya.

Rapat konsolidasi ini menjadi momentum penting bagi PPP untuk semakin mengokohkan dukungan terhadap pasangan Acep-Gina dalam kontestasi Pilkada Karawang 2024. (red)*

IMG-20241008-WA0043

Tak Hanya Mau Gerudug, Laskar NKRI Ancam Demo dan Kepung KPU – Bawaslu Karawang

Sekjen DPP Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S M.M

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pasca beberapa hari menyambangi kantor KPU dan Bawaslu untuk melakukan audiensi, terkait banyaknya indikasi pelanggaran Pilkada yang melibatkan oknum penyelenggara, ASN dan Lurah/Kades, DPP LSM Laskar NKRI mengancam akan melakukan aksi demonstrasi ke kantor KPU dan Bawaslu Karawang.

Sekjen DPP Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S M.M mengatakan, sebenarnya kasus foto viral Ketua KPU makan bersama dengan calon petahana hanya bagian kecil dari indikasi adanya keterlibatan penyelenggara dalam mendukung salah satu pasangan calon.

Dan publik pun tidak akan mengetahui persoalan ini, jika letupan awalnya tidak muncul lewat status medsos (facebook) Anggota Dewan PKS, Mumun Maemunah yang mem-posting foto tersebut dengan narasi kampanye Pilkada.

Sehingga ditegaskan Nana, setelah kejadian foto viral ini fokus Laskar NKRI tidak hanya pada mendesak KPU untuk mensomasi Dewan Mumun. Melainkan tetap pada konsentrasi memantau dan melakukan pengawasan informal terkait indikasi-indikasi keterlibatan penyelenggara dalam mendukung salah satu paslon.

"Mau disomasi atau tidak Dewan Mumun, fokus kita tetap akan memantau keterlibatan penyelenggara (KPU dan Bawaslu) dalam mendukung salah satu paslon. Karena penyelenggara harus netral, tidak boleh memihak kepada paslon manapun," tutur Nana Taruna, kepada wartawan, Senin (7/10/2024).

"Terbukti penyelenggara memihak kepada salah satu paslon, maka kami tidak hanya akan sekedar gerudug dan audiensi. Tapi ribuan pasukan Laskar NKRI akan demo kepung kantor KPU dan Bawaslu. Kami tidak akan main-main kalau sudah bergerak," timpalnya.

Sambung Nana, Laskar NKRI juga mendesak Bawaslu untuk gerak cepat dan fokus menangani setiap laporan indikasi keterlibatan ASN dan Lurah/Kades dalam kampanye Pilkada. Karena semakin hari mereka semakin berani melakukan kampanye terbuka.

"Mereka (ASN dan Kades) semakin berani melakukan kampanye terbuka, mereka seperti gak ada takut-takutnya. Ya, faktornya mungkin karena terjadi pembiaran. Makanya di sini perlu peran ketegasan dari Bawaslu," kata Nana.

Terkait indikasi keterlibatan penyelenggara, ASN dan Lurah/Kades dalam kampanye pilkada, sambung Nana, mungkin sudah banyak laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang dilakukan oleh beberapa lembaga pemantau pemilu. Dan laporan yang sama juga akan dilakukan Laskar NKRI.

"Kita sama-sama jaga marwah demokrasi di Pilkada 2024. Mari kita ciptakan pilkada yang bukan hanya sekedar riang gembira. Tapi juga jujur, adil dan berintegritas,"

"Khususnya penyelenggara (KPU dan Bawaslu), kami minta mereka benar-benar netral. Terbukti memihak, kami Laskar NKRI akan lanngsung demo kepung kantor KPU dan Bawaslu," tandasnya. (red)*

IMG-20241007-WA0092

Solid Menangkan Aep – Maslani, Tokoh Masyarakat, Lembaga dan Kader di Sumurgede Gelar Konsolidasi Gabungan

Foto gabungan pendukung Paslon Aep - Maslani di Sumurgede

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di Kabupaten Karawang kian dekat. Bagi para pendukung Pasangan Calon (Paslon) tentunya menjadi momentum yang baik untuk bergerak melakukan sosialisasi dan konsolidasi guna memenangkan kontestan jagoannya.

Seperti yang tengah dilakukan oleh Kader dan Simpatisan pendukung Paslon Aep - Maslani di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon yang menggelar silaturahmi antar tokoh, lembaga dan kader partai pengusung. Senin (7/10/24) malam.

Dihadiri puluhan orang yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Lembaga dan Kader Partai. Kegiatan bertajuk silaturahmi tersebut bertujuan untuk menyolidkan dan menyamakan visi maupun misi, agar sosialisasi dan konsolidasi dapat terarah dan terstruktur dengan baik.

Selain itu, dalam silaturahmi tersebut juga dilakukan musyawarah pembentukan struktural relawan. Yang dimana Ust. Cahya dipercaya sebagai Ketua untuk mengkoordinir para kader maupun simpatisan Aep - Maslani di Desa Sumurgede, Tata Suhendar sebagai Wakil Ketua, Ade selaku Sekretaris dan Enjek selaku Bendahara.

Dalam kesempatannya, Ust. Cahya selaku Ketua berharap agar dengan adanya silaturahmi tersebut, selain untuk bisa menyamakan visi misi sesama pendukung paslon Aep - Maslani, juga bisa menjadi ajang diskusi untuk progres lainnya yang bersifat membangun dan memajukan lingkungan.

"Alhamdulilah, kami disini berkumpul bersama simpatisan, lembaga maupun kader partai, tujuannya adalah untuk menyamakan visi misi. Selain itu, kami juga menggelar diskusi terkait progres untuk memenangkan Aep - Maslani," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ust. Cahya yang dikenal aktif bermasyarakat tersebut juga berpesan agar seluruh simpatisan dan kader dari Aep - Maslani di Sumurgede tetap semangat untuk bergerak, namun dengan mengedepankan etika berpolitik yang santun.

"Dengan ini, saya berpesan dan berharap agar semuanya tetap semangat untuk bergerak dan tetap berpolitik dengan santun, agar menjadi cerminan kader yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi," pungkasnya. (Maman)*