Jendela Jurnalis Karawang, JABAR – Sikapi perihal kabar dugaan penyimpangan pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) periode Tahun 2026 di lembaga PKBM Al-Muhajirin, Kabupaten Karawang, Sutarman, M.Pd., selaku Plt. Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Disdikpora Karawang akhirnya angkat bicara. Selasa (4/11/25).
Menurutnya, terkait adanya kabar dugaan tersebut, pihaknya bersama penilik pendamping dan tim verifikasi akan melakukan kroscek atau sidak ke PKBM.
”Nanti akan kita kroscek bersama tim penilik pendamping dan tim verifikasi, kita akan turun langsung untuk mengkroscek terkait BOSP, jumlah siswa penerima PIP dan lainnya,” ucapnya saat ditemui Jendela Jurnalis diruangannya.
Lebih lanjut, Plt. Kabid juga menyayangkan keterkaitan suami dari Kepala PKBM Al-Muhajirin yang selalu bertindak diluar kapasitasnya, dimana seharusnya kepala yayasan menyerahkan sepenuhnya kepengurusan administrasi kepada kepala PKBM.
”Ya statusnya Kepala PKBM nya siapa? Sementara kalau ditanya perihal kaitan administrasi Kepala seolah tidak memahami dan selalu melimpahkan kepada suaminya yang merupakan ketua yayasan. Apalagi suaminya itu kan statusnya sudah P3K,” pungkasnya. (Pri)*
Jendela Jurnalis Bekasi, Jabar — Dua hari setelah peristiwa tabrakan kereta di Bekasi, Tim Unit… Read More
Jendela Jurnalis Bekasi JABAR – Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa kembali terlihat dalam proses pemilihan… Read More
Jendela Jurnalis Bekasi JABAR – Momen kebersamaan terlihat dari para calon anggota Badan Permusyawaratan Desa… Read More
Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026, Relawan… Read More
Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, Lembaga Daya… Read More
Jendela Jurnalis, BEKASI JABAR - Kontestasi pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pantai Bakti mulai… Read More
This website uses cookies.