Jendela Sosial

IMG-20251201-WA0023

Persiapkan Acara Mujahadah Nisfusannah, PW Wahidiyah Jabar Konsisten Gelar Agenda Rutin Tahunan

Jendela Jurnalis Karawang JABAR PW Wahidiyah Provinsi Jawa Barat akan menggelar Mujahadah Nisfusannah di Lapang Rumah Sakit Rosela, Jalan Interchange Karawang Barat, pada 6 Desember 2025. Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri langsung Pengasuh Perjuangan Wahidiyah Pusat, Kanjeng Romo Kiai Abdul Majid Ali Fikri RA.

Mujahadah Nisfusannah merupakan agenda rutin tahunan dalam organisasi Perjuangan Wahidiyah. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengamalkan ajaran spiritual melalui Sholawat Wahidiyah yang pertama kali diamalkan oleh KH Abdoel Madjid Ma’roef.

Sholawat Wahidiyah dipandang sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya melalui doa dan zikir, dengan tujuan menjernihkan hati serta menenangkan jiwa.

Adapun gerakan Wahidiyah berawal dari amalan Sholawat Wahidiyah yang disusun KH Abdoel Madjid Ma’roef pada Tahun 1963 setelah melalui proses riyadhah dan permohonan petunjuk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Perjuangan Wahidiyah berkembang melalui Yayasan dan Pondok Pesantren Kedunglo, Kediri, Jawa Timur, yang secara resmi didirikan pada 15 Juli 2011 dan disahkan Kemenkumham pada 30 Desember 2011. Yayasan ini menaungi seluruh aktivitas perjuangan Wahidiyah di berbagai daerah.

Ketua Panitia Pelaksana III Mujahadah Nisfusannah, Ade Rosadi mengatakan, jamaah yang akan hadir berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, serta dari DKI Jakarta, Banten, dan sejumlah provinsi lainnya, termasuk Jawa Timur.

“Rencana Mujahadah Nisfusannah ini sudah dimatangkan. Panitia lokal Karawang juga sudah melakukan persiapan, mulai dapur, tempat shalat berjamaah, tempat berwudhu, toilet, kamar mandi, dapur umum dan tenda-tenda penginapan sampai panggung dan tenda Mujahadah Nusfusannah,” ujar Ade Rosadi, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan bahwa kapasitas jamaah yang diproyeksikan hadir mencapai sekitar 10.000 orang. Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Barat.

Ade Rosadi juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Karawang ini berjalan baik dan lancar. Ia ikut mengajak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk berkenan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Sebagai orang nomor satu di Jawa Barat, tentu dielu-elukan kehadirannya oleh Jamaah Wahidiyah. Oleh karena itu kalangan jamaah Wahidiyah sangat berharap Gubernur Jabar memberikan support tersendiri melalui kehadirannya di tengah tengah jamaah,” pungkasnya.(Red)

IMG-20251129-WA0006

Jerit Warga Muara Kampung Bungin, Muara Gembong

Muara Kampung Bungin, Muara Gembong

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Di Muara Kampung Bungin, Muara Gembong, suara laut kini berubah menjadi keluhan yang tak lagi bisa disembunyikan. Ombak yang setiap hari menghantam pantai membawa cerita yang sama, tanah terus hilang, muara makin dangkal, dan kehidupan nelayan semakin berat. Abrasi merenggut daratan, penambangan pasir merusak dasar laut, sementara alat tangkap cantrang menghabisi biota yang menjadi sumber nafkah warga.

‎Di tengah keadaan yang semakin menyesakkan ini, seorang tokoh pemuda setempat, Reydo, menyampaikan suara hati yang mewakili seluruh masyarakat muara kampung bungin.

‎Dengan nada tegas namun penuh rasa kecewa, ia berkata, “Saya sudah melaporkan persoalan ini. Bila dalam satu bulan tidak ada yang turun melihat kondisi kami, saya akan kembali datang ke posko pengaduan. Dan kali ini, mungkin saya akan mengajak masyarakat lainnya untuk ikut bersama saya. Kami ingin bisa bertemu langsung dengan Pak Dedi Mulyadi. Aya salam ti budak hilir, Pak… Ulah ukur di kota wae. Turun sakali-kali ka hilir, ka tempat kami nu ayeuna lembur na kuat beak ku abrasi,” tuturnya.

‎Reydo menegaskan bahwa perjuangan ini bukan untuk kepentingan pribadi. Ini tentang hidup orang banyak—tentang laut yang semakin rusak, tentang kampung yang perlahan hilang, tentang masa depan anak-anak pesisir yang terancam.

‎Ia melanjutkan dengan suara bergetar, “Muara kami dangkal, pasir terus dikeruk, laut kami rusak. Kami bukan minta kemewahan, kami hanya minta diperhatikan. Masyarakat kota selalu jadi prioritas, tapi kami di hilir seakan tidak dianggap. Padahal laut inilah yang memberi makan kami setiap hari.”

‎Harapan warga kini tertuju pada pemerintah dan pihak terkait agar segera turun tangan. Mereka ingin melihat tindakan nyata—bukan hanya janji, bukan hanya rapat yang tak menyentuh akar masalah.

‎Karena bagi mereka, Muara Gembong bukan sekadar wilayah pesisir. Ini rumah, ini tanah kelahiran, dan ini tempat hidup yang sedang mereka pertahankan mati-matian. (NN)*

IMG-20251129-WA0038

PLN Peduli Bersama Forum DAS Cilamaya Tanam 20 Ribu Mangrove

Jendela Jurnalis Karawang JABAR PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan FORDAS Cilamaya, menanam 20 ribu bibit mangrove di pesisir utara Karawang dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2025. Kegiatan ini digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema PLN Peduli, Jumat (28/11/2025).

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove menjadi langkah penting menjaga garis pantai Jawa Barat yang terus terdampak abrasi. Meski luas area tanam di Karawang relatif kecil, Sugeng berharap kegiatan itu dapat menjadi gerakan besar dalam menjaga lingkungan pesisir.

"Walaupun hanya sekitar dua hektare, kita berharap gerakan kecil ini menjadi gelombang besar penanaman mangrove di seluruh wilayah pesisir. Mangrove adalah benteng alam penjaga lautan," ujarnya.

Sugeng menambahkan, selain penanaman mangrove, PLN juga melaksanakan pelatihan perhitungan karbon bagi masyarakat serta program perawatan tanaman selama enam bulan. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan bagian dari komitmen PLN mendukung konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldi Arvian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Aisyah Diah, Kepala Dinas Perkebunan, Ganjar Yudiansyah, Kepala Dinas Kehutanan, Dodi Tardian, serta perwakilan komunitas Forum DAS Cilamaya dan unsur Pemerintahan Kecamatan Cilamaya Wetan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsihmengungkapkan, bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya menangani 12 juta hektare lahan kritis di Indonesia. Ia menyebut abrasi di wilayah pantai Jawa Barat telah mencapai lebih dari 300 hektare dalam beberapa tahun terakhir.

"Kegiatan hari ini bukan hanya simbolis. Ini bentuk sinergi seluruh pihak dalam mengatasi degradasi lingkungan. Garis pantai Jawa Barat panjang, PR kita besar, tapi kolaborasi seperti ini sangat berarti," katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Rizaldi Arvian menyampaikan, apresiasi kepada PLN atas inisiatif menanam 20 ribu bibit mangrove di Karawang Utara, salah satu daerah yang mengalami abrasi paling masif di Jawa Barat.

"Ini bukan sekadar kegiatan seremoni. Dampaknya mungkin tidak terasa besok, tetapi bertahun-tahun ke depan anak cucu kita akan merasakan manfaatnya. Karawang Utara sudah beberapa kali kehilangan akses jalan desa akibat abrasi," terang Rizaldi.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga lingkungan melalui langkah kecil di tingkat rumah tangga, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan mendukung upaya rehabilitasi pesisir.

Pada akhir acara, dilakukan simbolis penyerahan bibit mangrove, mangga, dan kelapa kepada Ketua Forum DAS Cilamaya, Muslim Hafiz, sebagai bentuk kolaborasi pelestarian lingkungan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada PLN dan para mitra yang terlibat, dilanjut dengan penanaman secara simbolis di pesisir pantai Muara Baru, Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. (Red)

IMG-20251126-WA0042

Wujudkan Kepedulian Sosial, BRI Bagikan Makanan untuk Yatim dan Dhuafa di Jakarta Selatan

Jendela Jurnalis Jakarta Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Kantor (KC) Jakarta Warung Buncit menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan ke Yayasan Yatim Piatu dan Duafa.

Kali ini BRI KC Jakarta Warung Buncit Berbagi kebahagiaan di Yayasan Harapan Robbani yang berlokasi Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI KC Jakarta Warung Buncit dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, tim BRI KC Jakarta Warung Buncit turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan kepada yatim piatu dan duafa yang ada di Yayasan Harapan Robbani. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILian,” ujar Pimpinan BRI KC Jakarta Warung Buncit, Pamadi Purno Widodo.

Pamadi menambahkan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Harapan kami dengan adanya Program Jumat Berkah ini bisa bermanfaat bagi orang banyak," tutupnya.(Red)

IMG-20251125-WA0016

Momentum Hari Guru Nasional, Jendela Jurnalis Ucapkan Apresiasi dan Penghormatan bagi Para Guru

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) pada Selasa, 25 November 2025. Tahun ini, peringatan HGN mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat."

‎Peringatan HGN 2025 juga diwarnai dengan peluncuran logo resmi yang menggambarkan hubungan harmonis dan kolaboratif antara guru dan murid, berlandaskan kasih sayang, ketulusan, serta semangat belajar sepanjang hayat.

‎Logo tersebut sekaligus menjadi simbol penghargaan bagi seluruh pendidik di Indonesia yang terus berjuang tanpa kenal lelah.

‎Di momentum istimewa ini, PRIATNA Pemimpin Redaksi Media Online Jendela Jurnalis/jendralnews.co.id beserta segenap jajaran redaksi menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru nasional.

‎“Selamat Hari Guru Nasional 2025. Terima kasih kepada semua guru dan pendidik di seluruh Indonesia atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Guru adalah pilar utama kemajuan bangsa. Dengan guru yang hebat, Indonesia akan semakin kuat,” ujarnya Pimred jendralnews.co.id.

‎Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi menuntut guru untuk terus beradaptasi, namun dedikasi dan ketulusan mereka dalam mendidik tetap menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan.

‎Momentum Hari Guru Nasional tahun ini juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan penghargaan terhadap profesi guru harus terus menjadi prioritas.

‎Jendela Jurnalis berharap semoga peringatan HGN 2025 dapat menguatkan semangat para pendidik untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk menghargai peran guru sepanjang masa. (red)*

IMG-20251123-WA0029

Acara Selesai dan Sukses: Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan & Lingkungan di Pantai Bakti Berakhir Lancar‎

Foto bersama saat penutupan kegiatan

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Rangkaian kegiatan sosial kemanusiaan dan peduli lingkungan di Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, resmi berakhir dengan sukses setelah tiga hari pelaksanaan yang melibatkan sinergi kuat antar lembaga, relawan, dan masyarakat setempat.

‎Pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada sunatan massal bagi anak-anak warga Pantai Bakti. Kegiatan berlangsung aman dan tertib, disambut antusias oleh para orang tua dan peserta, serta mendapatkan dukungan penuh dari tim medis dan relawan kesehatan yang bertugas.

‎Ketua RTKB dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
‎“Kami berterima kasih atas kepedulian dan kerja sama semua unsur yang telah hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat pesisir. Semoga kegiatan kolaboratif seperti ini terus berlanjut untuk keberlangsungan Pantai Bakti,” ujarnya.

‎Lembaga dan unsur yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain:

‎- BNPB

‎- BPBD Kota Bekasi

‎- BPBD Kabupaten Bekasi

‎- BPBD Karawang

‎- BPBD Purwakarta

‎- BAZNAS

‎- Relawan kemanusiaan & komunitas peduli lingkungan

‎- Tokoh masyarakat dan warga Pantai Bakti

‎Rangkaian kegiatan selama tiga hari meliputi:

‎- Pemasangan pemecah ombak & penanaman cemara laut

‎- Edukasi kesehatan masyarakat

‎- Edukasi lingkungan untuk anak-anak SDN 02 Pantai Bakti

‎- Kegiatan bersih-bersih pantai

‎- Sunatan massal sebagai bentuk pengabdian sosial

‎Penutupan rangkaian agenda ini ditandai dengan apel evaluasi singkat yang diikuti seluruh relawan dan peserta sebagai ungkapan syukur atas selesainya kegiatan tanpa kendala besar.

‎Selesai dan sukses, penyelenggara kegiatan pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi untuk Pantai Bakti.

‎Pantai Bakti Kuat - Indonesia Tangguh. (NN)*

IMG-20251123-WA0006

Hari Ketiga Relawan RTKB Gelar Sunatan Massal di Pantai Bakti

Kegiatan Sunatan Massal yang digelar oleh RTKB

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Relawan Tangguh Kampung Bungin (RTKB) memasuki hari ketiga dengan agenda Sunatan Massal bagi anak-anak warga Desa Pantai Bakti dan sekitarnya. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta dukungan berbagai pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut. Minggu (23/11/25).

‎Sunatan massal berlangsung di salah satu fasilitas umum di wilayah Pantai Bakti dengan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim medis profesional serta dukungan tekhnis para relawan di lapangan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi kesehatan, namun juga sebagai wujud kepedulian sosial terhadap keluarga yang membutuhkan bantuan layanan medis secara gratis.

‎Pernyataan Ketua RTKB

‎Dalam wawancara dengan wartawan, Ketua RTKB,  menyampaikan, “Sunatan massal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, semoga membawa keberkahan dan keceriaan bagi anak-anak dan keluarga mereka."

‎Antusiasme Warga

‎Kehadiran orang tua dan warga sekitar yang mendampingi membuat suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta juga mendapatkan bingkisan serta dukungan moral dari para relawan, sehingga tercipta suasana nyaman dan mengurangi rasa takut pada anak-anak.

‎Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan RTKB yang masih terus berlanjut dalam rangka meningkatkan kepedulian dan memperkuat solidaritas bersama di wilayah pesisir yang terdampak abrasi. Untuk hidup yang lebih sehat, kuat, dan penuh kepedulian bersama. (NN)*

IMG-20251123-WA0001

Hari Kedua Kegiatan Relawan RTKB di Pantai Bakti Berjalan Lancar dan Produktif

Kegiatan RTKB Hari ke 2

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Kegiatan relawan yang digagas Relawan Tangguh Kampung Bungin (RTKB) di wilayah pesisir Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, memasuki hari kedua dengan rangkaian aktivitas yang berfokus pada mitigasi bencana dan edukasi masyarakat di Pantai Bakti, Muara Gembong. Sabtu (22/11/25).

‎Pada pelaksanaan hari kedua, relawan bersama warga setempat berhasil menjalankan beberapa kegiatan utama, yakni:

‎1. Pemasangan pemecah ombak (breakwater) sebagai langkah mitigasi abrasi yang terus menggerus garis pantai dan mengancam permukiman warga.

‎2. Kegiatan bersih pantai, melibatkan relawan dan masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

‎3. Edukasi kesehatan masyarakat, mencakup pemahaman tentang pentingnya kebersihan lingkungan, sanitasi dan pencegahan penyakit pasca banjir rob.

‎4. Edukasi dan motivasi untuk pelajar SDN 02 Pantai Bakti.

‎Pernyataan Ketua RTKB

‎Dalam wawancara bersama wartawan, Ketua RTKB, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat setempat dan seluruh relawan.

‎“Kami berterima kasih atas dukungan warga dan seluruh relawan. Kegiatan mitigasi abrasi ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk menyelamatkan wilayah Pantai Bakti. Harapannya, aksi ini membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Apel Konsolidasi Dipimpin Deputi Pencegahan BNPB

‎Sebagai rangkaian penutup pada hari kedua, dilakukan apel konsolidasi relawan dan masyarakat, dipimpin oleh Pangraso Suryotomo, Deputi Pencegahan BNPB. Apel tersebut digelar sebagai sarana evaluasi dan penyamaan langkah setelah kegiatan sepanjang hari.

‎Apel ini bukan merupakan penutupan kegiatan, namun bagian dari koordinasi untuk melanjutkan program penanganan abrasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir.

‎Kegiatan akan terus berlanjut dengan tujuan menciptakan perlindungan lingkungan jangka panjang, menumbuhkan kesadaran masyarakat dan memperkuat sistem mitigasi bencana di kawasan Pantai Bakti. (NN)*

IMG-20251122-WA0001

International Volunteer Day 2025 – Kampung Bungin, Pantai Bakti

Kegiatan Volunteer Day 2025 di Kampung Bungin

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Kegiatan International Volunteer Day 2025 di Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, memasuki hari kedua dengan rangkaian aktivitas yang berjalan lancar dan penuh antusias. Para relawan dari berbagai organisasi bersama masyarakat setempat berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang dipusatkan di kawasan pesisir Kampung Bungin. Sabtu (22/11/25).

‎Pada hari kedua ini, kegiatan difokuskan pada:

‎Agenda yang Telah Dilaksanakan Hari Ini

‎- Pemasangan pemecah ombak sebagai upaya melindungi wilayah kampung dari abrasi pantai yang setiap tahun semakin meningkat.
‎- Edukasi kesehatan yang diberikan kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih, pencegahan penyakit kulit, penanganan pertama pada luka, serta kesehatan lingkungan.
‎- Aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan relawan dan masyarakat untuk menjaga keindahan serta kelestarian lingkungan pesisir.

‎Masyarakat terlihat sangat antusias dan terlibat aktif dalam seluruh kegiatan, terutama dalam upaya menjaga lingkungan serta fasilitas pantai yang menjadi identitas Kampung Bungin.

‎Kutipan Tanggapan Ketua RTKB

‎Ketua Relawan Tangguh Kampung Bungin (RTKB) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan hari ini.

‎“Kami sangat bersyukur kegiatan hari kedua berjalan dengan baik. Pemasangan pemecah ombak, edukasi kesehatan, edukasi anak dan aksi bersih pantai adalah langkah penting untuk melindungi Kampung Bungin dari abrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan.”

‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua relawan dan masyarakat yang telah bekerja keras hari ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus menguat dan membawa perubahan positif bagi kampung dan lingkungan kita.”


‎Agenda Besok (Hari Ketiga)

‎📌 Sunatan massal
‎📌 Water & Fire Rescue Training
‎📌 Cek kesehatan gratis
‎📌 Penanaman mangrove dalam jumlah besar
‎📌 Pemantapan dan penutupan kegiatan

‎Kegiatan akan berlanjut hingga besok sebagai puncak acara International Volunteer Day 2025 di Kampung Bungin. (NN)*

IMG-20251121-WA0007(1)

Pembukaan International Volunteer Day 2025 di Kampung Bungin‎Pembina RTKB Sulistiono Serahkan Kaos Relawan sebagai Simbol Soliditas dan Kesiapsiagaan

Foto saat penyerahan kaos

Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Kegiatan International Volunteer Day (IVD) 2025 di Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, resmi dibuka pada Jumat (21/11).

‎Pembukaan ditandai dengan penyerahan kaos Relawan Tangguh Kampung Bungin (RTKB) oleh Sulistiono selaku Pembina RTKB kepada Ketua Relawan Tangguh Kampung Bungin.

‎Acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menjadi simbol penguatan identitas, soliditas, serta kesiapsiagaan relawan pesisir dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan kebencanaan.

‎Dalam sambutannya, Sulistiono menyampaikan, “Ini adalah momentum bagi kita untuk mempertegas peran relawan dalam menjaga pesisir. Kita bergerak bersama, kita kuat bersama. Jaya Relawan Tangguh Kampung Bungin.”

‎Rangkaian Kegiatan IVD 2025

‎International Volunteer Day 2025 mengangkat tema “Solidaritas Melalui Kesukarelawanan”, dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada 21–23 November 2025, meliputi:

‎- Pemeriksaan kesehatan gratis

‎- Edukasi kesehatan dan kebencanaan

‎- Water rescue & fire rescue

‎- Pemanfaatan air hujan

‎- Sunatan massal

‎- Penanaman 2.000 mangrove

‎- Aksi bersih-bersih pantai

‎- Pemasangan pemecah ombak

‎- Kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya

‎Program ini bertujuan memperkuat kapasitas warga pesisir dalam mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan.

‎Kutipan Ketua Relawan Tangguh Kampung Bungin

‎Ketua RTKB menyampaikan apresiasi dan semangatnya dalam menjalankan kegiatan kesukarelawanan tahun ini:

‎“Kami para relawan di Kampung Bungin siap memberikan tenaga dan waktu untuk merawat lingkungan pesisir. Penanaman mangrove dan aksi bersih pantai bukan hanya kegiatan seremonial, tapi komitmen kami untuk masa depan wilayah ini. Terima kasih kepada pembina, masyarakat, dan seluruh pihak yang mendukung. Bersama kita jadikan Kampung Bungin lebih tangguh.”

‎Tentang RTKB – Relawan Tangguh Kampung Bungin

‎Relawan Tangguh Kampung Bungin (RTKB) adalah komunitas relawan yang kita bentuk sendiri dari semangat warga Kampung Bungin untuk menjaga lingkungan pesisir, memperkuat ketahanan bencana, dan membangun kemandirian masyarakat.

‎RTKB berjalan dengan prinsip:

‎- Gotong royong

‎- Kepedulian sosial

‎- Kesiapsiagaan terhadap bencana

‎- Pelestarian lingkungan, terutama mangrove

‎- Solidaritas berbasis komunitas

‎Dengan semangat swadaya, RTKB berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan ketangguhan Kampung Bungin.

‎Informasi Kontak Media

‎📞 0813 9150 0914 (Subur Rojinawi)
‎📞 0813 8594 6934 (Bait)
‎📍 Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17730 (NN)*