Jendela Daerah

IMG-20220812-WA0006

BPK Temukan Kelebihan Bayar Sekitar 200 Juta Rupiah Lebih di Dinas PRKP Karawang.

Foto Plt Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang.

Jendela Jurnalis Karawang - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Karawang pada Tahun Anggaran 2021 menganggarkan belanja modal untuk jalan, jaringan dan irigasi senilai Rp51.551.870.718,00 dengan realisasi sampai dengan 31 Oktober 2021 senilai Rp35.672.703.400,00 atau 69,20% dari realisasi anggaran.

Dari realisasi tersebut diantaranya digunakan untuk Program Perumahan dan Kawasan Permukiman Kumuh dan Program Peningkatan Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum (PSU).

BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan pemeriksaan secara uji petik atas pelaksanaan pekerjaan pada Program PSU. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan dokumen berupa Surat Perjanjian/Kontrak, Shop Drawing, As Build Drawing, Back Up Data, dokumen pembayaran SP2D dan serta pemeriksaan fisik atas pekerjaan untuk menguji kesesuaiannya dengan Surat Perjanjian/Kontrak.

Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat kelebihan bayar total capai Rp 200 juta lebih dari 10 paket pekerjaan. Enam di antaranya pekerjaan jalan dan empat sisanya pekerjaan pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR).

Menurut BPK adanya temuan tersebut disebabkan penyedia tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perjanjian yang telah diatur dalam kontrak, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak cermat dalam mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.

Plt Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang, Dedi Ahdiat, kembali bungkam ketika dimintai tanggapan adanya temuan tersebut. (red).

IMG-20220812-WA0002

Koperasi TKI Sahabat Bersama Dapatkan Bantuan Modal Kerja Alat TTG Berupa Mesin Pemotong Sukun Pada Gebyar Paten Cilamaya Kulon.

Penyerahan bantuan Modal Kerja Alat TTG Mesin Pemotong Sukun.

Jendela Jurnalis Karawang -
Setelah Vakum selama Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Karawang tengah menggelar kembali Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di beberapa Kecamatan dari sejak Juni lalu.

Hari ini, Jumat (12/08/2022), Gebyar Paten diselenggarakan di Kecamatan Cilamaya Kulon, dimana dilokasi tersebut tersedia stand-stand pelayanan publik guna mempermudah Masyarakat dalam hal pengurusan dokumen penting meliputi KTP, KK dan lainnya.

Selain stand-stand pelayanan publik, pada acara Gebyar Paten yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh tersebut juga menggelar bazaar UMKM, hasil pertanian hingga pelayanan kesehatan. Dan Wakil Bupati pun terlihat memborong beberapa produk lokal buah tangan dari masyarakat Cilamaya Kulon.

Stand bazaar di lokasi Gebyar Paten.

Salah satu diantaranya adalah stand bazaar dari Koperasi TKI Sahabat Bersama dari Desa Pasirjaya yang dimentori oleh H. Ahmad Fanani S.Pd.I. Dimana disana dipamerkan beberapa olahan makanan produksi UMKM dengan produk unggulannya yaitu Rengginang dan Keripik sukun hasil dari tangan Purna/Mantan TKI didaerahnya.

Selain menggelar bazaar, ternyata KKBM Sahabat Bersama juga dalam acara Gebyar Paten tersebut mendapatkan bantuan Modal Kerja Alat TTG (Teknologi Tepat Guna) dari Pemkab Karawang melalui DINKOPUKM, yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Bersama Wakil Bupati Kepada Koperasi TKI Sahabat Bersama.

Pengurus dan anggota Koperasi TKI Sahabat Bersama.

Dengan diberikannya bantuan tersebut, H. Ahmad Fanani mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemkab Karawang atas bantuan yang didapatkannya tersebut yang dimaksudkan guna mempermudah proses produksi.

"Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Dinas Koperasi dan UKM yang telah memberikan penghargaan kepada kelompok kami, dan telah memberikan bantuan berupa alat/mesin pemotong keripik sukun, sehingga mempermudah proses produksi kami kedepannya." Ucapnya

H. Ahmad Fanani juga menuturkan harapannya, agar kedepannya bisa memberikan kontribusi yang membanggakan bagi Kabupaten Karawang melalui UMKM.

"Kami berharap, semoga kelompok koperasi usaha bersama ini bisa semakin maju lagi. Bisa menembus pasar yang lebih besar lagi, juga agar kami bisa memberikan kontribusi terbaik kami bagi Kabupaten Karawang melalui UMKM." Tuturnya.

Ia juga menerangkan kepada Team Jendela Jurnalis, bahwa produk unggulan mereka ternyata sudah memasuki pasar minimarket seperti Alfamart dan Indomaret maupun Mini Market lokal lainnya disekitar karawang dan daerah lainnya. Bahkan kalau ditotalkan mencapai hampir mendekari 100 outlet.

"Produk unggulan kami adalah keripik sukun dan renggingang, dimana produk ini sudah memasuki 800 outlet alfamart, 30 indomaret dan di 50 toko atau minimarket lokal. Pokoknya kalau dihitung bisa mencapai 1000 an toko." Terangnya. (NN).

IMG-20220808-WA0000

Karnaval Budaya Sunda Kalijati, Mempertahankan Budaya di Era Modernisasi.

Foto Rangkaian kegiatan Karnaval Budaya Sunda Kalijati.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 , Warga, Tokoh Pemuda beserta Pemerintahan Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang menggelar Karnaval Budaya Sunda. Minggu (07/08/2022).

Karnaval Budaya Suda dilaksanakan dengan menggelar arak-arakan berupa hasil bumi dari Desa tersebut, juga menampilkan tumpeng hasil kreasi warga yang turut ditampilkan dalam arak-arakan.

Foto Panitia dan Peserta Karnaval.

Menurut Bobby selaku Ketua Panitia, acara tersebut merupakan acara pembuka, karena nantinya akan ada rangkaian acara lainnya hingga pada puncak acara yang akan digelar pada Tanggal 19 - 20 Agustus mendatang yang nantinya akan dimeriahkan oleh beberapa Paguyuban, Sanggar Seni dan Perguruan Silat yang ada di Kabupaten Karawang.

"Acara ini merupakan acara pembuka, karena acara intinya nanti akan digelar di tanggal 19 dan 20 Agustus, nanti dimeriahkan oleh beberapa Paguyuban, Sanggar Seni dan Perguruan Silat yang ada di Kabupaten Karawang, bertujuan untuk tetap melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungan kita." Ucapnya.

Panglima Baranusa Kabupaten Karawang.

Hal tersebut selaras dengan yang diterangkan oleh H. Oo Nurrohman selaku Panglima Baranusa Kabupaten Karawang yang juga sekaligus sebagai Ketua Kreator dan Praktisi Penggiat Seni diwilayahnya. Ia menerangkat terkait alasan mengambil tema "MENGANGKAT KEBUDAYAAN DI ERA MODERNISASI" dalam acara tersebut.

"Kita sengaja mengambil tema "MENGANGKAT KEBUDAYAAN DI ERA MODERNISASI". Alasannya karena kita sekarang hidup di era serba digital, dan kita tak bisa pungkiri itu, hal terpentingnya adalah agar jangan sampai nantinya kita lupa akan kebudayaan kita sendiri, dan harus tetap kita lestarikan sebagai bentuk pengharga'an dari pencetus budaya kita terdahulu." Terangnya. (NN).

IMG-20220803-WA0001

Peringati HUT Ke-191 Purwakarta, Tontonan Seru Pinton Angon Batik Fashion Week

Pinton Angon Batik Fashion Week
(Sumber : purwakartakab.go.id)

Jendela Jurnalis Purwakarta - Bak model, lenggak-lenggok puluhan ASN, Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta dengan fashion batik khas wilayah tersebut diatas catwalk Pinton Angon Batik Fashion Week jadi tontonan seru di GOR Purnawarman, Purwakarta, Selasa (2/8/2022).

Pinton Anggon Batik Fashion Week ini diinisiasi oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta. Selain masih dalam rangkaian Hari Jadi Purwakarta ke-191 dan Kabupaten Purwakarta ke-54, acara tersebut juga bertujuan untuk menampilkan dan memperkenalkan batik-batik Indonesia, khususnya batik khas Purwakarta yang merupakan warisan dari leluhur.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, sampai saat ini terdapat ratusan motif batik yang dikembangkan oleh masyarakat Purwakarta seperti motif air mancur Situ Buleud, motif manggis, motif maranggi, motif Waduk Jatiluhur, motif Waduk Cirata, motif ombak Cirata, motif bambu, motif Gunung Parang, motif Tajug Gede Cilodong, motif keramik, motif burung anis, motif nelayan, motif air, dan lain sebagainya.

“Jumlah desain motif batik saat ini sekitar 200 lebih yang diciptakan sebagai stimulasi program pengembangan batik di Kabupaten Purwakarta,” kata Ambu Anne.

Untuk mendorong terciptanya wirausaha batik di Kabupaten Purwakarta, kata Ambu Anne, saat ini sedang dibangun rumah batik di Kecamatan Plered sebagai role model dalam mengembangkan dan mengolah cipta ragam desain yang unik dan sesuai dengan khas Purwakarta.

“Semoga dengan adanya rumah batik, masyarakat Purwakarta dapat mengenal batik khas Purwakarta. Targetnya, dapat bersaing baik ditingkat lokal, regional maupun global sehingga batik Purwakarta dapat menambah daftar panjang kekayaan kerajinan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sementara, dalam upaya menciptakan minat dan sekaligus melestarikan budaya serta tradisi membatik, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah mengikutsertakan batik dalam salah satu rangkaian penting Hari Jadi Purwakarta. “Pinton Anggon Batik ini merupakan festival fashion show dengan mengenakan batik khas Purwakarta, batik eumbreuk maupun batik UMKM Purwakarta,” ujarnya.

Menurut Ambu Anne, peserta yang mengikuti sashion show batik ini adalah Aparatur Sipil Negara yang mewakili setiap Perangkat Daerah dan Kecamatan. Peserta yang tampil ini berpasangan-pasangan dan berusia sekitar 40 tahun. Dengan tema pakaian CHIC, Casual, Classy dan Retro.

“Diharapkan dengan adanya festival batik ini, dapat mengenalkan kepada masyarakat tentang keanekaragaman motif batik yang ada di Kabupaten Purwakarta, serta dapat menambah destinasi wisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi bagi para pelaku UMKM khususnya pengrajin batik di Kabupaten Purwakarta,” kata Ambu Anne.

Ia juga berharap seluruh rangkaian Hari Jadi Kabupaten Purwakarta yang ke-54 dan Hari Jadi Purwakarta ke-191 ini dapat berjalan dengan baik dan sukses guna mewujudkan Purwakarta Istimewa.

Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Purwakarta, Camat se-Kabupaten Purwakarta, Dewan Juri Pinton Anggon Batik, Peserta Pinton Anggon Batik, Ketua Yayasan Batik Indonesia, beserta tamu undangan lainnya. (red).

Sumber : purwakartakab.go.id

IMG-20220729-WA0004

Pawai Obor Sumurgede, Semarak Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 H Bersama Youtuber Awonk Uha.

Foto kegiatan Pawai Obor Sumurgede.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 144 Hijriah, Masyarakat Desa Sumurgede sangat antusias dalam merayakannya. Apalagi dengan adanya Pawai Obor yang digelar oleh kepanitia'an dmyang diketuai oleh Ust Cahya bersama DKM Masjid Baeturrohman, Baraya Panjid, Karang Taruna, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda yang bekerjasama dengan Pemdes Sumurgede Pada Jum'at malam (29/07/2022).

Dalam kegiatan tersebut, tampak ribuan Masyarakat masing-masing membawa obor bambu, beserta puluhan peserta pawai obor dari berbagai kelompok masyarakat mulai dari Komunitas seperti Copaska dan lainnya, Kelembagaan Desa, Organisasi Kepemuda'an, Jama'ah Mushola, maupun siswa dari Sekolah-sekolah sekitar

Adapun peserta yang ikut serta dengan membawa atribut maupun kreatifitas ala 1 Muharam pada umumnya seperti miniatur masjid hingga dandanan ala hantu versi lucu yang ditampilkan dalam semaraknya Pawai Obor berkeliling Desa Sumurgede, untuk kemudian nantinya diberikan penilaian yang akan diberikan hadiah hiburan untuk pemenang menurut hasil penilaian dari dewan juri pada puncak acara.

Foto rangkaian kegiatan Pawai Obor.

Asan Permana selaku Kepala Desa Sumurgede, dalam sambutan pembuka'an acara tersebut juga menghimbau agar para peserta dan masyarakat dapat menjaga ketertiban.

"Dengan membacakan Bismillahirrohmannirrohim, kita buka acara pawai obor ini. Dan sebelumnya saya berpesan kepada semua peserta yang ikut dalam acara pawai obor ini, agar bisa menjaga keamanan dan ketertiban, terutama agar lebih hati-hati dalam membawa obornya. Sehingga acara pawai obor ini bisa terlaksana dengan aman, lancar dan sukses", himbaunya.

Foto Kades Asan Permana diatas panggung.

Usai Pawai Obor, dalam acara tersebut juga terdapat agenda santunan yatim piatu, dilanjutkan dengan pengundian kupon berhadiah yang telah disebarkan sebelumnya melalui penjualan yang dilakukan panitia kepada masyarakat sekitar. Adapun hadiah yang disiapkan dalam acara tersebut adalah beberapa peralatan elektronik, payung, kaos, sepeda gunung dan lain-lain.

Acara bertambah meriah dengan kedatangan Bintang Tamu dari Youtuber terkenal Awonk Uha, yang ikut memandu dan memeriahkan acara santunan dan pengundian kupon berhadiah hingga pengumuman pemenang peserta kelompok, ditambah dengan keseruan dan antusiasme masyarakat yang ingin mendengarkan review khas Awong Uha secara langsung.

Acara berjalan sukses dan meriah dari awal hingga akhir, tanda bahwa kepanitia'an telah berhasil membuat acara yang luar biasa. Dengan membangun antusiasme masyarakat, namun tetap bisa menjaga ketertiban demi kelancaran acara tersebut, dan juga telah berhasil menciptakan suasana kebersama'an yang kuat antar masyarakat dalam moment Pawai Obor tersebut. (NN).

IMG-20220715-WA0000

Terkait Dualisme Dekopin, Praktisi Hukum Gary Gagarin Angkat Bicara.

Gary Gagarin AKbar, S.H., M.H.

Jendela Jurnalis Karawang - Menanggapi terkait adanya dualisme kepemimpinan di tubuh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), praktisi hukum Gary gagarin Akbar angkat bicara.

Menurutnya, polemik dualisme kepemimpinan Dekopin semestinya sudah selesai pasca keluarnya Putusan Kasasi No 487K/KTUN/2021 yang amar putusannya menolak Permohonan Kasasi pihak Nurdin Halid serta memperkuat putusan tingkat pertama dan Banding.

"Hal ini menandakan bahwa secara hukum Ibu Sri Untari adalah kepemimpinan yang sah karena melalui putusan pengadilan tersebut sudah melegitimasi kepemimpinan Ibu Sri Untari,” kata Gary dalam keterangan tertulisnya kepada Media, Jumat (15/7/2022).

“Dengan adanya putusan tersebut saya sangat berharap pihak-pihak lain dapat tunduk dan patuh terhadap putusan tersebut karena sudah diuji secara hukum,” sambungnya yang juga merupakan kuasa hukum salah satu koperasi di Kabupaten Karawang ini.

Kandidat doktor ilmu hukum ini juga menegaskan, Ibu Sri Untari sebagai Ketua Umum Dekopin sudah diakui ditingkat nasional yang dibuktikan atas undangan Komisi XI DPR RI. Di hadapan Komisi XI DPR RI beliau juga banyak sekali memberikan masukan dan saran terhadap rencana perubahan UU Perkoperasian agar tetap sejalan dengan prinsip dan nilai yang ada.

Selanjutnya, dengan dasar putusan ini pula, pihak pengurus Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Karawang (Dekopinda Karawang) di bawah kepemimpinan DR. Dede Anwar Hidayat,S.H.,M.H harus segera melakukan beberapa langkah strategis kepada pemerintah daerah Kabupaten Karawang agar segera ada kejelasan status kepemimpinan yang sah secara hukum.

“Selain itu, di hari koperasi ini saya berharap koperasi-koperasi di Kabupaten Karawang dapat lebih maju lagi dan terus berkembang dengan dimaksimalkannya peran Dekopinda Karawang,” harapnya.

Di samping itu, di Hari Koperasi ini dirinya juga berharap pihak lain yang dinyatakan kalah di pengadilan untuk legowo menerima putusan bahwa Ibu Sri Untari sebagai pimpinan dan kepengurusan Dekopin yang sah karena terlihat sampai saat ini pihak pengurus Dekopinda yang lain tersebut belum meninggalkan kantor Dekopinda Karawang dan diduga masih menerima anggaran dari dinas terkait.

“Jangan sampai di Hari Koperasi ini, pihak yg mengaku sebagai pengurus Dekopinda Karawang tersebut menodai Hari Koperasi ini karena ada kegagalan paham untuk terus menjabat padahal secara hukum seharusnya sudah selesai mengenai persoalan dualisme ini,” tutupnya. (red).

IMG-20220714-WA0003

Sangat Disayangkan, Sheet Pile Tak Terpakai Dibiarkan Tergeletak Amburadul Disekitar Lokasi Jembatan KW 6.

Foto Sheet pile yang tergeletak tak beraturan disekitar area jembatan KW 6 Karangpawitan. (Sumber: Tata NM)

Jendela Jurnalis Karawang -
Sheet pile yang tidak terpakai pasca perbaikan ambrolnya oprit Jalan Jembatan KW 6 yang berlokasi di Kelurahan Karangpawitan Karawang Barat masih amburadul, keberadaan posisi material tersebut berada di saluran normalisasi.

Yang mana pembelian sheet pile tersebut diduga menggunakan dana APBD melalui pihak rekanan yang mengerjakan proyek jembatan tersebut.

Sangat disayangkan, pembelian sheet pile tersebut tidak ada fungsinya saat perbaikan oprit jembatan KW 6.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Dedi Achdiat saat dikonfirmasi Media, Rabu (13/7) ketika dirinya berada di Dinas PRKP, mengatakan, bahwa sheet pile tersebut dibeli oleh pihak kontraktor, tapi belum dibayar oleh Pemda melalui Dinas PUPR Karawang.

"Material (Sheet Pile-red) tersebut akan digunakan apabila ada kegiatan yang menggunakan sheet pile, jadi untuk sementara biarkan saja dulu ditempat itu," ujar Dedi.
(Red).

IMG-20220713-WA0005

Kasus Korupsi Fasilkom Unsika Rugikan Negara Capai 6 Miliar.

Kejari Karawang Martha Parulina Berliana.

Jendela Jurnalis Karawang -
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang akhirnya telah berhasil mendapatkan nilai kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi gedung Fasilkom Unsika.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Kejari Karawang, Martha Parulina Berliana, di hadapan awak media yang tergabung dalam DPC Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Karawang pada Selasa (12/7/2022).

Kemarin kita sudah mendapatkan hasil penghitungan kerugian negara sekitar Rp. 6 miliar, insya Allah bila tidak ada halangan segera berlangsung tahap kedua serahkan kepada penuntut untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Kejari Karawang, Martha Parulina Berliana, kepada Media, Selasa (12/7/2022).

Ketika disinggung adanya kemungkinan bertambahnya tersangka dalam kasus tersebut, Martha secara diplomasi menyerahkan hal itu dalam perkembangan selanjutnya.

“(saat ini) baru satu tersangka, nanti bisa lihat perkembangannya,” ujarnya.

Ia membeberkan, saat ini penyidik sedang melengkapi pemberkasan, setellah lengkap diserahkan ke penuntutan.

“Nanti penuntut juga akan memeriksa apakah berkas sudah lengkap, sesudah berkas dinyatakan lengkap barulah penyerahan tersangka dan barang bukti dan setelah penyerahan tersangka dan barang bukti barulah dilimpahkan ke pengadilan,” tutupnya. (red).

IMG-20220713-WA0006

KKBM Koperasi Sahabat Bersama Terima Kunjungan Tinjauan Rumah Produksi Oleh Alfamart, Dihadiri Beberapa Dinas Terkait dan Lembaga Pemerhati PMI.

Foto bersama usai acara peninjauan dan diskusi dihalaman Kantor Koperasi Sahabat Bersama.

Jendela Jurnalis Karawang -
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) bina'an dari Koperasi Sahabat Bersama yang terletak di Dusun Ceah, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang mendapatkan kunjungan dari PT. Sumber Alfaria Tbk. (Alfamart-red) untuk meninjau rumah produksi UMKM olahan rengginang dan keripik sukun.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (13/07/2022) tersebut bertempat di kantor Koperasi Sahabat Bersama, karena secara kebetulan rumah produksi keripik sukun tersebut berlokasi disekitar kantor koperasi.

Dalam agenda tersebut, selain kunjungan peninjauan dari pihak Alfamart. Tampak hadir juga beberapa perwakilan dari Dinas dan intansi penunjang Koperasi dan PMI di lingkup kabupaten Karawang. Mulai dari Dinkop, Disnaker, Bapeda, BP2MI, Organisasi Buruh Migran Garda BMI, dan Pemdes Pasirjaya. Dengan menghadirkan pula pihak dari Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI) selaku penunjang permodalan.

Rangkuman foto dalam agenda kunjungan di rumah produksi keripik sukun.

Usai pihak Alfamart melakukan peninjauan disekitar lokasi rumah produksi, kemudian dilanjutkan dengan agenda berdiskusi bersama seluruh pihak yang hadir. Bertujuan untuk pemecahan masalah guna kelancaran produksi dan pemasaran produk itu sendiri.

Foto dokumentasi diskusi dari semua pihak yang hadir.

Perlu diketahui, Produk UMKM dari KKBM ini bisa berjejer dan tak kalah bersaing dengan produk pabrikan besar, bahkan produknya ini bisa tembus di 4 Kabupaten sekitar melalui 720 outlet Alfamart.

Seperti yang dikatakan H. Ahmad Fanani S.Pd.I selaku pelopor dari KKBM dan Koperasi Sahabat Bersama, dari pemasaran yang sudah tepat, mereka ternyata kesulitan untuk alat penunjang produksi.

"Untuk pemasaran mungkin kita sudah bekerjasama dengan pihak yang tepat, namun tetap kita harus pertahankan dan kembangkan lagi, dan selain itu, kita kesulitan juga untuk penunjang produksi seperti mesin atau alat pengolahan", ucapnya dalam diskusi.

Ia juga mengeluhkan terkait kelangkaan bahan baku berupa komoditi sukun yang hanya bisa didapatkan sekitar empat bulan sekali.

"Kesulitan kita adalah komoditi sukun, untuk mendapatkan sukun itu tidak bisa setiap bulan, dan harus menunggu jeda sekitar 4 bulan untuk mendapatkannya kembali, dan disetiap daerah nyaris berbuah dan hanya dapat dipanen diwaktu yang sama", keluhnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap dengan berkumpulnya semua pihak dalam moment diskusi tersebut, bisa menghasilkan solusi yang baik dan tepat untuk menunjang kelancaran produksi dan kelancaran pemasaran yang lebih baik lagi untuk KKBM.

Dalam agenda diskusi tersebut semua masing-masing pihak yang hadir terlihat pro aktif memberikan solusi agar semua keluhan yang diutarakan dapat teratasi untuk keberlangsungan KKBM kedepannya. (NN).

IMG-20220711-WA0009

Perkuat Kepengurusan, DPC Garda BMI Karawang Serahkan SK Untuk 4 DPAC Sekaligus.

Foto pengurus DPAC Tirtajaya usai menerima SK.

Jendela Jurnalis Karawang -
Gabungan Rakyat Daerah untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) DPC Kabupaten Karawang yang telah diangkat menjadi salah satu Badan Otonom (Banom) oleh Partai Kebangkitan Bangsa pada 2021 lalu, kini semakin solid dan fokus menjalankan roda keorganisasiannya.

Hari ini, Senin (11/07/2022), bertempat di salah satu rumah makan ikan bakar Pesisir Pantai Utara Karawang, tepatnya di Desa Pusakajaya Selatan, Kecamatan Cilebar. Pengurus DPC Garda BMI Karawang telah menggelar seremonial pengangkatan dan pemberian Surat Keputusan (SK) untuk Kepengurusan di tingkat Kecamatan atau biasa disebut Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).

Dalam kegiatan tersebut, 4 Pengurus DPAC telah menerima SK, DPAC yang menerima SK tersebut diantaranya adalah dari Kecamatan Jayakerta, Kecamatan Tirtajaya, Kecamatan Pedes dan Kecamatan Cibuaya.

Dalam kesempatannya, Rasmana selaku Ketua DPC Garda BMI Kabupaten Karawang menerangkan bahwa pentingnya dibentuk Pengurus DPAC di tiap kecamatan untuk mempermudah informasi dari Pusat, sehingga nantinya informasi tersebut bisa diserap dengan merata. Begitupun sebaliknya.

"Pembentukan DPAC ini sangat penting, yaitu untuk mempermudah informasi yang turunnya dari Pusat, sehingga nantinya informasi tersebut bisa diserap dengan merata. Dan juga sebaliknya, informasi dari bawah bisa sampai ke Pusat dengan cepat". Terangnya.

"Begitupun dalam pergerakan organisasi, tentunya sangat membantu berjalannya roda organisasi, terutama untuk hal-hal yang berkaitan tentang Pemerhati Perlindungan dan Pemberdayaan PMI (Pekerja Migran Indonesia-red)". Tambahnya.

Lebih lanjut, di akhir acara Rasmana juga menyampaikan harapannya, bahwa Pengurus dan Anggota Garda BMI diharapkan memiliki jiwa sosial yang tinggi, totalitasnya harus dipertahankan, dan jangan sampai nantinya malah membuat masalah baru terhadap PMI yang sedang menghadapi kesulitan.

"Saya berharap semua Pengurus dan Anggota harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, pertahankan totalitas dan solidaritasnya, jangan sampai nantinya bertindak gegabah, dan malah membuat masalah baru terhadap PMI yang sedang mengalami kesulitan dan sedang kita bantu". Tutupnya.
(M. Sugiri/NN).