admin

IMG-20211211-WA0080

Dalam Upaya Pelestarian Kebudaya’an, Milangkala ka 3 BMMK Gelar Pertunjukan Seni dan Budaya di Rumah Inspirasi Kembang Djohar Tempuran

Karawang, Jendela Jurnalis News.Dalam upaya pelestarian kebudaya'an, Badan Musyawarah Masyarakat Karawang (BMMK) pada milangkala ke 3 menggelar kegiatan beberapa pagelaran Pentas seni dan budaya, berlokasi di Rumah Inspirasi Wisata Kembang Djohar, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Karawang, pada Sabtu (11/12/2021).

Acara berlangsung dari pagi hingga sore hari, di isi dengan pagelaran Seni dan Budaya seperti Penampilan Topeng Banjet, Tari Jaipong dan beberapa kegiatan lainnya dengan unsur kesenian, seperti halnya Tarian Rampak dari Sanggar Puspa Wangi, Seni Topeng Banjet Sinar Pusaka Warna Abah Pendul, selain itu juga pemberian pengharga'an secara simbolis berikut uang kadeudeuh oleh H. Pendi Anwar SE sebagai Ketua Umum BMMK Karawang kepada beberapa Tokoh Seniman Maestro.

Turut hadir beberapa Tokoh Masyarakat karawang seperti Pengacara kondang Karawang Asep Agustian, Ketua Lodaya Kang Nace Permana, Pakar Seni dan Budaya Jatisari H. O'o Nurohman, H. Okih Hermawan mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudaya'an yang juga telah berjasa sebagai Fasilitator atas terbentuknya BMMK, Camat berikut jajaran Muspika Kecamatan Tempuran beserta Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat setempat, khususnya di Desa Sumberjaya, dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Pendi Anwar SE, sebagai Ketua Umum BMMK menuturkan harapannya di milangkala ke 3 BMMK untuk Seniman dan Budayawan di Kabupaten Karawang.

"Hanya inilah yang bisa kami lakukan untuk seluruh seniman di Kabupaten Karawang, dengan perayaan milad ini, harapan saya semoga kedepannya seniman dan budayawan bisa lebih terorganisir lagi, sebagai bentuk penghargaan dan upaya BMMK melestarikan Kesenian dan Kebudaya'an. Sekarang mungkin baru seribu lebih yang sudah di asuransikan, kedepannya di tahun 2022 kita targetkan seribu lagi untuk bisa didaftarkan," tuturnya

Dalam acara tersebut, diceritakan Sejarah Lahirnya BMMK, beserta laporan pencapaian BMMK bahwa sebanyak 2117 seniman sudah terdaftar di database BMMK, meskipun itu hanya sebagian kecil yang baru terdaftar, karena masih ada beberapa kendala terkait pendata'an, disampaikan juga ada 1058 kelompok seni tradisi, modern dan religi yang telah diajukan dan di SK kan, dibahas juga tentang asuransi dan pembuatan KTA seniman yang sudah menginjak di tahap ke 2.(NN)

Kegiatan 912 Napak Tilas Ngarumat Jagat, Mengenang Sejarah Rawagede Di Balongsari-Rawamerta

Jendela Jurnalis Karawang - Ratusan Komunitas berbaur dan memadati Area Monumen Rawagede, mulai dari Pemerhati lingkungan, Budayawan, Karang Taruna, dan berbagai element masyarakat lainnya, digagas oleh Masyarakat Karawang Bersatu ( MKB ), berkumpul menggelar kegiatan 912 Napak Tilas Ngarumat Jagat, yang diselenggarakan selama tiga hari, Kamis sampai dengan Sabtu (9-10-11/12/2021), di Area Monumen Rawagede yang tepatnya berada di Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.

Dalam acara yang disebut Ngarumat Jagat tersebut, diawali dengan tabur bunga di area Makam Pahlawan Rawagede, lalu penanaman pohon tak jauh dari Monumen Rawagede, kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Karawang, Dandim 0604, Kapolres, Camat beserta unsur Muspika, Kepala Desa, tokoh Masyarakat, serta Komunitas pemerhati lingkungan budayawan, dan seluruh Komunitas dan unsur masyarakat.

Tak hanya itu saja, banyak rangkaian kegiatan bernuansa budaya dengan kearifan lokal yang akan digelar dalam acara tersebut, seperti halnya murak timbel (membuka bekal makanan) papahare, yaitu membuka timbel dan makan bersama, di ikuti oleh peserta dari komunitas, diskusi lingkungan, dan rangkaian kegiatan di hari berikutnya diadakan lomba Kaulinan Budak (Mainan anak), Pentas Seni dan Budaya, dan rencananya juga di puncak acara akan ada Kirab Merah Putih, ngarak Odong-odong, Dongdang dan Tumpeng hingga Pajang Jimat.

Disampaikan Yudi Wibiksana selaku Panitia Penyelenggara, acara 912 Napak Tilas Ngarumat Jagat, ia meyampaikan terima kasihnya kepada ibu bupati, pak Dandim, Kapolres, serta unsur perangkat lainya bersama- sama masyarakat menanam bibit pohon, disekitar petilasan rawagede.

"Itu pertanda bahwa pemerintah sudah ngarumat jagad, sebagai simbol turut serta merawat jagad," ungkapnya.

Lanjut yudi, Ngarumat jagat merupakan salah satu tradisi masyarakat sunda khususnya di Karawang yang memiliki nilai diantaranya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allat SWT, sebagai upaya menjaga dan melestarikan alam, sebagai wadah untuk bersilaturahmi, dan sebagai nilai gotong royong.

"Kita juga berharap, melalui kegiatan semacam ini ke depannya dapat memunculkan potensi-potensi penduduk lokal yang bernilai ekonomi serta dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Insya Allah Ngarumat Jagat ini juga akan dijadikan sebagai event tahunan," jelasnya.

(Mad/NN)