RTKB Lakukan Penanaman Pohon di Muara Bungin, Upaya Nyata Melawan Abrasi dan Kerusakan Pesisir‎

0
Kegiatan penanaman pohon

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR – RTKB (Relawan Tangguh Kampung Bungin) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan pesisir dengan melaksanakan kegiatan penanaman pohon di wilayah Muara Bungin, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (20/12/2025).

‎Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pesisir yang kian terancam abrasi, pendangkalan, serta rusaknya ekosistem akibat tekanan alam dan aktivitas manusia. Penanaman pohon difokuskan di area rawan abrasi yang selama ini menjadi benteng alami bagi permukiman warga dan tambak nelayan.

‎Pantauan di lapangan menunjukkan para relawan bekerja secara gotong royong menanam bibit pohon di sepanjang area pesisir. Bibit ditanam dengan metode sederhana namun terukur, disertai pemasangan ajir dan pengamanan agar tanaman dapat tumbuh optimal meski berada di lingkungan ekstrem pesisir.

‎Koordinator kegiatan RTKB menyampaikan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan bagian dari upaya jangka panjang menyelamatkan Kampung Bungin dari ancaman kerusakan lingkungan.

‎“Muara Bungin adalah wilayah yang setiap tahun terus tergerus abrasi. Jika tidak ada langkah nyata, maka perlahan kampung ini akan hilang. Penanaman pohon adalah ikhtiar kecil kami agar alam kembali memiliki pelindungnya,” ujarnya.

‎Menurut RTKB, vegetasi pesisir memiliki peran penting dalam menahan gelombang, mengurangi laju abrasi, serta menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut. Selain itu, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memperbaiki kualitas lingkungan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.

‎Warga sekitar menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran relawan menjadi penguat harapan di tengah keterbatasan perhatian terhadap persoalan lingkungan pesisir. Selama ini, masyarakat Muara Bungin kerap menghadapi dampak langsung abrasi seperti rusaknya tambak, sulitnya akses nelayan, dan berkurangnya lahan produktif.

‎RTKB juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut dan membutuhkan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas. Upaya penyelamatan pesisir, menurut mereka, tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus menjadi gerakan bersama.

‎“Kami membuka pintu kolaborasi. Lingkungan pesisir adalah tanggung jawab bersama. Apa yang kami lakukan hari ini mungkin kecil, tapi jika dilakukan terus-menerus dan didukung banyak pihak, dampaknya akan besar,” tambahnya.

‎Dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, RTKB berharap Muara Bungin dapat kembali memiliki benteng alami yang kuat, sekaligus menjadi contoh bahwa kepedulian lingkungan bisa dimulai dari gerakan warga dan relawan di tingkat akar rumput. (RCF)*

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *