Jendela Politik

1649229964153

Kang Pipik Ancam Interpelasi, Jika Perbaikan Jalan Interchange Kartim Memakai APBD

Foto Kang Pipik, Anggota Komisi lll DPRD Kabupaten Karawang.

Jendela Jurnalis KARAWANG - Rencana Pemkab Karawang akan memperbaiki Jalan Interchange Karawang Timur (Kartim) dengan menggunakan dana APBD mendapat kritikan keras dari anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, Pipik Taufik Ismail.

Tak hanya itu, politikus PDI-P yang akrab disapa Kang Pipik ini juga mengancam akan menggulirkan hak interpelasi di DPRD Karawang.

Kang Pipik menjelaskan, alasan dirinya mengkritik keras Pemkab Karawang lantaran perbaikan jalan tersebut menggunakan dana APBD yang cukup besar.

“Informasi yang saya dapatkan dari salah satu media online, Pemkab rencananya akan menganggarkan sebesar Rp90 miliar perbaikan Interchange Kartim,” ujarnya kepada awak media, Rabu (6/4/2022).

Padahal, lanjutnya, pihak Jasa Marga informasinya siap menanggung semua biaya perbaikan jalan tersebut meski dengan syarat akan menutup seluruh akses menuju jalur tol Karawang Timur selama pengerjaan. Tetapi rencana tersebut dibatalkan lantaran bakal mematikan roda ekonomi.

“Yang jadi pertanyan saya, berdasarkan kajian apa Pemkab Karawang menyebut bakal mematikan roda ekonomi jika akses jalan tersebut ditutup selama perbaikan? Karena memang selama ini Pemkab Karawang tidak menyampaikan hal itu ke kami (DPRD Karawang-red),” tegasnya.

“Kalau perbaikan jalan itu bisa menggunakan dana Jasa Marga kenapa mesti pakai APBD, ini mubazir,” timpalnya.

Menurutnya, alangkah baiknya dana APBD untuk perbaikan akses jalan tol Kartim digunakan untuk pos lain yang juga menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat Karawang.

“Saya bukannya tidak setuju perbaikan akses jalan tol Kartim, tetapi kalau gunakan dana APBD padahal bisa gunakaan pakai dana Jasa Marga ya sangat disayangkan, sementara ada warga kita juga yang butuh perbaikan,” ucapnya.

Ia mencontohkan kondisi insfrastruktur di wilayah Karawang Utara yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Baik itu masalah abrasi pantai, kondisi jalan rusak, apalagi Karawang Utara juga ada destinasi wisata dan perekonomian pertanian dan tambak.

“Meski jumlah penduduk di sana tidak tidak padat, tetapi mereka juga berhak diperhatikan sendi-sendi kehidupan dan perekonomiannya,” tandasnya.
(Red)

IMG-20220330-WA0003

Terkait Pengadaan Gorden Rp. 48,7 M, Tunjukkan DPR Tidak Peka

Jendela Jurnalis Nasional - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik rencana DPR RI yang hendak mengganti gorden perumahan DPR di Kalibata dengan menyedot anggaran APBN 2022 sebesar Rp 48,7 miliar.

"Kenapa DPR begitu cepat tanggap urusan pesolek begini, sementara untuk pemenuhan hak-hak rakyat terkesan lambat?" kata Juru bicara DPP PSI, Furqan AMC, Selasa 29 Maret 2022.

Furqan menilai anggaran sebesar itu jauh lebih bermanfaat untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak di berbagai daerah.

"Kemarin saja kita dengar ada sekolah dasar ambruk di Kota Bogor, yaitu SDN Ciheuleut 1 dan Ciheuleut 2. Bahkan ada satu juta ruang kelas rusak di seluruh Indonesia yang membutuhkan prioritas anggaran ketimbang pergantian gorden rumah anggota dewan," tegas Furqan.

Apalagi, menurut Furqan, saat ini rakyat juga sedang kesusahan, banyak PHK terjadi, antre minyak goreng dimana-mana, juga antre solar, harga kebutuhan pokok lainnya juga pada naik. Seharusnya anggota dewan lebih sensitif dan berempati sama rakyat.

“Selain itu, nilainya juga tidak masuk akal. Rp 90 juta per rumah itu seperti apa sih? Dalam penelurusan kami, mestinya bisa Rp 10 juta sampai Rp 15 juta saja per rumah,” lanjut Furqan.

Diketahui dari keterangan yang tertera dalam situs LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) DPR RI, pengadaan gorden dengan kode tender 732087 ini, saat ini dalam tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga, serta pembuktian kualifikasi.

Adapun pengambilan keputusan dan pengumuman pemenang tender dijadwalkan pada 1 April mendatang.
(Red/NN)

IMG-20220330-WA0002

Budianto dan Gina Fadlia Swara, Keduanya Dinilai Layak Untuk Maju Pada Pilkada Karawang 2024

Foto Budianto SH, dan Gina Fadlia Swara

Jendela Jurnalis Karawang - Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, wilayah "seksi" dalam percaturan politik nasional, daripada tetangganya kabupaten Purwakarta. Namun, wilayah juga tidak bisa dipandang sebelah mata, sebab perputaran ekonominya cukup signifikan bagi nasional.

Dikepung berbagai industri besar berskala nasional bahkan internasional, Kabupaten Karawang yang memilik 30 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta lebih jiwa menjadi kunci utama kemajuan ekonomi nasional, sebab beberapa perusahaan milik negara berdiri gagah di daerah ini.
Menghadapi Pilkada Serentak yang akan berlangsung tahun 2024 yang akan datang, sejumlah partai politik sudah mempersiapkan diri, salah satunya Partai Demokrat dengan menggelar Rapat Kerja Cabang yang berlangsung di Hotel Aksya Telukjambe Timur Karawang, dengan mengusung thema, "Bersama kita kuat Karawang Bangkit Demokrat Menang Pemilu 2024 "pada Senin (28/03) kemarin.

Pada saat Rakercab Partai Demokrat Ketua DPC. Partai Demokrat Karawang dr. Hj. Cellica Nurachadiana yang juga Bupati setempat, mentargetkan, 12 kursi legislatif dari enam daerah pemilihan dan mentargetkan pemenangan calon kepala daerah pengganti dirinya pada gelar pemilu tahun 2024 mendatang.
“Kita targetkan dua belas kursi legislatif dari enam daerah pemilihan, dan kita targetkan pemenangan calon kepala daerah, minimal wakil Bupati,” sebut Cellica.

Atas pernyataan ketua DPC Partai Demokrat menjadi perbincangan soal Pilkada Karawang sudah mulai memanas. Berbagai lembaga survei dan pengamat politik mulai menganalisis pemetaan pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang mungkin muncul.
Sebagian kader Partai Demokrat berpendapat H. Budianto, SH dipastikan bisa masuk bursa Wakil Bupati Karawang. Hal tersebut dilihat dari perolehan suara terbanyak dan sudah beberapa kali menjadi anggota DPRD Kab. Karawang.

“H.Budianto adalah sosok yang patut dipertimbangakan oleh ketua DPC Partai Demokrat Kab. Karawang, sesuai target Partai Demokrat akan membidik Wakil Bupati di eksekutifnya,” ujar salah seorang kader Partai Demokrtat.
H Budianto, SH memiliki peluang menjadi Calon Wakil Bupati dalam percaturan Pilkada Karawang, sebab memiliki modal untuk menang.

Selain itu, figuritas atau tingkat ketokohan juga menjadi salah satu perhatian utama bagi masyarakat dalam memilih calon pemimpinnya, sebab figuritas akan mempengaruhi aksebilitas (ketercapaian) yang berimbas pada elektabilitas (keterpilihan).

Tidak menampik, saat ini dinamika politik menjelang pilkada Karawang mulai menghangat. Terutama berbagai isu seputar bursa kandidat yang bakal maju dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Termasuk desas-desus jika H. Budianto dengan Politisi Gerindra yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Gina Fadlia Swara, S.E., MM.

Keduanya sangat mumpuni untuk mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati, sebab tokoh yang di kenal oleh masyarakat Karawang hingga dari seluruh pelosok kampung dan desa masyarakat mengenalinya karena familiar dan humanis, terbukti dengan keduanya pada pileg tahun lalu memperoleh suara terbanyak, baik itu H. Budianto maupun Hj. Gina Fadlia Swara, S.E., MM
Selain itu, H. Budianto juga merupakan tokoh muda putra daerah yang memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang politik dan hukum juga dekat dengan masyarakat Karawang, sementara Gina Swara yang berlatar belakang organisatoris, juga sebagai politisi Gerindra Kabupaten Karawang juga memiliki basis massa.

Selain berbekal Pengalaman dan rekam jejak yang baik kedua tokoh itu sudah matang di dunia politik dan diyakini akan membawa Karawang lebih maju lagi.
(Sinfo/Red)

IMG-20220306-WA0000

Deklarasi Dukungan Untuk Gus Muhaimin Jadi Presiden, Dari Paguyuban Keluarga Pekerja Migran Karawang

Foto saat menyatakan yel-yel dukungan

Jendela Jurnalis Karawang - Jika Membahas tentang Pencapresan, mungkin sebagian orang ada yang menyebutkan masih lama, yaitu masih sekitar 2 tahunan lagi. Tapi, berbagai dukungan dari kalangan Masyarakat untuk beberapa tokoh politik yang ditargetkan untuk mengikuti kontestasi pencapresan di 2024 nanti sudah mulai bermunculan.

Seperti yang terselenggara di Kabupaten karawang hari ini, Minggu (06/03/2022), Acara silaturahmi yang dihadiri kurang lebih 100 orang Purna dan Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Paguyuban Keluarga Pekerja Migran Karawang, Mendeklarasikan dukungannya untuk Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disebut Gus Muhaimin, yang tak lain adalah Ketua Umum dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Dalam kegiatan yang digelar untuk mempererat silaturahmi antar Keluarga dan Purna PMI tersebut, Paguyuban Keluarga Pekerja Migran Karawang juga ternyata membahas perihal dukungan untuk kontestasi pencapresan nanti, bahkan langsung mendeklarasikannya di lokasi pertemuan.

Foto beberapa Purna PMI

Seperti yang dikatakan Hj Kawiroh Nasor (51), salah satu Purna Pekerja Migran (PMI) yang pernah bekerja di Arab Saudi selama 6 tahun tersebut mengatakan bahwa sosok Gus Muhaimin dinilainya merupakan seorang tokoh yang paling peduli terhadap PMI, bisa dilihat dari rekam jejaknya yang selalu membela dan membantu setiap permasalahan PMI.

"Gus Muhaimin bagi saya merupakan sosok yang sangat peduli kepada PMI, lihat saja rekam jejak beliau, banyak PMI yang telah beliau bantu dan perjuangkan dalam setiap permasalahannya. Jadi, dukungan ini patut kita berikan agar kedepannya beliau bisa lebih leluasa dalam menangani permasalahan PMI, terlebih kalau jadi Presiden nanti." Katanya.

Foto sa'at pembubuhan tanda tangan dukungan

Cukup kreatif memang, dalam agenda silaturahmi saja mereka bisa sekaligus membuat agenda deklarasi, bahkan selain dalam bentuk orasi dukungan dari perorangan serta bersama juga, masing-masing dari mereka turut membubuhkan tanda tangan dukungan dalam sebuah banner yang rencananya nanti akan dikirimkan ke Gus Muhaimin langsung.

(NN)

IMG-20220118-WA0035

10 Ruang Kelas SMPN 1 Cabangbungin Rusak Parah, PSI Desak Perbaikan Segera

Jendela Jurnalis Bekasi - Kondisi SMPN 1 Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, sangat memprihatinkan. Dari 21 ruang kelas, 9 di antaranya tak bisa digunakan lagi, 2 ruang kelas bahkan sudah ambruk rata dengan tanah. 1 lab IPA juga sudah tak bisa digunakan.

Direktur Propaganda dan Advokasi Kebijakan Publik DPP PSI, Furqan AMC, menyambangi sekolah tersebut dan berbincang dengan kepala sekolah dan pengurus Komite Sekolah. Ia didampingi Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi, Muhammad Syahril dan kader-kader PSI lain.

“Kalau sekolah yang relatif dekat dari Jakarta saja rusak parah begini, bagaimana kondisi banyak sekolah di pelosok Tanah Air?” kata Furqan dalam keterangan tertulis, Selasa 18 Januari 2021.

Dari 12 ruang kelas yang masih difungsikan, 5 di antaranya darurat, tetap digunakan karena keterbatasan ruang kelas.Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Cabungbungin, H. Rukmin, menyatakan pihaknya berharap perbaikan segera dilakukan. “Sebab terus-terang saja kami kekurangan ruang belajar. Dengan jumlah siswa hampir 800, kalau pembelajaran tatap muka 100%, jelas kami sangat-sangat kekurangan,” kata Rukmin.

Furqan menambahkan, “Tidak mungkin kita biarkan siswa belajar dalam suasana yang begitu memprihatinkan ini. Karena itu kami berharap tidak ada tawar-menawar, jangan ditunda-tunda, segera tolong perbaiki SMPN 1 Cabangbungin."

Ia berharap tidak hanya SMPN 1 Cabangbungin tentunya yang diperbaiki.

“Momentum ini seharusnya menjadi awalan yang baik dan serius untuk memperhatikan kondisi sekolah di seluruh Indonesia,” lanjut Furqan.

Dalam catatan PSI, ada 1 juta ruang kelas yang rusak di seluruh Indonesia. Berangkat dari data ini, PSI menggagas Gerakan Solidaritas Bela Sekolah.

“PSI akan mendorong perbaikan sekolah-sekolah rusak tersebut. Semua siswa berhak memperoleh ruang belajar yang aman dan nyaman,” kata Furqan.(Red)