Jendela Daerah

Ramai Jadi Sorotan, Asep Agustian Minta APH Tuntaskan Kontroversi CSR PT. JSP

Published by
admin
Asep Agustian, S.H., M.H.

Jendela Jurnalis Karawang, JABAR – Penataan Jalan Tuparev di Kecamatan Karawang Barat yang dibiayai dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) PT Jawa Satu Power (JSP) terus tuai polemik dan kontroversi publik Karawang.

Pasalnya, publik menyoroti adanya  dugaan pengalihan CSR yang awalnya diperuntukan di Kecamatan Cilamaya sesuai lokasi PT JSP berada, tetapi malah dialihkan ke Jalan Tuparev Kecamatan Karawang Barat.

Pengamat kebijakan pemerintahan, Asep Agustian, pada dasarnya mengapresiasi apabila Bupati Karawang melakukan penataan Kota Karawang.

“Saya sih sangat setuju dengan pembangunan dan penataannya, karena Jalan Tuparev dan sekitarnya itu kan clue dari Kota Karawang,” ucap Askun, sapaan akrabnya, mengawali wawancara dengan media, Senin (2/9/2024).

Namun, Askun menyoroti adanya kontroversi yang begitu luas karena disinyalir ada pengalihan CSR yang diperuntukan untuk warga Cilamaya, kemudian dialihkan ke Jalan Tuparev.

“Berarti dalam hal ini siapa sih yang salah. Kalau mau mencari siapa yang salah, maka pihak APH (aparat penegak hukum) baik itu dari kepolisian dan kejaksaan yang notabennya neh Kejari Karawang melepem dan tidak peka dengan adanya kejadian-kejadian seperti ini, seharusnya mereka peka dan cekatan dengan banyaknya pemberitaan yang kontroversi,” ujarnya.

“Kejari Karawang ini apa sih kerjanya kalau memang enggak (dibantu) dari media. Harusnya ditelusuri adanya pemberitaan yang kontroversi soal CSR,” sambungnya.

Askun menyoroti pula perihal perencanaan dan tim teknis yang notabennya dianggap orang-orang pintar mengapa mereka ditunda dahulu penataan Jalan Tuparev dengan menggunakan paving blok.

“Sementara jalan itu ketika musim hujan sering kebanjiran, nah ketika banjir bagaimana dengan pasir abu yang melandasi paving blok, apakah tidak terbawa oleh air banjir? Saya pikir itu jalan akan ditingkatkan dengan betonisasi, tapi malah dibuat seperti itu. Harusnya kan dikeruk dulu bukan timpa langsung pasir abu lalu ditempel dengan paving blok,” ujarnya.

“Dari sisi perencanaan dan teknisnya yang konon katanya orang profesional dan proporsional, mana? Jangan bersifat hari ini ada anggaran, hari ini juga harus dihabiskan, ujungnya pemborosan yang harusnya (manfaat) lama tapi malah sebentar. Gimana sih tim perencanaan dan teknis kok enggak punya pemikiran matang,” timpalnya.

Askun mengingatkan agar tidak menganaktirikan warga Cilamaya kalau memang awalnya CSR itu diperuntukan untuk mereka.

“Kalau memang itu (pengalihan CSR) benar berarti ada penyalahgunaan dan itu silakan dikaji oleh tim APH, benar enggak ini awalnya buat Cilamaya, kalau ini tidak ditindak, warga Cilamaya bisa demo” tandasnya. (red)*

admin

Recent Posts

Bupati Aceh Barat Serahkan Bantuan Steling bagi Pelaku  Usaha Ekonomi Kreatif

Foto simbolis penyerahan bantuan Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP,MM… Read More

3 jam ago

Masyarakat dan Petugas Pelayanan Medis Berharap Jalan Penghubung ke Pukesmas Cot Seumereung di Aspal‎

Kondisi akses jalan menuju Puskesmas Seumereung Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH - Akses Jalan Penghubung… Read More

3 jam ago

Gelar Raker Tahunan, DWP Aceh Barat Pastikan Anggaran Tersalurkan dengan Tepat

Rapat Kerja Tahunan DWP Aceh Barat Jendela Jurnalis Aceh Barat, ACEH – Dharma Wanita Persatuan… Read More

1 hari ago

RTKB Aktif Terlibat dalam Penanganan Tanggul Citarum Jebol di Desa Pantai Bakti

Penanganan Tanggul Citarum oleh RTKB Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - Banjir terjadi di Kampung Bendungan,… Read More

3 hari ago

Gelar Patroli Khusus, Satpol PP Karawang Amankan Lima Pelajar yang Nongkrong di Warnet Saat Jam Belajar di Galuh Mas

Pelajar yang berhasil diamankan dalam patroli khusus Jendela Jurnalis Karawang, JABAR - Dalam rangka menjaga… Read More

2 minggu ago

LDD-KAJ Serahkan Hibah Rompi kepada RTKB Kampung Bungin

Penyerahan Hibah Rompi Jendela Jurnalis Bekasi, JABAR - LDD-KAJ menyerahkan hibah berupa rompi kepada Relawan… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.