Wisata Pantai Bungin Tetap Ramai Dikunjungi Meski Akses Jalan Rusak dan Abrasi Mengancam
Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR – Wisata Pantai Bungin masih menjadi tujuan favorit masyarakat untuk mengisi libur awal tahun 2026. Meski akses jalan menuju lokasi wisata mengalami kerusakan di sejumlah titik dan kawasan pantai menghadapi ancaman abrasi yang cukup mengkhawatirkan, antusiasme pengunjung untuk datang tidak surut. Kamis (1/1/26).
Sejak pagi hari, pengunjung terus berdatangan dengan menggunakan kendaraan roda dua dan berjalan kaki. Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang membuat pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas menuju Pantai Bungin.
Selain persoalan akses jalan, abrasi pantai menjadi ancaman serius bagi kawasan wisata ini. Di beberapa titik, garis pantai terlihat semakin terkikis akibat gelombang pasang dan cuaca ekstrem. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keberlangsungan Wisata Pantai Bungin serta aktivitas masyarakat pesisir.
Meski dihadapkan pada keterbatasan akses dan ancaman abrasi, para wisatawan tetap memilih Pantai Bungin karena panorama alamnya yang masih alami dan suasana pantai yang tenang. Kehadiran pengunjung juga memberikan dampak positif bagi pedagang makanan dan minuman di sekitar pantai.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius, baik terhadap perbaikan akses jalan maupun penanganan abrasi pantai.
“Pengunjung tetap datang meski jalannya rusak dan hanya bisa dilewati motor. Tapi kami khawatir abrasi ini makin parah kalau tidak segera ditangani,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga lainnya menambahkan bahwa abrasi sudah berlangsung cukup lama dan semakin terasa dampaknya.
“Setiap tahun pantai makin terkikis. Kami berharap ada tindakan nyata sebelum kawasan ini benar-benar rusak,” ungkapnya.
Masyarakat setempat menyatakan siap mendukung upaya pelestarian dan pengelolaan Wisata Pantai Bungin, asalkan dibarengi dengan perhatian dan langkah konkret dari pihak terkait demi keberlanjutan wisata dan keselamatan lingkungan pesisir.
