Bulan: Juli 2022

IMG-20220713-WA0006

KKBM Koperasi Sahabat Bersama Terima Kunjungan Tinjauan Rumah Produksi Oleh Alfamart, Dihadiri Beberapa Dinas Terkait dan Lembaga Pemerhati PMI.

Foto bersama usai acara peninjauan dan diskusi dihalaman Kantor Koperasi Sahabat Bersama.

Jendela Jurnalis Karawang -
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) bina'an dari Koperasi Sahabat Bersama yang terletak di Dusun Ceah, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang mendapatkan kunjungan dari PT. Sumber Alfaria Tbk. (Alfamart-red) untuk meninjau rumah produksi UMKM olahan rengginang dan keripik sukun.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (13/07/2022) tersebut bertempat di kantor Koperasi Sahabat Bersama, karena secara kebetulan rumah produksi keripik sukun tersebut berlokasi disekitar kantor koperasi.

Dalam agenda tersebut, selain kunjungan peninjauan dari pihak Alfamart. Tampak hadir juga beberapa perwakilan dari Dinas dan intansi penunjang Koperasi dan PMI di lingkup kabupaten Karawang. Mulai dari Dinkop, Disnaker, Bapeda, BP2MI, Organisasi Buruh Migran Garda BMI, dan Pemdes Pasirjaya. Dengan menghadirkan pula pihak dari Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI) selaku penunjang permodalan.

Rangkuman foto dalam agenda kunjungan di rumah produksi keripik sukun.

Usai pihak Alfamart melakukan peninjauan disekitar lokasi rumah produksi, kemudian dilanjutkan dengan agenda berdiskusi bersama seluruh pihak yang hadir. Bertujuan untuk pemecahan masalah guna kelancaran produksi dan pemasaran produk itu sendiri.

Foto dokumentasi diskusi dari semua pihak yang hadir.

Perlu diketahui, Produk UMKM dari KKBM ini bisa berjejer dan tak kalah bersaing dengan produk pabrikan besar, bahkan produknya ini bisa tembus di 4 Kabupaten sekitar melalui 720 outlet Alfamart.

Seperti yang dikatakan H. Ahmad Fanani S.Pd.I selaku pelopor dari KKBM dan Koperasi Sahabat Bersama, dari pemasaran yang sudah tepat, mereka ternyata kesulitan untuk alat penunjang produksi.

"Untuk pemasaran mungkin kita sudah bekerjasama dengan pihak yang tepat, namun tetap kita harus pertahankan dan kembangkan lagi, dan selain itu, kita kesulitan juga untuk penunjang produksi seperti mesin atau alat pengolahan", ucapnya dalam diskusi.

Ia juga mengeluhkan terkait kelangkaan bahan baku berupa komoditi sukun yang hanya bisa didapatkan sekitar empat bulan sekali.

"Kesulitan kita adalah komoditi sukun, untuk mendapatkan sukun itu tidak bisa setiap bulan, dan harus menunggu jeda sekitar 4 bulan untuk mendapatkannya kembali, dan disetiap daerah nyaris berbuah dan hanya dapat dipanen diwaktu yang sama", keluhnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap dengan berkumpulnya semua pihak dalam moment diskusi tersebut, bisa menghasilkan solusi yang baik dan tepat untuk menunjang kelancaran produksi dan kelancaran pemasaran yang lebih baik lagi untuk KKBM.

Dalam agenda diskusi tersebut semua masing-masing pihak yang hadir terlihat pro aktif memberikan solusi agar semua keluhan yang diutarakan dapat teratasi untuk keberlangsungan KKBM kedepannya. (NN).

IMG-20220713-WA0003

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Fasilkom Unsika, Kejari Karawang Siap Limpahkan Berkas Tersangka Ke Pengadilan.

Foto Kejari Karawang ketika dikonfirmasi Media.

Jendela Jurnalis Karawang -
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi gedung Fasilkom Unsika yang menyebabkan kerugian Negara sekitar 6 Milyar Rupiah.

Usai menetapkan seorang tersangka beberapa waktu lalu, Kejari Karawang tidak lama akan melimpahkan tersangka tersebut ke pengadilan.

“Kemarin kita sudah mendapatkan hasil penghitungan kerugian negara, insya Allah bila tidak ada halangan segera berlangsung tahap kedua serahkan kepada penuntut untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Kejari Karawang, Martha, kepada Media, Selasa (13/7/2022).

Ketika disinggung adanya kemungkinan bertambahnya tersangka dalam kasus tersebut, Martha secara diplomasi menyerahkan hal itu dalam perkembangan selanjutnya.

“(saat ini) baru satu tersangka, nanti bisa lihat perkembangannya,” ujarnya.

Ia membeberkan, saat ini penyidik sedang melengkapi pemberkasan, setelah lengkap diserahkan ke penuntutan.

“Nanti penuntut juga akan memeriksa apakah berkas sudah lengkap, sesudah berkas dinyatakan lengkap barulah penyerahan tersangka dan barang bukti dan setelah penyerahan tersangka dan barang bukti barulah dilimpahkan ke pengadilan,” tutupnya.
(red).

IMG-20220711-WA0009

Perkuat Kepengurusan, DPC Garda BMI Karawang Serahkan SK Untuk 4 DPAC Sekaligus.

Foto pengurus DPAC Tirtajaya usai menerima SK.

Jendela Jurnalis Karawang -
Gabungan Rakyat Daerah untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) DPC Kabupaten Karawang yang telah diangkat menjadi salah satu Badan Otonom (Banom) oleh Partai Kebangkitan Bangsa pada 2021 lalu, kini semakin solid dan fokus menjalankan roda keorganisasiannya.

Hari ini, Senin (11/07/2022), bertempat di salah satu rumah makan ikan bakar Pesisir Pantai Utara Karawang, tepatnya di Desa Pusakajaya Selatan, Kecamatan Cilebar. Pengurus DPC Garda BMI Karawang telah menggelar seremonial pengangkatan dan pemberian Surat Keputusan (SK) untuk Kepengurusan di tingkat Kecamatan atau biasa disebut Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).

Dalam kegiatan tersebut, 4 Pengurus DPAC telah menerima SK, DPAC yang menerima SK tersebut diantaranya adalah dari Kecamatan Jayakerta, Kecamatan Tirtajaya, Kecamatan Pedes dan Kecamatan Cibuaya.

Dalam kesempatannya, Rasmana selaku Ketua DPC Garda BMI Kabupaten Karawang menerangkan bahwa pentingnya dibentuk Pengurus DPAC di tiap kecamatan untuk mempermudah informasi dari Pusat, sehingga nantinya informasi tersebut bisa diserap dengan merata. Begitupun sebaliknya.

"Pembentukan DPAC ini sangat penting, yaitu untuk mempermudah informasi yang turunnya dari Pusat, sehingga nantinya informasi tersebut bisa diserap dengan merata. Dan juga sebaliknya, informasi dari bawah bisa sampai ke Pusat dengan cepat". Terangnya.

"Begitupun dalam pergerakan organisasi, tentunya sangat membantu berjalannya roda organisasi, terutama untuk hal-hal yang berkaitan tentang Pemerhati Perlindungan dan Pemberdayaan PMI (Pekerja Migran Indonesia-red)". Tambahnya.

Lebih lanjut, di akhir acara Rasmana juga menyampaikan harapannya, bahwa Pengurus dan Anggota Garda BMI diharapkan memiliki jiwa sosial yang tinggi, totalitasnya harus dipertahankan, dan jangan sampai nantinya malah membuat masalah baru terhadap PMI yang sedang menghadapi kesulitan.

"Saya berharap semua Pengurus dan Anggota harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, pertahankan totalitas dan solidaritasnya, jangan sampai nantinya bertindak gegabah, dan malah membuat masalah baru terhadap PMI yang sedang mengalami kesulitan dan sedang kita bantu". Tutupnya.
(M. Sugiri/NN).

IMG-20220711-WA0004

SMK TKM Tempuran Potong 1 Ekor Sapi Kurban, Siswa-Siswi Tampak Antusias Berbagi Untuk Masyarakat.

Foto suasana saat pengemasan hasil pemotongan hewan kurban dihalaman sekolah SMK TKM Tempuran.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka memperingati moment Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) Tempuran menyembelih hewan kurban, yaitu berupa 1 ekor sapi.

Tampak terlihat para Guru, siswa dan juga masyarakat disekitar lingkungan sekolah turut berpartisipasi dalam pemotongan hewan kurban yang dilakukan dihalaman sekolah SMK TKM Tempuran pada Senin pagi (11/07/2022), mulai dari prosesi penyembelihan hingga pengemasannya untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Menurut Sukatmo, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah, ia menerangkan bahwa potongan hewan kurban tersebut dalam pembagiannya juga melibatkan siswa-siswi, aparatur Desa setempat bersama Tokoh Masyarakat setempat.

"Alhamdulilah, moment Idul Adha tahun ini dari sekolah bisa berkurban 1 ekor sapi, setelah pemotongan selesai, nanti yang membagikannya para siswa, aparatur dan tokoh masyarakat disini, agar siswa bisa mendapatkan ilmu sosial yang bermanfaat dan bisa berbaur bersama bermasyarakat." Terangnya.

Dari pantauan Team Jendela Jurnalis, terlihat memang puluhan siswa maupun siswi dari SMK TKM berbaur membawa ratusan kantong kresek berisi daging hasil pemotongan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Foto saat Siswa-Siswi SMK TKM Tempuran membagikan hasil pemotongan kurban kepada masyarakat sekitar.

Para siswa terlihat sangat antusias dan bahagia, karena dapat berpartisipasi dalam merayakan dan membantu pemotongan hingga pembagian hewan kurban yang diselenggarakan oleh sekolah tempat mereka menimba ilmu.

Seperti yang diungkapkan oleh Sahidil Khudri, salah satu siswa kelas XIl TMI 1 usai membagikan hewan kurban ke masyarakat, dirinya mengungkapkan bahwa ia sangat bangga dan bahagia bisa berpartisipasi dalam penyelenggara'an kegiatan tersebut, dan pelajaran untuk ilmu sosialpun ia didapatnya.

"Alhamdulilah, saya bangga dan bahagia bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini, bersyukur saya bersekolah disini tidak hanya diajarkan ilmu formal saja, kita juga diajarkan bagaimana caranya menjadi orang yang berjiwa sosial tinggi, dengan tetap mengedepankan etika dan tatakrama untuk keseharian dalam bermasyarakat." Ungkap Sukatmo.

Sementara itu, Saepudin Lubis, S.Pd selaku Ketua Panitia Penyelenggara pemotongan hewan kurban di SMK TKM juga menjelaskan bahwa penyelenggara'an penyembelihan hewan kurban berupa sapi ni merupakan yang perdana, karena sebelumnya biasanya hanya memotong beberapa ekor kambing.

"Karena memang ini yang perdana dan terhitung besar, ya maksimal kita upayakan bagikan ke masyarakat lingkungan sekitar, walaupun secara hasilnya gak terlalu banyak, yang penting semuanya dapat merasakan, bahwa dengan adanya sekolah dilingkungannya, masyarakat sekitar merasa semakin diperhatikan dan mendapatkan manfaat". Jelasnya.
(NN).

IMG-20220711-WA0003

Dana Kompensasi Tumpahan Minyak Tahap Berikutnya Tak Kunjung Cair, Tiga Kades Beserta Warga Terdampak Mengadu ke DPRD Karawang.

Foto 3 Kades bersama LBH dan perwakilan Warga.

Jendela Jurnalis Karawang -
Warga dari 3 Desa yang terdampak tumpahan minyak milik PT Pertamina hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ-red) Karawang mendatangi komisi IV DPRD Karawang, dengan tujuan menuntut kepastian dana kompensasi tahap berikutnya yang di janjikan pihak PT Pertamina.

Warga 3 Desa tersebut yakni terdiri dari para Nelayan, Petani tambak garam dan tambak ikan dari Desa Ciparage jaya Kecamatan Tempuran, Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamya kulon serta Desa Muara baru Kecamatan Cilamaya wetan Kabupaten Karawang, Jawa barat, Senin (11-07-2022).

Kedatangan warga dari 3 Desa yang terdampak tumpahan minyak tersebut di dampingi oleh masing-masing Kepala Desa, tampak jelas kepala desa Ciparagejaya, Kabun S.pd.i serta kepala desa Pasirjaya Abdul Hakim S.pd alias lurah Saglak atau lazim di sebut lurah Kian Santang, juga Kepala desa Muara Iyos S.pd.i serta LBH (Lembaga Bantuan Hukum-red) dari 3 Desa tersebut, mereka ikut hadir mendampingi guna menuntut hak-hak warga atau pelaku yang terdampak tumpahan minyak Pertamina tersebut.

Kedatangan warga 3 Desa korban dampak tumpahan minyak PT Pertamina di terima oleh komisi IV DPRD Karawang dan selang berapa lama Komisi IV DPRD Karawang yang di pimpin oleh ketuanya, Asep Syarifudin menggelar hearing dengan warga 3 Desa tersebut.

Foto suasana hearing.

Adapun yang hadir dari agenda hearing itu Ketua dan anggota Komisi IV DPRD Karawang Asep Syarifudin atau di sapa Asep IB, Anggota Dewan Jajang Sulaeman, Anggota Dewan Rizka Restu Amelia dan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karawang Abuh Bukhori serta pihak dari PT. Pertamina, rapat waktu itu digelar Pada Kamis kemarin, (7-07-2022).

Jejak pendapat atau Hearing keluhan dari tiga desa terdampak tumpahan miyak dari PT Pertamina di utarakan oleh masing-masing warga di hadapan DPRD komisi IV, Dinas Perikanan Karawang dan pihak dari PT Pertamina,intinya warga tersebut menuntut pencairan tahap berikutnya dari dana kompensasi yang di janjikan oleh PT.Pertamina

Diketahui, pasca tumpahan minyak dari PT. Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ) tahun 2019 warga 3 Desa tersebut menyisakan sekitar 700 orang dari 10 ribu orang yang terdampak langsung tumpahan minyak PT. Pertamina.

Dari jumlah sisa yang terdampak, mereka mengakui masing-masing hanya baru mendapat kompensasi Rp 1.800.000,- dengan asumsi baru 2 bulan dengan jumlah nominal perbulan Rp 900.00,- dari tahun 2019 sampai sekarang.

Sementara pihak Pertamina mengklaim telah melakukan Verifikasi ulang dengan menggunakan tenaga Mahasiswa untuk pendataan pelaku utama yang terdampak tumpahan minyak. Sehingga dari hasil verifikasi yang di lakukan pihak Pertamina banyak warga yang kehilangan haknya karena tidak termasuk katagori verifikasi versi Pertamina.

Ketua komisi IV DPRD Karawang Asep IB memaparkan hasil dari hearing tersebut, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Karawang.

”Nanti pihak LBH koordinasi dengan kami di DPRD Karawang dan kami akan mengeluarkan rekomendasi kepada ibu Bupati Karawang serta pak Sekda dan pak Sekda (Sekretaris daerah-red) adalah sebagai ketua Tim Pokja Kabupaten” ujar, Asep IB.

”Nah itu untuk membuka kembali verifikasi dengan data yang sebenarnya di lapangan nah nanti kemudian kami mohon sampaikan kepada pimpinan PT.Pertamina apa yang terjadi pakta-pakta hasil rapat atau hearing hari ini menjadi catatan kepada temen-temen Pertamina” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya kulon, Abdul Hakim, mengatakan pihaknya meminta tindak lanjut dari PT. Pertamina atas pelaku utama terdampak tumpahan minyak tersebut.

”Orang-orang yang datang ke sini awalnya sudah mempunyai kartu dan sudah menerima uang Rp. 1.800.000,- dan itu betul pelaku-pelaku utama yang terdampak tumpahan minyak seperti Nelayan, Petani Tambak dan Petani Ikan”, ujar Kades Kian Santang.

“Intinya mereka punya tuntutan satu tindaklanjut dari Pertamina seperti apa ? bagi mereka-mereka betul pelaku dilapangan yang betul-betul terdampak langsung oleh tumpahan minyak dari PT.Pertamina”, pungkasnya.
(Red/NN).

IMG-20220709-WA0001

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Media Kawal Kinerja Jaksa.

Foto Jaksa Agung dalam pertemuan bersama beberapa petinggi SMSI dan lainnya. (Sumber: rls/Zul)

Jendela Jurnalis Jakarta -
Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) turut membantu Kejaksaan Agung untuk mengawal kinerja Jaksa.

"Yang melaksanakan tugas pengawasan di sini adalah Asisten Pengawasan, dan itu SDM nya terbatas, oleh karenanya kami meminta media-media (anggota SMSI-red) turut mengawasi kinerja Jaksa," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin ketika menerima Pengurus SMSI Pusat yang dipimpin Ketua Umum Firdaus di Gedung Bundar Kejaksaan Agung Jakarta (6 Juli 2022).

Turut mendampingi Firdaus yakni Penasehat SMSI Pusat Ervik Ari Susanto, Ketua Forum Pemred Media Siber Bernadus Wilson Lumi dan Humas SMSI Wisnu. Dari jajaran Kejagung tampak hadir Kejati DKI Reda Manthovani, Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Asisten Umum Kuntadi, SH. dan Asisten Khusus Hendro Dewanto, SH.

Lebih lanjut Jaksa Agung juga menyampaikan bahwa kerja-kerja yang dilakukan jajaran Kejaksaan Agung perlu diinformasikan kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi kepadanya.

"Sesuai arahan Presiden agar kerja-kerja yang dilakukan aparat Kejaksaan juga perlu disampaikan kepada publik, sehingga masyarakat menjadi tahu apa yang sudah dilakukan," sambung Burhanuddin.

Sementara itu Ketua Umum SMSI Firdaus menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu yang diberikan Jaksa Agung kepada SMSI.

"Kami ucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan Bapak Jaksa Agung. Kami juga ingin sampaikan apresiasi dari seluruh anggota SMSI kepada Jaksa Agung atas prestasi dan kinerja Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus-kasus korupsi besar, mengamankan uang negara, terlebih menjadikan media sebagai mitra jaksa untuk melaporkan hasil kerja kejaksaan kepada masyarakat," ucap Firdaus.

Silaturahmi Pengurus SMSI Pusat kepada Jaksa Agung ini dalam rangka implementasi program kerja dan persiapan Rapat Pimpinan Nasional
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang akan diselenggarakan pada tanggal 21-23 Juli 2022 mendatang.

Lebih lanjut Firdaus juga mengapresiasi Jaksa Agung Burhanuddin yang mendorong jurnalisme berkelanjutan.

"Jaksa Agung Bapak Prof. Dr. ST. Burhanuddin, SH.,MM juga turut serta
mendorong jurnalisme yang berkelanjutan dengan membantu membangun ruang belajar, mushola dan dapur umum di Journalist Boarding school (JBS) Cilegon, oleh karenanya kami ucapkan terima kasih dan sampaikan penghargaan setinggi-tingginya," papar Firdaus.
(Red).

IMG-20220707-WA0005

MIM Karawang Bersama BUMPI Gelar Pelatihan Barista Kopi Kekinian Untuk Santri dan Alumni Pesantren.

Foto kegiatan pelaksana'an Pelatihan Barista Kopi Kekinian.

Jendela Jurnalis Karawang -
Dalam rangka membangun kemandirian Santri dalam bidang perekonomian, Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Kabupaten Karawang menggelar pelatihan barista kopi kekinian untuk Santri dan Alumni Pesantren yang ada di Kabupaten Karawang.

Dalam pelaksanaannya, MIM Karawang mengundang beberapa perwakilan dari Pesantren, Pengurus Masjid dan Majlis Taklim se-Kabupaten Karawang untuk menghadiri Pelatihan di Aula PT Aswaja Multimedia Grup, Jl. Rangga Gede, Perumahan Gempol Permai, Tanjungpura, Karawang pada Kamis (7/7/2022).

Foto suasana beberapa peserta tampak fokus mendengarkan pemaparan dari pemateri pelatihan.

Acara pelatihan tersebut di isi oleh BUMPI center Karawang (Badan Usaha Milik Pesantren Indonesia), BPJS Ketenagakerjaan, dan Perisai.

Ayatullah SPdI. Sekjen MIM Karawang kepada Team Jendela Jurnalis menerangkan bahwa selain pelatihan barista kopi kekinian juga ada beberapa point yang dituangkan dalam pelatihan tersebut. Yaitu meliputi penawaran bisnis untuk BUM Pesantren, Masjid dan Majlis Taklim Karawang diantaranya berupa :

- Reseller kedai kopi dengan alat peracik kopi
sebagai pentaris kedai.

- Reseller ayam prozen paket komplit.

- Hibah 6 jenis bibit ikan dan 200 an bibit
pohon buah buahan.

- Kerjasama berkebun kelor.

- BUMPesantren menjadi Agen BPJS Perisai / BPJS non upah.

- Demplot bibit padi dan kerjasama
pengelolaan sawah.

Ayatullah juga menerangkan terkait program pelatihan barista kopi kekinian untuk santri dan alumni dan pesantren ini perdana digelar di Karawang, setelah sebelumnya menggelar pelatihan serupa di Cirebon.

"Program seperti ini sebelumnya sudah dilakukan di kabupaten Cirebon, hari ini perdana di Karawang, dan untuk di Karawang pelaksananya adalah MIM, dan pengisi materinya dari BUMPI". Terangnya.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan tujuan terkait penyelenggaraan pelatihan tersebut, menurutnya bahwa program ini digelar bertujuan untuk mendidik alumni dan santri dalam membangun kemandirian ekonomi.

"Tujuan disellenggarakan pelatihan ini adalah untuk mendidik pengusaha-pengusaha dari alumni dan santri pondok pesantren. Dan Tujuan akhirnya ya adalah untuk membangun Kemandirian ekonomi itu sendiri". Jelasnya
(AT).

IMG-20220707-WA0001

PHE ONWJ Lakukan Pembersihan di Perairan Utara Karawang, Pasca Ditemukannya Ceceran Limbah.

Foto suasana penyisiran ceceran limbah.

Jendela Jurnalis Karawang -
Pasca ditemukannya ceceran limbah oleh tim operasi PHE ONWJ saat melakukan patroli rutin di wilayah perairan utara Karawang, PHE ONWJ segera melaporkan kepada instansi pemerintah dan SKKMigas untuk melakukan inisiatif secara cepat melakukan bantuan pembersihan.

Sejumlah 8 sampai dengan 11 kapal dikerahkan untuk mengawal recovery team dalam melokalisir temuan ceceran dengan menggunakan perlengkapan oil boom dan oil skimmer.

Selama proses pembersihan berlangsung, tim PHE ONWJ berkoordinasi secara intensif dengan SKK Migas, Kementrian ESDM, Kementrian LH, KSOP Kepulauan Seribu, DLH dan Dinas Perikanan di Kabupaten Karawang.

Kegiatan pembersihan berlangsung selama 4 hari dan terus dilakukan pemantauan sampai dengan 7 hari hingga pada Rabu (22/06), proses pembersihan dinyatakan tuntas dan kondisi perairan sudah bersih kembali.

Agus Suprijanto selaku Sr. Manager Relations Regional Jawa Subholding Upstream menyatakan, dari hasil analisa data melalui pengambilan sampel untuk pengecekan finger print test di laboratorium resmi yang diakui oleh pemerintah, limbah yang ditemukan tersebut menyerupai karakter oli bekas. Sementara itu dari pihak PHE ONWJ juga sudah dipastikan kegiatan operasi dan produksi berjalan normal tanpa ada indikasi anomali dari fasilitas produksi" ujar Agus.

Menurut Agus, Tim PHE ONWJ juga telah menyampaikan hasil tersebut kepada instansi pemerintahan terkait, untuk dapat dilakukan langkah lanjutan yang diperlukan.

“Sudah menjadi kebijakan dan komitmen kami untuk turut menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan dengan ikut membantu secara tanggap dan cepat membersihkan limbah yang terjadi di perairan. Bagi kami, keselamatan kerja dan lindungan lingkungan menjadi prioritas utama di setiap kegiatan operasi perusahaan”, jelas Agus.

Diketahui, PT PHE ONWJ merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang tergabung dalam Zona 5 Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, bersama dengan Zona 6 PHE OSES, dan Zona 7 PT Pertamina EP. Area kerja PHE ONWJ terletak di Kota/Kabupaten Kepulauan Seribu, Karawang, Indramayu dan Cirebon. (Red).

IMG-20220706-WA0000

22 MWC PCNU Karawang Berkumpul, Disinyalir Sebagai Bentuk Dukungan Untuk Diadakan Konfercab Ulang.

22 MWC PCNU Karawang berkumpul dikantor H. Jenal Arifin.

Jendela Jurnalis Karawang. -
Sedikitnya, 22 Majelis Wakil Cabang (MWC) PCNU Kabupaten Karawang berumpul di kantor H. Jenal Arifin yang berlokasi di kawasan perkantoran Grand Taruma Karawang sambil menggelar pengajian, Selasa (5/7/2022).

Berkumpulnya 22 MWC tersebut disinyalir sebagai bentuk dukungan kepada H. Jenal Arifin paska dikeluarkannya surat evaluasi dari PBNU terkait hasil konfercab XXI PCNU Karawang yang kemungkinan imbasnya bakal menggelar kembali konfercab dengan diawali pembentukan caretaker.

“Ini sekaligus menginformasikan kepada 22 MWC yang hadir tentang perkembangan surat PBNU, tentang evaluasi Konfercab ke XXI PCNU Karawang. Tentunya ini menjadi preseden bagi kita warga Nahdiyin tentang surat PBNU itu,” tutur Deden Permana, tokoh muda NU Karawang kepada awak media.

Deden Permana (pegang mic) didampingi H. Jenal Arifin (kiri).

Deden menegaskan, 22 MWCNU Karawang akan tunduk dan patuh apapun yang akan diputuskan oleh PBNU, terkait evaluasi Konfercab ke XXI PCNU Karawang.

“Tentunya kami 22 MWC akan sami’na wa’atona apapun yang akan diputuskan oleh pimpinan tertinggi kita yaitu PBNU,” katanya.

Deden pun menjawab sejumlah keraguan mengapa surat evaluasi hasil Konfercab ditunjukan kepada PWNU Jawa Barat, bukan kepada PCNU Karawang. Menurutnya, hal itu lantaran PBNU menjawab surat rekomendasi yang disampaikan oleh PWNU. Apalagi di surat itu di bawahnya juga ada tembusan untuk pengurus PCNU Karawang periode 2017-2022.

“Jadi surat PBNU tidak akan disampaikan ke PCNU, tetapi ya ke PWNU,” jelasnya.

Deden kembali menegaskan, imbas adanya surat evaluasi Konfercab PCNU Karawang oleh PBNU, maka kepengurusan PCNU Karawang hasil konfercab kemarin akan ditertibkan melalui surat selanjutnya.

“Tentunya dalam tahapan organisasi ketika Konfercab itu diangap melanggar oleh PBNU, maka surat rekomendasi itu ya caretaker. Insha Allah apapun yang akan diputuskan oleh PBNU, kita akan menerima,” bebernya.

“Kita akan samina waatona (kami dengar kami taat), ketika surat PBNU itu A ya kita akan A. Kalau surat itu B ya kita akan B,” timpal Deden.

Ditambahkan Deden, untuk kepengurusan PCNU Karawang saat ini jelas tidak ada, setelah adanya surat evaluasi dari PBNU.

“Ya nanti ada konfercab ulang. Meskipun di dalam AD/ART nya tidak ada istilah/bahasa konfercab ulang, tetapi masih memakai bahasa Konfercab ke XXI lagi,” tutupnya. (red).

IMG-20220705-WA0003

Polres Karawang Gelar Peringatan dan Syukuran HUT Bhayangkara Ke-76.

Foto Kegiatan Peringatan HUT Bhayangkara Ke-76 di Polres Karawang.

Jendela Jurnalis Karawang -
Polres Karawang menggelar upacara memperingati HUT Ke-76 Bhayangkara di halaman Mapolres Karawang, Selasa (5/7/2022) sekira pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, komunitas LMS/Ormas, seniman dan insan pers itu berlangsung penuh dengan keakraban dan khidmat.

Foto momentum disela acara syukuran.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, dalam sambutannya menyampaikan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak memimpin Polri telah menggelorakan program Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, tranparansi dan berkeadilan.

Kemudian Kapolri memfokuskan transformasi Polri dalam ada empat bidang, yakni transformasi bidang organisasi, transformasi bidang operasional, transformasi bidang pelayanan publik dan transformasi bidang pengawasan.

“Sehingga hari ini Polres Karawang siap bertranformasi untuk mengimplementasikan program presisi yang bersinergi dengan Forkopimda dan stakeholder Karawang , tokoh pemuda dan tokoh pemuda serta elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Polres Karawang dari awal telah bertekad untuk bisa mengawal program pemerintah, dalam hal ini Pemkab Karawang, yang goalnya agar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karawang tumbuh lebih baik lagi dan masyarakatnya secara kamtibmas bisa diwujudkan.

“Mendukung semua program Pemkab Karawang dalam rangka menciptakan rasa aman nyaman dan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Tempat yang sama, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memuji Polres Karawang yang dikomandoi AKBP Aldi Subartono yang dinilai telah berhasil membawa kamtibmas di wilayah Kabupaten Karawang lebih baik, di antaranya dengan meluncurkan program Lapor Pak Kapolres.

“Program Lapor Pak Kapolres ini jelas untuk meningkatkan pelayanan masyarakat langsung direct ke Pak Kapores sehingga mengetahui sejumlah masalah yang ada di lapangan yang menimbulkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Terimakasih Pak Kapolres yang telah meluncurkan program unggulannya,” ucapnya. (red).