Bulan: Agustus 2024

IMG-20240831-WA0124

CSR PT. JSP Dikucurkan di Jalan Tuparev, Ketua LSM Lodaya Sebut Pengelola Tidak Profesional

Nace Permana, Ketua LSM Lodaya

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) PT Jawa Satu Power (PT JSP) di Jalan Tuparev, Kecamatan Karawang Barat tuai polemik dan kritik publik Karawang.

Pasalnya, publik menilai lokasi PT JSP ada di Kecamatan Cilamaya Wetan yang semestinya pelaksanaan CSR perusahaan tersebut ada di Cilamaya namun faktanya pelaksanaan CSR PT JSP dialihkan untuk penataan Jalan Tuparev Kecamatan Karawang Barat.

Kritikan tersebut dipertegas oleh Ketua LSM Lodaya, Nace Permana. Bahkan menurutnya, CSR PT JSP di Jalan Tuparev sarat dengan kepentingan tertentu.

“Ya pasti (ada kepentingan), sekarang yang menjadi motif CSR itu dipindahkan ke Jalan Tuparev apa? Itu kan pasti ada motif, kalau sudah bicara motif pasti bicara kepentingan,” kata Nace kepada media, Sabtu (31/8/2024) siang.

Nace mengaskan, apabila kepentingannya adalah untuk masyarakat mestinya lokasi CSR PT JSP itu ada di Cilamaya karena masyarakat terdampaknya ada di Cilamaya.

“Jalan rusak masih banyak di Cilamaya, masyarakat miskin juga masih banyak di sana, nah kenapa tidak mereka yang didahulukan. Bukan di Jalan Tuparev karena itu bukan jalan rusak dan tidak urgen yang harus dirubah, toh selama ini jalan Tuparev juga masih bagus dan layak dilalui,” ujarnya.

Nace meminta pihak Forum CSR harus bertanggung jawab atas polemiknya CSR PT JSP.

“Forum CSR harus transparansi dan harus bisa berikan klarifikasi kepada warga Cilamaya, jangan sampai nanti ada pergerakan dari masyarakat Cilamaya karena mereka merasa dianak-tirikan,” tegasnya.

Nace menambahkan, adanya polemik CSR  PT JSP di Jalan Tuparev merupakan bentuk pengelolaan CSR yang tidak professional.

“Ini merupakan kesalahan besar dalam sisi tata Kelola keuangan, harusnya Forum CSR berpikir bijak, masyarakat terdampak yang harus diutamakan,” tuturnya.

Nace juga menilai, polemik CSR PT JSP di Jalan Tuparev bukan kesalahan di pihak perusahaan, tetapi di pihak Forum CSR. Ketika perusahaan telah keluarkan CSR artinya sudah ada bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

“Tinggal (ditelurusi) bergesernya uang ini dari perusahaan ke Forum CSR dikemanakan, kecauali kalau memang pengelolaannya langsung ditangan perusahaan, kalaupun pengelolaannya ada diperusahaan tentunya ada titik kepantasan mengapa lokasi CSR-nya ada di Jalan Tuparev,” tutupnya. (red)*

IMG-20240831-WA0063

Puluhan PKBM di Karawang Antusias Ikuti Jambore Kesetaraan 2024 di Desa Wisata Karangjaya Tirtamulya

Ketua FK-PKBM beserta jajaran kepanitiaan Jambore Kesetaraan Kabupaten Karawang Tahun 2024

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam setiap bulan kelahiran Gerakan Pramuka, yaitu pada setiap Bulan Agustus, seluruh anggota pramuka biasanya akan melaksanakan kegiatan perkemahan seperti Jambore. Begitupun untuk memperingati Hari Pramuka ke-63 di Tahun 2024 ini.

Seperti yang dilakukan oleh Satuan Gerakan Pramuka dari FK-PKBM (Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Kabupaten Karawang yang turut serta menggelar kegiatan Jambore Kesetaraan Tingkat Kabupaten Tahun 2024 yang diselenggarakan di kawasan Desa Wisata Karangjaya (DEWIKA), Kecamatan Tirtamulya. Sabtu (31/8/24).

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) meliputi 4 komisariat yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang.

Salah satu kegiatan di Jambore hari pertama

Berdasarkan keterangan pihak panitia, kegiatan tersebut akan digelar selama 3 hari kedepan, yaitu dari Tanggal 31 Agustus hingga Tanggal 2 September 2024 dengan di isi oleh beberapa kegiatan seperti kegiatan Jambore pada umumnya. Selain itu, juga disisipkan kegiatan lainnya seperti carnaval kreasi seni dan budaya.

Dari pantauan Jendela Jurnalis, kegiatan tersebut berjalan dengan penuh antusiasme dan diwarnai dengan keseruan seluruh peserta saat mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dengan suasana kebersamaan.

Selain itu, penanaman nilai-nilai kedisiplinan juga tak terlepas dan turut diterapkan dalam setiap tema kegiatan yang dilakukan. Hal tersebut tentunya sebagai implementasi dari jiwa kepramukaan yang aktif, kreatif, disiplin dan mandiri. (Nunu)*

IMG-20240830-WA0085

Tuai Sorotan, Pembelian Alat Berat dan Amphibious Oleh Dinas PUPR Dinilai Berlebihan Dibanding Permasalahan Serius Lainnya di Karawang

Bupati Karawang saat meninjau pelaksanaan uji coba excavator amphibius di Pesisir Pantai Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran. Kamis (29/8/24).

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Kepala Dinas PUPR bersama Bupati Karawang melakukan peninjauan uji coba penurunan atau pengoperasian alat berat berupa excavator jenis amphibious di wilayah Pesisir Pantai yang terletak di Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Kamis (29/8/24).

Dalam kesempatannya, Bupati menjelaskan hahwa pengadaan alat tersebut merupakan upaya pemerintah, agar kebutuhan dalam setiap pengerjaan pengerukan saluran maupun yang lainnya dapat terpenuhi dengan baik, khususnya dengan memiliki alat yang memadai untuk di medan sulit seperti di wilayah muara laut.

Ditempat yang sama, H. Rusman selaku Kepala Dinas PUPR saat dimintai keterangannya oleh Jendela Jurnalis menjelaskan bahwa alat tersebut merupakan pembelian baru. Bahkan, alat tersebut didatangkan langsung oleh pihak penjual lengkap dengan teknisinya untuk dilakukan uji coba di area perairan Ciparagejaya.

"Itu beli baru, barangnya langsung dibawa ke sini dalam rangka uji coba perdana," ucapnya saat diwawancarai Jendela Jurnalis di lokasi uji coba. (29/8/24).

Lebih lanjut, saat ditanyakan alat apa saja yang dibeli dalam pengadaan tersebut, H. Rusman mengatakan bahwa telah dilakukan pembelian 1 unit excavator amphibious dan 2 ponton.

Ketika disinggung mengenai berapa nilai dari pembelian alat berat tersebut, Ia menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan proses pembelian dengan nominal yang tak sedikit, yaitu berada dikisaran belasan miliar rupiah.

Namun, belakangan hal tersebut akhirnya menimbulkan polemik, dimana pembelian alat berat tersebut dinilai tidak terlalu urgent dan terkesan berlebihan dibandingkan dengan permasalahan lainnya yang ada di Kabupaten Karawang.

Hal tersebut sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu pengunjung yang turut menyaksikan berjalannya proses uji coba alat berat tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa permasalahan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat umum masih sangat banyak. Salah satunya seperti permasalahan banjir di Karangligar, Abrasi di Cemarajaya, serta permasalahan lainnya.

"Kalo saya rasa, pembelian amphibious untuk di Ciparagejaya ini terlalu berlebihan. Padahal masih banyak permasalahan lainnya yang dirasa lebih penting dan urgent semisal permasalahan banjir di Karangligar, Abrasi di Cemarajaya, Akses jalan ke Tanjung Baru yang hancur, dan masih banyak infrastruktur lainnya yang masih memerlukan perhatian," ungka salah seorang pengunjung disekitar pesisir pantai yang enggan namanya dipublikasikn tersebut kepada Jendela Jurnalis.

Selain itu, Ia menilai, penggunaan anggaran tersebut kurang bijak, sehingga Ia pun malah merasa aneh dan melontarkan pertanyaan yang ada dibenaknya berkaitan dengan proses pencalonan Bupati selaku petahana dalam Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Padahal, kalau uang belasan miliar itu dipergunakan secara lebih bijak, bisa saja dibagi dan dialokasikan untuk menangani permasalahan serius lainnya, agar semua tertangani. Atau apa emang karena ini moment menjelang pilkada? Kalau begitu mah ini jadinya malah terkesan dijadikan ajang untuk meraih simpati masyarakat disini," pungkasnya.

Sementara itu, Kabun, S.Pd.I., selaku Kepala Desa Ciparagejaya saat dimintai tanggapannya mengenai realisasi pengadaan alat berat tersebut, dirinya mengaku sangat berterimakasih kepada Dinas PUPR dan Khususnya kepada Bupati Karawang. Namun, saat disinggung mengenai kontrak politik, Kabun menyebut dan mengelak bahwa dirinya tidak memiliki kontrak politik apapun dengan Bupati. (Nunu)*

IMG-20240829-WA0145

Dapatkan Bantuan Amphibious, Kades Ciparagejaya Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Karawang dan Dinas PUPR

Penurunan alat berat (insert : Kades Ciparagejaya)

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dinas PUPR Kabupaten Karawang saat ini tengah melakukan upgrading untuk peralatan yang dimiliki, salah satunya ialah untuk penyediaan alat berat berupa Excavator Amphibious yang diperlukan untuk pengerukan di wilayah muara pantai dan pesisir.

Atas hal tersebut, Kepala Dinas PUPR bersama Bupati Karawang melakukan peninjauan uji coba penurunan atau pengoperasian untuk pertama kalinya alat yang baru dibeli tersebut dipergunakan. Kamis (29/8/24).

Dalam kunjungannya, Bupati Karawang menyempatkan untuk berbincang bersama staff bidang di Dinas PUPR Karawang seperti Bidang SDA dan Bagian Workshoop.

Bupati menjelaskan, pengadaan alat tersebut merupakan upaya pemerintah, agar kebutuhan dalam setiap pengerjaan pengerukan saluran maupun yang lainnya dapat terpenuhi dengan baik, khususnya dengan memiliki alat yang memadai untuk di medan sulit seperti di wilayah muara laut.

Sementara itu, H. Rusman selaku Kepala Dinas PUPR saat dimintai keterangannya menjelaskan bahwa alat tersebut merupakan pembelian baru. Bahkan, alat tersebut didatangkan langsung oleh pihak penjual lengkap dengan teknisinya.

"Itu beli baru, barangnya langsung dibawa ke sini dalam rangka uji coba perdana," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa alat baru yang akan di uji coba tersebut diharapkan nantinya akan bermanfaat untuk keberlangsungan dan kelancaran aktifitas nelayan.

Langkah tersebut pun mendapatkan apresiasi dari Kabun, S.Pd.I., selaku Kepala Desa Ciparagejaya. Ketika diwawancarai Jendela Jurnalis, Ia mengaku sangat bersyukur atas apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, khususnya oleh Bupati dan Dinas PUPR yang telah menghibahkan alat berat tersebut untuk ditempatkan di Ciparagejaya.

"Saya ucapkan terimakasih banyak, atas upaya pemerintah yang sudah memperhatikan dan merealisasikan apa yang selama ini menjadi harapan nelayan, terlebih atas permasalahan yang selama ini terjadi," ucapnya.

"Insya Allah, kami sebagai penerima manfaat dan penerima amanah, akan menjaga dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Kabun menerangkan, beberapa tahun ini aktifitas nelayan kerap kalo terganggu atas sering terjadinya pendangkalan di wilayah muara sungai Cibulan - Bulan, sehingga pengerukan sedimen harus lebih sering dilakukan. Dengan adanya alat yang akan selalu standby diwilayah tersebut, Ia berharap hal tersebut akan menjadi solusi terbaik untuk permasalahan pendangkalan. (Nunu)*

IMG-20240829-WA0142

Didampingi 13 Parpol dan 3 Mantan Bupati Karawang, Pendaftaran Acep – Gina ke KPU Berlangsung Penuh Euforia

Acep Jamhuri saat memberikan sambutan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Sebanyak 13 partai politik ikut serta mengantarkan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang, H. Acep Jamhuri - Hj. Gina Fadlia Swara ke KPU, Kamis (29/8/2024).

Terpantau, 3 mantan Bupati Karawang seperti H. Ade Swara, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dan Drs. Dadang S Muchtar yang diwakili istrinya Hj. Nushofa juga ikut mengantarkan pendaftaran Acep-Gina.

Acep-Gina diketahui merupakan pendaftar kedua dan terakhir, setelah pendaftaran Aep-Maslani. Dan pendaftaran Acep-Gina ini jadi penegasan 'head to head' di Pilkada Karawang 2024.

Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana menyampaikan, berkas pendaftaran Acep-Gina telah diterima, dan selanjutnya akan melalui proses verifikasi.

"Berkas sudah kami terima, tinggal menunggu verifikasi oleh tim kami, nanti proses selanjutnya akan ada pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta," tutur Mari Fitriana.

Mari menjelaskan, akan ada tahapan-tanggapan masyarakat, dimana KPU Karawang menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap para bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Karawang 2024.

Selain itu, Mari juga mengingatkan kepada para calon agar menjaga kondusifitas, khususnya di masa kampanye yang merupakan puncak euforia masyarakat pada Pilkada 2024.

"Kami dari KPU menyampaikan sikap kami berdiri di tengah. Kami akan tetap menjaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara," paparnya.

Sementara saat konferensi pers, Bakal Calon Bupati Karawang, Acep Jamhuri menyampaikan rasa syukurnya, karena pemberkasan pencalonannya diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU Karawang.

"Setelah kita deklarasi di Karangpawitan, kita langsung datang ke KPU untuk mendaftar. Alhamdulillah sudah diterima, dan berkas pasangan Acep-Gina dinyatakan lengkap," ujar Acep.

Acep juga mengingatkan agar para pendukungnya menjaga kondusifitas dalam pelaksanaan pilkada Karawang 2024.

"Sekali lagi saya ingatkan, walaupun kita banyak partai pendukung tetapi jangan sampai relawan semuanya menjadi jumawa dan sombong," katanya.

"Partai pendukung, relawan jangan terpancing. Jangan sampai kita ingin naik tapi menginjak orang, jangan sampai menyala tapi memadamkan orang," pungkas Acep.

Diketahui, pencalonan Acep-Gina didukung oleh 4 parpol yang memiliki kursi di legislatif Karawang. Diantaranya Partai Gerindra, Demokrat, Golkar dan PAN.

9 parpol non parlemen juga ikut mendukung Acep-Gina. Diantaranya PSI, Hanura, PPP, PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, PKN, Partai Umat dan Partai Gelora.

Sementara dikubu lawannya Aep-Maslani didukung 4 parpol legislatif dan 1 parpol non parlemen. Yaitu Partai NasDem, PKS, PKB, PDI Perjuangan dan Partai Perindo. (red)*

IMG-20240829-WA0068

Banjir Dukungan, Deklarasi untuk Pasangan Acep- Gina di Karangpawitan Dihadiri Ribuan Kader dan Relawan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pasanga bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN serta Partai Non Parlemen dipastikan akan mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawanghari ini Kamis, 29 Agustus 2024 .

Kehadiran mereka di KPU diperkirakan akan menarik perhatian besar, karena akan dikawal oleh 3 mantan Bupati Karawang serta seluruh pengurus, simpatisan, dan para relawan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

Sejak diumumkan sebagai pasangan calon, Ajam dan Gina telah mendapatkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan ini terlihat dari antusiasme para pendukung yang akan ikut mengiringi pendaftaran mereka.

Para pengurus partai, simpatisan, dan relawan telah berkoordinasi untuk mempersiapkan iring-iringan yang akan bergerak bersama-sama dari titik kumpul di Lapangan Karangpawitan Karawang

Iring-iringan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan, tetapi juga wujud harapan besar dari masyarakat Karawang yang menginginkan keberlanjutan pembangunan dan perubahan positif di kabupaten Karawang.

Ajam dan Gina yang dikenal dengan visi dan program-program yang berpihak pada kepentingan rakyat, bertekad untuk melanjutkan pengabdian mereka dengan semangat dan komitmen yang lebih kuat.

Proses pendaftaran di KPU Karawang ini menjadi momen penting bagi pasangan Ajam dan Gina dalam langkah awal mereka menuju kontestasi Pilkada 2024. Semua mata kini tertuju pada pasangan ini, yang diharapkan dapat membawa Kabupaten Karawang ke arah yang lebih baik di masa depan. (red)*

IMG-20240829-WA0069

Pembangunan Japak dari Program DD Tahap ll Tahun 2024 di Desa Segaran Diduga Curangi Volume dan Diborongkan ke Pihak Ketiga

Kondisi pembangunan Jalan Setapak di Desa Segaran

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Diduga Bangunan Jalan Setapak Di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang diduga tidak sesuai Dengan RAB dan curangi volume sebagaimana yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD) 2024 Tahap ll. Kamis (29/8/24).

Diketahui, pembangunan jalan setapak yang berlokasi di Dusun Segaran, RT. 06/02 diduga tidak sesuai dengan RAB, hal tersebut berdasarkan hasil investigasi awak media dilapangan, dimana pada proses pembangunan jalan setapak tersebut ditemukan kejanggalan seperti pada proses pengecoran papan bigisting tidak full dan terkesan curangi ketebalan volume tinggi bangunan jalan setapak dan diduga tidak sesuai RAB.

Selain itu, pada ketebalan jalan setapak yang seharusnya untuk volume tinggi 10 CM, namun dalam realisasinya ukuran ketebalan terukur bervariasi, yaitu hanya ada sekitar 7 - 8 CM. Dengan adanya dugaan ini, diduga pembangunan jalan setapak tersebut ada unsur untuk memperkaya diri.

Sementara itu, erdasarkan hasil informasi dari masyarakat disekitar lokasi, pekerjaan tersebut ternyata di pihak ke-3 kan atau biasa dikenal dengan istilah diborongkan.

"Bagaimana kerjaan maksimal, kalau fisik bangunan Dana Desa diborongkan, yang ada kualitas dan kuantitas akan buruk," ucap seorang warga yang enggan namanya dipuplikasikan.

Sementara itu, saat ditanyai mengenai keberadaan papan informasi pekerjaan tersebut, karena berdasarkan Undang - Undang KIP tentunya adanya papan informasi merupakan hal yang wajib. Namun, menurut salah satu tenaga kerja yang tidak mau disebutkan namanya, dirinya mengatakan bahwa hanya sebatas bekerja

"Kami hanya sebatas kerja Pak," ucapnya.

Namun, yang jadi pertanyaan publik apakah boleh fisik pekerjaan Dana Desa dipihak ke-3 kan? Oleh karena itu, dugaan ini ada unsur merugikan keuangan Negara, pasalnya ketebalan jalan tersebut jelas tidak sesuai RAB.

Dengan. ada nya informasi ini, diharapkan bisa menjadi acuan bagi Inspektorat Kabupaten Karawang, untuk mengecek bangunan jalan setapak di Desa Segaran.

Hingga berita diterbitkan, Kepala Desa Segaran belum bisa di hubungi untuk dimintai konfirmasi. (Tinggun/red)*

Editor : Nunu Nugraha

IMG-20240828-WA0143

Dikawal Tiga Mantan Bupati dan Ribuan Pendukung, Pasangan Acep – Gina akan Gelar Deklarasi dan Pendaftaran ke KPU Karawang Besok

Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Karawang H. Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara, besok akan mendaftar ke KPU Karawang, Kamis (29/8/2024).

Sebelum mendaftar ke KPU Karawang, pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Karawang H. Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara terlebih dahulu akan deklarasi dilapangan Karangpawitan, diantar 5000 orang dari pengurus dan relawan dari pelosok daerah.

"Insya Allah besok pasangan Acep-Gina daftar ke KPU Karawang, tapi sebelum ke KPU akan Deklarasi terlebih dahulu, dan ada gelaran budaya Karawang pukul 10.00-12.00 WIB," ungkap Nana Kustara yang merupakan salah satu Tim Acep - Gina kepada media, Rabu (28/8/2024).

"Pukul12.00-13.00 WIB Istirahat dan Solat, kemudian 13.00 WIB kita berangkat ke KPU," terang Nana.

Nana mengatakan, Pasangan Acep - Gina merupakan Koalisi Koalisi Kim plus partai non parlemen yang dinamakan Koalisi Karawang bersama Indonesia maju.

"Pasangan Acep - Gina Koalisi Karawang bersama Indonesia maju, mohon do'a nya kepada masyarakat Acep - Gina menang di Pilkada Karawang," pungkasnya. (red)*

IMG-20240828-WA0025

Pengurus dan Anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu PAC Cilebar Gelar Kegiatan Gotong Royong di Area Pertanian Desa Mekarpohaci

Lokasi Gotong Royong pelebaran jalan pertanian

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Gotong royong, merupakan kegiatan yang dilakukan bersama-sama secara sukarela untuk menyelesaikan suatu tugas dengan mudah dan ringan. Kata gotong royong berasal dari bahasa Jawa, "gotong" berarti memikul atau mengangkat, dan "royong" berarti bersama-sama. Jadi, gotong royong secara harfiah berarti mengangkat atau bekerja bersama-sama.

Di Indonesia sendiri, gotong royong juga merupakan sebuah budaya yang sudah tertanam dan mengakar dilingkungan masyarakat. Selain itu, gotong royong tidak hanya melibatkan aktivitas fisik, tetapi juga mencerminkan solidaritas, rasa persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Gotong royong dapat dilakukan di rumah, sekolah, atau masyarakat, dan tidak hanya pada momen penting, tetapi juga menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut pula yang kini tengah diimplementasikan oleh jajaran pengurus dan anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PS Indonesia Bersatu) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Cilebar dengan melakukan gotong royong di area pertanian yang terletak di Dusun Pasung, Desa Mekarpohaci, Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang. Rabu (28/8/24).

Dalam pelaksanaannya, jajaran pengurus dan anggota berkolaborasi dengan pemerintahan desa setempat, bersatu padu memperbaiki akses jalan pertanian dengan cara melakukan pengarugan, guna memperlebar akses jalan pertanian tersebut, agar akses petani dalam melakukan aktifitas pertanian dapat lebih mudah dan lebih baik lagi.

Dalam pantauan Jendela Jurnalis, terlihat bahwa jalan pertanian yang sebelumnya hanya berukuran lebar kurang dari 2 meter, kini lebar jalan tersebut telah diperlebar hingga hampir 2 kali lipat, sehingga untuk akses kendaraan bermotor pun tidak akan kesulitan jika berpapasan dengan kendaraan lainnya.

Saat diwawancara, Naryo selaku Ketua PAC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kecamatan Cilebar mengungkapkan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus akan selalu mengedepankan budaya gotong royong untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Insya Allah, kami Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu PAC Cilebar akan selalu menanamkan jiwa gotong royong dalam setiap tindakan yang memiliki nilai kebermanfaatan untuk masyarakat khususnya di Cilebar," ungkapnya.

Naryo berharap, dengan selalu mengedepankan penanaman kebiasaan gotong royong, tentunya suatu saat pasti akan terbentuk solidaritas yang baik, begitupun dengan asas kebermanfaatannya dengan selalu menggelar kegiatan positif lainnya.

Selain diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh jajaran pemerintahan Desa Mekarpohaci beserta masyarakat dan tokoh petani dilingkungan Dusun Pasung. (Nunu)*

IMG-20240827-WA0098

Jambore Ranting Cilamaya Kulon 2024 Resmi Digelar di Buper RADEN SUPANSA Tegalandak Sumurgede

Jajaran Kepanitiaan beserta Muspika Cilamaya Kulon

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam setiap bulan kelahiran Gerakan Pramuka, yaitu pada setiap Bulan Agustus, seluruh anggota pramuka biasanya akan melaksanakan kegiatan perkemahan seperti Jambore.

Tak terkecuali seperti Jambore Ranting yang diselenggarakan oleh Kwarran Cilamaya Kulon di Bumi Perkemahan RADEN SUPANSA yang terletak di Dusun Tegalandak, Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Selasa (27/8/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat selaku Kamabiran beserta jajaran Muspika, Kepala Korwilcambidik, Ketua PGRI, Perwakilan dari Kapolsek dan Danramil, Kepala Puskesmas beserta Kepala Desa Sumurgede.

Dalam pelaksanaannya, upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dudi Alexandrie, S.STP selaku Camat Cilamaya Kulon sekaligus selaku Ka Mabiran Gerakan Pramukan Kecamatan Cilamaya Kulon.

Upacara Pembukaan Jambore Ranting Cilamaya Kulon 2024

Dalam Sambutannya, Dudi berharap agar terselenggaranya Jambore tersebut, selain untuk ajang rekreasi, juga dapat dijadikan ajang untuk mendapatkan edukasi serta mempererat silaturahmi.

"Melalui kegiatan Jambore ini, saya berharap agar adik-adik dapat menjadikan ini sebagai ajang rekreasi, edukasi dan silaturahmi," harapnya.

Hal tersebut senada dengan apa yang diucapkan Enur Sahroni, S.Pd., MG., selaku Ketua Kwarran Cilamaya Kulon. Saat diwawancara Jendela Jurnalis, Ia berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan disiplin, tanpa lupa untuk selalu menjaga kesehatan dalam cuaca yang dirasa selalu diterpa panas terik dikala siang hari seperti sekarang ini.

"Selain mengikuti kegiatan ini dengan disiplin, saya berharap adik-adik peserta Jambore juga dapat mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira," ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan Jambore tersebut diikuti oleh 1088 peserta, diantaranya adalah 526 andik putra dan 542 andik putri, terdiri dari 29 Pangkalan SD, 11 Pangkalan MI, 6 Pangkalan SMP, dan 5 Pangkalan MTs. Selain itu, meliputi juga peserta dari KANIRA sebanyak 96 orang, yang terdiri dari 35 peserta putra, 61 peserta putri dari 5 Pangkalan SMA/SMK. (Nunu)*