Jendela Peristiwa

Heboh! Ratusan Warga Karawang Mengeluhkan Jadi Korban Platform Investasi Bodong

Published by
admin
RIOT Platform yang disebutkan bodong

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR – Sejumlah Warga di Kabupaten Karawang mengeluhkan dan mengaku terjebak hingga merasa dirugikan oleh salah satu platform investasi yang diduga bodong. Senin (22/1/24).

Hal tersebut pun kini ramai diperbincangkan di salah satu grup whatsaap, bahkan mereka membuat grup khusus korban investasi bodong untuk saling berbagi pengalaman mengenai beragam keluhan,antaran mereka merasa dirugikan akibat tidak bisa menarik keuntungan dari modal investasi yang dimasukkan di platform RIOT yang mereka sebut “Bodong” itu.

Endang Jamaludin, salah satu orang yang mengaku turut menjadi korban investasi bodong tersebut menerangkan bahwa dirinya awalnya tergiur oleh rayuan manis temannya, hingga akhirnya dirinya terjebak dan ikut menjadi member dalam investasi tersebut.

“Awalnya saya diajak temen saya, terus saya tergiur dengan keuntungan yang besar, tau-tau sekarang sistemnya malah makin rumit, narik saldo aja gak bisa. Banyak juga temen saya yang berprofesi wartawan, sekarang kita hanya bisa meratapi nasib karena gak bisa melakukan penarikan saldo,” terangnya. Senin (22/1/24).

Selain itu, ada beberapa kisah lucu lainnya, dimana hal tersebut diungkapkan dalam percakapan di grup whatsapp yang sama, dimana salah satu member RIOT mengaku bahwa modal yang diinvestasikan merupakan uang hasil pinjaman.

Sistem yang mereka tawarkan memang terbilang menggiurkan, membuat setiap orang bisa saja gelap mata untuk melakukan investasi dengan keuntungan hingga berkali-kali lipat hanya dengan hitungan bulan. Bahkan, ada produk mereka yang ditawarkan secara khusus dan bisa menghasilkan 3 kali lipat modal hanya dalam waktu 1 minggu.

Namun nahasnya, ketika mereka ingin mencairkan saldo dari modal berikut keuntungannya malah kebingungan dengan sistem yang seolah dipersulit sebagai tipu muslihat agar tidak bisa dicairkan, bahkan jika ada yang protes saja di ancam dengan pembekuan akun dan hangusnya seluruh saldo modal maupun keuntungan.

Para korban menjelaskan, bahwa jenis transaksi yang dilakukan adala membeli sistem mesin pertambangan secara online, dengan cara mentransferkan deposit sejumlah uang ke rekening atas nama PT. Dompet Harapan Bangsa. (Nunu)

admin

Recent Posts

Calon BPD Pantai Bakti Nomor Urut 6 Jadi Sorotan, Tampil Nyeleneh dan Lawan Politik Pencitraan

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR — Pemilihan BPD Desa Pantai Bakti Dusun 1 tahun ini diwarnai… Read More

1 minggu ago

Anak 10 Tahun Tenggelam di Kali Cikarang, Relawan C.A.S & Anggota Eslan Turut Bantu Evakuasi

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Seorang anak bernama Kamil (10), warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang… Read More

2 minggu ago

Yayasan Hyang Sagara Buana Kembali Dampingi Pengobatan Muhammad Kharudin ke RSUD Kabupaten Bekasi

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Yayasan Hyang Sagara… Read More

2 minggu ago

Yayasan Hyang Sagara Buana dan Pemdes Pantai Bakti Bersinergi untuk Kemanusiaan

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Yayasan Hyang Sagara… Read More

2 minggu ago

Pengocokan Nomor Urut Calon BPD Dusun 1 Desa Pantai Bakti Damai dan Kondusif

Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Tahapan pengocokan nomor urut calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dusun… Read More

3 minggu ago

Warga Resah, Dua Pemerintah Desa Bahas Penanganan ODGJ yang Kembali Meresahkan

Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Keresahan warga Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi, kembali… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.