Bakal Calon Kepala Desa Pantai Bakti dari Kampung Bungin Siap Perjuangkan Penyelesaian Penderitaan Warga Pesisir
Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR – Masyarakat Kampung Bungin kembali menaruh harapan besar pada salah satu putra daerah yang kini maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa Pantai Bakti. Sosok yang lahir dan besar di lingkungan pesisir itu menyatakan tekadnya untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini membelit kehidupan warga, khususnya di Kampung Bungin.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa penderitaan warga tidak boleh lagi dibiarkan berlarut-larut. Mulai dari abrasi yang mengikis daratan, banjir rob yang terus merendam rumah-rumah penduduk, persoalan infrastruktur yang tak kunjung tuntas, hingga lemahnya perhatian terhadap nelayan tradisional, semua menjadi fokus utama yang ingin ia benahi bila diberi amanah memimpin.
“Saya besar di Bungin, dan saya melihat sendiri bagaimana masyarakat menderita setiap hari. Sudah saatnya ada perubahan nyata, bukan janji. Kita tidak bisa lagi menunggu, kita harus bergerak untuk menyelamatkan Kampung Bungin dan pesisir Pantai Bakti,” ujarnya.
Warga menilai kehadiran bakal calon dari Kampung Bungin ini membawa angin segar. Banyak yang berharap sosok tersebut menjadi pemimpin yang benar-benar mengerti kondisi lapangan dan mau turun tangan dalam menyelesaikan masalah yang selama ini terkesan diabaikan.
“Sudah terlalu lama kami menghadapi abrasi, banjir rob, dan ketidakpastian. Kami butuh pemimpin yang hatinya ada untuk masyarakat pesisir,” ujar salah satu tokoh warga.
Dengan mengusung semangat perubahan dan keberpihakan kepada rakyat, bakal calon ini menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pemulihan wilayah pesisir, penanganan bencana, penguatan ekonomi nelayan, serta peningkatan pelayanan desa agar masyarakat Muara Gembong bisa hidup lebih layak dan aman.
Pencalonan ini mendapat respons positif di berbagai kalangan, terutama karena latar belakangnya yang berasal langsung dari kampung yang paling terdampak bencana. Warga Bungin menyebut bahwa inilah saatnya suara pesisir benar-benar didengar dan diperjuangkan.
Pemilihan Kepala Desa Pantai Bakti diprediksi akan berlangsung ketat, namun harapan masyarakat jelas: mereka ingin pemimpin yang berani, jujur, dan memahami penderitaan kampung pesisir secara nyata. (RCF)*
