Jendela Berita

Kecewa Terhadap Ekspedisi J&T Express, Ini Kata Akew Sekjen DPP LSM F12

Published by
admin

Jendela Jurnalis Karawang JABAR Akew, Sekretaris Jenderal LSM F12, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan jasa ekspedisi J&T Express yang berlokasi di Surkalim-Cilamaya, Kabupaten Karawang. Pasalnya, paket penting yang ia kirim pada awal November 2025 tidak kunjung tiba di Purwakarta meski telah lebih dari satu minggu.

‎Kepada awak media pada Senin (08/12/2025), Akew menjelaskan bahwa selama ini dirinya selalu mempercayakan pengiriman barang melalui J&T Express. Namun, kali ini paket yang ia titipkan justru hilang tanpa kejelasan.

‎“Tujuan Purwakarta itu biasanya dua hari, paling lama tiga hari. Ini satu minggu paket nggak sampai-sampai,” ujarnya.

‎Merasa ada kejanggalan, Akew mendatangi kantor J&T Express Surkalim-Cilamaya untuk memastikan keberadaan paket tersebut. Namun sesampainya di lokasi, ia mengaku justru semakin kecewa.

‎“Saya hanya minta ditunjukkan resi supaya bisa dilacak posisi paket. Tapi mereka nggak bisa tunjukkan resi,” tegasnya.

‎Menurutnya, ia juga meminta pihak ekspedisi untuk membuka rekaman CCTV demi mengetahui proses pengiriman barang. Namun, respons petugas di lokasi justru dinilai tidak profesional.

‎“Yang bikin kecewa, pas CCTV dibuka, saya pikir mau nyari barang. Ternyata mereka cuma duduk manis main game,” ungkap Akew kesal.

‎Tidak puas dengan sikap petugas, Akew meminta bertemu dengan kepala toko. Pertemuan itu baru terlaksana keesokan harinya. Dalam pertemuan tersebut, kepala toko berjanji akan membantu mengurus masalah kehilangan paket.

‎“Kepala tokonya janji mau mengurus kehilangan paket. Dia tanya paket apa, saya bilang kartu asuransi karena anak saya besok harus berobat. Kalau nggak pakai itu, biayanya mahal,” jelasnya.

‎Akew menambahkan bahwa kartu asuransi yang hilang tersebut merupakan kartu khusus yang tidak dapat dicetak ulang, sehingga berdampak langsung pada kebutuhan pengobatan keluarganya. Namun, meski sudah dijanjikan akan ditindaklanjuti sejak 8 November 2025, hingga kini tidak ada perkembangan yang jelas dari pihak J&T Express.

‎“Kita sudah beberapa kali datang ke kantor J&T Express Surkalim-Cilamaya. Sikapnya seperti cuek dan nggak peduli. Telepon dan WhatsApp juga tidak dijawab sampai hari ini,” ungkapnya.

‎Akew menegaskan bahwa dirinya akan mengambil langkah lebih tegas apabila pihak ekspedisi tidak menunjukkan itikad baik dalam waktu dekat.

‎“Ini bukan hanya soal paket hilang, tapi tanggung jawab pelayanan kepada konsumen. Dan ini menyangkut kesehatan anak saya,” tegas Sekjend LSM F12 tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak J&T Express wilayah Surkalim-Cilamaya, Karawang belum memberikan klarifikasi resmi terkait permasalahan tersebut.(Red)

admin

Recent Posts

Calon BPD Pantai Bakti Nomor Urut 6 Jadi Sorotan, Tampil Nyeleneh dan Lawan Politik Pencitraan

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR — Pemilihan BPD Desa Pantai Bakti Dusun 1 tahun ini diwarnai… Read More

4 minggu ago

Anak 10 Tahun Tenggelam di Kali Cikarang, Relawan C.A.S & Anggota Eslan Turut Bantu Evakuasi

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Seorang anak bernama Kamil (10), warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang… Read More

4 minggu ago

Yayasan Hyang Sagara Buana Kembali Dampingi Pengobatan Muhammad Kharudin ke RSUD Kabupaten Bekasi

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Yayasan Hyang Sagara… Read More

4 minggu ago

Yayasan Hyang Sagara Buana dan Pemdes Pantai Bakti Bersinergi untuk Kemanusiaan

Jendela Jurnalis BEKASI JABAR - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Yayasan Hyang Sagara… Read More

4 minggu ago

Pengocokan Nomor Urut Calon BPD Dusun 1 Desa Pantai Bakti Damai dan Kondusif

Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Tahapan pengocokan nomor urut calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dusun… Read More

1 bulan ago

Warga Resah, Dua Pemerintah Desa Bahas Penanganan ODGJ yang Kembali Meresahkan

Jendela Jurnalis Bekasi JABAR - Keresahan warga Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi, kembali… Read More

1 bulan ago

This website uses cookies.