Jendela Daerah

Proyek Normalisasi Drainase Dusun Pasir Hegar Desa Parakan Mulya Diduga Dikerjakan Tak Sesuai Teknis

Published by
admin
Papan informasi dan kondisi pekerjaan

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR –
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang saat ini tengah gencar menyelenggarakan beberapa pembangunnan infrastruktur melalui serapan APBD, guna memperbaiki dan memberikan fasilitas yang memadai dalam menunjang perekonomian rakyat.

Namun, sangat disayangkan, dibalik gencarnya pembangunan infrastruktur, ada saja pihak kontraktor selaku pemegang tender dalam pelaksanaan pekerjaan dari dinas tersebut ternyata masih ada saja yang lalai dan terkesan asal-asalan dalam proses pengerjaannya.

Seperti yang ditemukan Jendela Jurnalis Pada Pekerjaan Dinas PUPR dalam Proyek Normalisasi Drainase Dusun Pasir Hegar, RT. 02/01, Desa Parakan Mulya, Kecamatan Tirtamulya, yang dikerjakan oleh CV. PUTRA KARYAMAKMUR SEJAHTERA dengan nomor kontrak 027.2/06.2.01.14.22/KPA-SDA/PUPR/2023 dengan nilai anggaran Rp. 187.550.000.00,- yang bersumber dari APBD tersebut diduga dikerjakan tak sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan (juknis juklak).

Berdasarkan pantauan Jendela Jurnalis dilapangan, meskipun terlihat adanya kisdam, namun pemasangan turap tersebut terlihat masih penuh dengan genangan air, hal tersebut tentunya dinilai akan berpengaruh terhadap kualitas bangunan, karena adukan bahan material tentunya akan kembali hancur jika dipasang dalam kondisi tergenang air.

Begitupun dengan adanya kisdam yang terpasang, seolah tak ada fungsinya jika proses pemasangan turap dikerjakan dalam kondisi tergenang air, seolah kisdam dipasang hanya untuk formalitas saja.

Kondisi fisik pekerjaan yang dinilai tak sesuai teknis

Menyikapi hal tersebut, AS yang mengaku sebagai petani dari lingkungan sekitar mengeluhkan pekerjaan yang notabene adalah realisasi dari Dinas itu dinilai sangat buruk bahkan terkesan lolos dari pengawasan.

“Itu teh kerjaan turap dari dinas katanya, tapi kok kayak amatiran, masa masang batunya dicemplungin gitu, apa emang kerjanya gak diawasi apa gimana ya?” ungkap AS saat berbincang dengan Jendela Jurnalis. Selasa (18/7/2023).

Sementara itu, karena minimnya informasi, pihak dari Jendela Jurnalis belum bisa mendapatkan keterangan dan konfirmasi dari pihak pelaksana maupun pengawas dalam proyek tersebut, bahkan saat ditanyakan ke pekerja yang ada dilokasi pun mereka seolah menutupi dan mengatakan tidak tahu menahu tentang siapa bos mereka dalam pekerjaan tersebut.

Dengan asas praduga tak bersalah, hasil konfirmasi dan klarifikasi dari pihak terkait akan kami tayangkan dalam release berikutnya. (Maman)*

admin

Recent Posts

Warga Kampung Bungin Tolak Pengerukan Pasir Ilegal, Abrasi Ancam Permukiman

Penolakan pengerukan pasir ilegal Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Masyarakat Kampung Bungin RT 001 dan… Read More

3 hari ago

Nunung Hoeriyah, S.Pd.I Maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa Pantai Sederhana dengan Slogan “Mari Bung Rebut Kembali”

Nunung Hoeriyah, S.Pd.I (Bakal Calon Kepala Desa Pantai Sederhana) Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Nunung… Read More

6 hari ago

Wisata Pantai Bungin Tetap Ramai Dikunjungi Meski Akses Jalan Rusak dan Abrasi Mengancam

Wisata Pantai Bungin Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Wisata Pantai Bungin masih menjadi tujuan favorit… Read More

7 hari ago

Tanpa Dukungan dari Sekolah SMPN 1 Cilamaya Wetan,Ghori : Atlet Tadjimalela Juara,Bawa Nama Baik Daerah Bahkan Sekolahnya

Jendela Jurnalis KARAWANG – Prestasi gemilang kembali ditorehkan atlet Tadjimalela K6C Karawang dalam ajang Bapopsi… Read More

1 minggu ago

Pelayanan Publik Kecamatan Banyusari Terganggu, Ini Penyebabnya

Aktifitas Pembagian BLTS Kesra di Kantor Kecamatan Banyusari Jendela Jurnalis KARAWANG – Pembagian Bantuan Langsung… Read More

1 minggu ago

2,47 Miliar Temuan BPK di Bidang Jalan dan Jembatan Tahun 2024,Dinas PUPR Karawang Bungkam

Jendela Jurnalis Karawang JABAR - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kekurangan volume pekerjaan pada… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.